- Details
- Category: Populer
Insight Alumni TAZKIA Ustadz Abdul Wahid Al Faizin tentang Problematika Zakat Fitrah dan Kepanitiaan Zakat
Menjelang akhir Ramadan, pemandangan yang sama selalu terlihat di masjid-masjid seluruh Indonesia: tumpukan beras putih semakin tinggi. Banyak orang memandang Zakat Fitrah sekadar kewajiban tahunan bayar 2,5 kg beras, lalu selesai.
Padahal, jika ditelaah lebih dalam, Zakat Fitrah bukan sekadar “administrasi ibadah”. Ia adalah mekanisme penyucian jiwa sekaligus instrumen keadilan sosial. Bukan hanya urusan beras, tetapi tentang martabat manusia.
- Hits: 271
Suasana penuh antusiasme terasa dalam Tabligh Akbar “Recharging for Better: Renewing Our Spirit with the Values of Ramadhan for Improved Performance” yang digelar pada Ahad, 1 Maret 2026 di kampus Universitas Tazkia. Acara ini menghadirkan dai nasional Abdul Somad yang menyampaikan pesan inspiratif sekaligus reflektif kepada para jamaah yang hadir.
- Hits: 214
- Details
- Category: Populer
Suasana penuh inspirasi terasa di kampus Universitas Tazkia pada rangkaian kegiatan Tabligh Akbar 1 Maret 2026. Selain menghadirkan tausiyah utama, acara ini juga diisi dengan sesi Inspiration Talk yang menghadirkan pengalaman nyata dari para tokoh kampus, alumni, hingga mahasiswa aktif.
- Hits: 267
- Details
- Category: Populer
Di saat dunia sibuk membahas naik-turun harga Bitcoin, cepatnya jaringan 5G, hingga ramainya tren keuangan digital (decentralized finance), Dr. Mahbubi Ali justru mengajak kita melihat kembali pemikiran ulama abad ke-12, Imam Al-Ghazali.
Menurutnya, di tengah ekonomi yang semakin rumit, justru kita perlu kembali pada fondasi yang kokoh.
Hal itu ia sampaikan dalam diskusi di Mujalasah Sidogiri. Assoc Prof. Dr. Mahbubi Ali alumnus Pondok Pesantren Sidogiri dan Universitas Tazkia kini dikenal sebagai sosok yang menjembatani pemikiran fikih klasik dengan praktik keuangan modern di tingkat global.
Pengalamannya tidak main-main. Ia pernah menjadi penasihat syariah di berbagai institusi internasional seperti CIMB (Malaysia), FWU (Takaful), Dar Al Sharia (Bahrain), serta dipercaya sebagai Islamic Finance Expert di Central Bank of Brunei Darussalam.
Namun pesan utamanya sederhana:
Kitab-kitab klasik tentang muamalah (ekonomi dan transaksi dalam Islam) bukanlah teks usang yang ditinggalkan zaman. Justru sebaliknya, prinsip-prinsip di dalamnya sedang diterapkan kembali dengan cara yang lebih relevan dan kontekstual untuk menjawab tantangan ekonomi digital saat ini.
Menurut beliau, teknologi boleh berubah. Model bisnis boleh berkembang. Tapi prinsip keadilan, transparansi, dan keseimbangan yang diajarkan ulama terdahulu tetap menjadi jangkar agar ekonomi tidak kehilangan arah.
Berikut lima insight penting yang menunjukkan bagaimana nilai klasik tetap relevan di era ekonomi digital.
- Hits: 375
- Details
- Category: Populer
Penipuan digital semakin menjadi ancaman serius di era ekonomi digital Indonesia. Dari modus yang menggunakan identitas bank palsu hingga tawaran investasi bodong, masyarakat kerap mengalami kerugian finansial besar karena tidak dapat mengidentifikasi tanda-tanda scam lebih awal. Kondisi ini mendorong hadirnya solusi teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk membantu deteksi risiko penipuan secara cepat dan mudah diakses.
- Hits: 497
- Details
- Category: Populer
Dalam beberapa tahun terakhir, industri ekonomi syariah berkembang pesat di Indonesia. Mulai dari perbankan, keuangan mikro, properti, hingga UMKM berbasis halal, semuanya membutuhkan pendampingan yang sesuai prinsip syariah. Di sinilah peran Sharia Business Consultant atau konsultan bisnis syariah menjadi sangat penting.
- Hits: 443