- Details
- Category: Populer
Bogor, 12 April 2026 - Rektor Muhammad Syafii Antonio dari Universitas Tazkia menyampaikan gagasan tentang pentingnya transformasi dari sekadar tradisi Halal bi Halal menuju konsep “Halal of Everything” dalam sebuah kuliah umum yang dihadiri mahasiswa Universitas Tazkia dan mahasiswa STAI Miftahul Huda.
- Hits: 184
- Details
- Category: Populer
Bayangkan di tahun 2016, Revardi Syaputra hanyalah seorang guru ngaji dengan penghasilan Rp350 ribu per bulan. Lompat ke beberapa tahun kemudian, ia menjadi salah satu aktor di balik kesuksesan Reglow, brand skincare yang kini mencatatkan penjualan 400.000 hingga 500.000 produk setiap bulannya.
- Hits: 402
- Details
- Category: Populer
Bagi siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, pengumuman hasil seleksi sering menjadi momen penuh harap sekaligus deg-degan. Tidak sedikit siswa yang sudah mempersiapkan diri sejak lama, tetapi hasilnya belum sesuai harapan.
- Hits: 212
- Details
- Category: Populer
Diakui secara internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBS) Universitas Tazkia resmi dinobatkan sebagai salah satu dari '5 Notable Business Schools' dalam laporan global Business Schools of the Islamic Economy 2026 oleh DinarStandard dan Salaam Gateway.
- Hits: 586
- Details
- Category: Populer
Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja akademik, civitas akademika mendapatkan pemaparan materi bertajuk “Manajemen Beban Kerja Seimbang” yang disampaikan oleh Aminah Nuriyah, S.E.I., M.E dalam kegiatan apel. Materi ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan mental di tengah dinamika dunia akademik yang semakin kompleks.
- Hits: 323
- Details
- Category: Populer
Esai ini merupakan bagian penutup sekaligus bagian keempat yang mengulas poin-poin kunci dari artikel ilmiah bertajuk "AI IN FATWA FORMULATION: TRANSFORMING SHARIA-COMPLIANT FINANCE" karya A. Priantina, M.M. Uula, A. Aufa, dan E. Herindar (2025). Setelah kita memahami urgensi teknologi dan tantangan etikanya, bagian ini merumuskan langkah nyata mengenai bagaimana kita harus melangkah ke depan. Penulis menekankan bahwa mimpi besar tentang transformasi digital tidak akan pernah terwujud—atau bahkan bisa menjadi bumerang—jika kita tidak memiliki "pagar" atau tata kelola yang kuat. Masalah utamanya saat ini bukanlah soal teknologinya yang belum siap, melainkan belum adanya aturan main (regulasi) yang jelas yang mengatur bagaimana AI bekerja dalam koridor hukum Islam, terutama pada sektor keuangan syariah yang sangat mementingkan aspek kehati-hatian.
- Hits: 371