- Details
- Category: Populer
Bagi siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, pengumuman hasil seleksi sering menjadi momen penuh harap sekaligus deg-degan. Tidak sedikit siswa yang sudah mempersiapkan diri sejak lama, tetapi hasilnya belum sesuai harapan.
- Hits: 294
- Details
- Category: Populer
Diakui secara internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBS) Universitas Tazkia resmi dinobatkan sebagai salah satu dari '5 Notable Business Schools' dalam laporan global Business Schools of the Islamic Economy 2026 oleh DinarStandard dan Salaam Gateway.
- Hits: 700
- Details
- Category: Populer
Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja akademik, civitas akademika mendapatkan pemaparan materi bertajuk “Manajemen Beban Kerja Seimbang” yang disampaikan oleh Aminah Nuriyah, S.E.I., M.E dalam kegiatan apel. Materi ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan mental di tengah dinamika dunia akademik yang semakin kompleks.
- Hits: 390
- Details
- Category: Populer
Esai ini merupakan bagian penutup sekaligus bagian keempat yang mengulas poin-poin kunci dari artikel ilmiah bertajuk "AI IN FATWA FORMULATION: TRANSFORMING SHARIA-COMPLIANT FINANCE" karya A. Priantina, M.M. Uula, A. Aufa, dan E. Herindar (2025). Setelah kita memahami urgensi teknologi dan tantangan etikanya, bagian ini merumuskan langkah nyata mengenai bagaimana kita harus melangkah ke depan. Penulis menekankan bahwa mimpi besar tentang transformasi digital tidak akan pernah terwujud—atau bahkan bisa menjadi bumerang—jika kita tidak memiliki "pagar" atau tata kelola yang kuat. Masalah utamanya saat ini bukanlah soal teknologinya yang belum siap, melainkan belum adanya aturan main (regulasi) yang jelas yang mengatur bagaimana AI bekerja dalam koridor hukum Islam, terutama pada sektor keuangan syariah yang sangat mementingkan aspek kehati-hatian.
- Hits: 432
- Details
- Category: Populer
Esai ini merupakan bagian ketiga dari rangkaian ulasan atas artikel ilmiah berjudul "AI IN FATWA FORMULATION: TRANSFORMING SHARIA-COMPLIANT FINANCE" hasil pemikiran A. Priantina, M.M. Uula, A. Aufa, dan E. Herindar (2025). Jika sebelumnya kita membahas efisiensi teknis, bagian ini mengajak kita menyelami sisi kemanusiaan dan etika yang muncul ketika kecerdasan buatan (AI) mulai menyentuh wilayah yang sangat sakral, yaitu istinbath al-ahkam atau proses menyimpulkan hukum Islam. Kehadiran AI dalam perumusan fatwa ternyata bukan hanya soal alat baru yang canggih, melainkan memicu diskusi besar tentang bagaimana kita menjaga kehormatan serta peran utama para ulama sebagai penjaga hukum Tuhan di bumi.
- Hits: 479
- Details
- Category: Populer
Esai ini merupakan bagian kedua yang mengulas hasil penelitian mendalam bertajuk AI IN FATWA FORMULATION: TRANSFORMING SHARIA-COMPLIANT FINANCE karya A. Priantina, M.M. Uula, A. Aufa, dan E. Herindar, yang diterbitkan dalam Journal of Central Banking Law and Institutions (Vol. 4, No. 3, hlm. 595–634). Jika bagian pertama berfokus pada urgensi transformasi digital, bagian ini membedah mekanisme pengambilan keputusan strategis menggunakan kerangka kerja Analytic Network Process (ANP) dengan model BOCR (Benefits, Opportunities, Costs, and Risks). Penelitian ini secara sistematis memetakan bagaimana para ahli hukum Islam dan praktisi keuangan memandang kehadiran kecerdasan buatan (AI) bukan sekadar sebagai alat teknis, melainkan sebagai variabel kompleks yang memiliki implikasi multidimensional terhadap integritas hukum syariah.
- Hits: 439