- Details
- Category: Populer
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mengubah cara perusahaan menilai kualitas lulusan. Jika sebelumnya ijazah menjadi tolok ukur utama, kini dunia kerja semakin mencari talenta yang memiliki kompetensi terukur, kemampuan komunikasi, dan pengalaman yang relevan. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, Guru Besar Akuntansi Syariah Universitas Tazkia, dalam keterangannya mengenai kesiapan lulusan menghadapi perubahan kebutuhan industri.
- Hits: 93
- Details
- Category: Populer
Bagi siswa dan lulusan SMA di DKI Jakarta yang sedang mencari beasiswa kuliah S1 tahun 2026, Universitas Tazkia kembali membuka Program Beasiswa Kuliah Jakarta yang diprioritaskan bagi calon mahasiswa dari Desil 1–5. Program ini menjadi peluang bagi masyarakat Jakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus berbasis ekonomi syariah, bisnis, humaniora, dan teknologi.
- Hits: 125
- Details
- Category: Populer
Bagi lulusan SMA atau sederajat yang berdomisili di Jakarta dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, kini hadir kesempatan mendapatkan Beasiswa Kuliah S1 Jakarta 2026 di Universitas Tazkia. Program ini secara khusus ditujukan bagi calon mahasiswa dari keluarga Desil 1–5, sehingga memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program beasiswa ini, Universitas Tazkia membuka kesempatan bagi siswa berprestasi maupun calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan administratif untuk menempuh pendidikan di berbagai program studi unggulan, mulai dari ekonomi syariah, bisnis digital, teknologi informasi, hingga ilmu komunikasi.
- Hits: 132
- Details
- Category: Populer
Perkembangan teknologi yang semakin pesat kini menjadi perhatian berbagai sektor, termasuk dunia pertahanan. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bahkan menegaskan pentingnya penguasaan teknologi agar sumber daya manusia mampu beradaptasi dengan tantangan yang semakin kompleks. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa kompetensi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi kebutuhan lintas profesi, bukan lagi sekadar nilai tambah.
- Hits: 91
- Details
- Category: Populer
Oleh : Assoc. Prof. Anita Priantina, M.Ec., Ph.D. - Kepala Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Tazkia
Setelah melintasi fase penyaringan (screening) yang ketat dalam Systematic Literature Review (SLR), seorang peneliti akan memegang korpus akhir literatur yang siap disintesis—biasanya berkisar antara 30 hingga 100 artikel terpilih. Pada titik ini, tantangan utama dalam Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah bergeser: dari sekadar mengumpulkan data menjadi mengeksplorasi, memahami, dan memetakan lanskap pemikiran di dalamnya.
- Hits: 93
- Details
- Category: Populer
Oleh : Assoc. Prof. Anita Priantina, M.Ec., Ph.D. - Kepala Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Tazkia
Langkah pamungkas sebelum merajut dan menyintesis berbagai temuan dari sebuah Systematic Literature Review (SLR) adalah melakukan penilaian kualitas secara kritis terhadap setiap artikel yang dihimpun. Kekeliruan mendasar yang kerap berulang dalam penulisan ulasan pustaka adalah memperlakukan seluruh karya ilmiah yang telah diterbitkan seolah-olah memiliki bobot kebenaran dan kualitas yang setara. Pada kenyataannya, sebuah studi dengan sampel yang cacat metodologis atau analisis institusional yang dangkal tidak layak disejajarkan dengan karya ilmiah empiris yang dikerjakan secara ketat dan telah melalui penelaahan sejawat (peer-reviewed) secara sahih.
- Hits: 91