
Dalam sesi pertama, Rani Rahmawati dari BPRS Al Salaam menjelaskan pentingnya membangun kondisi keuangan yang sehat melalui perencanaan yang matang. Menurutnya, kesejahteraan finansial bukan hanya ditentukan oleh besarnya penghasilan, tetapi juga oleh kemampuan seseorang dalam mengelola keuangan secara bijak dan memiliki tujuan finansial yang jelas.
Beberapa aspek penting yang disampaikan meliputi strategi agar gaji tetap aman hingga akhir bulan, pentingnya memiliki dana darurat, mempersiapkan dana pensiun, serta mengelola dana mengendap agar dapat dimanfaatkan secara lebih produktif. Materi ini mengajak peserta untuk mulai menyusun perencanaan keuangan yang berorientasi pada kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Rani juga memperkenalkan BPRS Al Salaam sebagai lembaga perbankan syariah yang mengedepankan nilai-nilai intelektual, syiar, dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Ia menegaskan bahwa memiliki tujuan keuangan yang jelas merupakan langkah awal dalam membangun kehidupan finansial yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Pada sesi berikutnya, Dany dari BPRS Al Salaam memperkenalkan berbagai produk pembiayaan (lending) yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika Universitas Tazkia. Salah satu produk yang dipaparkan adalah pembiayaan kendaraan bermotor baru dengan skema yang disesuaikan dengan prinsip perbankan syariah.
Melalui kegiatan Monday Briefing ini, Universitas Tazkia terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi untuk menghadirkan wawasan yang relevan bagi sivitas akademika. Harapannya, materi mengenai financial wellness dapat meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong civitas Universitas Tazkia untuk lebih siap dalam merencanakan masa depan finansial secara sehat, bijak, dan sesuai dengan prinsip syariah.
