Dalam pemaparannya, Riksa Suci Imaniah mengajak para peserta, khususnya para pendidik, untuk membangun growth mindset sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga terus belajar agar mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam mendidik Generasi Alpha yang tumbuh di era digital.

"Generasi Alpha sangat luar biasa. Karena itu, kita sebagai guru juga harus terus belajar lagi," ungkapnya.

Beliau juga menyoroti bahwa implementasi Kurikulum Nasional melalui Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi pendidik untuk terus berinovasi, sekaligus menjadi momentum melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dijalankan.

Salah satu konsep yang paling ditekankan dalam sesi ini adalah pentingnya mengubah cara berpikir terhadap kemampuan diri. Riksa mengajak peserta untuk mengganti kalimat yang bersifat membatasi, seperti "Saya tidak bisa public speaking", menjadi "Saya belum bisa public speaking." Perubahan sederhana pada pilihan kata tersebut mencerminkan keyakinan bahwa kemampuan dapat terus dikembangkan melalui proses belajar dan latihan.

Materi juga menjelaskan bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh bakat, melainkan dibangun melalui empat elemen utama, yaitu Belief, Effort, Strategy, dan Feedback. Kepercayaan terhadap kemampuan diri perlu diikuti dengan usaha yang konsisten, strategi yang tepat, serta keterbukaan menerima umpan balik agar setiap individu dapat terus berkembang.

Selain itu, peserta diajak memahami perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset. Pola pikir tetap cenderung melihat tantangan sebagai ancaman, mudah menyerah saat menghadapi hambatan, serta menganggap usaha sebagai sesuatu yang sia-sia. Sebaliknya, growth mindset memandang tantangan sebagai peluang belajar, melihat hambatan sebagai bagian dari proses, menghargai usaha, menerima kritik sebagai masukan, dan menjadikan keberhasilan orang lain sebagai sumber inspirasi.

Melalui penyelenggaraan Monday Forum Series #363, Universitas Tazkia berharap para dosen, guru, mahasiswa, maupun masyarakat umum dapat terus mengembangkan pola pikir bertumbuh dalam kehidupan akademik maupun profesional. Dengan semangat "Upgrade Diri, Upgrade Prestasi, Upgrade Masa Depan," diharapkan lahir insan pembelajar yang adaptif, reflektif, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui proses belajar yang berkelanjutan.