Dalam pemaparannya, Nashr Akbar, Ph.D. menjelaskan pentingnya robustness test sebagai bagian dari proses validasi penelitian. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa hasil analisis tetap konsisten dan dapat dipercaya meskipun dilakukan dengan pendekatan atau skenario pengujian yang berbeda. Dengan demikian, penelitian tidak hanya menghasilkan hubungan yang signifikan secara statistik, tetapi juga memiliki tingkat keandalan yang lebih kuat.

Sementara itu, Dr. Grandis Imama Hendra, S.E.I., M.Sc.(Acc) memaparkan penerapan SEM-PLS secara praktis dalam penelitian Behavioral Economics. Metode ini merupakan pendekatan statistik yang mampu menganalisis hubungan antarvariabel secara simultan, sehingga membantu peneliti memahami faktor-faktor yang memengaruhi suatu perilaku maupun keputusan. Peserta juga diperkenalkan pada alur penggunaan SEM-PLS mulai dari penyusunan model penelitian, pengolahan data, hingga interpretasi hasil, sehingga memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif dalam menerapkannya pada riset masing-masing.

Sesi ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan perangkat lunak SEM-PLS sehingga peserta dapat memahami alur analisis mulai dari penyusunan model penelitian, pengolahan data, hingga interpretasi hasil. Pendekatan hands-on tersebut memberikan pengalaman praktis bagi peserta dalam menerapkan metode SEM-PLS pada penelitian mereka masing-masing.

Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa kualitas sebuah penelitian tidak hanya ditentukan oleh hasil analisis yang diperoleh, tetapi juga oleh ketepatan metode serta proses pengujian yang memastikan validitas dan reliabilitas temuan penelitian. Sesi ini menjadi salah satu pembekalan penting bagi peserta dalam menghasilkan riset yang lebih kuat, kredibel, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.