Acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan alumni untuk mengenal lebih dekat dunia kerja di sektor perbankan syariah, mulai dari nilai-nilai yang menjadi fondasi industri hingga jalur pengembangan karier yang dapat ditempuh.

Dalam pemaparannya, Zaky menegaskan bahwa berkarier di perbankan syariah bukan hanya tentang memperoleh pekerjaan, melainkan juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam membangun perekonomian umat.

"Karier di perbankan syariah bukan sekadar bekerja, tetapi menjadi bagian dari upaya mengembangkan ekonomi umat, menghadirkan solusi keuangan halal, membangun sumber daya manusia yang berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat."

Ia menjelaskan bahwa lulusan dengan latar belakang pendidikan syariah memang memiliki peluang berkarier di berbagai sektor, baik di perusahaan syariah maupun non-syariah. Namun, bekerja di lembaga keuangan syariah memberikan kesempatan bagi seorang muslim untuk mengintegrasikan profesionalisme dengan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan seorang muslim tidak hanya diukur dari ibadah ritual semata, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan melalui profesi yang dijalankan. Oleh karena itu, bekerja di industri perbankan syariah dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Zaky juga memperkenalkan profil BPRS Al Salaam beserta nilai-nilai yang menjadi landasan perusahaan. Ia menjelaskan bahwa visi BPRS Al Salaam adalah menjadi lembaga keuangan terbaik yang menjunjung tinggi prinsip syariah, memiliki tata kelola perusahaan yang baik, menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, serta selalu menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.

"Dalam lembaga keuangan syariah, ukuran keberhasilan tidak berhenti pada keuntungan perusahaan. Selalu ada aspek kebermanfaatan sosial yang menjadi bagian dari tujuan utama," jelasnya.

Selain mengenalkan budaya perusahaan, pemateri juga memaparkan kompetensi yang dibutuhkan untuk membangun karier di BPRS Al Salaam. Ia menyebutkan empat aspek utama yang harus dimiliki calon insan perbankan syariah, yaitu knowledge, dengan memahami prinsip syariah dan bisnis perbankan; skill, melalui penguasaan kompetensi teknis dan interpersonal; attitude, berupa integritas dan semangat belajar yang tinggi; serta performance, yaitu kemampuan memberikan kontribusi secara konsisten dalam mencapai target perusahaan.

Peserta juga diperkenalkan dengan peta jalur karier di BPRS Al Salaam, mulai dari posisi entry level seperti Account Officer, Collection, Teller, Customer Service, dan Back Office, hingga jenjang supervisor, kepala cabang, kepala divisi, serta bidang kepatuhan dan manajemen risiko. Pemaparan ini memberikan gambaran mengenai peluang pengembangan karier yang terbuka di industri perbankan syariah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, BPRS Al Salaam mengadakan walk-in interview bagi peserta yang berminat bergabung. Sejumlah mahasiswa dan alumni memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti proses seleksi secara langsung. Beberapa peserta mengaku memperoleh pengalaman baru mengenai tahapan rekrutmen, mulai dari sesi wawancara hingga gambaran kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tazkia terus memperkuat sinergi dengan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai syariah yang siap diterapkan di dunia kerja. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan industri sekaligus membuka peluang karier sejak masih berada di bangku perkuliahan.