
Program boarding (asrama) merupakan salah satu pilar tradisi akademik di Universitas Tazkia sejak awal berdiri. Melalui sistem berkelanjutan dimulai dari matrikulasi saat menjadi mahasiswa baru dan ditutup dengan boarding di masa akhir studi. Tazkia berkomitmen menjaga konsistensi mutu lulusannya. Evaluasi di akhir masa boarding ini menjadi Tolak ukur penting untuk melihat apakah kualitas ibadah dan karakter yang dibentuk sejak awal kuliah tetap terjaga dan melekat kuat pada diri calon lulusan.
Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Tazkia, Pak Syamsul Hadi, M.Si., dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh kepada para mahasiswa.
"Kalian adalah tumpuan harapan kami. Dalam menjalani fase akhir ini, kalian tidak berjalan sendiri. Ada panitia, pembina, serta tim khusus yang siap menemani dan melayani, termasuk memastikan kesehatan kalian selama program berlangsung," ujarnya memberikan motivasi.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Pak Dr. Nur Hendrasto, M.Si. Dalam arahan pembukaannya, beliau menekankan pentingnya satu bulan ini sebagai momentum kontemplasi dan persiapan masa depan.

"Saya berharap di satu bulan ini mahasiswa bisa saling berdiskusi, merenung, dan mempersiapkan diri untuk masa depan, termasuk fokus menyelesaikan riset (skripsi) mereka. Ikutilah satu bulan ke depan dengan antusiasme, penuh penasaran, dan rasa ingin tahu yang tinggi," tutur Dr. Nur Hendrasto.
Lebih dari sekadar program pemantapan akademik, boarding tahun ini juga menekankan pembelajaran tentang konsekuensi dari setiap pilihan dan tindakan yang diambil oleh mahasiswa. Merujuk pada berbagai riset global mengenai keberhasilan individu dalam menghadapi tantangan, kunci utama kesuksesan bukan hanya kecerdasan intelektual, melainkan grit, yakni kegigihan, ketahanan, dan sikap "ngotot" dalam mengejar passion serta tujuan hidup.
Melalui program boarding satu bulan ini, Universitas Tazkia optimis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan riset, tetapi juga memiliki mentalitas survive yang kuat, berkarakter mulia, serta memiliki sikap pantang menyerah dalam menghadapi kerasnya tantangan di masa depan.
