
Kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai mekanisme, tahapan pelaksanaan, administrasi, penilaian, serta capaian pembelajaran yang harus dicapai mahasiswa selama mengikuti program PPL dan MBKM. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di lingkungan sekolah sekaligus mengembangkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik.
Dalam pemaparannya, pihak Program Studi menjelaskan bahwa PPL merupakan mata kuliah praktik lapangan dengan bobot 4 SKS yang dilaksanakan di sekolah mitra. Sementara itu, Program MBKM Mengajar di Sekolah merupakan bentuk konversi mata kuliah semester VII yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman mengajar dan pengelolaan kegiatan pendidikan di sekolah.
Ketua Program Studi Pendidikan IPS menyampaikan bahwa pelaksanaan PPL dan MBKM merupakan implementasi visi Program Studi Pendidikan IPS Universitas Tazkia dalam menghasilkan pendidik dan edupreneur yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai TAZKIA dalam praktik pendidikan.
“Melalui PPL dan MBKM, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar di kelas, tetapi juga memahami budaya sekolah, mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, inovasi pembelajaran digital, serta kemampuan memecahkan berbagai persoalan pendidikan di lapangan,” ujarnya.
Pada kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai aktivitas yang akan dilaksanakan selama program berlangsung, meliputi:
-
Observasi lingkungan dan budaya sekolah.
-
Observasi model dan strategi pembelajaran di kelas.
-
Praktik mengajar langsung (perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran).
-
Partisipasi dalam kegiatan administrasi sekolah.
-
Pengembangan media pembelajaran berbasis digital.
-
Penyusunan proposal penelitian lapangan dan laporan akhir kegiatan.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga diwajibkan menghasilkan berbagai luaran program, antara lain seminar pendidikan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), video dokumentasi kegiatan kelompok, video pembelajaran individu, laporan tertulis, serta rancangan proposal skripsi yang bersumber dari permasalahan dan fenomena yang ditemukan selama pelaksanaan PPL dan MBKM.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan PPL dan MBKM akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 30 Oktober 2026 di sekolah-sekolah mitra yang telah ditentukan oleh Program Studi. Sebelum diterjunkan ke lapangan, mahasiswa akan mengikuti pembekalan akademik, administrasi, etika profesi, dan teknis pelaksanaan pada 3 Juli 2026. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara berkala oleh Dosen Pembimbing Lapangan guna memastikan ketercapaian target pembelajaran dan kualitas pelaksanaan program.
Program Studi Pendidikan IPS berharap melalui kegiatan PPL dan MBKM ini mahasiswa mampu mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara utuh sehingga siap menjadi pendidik yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
