Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kurikulum, sistem perkuliahan, serta berbagai skema pembiayaan yang tersedia. Program Beasiswa Alumni menjadi salah satu topik yang paling banyak mendapat perhatian. Sejumlah peserta menunjukkan minat dan mengajukan pertanyaan terkait peluang beasiswa tersebut sebagai dukungan untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor.
Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBS) Universitas Tazkia, Dr. Ries Wulandari, menjelaskan bahwa Program Doktor Ekonomi Syariah dirancang untuk dapat diakses oleh mahasiswa dari berbagai daerah dan latar belakang profesi. "Perkuliahan dilaksanakan secara offline dan juga dapat diikuti secara hybrid," ujar Dr. Ries Wulandari.
Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab mengenai proses perkuliahan, topik riset, serta prospek lulusan Program Doktor Ekonomi Syariah Universitas Tazkia.
Universitas Tazkia berencana kembali mengadakan Open House Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah pada Juli 2026. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum sempat mengikuti open house sebelumnya untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai program yang ditawarkan.
