Profil dan Perjalanan Karier Arif Satria
Arif Satria bukanlah nama baru di dunia riset dan akademik. Ia dikenal publik sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), sebuah jabatan yang diembannya sejak 2017 dan kini memasuki periode keduanya (2023-2028).
Latar belakang pendidikannya sangat kuat di bidang pertanian, sosiologi, dan kebijakan kelautan. Ia menyelesaikan gelar sarjana dan magister di IPB, lalu meraih gelar doktor dari Kagoshima University, Jepang. Karier akademisnya dimulai sebagai dosen di IPB pada 1997, dan ia dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ekologi Politik pada 2019.
Pengalamannya juga mencakup dunia pemerintahan, di mana ia pernah menjadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan (2012-2019) serta terlibat dalam berbagai dewan dan komisi nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Komitmen Prof. Arif dalam membangun kolaborasi strategis antar-institusi pendidikan telah lama terwujud, salah satunya melalui kemitraan dengan Universitas Tazkia. Program Fast Track S1-S2 yang dihadirkan merupakan wujud nyata dari kemitraan strategis antara Universitas Tazkia dan IPB University. Kedua institusi ini bersinergi merancang kurikulum terintegrasi yang memadukan keunggulan khas masing-masing: landasan syariah dan aplikasi bisnis-digital dari Tazkia dengan kekuatan riset ilmiah dan pembangunan berkelanjutan dari IPB. Kolaborasi ini memastikan mahasiswa dapat menempuh pendidikan lintas disiplin secara efisien tanpa mengorbankan kualitas, membekali mereka dengan kompetensi komprehensif.
Dengan dilantiknya Beliau, Universitas Tazkia mengucapkan selamat dan menyampaikan harapan besar agar kepemimpinannya dapat membawa kemajuan dan inovasi bagi dunia riset dan teknologi Indonesia. Kombinasi pengalaman akademik yang mumpuni dan pemahaman mendalam tentang kebijakan diharapkan dapat mendorong BRIN untuk berkontribusi lebih besar dalam memecahkan berbagai tantangan bangsa dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

