Lompat ke isi
Sistem
Universitas Tazkia
Populer

Rakuslah tentang ilmu, bukan tentang Kekuasaan ini menurut Imam Syafi'i !

Rakus tentang ilmu dalam konteks Imam Syafi'i tidak berarti rakus dalam kekuasaan atau harta, melainkan rakus dalam menyerap ilmu. Ini berarti seseorang harus terus-menerus berusaha dan tidak pernah puas dengan sedikit ilmu yang didapatkan. Rakus dalam menuntut ilmu adalah salah...

Universitas Tazkia Penulis
·1 menit baca

Rakus tentang ilmu dalam konteks Imam Syafi'i tidak berarti rakus dalam kekuasaan atau harta, melainkan rakus dalam menyerap ilmu. Ini berarti seseorang harus terus-menerus berusaha dan tidak pernah puas dengan sedikit ilmu yang didapatkan. Rakus dalam menuntut ilmu adalah salah satu syarat untuk mendapatkan ilmu, seperti yang dijelaskan oleh Imam Syafi'i dalam beberapa sumber:

Sumber 1 : "Rakus yaitu rakus dalam menyerap ilmu-ilmu" adalah salah satu syarat untuk mendapatkan ilmu, menurut Imam Syafi'i.

Sumber 2 : "Syarat mendapatkan ilmu itu ada enam. (Yakni) cerdas (sehat akal), rakus yaitu rakus dalam menyerap ilmu-ilmu, bersungguh-sungguh, cukupnya modal (harta, kemampuan, dan usaha yang keras), guru yang mengajarkan, dan waktu yang lama.

Dengan demikian, rakus tentang ilmu dalam konteks Imam Syafi'i adalah tentang ketabahan dan ketekunan dalam menuntut pengetahuan, bukan tentang kekuasaan atau harta.

Sumber ;

  1. Link 1
  2. Link 2

bg alumni tazkia new