Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan di Kantor KJRI Toronto yang dihadiri oleh Konjen Vevie Damayanthi didampingi R.M. Virgino Rikaryanto diplomat senior yang menjabat sebagai Konsul Fungsi Protokol dan Konsuler dan Ni Nengah Yuni Ariastiti sebagai Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya. Dalam kesempatan itu, KJRI menerima kunjungan Pendiri Sakinah Finance Murniati Mukhlisin beserta pendampingnya Nina Marliani, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa USA Sitti Sahro Locke, serta Pendiri Comfasion Thomas Locke.

Murniati Mukhlisin menjelaskan bahwa rangkaian halaqah literasi keuangan syariah dimulai dari Ottawa, kemudian berlanjut ke Montreal, Kingston, dan Toronto sebelum diteruskan ke sejumlah kota di Amerika Serikat. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya diaspora Indonesia yang beragama Islam, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang selaras dengan syariat Islam.

Selain membahas pengelolaan keuangan keluarga, Murniati juga menyoroti pentingnya penguatan ekosistem industri halal Indonesia yang tengah didorong pemerintah. Menurutnya, diaspora Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkenalkan dan memperkuat daya saing industri halal Indonesia di tingkat global, meliputi sektor makanan dan minuman, fesyen, farmasi dan kosmetik, pariwisata, keuangan syariah, serta media. Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan keluarga Muslim idealnya berjalan seiring dengan penerapan gaya hidup halal dalam seluruh aspek kehidupan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa USA, Sitti Sahro Locke, memaparkan berbagai program kemanusiaan yang dijalankan organisasinya baik di Indonesia maupun di luar negara. Selain menyalurkan zakat, infak, dan hewan kurban ke Indonesia, Dompet Dhuafa USA juga berpartisipasi dalam program pengiriman truk makanan (food drive) bagi masyarakat terdampak perang di Gaza.

"Pada Ramadan lalu kami juga menyelenggarakan buka puasa bersama para mualaf, membagikan Al-Qur'an, serta menugaskan chaplain untuk memberikan pembinaan kepada narapidana Muslim di berbagai penjara di Amerika Serikat. Selain itu, kami turut menyalurkan bantuan bagi warga Indonesia yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Sahro.

Dalam dialog tersebut, Murniati Mukhlisin juga menyampaikan beberapa usulan kepada KJRI Toronto. Pertama, pembentukan forum masyarakat Muslim Indonesia di Kanada sebagai wadah kolaborasi antara KJRI, KBRI, dan komunitas diaspora. Kedua, penyelenggaraan program literasi keuangan bagi calon pekerja dan mahasiswa Indonesia sebelum keberangkatan ke Kanada agar lebih siap mengelola keuangan selama berada di luar negeri. Ketiga, KJRI diharapkan dapat menjembatani kebutuhan tenaga Juru Sembelih Halal (JULEHA) melalui kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan tenaga ahli dari Indonesia guna mendukung kebutuhan UMKM halal di Kanada, terutama yang dijalankan oleh diaspora asal Indonesia.

Menanggapi berbagai gagasan tersebut, Konjen Vevie Damayanthi menyambut baik penyelenggaraan Roadshow Literasi Keuangan Syariah dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan edukasi keuangan syariah akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah diaspora Indonesia di Kanada, baik yang bekerja, berwirausaha, maupun menempuh pendidikan. Ia juga berharap Dompet Dhuafa USA dapat terus mendukung kebutuhan pembinaan keagamaan diaspora, khususnya melalui pengiriman dai pada bulan Ramadan serta penyaluran dana zakat, infak, dan kurban dari diaspora ke Indonesia. Untuk mendukung literasi halal, pada 18 Juli akan diadakan bazaar kuliner di tengah kota Toronto di mana semua peserta wajib menjajakan makanan dan minuman halal saja. 

Sebagai penutup pertemuan, Murniati Mukhlisin menyerahkan buku Islamic Personal Finance kepada Konjen Vevie Damayanthi seraya menyampaikan pesan "Saya menulis buku ini bersama Luqyan Tamanni dan Farisah Amanda sebagai upaya mendorong agar materi pengelolaan keuangan personal dan keluarga dapat menjadi bagian dari kurikulum sekolah maupun perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun di luar negeri," ungkap Murniati.

Kolaborasi antara KJRI Toronto, Sakinah Finance, Comfasion, dan Dompet Dhuafa USA diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas literasi keuangan syariah di kalangan diaspora Indonesia. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak keluarga Indonesia di luar negeri yang mampu membangun ketahanan finansial, mewujudkan perencanaan keuangan yang sehat, serta menjalani kehidupan yang lebih sejahtera.