
Hadir sebagai pembicara utama, Komala Dewi AD, S.E., M.Ak. (Founder Inner Salon Muslimah), membagikan rahasia penting dalam mengembangkan bisnis. Menurutnya, pertumbuhan bisnis harus selalu diimbangi dengan pertumbuhan kapasitas diri.
"Semakin besar bisnisnya, maka ilmu yang akan dipakai semakin banyak untuk scale up bisnisnya. Belajar itu tidak harus selalu di dalam kelas," ujar Komala. Ia juga menekankan pentingnya sikap pantang menyerah, produktivitas, serta tanggung jawab penuh atas setiap keputusan bisnis yang diambil. "Sabar, nanti kita akan sampai pada puncaknya," tambahnya memotivasi para peserta.
Sementara itu, Firdaus Usman (Direktur PT Integra Reka Kreasi & Wakil Direktur Event & Pesta Wirausaha TDA 8.0), menyoroti tantangan sekaligus peluang besar dunia wirausaha di tanah air. Beliau memaparkan bahwa rasio entrepreneur di Indonesia saat ini masih tergolong sedikit, di mana jumlah pekerja jauh lebih mendominasi dibandingkan jumlah pengusaha.
Ketika membagikan tips tentang cara membangun fondasi bisnis yang kokoh, Firdaus memberikan strategi kunci bagi pengusaha pemula. "Cara punya bisnis yang kuat itu bagaimana? Fokus pada apa yang bisa kita kendalikan," tegasnya.
Menutup sesi pembelajaran, Ahmad Mukhlis Yusuf selaku Ketua Yayasan Tazkia Cendekia memberikan catatan penting mengenai strategi komunikasi dalam dunia profesional. Beliau menambahkan dan menggarisbawahi bahwa "itulah kekuatan story telling untuk corporate," yang menjadi kunci penting bagi sebuah perusahaan dalam membangun koneksi dan kepercayaan publik.
Melalui seminar ini, Universitas Tazkia dan TDA berharap dapat memicu semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, agar mereka tidak hanya siap menjadi pencari kerja, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak bagi masyarakat luas.
