Audiensi dan Penjajakan Kolaborasi Universitas Tazkia dengan Kantor Staf Khusus Wakil Presiden RI

Audiensi ini dihadiri oleh delegasi Universitas Tazkia yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah, Bapak Dr. Unang Fauzi, bersama Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Bapak Muhammad Isa, M.E.I., serta perwakilan mahasiswa HES. Turut hadir pula Dekan Fakultas Dakwah Universitas Tazkia, Bapak Dr. Fakhrudin.
Sementara itu, audiensi dari pihak Kantor Wapres RI diwakili oleh Kepala Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Achmad Aditya, Ph.D. Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi antara Universitas Tazkia dan Kantor Wapres RI dalam penguatan program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya melalui pelatihan UMKM berbasis syariah.


Dalam audiensi tersebut, Universitas Tazkia memaparkan model pelatihan UMKM syariah yang telah dikembangkan dan diimplementasikan dengan pendekatan Grameen. Model ini telah menjadi contoh bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan terbukti berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi lebih dari 5.000 UMKM di wilayah Babakan Madang, Bogor. Keberhasilan tersebut menjadi dasar pembahasan untuk memperluas dampak program dan meningkatkan jumlah UMKM binaan pada tahun ini.


Selain itu, audiensi juga membahas peluang keterlibatan mahasiswa melalui Program Magang Merdeka di lingkungan Wakil Presiden RI. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam proses perumusan kebijakan, pendampingan masyarakat, serta penguatan kapasitas kelembagaan.
Agenda strategis lainnya adalah pembahasan Training of Trainers (ToT) Inkubator Produk Halal Digital Pesantren & Anti-Fraud Digital. Program ini dirancang untuk diikuti oleh utusan pondok pesantren se-Jabodetabek maupun nasional. Fokus kegiatan meliputi penguatan legal standing usaha, penyusunan kontrak bisnis, tata kelola kelembagaan, sertifikasi halal, kampanye produk halal, pengembangan pesantrenpreneur, serta pelatihan manajemen keuangan pesantren dan pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren.


Melalui audiensi ini, Universitas Tazkia dan Kantor Staf Khusus Wakil Presiden RI sepakat untuk menjajaki kerja sama berkelanjutan yang berdampak nyata bagi penguatan ekonomi syariah, kemandirian pesantren, serta peningkatan kualitas SDM Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi lahirnya UMKM dan pesantren yang tangguh, profesional, dan berdaya saing di era digital.