Rektor Tazkia Mengajak IAI Lukman Edy mengkaji Future Studies
Senin, 18 Desember 2023 Institut Agama Islam Tazkia menerima kunjungan dari Rektor Institut Agama Islam Lukman Edy (IAILe), Dr. H. Murah Syahrial. Kedatangan Rektor IAILe disambut hangat oleh Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Dr. Ardhariksa Zukhruf Kurniullah, beserta jajaran...
Senin, 18 Desember 2023 Institut Agama Islam Tazkia menerima kunjungan dari Rektor Institut Agama Islam Lukman Edy (IAILe), Dr. H. Murah Syahrial.
Kedatangan Rektor IAILe disambut hangat oleh Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Dr. Ardhariksa Zukhruf Kurniullah, beserta jajaran pimpinan lainnya, diantaranya KPS Program Pascasarjana Dr. Deddy Rachmad dan Kabag Kerjasama Dr. Zulkarnain Muhammad Ali.
Pertemuan tersebut, Zukhruf menyampaikan antusiasmenya terhadap potensi kolaborasi di antara Rektor Institut Agama Islam Lukman Edy dan Institut Agama Islam Tazkia.
Rencana kerjasama melibatkan berbagai program, termasuk program studi lanjut, dual degree, dan fast track. Zukhruf mengungkapkan dalam pertemuan tersebut bahwa Institut Tazkia menjadi salah satu kampus masa depan. Ia juga mengajak untuk selalu berpikir mengenai studi masa depan.
"ketika berbicara tentang future, Tazkia rujukannya, jadi kita saat ini adalah the future of campus. Kita akan mengkaji studi² tentang masa depan jangan mau di drive terus oleh asing, ayo kita mulai berfikir bagaimana melanjutkan tentang studi masa depan,” ungkap Zukhruf.
Syahrial menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Institut Tazkia.Ia menyatakan bahwa kerjasama antara Institut Agama Islam Lukman Edy dan Institut Agama Islam Tazkia merupakan cita-cita yang sudah lama diinginkan.
“Kami dari Institut Agama Islam Lukman Edy mengucapkan terimakasih atas penerimaan dan kerjasama dengan Institut Tazkia. Sudah lama kerjasama ini ingin kami laksanakan, karena semua orang tahu Institut Tazkia merupakan kampus leader dalam bidang ekonomi syariah. Kami berharap kerjasama ini akan ditindak lanjuti melalui MOA. Banyak hal yang harus dibuat oleh perguruan Islam swasta, sebagaimana Rektor Tazkia Dr. Ardhariksa Zukhruf Kurniullah katakan, bahwa kampus yang berkualitas harus berpikir bagaimana berpikir maju selangkah ke depan dengan memanfaatkan teknologi yang ada" ujarnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen awal dari kedua belah pihak untuk menjalin kerjasama yang lebih intensif dan berkelanjutan.
Selanjutnya kedua pihak juga berharap adanya konsorsium antar perguruan tinggi Islam swasta yang mampu bekerjasama dengan lembaga-lembaga luar negeri.