Pemasangan Mesin Kopi Jumpstart: Sinergi Infaq Produktif antara Yayasan BSI Maslahat dan Universitas Tazkia
Sentul City, 6 Mei 2025 – Dalam upaya mengoptimalkan potensi ekonomi dan menyalurkan dana infaq secara produktif, Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) bekerja sama dengan Institut Tazkia memasang mesin kopi Jumpstart di lingkungan kampus Tazkia. Kerja sama i...
Sentul City, 6 Mei 2025 – Dalam upaya mengoptimalkan potensi ekonomi dan menyalurkan dana infaq secara produktif, Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat) bekerja sama dengan Institut Tazkia memasang mesin kopi Jumpstart di lingkungan kampus Tazkia. Kerja sama ini merupakan bagian dari program penyaluran dana infaq muqayyadh (terikat) yang bersumber dari keuntungan penjualan kopi.

Program ini menjadi bentuk nyata dari kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga filantropi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi sekaligus pendidikan karakter mahasiswa. Mesin kopi yang dipasang merupakan bagian dari inisiatif sosial untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya kontribusi ekonomi yang berorientasi syariah dan kebermanfaatan sosial.
Dana keuntungan dari penjualan kopi Jumpstart melalui mesin ini akan disalurkan sebagai infaq produktif melalui BSI Maslahat, yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
“Kerja sama ini adalah salah satu bentuk konkret dari sinergi antara lembaga pendidikan dengan mitra strategis yang memiliki visi sosial yang sama. Mahasiswa tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga secara tidak langsung berkontribusi terhadap keberlangsungan program-program kebaikan,” ujar Melvina Syahnum Lubis, Kepala Bagian Kerja Sama, Pusat Karir dan Alumni Universitas Tazkia.
Sementara itu, perwakilan dari BSI Maslahat menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di kampus-kampus lain. “Kami berharap sinergi ini terus berkembang, dan mahasiswa bisa menjadi agen perubahan sosial yang produktif dan berdaya,” jelasnya.
Pemasangan mesin kopi ini juga menjadi bagian dari edukasi wirausaha bagi mahasiswa. Ke depan, pengelolaan dan pemantauan kegiatan akan melibatkan civitas akademika untuk mendorong jiwa kewirausahaan dan tanggung jawab sosial.
Melalui program ini, BSI Maslahat dan Universitas Tazkia menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi sosial berbasis ekonomi syariah demi kemaslahatan yang lebih luas.