Institut Tazkia kunjungi BAZNAS Pusat untuk tindak Lanjuti Program Zakat and Waqf Online University (ZAWOUNI)
TAZKIA NEWS - Jumat, 05 Mei 2023, Institut Tazkia telah melakukan kunjungan ke Kantor Pusat BAZNAS yang diwakili oleh Dekan FEBS, Wiku Suryomurti, Ph.D., Dekan Fakultas Humaniora, Dr. Unang Fauzi, Lc, Direktur Kerjasama, Dr. Zulkarnain Muhammad Ali, Dewi Febriani, M.AK, dan R. Nu...
TAZKIA NEWS - Jumat, 05 Mei 2023, Institut Tazkia telah melakukan kunjungan ke Kantor Pusat BAZNAS yang diwakili oleh Dekan FEBS, Wiku Suryomurti, Ph.D., Dekan Fakultas Humaniora, Dr. Unang Fauzi, Lc, Direktur Kerjasama, Dr. Zulkarnain Muhammad Ali, Dewi Febriani, M.AK, dan R. Nurul Imaroh, ME, untuk menindaklanjuti program Zakat and Waqf Online University (ZAWOUNI). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal World Zakat and Waqf Forum (WZWF), Prof (HC) Dr. Zainulbahar Noor, M.Ec, dan Direktur PUSKAS BAZNAS, Dr. M. Hasbi Zaenal, beserta timnya.
Dalam sambutannya, Dr. M. Hasbi Zaenal, Direktur PUSKAS BAZNAS dan Direktur program ZAWOUNI, menyampaikan terima kasihnya kepada IAI Tazkia yang membantu memulai program ZAWOUNI dengan membuat platform online untuk World Zakat and Waqf Forum (WZWF) oleh Dewi Febriani dan timnya. "Langkah pertama dari usulan Institut Tazkia adalah untuk meningkatkan kapasitas amil yang bersertifikasi. Jika ZAWOUNI diluncurkan, saya yakin akan ada permintaan yang tinggi baik secara nasional maupun internasional," ujar Hasbi.
Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal World Zakat and Waqf Forum (WZWF), Prof (HC) Dr. Zainulbahar Noor, M.Ec, bahwa WZWF sedang menginisiasi program ZAWOUNI sebagai wadah akademis yang mempertemukan amil dari berbagai belahan dunia untuk meningkatkan kinerja pengelolaan zakat di masing-masing negara. "Harus ada universitas dan institut yang menjalankan program ini, dengan pengajar dari dalam dan luar negeri seperti Saudi, Bangladesh, Nigeria, dan Afrika Selatan, dan kita akan sepakat untuk memilih satu universitas sebagai basis program ini dan siap untuk mewakafkan gedung untuk program ZAWOUNI," tutur Zainulbahar.

Pihak Institut Tazkia menyambut baik kolaborasi program ZAWOUNI ini. "Seperti dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan BAZNAS, Institut Tazkia siap untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk program ZAWOUNI ini," ujar Wiku. Direktur Kerjasama dan Dekan Fakultas Humaniora juga menambahkan bahwa Institut Tazkia akan berkontribusi melalui para pengajarnya yang akan diusulkan untuk program tersebut.

Dalam kunjungan ini, terlihat semangat dan antusiasme dari kedua belah pihak untuk berkolaborasi dan memajukan program ZAWOUNI. Pihak Institut Tazkia dan BAZNAS Pusat sepakat untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi dalam memajukan program ini, serta menjalin kerjasama yang lebih luas lagi di bidang-bidang lainnya yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Dengan semangat yang sama, kita dapat bersama-sama mewujudkan visi untuk meningkatkan performa pengelolaan zakat pada masing-masing negara.
Imaroh ( Divisi Kerjasama )