Basis Kurikulum

Kehadiran Lembaga Keuangan Islam (Islamic Financial Institutions), baik bank, asuransi, reksadana, modal ventura, leasing company serta koperasi syariah dan BMT, merupakan kewajiban agama (faridhah) demikian juga sebagai dharurah atau keniscayaan industri dan tuntutan pasar.

Sementara ini perkembangan Lembaga Keuangan Islam serta bisnis-bisnis lain yang dikelola secara Islami belum didukung dengan ketersediaan sumberdaya insani yang memadai baik dari segi pengelola, pengusaha maupun akademisi yang secara konsisten mengkaji, menerapkan dan mengembangkan Ekonomi Islam.

Hal ini sebagai akibat dari dualisme program pendidikan yang kurang mengintegrasikan antara ekonomi, bisnis dan keuangan di satu sisi dengan kajian syariah muamalah terapan di sisi yang lain.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut di atas, Yayasan Tazkia Cendekia mulai tahun ajaran 2001/2002, dengan izin SK. Ditjenbagais Nomor: DJ.II/548/2003 mendirikan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam STEI-TAZKIA. Sekolah ini membuka pendidikan  Strata-1 dengan 3 program studi yaitu:

  1. Bisnis dan Manajemen Syariah (Akreditasi B)
  2. Ilmu Ekonomi Syariah (Akreditasi B)
  3. Akuntansi Syariah (Akreditasi A)

Dan Saat ini sudah berkembang dengan bertambahnya beberapa prodi seperti dibawah ini

  1. Magister Ekonomi Syariah (Akreditasi B)
  2. Hukum Ekonomi Syariah (Akreditasi B)
  3. Pendidikan Ekonomi Syariah

 

Untuk memastikan kurikulum yang diajarkan kepada mahasiswa sesuai dengan standar internasional, STEI Tazkia telah mengadakan kerjasama dengan Al-Azhar University, Cairo, International Islamic University Pakistan, Islamabad dan International Islamic University Malaysia yang telah terlebih dahulu mengajarkan bidang ilmu yang menggabungkan ilmu sains dan Qur’ani ini. Tentunya STEI Tazkia juga merujuk kepada peraturan yang diwajibkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, RI.

FOUNDATION OF THE CURRICULUM

Developing Islamic Financial Institutions, whether bank, insurance, mutual fund, venture capital, leasing company and Islamic cooperative and BMT, is a religious obligation (faridhah) as well as dharurah or necessity of industry and market demand.

So far, the development of Islamic Financial Institutions and other Islamic-managed businesses has not been supported by the availability of adequate human resources in terms of managers, entrepreneurs and academics who consistently study, implement and develop Islamic Economics.

This is partly a result of the dualism of educational programs that do not integrate economics, business and finance on the one hand with the study of applied Sharia mu’amalah on the other side.

To meet the above needs, Tazkia Cendekia Foundation, starting from the academic year 2001/2002, with the validation of Decree of Ditjenbagais Number: DJ.II/548/2003 founded STEI-TAZKIA. This higher education started with offering 3 courses:

  1. Islamic Business and Management
  2. Islamic Economics
  3. Islamic Accounting

And then offered the another Departments bellow :

  1. Master Program of Sharia Economics
  2. Muamalah / Islamic Economics Law
  3. Islamic Economics Education

To ensure the curriculum delivered to students is in accordance with international standards, STEI Tazkia has established cooperation with Al-Azhar University, Cairo, International Islamic University Pakistan, Islamabad and International Islamic University Malaysia who have earlier offer similar programs that combines science and Islamic knowledge. Of course STEI Tazkia also refers to the regulations required by the Ministry of National Education of Indonesia.

Ahmad BukhoriBasis Kurikulum