All posts tagged: Bisnis Islam

Studium General Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu

1 comment

Perkembangan Ekonomi Syariah yang terus meningkat, hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah lembaga keuangan syariah serta berbagai layanan sosial yang berbasis syariah. Kebangkitan awal dari ekonomi Islam ditandai dengan berkembangnya lembaga keuangan syariah, minimal sejak tahun 1992. Sejak tahun 2017 ekonomi syariah telah memasuki periode kedua yaitu kebangkitan ekonomi syariah pada sektor real. Hal ini ditandai dengan berkembangnya secara pesat Koperasi 212 di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai wilayah yang kaya dengan berbagai sumber daya alam, Indonesia adalah lahan subur bagi perkembangan ekonomi syariah. Selain itu, Indonesia juga kaya dengan sejarah masa lalu yang telah mencapai mercu suar kebangkitan Islam khususnya dalam masalah hukum ekonomi syariah.
Kajian dan diskusi mengenai sejarah hukum ekonomi syariah belum banyak dilakukan oleh para peneliti, seolah-olah ia hanya berita masa lalu yang tidak penting untuk dikaji. Padahal sebuah pepatah lama menyatakan a�?Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangkea�?, maksudnya adalah bahwa adanya hari ini adalah karena adanya masa lalu demikian pula adanya masa depan adalah karena adanya hari ini. Maka ketika hukum ekonomi syariah saat ini sedang mengalami pertumbuhan, maka sejatinya ia juga telah mengalami masa puncak kejayaan khususnya pada masa kejayaan Kesultaan di Indonesia dan juga di dunia melayu.
Salah satu dari fakta sejarah yang ada diantaranya adalah Kesultanan Banten. Kesultanan ini telah memiliki Mata Uang Sendiri, mengangkat seorang Syahbandar sebagai Wilayah Hisbah di Pasar, menjadikan Qadhi sebagai Hakim dalam Sengketa Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Kesultanan. Maka, Gilang-gemilang Hukum Ekonomi Syariah pada masa lalu menjadi Kaca Benggala bagi generasi setelahnya.
Melihat fakta ini maka STEI Tazkia melalui Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) mengadakan Studium General yang mendiskusikan mengenai Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu). Tidak tanggung-tanggung, Studium General ini menghadirkan pakar sejarah pemikiran Islam dari Universiti Sains Malaysia yaitu Prof. Dr. Mohammad Mozzamil Mohammad Noor yang mempresentasikan mengenai pentingnya sejarah bagi generasi masa kini. Jika ekonomi Islam ingin berkembang maka mau tidak mau harus melihat bagaimana kejayaan Kesultanan Islam di Dunia Melayu khususnya dalam bidang ekonomi. Ia juga menyatakan bahwa Studium General ini sangat penting karena akan membuka mata dunia bahwa ekonomi syariah sejatinya telah ada di Nusantara ini, bahkan ia telah berjaya membawa kemakmuran wilayah ini.
Pembicara kedua yaitu Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI lebih detail menjelaskan salah satud ari bukti sejarah yang selama ini ditutup-tutupi oleh penjajah yaitu kegemilangan ekonomi Islam di Kesultanan Banten. Ketua Program Studi Muamalah ini memberikan data-data tidak terbantahkan mengenai hukum ekonomi syariah yang telah ada dan berjaya di Kesultanan Banten. Beliau juga berharap kajian mengenai Sejarah Hukum Ekonomi Syariah harus terus dilanjutkan sebagai bentuk membumikan ekonomi Syariah di dunia Melayu.
Acara yang dihadiri oleh mahasiswa STEI Tazkia, Praktisi hukum Ekonomi Syariah dan masyarakat umum berjalan dengan hangat. Kami berharap studium general seperti ini akan sering dilakukan oleh berbagai prodi yang ada di STEI Tazkia. Harapan ini langsung diamini oleh ketua panitia, Akh Sirril Wafa menyatakan bahwa Prodi Muamalah telah berazam untuk menjadi pionner dalam kajian dan studi hukum Ekonomi Syariah. Setiap pekan kami akan membuat program untuk kajian dan diskusi mengenai muamalah. Insya Allah pada tanggal 20 Januari juga akan dilaksanakan Workshop Penyelesaian Sengketa Waris, seteah itu akan berlanjut dengan workshop, training dan sosialisaisi lainya. (ambp).

Rizqi ZakiyaStudium General Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Sejarah Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Melayu
read more

Dari Vatikan Hingga Turki, STEI Tazkia Berbagi Pengalaman Penerapan Ekonomi Syariah

No comments

Ekonomi Syariah merupakan satu disiplin ilmu yang booming dewasa ini, lebih dari 70 Negara mengembangkan Ekonomi Syariah dengan potensi karir yang mentereng di berbagai belahan dunia. Lebih dari 400 lembaga di dunia menawarkan layanan keuangan syariah.

Kampus STEI Tazkia sebagai kampus pelopor Ekonomi Syariah berperan aktif untuk berbagi pengalaman penerapan keuangan syariah di Indonesia. adalah Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Pembina Yayasan Tazkia Cendekia mendapat kesempatan mengisi tema pengembangan Ekonomi Syariah di berbagai belahan dunia, termasuk diantaranya di Vatikan sebagai Negara penganut kristiani yang taat. Vatikan tertarik dengan Ekonomi Syariah, karena Ekonomi Syariah senada dengan pelarangan Riba yang juga dilarang dalam Bible, Lukas Pasal 6 ayat 34-35 juga ayat lainnya.

Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. (Pembina STEI Tazkia) Berbagi Pengalaman Penerapan Keuangan Syariah di Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas, Vatikan

Alumni STEI Tazkia juga telah melanglang buana menyuarakan penerapan keuangan Syariah di Belahan dunia lain. Diantaranya Bazari Azhar, S.E.I. (Alumni Ekonomi Syariah) yang mendapat beasiswa LPDP di Durham University mendapat kesempatan berbagi riset penerapan Keuangan Mikro Syariah Indonesia di Sejong University, Korea Selatan. Mahbubi Ali, P.Hd. (Alumni Bisnis Manajemen Syariah) juga mendapat kehormatan menjadi pemateri bersama Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. dalam International Conference on Islamic Perspective of Accounting, Finance, Economics and Management (IPAFEMA�2017) di Turki, juga banyak alumni lain yang berkontribusi dalam pengembangan Ekonomi Syariah di Dunia.

Mahbubi Ali (Alumni Bisnis Manajemen Syariah) IPAFEM, Turki

Bazari Azhar (Alumni Ekonomi Syariah) di Sejong University, Korea Selatan

Potensi pengembangan Ekonomi Syariah di dunia terbuka sangat lebar. Dengan karakter keilmuan Ekonomi Syariah yang menuntut penguasaan dua disiplin Ilmu; Ekonomi Umum dan Nilai-Nilai Syariah (Transparansi, Kejujuran, Profesionalism dll). Menjadikan Ekonomi Syariah opsi terbaik masa depan Ekonomi Dunia.

Selain Ekonomi Islam, STEI Tazkia juga memiliki Jurusan Bisnis Manajemen Islam, Akuntasi Islam, Hukum Bisnis Islam, Pendidikan Islam, juga Program Khusus Kerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Dengan berbagai prestasi Tingkat Nasional & Global, Mahasiswa STEI Tazkia juga mengukir banyak pencapaian yang menjadi kebanggan Generasi remaja saat ini.

Dengan semua pilihan jurusan tersebut, diharapkan STEI Tazkia mampu memfasilitasi seluruh mahasiswa STEI Tazkia semakin matang menjadi Pebisnis dan Intelektual Tingkat Global di Kemudian Hari.

Kunjungi web kami spmb.tazkia.ac.id untuk pendaftaran mahasiswa STEI Tazkia dan bergabung mewarnai dunia dengan Ekonomi Syariah.

Rizqi ZakiyaDari Vatikan Hingga Turki, STEI Tazkia Berbagi Pengalaman Penerapan Ekonomi Syariah
read more