Kisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”

Kisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”

user

admin

Disinilah Azzam Memulai kegiatan berdagang pada awal masuk kuliah di Institut Tazkia tahun 2010. dengan beberapa teman di kampus menjual produk kuliner seperti keripik pisang dan kue kering. Dengan metode keliling kampus dan menyebarkan promosi ke teman-teman. Namun karena tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup, aktivitas tersebut tidak bertahan lama.

Seorang tersebut adalah Mohammad Azzam kelahiran Jakarta tanggal 23 Oktober 1991. Saat ini tinggal di Magelang, Jawa Tengah bersama istri dan tiga orang putra. Azzam merupakan mahasiswa konomi Syariah Islam di Institut Tazkia. Yang dimana sudah mendirikan CV Imako Mas pada tahun 2012 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 3 orang dan saat ini bertambah  menjadi 17 orang karyawan dengan Brand yang dimiliki oleh CV Imako Mas adalah karapao, yaitu produk makanan (bakpao) yang dibuat dalam berbagai bentuk unik. Dan CV Mustika Berkah Abadi didirikan pada tahun 2010 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 2 orang saat ini sudah menjadi 20 orang karyawan. Kedua perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk makanan mulai dari makanan siap saji hingga produk berbentuk bahan dan pelengkap makanan/masakan. Saat ini memiliki 5 brand kuliner seperti Nicchi Bumbu Kare Jepang, Sambal Goreng Garam Bu Ayem, Bumbu Ayam Ungkep Bu Ayem, Kering Kentang Bu Ayem, dan Donat Frozen Kak Rani.

Selain mengelola beberapa brand kuliner, CV Mustika Berkah Abadi juga mengelola beberapa brand di kategori perkebunan dan pertanian serta di kategori bisnis edukasi.

Perjalanan merintis usaha

Dalam usahanya sekarang tidak lepas dari lika likunya percobaan hidup masa lalu. Pada tahun 2011 Azzam belajar blogging dan bisnis online ke Makassar selama kurang lebih 1 minggu. Ia mempelajari bagaimana membuat website dan menghasilkan uang melalui aktivitas blogging. Namun karena suatu hal ia berhenti belajar blogging. Akan tetapi , disini Yang jalan justru brand S-Media yang bergerak di bidang jasa pembuatan website karena sesuai dengan passion dalam desain yang bisa dikombinasikan dengan blogging dan bisnis online yang didapat sewaktu belajar di Makassar.

Sambil agency berjalan, istri Azzam membuka restoran Jepang kecil-kecilan di Bogor pada tahun 2012. Usaha ini berjalan hingga tahun 2014 kemudian tutup dikarenakan kenaikan biaya usaha yang semakin tidak terkendali. Agency juga saya hentikan di tahun 2014 untuk tidak menerima klien baru karena aktivitas kampus yang  sudah semakin padat dan sudah mendekati waktu-waktu ujian skripsi.

Setelah skripsi selesai di tahun 2015, Azzam dan istri memulai usaha Karapao yang sudah dipersiapkan sejak tahun 2014 ketika restoran Jepang sudah ada tanda-tanda tidak bisa dilanjutkan. Dan pada tahun 2017 kami sekeluarga pindah ke Magelang untuk bergabung dan membantu membangun perusahaan yang sudah dirintis oleh orang tua dari istri sejak tahun 2010. Kami membantu melakukan beberapa perbaikan dan pembaruan pada sistem-sistem yang sudah tidak relevan dan ‘memaksa’ perusahaan untuk bergerak lebih efisien dan sedikit lebih cepat. Hingga di tahun 2018 kami juga diminta oleh orang tua a untuk secara aktif membantu perusahaan dan yayasannya yang berada di daerah Yogyakarta. Aktivitas ini berjalan hingga saat ini.

Hingga di tahun 2021 ini kami memiliki portofolio beberapa brand di kategori kuliner, pertanian dan perkebunan, edukasi, dan kesehatan serta kecantikan.

Motivasi menjadi pengusaha

Dalam menjalankan usaha tentunya ada dorongann yang begitu kuat untuk Azzm menjadi seperti yang sekarang ini. Ia memberikan Motivasi awal untuk menjadi pengusaha yang memiliki beberapa mentor baik dari kalangan dosen, teman, dan profesional yang banyak memberi pengertian bahwa kalau tujuan berbisnis ingin bisa bebas finansial dan waktu itu kurang tepat. Beberapa menyebutkan bahwa justru hal tersebut hanya merupakan salah satu efek samping dari bisnis yang bisa dikatakan sudah berhasil. Mereka juga menyampaikan bahkan banyak pebisnis hebat yang waktunya tetap ‘tergadai’ bahkan pada skala bisnis yang sudah sangat besar sekali pun, karena memang bukan itu tujuannya. Akhirnya setelah melalui penempaan mental dan mindset panjang, semakin ke sini Azzam semakin sadar bahwa motivasinya menjadi pengusaha hanya satu, yaitu untuk memberikan dampak pada kehidupan orang lain, atau bahkan berdampak pada hal yang lebih besar seperti negara misalnya.

Dan sepanjang sejarah, orang-orang yang mampu memberikan dampak besar adalah orang dengan mental dan mindset yang tangguh dan tidak biasa-biasa saja. Ini menjadikan Azzam terus terpacu dan terpicu untuk selalu mengembangkan kemampuan diri baik dari sisi hard skill maupun soft skill. Hard skill mencakup kemampuan yang terlihat seperti mampu menguasai berbagai tools marketinf dan soft skill mencakup kemampuan yang hanya bisa dirasakan seperti kemampuan berpikir panjang, analisis kritis, dan mental tidak mudah menyerah menghadapi segala resiko.

Sikap mental sebagai pengusaha

Disini Azzam berbagi berdasarkan pengalamannya mengenai sikap mental yang harus ditanam untuk pengusaha di era sekarang ini seperti :

  1. Mental yakin, optimis, dan bahagia.
  2. Belajar secara efektif.
  3. Hilangkan sifat menunda-nunda.
  4. Banyak action meminilmalisir terlalu lama menimbang-nimbang sesuatu.
  5. Fokus (Stop eksplorasi jika sudah yakin terhadap sebuah pilihan).
  6. Tahan kesenangan di awal dan bangun mental menggulung bola salju.
  7. Tawakal kepada Allah.

Mahasiswa berwirausaha

Untuk rekan-rekan mahasiswa yang ingin berwirausaha, setidaknya ada 7 pesan hal yang mungkin menurut Azzam akan berguna jika dipahami dengan baik dan diamalkan. Keempat hal tersebut adalah :

  1. Niat yang kuat dan serius jika tidak kuat maka gampang sekali kehilangan arah dan motivasi dalam menjalankan bisnis.
  2. Cari mentor.Saran dan masukan dari orang (mentor) yang sudah berpengalaman seringnya lebih berguna di lapangan daripada tumpukan teori yang ada di mana-mana.
  3. Start small. Mulai dari hal yang kecil, termasuk punya modal banyak sekali pun. Kamu bisa mulai menjual produk milik produsen yang sudah mapan atau menjual jasa dengan skill yang kamu punya. Beberapa ide bisnis yang bisa kamu jalankan :
    1. Reseller produk snack, fashion, dan produk lain yang mudah dijual, penyimpanan mudah, pengiriman mudah, daya tahan cukup lama.
    2. Dropshipping
    3. Bisnis afiliasi
    4. Buka booth minuman/makanan ringan siap saji
    5. Ternak akun media sosial (Instagram)
    6. Blogging (adsense)
    7. Translator bahasa
    8. Desain grafis
    9. Pengajar privat untuk anak SD/SMP/SMA
    10. Calo properti
    11. Influencer media sosial
  1. Temukan ritme. Setelah menemukan apa yang ingin dikerjakan. Lakukan dan temukan ritmemu sendiri. Ritme di dalamnya paling tidak mencakup :
    1. Momen di mana kamu sudah bisa membagi waktu untuk kuliah dan wirausaha.
    2. Momen di mana kamu sudah mendapatkan keuntungan, bukan sebaliknya alias ngabisin uang.
  2. kamu harus segera memikirkan bagaimana bisnis ini bisa terus berjalan. Misalnya saja kamu harus mulai memikirkan bagaimana terus-terusan mencari konsumen atau klien baru untuk bisnismu. Bagaimana membuat orang yang sudah beli bisa beli lagi. Intinya bagaimana agar bisnismu bisa selalu ngomset dan untung.
  3. Belajar delegasikan. Mungkin kamu harus mempertimbangkan untuk mencari orang yang bisa mengerjakan pekerjaan rutin yang mudah.
  4. Perbesar Kamu bisa mencoba untuk memperbesar skala bisnismu.