Kepemimpinan dalam Konteks Islam

No comments

 

“Ketahuilah: kalian semua adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya tentang rakyat yang dipimmpinnya. Suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawabannya tentang keluarga yang dipimpinnya. Isteri adalah pemelihara rumah suami dan anak-anaknya. Budak adalah pemelihara harta tuannya dan ia bertanggung jawab mengenai hal itu. Maka ketahuilah bahwa kalian semua adalah pemimpin dan akan dituntut (diminta pertanggungjawaban) tentang hal yang dipimpinnya.” (H.R. Bukhari)

Bogor, 10 Januari 2022 / 7 Jumadil Akhir 1443 H. Apel Pagi IAI Tazkia menghadirkan Dr. Andang Heryahya, M.Pd. sebagai pemateri yang menyampaikan tentang pentingnya kepemimpinan dalam konteks Islam. Mengutip hadits Rasulullah yang diriwayatkan Ibnu Umar tentang Kepemimpinan, Dr. Andang menyampaikan bahwa setiap orang dapat memberi manfaat jika memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Konteks yang disampaikan dalam redaksi hadits Rasulullah tentang kepemimpinan sangat relevan sekali untuk memotivasi setiap individu agar memiliki dampak/ pengaruh dimanapun berada.

Konteks kepemimpinan menjadi perhatian penting di IAI Tazkia dikarenakan sejalan dengan visi IAI Tazkia untuk melahirkan calon pemimpin bisnis berkaratakter Tauhid, Amanah, Zero Defect & Quality, Knowledge & Competence, Innovative & Istiqomah serta Achievement Through Team Work sebagai Value TAZKIA. Karena itu pemateri menyampaikan agar setiap individu kita bertanya kepada diri kita apakah kita telah memberikan pengaruh yang baik di sekitar kita, mulai dari rumah, masyarakat, tempat kita bekerja/belajar, dan dimanapun kita berada. Atau justru kita menjadi beban bagi orang lain saat kita berada di tempat tersebut.

Pada akhir sesi, pemateri kembali menyampaikan bahwa setiap dari kita tidak kekurangan bekal untuk menjadi pemimpin. Pasti Allah Ta’ala yang telah mewajibkan kita untuk menjadi pemimpin dalam setiap peran dalam kehidupan kita, juga telah mempersiapkan bekal terbaik. Mulai dari lahir kita sudah dibekali pendengaran, penglihatan, hati akal pikiran. Sehingga dengan mengoptimalkan semua potensi tersebut, karakter pemimpin akan terbentuk dengan baik dalam kehidupan kita. Sebaliknya jika kita sia-siakan, maka kita harus siap untuk mempertanggung jawabkan semua beban yang kita hadirkan pada orang sekitar kita.

Rizqi ZakiyaKepemimpinan dalam Konteks Islam

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *