Artikel

Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”

No comments

Today Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar

International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy dengan Pemateri Wiku Suryomurti (PhD Student, Glasgow University)

⏰ 16.00 – 17.30

More info Klik Link :

Bit.ly/JoinWebinarTazkia

(Group Kedua, Karena Grup Pertama Sudah Full)

Google Meet Link :

http://meet.google.com/net-ommr-vxm

CP : wa.me/6282161877704

Held By :

Magister Ekonomi Syariah Institut Tazkia

Silahkan dishare ke Relasi Sekalian

———————

www.tazkia.ac.id

www.instagram.com/tazkiaofficial

Postgraduate Tazkia Enrollment : spmb.tazkia.ac.id

Miftahul AnwarTazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”
read more

Dampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita

No comments

Oleh Dr. Murniati Mukhlisin (Pendiri Sakinah Finance

Tidak ada seorangpun menyangka akan cobaan yang Allah SWT berikan seperti pandemi Covid-19 yang sudah merambak ke seluruh antero dunia. Sebagai Muslim dan Mukmin kita harusnya waspada karena hampir setiap waktu sudah baca atau ingat QS Al-Baqarah (2): 155 yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Jadi tidak seharusnya kita mengeluh karena sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT telah berikan kepada kita selama ini. Lihat saja pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurunnya jumlah kemiskinan, maraknya pembangunan fisik dan meningkatnya gaya hidup di berbagai kota, termasuk jumlah jamaah umrah yang meningkat drastis dari tahun ke tahun bak pergi bertamasya. Menurut Kompas 27 Februari 2020, Pada 2014-2015, jumlah jamaah umrah Indonesia mencapai 649.000 orang. Sementara pada 2018-2019, jumlahnya mencapai 974.650 jamaah. Suatu angka yang cukup signifikan, lantas patutkah kita mengeluh?

Menghadapi pandemi ini, pertama yang harus kita lakukan adalah seperti yang telah dijelaskan di ayat 153 di surah yang sama yaitu: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Dilanjutkan dengan ayat 156 setelahnya yaitu: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” – makna lanjutan adalah: sesungguhnya kepada-Nyalah kita akan kembali, yakni ke akhirat, di sana kita akan diberi-Nya balasan. Maka dari itu, mari kita hadapi pandemi ini dengan selalu mengingat Allah SWT.

Kedua, ikhtiar yang harus kita lakukan adalah mendengarkan arahan pemerintah untuk banyak tinggal di rumah (Work From Home (WFH)/Study From Home (SFH)), jaga jarak (social distancing), tingkatkan hidup sehat namun tetap hemat. Untuk itu kita perlu kiat – kiat bagaimana menghadapi dampak dari pandemi ini yang tentu ada kaitannya dengan keuangan keluarga kita.

Menurut diskusi para alumni Sakinah Finance yang terdiri dari Febi, Sandra, Amoy, Renata, Dita, Cucu, Diana (yang semuanya memiliki pengalaman kerja dan kepedulian tentang syariah), berikut adalah dampak pandemi saat ini terhadap ekonomi dan keuangan keluarga kita, baik positif maupun negatif.

Dampak positif:
1. Meningkatkan dana darurat;
2. Memikirkan proteksi asuransi jiwa;
3. Memprioritaskan makanan sehat bergizi dan hidup bersih;
4. Hemat biaya transportasi karena aktifitas di rumah saja;
5. Berfikir lebih kreatif untuk mendapatkan pendapatan baru;
6. Rancang ulang prioritas keuangan;
7. Meningkatkan kepedulian berbagi dengan sesama;

Dampak negatif:
1. Kalap menimbun makanan;
2. Harga barang naik terutama masker, sanitizer, pengukur suhu hingga obat dan sereh;
3. Daya beli turun, hutang meroket;
4. Tingkat pengembalian investasi rendah;
5. Omset bisnis banyak menurun, pendapatan menurun;
6. Tidak bisa bayar cicilan ke bank tepat waktu;
7. Biaya sekolah dan kuliah bertambah untuk menunjang belajar dengan teknologi.

Masing – masing tujuh dampak di atas mungkin tidak bisa mewakili permasalahan kita semua, namun yang jelas mari kita hadapi semua dengan doa, karena Allah SWT berfirman di QS Ghafir (40): 60: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Juga jangan berhenti ikhtiar untuk mendapatkan solusi terbaik dari musibah ini. Mari bagi yang punya keahlian dan kelebihan harta segera turun tangan;

1. Niat jadi bagian “khoirunnas anfa’uhum linnas” – sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat untuk yang lain” (HR Ahmad dan Thabrani);

2. Tingkatkan ide, inovasi dan kreatifitas kita dengan banyak belajar dari orang sukses, situs-situs online dan buku;

3. Buka lapangan kerja apa yang bisa dibuat selama WFH dan SFH di rumah;

4. Gunakan keahlian kita untuk dapat disebar melaui online karena tingkat pengguna internet meningkat ratusan persen mulai bulan ini hingga tiga bulan mendatang;

5. Tingkatkan atau mulai dakwah dan bisnis online kita;

6. Tetap beri insentif kepada pegawai/bibik walau harus dirumahkan untuk menghindari tingginya tingkat kriminal;

7. Sedekah makanan tiap hari atau paling tidak tiap Jumat karena kemungkinan besar angka kemiskinan bertambah sejak bulan ini hingga tiga bulan ke depan.

Teruslah berbuat dan jangan kwatir kalau kita akan jatuh miskin karena sedekah. Jika sedekah dengan niat dan dikerjakan di jalan Allah SWT, insyaaAllah akan tergantikan 700 kali lipat (Al-Baqarah (2): 261) atau lebih. Akankah kita jatuh miskin? Tentu, pastikan niat dan adab sedekah dan ingat janji Allah SWT adalah benar. Mari teruslah berbuat. Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Miftahul AnwarDampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita
read more

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

No comments

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

Bersama : Revardi Syahputra, S.E. (Founder Digiclass, Alumni 2019 Institut Tazkia) IG : @revardysyahp

Dengan Moderator : Fakhry Barly, S.E. ( Jajaka Bogor 2017, Alumni 2019 Institut Tazkia ) IG : @fakhrybarly

Ikut Live di Instagram Institut Tazkia : www.instagram.com/tazkiaofficial
Hari / Tanggal : Jum’at 20 Maret 2020 / 26 Rajab 1441
Waktu : 20.00 – 21.00

Ikuti & dapatkan Tips Menjadi Pengusaha dengan Omset Milyaran di Usia Muda.

Segera Follow IG Institut Tazkia.

NB :
😎 Pemateri kita baru lulus Tazkia lho… Tpi Omsetnya dah milyaran Alhamdulillah.. 😊
💡 Bonus Paket Data / Pulsa Total 300K bagi yang beruntung

Share ya ke Kawan2.

#ProduktifDiRumah
#PJJSoftskill
#revardisyahputra
#fakhrybarly
#InstitutTazkia
#MilenialSholehMilyarder

Miftahul AnwarIkuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder
read more

Sebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus

No comments

Setelah sebelumnya telah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) untuk seluruh kegiatan mahasiswa dan civitasnya, Institut Tazkia kembali melakukan tindakan lanjutan pencegahan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan dan fogging di seluruh area kampus dan sekitarnya.

Dalam kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini, Institut Tazkia bekerjasama dengan Rumah Sakit Ummi dan para relawan dari Indonesia Humanity Care (IHC).

Diaharpkan dengan penyeprotan cairan desinfektan ini, Institu Tazkia dapat terhindar dari dampak penyebaran Virus Corona dan tidak ada satupun mahasiswa atau civitas yang terjangkit virus mematikan ini.

Ditemui Pada saat kegiatan, Dr. Sugiarti Fatma Laela selaku Wakil Rektor 2 Bagian SDM dan Keuangan Institut Tazkia mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini merupakan bentuk pencegahan penyebaran Virus Corona dan bukti kepedulian akan keselamatan jiwa seluruh keluarga besar Tazkia.

“Penyemprotan cairan desinfektan ini dilakukan sebagai bukti keseriusan Institut Tazkia dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan harapan tidak ada satupun keluarga besar Tazkia yang terjangkit Virus Corona. Penyemprotan ini juga dilakukan untuk mensterilakan seluruh areal kampus, agar saat kegiatan kampus berjalan normal kembali seuluruh mahasiswa dan civitas dapat melakukan seluruh kegiatan dengan aman dan nyaman.” Ujar Fatma Laela. (Anwar G)

Miftahul AnwarSebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus
read more

Darurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?

No comments

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Tazkia TV dimanapun berada, saat ini kita sedang dilanda musibah yang disebut dengan virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.

Dengan adanya musibah (virus Corona) yang sedang melanda kita ini, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita sebagai seorang muslim harus menyikapinya?.

Pada kesempatan ini, Ustadz Asnan Purba (Da’i & Dosen Tetap Tazkia) akan memberikan tips atau kiat-kiat kepada seluruh sahabat Tazkia TV agar dapat menghadapi musibah virus Corona ini sesuai dengan syariat Allah dan Rasulnya.

Kita harus memastikan dalam kondisi apapun, semuanya harus berorientasi kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Kita wujudkan dengan melakukan seluruh kegiatan apapun, kita awali dengan mengucapkan nama Allah (Bismillah); mengakhirinya dengan memuji nama Allah (mengucapkan Alhamdulillah); dan ketika ada hal yang tidak sesuai dengan harapan kita atau diluar ekspektasi kita, maka kita berserah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah (semuanya hanyak milik Allah. Betapa indahnya hidup kita jika kita awali segala hal dengan bismillah, kita akhiri dengan Alhamdulillah dan menerima hal yang tidak nyaman atau diluar ekpektasi kita dengan berserrah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah.

Lalu apa yang harus kita lakukan atau bagaimana cara kita sebagai seorang muslim dalam menyikapi musibah virus Corona yang sedang melanda kita saat ini?.

Ada 3 hal yang perlu kita sikapi sebagai seorang muslim dalam menghadapi musibah ini berdasarkan perintah Allah dan Rasulnya :

Yang Pertama, kita menyikapi musibah ini sebagai cobaan yang Allah berikan kepada kita agar kita lebih banyak bersabar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita meyakini bahwa semua sudah ada dalam ketentuan Allah. Tidak mungkin Allah memberikan beban kepada kita kecuali kita mampu untuk menanggungnya dan Allah sudah memberikan kepada kita cara untuk menghadapi ujian ini yaitu dengan Isti’anah bissobri wassolah”. Allah mengatakan Mintalah pertolongan dengan sabar dan beribadah kepada Allah dengan menegakkan ibadah solat.

Yang Kedua, kita menyikapinya sebagai teguran kepada kita. Disadari ataupun tidak, kadang-kadang mungkin kita lalai dalam menjalankan ibadah, maka kita harus memperbanyak istighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Rasul mengatakan “Tuuba liman wajada fishaifatihii istighfaron kastiiron”. yang maknanya beruntunglah orang yang selalu mau mengevaluasi dirinya, menerima kekurangannya dan memperbaiki kesalahannya sebagai teguran kepadanya agar Ia banyak beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Yang Ketiga, suka tidak suka kita harus meyakini bahwa bisa jadi ini merupakan azab dan Siksa yang Allah berkan kepada kita. Maka mari bersegera melakukan taubatan nasuha, bertaubat kepada Allah atas seluruh dosa yang kita lakukan.

Itulah tips dan kiat-kiat coba Tazkia TV bagikan mengenai bagaimana cara kita menyikapi musibah virus Corona ini sebagai seorang muslim.

Mudah-mudahan Allah segera mengangkat musibah yang menimpa kita ini, dan mudah-mudahan jadikan kita sebagai orang-orang yang berhasil naik kepada level orang-orang yang mendapat pahala atas kesabaran kita dengan Tanpa Batas dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Anwar G)

Informasi ini dapat dicek juga pada channel Youtube Tazkia TV, dengan cara klik link dbawah ini:

Mohon Bantuan Like & Subscribenya ya!!!

Miftahul AnwarDarurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?
read more

The team of “English for Ulama” visited Tazkia Islamic University College

No comments


Once again, Tazkia Islamic University College has proven its quality as the centre of knowledge in Islamic Economics, Finance and Business by welcoming a very distinguished guest from overseas. On this occasion, the Director of Minhaj Welfare Foundation Syekh Dr. Adnan Sohail, Lc, who is also famously known as a Muslim youth representative in the UK visited Tazkia’s main campus in Sentul City, Bogor. Along with him, the Director of British Moslem Association (BMS) Paul S. Armstrong and it’s Vice Director Mohammed Abbasi, the team of “English for Ulama, Jabar Juara” and the British Council communications manager Afra Khumaira visited Tazkia Islamic University College.

Syekh Dr. Adnan Sohail, Lc visited Tazkia in accordance to following up on the recent MoU that Tazkia had with Minhaj University Lahore, a massive University in Lahore Pakistan that developed the “Akhuwat”, an Islamic microfinance institution for ladies in Pakistan. During his speech, Syekh Dr. Adnan said that Tazkia and Minhaj share a very common goal in developing Islamic Economics, Finance, and Business. Thereby, Tazkia and Minhaj must have a synergy in developing that specific area in the future through research and community empowerment collaboration.

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP as the rector of Tazkia Islamic University College replied that Tazkia is very welcome for that plan. She continues that Tazkia has also developed the Islamic Microfinance program for about 10 years where it aims to empower poor people who live around the campus. Further, the program has also been applied in West Nusa Tenggara where Tazkia becomes the reference for the West Nusa Tenggara government in operating the program there.

Last but not least, the vice-chairman of the Indonesian Muslim scholar Council (MUI) KH. Muhyiddin Junaidi who has also attended the session said that He was very pleased that Indonesian Moslem scholars have a chance to improve their English skills by going abroad to the UK. Hopefully, this such program can be sustained year by year so the Indonesian Muslim scholar has the same opportunity to spread Islamic values around the globe and therefore Islam can be more prosperous in the future. (MBP)

Miftahul AnwarThe team of “English for Ulama” visited Tazkia Islamic University College
read more

Kiat-Kiat Pencegahan Virus Corona Ala Tazkia

No comments

Beberapa hari ini masyarakat Indonesia digegerkan dengan pernyataan resmi dari pemerintah bahwa virus corona akhirnya masuk ke Indonesia. Dua orang (Ibu dan Anak) di daerah Depok diberitakan positif terjangkit virus corona setelah sebelumnya melakukan kontak langsung dengan WNA asal Jepang yang diketahui juga positif terjangkit virus corona. Berita ini tentu saja mengakibatkan kekhawatiran yang besar berujung kepanikan di tengah masyarakat. Hal ini terbukti dengan habisnya stok masker di beberapa daerah karena diborong oleh masyarakat yang merasa khawatir.

Untuk meredakan kepanikan dan meminimalisir penyebaran Virus Corona, Tazkia mencoba memberikan kiat-kiat pencegahan Virus Corona, tapi sebelumnya mari kita kenali dulu apa itu Virus Corona.

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala Virus Corona:

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Pencegahan Virus Corona:

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan atau dilakukan sebagai bentuk pencegahan terjangkit virus corona. beberapa kiat pencegahan virus corona yang direkomendasikan Tazkia adalah:

  • Sering cuci tangan pake sabun;
  • Gunakan Masker apabila batuk/pilek;
  • Konsumsi gizi seimbang, perbanyak makan sayur dan buah;
  • Berhati-hati ketika melakukan kontak dengan hewan;
  • Rajin berolahraga dan istirahat yang cukup;
  • Hindari mengkonsumsi daging mentah;
  • Bila batuk/pilek dan sesak nafas segera lakukan pemeriksaan ke dokter;
  • Hindari melakukan perjalanan jauh terutama ke daerah-daerah yang sudah terjangkit virus corona.

Semoga info ini bermanfaat, silahkan mencoba menerapkan kiat-kiat pencegahan diatas. Semoga Allah selalu melindungi kita dari penyakit-penyakit yang membahayakan seperti virus corona

————————————–
Info pendaftaran Tazkia hubungi kakak dibawah ini yah :
kak Irma +62-815-9551-299
kak Sadam +62-852-1146-4969
————————————–

Miftahul AnwarKiat-Kiat Pencegahan Virus Corona Ala Tazkia
read more

Institut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan

No comments

 

Sibolga, 26 Februari 2020/ 30 Jumadil Akhir 1441 H, Institut Agama Islam Tazkia telah menandatanganan kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan dalam bidang Tridharma Pendidikan. Menurut Humas Tazkia, kerjasama ini sebenarnya sudah dijalankan sejak dua tahun yang lalu yaitu dengan mengundang pembicara dari Kampus Tazkia untuk memberikan kuliah umum dan bengkel penelitian.

Perjanjian ditandatangani oleh masing-masing rektor, Murniati Mukhlisin dan Ibrahim Siregar. Kedepannya, kedua institusi berencana mengembangkan kemampuan penelitian dan publikasi para dosen.

Pada kesempatan ini, Sutan Emir Hidayat, Direktur Pendidikan dan Riset Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) juga turut menandatangani kerjasama Tridharma Pendidikan dengan IAIN Padangsidimpuan.

Setelah penandatanganan kerjasama, Murniati dan Sutan Emir memberikan pelatihan penelitian dan publikasi untuk 42 dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dekan FEBI, Darwis Harahap menyatakan urgensi penelitian berkualitas untuk dosen-dosen perguruan tinggi Islam. Dia berharap kedua peneliti internasional ini akan berkenan untuk datang lagi ke kampus yang terletak di daerah terpencil di Sumatera Utara ini.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan
read more

Tazkia Berangkatkan 10 Karyawan Ke Tanah Suci Untuk Laksanakan Umroh

No comments

Selasa, 25 Februari 2020/ 1 Rajab 1441. Institut Tazkia mengadakan agenda pelepasan Umroh untuk 10 orang Staff Institut Tazkia. Pemberian hadiah umroh yang telah masuk gelombang ke 4 (sebelumnya telah ada 30 orang karyawan yang diberangkatkan). Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Tazkia kepada para karyawan yang telah lama mengabdi untuk Tazkia. Pemberian hadiah umroh ini juga diharapkan menjadi ladang keberkahan untuk keberlangsungan seluruh kegiatan kampus dan menjadi motivasi bagi para karyawan yang lainnya yang insya Allah akan diberangkatkan pada gelombang selanjutnya.

” Pemberangkatan Umroh ini merupakan bentuk apresiasi atas seluruh jasa dan pengabdian para karyawan. Seluruh karyawan diaharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk beribah dengan khusyu dan maksimal serta tidak lupa mendoakan kampus tazkia agar Allah berikan kesuksesan dan dinaungi keberkahan dalam seluruh kegiatannya.” Tegas Dr. Murniati dalam sambutannya.

Seluruh jamaah umroh akan diberangkatkan ke tanah suci melalui bantuan Tazkia Travel sebagai salah satu bentuk sinergi antar bagian Tazkia Group.

Jamaah yang diberangkatakan terdiri dari 3 orang karyawan bagian Dapur, dua orang bagian Humas, satu orang Security, satu orang bagian Umum, satu orang Mahasiswa dan dua orang Tenaga Pengajar.

Berikut Nama-nama yang diberangkatkan beserta keluarga yang berangkat mandiri. terdiri dari 6 Perempuan dan 11 Laki-laki dengan rencana keberangkatan Sabtu 29 Februari 2020/ 4 Rajab 1441.

Karyawan Tazkia :

1. Dodi Yarli (L)
2. Sadam Husein (L)
3. Andi Wahyudi (L)
4. Dedi Junaedi (L)
5. Rohendi (L)
6. Heriyandi (L)
7. Mien mintarsih (P)
8. Galih Kurniawan Sidik (L)
9. Joko Triono (L)
10. Muhammad Wahyudi Pranata (mahasiswa terbaik Institut Tazkia) (L)

Tambahan Keberangkatan :
1. Mohamad Toha (L)
2. Murniasih (P)
3. Sumiati (P)
4. Supini (P)
5. Hilmiati (P)
6. Mulyana Muhlisin Mukonghin (P)

 

 

Miftahul AnwarTazkia Berangkatkan 10 Karyawan Ke Tanah Suci Untuk Laksanakan Umroh
read more

Kampus Tazkia untuk keempatkalinya kerjasama di Pakistan

No comments
Kamis, 20 Februari 2020, telah ditandatangani kerjasama denga Kampus Islamia University of Bahawalpur (IUB), Bahawalpur, Pakistan.
Murniati Mukhlisin selaku Rektor Institut Agama Islam Tazkia menyatakan bahwa banyak kampus di Pakistan yang suka dengan model pendidikan di Tazkia yang mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dan berorientasikan riset. Sebelumnya Tazkia telah bekerjasama dengan International Islamic University Islamabad, Minhaj University Lahore, and Punjab University Lahore.
Athar Mahboob, Vice Chancellor IUB mengatakan bahwa dia sangat mengenali Indonesia bahkan dulu pernah sama – sama kuliah dengan mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia.
Islamia University of Bahawalpur sebelumnya adalah berbadan hukum institut yang dikenal dengan nama Jamia Abbasiya yang didirikan pada tahun 1925 kemudian menjadi universitas pada tahun 1975. Kini kampus IUB memiliki 23.000 mahasiswa.
Murniati diundang untuk memberikan keynote speech di acara The Second International Conference on Business and Entrepreneurship Research (ICBER) 2020. Murniati mengangkat isyu model bisnis bagi ibu rumah tangga dari kalangan ekonomi ke bawah dengan pendekatan program Islamic Nano Finance. Nano didefinisikan sebagai kecil, lebih kecil dari micro finance jelas Murniati.
Untuk merealisasikan kerjasama, makalah ilmiah yang dipresentasikan di konferensi ini akan diseleksi dan dipublikasikan di Special Issue Tazkia Islamic Finance and Business Research (TIFBR). Pada bulan November 2020, delegasi dari IUB akan berpartisipasi di The 7th AICIF Conference yang akan diselenggarakan di Kampus Tazkia.
Miftahul AnwarKampus Tazkia untuk keempatkalinya kerjasama di Pakistan
read more