Aktivitas Mahasiswa

Mahasiswa TAZKIA KEMBALI RAIH PRESTASI NASIONAL!!!

No comments

Tazkia kembali meraih prestasi tingkat nasional. Kali ini prestasi didapatkan melalui dua mahasiswanya atas nama Haidar (MBS 17) dan Nasrul Azhar (MBS 18) yang berhasil menjadi juara 3 lomba Business Plan Faterna Entrepreneur Competition 2020 di Universitas Andalas Padang.

————————————–
Info pendaftaran Tazkia hubungi kakak dibawah ini yah :
kak Irma 0815-9551-299
kak Sadam 0852-1146-4969
————————————–
Follow Us On Instgram:
@tazkiatv
@tazkiaalumni
@taxcenter_tazkia
@lppmtazkia
————————————–

Miftahul AnwarMahasiswa TAZKIA KEMBALI RAIH PRESTASI NASIONAL!!!
read more

Institut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan

No comments

 

Sibolga, 26 Februari 2020/ 30 Jumadil Akhir 1441 H, Institut Agama Islam Tazkia telah menandatanganan kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan dalam bidang Tridharma Pendidikan. Menurut Humas Tazkia, kerjasama ini sebenarnya sudah dijalankan sejak dua tahun yang lalu yaitu dengan mengundang pembicara dari Kampus Tazkia untuk memberikan kuliah umum dan bengkel penelitian.

Perjanjian ditandatangani oleh masing-masing rektor, Murniati Mukhlisin dan Ibrahim Siregar. Kedepannya, kedua institusi berencana mengembangkan kemampuan penelitian dan publikasi para dosen.

Pada kesempatan ini, Sutan Emir Hidayat, Direktur Pendidikan dan Riset Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) juga turut menandatangani kerjasama Tridharma Pendidikan dengan IAIN Padangsidimpuan.

Setelah penandatanganan kerjasama, Murniati dan Sutan Emir memberikan pelatihan penelitian dan publikasi untuk 42 dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dekan FEBI, Darwis Harahap menyatakan urgensi penelitian berkualitas untuk dosen-dosen perguruan tinggi Islam. Dia berharap kedua peneliti internasional ini akan berkenan untuk datang lagi ke kampus yang terletak di daerah terpencil di Sumatera Utara ini.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan
read more

HIMMAH mengadakan Scholarship Sharing bersama Peraih Beasiswa 2 Benua

No comments

Rabu, 19 Februari 2020/ 25 Jumadil Akhir 1441Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah (HIMMAH) mengadakan Seminar Tips Meraih Beasiswa. Hadir sebagai Pembicara Bapak Irham Amir, LC, M.Sc. sebagai Dosen Tazkia yang telah menyelesaikan Study di 2 Benua Berbeda, Al Azhar Kairo untuk Strata 1 dan Durham University untuk Strata 2.Bapak Irham berbagi tips bagaimana cara mempersiapkan study ke luar negri. seperti info beasiswa study, Letter of Acceptance (LOA), persiapan IELTS atau TOEFL serta tips dan trik mendapatkan beasiswa Luar Negeri.

Program ini adalah langkah nyata Pengurus HIMMAH untuk memfasilitasi Mahasiswa Tazkia agar semakin siap saat kesempatan beasiswa Study Pascasarjana hadir di depan mereka baik dalam maupun luar negeri

Rizqi ZakiyaHIMMAH mengadakan Scholarship Sharing bersama Peraih Beasiswa 2 Benua
read more

Grand Opening SDS dan Kuliah Umum Bupati Bogor

No comments

Selasa, 18 Februari 2020 / 24 Jumadil Akhir 1441. Institut Tazkia mendapat kunjungan istimewa dari Bupati Bogor Bu Hj. Ade Yasin dalam Agenda Kuliah Umum & Grand Seminar Student Dynamic Session dengan tema “Implementasi Ekonomi Syari’ah menuju kabupaten Bogor menjadi kabupaten termaju di Indonesia”.

Rektor Institut Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, CFP. Menjelaskan besarnya potensi Ekonomi Syariah di Indonesia. Dalam sambutannya Bu rektor menjelaskan “Allah Call Yaa Ayyuhannas in Quran for everyone not just to Moslem but also non Moslem to eat halal & Thoyyib” Bu rektor juga mengungkapkan bahwa Institut Tazkia memiliki pusat Study halal sebagai komitmen Tazkia mempersiapkan wadah pengkajian potensi industri halal di Indonesia. Halal menjadi isu penting dimana sekarang banyak orang non muslim bahkan mencari makanan halal karena virus corona yang diakibatkan (menurut ahli) pasca konsumsi kelelawar sebagai salah satu makanan yang tidak dihalalkan dalam Islam.

Selepas Bu Rektor, Bupati Bogor Bu Hj. Ade Yasin memberikan kuliah umum,
“Diharapkan Kampus mampu menjadi bagian dalam mendukung program Kabupaten Bogor untuk mensosialisasikan Pariwisata Halal, Keuangan Syariah dan perkembangan program Ekonomi Syariah di Bogor” Begitu Harapan Bu Ade Yasin selaku Bupati Bogor.

Kabupaten Bogor menjadi salah satu destinasi wisata global. Setidaknya data menunjukkan 7,3 juta Wisatawan telah mengunjungi Bogor pada 2019 dengan Target 10 juta wisatawan pada 2020 ini oleh pemerintah Kabupaten Bogor.

Bogor juga telah mengeskpor produk petani mulai dari manggis, Ikan, bunga, dan bahkan berencana ekspor Produk elektronik ke Amerika di tahun ini.

Bupati berharap Ekonomi Syariah berkembang di Kabupaten Bogor tidak hanya keuangan syariah tapi ekonomi syariah di semua sektor wilayah potensi Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan ini juga Bupati memberikan Beasiswa Pendidikan Langsung Senilai 1 juta Rupiah kepada Masing-masing Mahasswa Terbaik kepada 5 Mahasiswa/i terbaik Program Study.

Rizqi ZakiyaGrand Opening SDS dan Kuliah Umum Bupati Bogor
read more

TAZKIA KEMBALI RAIH PRESTASI NASIONAL!!!

No comments


Kali ini PRESTASI disumbangkan oleh Abdullah Haidar Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Angkatan 17 yang berhasil menjadi juara 3 lomba Infografis dalam acara Fisiontical 2020 yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Perikanan.

————————————–
Info pendaftaran Tazkia hubungi kakak dibawah ini yah :
kak Irma 0815-9551-299
kak Sadam 0852-1146-4969
————————————–
Follow Us On Instgram:
@tazkiatv
@tazkiaalumni
@taxcenter_tazkia
@lppmtazkia
————————————–

Miftahul AnwarTAZKIA KEMBALI RAIH PRESTASI NASIONAL!!!
read more

Institut Tazkia Adakan Nahwu Shorof Camp Dengan Metode “Asyik”

No comments

Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia) menyelenggarakan “Ad-Daurah Li Ta’amuq Qowaidi Al-Lughah Al-‘Arabiyyah Lil Tholabah” selama hari hari, dari tanggal 3-7 Pebruari 2020 di Kampus 3 Cilember- Bogor. Dauroh dibagi dua kelas, kelas ikhwan di masjid Bina Qolbu dan kelas akhwat di Villa Mina. Dalam sehari disampaikan 8 sesi, 4 sesi pagi, 2 sesi sore dan 2 sesi setelah sholat Isya hingga pukul 22.00 malam.
Dalam Dauroh ini menitikberatkan pada pendalaman Ilmu Nahwu dan Shorof. Nahwu adalah kaidah yang diketahui dengan ilmu itu fungsi setiap kalimat pada jumlah dan dengannya diketahui harakah akhir serta i’rob setiap kata. Sementara Shorof merupakan cabang ilmu bahasa Arab yang mempelajari bentuk kata sebelum tersusun dalam kalimat yang meliputi tashrif, i’lal, idgham, ibdal, dan lainnya. Penjelasan ini diambil dari kitab Mulakhos Al-Qowa’id secara mudah dan “asyik” yang ditulis oleh Fuad Ni’mah cetakan ke 19.


Tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah untuk menyiapkan para hafidz dan hafidzah Al-Qur’an yang mumpuni dalam memahami kitab klasik berbahasa Arab. Kegiatan ini merupakan Dauroh pertama yang diadakan di Institut Tazkia. Berhubung pentingya “ilmu alat” ini dan antusiasnya para peserta maka di masa mendatang, Dauroh ini akan diadakan untuk para dosen, mahasiswa dan kalangan umum yang berkeinginan untuk memahami dan mendalami ilmu Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 100 orang, terdiri dari 82 putra dan 18 putri. Dalam Dauroh ini dipelajari kitab Mulakhos al-Qowai’d al-Lughoti al-Arabiyati yang diampu oleh para pakar ilmu Nahwu dan Shorof dari Institut Tazkia, Ustadz Abdul Hamid, Lc (alumni LIPIA-Jakarta), Ustadz Riyan Ariyandi S.Pd (alumni Ar-Royah-Sukabumi) dan Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Arip Rahman, Lc. DESA (alumni al-Azhar Mesir dan Universitas Mohamed V-Maroko).
Dauroh ini dibimbing oleh Dr. Muhammad Yasid yang menyampaikan materi tentang pentingnya memahami bahasa Al-Qur’an, sehingga seorang penghafal Al-Qur’an menjadikannya sebagai pedoman hidup. Sementara itu, Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc dalam sambutan dan sekaligus menutup secara resmi acara Dauroh tersebut berharap agar kegiatan semacam ini terus berlanjut. Sehingga para alumni Institut Tazkia khususnya dari program tahfidznomics dan Tahfiedpreneur, selain menghafal Al-Qur’an juga dapat mengusai teori dan prektek ilmu ekonomi syariah serta menguasai dua bahasa dunia (Arab dan Inggris). Arip Rahman

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Adakan Nahwu Shorof Camp Dengan Metode “Asyik”
read more

kunjungan kerja sinergi dan studi komparatif tadris ips fakultas tarbiyah Institut Tazkia Bogor ke Pendidikan ips FIS Universitas Negri Malang

No comments

SINERGI DALAM PENINGKATAN KUALITAS

Dalam rangka menambah nilai jual dan kualitas prodi dan lulusannya, Tadris IPS Institut Tazkia Bogor mengadakan kunjungan studi komparatif ke FIS Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negri Malang.

Kunjungan ini diwakili oleh kps dan sekpro tadris IPS

Dalam pengantarnya Dekan FIS dan KaProdi IPS Universitas Negri Malang sangat mengapresiasi kunjungan dan studi ini untuk mendalami teknik pengelolaan prodi dan beberapa perkembangan terkini dari dunia pendidikan ips.

Juga kami mengunjungi laboratorium pendidikan ips untuk melihat langsung proses dan sistem pemanfatannya

Diakhir kunjungan Kaprodi Pendidikan IPS UNM, I Dewa Putu Eka Sasnanda, S.Ant., MA dan Kaprodi Tadris IPS Tazkia, Syamsul Hadi,S.Pd.,M.Si menanda tangani kerjasama antar prodi untuk peningkatan kualitas penelitian dan pengajaran dosen dan mahasiswa…

Tadris IPS, Siap Berlomba, Berkarya dan Berkontribusi Nyata

Miftahul Anwarkunjungan kerja sinergi dan studi komparatif tadris ips fakultas tarbiyah Institut Tazkia Bogor ke Pendidikan ips FIS Universitas Negri Malang
read more

Ratusan Mahasiswa Hadiri Acara Big Seminar Himmah & Closing SDS 2019

No comments

Selasa, 17 Desember 2019 Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Syariah (Himmah) Institut Tazkia mengadakan Big seminar dan pasar rakyat Tazkia.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan pasar rakyat yang langsung dibuka oleh Rektor Tazkia. Pasar rakyat ini merupakan sebuah kegiatan yang ditujukan sebagai wadah bagi para mahasiswa yang sudah memiliki usaha untuk mengenalkan produk-produknya ke seluruh masyarakat Tazkia.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan seminar dengan tema “We Are The Moslem Entrepreneur” yang diisi oleh dua pengusaha muda yang juga lulusan Institut Tazkia, yaitu Trissa Kurnia D.K.R, selaku owner Bebek Santri sekaligus founder dari Milenial Bebas Finansial dan yang kedua adalah Al Ghiffary Muhammad, selaku CEO dari muslimah beauty care, yang juga sedang menggandrungi usaha lain seperti Leather Boots, Khalel Barber & Warkop, dan lainnya.

Dalam sesi pertama Trissa menyampaikan bahwa kita sebagai generasi milenial jika ingin memulai suatu usaha harus didahului dari pembentukan mental, pemikiran, dan harus membangun diri menjadi pribadi yang sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Kemuudian dilanjut pada sesi kedua dalam penyampaian materinya, Ghiffary menyatakan bahwa jika ingin memulai suatu usaha, mulai dari satu usaha yang memang sesuai dengan fashion, dan carilah mentor agar fokus dan konsisten dalam membangun usaha tersebut, dan yang terakhir harus berani mengambil resiko dan tidak memulai bisnis dengan modal berhutang.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan seminar sekaligus closing SDS yang di isi oleh Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, Wakil Rektor 1, Andang Heryahya, M.Pd.I., dan pemateri yang berasal dari alumni Tazkia, yaitu Dicky Ryandi.

Dalam penyampaian Dicky Ryandi menceritkan tentang awal mula memulai mendirikan fintech syariah yang diberi nama Urun Modal. Sebuah fintech yang menjadi wadah / mempertemukan antara pemilik modal dan pelaku usaha.

Penyampaian materi disambut dengan penuh antusias oleh seluruh peserta yang hadir, yang diharapkan mampu memberikan motifasi kepada seluruh peserta untuk berani memulai usaha sejak dini.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penutupan SDS tahun ajaran 2019/2020, yang langsung ditutup oleh Rektor Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin. (Himmah & M. Anwar)

Miftahul AnwarRatusan Mahasiswa Hadiri Acara Big Seminar Himmah & Closing SDS 2019
read more

LDK AL Iqtishod Tazkia Adakan SEMINAR KEMUSLIMAHAN 2019

No comments

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS.Ali Imran: 110)

Aliqtishod.com–Sentul, 10 Desember 2019. Alhamdulillah, telah terlaksana seminar kemuslimahan dalam rangka pembelajaran seputar dunia kemuslimahan yang mengusung tema “The Inspiring Future of Millennial Muslimah” dengan pemateri dr. Davrina Rianda, dokter yang memiliki minat pada kesehatan perempuan dan kecerdasan anak, serta dunia penulisan dan moderator Nadia Sophia Lubis, B.Sc, seorang entrepreneur yang memiliki bisnis bernama Sophia Diamond, Alumni IIUM, dan GIA Diamond Graduate. Seminar  dilaksanakan di Alhamra hall, Masjid Andalusia, IAI Tazkia, Sentul City, pada hari Selasa 10 Desember 2019.

Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, menyanyikan Indonesia Raya dan Tazkia Value dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, Putri Ananda dan Rektor IAI Tazkia, Dr. Muniarti Mukhlisin, M. Acc, QWP.

Acara yang dihadiri kurang lebih 250 peseta dari mahasiswi institut tazkia, tazkia matrikulasi dan juga umum, mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari ibu rektor karena dapat menjadi wadah bagi muslimah millenial untuk mendapatkan wawasan dan keilmuan seputar permasalahan yang muslimah hadapi saat ini. Acara ini juga membangun kesadaran kepada para peserta yang hadir, bahwa setiap muslimah harus memiliki komitmen yang kuat agar setiap langkah apapun yang dilakukan dalam kehidupan tidak menyimpang dari syariat Islam.

Setiap muslimah juga harus menghargai setiap potensi dan bakat yang dimiliki serta dapat berpikir positif, mempunyai visi dan misi yang jelas untuk masa yang akan datang.

Acara mulai menarik saat sesi penyampaian materi oleh dr. Davrina Rianda. Davrina menyampaikan bahwa seorang muslimah dituntut untuk tegas terhadap diri sendiri dan lingkungannya dengan tantangan yang semakin banyak seiring perkembangan zaman. Seorang muslimah hendaklah selalu aktif dan produktif dalam Islam sesuai dengan Surah Ali Imran ayat 110.

“Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelamatkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah.” (HR. Muslim)

Davrina juga mengatakan bahwa para muslimah harus mendukung terciptanya generasi yang maju dan mampu menjawab tantangan peradapan, seperti :

  1. Menuju generasi high-achiever di mana seorang anaj harus mempunyai daya saing global (IQ, EQ);
  2. Modernisasi sains dan budaya barat, tetapi Allah tetap di hati (SQ);
  3. Critial-Thinking dan Post-Truth Era.

Adapun kemuliaan khusus muslimah dijelaskan dalam hadis riwayat Ahmad yaitu, istri shalihah yang mentaati suaminya. Satu sisi ini adalah sebuah tuntutan sikap bagi para istri terhadap suami.

”.. Seorang wanita (istri) adalah pemimpin di rumah suaminya bagi anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban tentang (perbuatan) mereka..”

Dari hadis tersebut, ketaatan pada suami yang dimaksud adalah hal yang tidak melanggar perintah Allah atau bukan hal yang maksiat. Dari Abu Hurairah RA., Rasulullah bersabda:

“Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya,dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” (HR Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Sebagai seorang muslimah, bukan hanya berdiam diri ataupun mencari potensi diri tapi juga berusaha untuk memunculkan potensi diri itu sendiri seperti, berkompetisi dengan diri sendiri dan belajar dari kebaikan orang lain untuk mendidik diri sendiri, Never aim for 2nd best, dan menggeser tujuan bukan untuk diri sendiri tapi untuk kebaikan di dunia demi mendapatkan rahmat Allah Swt dengan tujuan yang berorientasi pada kebaikan di masyarakat dan memiliki dampak yang lebih besar. So, remember to be the very best version of you.

Sesi penyampaian materi pun ditutup dengan dua pertanyaan dari peserta dan pemberian cinderamata kepada pembicara. Suasana SKN semakin bertambah seru dengan special performance nasyid  dan pengumuman lomba esai SKN 2019 tingkat se-Jabodetabek dan didilanjutkan dengan pembagian door prize, pembacaan puisi sebelum acara SKN 2019 pada hari ini berakhir.

“Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal.” (QS. Al Baqarah: 269).

Aamiin…Aamiin ya rabba ‘alamiin

Semoga Bermanfaat

Barakallhu fiikum

 

Tim Pers,

Syiar Creative

 

Miftahul AnwarLDK AL Iqtishod Tazkia Adakan SEMINAR KEMUSLIMAHAN 2019
read more

Ratusan Mahasiswa se-Jabodetabek Hadiri Rakereg 2019 di KSEI Progres Institut Tazkia

No comments

Perkembangan Ekonomi Islam pada saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, baik kajian akademis di perguruan tinggi maupun dalam praktik operasionalnya. Hal tersebut tidak terlepas dari peranan mahasiswa yang tergabung dalam FoSSEI dalam berdiskusi tentang Ekonomi Islam. Untuk terus menjaga kemajuan Ekonomi Islam, FoSSEI Regional Jabodetabek insya Allah akan menyelenggarakan agenda Rapat Kerja Regional (Rakereg) FoSSEI Jabodetabek 2019

Alhamdulillah atas izin Allah Ta’ala, pada hari Sabtu hingga Ahad, 30 November hingga 1 Desember 2019, sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam KSEI dari seluruh kampus di Jabodetabek datang ke KSEI Progres Institut Tazkia dalam rangka menghadiri agenda tersebut.

Rangkaian acara dimulai sejak Sabtu sore (30/11/2019) dengan registrasi di kampus utama Institut Tazkia, Sentul City. Kegiatan pertama adalah sharing keorganisasian bersama Koordinator Regional FoSSEI Jabodetabek, kak Hadi Aufa dari KSEI Lisensi UIN Jakarta hingga menjelang Maghrib.

Setelah istirahat, shalat dan makan. Kegiatan selanjutnya adalah kajian ba’da Isya bersama peneliti senior bank Indonesia, Dr. Ali Sakti dengan tema: Satukan Langkah, Bumikan Ekonomi Syariah.

Selesai kajian Ba’da Isya, seluruh KSEI berkumpul untuk sharing perkembangan antar KSEI dengan dipandu oleh Koordinator Regional FoSSEI Jabodetabek, kak Hadi Aufa hingga pukul setengah sepuluh malam, dilanjutkan dengan istirahat di tempat yang telah disediakan oleh panitia.

Pada hari kedua (Ahad, 1/12/2019), Rakereg kembali dimulai dengan agenda kegiatan salat tahajud secara berjamaah di Masjid Andalusia. Kegiatan ini dimulai pukul 03.30 WIB hingga 10 menit menjelang azan subuh yang diimami oleh saudara Muhammad Rijal Anshorulloh, Mahasiswa Semester 3 Jurusan Ekonomi Syariah.

Seusai kegiatan salat subuh berjamaah, terdapat kajian subuh spesial sebagai penutup kegiatan MABIT para delegasi KSEI seluruh wilayah Jabodetabek. Kajian ini diisi dan dibawakan oleh ustadz Ardhy Surya Nugraha, Da’i Muda Nasional selama hampir 2 jam. Tema yang dibawakan sangatlah istimewa, yakni “Dari Masjid, Ekonom Rabbani Bangkit”. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan agenda sesi foto bersama dengannya dan kegiatan olahraga pagi hingga pukul 07.00 WIB.

Memasuki acara inti dengan diawali oleh pembukaan Master of Ceremony (MC) beserta sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Muhammad Syihabudin selaku ketua acara Rapat Kerja Regional FoSSEI Jabodetabek 2019. Dilanjutkan setelahnya, yaitu Koordinator Regional FoSSEI Jabodetabek, Hadi Aufa dan terakhir adalah Ustadz Rizqi Zakiya yang mewakili manajemen Institut Tazkia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi hasil RAKERNAS 2019 yang dilakukan di Madura pada awal bulan November yang dipresentasikan oleh Agus Sulaeman, Presidium Nasional FoSSEI bagian Kaderisasi. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa tema nasional FoSSEI untuk 1 tahun kedepan adalah Optimalisasi Manajemen dan Keuangan Masjid serta ZISWAF dalam Pembangunan Sosial Ekonomi Indonesia.

Usai sosialisasi dilakukan, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus FoSSEI Jabodetabek periode 2019/2020 yang dilantik langsung oleh Hadi Aufa. Rangkaian acara berikutnya adalah ice breaking dan coffee break dengan bermain games kahoot.

Selanjutnya adalah sidang komisi yang terbagi menjadi 3, yaitu komisi kaderisasi, keilmuan, dan media dimana masing-masing komisi tersebut membahas program kerja untuk dilakukan selama 1 tahun kedepan. Sidang tersebut berlangsung 1 jam dengan menghasilkan Key Performance Indicator sebagai pedoman kerja FoSSEI Jabodetabek satu tahun kedepan. KPI tersebut kemudian disahkan, ditetapkan, dan ditandatangani oleh Hadi Aufa pada sidang pleno dengan disaksikan langsung oleh delegasi-delegasi yang menghadiri acara ini. Acara tersebut diakhiri dengan pembacaan doa, sesi foto bersama, dan jumpa lepas delegasi KSEI.

Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan dapat menjadi wadah ukhuwah bagi seluruh KSEI se-Jabodetabek dan motivasi agar lebih semangat berkontribusi bagi pengurus masa amanah 2019-2020 yang akan melanjutkan estafet dakwah ekonomi Syariah di Indonesia.

_Kami ucapkan Syukran Jazakumullahu Khairan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, semoga dapat berjumpa kembali di kesempatan berikutnya, Insya Allah.._

Ekonom Rabbani.. Bisa❗
Progres.. Ceria❗

Miftahul AnwarRatusan Mahasiswa se-Jabodetabek Hadiri Rakereg 2019 di KSEI Progres Institut Tazkia
read more