Rizqi Zakiya

Institut Tazkia inisiasi Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi

No comments

Gubernur Jambi Dr.H.Fachrori Umar, M.Hum Rabu, 6 Maret 2020/11 Rajab 1441H sore, menerima kunjungan segenap Managemen Institut Tazkia – Bogor, yang sebelumnya bernama STEI – Tazkia, di ruang pertemuan Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Jambi di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Fachrori menyambut baik niat Institut Tazkia yang telah berinisiatif untuk membuka komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, melalui surat no 008-B/SAU/Institut-Tazkia/II/2020, tanggal 10 Februari 2020 , baik sebagai silaturrahim, maupun dengan niat baik untuk kerjasama lebih lanjut dalam pengembangan kualitas SDM dan pengembangan ekonomi berbasis syariah.

“Selaku Gubernur Provinsi Jambi, kami menyambut baik adanya silaturrahim ini, menyangkut kerjasama yang ditawarkan oleh Institut Tazkia, tentunya akan kami pelajari lebih lanjut, dan insya Allah masih akan kita tindak lanjuti dengan pertemuan berikutnya di Jambi”, ujar Fachrori

Fachrori juga menyampaikan, bahwa saat inipun di Provinsi Jambi sudah cukup banyak Perguruan Tinggi agama Islam, dan unit-unit bisnis/usaha berbasis syariah.

Gubernur Jambi saat menerima managemen Institut Tazkia – Bogor
Sementara itu, Rektor Institut Tazkia Dr.Murniati Mukhlisin,M.Acc menyampaikan pandangan serta harapannya, dimana Intitut Tazkia yang sekarang telah memiliki mahasiswa sebanyak 2.403 orang dan telah meluluskan alumni sebanyak 3.069 orang dengan 15 angkatan.

“Kami berharap, kedepan Pemerintah Provinsi Jambi dapat mengirim putra-putrinya yang ingin melanjutkan jenjang study ke perguruan tinggi ke Institut Tazkia, dan besar harapan kami Bapak Gubernur berkenan memberikan beasiswa kepada mereka”, ujar Murniati

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan DR.Muhammad Syafi Antonio, Wakil Rektor III Faried Kurnia Rahman,M.Sc , Kabid Hubungan Industri Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy, beserta staf, Kepala Badan Penghubung Tim Pengelola Informasi Badan Penghubung Pemprov Jambi di Jakarta.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia inisiasi Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi
read more

Tazkia Plus Adakan Kajian Qur’an dengan tema “Semakin Tahu Semakin Dekat”

No comments

Rabu, 4 Maret 2020 (9 Rajab 1441 H) Komunitas Jam’iyyatul Huffaz dan Tazkia Plus mengadakan Kajian Al Qur’an yang bertemakan “Semakin Tahu, Semakin Dekat” bersama Ustadz Abu Bakar Al Akhdhory, Lc. Bertempat di Masjid Andalusia Islamic Center Lt. 2 Peserta menyimak dengan khidmat penjelasan Al Ustadz Abu Bakar Al Akhdhory. Hak-hak Al Qur’an menjadi fokus pembahasan dalam kajian ini, Al Ustadz berbagi tips tentang bagaimana menghafal Al-Qur’an dengan mudah berdasarkan pengalaman beliau menimba ilmu dan menghafal Al-Qur’an sebelum nya.

Al Ustadz Al Akhdhory juga menjelaskan betapa Allah Ta’ala memuliakan manusia dengan menutup aib nya agar mampu terus menjalani hidup dengan kondisi terbaik nya. Mengutip ucapan tabi’in : “Seandainya dosa itu wujudnya berbau, maka tidak mungkin kita akan banyak didekati orang, karena saking busuknya kita akan dosa-dosa yang dilakukan”. Lebih lanjut Al Ustadz menjelaskan bahwa apapun dapat diraih dengan Al Qur’an, bahkan semua perkara dunia, namun tentunya kehinaan akan menimpa nya karena tujuan duniawinya

Kajian ini menjadi bekal berharga bagi setiap pribadi muslim dan muslimah untuk semakin siap menguatkan diri menjadi Ahli Qur’an sebagai sumber petunjuk dan hidayah bagi ummat islam

Rizqi ZakiyaTazkia Plus Adakan Kajian Qur’an dengan tema “Semakin Tahu Semakin Dekat”
read more

Institut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan

No comments

 

Sibolga, 26 Februari 2020/ 30 Jumadil Akhir 1441 H, Institut Agama Islam Tazkia telah menandatanganan kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan dalam bidang Tridharma Pendidikan. Menurut Humas Tazkia, kerjasama ini sebenarnya sudah dijalankan sejak dua tahun yang lalu yaitu dengan mengundang pembicara dari Kampus Tazkia untuk memberikan kuliah umum dan bengkel penelitian.

Perjanjian ditandatangani oleh masing-masing rektor, Murniati Mukhlisin dan Ibrahim Siregar. Kedepannya, kedua institusi berencana mengembangkan kemampuan penelitian dan publikasi para dosen.

Pada kesempatan ini, Sutan Emir Hidayat, Direktur Pendidikan dan Riset Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) juga turut menandatangani kerjasama Tridharma Pendidikan dengan IAIN Padangsidimpuan.

Setelah penandatanganan kerjasama, Murniati dan Sutan Emir memberikan pelatihan penelitian dan publikasi untuk 42 dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dekan FEBI, Darwis Harahap menyatakan urgensi penelitian berkualitas untuk dosen-dosen perguruan tinggi Islam. Dia berharap kedua peneliti internasional ini akan berkenan untuk datang lagi ke kampus yang terletak di daerah terpencil di Sumatera Utara ini.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Jalin kerjasama dengan IAIN Padangsidimpuan
read more

Kampus Tazkia untuk keempatkalinya kerjasama di Pakistan

No comments

Kamis, 20 Februari 2020 M/ 26 Jumadil Akhir 1441 H, telah ditandatangani kerjasama denga Kampus Islamia University of Bahawalpur (IUB), Bahawalpur, Pakistan.

Murniati Mukhlisin selaku Rektor Institut Agama Islam Tazkia menyatakan bahwa banyak kampus di Pakistan yang suka dengan model pendidikan di Tazkia yang mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dan berorientasikan riset. Sebelumnya Tazkia telah bekerjasama dengan International Islamic University Islamabad, Minhaj University Lahore, and Punjab University Lahore.

Athar Mahboob, Vice Chancellor IUB mengatakan bahwa dia sangat mengenali Indonesia bahkan dulu pernah sama – sama kuliah dengan mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia.

Islamia University of Bahawalpur sebelumnya adalah berbadan hukum institut yang dikenal dengan nama Jamia Abbasiya yang didirikan pada tahun 1925 kemudian menjadi universitas pada tahun 1975. Kini kampus IUB memiliki 23.000 mahasiswa.

Murniati diundang untuk memberikan keynote speech di acara The Second International Conference on Business and Entrepreneurship Research (ICBER) 2020. Murniati mengangkat isyu model bisnis bagi ibu rumah tangga dari kalangan ekonomi ke bawah dengan pendekatan program Islamic Nano Finance. Nano didefinisikan sebagai kecil, lebih kecil dari micro finance jelas Murniati.

Untuk merealisasikan kerjasama, makalah ilmiah yang dipresentasikan di konferensi ini akan diseleksi dan dipublikasikan di Special Issue Tazkia Islamic Finance and Business Research (TIFBR). Pada bulan November 2020, delegasi dari IUB akan berpartisipasi di The 7th AICIF Conference yang akan diselenggarakan di Kampus Tazkia.

Rizqi ZakiyaKampus Tazkia untuk keempatkalinya kerjasama di Pakistan
read more

HIMMAH mengadakan Scholarship Sharing bersama Peraih Beasiswa 2 Benua

No comments

Rabu, 19 Februari 2020/ 25 Jumadil Akhir 1441Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah (HIMMAH) mengadakan Seminar Tips Meraih Beasiswa. Hadir sebagai Pembicara Bapak Irham Amir, LC, M.Sc. sebagai Dosen Tazkia yang telah menyelesaikan Study di 2 Benua Berbeda, Al Azhar Kairo untuk Strata 1 dan Durham University untuk Strata 2.Bapak Irham berbagi tips bagaimana cara mempersiapkan study ke luar negri. seperti info beasiswa study, Letter of Acceptance (LOA), persiapan IELTS atau TOEFL serta tips dan trik mendapatkan beasiswa Luar Negeri.

Program ini adalah langkah nyata Pengurus HIMMAH untuk memfasilitasi Mahasiswa Tazkia agar semakin siap saat kesempatan beasiswa Study Pascasarjana hadir di depan mereka baik dalam maupun luar negeri

Rizqi ZakiyaHIMMAH mengadakan Scholarship Sharing bersama Peraih Beasiswa 2 Benua
read more

Grand Opening SDS dan Kuliah Umum Bupati Bogor

No comments

Selasa, 18 Februari 2020 / 24 Jumadil Akhir 1441. Institut Tazkia mendapat kunjungan istimewa dari Bupati Bogor Bu Hj. Ade Yasin dalam Agenda Kuliah Umum & Grand Seminar Student Dynamic Session dengan tema “Implementasi Ekonomi Syari’ah menuju kabupaten Bogor menjadi kabupaten termaju di Indonesia”.

Rektor Institut Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, CFP. Menjelaskan besarnya potensi Ekonomi Syariah di Indonesia. Dalam sambutannya Bu rektor menjelaskan “Allah Call Yaa Ayyuhannas in Quran for everyone not just to Moslem but also non Moslem to eat halal & Thoyyib” Bu rektor juga mengungkapkan bahwa Institut Tazkia memiliki pusat Study halal sebagai komitmen Tazkia mempersiapkan wadah pengkajian potensi industri halal di Indonesia. Halal menjadi isu penting dimana sekarang banyak orang non muslim bahkan mencari makanan halal karena virus corona yang diakibatkan (menurut ahli) pasca konsumsi kelelawar sebagai salah satu makanan yang tidak dihalalkan dalam Islam.

Selepas Bu Rektor, Bupati Bogor Bu Hj. Ade Yasin memberikan kuliah umum,
“Diharapkan Kampus mampu menjadi bagian dalam mendukung program Kabupaten Bogor untuk mensosialisasikan Pariwisata Halal, Keuangan Syariah dan perkembangan program Ekonomi Syariah di Bogor” Begitu Harapan Bu Ade Yasin selaku Bupati Bogor.

Kabupaten Bogor menjadi salah satu destinasi wisata global. Setidaknya data menunjukkan 7,3 juta Wisatawan telah mengunjungi Bogor pada 2019 dengan Target 10 juta wisatawan pada 2020 ini oleh pemerintah Kabupaten Bogor.

Bogor juga telah mengeskpor produk petani mulai dari manggis, Ikan, bunga, dan bahkan berencana ekspor Produk elektronik ke Amerika di tahun ini.

Bupati berharap Ekonomi Syariah berkembang di Kabupaten Bogor tidak hanya keuangan syariah tapi ekonomi syariah di semua sektor wilayah potensi Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan ini juga Bupati memberikan Beasiswa Pendidikan Langsung Senilai 1 juta Rupiah kepada Masing-masing Mahasswa Terbaik kepada 5 Mahasiswa/i terbaik Program Study.

Rizqi ZakiyaGrand Opening SDS dan Kuliah Umum Bupati Bogor
read more

Perkuat Sinergi, Tazkia Group adakan Gathering & Kajian Hi-Fast

No comments

Ahad, 15 Jumadil Akhir 1441 H / 9 Februari 2020 M. Keluarga besar Tazkia Group mengadakan Gathering & Kajian Hi Fast ( Hijrah Finansial & Spiritual) di Aula Al Hamra’ Masjid Andalusia Institut Tazkia. Hadir sebagai pemateri salah satu alumni terbaik Institut Tazkia. Al Ustadz Hilman Fauzi, S.E.I, M.E.Sy.

Agenda diawali dengan makan bubur bersama & olahraga, kemudian dilanjutkan dengan kajian dan diakhiri dengan Dorprize.

Pada momen ini, seluruh keluarga besar Tazkia Group diberikan Motivasi untuk melaksanakan tugas sebagai ibadah. Sehingga semua hal yang dikerjakan dapat dikerjakan secara optimal dan tidak mudah kecewa dengan hasil yang tidak sesuai harapan. Karena Allah Ta’ala sebagai tujuan.

Agenda Hi Fast merupakan Agenda Rutin Ahad pekan kedua setiap bulan, yang diadakan di Aula Al Hamra’ Masjid Andalusia Institut Tazkia  terbuka untuk umum. Untuk menjadi wadah perkuat persaudaraan dan penambah ilmu dan pemahaman akan indahnya makna hijrah baik finansial maupun spiritual.

Rizqi ZakiyaPerkuat Sinergi, Tazkia Group adakan Gathering & Kajian Hi-Fast
read more

Institut Tazkia Adakan Nahwu Shorof Camp Dengan Metode “Asyik”

No comments

Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia) menyelenggarakan “Ad-Daurah Li Ta’amuq Qowaidi Al-Lughah Al-‘Arabiyyah Lil Tholabah” selama hari hari, dari tanggal 3-7 Pebruari 2020 di Kampus 3 Cilember- Bogor. Dauroh dibagi dua kelas, kelas ikhwan di masjid Bina Qolbu dan kelas akhwat di Villa Mina. Dalam sehari disampaikan 8 sesi, 4 sesi pagi, 2 sesi sore dan 2 sesi setelah sholat Isya hingga pukul 22.00 malam.
Dalam Dauroh ini menitikberatkan pada pendalaman Ilmu Nahwu dan Shorof. Nahwu adalah kaidah yang diketahui dengan ilmu itu fungsi setiap kalimat pada jumlah dan dengannya diketahui harakah akhir serta i’rob setiap kata. Sementara Shorof merupakan cabang ilmu bahasa Arab yang mempelajari bentuk kata sebelum tersusun dalam kalimat yang meliputi tashrif, i’lal, idgham, ibdal, dan lainnya. Penjelasan ini diambil dari kitab Mulakhos Al-Qowa’id secara mudah dan “asyik” yang ditulis oleh Fuad Ni’mah cetakan ke 19.


Tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah untuk menyiapkan para hafidz dan hafidzah Al-Qur’an yang mumpuni dalam memahami kitab klasik berbahasa Arab. Kegiatan ini merupakan Dauroh pertama yang diadakan di Institut Tazkia. Berhubung pentingya “ilmu alat” ini dan antusiasnya para peserta maka di masa mendatang, Dauroh ini akan diadakan untuk para dosen, mahasiswa dan kalangan umum yang berkeinginan untuk memahami dan mendalami ilmu Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 100 orang, terdiri dari 82 putra dan 18 putri. Dalam Dauroh ini dipelajari kitab Mulakhos al-Qowai’d al-Lughoti al-Arabiyati yang diampu oleh para pakar ilmu Nahwu dan Shorof dari Institut Tazkia, Ustadz Abdul Hamid, Lc (alumni LIPIA-Jakarta), Ustadz Riyan Ariyandi S.Pd (alumni Ar-Royah-Sukabumi) dan Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Arip Rahman, Lc. DESA (alumni al-Azhar Mesir dan Universitas Mohamed V-Maroko).
Dauroh ini dibimbing oleh Dr. Muhammad Yasid yang menyampaikan materi tentang pentingnya memahami bahasa Al-Qur’an, sehingga seorang penghafal Al-Qur’an menjadikannya sebagai pedoman hidup. Sementara itu, Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc dalam sambutan dan sekaligus menutup secara resmi acara Dauroh tersebut berharap agar kegiatan semacam ini terus berlanjut. Sehingga para alumni Institut Tazkia khususnya dari program tahfidznomics dan Tahfiedpreneur, selain menghafal Al-Qur’an juga dapat mengusai teori dan prektek ilmu ekonomi syariah serta menguasai dua bahasa dunia (Arab dan Inggris). Arip Rahman

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Adakan Nahwu Shorof Camp Dengan Metode “Asyik”
read more

Fintech Syariah & Tantangannya di Indonesia

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah tantangan dihadapi oleh fintech syariah di Indonesia. Rektor Institut Tazkia, Murniati Mukhlisin menyampaikan Tazkia mengkajinya melalui Pusat FinTech Syariah Tazkia yang didirikan pada tahun 2017.

Kedua, fintech konvensional yang terdaftar lebih mudah dan bervariasi. Ketiga, sebanyak 12 fintech syariah masih terkendala modal sehingga kurang sumber daya, inovasi produk dan marketing. Sejumlah strategi solusi coba diterapkan.

Seperti, pada bulan ini Asosiasi FinTech Syariah Indonesia akan ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi Self Regulatory Organization (SRO) yang akan membantu regulator mengembangkan sekaligus mengawasi operasional fintech Syariah.

“Peraturan yang lebih aman bagi investor misanya SRO ini salah satu langkahnya,” kata Murniati pada Republika.co.id, Ahad (19/1).

Selain itu, regulator dan industri bersama pengembangan ekosistem yang dapat menunjang literasi dan partisipasi di fintech syariah. Sinergi atau kolaborasi antar fintech syariah juga bisa jadi solusi.

Murniati menyampaikan, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) bersama stakeholder lain saat ini sedang menyiapkan Rancangan Undang-Undang Ekonomi Syariah yang akan memasukkan peraturan fintech syariah. Jika ini sudah dikeluarkan juga akan menjadi salah satu daya tarik investor.

“Pemerintah juga harusnya lebih kuat mendukung infrastruktur yang ada apalagi presiden sudah mencanangkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Pemerintah seperti BUMN, BUMD, Kementerian dinilainya perlu didorong agar berpartisipasi aktif menyuburkan industri. Seperti dengan menggunakan alat pembayaran syariah, menggunakan jasa fintech syariah untuk menunjang program kerja, memenuhi kebutuhan pegawai dan lainnya

 

Sumber : https://republika.co.id/berita/q4dr7k383/ekonomi/syariah-ekonomi/20/01/19/q4cj9p368-kendala-utama-pengembangan-fintech-syariah

Rizqi ZakiyaFintech Syariah & Tantangannya di Indonesia
read more

Kunjungan Tadris IPS ke FTIK UIN Malang

No comments

 

Rabu, 29 Januari 2020 M/ 4 Jumadil Akhir 1441 H Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Institut Tazkia melakukan Kunjungan Kerja dan Studi Banding ke Pendidikan IPS FTIK UIN Malang.

Dalam rangka meningkatkan kualitas prodi dan lulusan Tadris IPS Institut Tazkia mengadakan kunjungan studi banding ke Pendidikan IPS UIN Malang. Kunjungan ini diwakili oleh KPS dan Sekpro tadris IPS

Dalam pengantarnya, Dekan FTIK dan Kaprodi IPS UIN Malang sangat mengapresiasi kunjungan ini dan saling bertukar pengalaman dalam mengelola prodi IPS, juga perkembangan terkini dari pendidikan IPS.

Rombongan juga mengunjungi lab microteaching dan laboratorium IPS serta Himjur IPS guna berbagi ilmu dan pengalaman.

Diakhir kunjungan, Kaprodi IPS Dr Alfiyana Yuli Elfianti, MA akan mengusulkan Tadris IPS Institut Tazkia masuk ke dalam asosiasi pendidikan IPS Nasional baik yg Dikti dan Diktis agar bisa mendapatkan info terkini dan terupdate nantinya.

Tadris IPS, Siap Maju dengan Motto: Aktif Kreatif dan Amanah

Rizqi ZakiyaKunjungan Tadris IPS ke FTIK UIN Malang
read more