Miftahul Anwar

Tazkia Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” (Video)

No comments

LPPM Tazkia Mempersambahkan:

Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” Bersama : Ust. Thuba Jazil, M.Sc., (Fin) ~ (Lecturer of Tazkia Islamic University College – Head of Management Business Sharia Study Program of Tazkia Islamic University College

Selamat Menyaksikan…Semoga Video ini bermanfaat…Jangan lupa like, comment & share video ini ya…
——————–
Join Group Info Kajian, Klik Link :
https://chat.whatsapp.com/BjHGcq4YCbwLCZcY6ighYd
————
* Info: Telah dibuka pendaftaran Mahasiswa Baru Program S1 Insitut Tazkia…For More Info:
https://spmb.tazkia.ac.id/
________
SUBSCRIBE:
https://www.youtube.com/channel/UCgYgEX95uEHoljswnmiDvYA

FOLLOW US ON SOCIAL MEDIA & WEBSITE
Official Website:

Beranda


Instagram: https://www.instagram.com/tazkiaofficial/
Facebook : https://www.facebook.com/institut.tazkia

Miftahul AnwarTazkia Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” (Video)
read more

Institut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya

No comments

Bogor, Jum’at 02 September 2020, bertempat di Gedung Aula Kampus Utama, Institut Tazkia mengadakan acara pelepasan dan serah terima mahasiswa beasiswa utusan daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Setelah tahun sebelumnya mendapat kepercayaan untuk mendidik putra/i terbaik daerah Kaltim, tahun ini Tazkia kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima angkatan kedua yang kelak akan menjadi ahli Ekonomi Syariah yang mampu membantu perkembangan sektor-sektor industri halal di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara pelepasan dan serah terima ini langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas Iman Hidayat beserta jajaran staff nya.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Iman Hidayat kemudian Murniati Mukhlisin selaku rektor Institut Tazkia yang menekankan kepada seluruh mahasiswa/i penerima beasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa utusan daerah Kalimantan Timur agar bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim. Sehingga ketika nanti kalian lulus dan kembali ke daerah masing-masing, kalian mampu menjadi agen terdepan dalam dakwah Ekonomi Syariah dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya (Kalimantan Timur)” Tegas Murniati.

“Kampus Tazkia insya Allah akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa baik dalam pendidikan keilmuan maupun pendidikan karakter (keislaman) agar seluruh mahasiswa dapat menjadi pribadi yang santun, tangguh dan siap berkontribusi dalam perkembangan Ekonomi Indonesia (terutama Provinsi Kaltim).” Lanjut Murniati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. Beliau mengucap terima kasih banyak kepada Institut Tazkia yang sudah kembali berkenan menerima dan mendidik putra putri utusan daerah Kalimantan Timur. Hadi juga berjanji akan berusaha mengirimkan kembali 145 mahasiswa dari Kalimantan Timur ke Institut Tazkia pada tahun depan sebagai bentuk kepercayaan akan kualitas dan komitmen Tazkia dalam pendidikan dan penyiapan SDM dalam bidang ekonomi syariah.

“Saya berpesan kepada 55 putra/i terbaik daerah yang hadir disini, tentang 3 hal yang harus adik-adik pegang selama mengikuti perkuliahan di Tazkia, yaitu kerja keras, cinta, dan doa. Kerja keras yang dimaksud adalah kerja keras yang didasari rasa tulus, ikhlas, profesional dan memiliki cita-cita jauh kedepan. Kemudian, cinta yang mendeskripsikan bagaimana setiap mahasiswa/i dapat selalu mencintai apa yang dikerjakan. Terakhir, berdoa terutama doa dan restu dari orangtua (ibu) kita, karena doa itulah yang menjadikan Allah ridho atas segala kerja keras dan usaha yang kita lakukan berbuah manfaat dan kesuksesan.” Pesan Hadi kepada seluruh mahasiswa utusan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing-masing pihak sebagai tanda program ini mulai berjalan untuk pertama kali bagi kedua institusi ini dan juga motivasi dan doa yang secara spesial langsung disampaikan oleh Muhammad Syafii Antonio selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

“Beasiswa ini adalah sebuah hal yang harus sangat disyukuri oleh para mahasiswa dengan cara mengikuti proses pembalajaran di Tazkia dengan maksimal. Bapak doakan semua mahasiswa dapat mengemban amanah beasiswa ini dengan baik dan kedepannya para mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan menjadi insan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat (khususnya dalam bidang Ekonomi Islam).” Pesan dan doa Syafii sebagai penutup acara. (Miftahul Anwar)

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya
read more

Webinar Tazkia – “Revisi UU BI dari Perspektif Ekonomi : Quo Vadis OJK?” (Video)

No comments

Pascasarjana Tazkia Mempersembahkan Webinar Ekonomi Syariah, Dengan Tema :

” Revisi UU BI dari Perspektif Ekonomi : Quo Vadis OJK? “

Pembicara 1 :
Dr. Rizal Taufikurrahman (Center for Macroeconomics and Finance INDEF).

Pembicara 2 :
Dr. Ir. Ascarya. (BI Institute)

Moderator : Dr. Rahmat Mulyana ( Direktur Magister Ekonomi Syariah Institut Tazkia )

>Video lengkapnya..klik link dibawah ini.

Miftahul AnwarWebinar Tazkia – “Revisi UU BI dari Perspektif Ekonomi : Quo Vadis OJK?” (Video)
read more

Tazkia Sambut Tahun Ajaran Baru Dengan Raihan Prestasi Tingkat Regional dan Nasional

No comments

Menyambut Tahun Akademik 2020/2021, Mahasiswa Institut Tazkia kembali menorehkan Prestasi Regional & Nasional, yaitu:

🏆 Juara Nasional Inovasi Investasi Keuangan Haji:
1. Juara 2 ; Abdul Latif ( Akuntansi Syariah – 17 – Tazkia Plus )
2. Juara 3 ; Aisyah As Salafiyah ( Hukum Ekonomi Syariah – 17 – Tazkia Plus)

🏆 Juara Nasional Foreks Islamic Economics Week :
1. Juara 1 Essay Competition : Nafisatul Hidayah (Akuntansi Syariah-IP-18 – Tazkia Plus) & Evania Herindar ( Akuntansi Syariah-IP-18 -Tazkia Plus )
2. Juara 2 Poster Competition; Abdullah Haidar (Manajemen Bisnis Syariah 17 – Tazkia Plus)

🏆 Juara Temu Ilmiah Nassional FoSSEI
1. Juara 2 Olimpiade Ekonomi Syariah: Abdul Latif (Akuntansi Syariah-IP-17, Tazkia Plus) , Muhammad Syamsul Bahri (Akuntansi Syariah-IP-18) , Ach Rizalul Fitri (Ekonomi Syariah-IP-18)

🏆 Juara Temu Ilmiah Regional :
1. Juara 2 atas nama Abdullah Haidar (Manajemen Bisnis Syariah 17 – Tazkia Plus )

Alhamdulillah, mereka adalah juara yang menjadi Inspirasi Seluruh Mahasiswa Institut Tazkia yang akan meraih juara-juara selanjutnya.

We are Proud of You, The Winners & All of Tazkia Students as The Next Winner Candidates. 😎

بارك الله فيكم

Salam Salut Kami
Keluarga Besar Civitas Akademika Institut Tazkia

Miftahul AnwarTazkia Sambut Tahun Ajaran Baru Dengan Raihan Prestasi Tingkat Regional dan Nasional
read more

Terpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia

No comments

Alhamdulillah, Institut Agama Islam (IAI) Tazkia berhasil mendapatkan penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarTerpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia
read more

Institut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, PAKISTAN — Institut Agama Islam (IAI) Tazkia mendapat penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia
read more

Mengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman

No comments

Oleh: Rizqy Zakiya

Bismillah..Para pembaca yang saya cintai karena Allah. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya mengajak seluruh pembaca untuk mengambil hikmah dari kisah Nabi Sulaiman yang tercatat dalam ayat Al-Quran surat An-Nahl ayat 15, 16 dan 17. Tentang kisah bagaimana seorang Nabi Sulaiman yang Allah berikan seluruh kelebihan yang tidak dimiliki Nabi lainnya dan ummat manusia secara keseluruhan, namun tidak membuat Nabi Sulaiman lupa diri dan berpaling dari jalan Allah dan sebaliknya membuat Nabi Sulaiman menjadi salah satu hamba yang paling bersyukur, bertaqwa dan isitqomah dalam jalan dakwah.

Sebagai pengawal mari kita bahas segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada Nabi Sulaiman, yang 4 diantaranya tercatat dalam surat An-Nahl ayat 16 & 17:

Pertama, Nabi Sulaiman Alaihissalam memiliki Glorious Throne atau singgasana yang Mulia. Syaikh Ali Ash Shabuni menyebutkan dalam kitabnya yang berjudul mukhtashar ibnu katsir menyebutkan bahwa Nabi Sulaiman tidak hanya mewarisi kerajaan dari Ayahandanya Nadi Daud, tapi juga mewarisi keNabian.

Kedua, kemampuan yang tidak tertandingi atau Unparalleled Skill. Nabi Sulaiman memiliki beberapa kemampuan yang tidak Allah berikan kepada para Nabi yang lain diantaranya mampu berkomunikasi (memehami bahasa) dengan burung dan binatang lainnya.

Ketiga, Nabi Sulaiman dianugerahi Harta yang Berlimpah.

Keempat, Nabi Sulaiman Allah berikan kekuasaan untuk memimpin pasukan yang tidak tertandingi atau Unmatch Army. Dalam lanjutan surat An-Nahl ayat 17 dijelaskan bahwa Allah berikan kekuasaan terhadap Nabi Sulaiman untuk memimpin pasukan yang terdiri dari Manusia, Burung & Jin.

Para Pembaca yang saya cintai karena Allah, bisa dibayangkan jika kita memiliki segala kelebihan yang Allah titipkan kepada Nabi Sulaiman, bisa kita bayangkan seberapa sombong dan lupa dirinya kita dengan seluruh kelebihan tersebut. Jangankan harta kekuasaan dan kelebihan yang diberikan kepada Nabi Sulaiman, harta yang kita miliki saat ini pun yang tidak apa-apanya jika kita berkaca kepada Nabi Sulaiman, telah membuat kita lalai kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan tidak jarang hal tersebut justru menjerumuskan kita kepada kekufuran dan tidak mendatangkan manfaat sama sekali untuk kehidupan kita di dunia bahkan apalagi kehidupan kita nanti di akhirat.

Lalu bagaimana seorang manusia yang Allah berikan segalanya seperti Nabi Sulaiman bisa tetap tunduk dan bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Pada Quran surat An-Nahl ayat 15 Allah ta’ala menjelaskan bahwa kuncinya adalah ilmu. Ilmu inilah yang menjadi kunci utama yang membuat Nabi Sulaiman tetap istiqomah dalam ketundukannya terhadap Allah ta’ala, sehingga semakin banyakan kelebihan yang Allah berikan kepadanya dengan keutamaan ilmu itulah yang membuat Nabi Sulaiman semakin bersyukur dan tunduk terhadap kekuasaan Alla ta’ala bukan sebaliknya.

Inti pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Sulaiman ini adalah bahwa seluruh harta dan kelebihan yang Allah berikan kepada kita adalah sebagai ujian untuk melihat bagaimana respon kita dengan segala kelebihan atau harta tersebut, apakah akan membuat kita bersyukur dan semakin bertaqwa kepada Allah ta’ala atau malah membuat kita terlena, sombong dan semakin menjauh dari hidayah Allah ta’ala. Kuncinya mintalah kepada Allah untuk dikaruniakan ilmu dan pemahaman agar kita bisa menjadi orang yang semakin bersyukur dengan segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada kita dan bukan sebaliknya. (Anwar G)

Miftahul AnwarMengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman
read more

Workshop Akademik Tazkia 2020 : Fun E-Learning Sebagai Program Terbaru Dalam Mencapai Visi Tazkia 2025

No comments

Memasuki masa peralihan Tahun Ajaran baru Semester Gasal 2020-2021, Kampus Institut Tazkia
melaksanakan Workshop Akademik 2020 yang dihadiri oleh para pemangku jabatan seperti Dekan, Rektor,
Wakil Rektor serta dosen dan civitas Tazkia lainnya. Workshop yang dipimpin oleh Dr. Achmad Firdaus,
selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah (FEBSy) berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 25
dan 26 Agustus 2020 (6 dan 7 Muharram 1442 H) secara online melalui media aplikasi Google Meeting dan
Zoom Meeting. Tema yang diangkat dari workshop ini adalah “Fun E-learning, Kebiasaan Baru Institut Tazkia
Untuk Mencapai Visi Tazkia 2025”.

Di hari pertama berlangsungnya agenda workshop, peserta diklasifikasikan menjadi empat komisi
kerja berdasarkan indikator kinerja kegiatan. Komisi pertama membahas tentang Pendataan mahasiswa baru,
komisi kedua membahas tentang Panduan Akademik, komisi ketiga membahas tentang Kurikulum, sedangkan
komisi keempat membahas tentang etika dan kedisiplinan.

Komisi satu yang diketuai oleh Bapak Rizqi Zakiya, membahas pendataan mahasiswa, terhitung sejak
alur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dalam dua alternatif kemungkinan: yaitu kondisi normal dan kondisi
pandemi covid 19. Selain itu, melakukan sinkronisasi serta validitas data di PDDIKTI dan data PMB. Sistem
di SMILE diharapkan dapat berfungsi sebagai bank data untuk memenuhi keperluan pendataan yang
dibutuhkan oleh pihak-pihak berkepentingan. Output yang dihasilkan adalah tersedianya pendataan mahasiswa
secara komprehensif sejak penerimaan mahasiswa baru hingga ketika mahasiswa lulus dari Institut Tazkia.
Pada komisi kedua yang diketuai oleh Bapak Endy Muhardin, membahas tentang Panduan Akademik
yang mencakup Kegiatan Belajar Mengajar secara online atau sistem Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ). Proses PJJ
ini diharapkan mampu dilaksanakan secara terstruktur dan terorganisir dengan baik, mengingat Tazkia sudah
mengadopsi sistem E-Learning yang akan memudahkan dosen dan mahasiswa dalam melakukan proses
perkuliahan secara online. Hasil rapat sidang komisi dua melakukan rekomendasi untuk mengintegrasikan
antara SMILE, E-Learning serta Panduan Akademik.

Kemudian pada komisi tiga yang diketuai oleh Bapak Nashr Akbar, membahas tentang penguatan
kurikulum yang mencakup konsentrasi prodi, Rancangan Program Studi (RPS), bahan ajar dan submit ELearning. Pembahasan RPS difokuskan selama masa PJJ berlangsung. Hasil sidang dari komisi 3 harus segera
ditindak lanjuti oleh setiap Kepala Prodi dan disosialisasikan kepada seluruh dosen.

Lalu pada komisi empat yang diketuai oleh Yaser Taufik Syamlan, membahas tentang Adab, Etika
dan Kedisiplinan yang mencakup tata tertib perkuliahan dan prosedur ujian e-learning serta etika
berkomunikasi melalui sosial media. Hal ini sejalan yang ditekankan oleh Rektor Institut Tazkia, Dr.Murniati
Mukhlisin, bahwa civitas Tazkia harus mengedepankan adab baru kemudian ilmu. Diharapkan proses PJJ
dapat dilaksanakan secara tertib dan disiplin.

Setelah para ketua komisi mempresentasikan hasil diskusi dan perumusan masalah serta SOP, agenda
dilanjutkan dengan penjabaran metode “Fun E-Learning” oleh Ibu Dewi Febriani selaku penanggungjawab sistem E-Learning. Penjabaran tersebut disampaikan dengan cukup detail dan komprehensif agar mengedukasi
para pengguna E-Learning khususnya para dosen Tazkia. Kemudian acara diakhiri oleh evaluasi dan rencana
tindak lanjut oleh Bapak Achmad Firdaus. (DM)

Miftahul AnwarWorkshop Akademik Tazkia 2020 : Fun E-Learning Sebagai Program Terbaru Dalam Mencapai Visi Tazkia 2025
read more

Ustadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”

No comments

Mari kita simak nasihat Guru kita kita tercinta “Ustadz Abdul Somad” tentang anjuran bahkan keutamaan mempelajari Ekonomi Islam, sebagai satu-satunya solusi kebangkitan Ekonomi Ummat (Nasional)…

Miftahul AnwarUstadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”
read more

Webinar Nasional “Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”

No comments

Senin, 10 Agustus 2020 Institut Agama Islam Tazkia telah mengadakan Webinar Nasional Seri Bincang Bincang Pimpinan dengan tema:

“Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”

Yang menghadirkan langsung pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya, yaitu:

~ Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec (Pakar Ekonomi Syariah Global );

~ H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si (Wakil Gubernur Kalimantan Timur);

~ Ir. Rudy Soeprihadi Prawiradinata, MCRP, Ph.D (Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).

______________________________

Simak video Webinar lengkapnya pada link YouTube Tazkia TV dibawah ini:

Miftahul AnwarWebinar Nasional “Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”
read more