Tazkia Mengedepankan Adab sebelum Ilmu

No comments


Oleh : Nurizal Ismail (Dosen Tetap Tazkia & Kabag Pemberdayaan Masyarakat LPPM)

14 September 2019/ 15 Muharram H, Rektor Institut Agama Islam Tazkia dalam sesi tanya jawab di acara silaturrahim manajemen Tazkia dengan para wali Mahasiswa baru mengatakan bahwa Tazkia dalam proses pendidikannya mengedepankan adab sebelum ilmu. Apa yang ia katakan menurut penulis telah sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh para sahabat Rasulullah SAW dan ulama-ulama Muslim dahulu telah lakukan.

Muhammad bin Muflih al-Muqaddasi dalam kitabnya ‘Al-Adab al-Syar’iyyah’ mengatakan bahwa Ali bin Abu Thalib Radiyallahu ‘anhu berkata, dalam firman Allah Ta’ala Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (al-Tahrim: 6). Dengan apa? Kemudian ia melanjutkan dan berkata:” ajarkan adab dan ilmu kepada mereka!” Dalam kitab ‘Tartibul Madarik wa Taqribul Masalik, Imam Malik bin Anas mengatakan bawah ibunya memerintahkan kepadanya untuk belajar adab sebelum ilmunya. Selanjutnya, Al-Jazari seorang ulama Damaskus ahli qiraat al-Qur’an diAbad ke-14 dalam kitabnya ’Ghayat al-Nihaya fi Thabaqat al-Qurra’ mengatakan bahwa Imam Abdullah bin Mubarak Radiyallah ’anhu mengatakan tentang pentingnya adab sebelum ilmu yaitu para ulama mempelajari adab 30 tahun dan ilmu 20 tahun, dan mereka mencari adab sebelum ilmu.

Apa yang diakukan Tazkia perlu diapresiasi ditengah krisis adab yang tengah menghampiri umat saat ini. Prof Dr. S.M. Al-Attas dalam bukunya mengatakan bahwa tujuan dari pendidikan Islam adalah mencetak manusia yang baik (beradab). Maka sudah seyogyanya perguruan tinggi Islam itu harus mengedepankan adab sebelum ilmu. Para orang tua mahasiswa yang hadir pun sepakat dengan itu, sehingga mereka berharap bagaimana akhlak para mahasiswa dapat dijaga diantaranya dengan program tahfidz, sistem asrama 24 jam dan mentoringnya oleh para pembina. Sesungguhnya bangsa yang beradab akan menghasilkan peradaban yang tingggi, dan Islam telah mencontohkan itu 1400 tahun lalu. Karena peradaban itu sendiri berasal dari kata adab. Selamat datang para mahasiswa baru calon pemimpin bisnis dan intelektual Muslim di Institut Agama Islam Tazkia.

Miftahul AnwarTazkia Mengedepankan Adab sebelum Ilmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *