All posts tagged: STEI Tazkia

Berita Duka Wafatnya K.H. Muhammad Arifin Ilham

No comments

Keluarga Besar STEI Tazkia

Mengucapkan

انا لله وانا اليه راجعون

Dan Berduka Cita atas Wafatnya Gurunda Murabbi

K.H. Muhammad Arifin Ilham

Pimpinan Majlis Azzikra & Murabbi Dzikir Tercinta

Semoga Allah tempatkan beliau di tempat termulia di Jannah Firdaus dan Allah tetapkan kebaikan beliau hingga akhir zaman serta Allah hadirkan penerus perjuangan beliau

 

Rizqi ZakiyaBerita Duka Wafatnya K.H. Muhammad Arifin Ilham
read more

Nuzulul Qur’an Tazkia Grup, Implementasi Ilmu dan Amal Ekonomi Syariah

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada 19 Mei 2019 bertepatan dengan 14 Ramadhan 1440 H, Tazkia Grup mengadakan tabligh Akbar Nuzulul Quran. Tabligh akbar ini dilaksanakan di Masjid Andalusia Islamic Center STEI TAZKIA.

Dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, tabligh akbar menghadirkan tausyiah dari Pembina Yayasan Tazkia Dr Muhammad Syafii Antonio, Ustadz Derry Sulaiman, dan Ummi Irene Handono. Selain Taushiah tentang hikmah Hidayah Islam dan berkah Nuzulul Qur’an, Momen Nuzulul Qur’an ini juga dimeriahkan dengan Simbolisasi Santunan 1200 Anak Yatim dan Dhu’afa, Pembagian Sembako untuk 2100 Binaan Baitul Mal Tazkia Madani (BTTM), dan buka bersama lebih dari 2.000 paket buka bersama.

Hadir sebagai donatur santunan anak Yatim & Dhuafa dari Ikatan Notaris Indonesia, Majlis Muslimah Andalusia, dan Majlis Ta’lim Sabilina, juga donatur lain Agenda Ramadhan Masjid Andalusia 1440 H. Juga penandatanganan MoU dengan Baitul Mal Muamalah untuk pemberian beasiswa 10 Mahasiswa berprestasi.

Agenda ini merupakan upaya Tazkia Grup untuk menghadirkan ilmu dan amal Ekonomi Syariah, dengan hadirnya kajian ilmu, pemberian beasiswa, santunan, dan pembagian sembako majlis binaan Tazkia menjadi bukti pengamalan Ekonomi Syariah menghidupkan suasana berbagi kepada yang membutuhkan, dan Kaderisasi Penerus Perjuangan Ekonomi Islam.

 

Sumber : https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/prr5gf396/nuzulul-quran-tazkia-grup-implementasi-ilmu-dan-amal

Rizqi ZakiyaNuzulul Qur’an Tazkia Grup, Implementasi Ilmu dan Amal Ekonomi Syariah
read more

Tazkia Plus Award, Ajang Penghargaan Bagi Insan Terbaik Tazkia

No comments
Salah satu pembina Tazkia Plus sedang memberikan sambutan acara

Salah satu pembina Tazkia Plus sedang memberikan sambutan acara

Sabtu, 16 Maret 2019 Tazkia Plus menyelenggarakan sebuah kegiatan yang diberi judul Tazkia Plus Award 2019 bertempat di Kampus STEI Tazkia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan penghargaan kepada beberapa anggota Tazkia Plus yang merupakan mahasiswa penerima beasiswa atas kontribusi dan prestasi mereka baik di bidang akademik maupun non akademik.
Beberapa kategori penghargaan yang diberikan pada Tazkia Plus Award 2019 adalah :
1. IPK Terbaik (Ikhwan dan Akhwat)
2. Tahfidz (Ikhwan dan Akhwat)
3. Teraktif (Ikhwan dan Akhwat)
4. Prestasi Lomba (Ikhwan dan Akhwat)
5. Mahasiswa Terbaik (Ikhwan dan Akhwat)
Salah satu penerima penghargaan kategori IPK Terbaik (Aisyah)

Salah satu penerima penghargaan kategori IPK Terbaik (Aisyah)

Ditemui setelah menerima penghargaan Aisyah Salafiyah sebagai salah satu penerima penghargaan kategori IPK Terbaik mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang diraih.
“Saya sangat bangga sekali dengan penghargaan yang saya raih. Saya jadikan penghargaan ini sebagai motivasi tambahan bagi saya agar lebih rajin lagi dalam menuntut ilmu dan juga mencari pengalaman sebanyak mungkin untuk mengembangkan potensi yang saya.” Ujar Aisyah
Dengan diberikannya penghargaan Tazkia Plus Award 2019, selain sebagai bentuk apresiasi diharapkan dapat menjadi Motivasi bagi anggota yang mendapatkannya untuk terus mengmbangkan potensi masing-masing dan juga memberikan dorongan mahasiswa lain yang belum mendapatkan penghargaan agar lebih semangat memberikan kontribusi dan prestasi. (Aisyah & M. A. Guswanda)
Miftahul AnwarTazkia Plus Award, Ajang Penghargaan Bagi Insan Terbaik Tazkia
read more

Agenda Dirham 2019 dengan Tema Accounting ini Maqashid Syariah

No comments

Selasa, 12 Maret 2019 / 5 Rajab 1440

Alhamdulillah telah dilaksanakan Seminar Spesial DIRHAM 2019 ( Days of Internal & External HAMAS Competition) dengan tema “Accounting in Maqashid Syariah and Application to E-Commerce” yang diadakan pada Selasa, 12 Maret 2019 pukul 08.00 WIB. Seminar Spesial DIRHAM ini dipandu oleh seorang MC yaitu Rukiyah Hasibuan dan seorang moderator yaitu Tedy Zainul Muttaqin serta mendatangkan seorang narasumber inspiratif yang berkecimpung di dunia akuntansi lokal maupun global yaitu Drs. Muhammad Jusuf Wibisana, M.Ec., Ak. Beliau adalah seseorang yang terpandang di dunia akuntansi dan sekarang menjabat sebagai Ketua Kompartemen Syariah di Ikatan Akuntan Indonesia. Beliau memberikan pemaparan materi kepada seluruh peserta yang terdiri dari mahasiswa/i, dosen, dan kalangan umum. Seminar ini dilaksanakan di International Class STEI Tazkia.

Pelaksanaan seminar ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Tazkia Value. Ketua pelaksana, rektor, dan ketua program studi Akuntansi Syariah juga memberikan sambutan di awal acara. Selanjutnya acara dilanjutkan dan diambil oleh moderator sampai dengan sesi tanya jawab dengan narasumber.

Rizqi ZakiyaAgenda Dirham 2019 dengan Tema Accounting ini Maqashid Syariah
read more

STEI Tazkia & BRI Institut bangun Kerjasama Pengembangan SDM Ekonomi Syariah

No comments

Selasa, 12 Maret 2019 / 5 Rajab 1440 H. STEI Tazkia kembali melebarkan sayap kerjasama skala nasional. Kali ini STEI Tazkia melakukan kerjasama dengan BRI Institute. Sebagai Institut yang telah lama mengembangkan Ekonomi Konvensional, BRI Institute membuka diri untuk mengembangkan pendalaman Ilmu Ekonomi Syariah dan STEI Tazkia hadir menjadi mitra pengembangan SDM dan Kurikulum Ekonomi Syariah dengan BRI Institute

Hadir dalam kesempatan ini Ibu Ir Retno Wijayanti, MBA, (wakil ketua yayasan YBIG), Prof.Ir. Dana Santoso Suroso, MEng PhD (Rektor BRI Institute), dan Dr Muhammad yusuf, SE, Ak.CA (Wakil Rektor bidang Akademik BRI Institute). Didampingi oleh Rektor STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. bersama Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Andang Heryahya, M.Pd. serta Jajaran Civitas STEI Tazkia .

MoU ini sebagai komitmen STEI Tazkia untuk menyebarluaskan Ekonomi Syariah baik dalam ruang lingkup Nasional Maupun Global.

Rizqi ZakiyaSTEI Tazkia & BRI Institut bangun Kerjasama Pengembangan SDM Ekonomi Syariah
read more

Stadium General Mahasiswa; Belajar Dakwah Millenial dari Ust. Fadhlan Garamatan

No comments

Selasa. 12 Maret 2019 / 5 Rajab 1440 H. Mahasiswa STEI Tazkia mendapatkan sharing pengalaman yang sangat berharga. Ust. Fadhlan Garamatan sebagai “ayah” dari 27 Mahasiswa Indonesia Timur yang mendapat beasiswa STEI Tazkia sekaligus Dai Nasional berbagi pengalaman bagaimana beliau menyampaikan Indahnya Islam ke berbagai suku pedalaman di Papua. “Papua adalah Tanah yang menghantarkan Adzan pertama ke Seluruh Indonesia, baru kemudian 1 Jam kemudian daerah WITA, 2 Jam Kemudian daerah WIB lalu wilayah dunia lainnya” sebagaimana diungkapkan oleh Ust. Fadhlan menggambarkan betapa Pentingnya Dakwah di Tanah Papua.

Mulai dari mendapat ancaman pembunuhan karena dakwah di pedalaman, hingga merangkul pencuri yang taubat, menjadi bagian mewarnai dakwah beliau dalam menyebarkan hidayah Islam di tanah Papua.

Pengalaman Ust. Fadhlan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh mahasiswa untuk membawa dakwah penuh kesabaran dan merangkul tantangan sebagai bagian dari dakwah Ekonomi Islam Khususnya. Di akhir sesi Ust. Fadhlan memberikan tantangan kepada mahasiswa untuk lebih aktif lagi dalam berdakwah walau hanya 1 ayat. Tanpa harus menunggu lulus kuliah atau mapan keadaan di kemudian hari.

Rizqi ZakiyaStadium General Mahasiswa; Belajar Dakwah Millenial dari Ust. Fadhlan Garamatan
read more

International Class Gathering, Start Your Future With Us

No comments

Dalam mewujudkan visi misi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI)Tazkia sebagai perguruan tinggi pilihan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T.A.Z.K.I.A. pada tahun 2025, STEI Tazkia membuka International Program untuk tiga departemen, yaitu Akuntansi Islam, Ekonomi Islam dan Manajemen Bisnis Syariah. Dan pada hari selasa, 19 februari 2019/ 14 jumadil akhir 1440 H International Program mengadakan acara yang bertajuk Islamic Class Gathering Fun Game And Sharing Session With Head Of  Department dengan tema “the future depends on what you do today”.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh saudara Yusuf dari angkatan 16 EI (Ekonomi Islam), acara yang dikemas dengan fun game ini dihadiri oleh mahasiswa yang tergabung dalam program international class angkatan 16 dan 17. Dilanjut dengan game ranking satu yang dimenangkan oleh saudari Zahra dari angkatan 17 EI. Lalu saudari Dewi Rabbani membagikan pengalamannya selama berada di international class yang merupakan angkatan pertama yang dijadikan Pilot Project untuk program ini, namun Alhamdulillah dengan kegigihan dan komitmen yang kuat untuk mampu menjadi manusia yang lebih baik, masa-masa sulit awal perkuliahan di mana segala proses perkuliahan menggunakan bahasa inggris terlewati sudah.

Tujuan diselenggarakannya acara ini yakni untuk meningkatkan antusiasme, motivasi dan orientasi ulang kepada mahasiswa kelas internasional dengan agenda utamanya adalah sharing session dengan para kaprodi (kepala departemen) di STEI Tazkia. Mereka adalah Grandis Imama H, M. Sc (Acc) Kepala Departemen Akuntansi Islam, Nashr Akbar, M. Ec Kepala Departemen Ekonomi Islam dan ThubaJazil, M. Sc (Fin) Kepala Departemen Manajemen Bisnis Syariah. Dipandu oleh Miss Anita selaku head of international class, ketiga kaprodi yang merupakan jebolan IIUM ini berbagi pengalaman ketika menimba ilmu di negeri jiran Malaysia, yang mana bahasa sangat diperlukan dalam berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, Mr. Grandis mengatakan bahwa kita harus mempunyai komitmen dalam belajar bahasa. bagitu pun Mr. Nashr memberikan wejangan “learning language is the key for success in the future, so we must up-grading our language especially english language, don’t be shy to practice english and afraid with the grammar, but just talk what you have in your mind. Dan pamungkas Mr. Thuba menutup dengan motivasi yang sangat dalam “ketika kita merasa putus asa dan benar-benar sedang jatuh ingatlah wajah ibumu, so don’t giving up! find your mentor!

 

Miftahul AnwarInternational Class Gathering, Start Your Future With Us
read more

STEI TAZKIA KEMBALI TANDATANGANI MOU YANG KETIGA KALINYA DENGAN IIUM

No comments

Jumat 08 Februari 2019 M / 02 Jumadil Akhir 1440 H, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia melakukan MoU yang ketiga kalinya dengan Internasional Islamic University (IIUM). Penandatangan MoU ini dilakukan di ruang sidang utama gedung Rektorat IIUM.

Prof Tan Sri Dato Dzulkifli Abdul Razak selaku Rektor IIUM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kerjasama ini InsyaAllah akan membawa konstribusi terbaik bagi pengembangan nilai-niai kemanusiaan yang merupakan substansi dari pendidikan.

Sementara Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc selaku Rektor STEI Tazkia menyampaikan rasa bahagia atas sambutan Rektor dan segenap pimpinan IIUM. Alhamdulillah Tazkia akan selalu sejalan dengan cita cita mulia dalam pengembangan dakwah, riset dan pengabdian masyarakat baik pada tingkat nasional maupun internasional ungkap Murniati yang juga alumni IIUM.

Hadir dalam pendantangan MoU ini adalah Dr (C) Andang Heryahya, M.Pd selaku Pembantu Ketua I Bidang Akademik, Dr. Mukhamad Yasid, MSi, Direktur Pascasarjana dan Nurizal Ismail, MA, Direktur Pusat Studi Kitab Klasik STEI Tazkia.

Pendantangan MoU ini juga disaksikan oleh Mokhamad Farid Maruf, PhD sebagai Atase Pendidikan, KBRI Kuala Lumpur.

Demikian dilaporkan oleh Tim Humas STEI Tazkia.

Rizqi ZakiyaSTEI TAZKIA KEMBALI TANDATANGANI MOU YANG KETIGA KALINYA DENGAN IIUM
read more

Tazkia Kembali Meraih Juara Ekonomi Syariah Nasional

No comments

 

IESCO (Islamic Economics Olympiad) merupakan sebuah wadah kegiatan kemahasiswian yang diselenggarakan oleh Program Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam Gontor dan diikuti oleh seluruh mahasiswi atau akhwat dari PTN dan PTS di seluruh Indonesia. Selain sebagai wadah silaturahim lintas PTN dan PTS kegiatan ini juga bertujuan untuk menampung ide kreatif dan inovatif para mahasiswi mengenai suatu fenomena yang terjadi di masyarakat. Tema yang diangkat dalam LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) dan LCC (Lomba Cerdas Cermat) IESCO (Islamic Economics Olympiad) ini adalah “Optimalisasi Ekonomi Digital dalam rangka mendukung SDG’s”. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi wadah dan memfasilitasi para mahasiswi untuk menyampaikan gagasannya dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah dan Cerdas Cermat, serta mendorong mahasiswi untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia menuju SDGs 2030, karena perubahan bangsa ada di tangan pemuda, sebab kualitas suatu negara tercermin pada kualitas pemudanya.

 

IESCO dilaksanakan pada tanggal 15-19 Januari bertempat di kampus pasca serjana Universitas Darussalam. Adapun tujuan diselenggarakannya lomba karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:
Untuk mengukur tingkat pemahaman mahasiswi terhadap Ekonomi Islam baik secara teoritis maupun prakteknya.
LCC ini diharapkan dapat menjadi motor penyemangat mahasiswi untuk mengasuh kemampuannya dalam bidang Ekonomi Islam guna memasyarakatkan konsep bersama tentang Ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi yang lebih efisien.
Diharapkan dapat menjadi sarana ukhuwah Islamiyah yang diiringi dengan suasana kompetitif, bersaudara, dan Islami.
Tim STEI Tazkia pada cara IESCO ini mengikuti lomba cerdas cermat karena masuk semi final maka pihak panitia mengundang tim STEI Tazkia untuk bersaing dengan Universitas Brawijaya, Universitas Darussalam, Universtas Muhamadiah Yogyakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Smi final terdiri dari 2 babak untuk memilih 3 tim terbaik yang akan masuk ke babak final dan Tim STEI Tazkia merupakan salah satu tim yang masuk final. Dalam sesi final setiap kelompok diberikan kasus untuk dipersentasikan kedepan juri dengan kesempatan berfikir selama 15 detik.dan pada akhirnya Tim dari STEI Tazkia berhasil menjadi juara 1 unggul dari Univeritas Muhammadiah Yogyakarta sebagai juara 2 dan Universitas Barawijaya sebagai juara 3.

Rizqi ZakiyaTazkia Kembali Meraih Juara Ekonomi Syariah Nasional
read more

Bedanya Keuangan Syariah Maroko dan Indonesia

No comments

Kampus Tazkia kembali menghadirkan pakar global keuangan syariah, Prof. Dr. Mohamed Raougui , Guru Besar Bidang Hukum Syariah di Universitas Muhammad V Rabat yang juga Ketua Dewan Syariah Nasional Maroko.

[Bogor, 21 Januari 2019] Meskipun banyak yang menganggap Indonesia terlambat menerapkan keuangan syariah, padahal negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, ternyata tidak sepenuhnya benar. Dibandingkan Malaysia, memang Indonesia terlambat, namun dibandingkan Maroko, Indonesia lebih dulu.

Jika di Indonesia, momentum mulai diterapkannya keuangan syariah di Indonesia ditandai dengan pendirian Bank Muamalat Indonesia pada 1991, di Maroko, bank syariah pertama di Maroko, Umnia Bank baru beroperasi pada awal 2017.

Terlambatnya perkembangan keuangan syariah Maroko ini, dibandingkan negara Muslim lainnya, tentu bukan tanpa sebab. Hal ini dikarenakan peninjauan yang mendalam tentang keuangan syariah untuk diterapkan secara menyeluruh di Maroko. Usulan Keuangan Syariah sudah masuk pembahasan pada tahun 2015 namun finalisasi eksekusi Bank Syariah di Maroko pada tahun 2017.

Hal ini diungkapkan oleh, Prof. Dr. Mohamed Raougui, Ketua Dewan Syariah Nasional Maroko dalam acara Monday Forum di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia, hari ini. Monday Forum adalah ajang olah akal civitas akademika kampus Tazkia. Di acara yang rutin diadakan tiap pekan tersebut, peneliti baik dari internal maupun eksternal kampus berkesempatan memaparkan risetnya dan mendiskusikannya dengan peneliti lainnya.

Bank Kerjasama
Menariknya, di Maroko bank syariah tidak disebut “bank syariah” seperti di Indonesia. Di negeri tempat kuliahnya ustad populer, Abdul Somad, Lc., MA, itu bank syariah disebut Bank Tasyarukiyyah atau Bank Kerjasama. Perbedaan lainnya adalah hanya terdapat satu Dewan Syariah di Maroko, Dewan Syariah Pusat tanpa adanya Dewan Pengawas Syariah yang tersebar di berbagai perbankan syariah di Maroko.

Model seperti ini membuat, ketetapan seluruh akad ditentukan langsung oleh Dewan Syariah Pusat Maroko.
Dimoderatori oleh pakar ekonomi syariah asal kampus Tazkia, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec., Dr. Ar Ruki memaparkan perkembangan keuangan syariah di Maroko dalam bahasa Arab.

Siaran langsung Monday Forum, 21 Januari 2019, Anda bisa menonton rekaman diskusi lengkapnya di bawah ini.

Melengkapi, Prof. Dr. Mohamed Raougui, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. juga menyampaikan perkembangan Keuangan Syariah di Maroko dan Afrika Utara. Dari data yang dipaparkan beberapa negara baru secara optimal mengembangkan proyek keuangan syariah secara masif di atas 2010, lebih cepat Indonesia yang sudah meluncurkan program sukuk dari 2009.

Kerjasama Indonesia – Maroko
Di kesempatan yang sama, Ketua STEI Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc mengomentari paparan Prof. Dr. Mohamed Raougui. “Perkembangan syariah di Maroko ketinggalan dibandingkan negara-negara lain karena hukum pemerintah yang berbeda-beda. Namun dengan hubungan baik antara Indonesia dan Maroko, kedua negara dapat saling berbagi pengalaman untuk akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah”, kata Murniati menjelaskan.

Murniati menambahkan, memang, kunjungan, Prof. Dr. Mohamed Raougui juga dalam rangka penjajakan kerjasama di bidang Sumber Daya Insani (SDI) keuangan syariah di kedua negara. Selain bidang SDI, dijajaki juga kerjasama penelitian antara STEI Tazkia dan Universitas Muhammad V, Maroko di mana, Prof. Dr. Mohamed Raougui menjadi profesor di sana.

“Kunjungan guru besar dari luar negari seperti Prof. Dr. Mohamed Raougui ini adalah salah satu bentuk program rutin tiap semester karena Kampus Tazkia sedang menuju kampus berkelas internasional pada 2025 nanti”, kata Murniati menegaskan.

Penggunaan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Arab serta penerimaan mahasiswa asing juga sedang ditingkatkan. Dengan networking yang kuat, kelak lulusan Tazkia dapat berkiprah di luar negara karena ahli perbankan dan keuangan syariah masih sangat banyak diperlukan.

Download Materi Monday Forum 21 Januari 2019
Silakan unduh materi presentasi: Islamic Finance in Morocco and North Africa oleh Dr. M. Syafii Antonio, MEc dengan mengisi sedikit data di bawah ini. Berkas berformat PDF akan segera terunduh di browser Anda setelah Anda mengeklik, “Download”. Berkas berukuran sekira 2,6 MB.

Rizqi ZakiyaBedanya Keuangan Syariah Maroko dan Indonesia
read more