Beri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX

No comments

Selasa, 19 Oktober 2021, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Mengundang Mahasiswa IAI Tazkia yang telah menorehkan prestasi kancah nasional dalam Temu Ilmiah Nasional XX 2021 yang diadakan secara daring oleh Universitas Diponegoro. IAI Tazkia Menjadi Juara di Berbagai Bidang yang dilombakan, mulai dri Olimpiade, Bisnis Plan, Essay, Poster dan berbagai cabang lomba lainnya.
Prestasi yang diraih Tazkia dalam even Nasional berkali-kali ditorehkan oleh mahasiswa. Hal ini menjadi kesyukuran bagi Pihak Tazkia namun lebih lanjut, Rektor IAI Tazkia yang lebih akrab disapa Madam Ani men-challange mahasiswa Tazkia untuk naik level ke tingkat yang lebih tinggi, tidak hanya puas dengan level Nasional tapi juga mentargetkan pencapaian global. Upaya sinergi dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan PPI Dunia yang menjadi wadah organisasi mahasiswa antar kampus dari berbagai Negara.
Pada kesempatan ini, hadir pula Kemahasiswaan IAI Tazkia, Arif Sumandar dan Rizqi Zakiya yang ikut menemani sekaligus memotivasi mahasiswa agar dapat mengejar pencapaian yang menjadi PR bagi mereka selanjutnya. Kemahasiswaan IAI Tazkia tahun ini mentargetkan 100 pencapaian Prestasi Mahasiswa dalam dan Luar Negeri. Dengan perahu Tazkia Juara sebagai wadah bagi pembekalan mahasiswa yang mengikuti lomba untuk menggapai juara dengan senior mereka sebagai mentor bagi mereka. Sinergi berbagai pihak menjadi strategi utama untuk mewujudkan target besar ini, tidak hanya dengan lingkaran organisasi mahasiswa, tapi juga himpunan mahasiswa jurusan, begitu juga alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi di masyarakat.

Rizqi ZakiyaBeri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX
read more

Bekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda

No comments

Bogor, 30 September 2021 / 22 Shafar 1443. Sentul city, Bogor. Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Inkubator Bisnis Institut Agama Islam Tazkia kembali mengadakan agenda rutin tahunan penguatan jiwa wirausaha muda mahasiswa melalui Agenda Seminar Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda (KWP) 2021.

Agenda dihadiri oleh Narasumber yang mumpuni di bidangnya dengan MC; Kang Fakhry Barly (Alumni Tazkia yang juga Terpilih Sebagai Duta Nasional Taman Nasional Gunung Halimun Salak) . Sambutan dari Kemenpora sampaikan oleh Drs. Imam Gunawan MAP selaku Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI.

Beliau memberikan motivasi untuk mengatur pola mindset kita, untuk selalu memiliki growth mindset, pola pikir bertumbuh optimis dan produktif.

Selain Bapak Drs. Imam Gunawan, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, juga menyampaikan keseriusan IAITazkia untuk menjadi Center of Excellent bagi Entrepreneur Muda yang juga menguasai Al Qur’an, seusai dengan program Hafidzpreneur yang serius dijalankan oleh IAI Tazkia bekerjasama dengan berbagai Pemerintah Daerah dalam Program Beasiswa Utusan Daerah masing-masing daerah.

Pada kesempatan ini, Hadir juga menyampaikan sharing motivasi bisnis Islami bapak Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI. Beliau memberikan sharing betapa background seseorang tidak menjamin kegagalan atau kesuksesan nya di kemudian hari, tapi motivasi, kesungguhan untuk memberi solusi, juga pandai memanfaatkan kesempatan yang ada, akan membuat ia sukses di kemudian hari.

Selain berbagai narasumber yang dihadirkan dari Pihak Kemenpora, hadir pula Alumni Alumni terbaik Tazkia yang telah menggeluti dunia wirausaha; Bang Rikza Adhia Nada Rezki, S.E.I bersama Kk Ayu Noor Laela (Founder Salvina Hijab) dan Bang Tito Ikhsan Rozak, S.E. (CEO Monitor Plan). Keduanya menjadi narasumber dalam Talkshow “Bisnis Millenial di Era Digital” yang langsung dimoderatori oleh Direktur Inkubator Bisnis IAI Tazkia Dr. Nur Hendrasto, M.Si. CPC.

Dalam Talkshow ini kedua narasumber menyampaikan betapa jiwa wirausaha harus dibangun sejak dini, meskipun kadang dengan kondisi yang terdesak, sehingga muncul situasi “the power of kepepet” namun dapat juga dikembangkan dengan memiliki mentor yang tepat untuk menggali semua potensi kita juga belajar dari lingkungan kerja yang memiliki kemiripan dengan core bisnis yang akan kita kembangkan selanjutnya. Keduanya telah banyak membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk terbuka untuk alumni IAI Tazkia yang dapat bekerja sekaligus belajar membangun bisnis bersama mereka.

Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda ini tidak hanya diisi dengan seminar, namun juga kesempatan untuk mengikuti seleksi pendanaan bisnis yang akan disponsori oleh Kemenpora jika lolos di sesi-sesi pemaparan bisnis model selanjutnya. Di akhir sesi, acara ini menghadirkan Arya Nurfauzi yang membawakan model wakafpreneur sebagai bentuk pengembangan model bisnis yang terintegrasi dengan wakaf.

Dengan kerjasama yang terus dijalin oleh Kemenpora dengan Kampus Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik Global IAI Tazkia, jiwa semangat bisnis mahasiswa semakin terasah dan potensi pertumbuhan bisnis muda di kalangan mahasiswa diharapkan meningkat drastis untuk berkontribusi membuka banyak kesempatan kerja sebagaimana Alumni-alumni Tazkia lainnya yang telah berkiprah besar dalam dunia wirausaha memberdayakan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan tentunya memegang teguh Value/Nilai Tazkia yang penuh integritas dan dedikasi tinggi untuk Agama, Nusa dan bangsa. (Rizqi Z & M. Anwar)

Miftahul AnwarBekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda
read more

Dubes RI Bahas Potensi Ekonomi Afghanistan di SDS IAI Tazkia

No comments

Solopos.com, BOGOR — Kampus penyedia pendidikan keuangan syariah IAI Tazkia menggelar Agenda Grand Opening Student Dynamic Session (SDS) Masa Akademik 2021/2022.

Acara diisi Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan, Dr. Arief Rachman, yang memamaparkan tentang potensi Afghanistan sebagai wilayah strategis peta dunia yang menempati wilayah Asia Tengah sebagai jantung dunia.

Arief menyampaikan Indonesia memiliki semangat juang yang sama dengan masyarakat Afghanistan. “Semangat menjaga Kesatuan Republik Indonesia yang digaungkan oleh Presiden Pertama Soekarno menjadi pesan penting membangkitkan semangat pemuda mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers Humas IAI Tazkia, Rabu (22/9/2021).

Semangat kemerdekaan Indonesia terus diwujudkan oleh para pendahulu dan pemerintah saat ini dengan membawa misi perdamaian di Afghanistan. Dubes menyampaikan Presiden Joko Widodo dan Kementerian Luar Negeri ikut menyuarakan perdamaian Afghanistan di tingkat Internasional sejak beberapa tahun terakhir.

Dalam kesempatan ini, Ketua Pembina Tazkia, Dr. Syafi’i Antonio, menyampaikan secara daring tentang harapan Tazkia untuk bisa menjalin kerja sama dengan kedutaan besar Afghanistan. Hal ini sekaligus mendukung berbagai upaya lanjutkan perdamaian yang dilakukan, khususnya dalam bidang ekonomi syariah yang menjadi ekspertis Tazkia.

Hadir dalam acara SDS itu di antaranya, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. CFP dan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Andang Heryahya. Rektor IAI Tazkia ini adalah utusan Perdamaian dari Indonesia untuk Afghanistan. Dia juga sebagai wanita satu-satunya bersama Jusuf Kalla dan utusan lainnya dari Indonesia.

Selain agenda seminar politik internasional, SDS kali ini juga menjadi sesi penghargaan bagi  mahasiswa/i terbaik dari masing-masing program studi. Agenda Grand Opening SDS ini diharapkan jadi momen membangkitkan semangat mahasiswa di tahun akademik baru. “Semoga IAI Tazkia bisa terus tumbuh dari segi akademisi, prestasi, organisasi, maupun pengembangan mindset global ikut berkontribusi membangun dunia dalam ranah Ekonomi Syariah,” ujar Rektor.

Miftahul AnwarDubes RI Bahas Potensi Ekonomi Afghanistan di SDS IAI Tazkia
read more

Peduli Isu Politik Internasional, SDS IAI Tazkia Hadirkan Duta Besar Indonesia Untuk Afghanistan

No comments

Kampus Terbaik Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Dunia IAI Tazkia mengundang Dr. Arief Rahman, Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan menjadi narasumber dalam Agenda Grand Opening Student Dynamic Session (SDS) Masa Akademik 2021/2022.  Selasa, 21 September 2021/14 Shafar 1443.

Berbicara tentang Potensi Afghanistan sebagai Wilayah Strategis Peta Dunia yang menempati wilayah Asia Tengah sebagai Jantung Dunia, Dr. Arif menyampaikan betapa Indonesia memiliki semangat juang yang sama dengan masyarakat Afghanistan. Semangat menjaga Kesatuan Republik Indonesia yang digaungkan oleh Presiden Pertama Soekarno menjadi pesan penting membangkitkan semangat pemuda mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Semangat kemerdekaan Indonesia terus diwujudkan oleh para pendahulu dan pemerintah saat ini dengan membawa misi perdamaian di Afghanistan. Dr. Arif menyampaikan bagaimana Jokowi selaku Presiden Indonesia dan Retno selaku Kementerian Luar Negeri ikut menyuarakan perdamaian Afghanistan di tingkat internasional sejak beberapa tahun terakhir.

Dalam kesempatan ini, Dr. Syafi’i Antonio selaku Ketua Pembina Tazkia menyampaikan secara daring tentang besarnya harapan Tazkia untuk bisa menjalin kerjasama dengan kedutaan besar Afghanistan mendukung berbagai upaya lanjutkan perdamaian yang dilakukan, khususnya dalam bidang ekonomi syariah yang menjadi ekspertis Tazkia.

Miftahul AnwarPeduli Isu Politik Internasional, SDS IAI Tazkia Hadirkan Duta Besar Indonesia Untuk Afghanistan
read more

Halal Center Tazkia Melatih UMKM NTB Hingga Siap Tersertifikasi Halal

No comments

Sabtu, 18 September 2021

“UMKM NTB : Unik, Halal, Mendunia”, begitulah suara teriakan penuh semangat para peserta pelatihan sertifikasi halal yang diadakan pada hari Jum’at, 17 September 2021 di hotel lombok plaza. Acara yang berlangsung meriah dengan stand bazaar yang menampilkan produk-produk UMKM khas dari pulau indah yang terkenal dengan pantainya itu. Produk yang dipajang sangat beragam, mulai dari makanan, minuman, perhiasan mutiara hingga lampu-lampu indah yang terbuat dari limbah. Keberadaan produk tersebut menandakan bahwa kreativitas warga NTB tidak terbatas.

Kreativitas dan usaha warga NTB itu harus disokong melalui banyak sektor termasuk sertifikasi halal. Karena sertifikasi halal merupakan alat penting untuk Kemajuan perekonomian NTB yang pada dasarnya mengandalkan pariwisata. Bahkan sudah sejak lama NTB menggabungkan pariwisata halal dunia, maka seharusnya seluruh sektor perekonomian mulai dari Hal Terbesar hingga hal terkecil harus tersertifikasi halal. Sebagaimana isi pembicaraan antara Rektor IAI Tazkia dan wakil gubernur NTB pada Kamis lalu, 16 September 2021 yang mengharapkan seluruh usaha h&m sektor yang mendukung industri di NTB dapat tersertifikasi halal sepenuhnya.

Sebagai bentuk dedikasi dan langkah pasti guna mencapai tujuan tersebut Institut Agama Islam Tazkia bekerjasama dengan Bank NTB Syariah mengadakan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal yang khususnya diberikan kepada ada 75 UMKM dari berbagai daerah di NTB. Melalui pelatihan ini diharapkan para UMKM mengetahui seluruh informasi terbaru mengenai sertifikasi halal hingga tata cara pendaftarannya.

Acara yang dibuka oleh Rektor IAI TAZKIA, Ibu Murniati Mukhlisin, DIrektur Utama Bank NTB Syariah H. Kukuh Rahardjo, dan Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Muhamad Usman berlangsung meriah dan seru. Pelatihan tersebut meliputi dasar-dasar pengetahuan mengenai halal, pentingnya sertifikasi halal, 11 kriteria sistem jaminan halal, hingga teknis dan persyaratan pendaftaran sertifikasi halal melalui BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan penuh antusias, para UMKM mengikuti pelatihan dari para trainer yang berasal dari halal center Tazkia, yaitu Nurizal Ismail, kepala LPPM Tazkia dan M. Yusuf Ibrahim, eksekutif halal center Tazkia.

Setelah mengikuti pelatihan ini para UMKM dipastikan memahami dasar-dasar halal hingga teknis pendaftaran sertifikasi halal dengan skema baru yaitu melalui BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia. Tak berhenti disitu sebagai langkah lanjutan an-nahl center Tazkia akan bergerak sebagai penyelia dan pendamping halal bagi para UMKM tersebut. Demi NTB sebagai destinasi halal dunia. (M. Yusuf Ibrahim & Miftahul Anwar)

Miftahul AnwarHalal Center Tazkia Melatih UMKM NTB Hingga Siap Tersertifikasi Halal
read more

IAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat

No comments

Kamis, 16 September 2021

Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. kembali berjumpa dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kamis ini, 16 September 2021. Kali ini Pemerintah Provisi Nusa Tenggara Barat diwakili oleh Ibu Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. dan jajarannya. Diskusi hangat dan membangun antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Provinsi NTB membicarakan bagaimana membangun dan mengembangkan perekonomian NTB utamanya wisata halal, UKM dan sumber dayanya yang berlimpah.

Dalam diskusi tersebut ibu wakil gubernur menyebutkan bahwa perekonomian NTB dibangun secara perlahan tapi kuat. Baginya kekuatan ekonomi mandiri dari masyarakat NTB telah menyelamatkan perekonomian NTB dari kerusakan akibat cobaan yang terjadi bertubi-tubi.

“NTB diterpa cobaan yang bertubi-tubi sejak 2018. Belum selesai dengan dampak cobaan di tahun 2018, kita kembali diterpa cobaan dengan Covid-19. Tapi karena warga kita yang religius, bermental kuat serta mandiri alhamdulillah, setidaknya kita dapat menghadapi masalah ini”, ujar orang nomor dua di Nusa Tenggara Barat itu.

Diskusi dilanjutkan dengan penjelasan wakil gubernur yang menjelaskan bahwa NTB bercita-cita memperkuat ekonomi syariah dan menjadikan NTB sebagai destinasi halal dunia. Untuk itu sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memperkuat bukti dedikasi NTB dalam mensyariahkan daerahnya. Namun kendala yang dihadapi adalah sulitnya literasi halal bagi masyarakat NTB, terutama para pengusaha kecil-menengah.

Dengan sangat antusias, IAI Tazkia melalui Halal Center siap menjadi barisan terdepan untuk mengatasi hal tersebut. Dan antusiasme itu disambut baik oleh pihak pemerintah provisi. Sebagai realisasi dari diskusi tersebut, Halal Center Tazkia akan memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal kepada para UKM NTB, utamanya UKM di bawah binaan Bank NTB Syariah pada Jum’at, 17 September 2021 di hotel Lombok Plaza.

Selain itu, pihak IAI Tazkia menjelaskan bahwa kampus tersebut memiliki program unik yang mungkin tidak ada di kampus lain. Program tersebut sangat cocok untuk membangun masyarakat NTB untuk lebih maju. Program tersebut adalah HafidzPreneur. Dimana mahasiswa/i yang mengikuti program tersebut akan menerima perkuliahan dengan program boarding selama masa perkuliahan. Disana mereka akan menghafal Al-Qur’an 30 juz, memiliki keahlian bahasa Arab dan Inggris, dan memiliki pemahaman serta keahlian bisnis yang mumpuni.

Gebrakan yang sangat unik itu menarik perhatian pihak pemerintah NTB. Mereka merasa program ini cocok dengan budaya masyarakat NTB yang religius. Sehingga pihak pemerintah NTB dan IAI Tazkia akan menjadwalkan pertemuan kembali untuk membicarakan hal tersebut lebih detail. (Muhammad Yusuf Ibrahim & Miftahul Anwar)

Miftahul AnwarIAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat
read more

Tazkia Kembali Dinobatkan Sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia

No comments

Alhamdulillah puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala, pada tahun 2021 ini Institut Tazkia kembali terpilih sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia – Tazkia Islamic University College GIFA Championship Award (Education in Islamic Banking & Finance) 2021.

Semoga ini menjadi pemicu perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia yang jauh lebih baik lagi ke depannya & Tazkia selalu menjadi garda terdepan dalam pengembangan SDM-SDM terbaik Ekonomi Syariah.


#tazkia #GIFA2021 #ekonomi #ekonomisyariah #global #dunia #indonesia #kampus #pendidikan

Miftahul AnwarTazkia Kembali Dinobatkan Sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia
read more

Pelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun 2021

No comments

Pekanbaru 09 September 202, Pemeritah Provinsi Riau dan Institut Tazkia melakukan acara pelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Riau tahun 2021. Pelepasan ini dihadiri oleh Syamsuar sekalu Gubernur Riau juga para jajaran pemerintahan lainnya dan dari Pihak Institut Tazkia dihadiri oleh Murniati Mukhlisin selaku Rektor Institut Tazkia dan rombongan. Acara ini merupakan seremonial pelepasan 75 Mahasiswa yang mendapakan Beasiswa dari Provinsi Riau untuk dikuliahkan di Institut Agama Islam Tazkia.

Zulkifli Syukur selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat yang menjadi penanggung jawab acara ini melaporkan bahwa “proses seleksi ini sudah kita lakukan sejak bulan Februari hingga Mei 2021, dari total 500 orang yang diseleksi dari 12 Kabupaten/Kota di Riau ada 75 peserta yang dinyakatan lulus seluruh tahapan seleksi dan akan diberangkatkan hari Jumat 10 September 2021”.

Dalam acara ini Rektor Institut Tazkia Murniati Mukhlisin menyatakan, bahwa Institut Tazkia merasa terhormat dan juga berterima kasih atas kepercayaan Pemprov. Riau menitipkan mahasiswanya di Kampus Institut Tazkia “tahun lalu sudah diberangkat 115 dan tahun ini insya Allah berangkat 75 orang lagi. Ada satu hal yang menjadi fokus utama kami dalam program ini, selain mahasiswa diprogram untuk bisa menyelesaikan pendidikan Akademik dan hafalan Quran mahasiswa juga diarah kan untuk lebih mendahului adab sebelum ilmu.” Yang disampaikan dalam sambutannya.

Gubernur Riau Syamsuar yang ikut dalam acara pelepasan ini meyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen jajaran Pemerintah Provinsi Riau dalam mencetak Sumber Daya insani yang unggul dan berdaya saing untuk bisa membangun Provinsi Riau yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Acara ini ditutup dengan acara foto bersama dan pemberian cenderamata.

Miftahul AnwarPelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun 2021
read more

Kunjungan Dan Dukungan DPRD Bangka Selatan Terhadap Program Hafizpreneur Tazkia

No comments

Jum’at, 27 Agustus 2021 Institut Tazkia menerima kunjungan dari DPRD Kabupaten Bangka Selatan.

Kunjungan yang dihadiri oleh 3 anggota DPRD Bangka Selatan ini bertujuan untuk melihat & memantau langsung kondisi para Mahasiswa Penerima Beasiswa Hafizpreneur Tazkia yang berasal dari daerah Bangka Selatan. Selain itu anggota DPRD yang hadir juga berkesempatan untuk memberikan motivasi dan pengalaman mereka masing-masing tentang perjuangan dalam meraih kesuksesan.

Kunjungan & pemberian motivasi ini diharapkan dapat menambah semangat para Mahasiswa dalam menyelesaikan hafalan 30 Juz sekaligus menjadi Mahasiswa yang berprestasi selama mengikuti perkuliahan di kampus Tazkia. (Miftahul Anwar Guswanda)

Miftahul AnwarKunjungan Dan Dukungan DPRD Bangka Selatan Terhadap Program Hafizpreneur Tazkia
read more

Pajak Orang Kaya Naik, Zakat Orang Kaya Naik?

No comments

Oleh : Murniati Mukhlisin (Rektor Institut Agama Islam Tazkia/Pendiri Sakinah Finance dan Sobat Syariah)

Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu mengumumkan tentang akan memberlakukan tarif baru Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi dengan persentase yang agak mengejutkan.

Bagi negara yang sedang mengalami krisis ekonomi, hal ini wajar saja dikarenakan pungutan PPh selama ini sangat membantu keuangan negara.

Namun jangan kwatir, yang disasar adalah Pajak Orang Kaya atau High Networth Individual. Mereka adalah kelompok masyarakat yang ternyata justru memperoleh penghasilan yang lebih baik di masa pandemi saat ini.

Tarif Pajak dan Zakat 2021

Menurut Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2008, tarif pajak bagi yang memiliki penghasilan:

  1. Hingga Rp. 50 juta per tahun dikenakan 5 persen;
  2. Di atas 50 juta – 250 juta per tahun, tarifnya 15 persen;
  3. Di atas Rp. 250 juta – 500 juta per tahun, tarifnya 25 persen;
  4. Di atas Rp. 500 juta per tahun, tarifnya 30 persen.

Adapun usulan kenaikan adalah pada penghasilan di atas Rp 5 miliar per tahun, yang diusulkan tarifnya 35 persen.

Bulan Ramadhan yang lalu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2021.

Semula perhitungannya mengikuti qiyas pertanian untuk nishab dan haul (524 kg beras selama sebulan) dan emas untuk kadar zakat (2.5 persen), sekarang merujuk pada qiyas emas baik nishab dan kadarnya yaitu 85 gram emas dihasilkan selama satu tahun hijriyah, dikeluarkan per bulan.

Baznas merespon Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1503 mengenai Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah Serta Pendayagunaan Zakat Untuk Usaha Produktif serta peraturan – peraturan yang telah ada sebelumnya.

Adapun perbedaan perhitungannya adalah sebagai berikut:

Sebelum 18 Ramadhan 1442H/30 April 2021 Zakat Profesi/Penghasilan adalah setara dengan 524 kg beras dengan harga Rp 10.000 per kilo, kadar zakat 2,5 persen.

Bagi siapa yang memiliki penghasilan bruto sebesar Rp 5.240.000 per bulan atau lebih, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah 2,5 persen dari nilai tersebut. Misalnya Bapak A memiliki penghasilan Rp 6 juta per bulan maka nilai zakatnya adalah Rp 150.000 per bulan.

Sejak 18 Ramadhan 1442H/30 April 2021, Zakat Profesi/Penghasilan adalah nilai akumulasi per tahun setara dengan 85 gram emas, dengan kadar zakat 2,5 persen per tahun dibayar per bulan. Misalnya penghasilan Rp 79.738.415 per tahun atau Rp 6.644.868 per bulan.

Tax Amnesty Vs Zakat Amnesty

Langkah Menteri Keuangan yang memberlakukan Tax Amnesty Jilid 1 dinilai cukup efektif dalam mengejar Wajib Pajak (WP) yang mangkal.

Banyak masyarakat yang mendeklarasi daftar kekayaannya dan menyerahkan pajak yang selama ini ditunda.

Dalam APBN 2018 yang lalu dilaporkan bahwa terdapat kenaikan dari target penerimaan negara sebesar Rp 1.894,7 triliun menjadi Rp 1.896,6 triliun atau meningkat sebesar 100,1 persen.

Meski ada tax amnesty, sayangnya tidak ada Zakat Amnesty walaupun cukup banyak masyarakat muslim yang tergolong Wajib Zakat (WZ) lalai dalam kewajiban dalam menunaikan zakatnya.

Laporan para pengelola lembaga zakat menunjukkan bahwa selama ini belum target yang diharapkan belum tercapai.

Misalnya total potensi zakat nasional 2020 adalah Rp 233,84 triliun namun yang dicapai hanya Rp 8 rupiah atau 3,5 persen yang terkumpul.

Porsi terbesar terletak pada zakat penghasilan, yaitu Rp 139,07 triliun, di mana jika diadakan Zakat Amnesty pasti banyak yang akan antri.

Pemahaman Zakat Amnesty pastinya tidak sama dengan Tax Amnesty, karena kadar zakat tidak boleh ditawar. Bahkan di Malaysia bagi muzakki yang sengaja lalai menunaikan zakatnya, dikenakan denda maksimal dua kali lipat nilai zakat yang harus ditunaikan.

Zakat Amnesty dari sisi syariah tentunya melihat berbagai faktor seperti:

  • Mengingatkan muzakki akan harta yang bersih dan tumbuh setelah dikeluarkan zakatnya,
  • Mendoakan muzakki untuk ketenangan hidupnya dengan cara meningkatkan kepeduliaannya,
  • Menegur muzakki akan hak orang lain yang ada di dalam hartanya yang diminta atau tidak diminta oleh para mustahik,
  • Menunjukan muzakki cara menghitung nisab harta serta ketentuan lainnya,
  • Menyadarkan muzakki akan pentingnya menyalurkan zakat kepada lembaga zakat,
  • Mengajak muzakki untuk menjadikan lembaga zakat sebagai mitra yang kompeten dan terpercaya, dan
  • Menjelaskan perbedaan antara kewajiban zakat dan pajak.

Strategi meningkatkan kepedulian adalah cukup ampuh yang dibantu dengan penyebaran informasi melalui media sosial, seperti yang dialami umat Islam sepanjang pandemi Covid-19 ini.

Alhasil, Baznas berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp 385,5 miliar pada tahun 2020 naik dari Rp 296 miliar di tahun 2019. Padahal di masa pandemi konon kabarnya banyak yang mengalami masalah keuangan.

PR besar ke depan adalah harmonisasi zakat dan pajak, di mana pemerintah perlu mencoba kebijakan tax credit. Dalam hal ini zakat yang ditunaikan WP dapat mengurangi nilai pajak yang harus dibayar. (kompas.com)

Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Miftahul AnwarPajak Orang Kaya Naik, Zakat Orang Kaya Naik?
read more