Siaran Pers

Reuni Online Angkatan 4 Tazkia “Menggulirkan Program Tazkia Peduli Alumni”

No comments

Ahad, 21 Februari 2021/ 10 Rajab 1442 H. Keluarga besar Alumni Angkatan 4 Institut Tazkia mengadakan reuni online. Agenda ini dihadiri oleh Bapak Nurizal Ismail, M.A. sebagai
Ketua Alumni, Al Ustadz Abdul Mughni, LC, M.Hi sebagai ustadz senior tazkia, juga seluruh mahasiswa angkatan 4 yang sudah berkiprah di berbagai profesi.

Ketua angkatan 4; Bapak Heru Kurniawan Susilo mengusulkan Program sosial peduli alumni angkatan 4. Dengan memilih Koordinator angkatan untuk pengaduan mahasiswa yang terkendala dari segi ekonomi, alumni angkatan 4 dapat menyampaikan kendala kepada Koordinator tersebut, dengan validasi internal, donasi dapat digalang tanpa menyebut nama alumni yang memiliki kendala tersebut. Hal ini diharapkan dapat memotivasi jalannya peduli alumni dengan tanpa ada alumni yang memendam kendala ekonomi atau permasalahan lainnya. Dengan tertanamnya jiwa amanah dan semangat berbagi, alumni Tazkia berupaya untuk terus menjalin ikatan alumni angkatan yang lebih baik selanjutnya.

Selain program tersebut, alumni Tazkia angkatan 4 juga berencana mengadakan kajian tematik dan visit bersama pasca Pandemi Covid-19 mereda. Hal ini semakin mudah diwujudkan dengan adanya alumni yang memiliki basic riset akademis, praktisi, serta lembaga sosial pesantren yang sudah berkiprah luas di masyarakat.

Semoga dengan program ini, alumni tazkia dapat semakin solid bersinergi untuk pengembangan program alumni angkatan khusus nya, dan Masyarakat lain umumnya.

Miftahul AnwarReuni Online Angkatan 4 Tazkia “Menggulirkan Program Tazkia Peduli Alumni”
read more

KOORDINASI DOSEN PRODI PENDIDIKAN EKONOMI SYARIAH “BERKREASI DITENGAH PANDEMI MERAIH RIDHO ILAHI”

No comments

Setelah berjibaku pada semester ganjil 2020-2021 kini kembali Prodi Tadris IPS menatap dengan penuh harapan di Semester Genap 2020-2021, kegiatan koordinasi dosen-dosen yang akan mendapat amanah mengajar di Tadris IPS di semester genap ini dilakukan tepatnya pada hari Rabu 10 februari 2021/27 Jumadil Akhir 1442 H mengambil tema “Berkreasi ditengah Pandemi Meraih Ridho Ilahi”.

Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakukltas Tarbiyah, Dr Andang menegaskan perlunya inovasi dan kreasi agar pembelajaran dimasa pandemi lebih menyenangkan dan berkualitas utk menjawab tuntutan stake holder. Sementara itu Koordinator Tadris IPS Asnan Purba, Lc. M.Pd.i menyampaikan evaluasi mahasiswa selama semester ganjil dan masukan perbaikan terhadap pembelajaran di semester genap nanti, selain itu juga mengingatkan kepada seluruh Dosen utk mulai fokus kepada bahan ajar yg berkualitas, dengan membuat inovasi dan kreasi dalam pembelajaran e learning. Kegiatan koordinasi ini dilanjutkan dgn diskusi yg lebih detil ttg bagaimana memberikan pelayanan dan pembelajaran yg efektif kepada mahasiswa seraya terus berusaha membuat kreasi berkualitas yang tentunya bermuara kepada kepuasan stake holder.

Maju Terus Tadris IPS sesuai dgn mottonya Aktif, Kreatif, Amanah!!!….

Miftahul AnwarKOORDINASI DOSEN PRODI PENDIDIKAN EKONOMI SYARIAH “BERKREASI DITENGAH PANDEMI MERAIH RIDHO ILAHI”
read more

Workshop Dan Koordinasi Dosen Pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia Semester Genap 2020-2021

No comments

Menghadapi Semester Genap 2020-2021 Prodi Tadris IPS fakultas Tarbiyah IAI Tazkia selaku Koordinator Mata kuliah Bahasa Indonesia di kampus Institut Agama Islam Tazkia melaksanakan  Workshop dan koordinasi dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia semester genap 2020-2021 secara daring melalui zoom pada hari Senin 8 Februari 2021 yang bertepatan dengan 25 Jumadil Akhir 1442 H.

Workshop ini sangat membantu para dosen pengampu mata kuliah ini karena di workshop ini para pengampu mata kuliah ini memebdah dan menganalisa Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) Bahasa Indonesia yang akan diajarkan di Institut Agama Islam Tazkia mereka menyatukan serta mempertajam  visi dan misi dalam pendidikan dan pengajaran Bahasa Indonesia agar peserta didik dan dosen pengampu mempunyai visi dan misi yang sama ketika mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia.Workshop ini dihadiri oleh seluruh pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia di kampus IAI Tazkia yang mengampu pada semester ini. Workshop yang mengusung tema Berkreasi Ditengah Pandemi Meraih Ridho Ilahi dibuka oleh sambutan KPS Tadris IPS IAI Tazkia ustadz Asnan Purba Lc.,M.Pd.I selaku KPS Tadris IPS yang menaungi mata kuliah Bahasa Indonesia.

Workshop ini ditutup dengan foto bersama dan berdoa agar pengajaran dan pendidikan semester ini khususnya di mata kuliah berjalan dengan lancar walaupun di tengah pandemic dan dilakukan secara daring sesuai dengan tema workshop dan koordinasi dosen ini yaitu Berkreasi Ditengah Pandemi Meraih Ridho Ilahi

Miftahul AnwarWorkshop Dan Koordinasi Dosen Pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia Semester Genap 2020-2021
read more

Rektor Institut Tazkia dan peneliti University of Warwick Bahas Perkembangan SDM Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sharia Economic Talk

No comments

Bismillah.

Sumber daya manusia merupakan investasi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan keuangan Syariah. SDM menjadi salah satu kunci faktor produksi untuk mencapai sistem ekonomi yang berkelanjutan.

Dr. Lena Rethel, peneliti ekonomi politik di University of Warwick, telah meneliti ekonomi dan keuangan Islam selama 15 tahun, dimulai sejak tahun 2007 ketika menghadiri Global Islamic Finance Forum di Malaysia, beliau merasa tertarik untuk mempelajari lebih lanjut, terutama ketika terjadi krisis ekonomi dimana mulai dikenal sistem ekonomi Syariah yang berbeda dan mengutamakan etika dan keberlanjutan, sedangkan sistem ekonomi yang ada belum dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Menurut Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, rektor Institut Tazkia, tantangan sumber daya manusia dalam pertumbuhan ekonomi Syariah di Indonesia adalah kurangnya kekuatan dasar Syariah dalam rangka komitmen pada tujuan mensejahterakan masyarakat yang saat ini masih berkembang. Terutama ketika kita melihat keadaan lembaga keuangan Syariah yang berperan dalam bidang komersil dan sosial dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Institut Tazkia, sebagai kampus yang diketuai oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, dlam upayanya membentuk SDM yang berkualitas, banyak mengundang para stakeholder ekonomi Syariah ke kampus untuk mengajarkan mahasiswa dan berbagi pengalaman praktisnya di samping ilmu-ilmu akademis, agar para mahasiswa mengetahui peluang dan tantangan di dunia kerja. Selain itu, Institut Tazkia juga sering mengajak mahasiswa untuk mengunjungi berbagai lembaga ekonomi Syariah untuk berdiskusi langsung dengan para pelaku bisnis.

Adapun di The University of Warwick, sebagaimana disampaikan oleh Dr. Lena Rethel, kualitas yang diharapkan dari mahasiswa adalah pemahaman holistik terhadap permasalahan ekonomi Syariah, termasuk di dalamnya sejarah, politik dan hukum dari praktik ekonomi kontemporer.

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP menambahkan bahwa kita membutuhkan lulusan yang berkualitas dan tentunya harus memahami hukum Syariah, isu-isu keuangan hingga isu-isu politik ekonomi Syariah, serta tantangan dalam praktik kedepannya. Sehingga ketika lulus, para mahasiswa memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah kontemporer.

Saat ini, Inggris menjadi salah satu negara yang juga konsen dalam mengulas ekonomi Syariah, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP antusias mendapati bahwa pemerintah Inggris sangat mendukung ekonomi dan keuangan Islam, salah satunya dengan penerbitan Sukuk pada tahun 2014. Selain bermanfaat dalam pengembangan komunitas Islam, dukungan ini juga bagi pengusaha dan profesional yang ingin memasuki industri keuangan Islam di Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa Inggris merupakan salah satu negara yang sangat terbuka dalam menerima ekonomi dan keuangan Islam, tentunya menjadi harapan bersama, negara-negara lain juga akan mengikutinya.

Sepakat dengan pendapat Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, Dr. Lena Rethel menyatakan bahwa pemerintan Inggris memang sangat mendukung ekonomi Syariah dibanding negara non Muslim lainnya. Keuangan Islam sendiri telah menjadi bagian dari pusat keuangan Inggris selama 50 tahun sejak 1970 an, seiring dengan ketertarikan masyarakat terhadap ekonomi Syariah yang berkelanjutan. Aset keuangan Syariah di Inggris juga berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan permintaannya juga terus meningkan.

Ketika berbicara tentang ekonomi Syariah dalam ruang lingkup negara, Dr. Lena Rethel merasa bahwa apa yang terjadi di Indonesia sangat menarik, mengingat Indonesia merupakan negara dengan masyarakat mayoritas Muslim, dapat dikatakan Indonesia cukup terlambat dalam hal ekonomi Syariah, namun sekatang ini sudah maju pesat dan memiliki posisi dalam ekonomi Syariah global, bahkan memiliki kesempatan sebagai ketua negara G20 untuk mempromosikan dan mengambil manfaat dari para ahli ekonomi Syariah.

Meski memiliki potensi, masih ada missing link antara kualitas dan harapan industri ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia. Menurut Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, ada dua strategi yang dapat digunakan, yaitu dosen di kampus harus terbuka dan memproyeksikan tantangan masa depan agar mahasiswa terus berkembang dan kerjasama antara akademis dan industri agar para lulusan dapat memiliki ilmu yang dapat memenuhi ekspektasi industri kedepannya.

Jika saat ini, masih banyak karyawan non Muslim dan industri keuangan Syariah, maka perlu ada pendekatan berbeda dalam menanggapinya. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP menjelaskan bahwa industri perlu dipastikan menjunjung tinggi nilai Islam, yaitu tidak hanya mengutamakan tujuan komersil, namun juga memenuhi tujuan sosial. Semua karyawan harus memahami Syariah guna memastikan pedoman utamanya yaitu mencapai kesejahteraan dan keadilan semua manusia. Barulah selanjutnya bahasan tentang produk, fitur, fasilitas, layanan usaha dan lain sebagainya dapat dilakukan.

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP juga melihat bahwa pemerintah Indonesia sangat mendukung ekonomi dan keuangan Syariah, bahkan memiliki cita-cita menjadi pusat ekonomi dan keuangan Islam dunia di tahun 2024, ditambah dengan dukungan dari regulasi yang menunjukkan dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan ekonomi Syariah. Harapan ini dapat diwujudkan dengan fokus pada seluruh sektor industri Syariah, yaitu industri halal.

Perkembangan ekonomi Syariah di Inggris lebih banyak datang dari sektor swasta dan rakyat sipil, sebagaimana disampaikan Dr. Lena Rethel. Indonesia mendapat kelebihan dengan dukungan yang lebih luas dari masyarakat dan pemerintah. Menurut beliau, tantangan Indonesia adalah memastikan koordinasi yang baik antar lembaga-lembaga ekonomi dan keuangan Syariah dalam negeri dan global. Berbeda dengan Indonesia, Inggris sendiri, meski terdapat dukungan dari pemerintah, namun belum ada rencana atau harapan besar ekonomi Syariah kedepannya.

Melihat peluang besar, ini tentunya kualitas sumber daya manusia perlu dipersiapkan dengan baik. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP berpendapat bahwa antusiasme masyarakat terhadap ekonomi Syariah terus berkembang secara masif, sehingga perlu adanya kerjasama antara berbagai pihak, disertai dukungan kebijakan terhadap industri ini agar harapan Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan Syariah dunia dapat tercapai. Dr. Lena Rethel juga mengafirmasi pendapat Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, menurutnya Indonesia perlu membangun pemerintahan berkapasitas global dalam ekonomi Syariah.

Pada akhirnya, Gunawan Yasni, tuan rumah acara Sharia Economic Talk menyimpulkan bahwa orang-orang terbaik dalam ekonomi dan keuangan Syariah adalah mereka yang memiliki pengetahuan dan mampu mengamalkannya dalam praktik industri halal bagi semua manusia, bukan hanya kaum Muslim. (Aisyah)

Miftahul AnwarRektor Institut Tazkia dan peneliti University of Warwick Bahas Perkembangan SDM Ekonomi dan Keuangan Syariah di Sharia Economic Talk
read more

(VIDEO) 4 ETIKA & PANDUAN BERBISNIS DALAM ISLAM ???

No comments

Bisnis & Perniagaan merupakan salah satu pintu terbaik dalam mencari nafkah / rezeki.

Namun pertanyaan besarnya, sudahkah Bisnis / Perniagaan yang kita lakukan sesuai dengan etika & aturan Islam???

Mari kita kaji bersama dalam video dibawah ini:

“ETIKA & PANDUAN BERBISNIS DALAM ISLAM”

Bersama: Ustadz Asnan Purba, Lc. M. Pd.I.QWP

 

Miftahul Anwar(VIDEO) 4 ETIKA & PANDUAN BERBISNIS DALAM ISLAM ???
read more

Tazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas

No comments

20 Januari 2020 / 6 Jumadil Akhir 1442 H

Telah ditandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Institut Agama Islam Tazkia di Hotel Mercure Pontianak.

Acara penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilakukan oleh Bupati Kabupaten Sambas Atbah Romin Suhaili dan Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang disaksikan oleh Asisten bagian kerjasama IAI Tazkia Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil.

Penandatangan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan oleh IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas di Kantor Bupati Sambas sehari sebelumnya.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyampaikan perlunya inovasi juga kaloborasi dalam membangun Sambas kedepan, karena itu “harapannya IAI Tazkia bisa memberikan masukan dan bantuan untuk mewujudkan Sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan berprestasi” ucapnya.

Menanggapi hal itu Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa “Sambas adalah daerah perbatasan yang strategis sehingga selain perlu kuat di sektor pertahanan kawasan darat dan lautan, Sambas juga perlu kuat di sektor Keuangan dan Industri halalnya. Oleh karena itu kita insya Allah siap membantu Kabupaten Sambas.”

Setelah diskusi yang dilakukan, kedua belah pihak sepakat untuk menindak lanjutinya dalam hal pelatihan pengembangan industri halal termasuk keuangan syariah dan pengiriman beasiswa Hafizpreneur bagi putra-putri terbaik dari kabupaten tersebut ke Kampus Tazkia.

Miftahul AnwarTazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas
read more

TAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS

No comments

19 Januari 2020 / 5 Jumadil Akhir 1442 H

Telah dilakukan silaturrahmi antara Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia) dan PemKab. Sambas.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sambas Hairiah, Asisten 1 Sunaryo, dan Jajaran Lainnya dari pihak PemKab. Sambas. Dari Pihak IAI Tazkia dihadiri oleh Murniati Mukhlisin selaku Rektor, Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil selaku Asisten Bagian Kerjasama.

Pada pertemuan ini PemKab. Sambas dan IAI Tazkia menyatakan akan melakukan kerjasama dalam pengembangan Industri Halal, Pengentasan Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat, pengembangan BPRS dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

“Kami menyampaikan terima kasih atas silaturrahim yang dilakukan IAI Tazkia, semoga kerjasama antara PemKab. Sambas dan Institut Tazkia bisa segera terealisasi” ucap Hairiah selaku Wakil Bupati Kabupaten Sambas.

Murniati Mukhlisin menyatakan kesiapan IAI Tazkia bekerjasama dan berkaloborasi dalam membantu Pemerintah Kabupaten Sambas, “Sambas mempunyai potensi yang luarbiasa dan kami InsyaAllah siap berkerja sama dan berkaloborasi untuk mewujudkan Kabupaten Sambas yang lebih baik dan berakhlakul Karimah. Semoga Allah jadikan Sambas Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur” ucapnya.

Setelah pemaparan yang disampaikan Rektor IAI Tazkia dan tanggapan yang diberikan oleh pihak-pihak yang berhadir, pertemuan ini diakhiri dengan bertukar cendramata antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas sekaligus foto bersama.

Miftahul AnwarTAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS
read more