Pengumuman

SHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA

No comments

Dimulai tepat pukul 10:00 WIB, seminar yang bertajuk Sharing Experience Session In Corporate Strategydengan tema “Corporate Experience and Learning Culture” pada hari Sabtu, 20 Otober 2018 M / 11 Shafar 1440 H menghadirkan pembicara yang disebut sebagai “Aset Umat” oleh rektor STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc dalam  speech openingnya. Dipandu oleh Bapak Muchlis sebagai salah satu pengurus Yayasan Tazkia Cendekia, acara yang diselenggarakan oleh program Pasca Sarjana STEI Tazkia ini berlangsung seru dan menarik, pasalnya baik dari  pembicara  maupun para audiens turut serta aktif dan responsif bertanya dan berbagi pengalaman, alhasil Meeting Room Lt. 2 kampus utama STEI Tazkia yang berpusat di Sentul City ini pun terasa hangat dan dipenuhi semangat optimisme menuju perubahan yang lebih baik.

Acara ini menghadirkan pembicara yang sangat expert di bidangnya, yaitu Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA. selaku HR Director Danone Aqua yang mamiliki lebih dari 12.000 karyawan di Indonesia ini menumbuhkan antusiasme yang tinggi dari audiens ditambah pembawaanya yang terlihat sersan alias serius namun santai benar-benar menyuguhkan sajian yang epik dari mantan pimpinan HRD di Nokia Beijing, Executive Vice President (HRD) Telkomsel Indonesia, Senior Consultant di Mazars, consulting Asia Singapura, dan beberapa posisi penting lainnya.

Dalam pemaparannya beliau menuturkan 3 hal utama yang harus dipahami para audience, yakni leadership consistent, corporate performance, dan learning agilty.

Pertama. leadership consistent, “Anda bisa menyebut diri anda sebagai leader kalo ada follower, dan itu membutuhkan konsistensi. Problem yang terjadi hari ini adalah gak konsisten, hari ini bilang putih, esok lusa bisa hitam atau merah”, terangnya. Dirumuskanlah 3 poin penting dalam leadership; lead your business, lead your team, dan lead your self. Tiga hal yang menurut pria penggemar travelling  ini selaras dengan semboyan Ki Hajar Dewantara. Ing ngarsa sung tuladha ( di depan memberi contoh), ing madya mbangun karsa ( di tengah mengembangkan anggota team), tut wuri handayani ( di belakang melihat usaha berkembang).

Kedua. corporate performance, dunia bisnis saat ini sulit  diprediksi, setiap waktu mengalami perubahan. “Dunia berubah, ekonomi berubah, bisnis berubah, politik berubah, kompetisi berubah, perilaku konsumen berubah. Dan kalo anda tidak berubah, bersiaplah bahwa anda akan hilang ditelan jaman.”, tutur ayah 3 orang anak ini. Perusahaan-perusahaan besar yang berjaya di masanya seperti Kodak, Nokia, dan lain-lain tidak mampu mengikuti perubahan sehingga sekarang hanya bertitel “almarhum”.  Lantas ketidakpastian apa yang kita hadapi? Beliau menuturkan 4 kata yang disingkat dengan VUCA:

  1. Volatile (Rapuh)
  2. Uncertainty (Ketidakpastian)
  3. Complexity (Rumit)
  4. Ambiguity (rancu)

Mengutip perkataan Charles Darwin ”Makhluk yang akan terus bertahan bukan makhluk yang paling kuat, makhluk yang paling sukses adalah makhluk yang mampu bertahan dalam perubahan.” berkaitan pula dengan poin ketiga yaitu learning agilty.

             Ketiga. learning agilty, Kemampuan anda mempelajari hal baru, the ability to learn new things. Sepintar apapun anda, kemampuan anda di masa depan mungkin sudah tidak relevan kalo tidak mampu berinovasi dan mengembangkan diri.

Tepat pukul 11:50 WIB, acara selesai dan diakhiri dengan pembagian 3 buku kepada penanya terbaik khusus dari pembicara dan juga pemberian cinderamata dari rektor STEI Tazkia serta foto bareng. (Isna)

 

 

Miftahul AnwarSHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA
read more

Tazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019

No comments

Selasa, 16 Oktober 2018.  Tazkia melaksanakan Pelantikan Kader LDK masa amanah 2018-2019 yang berlokasi di Hall lantai 3 Gedung Kampus STEI Tazkia. Acara ini merupakan puncak rangkaian kegiatan Open Recruitment LDK Al-Iqtishod bagi para pengurus baru angkatan 17.

Disaksikan oleh perwakilan KSEI Progres, BEM REMA STEI Tazkia, dan 4 HMJ, pengurus angkatan 16 sukses membuat acara pelantikan ini berlangsung dengan lancar. Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 dengan pembukaan dan tilawah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Tazkia serta sambutan.

Sesi pelantikan berlangsung kondusif, para kader angkatan 2017 yang berjumlah 57 orang berbaris rapi dengan menggunakan seragam yang telah ditentukan, kemudian masing-masing dipanggil namanya dan disebutkan divisi yang akan ditempati, divisi yang ada di LDK Al-Iqtishod terdiri dari BPH, Kaderisasi, Kajian Islam (Kalam), Usaha Mandiri (Usman), Annisa (Keakhwatan), Syiar (Media) dan DS (Dakwah Sekolah).

Setelah pembacaan ikrar pengurus baru berakhir, kader angkatan 17 resmi menjadi anggota pengurus LDK Al-Iqtishod dan siap meneruskan estafet dakwah di kampus STEI Tazkia, Insya Allah. Acara berlangsung hingga pukul 17.30 dan ditutup dengan doa bersama. (Aisyah)

 

Miftahul AnwarTazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019
read more

Daurah Al-Qur’an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!

No comments

Sabtu, 13 oktober 2018 kemarin telah dilaksanakan kegiatan Daurah Al-Qur’an dengan tema “Move On dengan Al-Qur’an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengaji” yang bertempat di masjid Andalusia Islamic Center. Acara ini diadakan dalam rangka magang bagi para calon pengurus LDK Al-Iqtishad angkatan 2017 dan merupakan salah satu rangkaian open reqruitmentnya.

Sekitar pukul 15:45 acara dimulai dengandiawali pembacaan ayat suci Al-Qur’anoleh Muhammad Ismailkemudian sambutan dari ketua pelaksana Ibnu Hibban Hartono dan ketua LDK Al- Iqtishad Ikhsanul Ikhwan yang dilanjutkan dengan motivasi dari pembicara yaitu Ustadz Zaid Muzayyan yang merupakan founder Club Motor Mengaji.

Mengangkat tema yang sangat unik bagi kaum millenial “Move On dengan Al-Qur’an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengaji”, panitia sukses membuat acara ini berlangsung khidmat dan syahdu oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari pembicara yang mengajak peserta untuk kembali bermuhasabah diri terhadap kecintaannya kepada Allah dan Rasulullah melalui Al-Qur’an.

Dengan jargon”Mushaf Bersamaku, Al-qur’an di Hidupku, Ya Kali Gak Kuy” mampu menarik peserta khususnya kaum millenial untuk merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an yang menjadi pembahasan, diantaranya Q.S. At-Tahrim:8 dan Q.S. Al-Ankabut:69. Inilah janji Allah yang menjadi pegangan pembicara dalam hijrahnya dari dunia gelap menuju dunia terang benderang bersama Al-Qur’an hingga mampu membawa lingkungannya yang notabene jauh dari ruhani islami menjadi club motor mengaji.

Diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh pembicara mampu menghayutkan suasana menjadi hening dalam munajat kepada-Nya. Pesan terakhir yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui move on dengan Al-Qur’an ini yaitu:

  1. Niat
  2. Shalat taubat
  3. Perbanyak dzikir pagi & sore
  4. Istiqamah
  5. Sungguh-sungguh

Ditutup pada pukul 17:30 dengan quotes pamungkas “orang yang shalih pasti baca Al-Qur’an, tapi belum tentu orang yang membaca Al-Qur’an adalah orang shalih”. (Isna)

Miftahul AnwarDaurah Al-Qur’an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!
read more

Grand Launching Matriculation Language Programs

No comments

Kamis, 11 Oktober Kampus Matrikulasi STEI Tazia mengadakan “Grand Launching Matriculation Language Programs”. Program bahasa ini merupakan sebuah program yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Arab (aktif) seluruh mahasiswa Tazkia. Program ini juga ditujukan untuk menyiapkan dan mencetak Ekonom yang mampu bersaing dalam kancah Internasional.

Dengan berlakunya Program ini setiap mahasiswa diwajibkan untuk:

1. Berbahasa Inggris atau Arab selama program matrikulasi, dan di area Matrikulasi;

2. Mereka bersedia saling mengingatkan untuk menegakkan bilingualisme;

3. Mereka bersedia membangun lingkungan bahasa yang kondusif;

4. Yang terakhir mereka mau menerima konsekuensinya jika melanggar peraturan.

“Program ini ditujukan agar mahasiswa terbiasa untuk menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam aktifitas sehari-sehari mereka. Selain itu program ini juga ditujukan sebagai bekal bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri mereka dalam persaingan dunia profesional dalam”. Papar Ustadz Hasan (Ketua program matrikulkasi) sekaligus meresmikan program.

Miftahul AnwarGrand Launching Matriculation Language Programs
read more

Dosen Terbaik Tazkia Terpilih Mengikuti Short Course Research Methodology International (SCMRI) Di Belanda

No comments

Short Course Research Methodology International (SCMRI) adalah program hibah kompetitif yang dilaksakan setiap tahun untuk Para Dosen ber NIDN di bawah Kementerian Agama RI.

Kesempatan ini sangat tepat untuk para dosen untuk meningkatkan kualitas tulisan ilmiahnya, demikian disampaikan oleh Ries Wulandari, MSi , dosen Prodi Ekonomi Syariah. Tahun ini beliau lolos seleksi bersama 8 orang dosen lain dari PTKIN maupun PTKIS seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Ibu Ries menyampaikan manfaat yang diperoleh dari program ini :

1. Meningkatkan academic writing skill /publikasi ilmiah.

2. Membuka peluang riset kolaboratif.

3. LoA untuk Program Doktor.

4. Memperluas jejaring keilmuan di Belanda. Banyak alumni SCRMI yang selanjutnya memiliki kesempatan luas lulus seleksi beasiswa Doktor.

Tahun ini MORA / Kementerian Agama RI bekerjasama dengan LUCIS Leiden University yang berada di Kota Leiden, Belanda. Target Short Course adalah peserta memiliki paper ilmiah yang dipresentasikan di forum Seminar kampus Leiden. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan topik terkait Crypto currency yang mendapat apresiasi dari dewan dosen dan peserta.

Ke depan semoga lebih banyak dosen tetap STEI Tazkia yang memperoleh kesempatan berkompetisi untuk hibah penelitian Kemenag atau hibah penelitian lain.

Informasi terkait dapat diperoleh di website LPPM Stei Tazkia.

(contributor Ries Wulandari)

Miftahul AnwarDosen Terbaik Tazkia Terpilih Mengikuti Short Course Research Methodology International (SCMRI) Di Belanda
read more

Tazkia Menyambut Mahasiswa Baru Dengan Kegiatan Qur’an Camp

No comments
Kegiatan Qur'an Campo dilmulai dengan sharing Session dari Pembina

Kegiatan Qur’an Campo dilmulai dengan sharing Session dari Pembina

Tazkia memberlakukan hal yang berbeda dalam menyambut mahasiswa baru tahun ini (mahasiswa angkatan 2018/2019). Pada kegiatan masa orientasi mahasiswa baru tahun ini STEI Tazkia memasukan program Qur’an Camp dalam rentetan acaranya. Kegiatan yang berlngsung selama 10 hari ini membagi mahasiswa kedalam 3 kelompok besdasarkan konsentrasinya masing-masing:

Pertama, Kelompok Tajwid. Kelompok ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan bagi mahasiswa yang belum lancar dalam membaca Qur’an;

Salah satu mahasiswa (asal Papua) tengah fokus mempelajari Tajwid

Salah satu mahasiswa (asal Papua) tengah fokus mempelajari Tajwid

Kedua, Kelompok Tahsin. Kelompok ini bertujuan untuk memperbaiki bacaan bagi mahasiswa yang sudah lancar dalam membaca Qur’an, tapi masih memiliki kekurangan dari segi tahsinnya;

Perbaikan bacaan Al Qur'an yang dibimbing oleh pembina

Perbaikan bacaan Al Qur’an yang dibimbing oleh pembina

Ketiga, Kelompok Tahfidz. Kelompok ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa yang sudah bagus dari segi tajwid dan tahsinnya untuk emlangkah kepada tahap hafalan atau murojaah bagi mahasiswa yang telah hafal 30 Juz.

Proses setoran hafalan kepada pembina

Proses setoran hafalan kepada pembina

Kegiatan ini disambut baik oleh semua pihak yang terlibat, baik Manajemen, Orang Tua dan mahasiswa langsung.

“Kegiatan ini diberlakukan untuk mendekatkan semua elemen kmpus terhadap Al Qur’an terutama para mahasiswa yang baru bergabung. Kegiatan ini juga sengaja diberlakukan diawal agar menjadi suplemen, asupan positif, dan menjadi dasar dalam seluruh kegiatan mahasiswa (belajar mengajar) untuk meraih keberkahan Ilmu dan kesuksesan”. Papar Dr. Murniati Mukhlisin selaku Ketua Tazkia.

Mahasiwa tengah fokus menghafalkan Al Qur'an

Mahasiwa tengah fokus menghafalkan Al Qur’an

“Saya sangat menyambut baik dengan program Qur’an Camp ini. Saya sangat bahagia karena anak saya diarahkan untuk memperdalam dan senantiasa berinteraksi dengan Al Qur’an. Besar harapan saya semoga kepribadian anak saya juga dapat berubah menjadi jauh lebih baik setelah ini dan sukses menimba ilmu di Tazkia. Besar harapan semoga kegiatan ini dapat terlaksana setiap tahunnya dan jauh lebih baik lagi kedepannya”. Tutur Ibu Siti selaku Wali / Orang Tua dari salah satu mahasiswa Tazkia.

 

 

Miftahul AnwarTazkia Menyambut Mahasiswa Baru Dengan Kegiatan Qur’an Camp
read more

Keseimbangan antara Materi dan Spritual dalam Konsep Ekonomi Islam

No comments

Konsep islam menawarkan keseimbangan materi dan spritual. Misalnya, orang boleh punya orientasi menjadi kaya tetapi tidak boleh rakus dan pelit. Inilah rumusan sederhana tentang konsep ekonomi islam yang berorientasi pada nilai ibadah, semangat kebersamaan dan azas keadilan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Habib Namlaity, Pengurus Badan Wakaf asal Bahrain dalam kuliah umumnya di STEI Tazkia Bogor, Senin (17/8).

Dalam materinya, Dr. Habib menjabarkan bagaimana keseimbangan antara materi dan spiritual dalam konsep islam. “Islam tidak menetapkan takaran maksimal boleh mengambil untung dari suatu transaksi,tetapi islam melarang orang untuk memanfaatkan situasi mencari keuntungan besar sehingga harga tidak terjangkau,” jelasnya.

“Islam pun mengajarkan etika kejujuran,larangan curang dan bahkan larangan merusak harga pasar dengan cara menaikan atau menurunkan harga barang seenaknya,” tambah Habib.

Dalam kesempatan itu Habib juga didampingi oleh ketua Badan Pengelola Wakaf Ar Risalah, Padang, Mulyadi Muslim. (sippfm.com)

Miftahul AnwarKeseimbangan antara Materi dan Spritual dalam Konsep Ekonomi Islam
read more

International Talk STEI Tazkia bersama Habib Namlaitu, Ph.D “Keseimbangan Rohani dan Materi dalam Bermuamalat Maliyah dengan Sunnah Nabawiyah”

No comments

Senin, 17 September 2018 M/ 7 Muharram 1440 H

Monday Forum kali ini merupakan kolaborasi antara Pusat Studi Zakat dan Wakaf yang dinaungi LPPM dengan International Programme. International Muslim Scholar Talk Series dibuka dengan sambutan dari Ketua STEI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin, M.Acc. Acara dimoderatori oleh Ustadz Abdul Mughni, Lc kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Habib Namlaity, Ph.D.

Dr.Habib membuka dengan pemaparan fakta bahwa, kajian yang saat ini dilakukan sebagiannya hanya fokus pada fiqh saja dan sebagian lain hanya fokus pada kajian teori ekonomi. Atas dasar fakta ini, maka perlu ada kajian fiqh dengan teori ekonomi agar mencapai keseimbangan. Itulah ekonomi Islam. Manusia terbagi kepada dua macam, sebagian manusia terlalu zuhud sampai tidak mendekat pada ekonomi dan menganggap bahwa harta adalah fitnah; dan sebagian lain terlalu tamak pada harta sampai tidak perduli darimana harta itu berasal. Rasulllah berkata bahwa sebaik-baik harta adalah yang dipegang oleh orang yang bertakwa karena orang yang bertakwa akan meletakan harta di tangannya, bukan di hatinya.

Islam menjelaskan bahwa ada kebebasan dalam mengelola harta. Maka biarlah pasar bergerak bebas sesuai dengan permintaan dan penawarannya. Dalam hal ini juga perlu ada keridhaan antara pelaku muamalah. Yang menjadi penting dalam bermuamalah adalah perlunya bukti transaksi berupa tulisan dan saksi.

Dr. Habib juga menyampaikan bahwa Islam memperhatikan pada kebutuhan ruhiyah; yaitu manusia harus percaya bahwa Allah yang memberikan dan menahan rezeki. Jika manusia sudah meyakininya, maka tidak akan tamak, terus melakukan sedekah dan yakin rezekinya tidak akan berkurang atau hilang. Kuliah umum ditutup dengan berfoto bersama menjelang waktu Sholat Ashar.

Rizqi ZakiyaInternational Talk STEI Tazkia bersama Habib Namlaitu, Ph.D “Keseimbangan Rohani dan Materi dalam Bermuamalat Maliyah dengan Sunnah Nabawiyah”
read more

STEI Tazkia Hadiri Launching NTB Syariah di Islamic Center Mataram, NTB

No comments

Mataram, 13 September 2018 / 3 Muharram 1440 H.

Dr. Murniati Mukhlisin, Ketua STEI Tazkia menghadiri Launching NTB Syariah di Islamic Center Mataram, NTB. Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti Provinsi Aceh menyatakan konversi penuh Bank Konvensional NTB menjadi NTB Syariah. Dengan konversi ini, maka seluruh operasional Bank NTB dijalankan full syariah.

Ketua OJK Provinsi menyatakan bahwa NTB menjadi contoh yang baik untuk Bank Daerah yang memiliki rencana konversi selanjutnya. Tidak kurang dari total 98% Nasabah Bank NTB menyatakan kesediaannya untuk tetap menjadi Nasabah Bank NTB Syari’ah. Hal ini menunjukkan besarnya kesadaran masyarakat NTB akan pentingnya syariah termasuk dalam ranah Ekonomi dan Keuangan Islam.

Tazkia bangga menjadi bagian dari konversi Bank NTB Syariah. Dr. M. Syafii Antonio sebagai Pembina Yayasan Tazkia, bersama Dr. Yuslam Fauzi dan Dr. Adiwarman Karim menjadi pembina dalam proses konversi Bank NTB Syariah.

Dr. Tuan Guru Zainul Majdi sebagai pemilik saham Mayoritas Bank NTB Syariah menyatakan bahwa konversi ini menjadi satu upaya untuk internalisasi nilai Islam dalam setiap tatanan kehidupan kita, khususnya dalam Ekonomi Syariah. Sehingga untuk selanjutnya nilai-nilai Islam bisa masuk dalam setiap ranah kehidupan masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Miftahul AnwarSTEI Tazkia Hadiri Launching NTB Syariah di Islamic Center Mataram, NTB
read more

STEI Tazkia Perkenalkan Ekonomi Digital Islam ke Siswa SMA

No comments

Program Studi Ekonomi Syariah STEI Tazkia bekerjasama dengan SMAIT As-Shof menyelengarakan kegiatan talkshow untuk meningkatkan literasi siswa-siswi SMA tentang ekonomi Islam.
Seminar yang diadakan pada hari Senin, 10 September 2018 mengangkat tema Ekonomi Digital Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah sekolah dari berbagai sekolah di Depok.
“Ekonomi Digital Islam adalah hal baru yang perlu dikenalkan kepada siswa-siswi kami”, terang ibu Dyah, kepala Sekolah SMAIT As-Shof.
Acara berlangsung meriah dengan ditandai berbagai pertanyaan yang muncul. Berharap ke depannya bisa lebih intens diadakan acara sejenis dengan melibatkan lebih banyak audiens sehingga manfaatnya membuka cakrawala pengetahuan siswa siswi SMA.

Miftahul AnwarSTEI Tazkia Perkenalkan Ekonomi Digital Islam ke Siswa SMA
read more