Institut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal

No comments

 

 

 

 

Pusat Studi Halal Tazkia atau lebih dikenal sebagai Halal Center Tazkia terus aktif dalam mendampingi UKM lokal utamanya di sekitar Jabodetabek sejak pertama kali berdiri. Didukung oleh BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia dan Bank Indonesia, Halal Center Tazkia berkomitmen untuk membantu para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal. Dan setelah melewati proses dan perjuangan yang cukup panjang, secara resmi BPJPH Kementerian Agama menerbitkan sertifikat halal bagi beberapa UKM binaan Tazkia. Hal itu adalah pencapaian yang cukup besar bagi IAI Tazkia sebagai perguruan tinggi yang berhasil mendampingi para UKM dalam sertifikat halal. Dan kegiatan tersebut terus berlanjut secara masif di tengah keterbatasan pandemi ini.

Sebagai rasa syukur atas keberhasilan para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal, IAI Tazkia mengadakan ceremony serah-terima SH kepada para UKM binaan yang dilaksanakan melalui platform zoom pada Sabtu, 10 Juli 2021. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu kehormatan. Mulai dari Dr. Diana Yumanita selaku Deputi Direktur Departmen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, kepala BPJPH Kementerian Agama RI, Dr. H. Mastuki, M.Ag. Direktur Komersial PT. Sucofindo, Bpk. Darwin Abas, Kepala Bagian Sertifikasi Halal PT. Suconfindo, Bpk. Adisam ZN, Kepala Bagian UKM Kota Bogor, Bpk. R Medi Sandora dan para UKM binaan Tazkia.

Halal Center Tazkia adalah perguruan tinggi pertama yang berhasil mendampingi UKM dalam sertifikasi halal. Keberhasilan ini bukan semata dari pihak IAI Tazkia saja, namun didorong oleh dukungan dan bantuan Bank Indonesia, BPJPH Kementerian Agama, dan PT. Sucofindo sebagai mitra LPH (Lembaga Pemeriksa Halal) sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor IAI Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Bahkan kepala BPJPH, Dr. H. Mastuki, M.Ag. merasa Halal Center Tazkia sudah sangat siap sebagai tim penyelia halal dan meminta agar memperluas cakupannya secara internasional terutama Australia.

“Bapak ibu sekalian para civitas akademika dari Institut Tazkia dan juga para penerima sertifikat halal, para pelaku usaha yang merupakan binaan dari Tazkia… Tazkia bisa bergandengan tangan juga dengan lembaga halal luar negeri atau halal sertifikasi terutama dari Australia yang banyak kawan-kawan kita Muslim”, Ucap Dr. H. Mastuki, M.Ag. dalam sambutannya.

Acara tersebut ditutup dengan simbolis serah terima sertifikat halal bagi delapan UKM binaan yang telah berhasil dan lolos pendaftaran sertifikasi halal. Dan hal serupa akan terus menyusul bagi UKM binaan Tazkia yang lain. Sertifikat halal yang diterimapun tampil berbeda, karena yang menerbitkan langsung adalah BPJPH Kemeterian Agama RI. Dengan logo garuda sebagai simbol resmi dokumen negara, kode seri guna mencegah duplikasi dokumen, nomor sertifikat yang diawali dengan kode ID sebagai tanda resmi diterbitkan langsung oleh negara, dan masa berlaku yang tercatat selama empat tahun. Bahkan pada serifikat tersebut terdapat QR khusus dari BPJPH untuk melacak keabsahan dari sertifikat halal tersebut. Tampilan model SH terbaru yang diterbitkan oleh BPJPH adalah seperti ini;

 

 

Dokumen-dokumen tersebut adalah sertifikat halal dari UKM binaan Tazkia yang lolos pendaftaran SH. Diantaranya adalah empat usaha di bidang minuman dan bahan minuman, yaitu Kunyit Asam Sri Katon 79 (No. ID00110000080450121), Tamkin Coffee – bubuk dan biji kopi khas Wangun Kabupaten Bogor (No. ID00110000080420121), Teh Tarik Jelly Tjap Tiga Daun (No. ID00110000080470121),  MB Sirup Markisa Bogor produksi Harisma Home Industri (No. ID00110000080460121). Kemudian dua usaha di bidang kue dan roti; Andien Cake milik mahasiswi aktif IAI Tazkia dibawah naungan inkubator bisnis IAI Tazkia (No. ID00110000080500121) dan Rini’s Cake (No. ID00110000080401220). Satu usaha di bidang rempah, bumbu dan kondimen khususnya sambal pecel merk SL SlamLil (No. ID00110000080490121) serta makanan kategori tumbuhan dan  produk tumbuhan olahan khas durian produksi Serba Duren Lezatoss (No. ID00120000080381220).

Pencapaian ini adalah awal dari perjuangan Halal Center Tazkia demi mencapai visinya menghalalkan UKM Indonesia. Seperti yang dikatakan Direktur Halal Center Tazkia, Dr. Indra, M.Si., “kami akan terus berkomitmen mendampingi UKM dalam mencapai sertifikasi halal”. IAI Tazkia pun tidak melepas para UKM setelah tersertifikasi halal. Direktur Halal Center Tazkia mengatakan bahwa produk-produk tersebut dapat dijual di Kantin Halal Tazkia yang berlokasi di dekat pintu keluar tol Sentul Selatan, tepatnya di Masjid Andalusia Islamic Center, Sentul City Bogor.  

melvinaInstitut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal
read more

Studi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta

No comments

Pada tanggal 7 Juli 2021 M pukul 09.30 WIB yang bertepatan dengan tanggal 27 Dzulqadah 1442 H Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tazkia melakukan Studi Banding secara daring melalui aplikasi zoom dengan Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Acara ini merupakan salah satu program kerja Tadris IPS IAI Tazkia yaitu Bench Marking dan Studi Banding ke program studi Pendidikan IPS dan Tadris IPS dari kampus di Indonesia yang program studinya terakreditasi A. Acara ini sejatinya dilakukan secara offline tetapi karena meningkatnya kasus Corona di Indonesia dan PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali maka studi banding ini dilakukan secara virtual tanpa mengurangi kehikmatan dan esensi dari diselenggarakannya studi banding ini. Program Studi (Prodi) Tadris IPS IAI Tazkia yang diwakili oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi, Sekertaris Prodi dan beberapa dosen tetap Prodi Tadris IPS diterima dengan hangat oleh Kepala Program Studi dan Dosen dari Prodi Pendidikan IPS UNY. Acara ini dibuka oleh sambutan Dekan dan KPS Tadris IPS IAI Tazkia yang menjelaskan maksud dan tujuan studi banding Tadris IPS ke Pendidikan IPS ke UNY terkait PPL, KKL, Tugas Akhir/ Skripsi Online, Ujian Komprehensif, Tracer Alumni, Pengembangan Kualitas Lulusan dan Implementasi dari Kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan oleh di Prodi Pendidikan IPS UNY.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung secara dinamis antar dosen di kedua prodi. Di akhir acara Prodi Pendidikan IPS UNY sebagai Prodi IPS Pertama yang berdiri di Indonesia siap berkolaborasi dengan Tadris IPS IAI Tazkia dalam pengembangan Tridharma Perguruan tinggi yang akan disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) maupun Memorandum Of Understanding (MOU) Bekelanjutan di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian maupun Pengabdian Kepada Masyarakat. Serta pengembangan Laboratorium IPS baik Indoor maupun Outdoor serta Virtual Laboratorium yang sedang dikembangan oleh Prodi Pendidikan IPS. Dengan adanya Studi Banding dan Kerjasama Berkelanjutan ini diharapkan Prodi Tadris IPS bisa menambah Kreatifitas baik dari Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa sesuai dengan Motto Prodi Tadris yang selalu Aktif dalam bekerja, Kreatif dalam memulai hal barudi segala bidang, serta Amanah dalam Setiap pekerjaan yang dilakukan.

melvinaStudi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta
read more

Silaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

No comments

Pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 22 Dzulqadah 1442 H Program Studi Tadris IPS Institut Tazkia melakukan Kunjungan Silaturahim ke Program Studi IPS Universitas Negeri Jakarta melalu aplikasi zoom pada pukul 09.00 WIB. Rombongan Program Studi (Prodi) Tadris IPS Institut Tazkia yang diwakili oleh Koordinator Program Studi dan Sekertaris Program Studi Tadris IPS diterima oleh Kepala Prodi, Kepala Laboratorium dan GPJM Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahun Sosial Universitas Negeri Jakarta.

Silaturahim kali ini dilakukan secara daring seiring diberlakukkanya PPKM darurat di pulau jawa tanpa mengurangi esensi dan tujuan dilakukannya silaturahim ini dalam sambutannya Prodi Tadris IPS ingin belajar banyak dari Prodi Pendidikan IPS UNJ terkait PPL, KKN, dan Skripsi yang dilakukan secara daring serta pengembangan dan pelacakan alumni Pendidikan IPS yang sudah dilakukan di UNJ. Dari studi banding ini diharapkan terjalinnya kerjasama berkesinambungan terkait tridharma perguruan tinggi baik dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Prodi Pendidikan IPS UNJ yang saat ini di Ketuai oleh Dr. Desy Safitri mengatakan bahwa kerjasama ini dapat menjadi salah satu cara Perguruan Tinggi Khususnya Prodi Pendidikan IPS dan Tadris IPS untuk mensukseskan salah satu Program Kampus Merdeka. Prodi Pendidikan IPS UNJ siap menjadi Partner Kampus Merdeka dari Tadris IPS IAI Tazkia di banyak kegiatan baik di pertukaran Dosen maupun pertukaran mahasiswa. Dengan diadakannya Silaturahim Studi Banding ini diharapkan dapat bertukar pikiran serta menambah wawasan bagi Prodi Tadris IPS IAI Tazkia agar senantiasa Amanah dalam menajalankan Tridharma Perguruan Tinggi sesuai dengan motto di Program Studi Tadris IPS yaitu Aktif Kreatif dan Amanah.

 

melvinaSilaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta
read more

Studi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

No comments

Program Studi Tadris IPS IAI Tazkia mengadakan Studi Banding ke Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang dilakukan secara online melalui aplikasi zoom pada hari kamis tanggal 1 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 21 Dzulqadah 1442 H. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan dari Fakultas Tarbiyah Tazkia dan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu sosial UPI. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Dalam kunjungannya Prodi Tadris IPS IAI Tazkia bersilaturahim terkait beberapa hal penting mengenai prodi diantaranya terkait Pembelajaran daring, PPL online, Bimbingan Skripsi dan Tracer Alumni mahasiswa Pendidikan IPS di UPI. Rombongan Prodi Tadris IPS IAI Tazkia yang terdiri dari Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi Tadris IPS, Direktur LPPM dan Sekertaris Prodi Tadris IPS disambut oleh Dekan,Kepala Program Studi dan dosen dosen dari Pendidikan IPS UPI.


Pendidikan IPS UPI yang di ketuai oleh Dr. Dadang Sundawa,M.Pd. merupakan salah satu Prodi Pendidikan IPS di Indonesia yang memiliki Peringkat Akreditasi A. Di masa pandemi ini Prodi PIPS UPI melakukan pembelajaran daring yang terintegrasi dengan dikti melalui SPADA. Serta mengintegrasikan pendidikan dalam PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa) dan beberapa media yang mudah diakses secara daring. Dalam penerapan PPL (Program Pengalaman Lapangan) dan KKN (kuliah Kerja Nyata) Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti Peraturan dari Kampus baik dilakukan secara offline maupun secara online di masa pandemi ini. PIPS UPI yang berdiri dari tahun 2009 sudah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di segala bidang baik di pendidik (guru dan dosen), ASN di berbagai lembaga pemerintahan, lembaga Swasta, Entrepreneur dan banyak di bidang lainnya. Di akhir kegiatan Kaprodi IPS mengharapkan adanya kerjasama berkelanjutan antara Tadris IPS Institut Tazkia dengan pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia untuk keberlanjutan program dan juga sebagai salah satu agenda untuk mengembangkan Tridharma perguruan Tinggi baik di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat khususnya di bidang Pendidikan Ilmu Sosial.

melvinaStudi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
read more

Program Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia

No comments

Oleh : Ria Marsella, S.H

JAKARTA – Dalam rangka mencapai visi World Class University dengan menghadirkan mahasiswa yang berasal dari mancanegara, IAI Tazkia melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia di Jakarta pada Rabu, 9 Juni 2021/28 Syawal 1442H. Pihak IAI Tazkia diwakili oleh Rektor, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, Direktur Internasional Program, Anita Priantina, M.Ec, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, Dr. Achmad Firdaus, M.Si, Kepala Bagian Humas, Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy dan tim. Kunjungan ini disambut langsung oleh Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia H.E Faizullah Zaki dan segenap jajaran.

Pertemuan ini merupakan silaturahmi dan penjajakan kerjasama perguruan tinggi antara kedua belah pihak, khususnya dibidang pertukaran pelajar antara mahasiswa dari Tazkia dan mahasiswa dari Afghanistan. “Kami sangat mendukung IAI Tazkia menerima banyak mahasiswa dari Afghanistan untuk studi di kampus IAI Tazkia”, tukas Dubes Afghanistan. Senada dengan Dubes Afghanistan, Rektor IAI Tazkia mengatakan “Tazkia sudah siap untuk menerima mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di IAI Tazkia pada tahun ajaran 2021/2022, Agustus mendatang”

IAI Tazkia juga menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di kampus Tazkia. Inisiasi kerjasama lainnya yang usulkan, yakni penelitian industri halal di Afghanistan yang nantinya akan dilakukan oleh mahasiswa dan dosen IAI Tazkia. Hal ini disambut dengan baik oleh Pihak Kedutaan Afghanistan. Dubes Afghanistan menjelaskan bahwa industri halal di Afghanistan tumbuh dengan baik dalam 20 tahun terakhir dan siap menjadi bagian dari industri halal dunia.

Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan antara dua belah pihak. Pertemuan sebelumnya dilakukan oleh Kedubes Afghanistan yang hadir ke kampus IAI Tazkia pada tanggal 3 Juni 2021/22 Syawal 1442 H. Hasil dari pertemuan hari ini akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani antara para pihak. (Anwar)

Miftahul AnwarProgram Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia
read more

Riau dan Tazkia Lanjutkan Kerja Sama Sarjana Hafizpreneur

No comments

PEKANBARU — Institut Agama Islam Tazkia melakukan silaturrahim dengan Pemerintah Provinsi Riau sekaligus melakukan diskusi kelanjutan kerja sama. Salah satunya, terkait dengan kelanjutan kerja sama sarjana hafizpreneur.

Silaturrahim dan diskusi ini dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kepala Dinas Pendidikan Zul Ikram, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Syukur dan jajaran masing-masing. Sedangkan dari IAI Tazkia dihadiri oleh Rektor IAI Tazkia Murniati Mukhlisin, Wakil Rektor 3 Faried Kurnia Rahman dan Asisten Rektor Bagian Kerjasama Ahmad Abdullah Rahil.

Dalam diskusi tersebut Pemprov Riau dan IAI Tazkia membahas kelanjutan kerja sama yang selama ini sudah berjalan. Dan tahun ini, akan ada lagi putra/i terbaik daerah Riau yang akan diberikan beasiswa oleh Pemprov RIAU untuk Program Sarjana Hafidzpreneur di IAI Tazkia. Dalam proses seleksi tahap pertama ada kurang lebih 400 peserta yang telah mengikuti seleksi.

“Dengan ramainya peminat program beasiswa ini semoga banyak pula putra/i daerah Riau yang bisa berkuliah dan menghafalkan Alquran. Sehingga, bisa kembali ke Riau dan membangun Riau menjadi lebih baik,” kata Gubernur Riau Syamsuar.

Kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dengan Institut Agama Islam Tazkia sudah memasuki tahun kedua. Rektor IAI Tazkia Murniati  mengatakan, pihaknya terus berusaha meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan agar mahasiswa bisa maksimal dalam studinya.

“Alhamdulillah kondisi mahasiswa/i Riau di Kampus Tazkia sangat baik. Semoga tahun ini makin banyak putra/i Riau yang bisa berkuliah di IAI Tazkia, kami sangat senang bisa membantu merealisasikan program Pak Gubernur terutama dalam penigkatan kualitas SDM,” ujar Murniati.

Saat ini sedang dilakukan seleksi untuk Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun kedua di IAI Tazkia. Asisten Rektor bagian kerja sama Ahmad Abdullah Rahil yang juga menjadi ketua tim seleksi menyampaikan, sedang melakukan seleksi untuk tahun kedua.

“Saat ini sedang dilakukan seleksi online bagi yang tidak bisa mengikuti seleksi secara langsung yang sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Sampai saat ini ada kurang lebih 400 orang yang sudah mengikuti seleksi, targetnya kami akan menyeleksi 600 orang,” ujarnya. (REPUBLIKA.CO.ID)

 

Miftahul AnwarRiau dan Tazkia Lanjutkan Kerja Sama Sarjana Hafizpreneur
read more

Tazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas

No comments

20 Januari 2020 / 6 Jumadil Akhir 1442 H

Telah ditandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Institut Agama Islam Tazkia di Hotel Mercure Pontianak.

Acara penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilakukan oleh Bupati Kabupaten Sambas Atbah Romin Suhaili dan Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang disaksikan oleh Asisten bagian kerjasama IAI Tazkia Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil.

Penandatangan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan oleh IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas di Kantor Bupati Sambas sehari sebelumnya.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyampaikan perlunya inovasi juga kaloborasi dalam membangun Sambas kedepan, karena itu “harapannya IAI Tazkia bisa memberikan masukan dan bantuan untuk mewujudkan Sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan berprestasi” ucapnya.

Menanggapi hal itu Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa “Sambas adalah daerah perbatasan yang strategis sehingga selain perlu kuat di sektor pertahanan kawasan darat dan lautan, Sambas juga perlu kuat di sektor Keuangan dan Industri halalnya. Oleh karena itu kita insya Allah siap membantu Kabupaten Sambas.”

Setelah diskusi yang dilakukan, kedua belah pihak sepakat untuk menindak lanjutinya dalam hal pelatihan pengembangan industri halal termasuk keuangan syariah dan pengiriman beasiswa Hafizpreneur bagi putra-putri terbaik dari kabupaten tersebut ke Kampus Tazkia.

Miftahul AnwarTazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas
read more

TAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS

No comments

19 Januari 2020 / 5 Jumadil Akhir 1442 H

Telah dilakukan silaturrahmi antara Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia) dan PemKab. Sambas.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sambas Hairiah, Asisten 1 Sunaryo, dan Jajaran Lainnya dari pihak PemKab. Sambas. Dari Pihak IAI Tazkia dihadiri oleh Murniati Mukhlisin selaku Rektor, Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil selaku Asisten Bagian Kerjasama.

Pada pertemuan ini PemKab. Sambas dan IAI Tazkia menyatakan akan melakukan kerjasama dalam pengembangan Industri Halal, Pengentasan Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat, pengembangan BPRS dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

“Kami menyampaikan terima kasih atas silaturrahim yang dilakukan IAI Tazkia, semoga kerjasama antara PemKab. Sambas dan Institut Tazkia bisa segera terealisasi” ucap Hairiah selaku Wakil Bupati Kabupaten Sambas.

Murniati Mukhlisin menyatakan kesiapan IAI Tazkia bekerjasama dan berkaloborasi dalam membantu Pemerintah Kabupaten Sambas, “Sambas mempunyai potensi yang luarbiasa dan kami InsyaAllah siap berkerja sama dan berkaloborasi untuk mewujudkan Kabupaten Sambas yang lebih baik dan berakhlakul Karimah. Semoga Allah jadikan Sambas Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur” ucapnya.

Setelah pemaparan yang disampaikan Rektor IAI Tazkia dan tanggapan yang diberikan oleh pihak-pihak yang berhadir, pertemuan ini diakhiri dengan bertukar cendramata antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas sekaligus foto bersama.

Miftahul AnwarTAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS
read more

Tazkia Tandatangani Kerjasama Bidang Sosial Bersama Baitul Mal Aceh

No comments

30 Desember 2020/15 Jumadil Awwal 1442H

Telah ditandatangani Perjanjian Kerjasama dalam bidang sosial antara Institut Agama Islam Tazkia dan Baitul Mal Aceh bertempat di Banda Aceh.

Ruang lingkup kerjasama adalah antara lain pemberian beasiswa bagi putra daerah Aceh yang tergolong mustahik untuk program kelas internasional ekonomi dan keuangan syariah juga untuk program Hafizpreneur. “Beda kedua program ini adalah target hafalan semasa studi dimana untuk program internasional saat ini target hafalan Al-Qur’an adalah 2-5 juz dan wajib asrama setahun sedangkan program Hafizpreneur 30 juz wajib asrama 4 tahun” ujar Murniati.

Selain itu kedua pihak setuju untuk menjalankan keuangan mikro syariah dibalut dengan proteksi asuransi mikro syariah. Adapun pelatihan akan diadakan untuk petugas lapangan keuangan mikro yang bertujuan untuk pemberantasan rentenir dan kemiskinan di Aceh.

9 November 2020 yang lalu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik dan mengambil sumpah jabatan lima keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh periode 2020-2025.

Kelima anggota tersebut adalah Prof. Dr. Nazaruddin. A. Wahid, M.A sebagai ketua, Dr. Abdul Rani Usman, M.Si sebagai anggota, Khairina, S.T sebagai anggota, Mukhlis Sya’ya S.T sebagai anggota, dan Mohammad Haikal, S.T, M.I.F.P sebagai anggota.

Baitul Mal Aceh yang setara dengan Badan Amil Zakat Nasional ini didirikan pada tahun 1973. Setelah lahirnya Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2007 tanggal 17 Januari 2008 tentang Baitul Mal sebagai turunan dari UUPA dimana dimana di dalam pasal 3 ayat 1 menyebutkan bahwa Baitul Mal adalah lembaga Daerah Non Struktural yang dalam melaksanakan tugasnya bersifat independen sesuai dengan ketentuan syariat dan bertanggung jawab kepada Gubernur.

Dengan adanya ketentuan itu maka Baitul Mal Aceh menjalankan tugas-tugasnya seperti mengurus dan mengelola zakat, wakaf dan harta agama hingga membuat perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat berdasarkan prinsip saling menguntungkan. Poin inilah yang dijunjung oleh keduabelah pihak untuk memastikan ekonomi syariah yang berkeadilan dikenal dan dijalankan di kalangan para mustahik.

Perjanjian Kerjasama ditandatangani oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP selaku Rektor Institut Agama Islam Tazkia dan Dr. Abdul Rani Usman, M.Si selaku Anggota Komisioner mewakili Prof. Dr. Nazaruddin A. Wahid, M.A., Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, disaksikan pleh semua wakil komisioner dan Kepala Sekretariat, Rahmad, S. Sos.

Miftahul AnwarTazkia Tandatangani Kerjasama Bidang Sosial Bersama Baitul Mal Aceh
read more

Rektor Tazkia Jadi Perwakilan Indonesia Bawa Misi Perdamaian & Pemberdayaan Wanita ke Afghanistan

No comments

Ada beberapa poin penting yang Dr. Murniati Mukhlisin sampaikan kepada Ulama Wanita Afghanistan pada hari ketiga kunjungan perdamaian ke Kabul, Afganistan, 25 Desember 2020/10 Jumadil Awwal 1442H, yaitu:

1. Berbagi tentang pengalaman peranan wanita saat proses perdamaian di Aceh. Kongres wanita Aceh dalam proses perdamaian dihadiri oleh 437 wanita diadakan pada bulan Februari 2000.

Kongres yang mengusung tema perempuan dan perdamaian “Krue Seumangat Ureung Inong Aceh Bak Duek Pakat Keu Aceh yang Aman, Damai ngon Ade” (Semangat bagi Perempuan Aceh yang Duduk Bersama untuk Aceh yang Aman, Damai dan Adil) dikenal sebagai Duek Pakat Inong Aceh (Kongres Perempuan Aceh Pertama).

2. Menganalisa terjadinya proses perdamaian (Peace Making) di Aceh pada tahun 2005, yang sebelumnya terjadi Tsunami tahun 2004. Akhirnya setelah 30 tahun konflik, dengan izin Allah SWT (melalui salah satu ujian yang didatangkan yaitu Tsunami yang menelan nyawa 230 ribu orang) telah membawa hati-hati bersatu. Allah SWT juga menggerakkan Jusuf Kalla yang pada waktu itu menjabat Wakil Presiden RI membantu mulusnya proses perdamaian.

3. Afghanistan yang sudah melalui 40 tahun masa konflik, diterpa Covid-19 dengan 51 ribu lebih kasus menduduki peringkat negara ke-90 terpapar Covid-19 terbanyak di dunia dari 40 juta penduduknya. Semoga hati-hati rakyat Afghanistan bersatu, menghadapi Covid-19 dan juga bersatu untuk perdamaian yang berkelangsungan (sustainable peace).

4. Memberikan semangat kalau bantuan Allah SWT untuk mendatangkan perdamaian adalah dekat: mataa nashrullah? Alaa, inna nahsrullahi qoriib (QS Al-Baqarah (2): 214).

5. Peace Making dan Peace Keeping penting, juga Peace Building yaitu proses dimana perdamaian yang ada dijaga dan dilestarikan dengan program-program terukur. Hal ini diperlukan untuk menghindari potensi konflik yang baru.

6. Beberapa program kerjasama Afghanistan-Indonesia yang dapat dijalankan adalah pengiriman anak-anak ke sekolah Islam atau pondok pesantren modern dan mahasiswa ke kampus Islam atas beasiswa instansi di Indonesia. Dalam hal pemberdayaan wanita, dapat juga dilakukan bagi pengusaha UMKM dan pemberdaya masyarakat untuk mengikuti pelatihan di Indonesia guna mendalami sektor-sektor industri halal dan keuangan mikro syariah berbasis teknologi.

7. Sempat mengenalkan manajemen keuangan keluarga syariah dengan buku Sakinah Finance dan 7 Prinsip Pendapatan. Sayangnya mereka tidak paham untuk baca tuntas karena berbahasa Indonesia.

Semoga suatu hari buku-buku seri Sakinah Finance dapat diterjemahkan ke bahasa Pashto. Isi buku ini cukup penting yaitu untuk praktik keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Yang memotivasi delegasi untuk Misi Perdamaian ke Afghanistan ini adalah seruan ayat berikut:

Innamal mu’minuuna ikhwatun, faashlihuu bayna akhowaykum. Wattaqullaha, la’allakum turhamuun (QS Al-Hujurat (49): 10.

Semua Muslim adalah bersaudara, nyatanya 99.9 persen rakyat Afghanistan adalah Muslim, maka jika ada perselisihan, damaikan. Semoga kita adalah golongan yang bertakwa yang akan Allah SWT limpahkan rahmatNya.

Mari kita dukung dan doakan agar perdamaian segera hadir di negara saudara-saudara kita disana.

Murniati Mukhlisin
Rektor, Institut Agama Islam Tazkia/Bidang Pemberdayaan Wanita, MUI/ Pendiri Sakinah Finance

Miftahul AnwarRektor Tazkia Jadi Perwakilan Indonesia Bawa Misi Perdamaian & Pemberdayaan Wanita ke Afghanistan
read more