Rektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)

No comments

Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (PRESNAS FoSSEI) menggelar silaturahim dan kunjungan strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI) di The Tower, Jakarta, 18 April 2022/16 Ramadhan 1443H.

Bersama Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin, PRESNAS yaitu Muhammad Rafiuddin, Ismadanaf Ramadan, Muhamad Rijalul Humam, Ambo Endeng, serta pengurus nasional Wulan Listiani dan Farah Amalia melakukan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI.

Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen BSI yang memfasilitasi PRESNAS bertemu dengan Taufik Machrus dari BSI Corporate University, Ganis dan Tessy dari Human Capital BSI.

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, menjadi fokus bahasan. Poin di yang di dapat pada pertemuan kali ini yaitu, FoSSEI gandeng BSI untuk mendukung Industri keuangan syariah dalam menyiapkan SDM yang berkompeten melalui literasi digital finance dan bussines mindset.

PRESNAS FoSSEI juga akan membuat program supaya kader – kader FoSSEI menyiapkan dirinya ketika memilih karir di perbankan syariah sehingga dapat lebih siap dalam psikotes.

Murniati berharap agar SOP rekrutmen mengutamakan kemampuan baca Al-Qur’an dan bisnis syariah pada seleksi awal bukan nilai IPK dan penampilan.

Sumber: Humas FoSSEI Nasional

Miftahul AnwarRektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)
read more

Presnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia

No comments

Para Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam(PRESNAS FOSSEI) menggelar silaturahim dan kumpul bareng di Kampus Tazkia di Sentul City kemarin, 16 April 2022/14 Ramadhan 1443H. Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) dan M Gufran Pribadi Direktur Eksekutif Asosiasi FinTech Syariah Indonesia (AFSI).

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, ternyata menjadi fokus bahasan juga bagi Fossei Nasional.

Agenda silaturrahim dengan Rektor Insititut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin yang difasilitasi oleh KSEI Progres Tazkia menjadi ajang diskusi mencetuskan strategi perumusan link and match. KSEI merupakan singkatan dari Kelompok Studi Ekonomi Islam yang merupakan komunitas kajian Ekonomi Islam.

“Di Indonesia, hampir setiap universitas yang memiliki program studi Ekonomi Islam memiliki KSEI yang berada di bawah naungan Fossei,” kata Murniati dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Ahad (17/4/2022)

Karenanya, besok Rektor IAI Tazkia bersama dengan Presnas Fossei akan mengadakan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI. BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia dan 10 terbesar di dunia. (Republika.co.id)

Miftahul AnwarPresnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia
read more

Bincang SDG’s Edisi Ramadhan | Potensi Ekonomi Ummat : Pertumbuhan Ekonomi, Pekerjaan yang Layak, Inovasi & Berkurangnya Kesenjangan

No comments

Salam Progresif !

BSO SDG’s Ikatan Alumni Universitas Diponegoro bermaksud untuk mengangkat & mempromosikan implementasi prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDG’s) di Indonesia. Dalam diskusi kali ini kita membahas terkhusus dalam agenda besar yakni pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, industri, inovasi dan infrastruktur serta berkurangnya kesenjangan ekonomi.

Dalam diskusi ini kita mengundang Mas Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif seorang menteri yang mempunyai peran terwujudnya SDG’s dan 2 CEO dari perusahaan start up yang jelas melaksanakan tujuan SDG’s tersebut.

ALAMI adalah sebuah perusahaan yang belum lama lahir namun mampu secara cepat dapat menentukan posisi sehingga saat ini tak hanya dalam bidang inovasi keuangan digital namun juga di dalam peer to peer lending dan sekarang merambah dunia perbankan – Bank Hijrah. Sedangkan EOA Gold lahir baru di akhir 2019 dengan modal dibawah 100 juta namun sekarang telah membukukan omset ratusan kali lipat dalam waktu singkat dan memiliki inovasi dalam pemasaran dan produk yang luar biasa.

TAZKIA adalah kampus yang peduli dalam pencapaian SDGs; memasukan diskursusnya di kurikulum dan riset para dosen. Pandangan mengenai SDGs yang mendukung tujuan syariah (Maqashid Syariah) juga sering disampaikan ke publik.

Bincang SDG’s :
Edisi Ramadhan

Potensi Ekonomi Ummat:
Pertumbuhan Ekonomi, Pekerjaan yang Layak, Inovasi & Berkurangnya Kesenjangan

Kamis, 14 April 2022
Jam 13.00 – 15.00 WIB

https://us02web.zoom.us/j/84090924647?pwd=czRnOUE3eHpzOEMyWE85K3pCby96QT09

Meeting ID: 840 9092 4647
Passcode: 209057

Keynote Speech
Sandiaga Salahuddin Uno
Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia

Opening Speech
Ahmad Redi
Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro

Narasumber

1. Murniati Mukhlisin
Rektor Institut Agama Islam Tazkia
2. Fitoy Wicaksono
Chief Product Officer ALAMI
3. Rohmayadi
CEO EOA GOLD

Host
Arisakti Prihatwono
Ketua BSO SDG’s Center
Ikatan Alumni Fakultas Hukum Undip

Yuk ikuti diskusi nya dan dapatkan doorprize Logam Mulia

#ikafhundip
#KerisDiponegoro
#guyubsaklawase @tazkiaofficial #murniatimukhlisin #instituttazkia

Miftahul AnwarBincang SDG’s Edisi Ramadhan | Potensi Ekonomi Ummat : Pertumbuhan Ekonomi, Pekerjaan yang Layak, Inovasi & Berkurangnya Kesenjangan
read more

Pemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba

No comments

Wakil Bupati Siak Husni Merza menginginkan badan usaha milik desa di Kabupaten Siak bisa di syariahkan.

“Kita akan buat bagaimana badan usaha milik desa yang ada di Kabupaten Siak ini sebanyak mungkin kita syariahkan dalam hal simpan pinjam dan jual beli yang jauh dari riba,” kata Husni saat membuka secara resmi rapat kerja regional FoSSEI (SUMBAGTENG) ke-16 tahun 2022 di Gedung Tengku Maharatu Kecamatan Siak, Sabtu (12/2/2022).

Acara itu sekaligus seminar nasional bertema Peran Generasi Millenial Dalam Menggunakan Digitalisasi Demi Pengoptimalan Ekonomi Syari’ah yang Inklusif.

“Saya sangat tertarik dengan tema seminar ini, maka mari kita dorong bagaimana bermitra dengan perbankan yang syariah jika tidak kita yang mulai siapa lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan, ini merupakan kajian tentang ekonomi syariah dan edukasi kepada masyarakat.

Turut hadir disana mendampingi Wabup Ketua STAI, Ketua Baznas , Kepala Bank Riau Kepri, Kepala Bank Syari’ah Indonesia, Ketua lembaga MUI.

Disisi lain Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Siak Iwan Agus Supriono menyampaikan bahwa pihaknya telah dua periode ini menamatkan wisudawan dan wisudawati yang berbasis ekonomi syariah, ini proses yang panjang selama 2 tahun.

Dia sangat mendukung kegiatan itu dan disini mahasiswi diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari sebuah FoSSEI.

Sementara itu Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang datang langsung dari Bogor menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.

Dia menjelaskan peranan mahasiswa milenial memang sangat diharapkan yaitu pertama mendukung dan mengembangkan program ekonomi syariah yang berbasis digital.

Kedua, mempelajari industri digital yang sudah berkembang saat ini. Literasi tentang digital syariah masih sangat minim bahkan karenanya banyak yang terjerumus ke pinjol ilegal.

Murniati yang juga Ketua Dewan Pengawas Asosiasi FinTech Syariah Indonesia ini juga mengharapkan para hadirin untuk ikut menjadi pelaku industri digital. Misalnya, berpartisipasi sebagai pedana aktif atau pelaku UMKM di FinTech Syariah.

Dia juga ikut menjelaskan tentang metaverse, NFT, robotrading, investasi kripto, dan bagaimana rambu-rambu syariah harus dipastikan di dalam semua transaksinya. (JaringNasional.net)

Miftahul AnwarPemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba
read more

PEMKOT BANDA ACEH TERIMA KUNJUNGAN INSTITUTE TAZKIA BOGOR

No comments

Pemerintah Kota Banda Aceh menerima kunjungan dari Institut Tazkia Bogor, kegiatan dalam rangka silaturahmi dan penandatanganan kerjasama dalam bidang pendidikan dan ekonomi syariah ini digelar di Aula DSI Kota. Selasa (8/2/2022)

Dalam sinergisitas yang berlangsung hangat tersebut, hadir langsung Rektor Institut Tazkia Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, IFP.

Sementara dari Pemko Banda Aceh hadir Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh, Teuku Syahluna Polem,S.Sos, Plt Kadis DSI Kota Ridwan,S.Ag.,M.Pd dan Kadisdik Dayah Kota Banda Aceh Muhammad, S.Sos beserta jajarannya.

Dr. Murniati Mukhlisin atau yang akrab disapa madam Ani dalam presentasinya mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan beasiswa jalur khusus bagi santri-santri Kota Banda Aceh yang memiliki prestasi dibidang hafalan qur’an.

Begitupun peningkatan implementasi dibidang sosial ekonomi dan peningkatan kualitas SDM Pegawai ASN Pemko Banda Aceh untuk memenuhi tujuan dari kedua lembaga tersebut.

Sementara itu, Plt. Kadis DSI Kota Ridwan mengatakan bahwa kerjasama ini sangat menarik, mengingat pengalaman Institut Tazkia yang telah melahirkan para hafiz-hafiz qur’an yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Wali Kota Banda Aceh selain mempunyai visi dan misi menciptakan kota gemilang dalam bingkai syariah, juga ingin menciptakan seribu tahfiz di Kota Banda Aceh. Kita juga memiliki lembaga sertifikasi tahfiz”Pungkas Ridwan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh dan Kadisdik Dayah Kota Banda Banda Aceh. jika kerjasama ini bisa terjalin maka banyak program yang akan dapat dikembangkan kedepannya. (syariatislam.bandaacehkota.go.id)

Miftahul AnwarPEMKOT BANDA ACEH TERIMA KUNJUNGAN INSTITUTE TAZKIA BOGOR
read more

MoU and PKS Institut Agama Islam Tazkia dengan LAZ Al-Bunya

No comments

 

Bogor, 29 Desember 2021 / 25 Jumadil Awwal 1443. Institut Agama Islam Tazkia mengadakan kunjungan ke Lembaga Amil Zakat Al Bunyan. Hadir dalam kesempatan ini, Rektor IAI Tazkia Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, Hubungan Industri Nurul Imaroh, M.E. dan Kepala Bagian Kemahasiswaan & Alumni Rizqi Zakiya, ME. Rombongan Tazkia disambut dengan hangat oleh Al Ustadz Ahmad Zainil selaku Dewan Pengawas LAZ Al Bunyan yang juga merupakan Mahasiswa Pascasarjana Tazkia, Bapak Genap Agus, juga Bapak Ketut Eko Arisaputro, M.Si. selaku Ketua Yayasan Al Bunyan.

 

 

Kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dalam peningkatan implementasi Kontribusi sosial ekonomi antar kedua lembaga sekaligus peningkatan kualitas SDM untuk memenuhi tujuan tersebut. Dengan pengalaman IAI Tazkia yang telah melanglang buana mengimplementasikan literasi serta aplikasi ekonomi syariah dari masyarakat kurang mampu hingga edukasi halal untuk UMKM di berbagai lokasi di Indonesia, besar kesempatan untuk mengoptimalkan potensi yang juga diupayakan oleh LAZ Al Bunyan yang fokus pada pengkaderan di lingkungan pesantren untuk kemaslahatan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Kedua belah pihak juga sepakat untuk mengimplementasikan kampus merdeka demi mendukung optimasi potensi yang ada di keduanya. Pertemuan ini merupakan komitmen untuk memperluas kontribusi kedua lembaga dalam penguatan ekonomi umat baik melalu zakat khususnya maupun ekonomi Islam umumnya.

melvinaMoU and PKS Institut Agama Islam Tazkia dengan LAZ Al-Bunya
read more

Wakil Gubernur NTB dukung Literasi Keuangan Syariah terus digalakan di Pulau Lombok

No comments

Pelatihan Literasi Keuangan Syariah dan Pendampingan Sertifikasi Halal dilaksanakan kembali oleh Institut Tazkia dan Bank NTB Syariah.

Kamis, 23 Desember 2021, Pelatihan ini dilaksanakan di Gedung Balai Latihan Kerja Lenek Kabupaten Lombok Timur. acara yang didukung oleh beberapa organisasi pengusaha wanita di NTB ini dihadiri kurang lebih 100 pelaku UMKM.

Wakil Gubernur NTB, Ibu Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah didampingi ketua TPKK Kabupaten Lombok Timur beserta jajaran Pemerintahan ikut hadir serta sekaligus membuka acara pelatihan pada hari ini.

Pada momentum pembukaan acara pelatihan ini, turut hadir juga Rektor Institut Tazkia Bogor, Ibu Dr. Murniati Mukhlisin yang biasa disapa Madam Ani beserta Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk bertugas menjadi narasumber literasi keuangan Syariah dan Pelatihan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Lombok Timur dan umumnya di Nusa Tenggara Barat.

Selain membuka acara, Wakil Gubernur menyerahkan secara simbolis berkas Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Institut Tazkia tentang Tridharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan bersama ini merupakan bentuk jalinan kerjasama yang baik antara NTB dan Tazkia.

Miftahul AnwarWakil Gubernur NTB dukung Literasi Keuangan Syariah terus digalakan di Pulau Lombok
read more

Ground Breaking Tazkia University Apartment (Rusunawa Tazkia)

No comments

 

Alhamdulillah pada tanggal 15 November 2021 bertepatan dengan 10 Rabiul Akhir 1443 H berlokasi di lapangan futsal Institut Agama Islam Tazkia dalam acara Ground Breaking Tazkia University Apartment (RusunawaTazkia) Program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  Dihadiri oleh ketua dewan pembina Yayasan Tazkia Cendekia Bapak Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec., Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP (Rektor), Bapak Ditto Ferakhim, S.T., M.T (Kepala SATKER Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat), Bapak R. Rifi Firdaus Lustika, S.T., M.T (PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus SATKER Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat), seluruh pimpinan unit-unit Tazkia diantaranya Ibu Ir. Mirna Rifki (Pembina Yayasan), Bapak Syaripudin, S.E (Direktur Andalusia Islamic Centre), Bapak Mudzakir, S.E, AAAIJ, AIIS, CHRP (Direktur Asuransi Syariah Keluarga Indonesia) Bapak Widodo Saputro (Direktur PT Quantum Global Korpora), Bapak Ir. Andi Ihsan Arkam (Direktur Tazkia Micro Finance Center (TMFC)), Bapak Duddy Yustiadi (Direktur Tazkia Consulting), Bapak Iwan S.Th,I (Direktur Baitulmaal Tazkia), Bapak Ir. Agus Haryadi (Ketua Yayasan), Bapak Ir. Agus Siswanto (Sekretaris Yayasan), jajaran wakil rektor, dekan, dan seluruh civitas akademika Institut Agama Islam Tazkia.

Ketua dewan Pembina Tazkia Bapak Dr. Muhammad Syafii Antonio mengatakan hari ini merupakan suatu momentum yang sangat luar biasa dalam perkembangkan kampus Tazkia dan untuk meningkatkan kualitas sdm yang paham ekonomi juga hafal Al Qur’an, Tazkia sudah berdiri sejak tahun 2005, awal kehadiran kampus Tazkia yaitu dari permintaan Bank Indonesia untuk memberikan training setelah terjadi krisis moneter tahun 1999. Melihat animo masyarakat yang ingin belajar ekonomi Syariah sangat banyak, sehingga didirikanlah kampus Tazkia. Semoga pembagunan rumah susun untuk mahasiswa membawa keberkahan, beliau banyak mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi terutama kepada direktorat jenderal perumahan kementerian pekerjaan rumah dan perumahan rakyat, semoga apa yang dilakukan menjadi catatan amal.

Rektor IAI Tazkia juga turut mengomentari pembangunan rusunawa ditargetkan selesai pada November 2022 mendatang. Sehingga di 2023 nanti sudah bisa dihuni oleh para mahasiswa. “Total itu ada 2.500 siswa. Jadi 350 siswa itu khusus hafidz untuk program S1 yang targetnya mencapai 30 juz, lalu yang 2200 siswa targetnya hanya 2 juz saja dan mereka tidak banyak di asrama, tetapi tinggal tidak jauh dari kampus,” bebernya. Sementara, Kepala Satker penyediaan perumahan Provinsi Jawa Barat, Dito Ferakhim dalam sambutan ground breaking menuturkan, pembangunan Rusunawa di kampus Tazkia ini mendapat perhatian langsung Bapak Menteri PUPR. “Mohon kontraktor menjaga kualitas pembangunan, karena Menteri PUPR memantau langsung pembangunan Tazkia University apartement ini dan selalu menjaga kesehatan selama masa pandemi ini, ,” pesannya. Dito berharap dengan adanya pembangunan Rusunawa Tazkia ini bisa selesai tepat waktu dan hasil pembangunannya bermanfaat. “Soal perizinan juga mohon segera diurus dan diselesaikan. Kami juga akan memantau terus perkembangan tiap pembangunannya,” tegasnya. Runtunan acara pagi ini juga ada penanda tanganan kontrak tentang pembagunan rusunawa Institut Tazkia, pemotongan tumpeng dan foto bersama. (MSL)

melvinaGround Breaking Tazkia University Apartment (Rusunawa Tazkia)
read more

TAZKIA ADAKAN PELATIHAN DI MANDALIKA

No comments

22/12/2021 – Lombok Tengah, NTB

Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi yang memiliki Sumber Daya yang begitu luar biasa, diantaranya adalah peternakan, perikanan, garam, rumput laut dan lain sebagainya. Dalam program roadshow kegiatan pendampingan UMKM untuk mendapatkan Literasi keuangan syariah dan pelatihan UMKM yang dilaksanakan oleh Bank NTB Syariah, pada hari ini Tim Institut Tazkia bergeser ke Lombok Tengah pada hari Rabu, 22/12/2021 tepatnya di Hote Sima Kuta Lombok Tengah.

Pelatihan dihadiri oleh sekitar 100 an pelaku UMKM di Lombok tengah yang terdiri dari beberapa Organisasi pengusaha Wanita. Sebagai apresiasi dan dan juga memperingati Hari Ibu, mayoritas peserta yang hadir adalah Ibu-ibu hebat pelaku usaha. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat Bank NTB Syariah, Sekda Kabupaten Lombok Tengah, juga para kepala dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, dan Dinas Perindustrian.

”UMKM di Lombok tengah harus mengedepankan potensi dan target kedepannya. Selain itu kita harus mengedepankan apa yang diinginkan pasar di bidang pemasaran. Digitalisasi merupakan hal yang penting saat ini, para UMKM diharapkan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memaksimalkan digitalisasi. Ujar Sekda Lombok Tengah, Ibu Maya Firman Wijaya.

Sudah menjadi kegiatan rutin bagi Institut Tazkia memberikan Literasi keuangan Syariah dan pelatihan sertifikat halal kepada masyarakat karena ini merupakan Pemberdayaan Masyarakat yang dipersembahkan oleh para dosen-dosen Tazkia. pada kesempatan kali ini Tim Tazkia yang hadir adalah M. Dimas Anugrah, M. Yusuf Ibrahim, Syarifudin, dan Fakhry Barly Ramdhani.

Harapan besar bagi UMKM di Lombok tengah yang memiliki julukan UMKM Kuta Mandalika di NTB, sertifikasi halal merupakan hal yang harus diperhatikan oleh semua pelaku saha karena itu menjadi salah satu tolak ukur konsumen dalam membeli suatu produk.

Miftahul AnwarTAZKIA ADAKAN PELATIHAN DI MANDALIKA
read more

“Halal Itu Sehat, Halal Itu Baik”, Tazkia & Pemprov Kalimantan Timur Adakan Pelatihan Sertifikasi Halal UMKM

No comments

Produk halal memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Baik untuk produksi dalam negeri maupun ekspor.

“Ada potensi ekonomi yang tinggi dari sertifikasi halal dalam berbagai produk makanan maupun minuman,” kata Rektor Institut Agama Islam Tazkia Bogor Prof Murniati Mukhlisin saat pembukaan Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM Provinsi Kalimantan Timur di UPTD Pelatihan Koperasi dan UMKM di Jalan DI Pandjaitan Samarinda, Kamis (9/12/2021).

Dijelaskan, saat ini masyarakat negara-negara di dunia semakin sadar pentingnya makanan dan minuman halal. Makanan halal, bukan hanya baik bagi warga muslim, tapi juga nonmuslim.

Dia mengungkapkan, masyarakat dunia semakin menyadari bahwa makanan yang diolah melalui proses halal, ternyata lebih sehat dan baik untuk kesehatan. Dia memberi contoh makanan halal dari proses pengolahan makanan dari hewan yang disembelih. Mulai saat dipotong dengan pisau yang tajam, tidak boleh terlihat hewan lainnya untuk menghindari stres. Dia akan lebih sehat karena darahnya bersih keluar. Itu sangat berbeda dengan hewan yang mati karena ditembak.

“Lama kelamaan mereka menyadari. Halal itu sehat, halal itu baik,” tandas Murniati.

Sebab itu perlu terus dilakukan edukasi kepada pelaku UMKM untuk melengkapi usaha mereka dengan sertifikasi halal. Pemerintah harus terus melakukan sosialisasi, sekaligus menghapus stigma bahwa mengurus sertifikasi halal itu memakan waktu yang lama, susah dan mahal.

Sekarang semuanya sudah lebih mudah dengan keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang dibentuk pemerintah sekitar dua tahun lalu.

“Berikutnya kita harus bergerak bersama. Tidak mungkin MUI bergerak sendiri mengurusi ini, tidak mungkin juga BPJPH bekerja sendiri. Insan kampus juga harus turun memberikan sosialisasi sebagai bentuk pengabdian sosial untuk membantu UMKM kita,” sambung Murniati.

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, sudah semestinya Indonesia bisa menjadi “Dapur Halal Dunia”. Tidak kalah dari Thailand yang dengan hanya 5 persen komposisi penduduk muslimnya (sekitar 3 juta jiwa), sudah berani mengkampanyekan diri sebagai “Halal Kitchen of The World”.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor diwakili Kepala UPTD Pelatihan Koperasi dan UMKM Zainuddin Fanani mengatakan UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

Karena itu perlu dilakukan pembinaan secara terus menerus. Salah satunya dengan sertifikasi halal produk makanan dan minuman.

“Sertifikasi halal MUI untuk makanan, kosmetika, obat-obatan dan produk lainnya harus dilakukan demi menentramkan batin konsumen untuk mengonsumsinya. Sebab itu, pelaku UMKM harus menerapkan sistem jaminan halal,” ungkap Zai, sapaan akrabnya.

Pembukaan pelatihan juga dihadiri perwakilan MUI Kaltim dan PT Sucofindo. (sul/yans/adpimprovkaltim)

 

 

Miftahul Anwar“Halal Itu Sehat, Halal Itu Baik”, Tazkia & Pemprov Kalimantan Timur Adakan Pelatihan Sertifikasi Halal UMKM
read more