Al-Qur’an Camp Institut Tazkia Resmi Dibuka!

No comments

Berbahagialah orang yang menjadikan al-Qur’an sebagai sebaik-baik sahabat. Setiap hari ia akrab dengan Kalam Rabb-nya. Membacanya, mengamalkannya, menghafalnya, mempelajarinya, bahkan mendakwahkannya. Ia menjadi sebaik-baik manusia sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik dari kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

Sering sudah kita mendengar keutamaan dan kemuliaan orang-orang yang senantiasa membersamai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupannya. Ada yang Allah mudahkan segala urusannya, ada yang Allah berkahi kehidupannya, ada yang Allah berikan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidupnya dan masih banyak cerita menakjubkan lain yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala tunjukkan kepada orang-orang yang senantiasa bersahabat dengan kalam Nya. Sehingga salah satu bentuk-nya begitu banyak orang-orang ingin menjadi penghafal Al-Qur’an karena keutamaannya baik itu untuk dunia maupun untuk akhirat, tapi sejatinya sungguh rugi jika hanya mengharapkan keuntungan dunia semata. Keberhasilan kita bersahabat dengan Al-Qur’an bukan dilihat dari seberapa banyak ayat yang telah kita hafal kan namun bagaimana dengan Al-Qur’an yang telah kita jaga bisa pula menjaga hati dan lisan kita sehingga bisa menegakkan Amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang yang beruntung.” (QS Al Imran ayat 104).

Salah satu upaya kampus Matrikulasi Tazkia ini yang diisi oleh mahasiswa dan mahasiswi program Hafidzpreneur adalah dengan program Qur’an Camp. Kegiatan ini berlangsung selama 2 bulan yang dimulai ketika awal juli dan baru diresmikan pada 21 juli 2021 oleh pimpinan program Hafidzpreneur sekaligus Direktur kampus Matrikulasi Tazkia yakni Ustadz Miftakhus Surur, M.Sc (FIN) dan berakhir pada bulan September 2021. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan hafalan dan pencapaian program hafalan bagi para Mahasiswa dan Mahasiswi Hafidzpreneur dan Hafidznomics Tazkia dan juga untuk mengisi kekosongan waktu sebelum masuk perkuliahan semester baru dengan memfokuskan diri untuk dekat dengan Al-Qur’an.

Dalam pembukaan program Ustadz Miftahkhus Surur menyampaikan nasihat yang sangat berkesan khususnya pagi para mahasiswa Hafidzpreneur dan Hafidznomics. Salah satunya bagi para Mahasiswa mereka harus punya skala prioritas dan satu kalimat yang sangat berkesan “tua itu pasti, dewasa itu pilihan”. Sudah berapa banyak orang yang tua tapi tidak dewasa? Baik dalam hal mengambil keputusan atau dalam hal yang sederhana yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Karena penelitian menunjukkan generasi millenial Indonesia mengalami percepatan Baligh dan perlambatan ‘Akil, hal yang sungguh sangat memprihatinkan. Tidak lain itu semua disebabkan oleh faktor media dan tontonan yang kurang edukatif serta pengaruh lingkungan serta teman yang kurang baik. Namun lain halnya di kampus Matrikulasi Tazkia yang diisi oleh para mahasiswa dan mahasiswi hafidzpreneur dan hafidznomics yang insyaAllah menjadi salah satu wasilah membentuk karakter dan lingkungan yang sangat mendukung dalam menghindari hal-hal yang kurang baik khususnya untuk para generasi muda.

Program ini diawali pada awal Juli 2021, usai liburan semester dan halaqoh yang cukup lama kurang lebih 1 bulan, ketika para mahasiswa kembali ke asrama mereka dikarantina untuk beberapa hari terlebih dahulu. Bukan hanya program karantina saja tapi selama proses karantina Mahasiswa dituntut untuk Tilawah Al-Qur’an 5 juz per hari sebagai upaya untuk memfasih kan kembali bacaan dan menambah kedekatan dengan Kitabul Karim selam 1 pekan Setelah karantina selesai, maka program selanjutnya yaitu pekan muraja’ah selama 2 pekan terhadap hafalan yang telah ada, masing-masing ada yang memiliki hafalan 3-5 juz 6-10 juz 11-15 juz bahkan 16-30 juz. Muraja’ah adalah kegiatan yang mengulang kembali tentang apa yang telah terjadi, namun yang paling identik adalah Muraja’ah Al-Qur’an. Kenapa tidak? Karena tidak ada hafalan tanpa Muraja’ah. Itulah sekarang yang tengah dilakukan oleh para hafidz dan hafidzah institut Tazkia tepatnya di kampus Matrikulasi.

MasyaAllah Tabarakallah, tapi seyogyanya bukan lah kita mengukur hanya dengan kuantitas semata namun kepada kualitas yang lebih utama. “Tidak peduli banyak atau sedikit yang telah kau hafal, yang penting harus disyukuri dan nikmati prosesnya tentunya dengan penuh semangat dan tanpa lelah berjuang, karena kelak kau akan beristirahat di surga Nya” begitulah yang saya dengar dari salah satu teman Halaqoh Al-Qur’an.

Terlihat sekali antusias teman-teman dalam memuraja’ah hafalan yang telah dimilikinya hingga larut malam bahkan di awal pagi.

Kegiatan ini terbagi menjadi 2 yakni halaqoh fardi dan halaqoh jamaah. Halaqoh fardi adalah proses para mahasiswa mempersiapkan muraja’ahnya untuk disetorkan kepada mara muhafidzah masing-masing atau dengan kata lain dikenal dengan kata Halaqah Mandiri waktunya dari jam 08:11 pagi dan dilanjutkan dengan maghrib sampai ba’da isya. Kemudian pada subuhnya sampai jam 7:30 pagi itu kegiatan Halaqoh jamaah subuh dan menyetorkan hafalannya untuk dikoreksi oleh Muhafidzah begitu juga pada waktu Ashar sampai jam 17:30.

Begitulah seterusnya setiap hari kegiatan ini berlangsung selama 2 pekan. Para mahasiswa dituntut untuk bisa membuat planning terhadap target untuk menyelesaikan muraja’ah hafalannya dalam 2 pekan. Setelah seluruh mahasiswa menyelesaikan Muraja’ah Hafalan Al-Qur’annya, baru mereka diizinkan untuk Menambah hafalan baru atau Ziyadah Al-Qur’an.

Dalam proses peresmian kegiatan Qur’an Camp ada 3 prinsip utama yang disampaikan oleh Ustad Miftakhus Surur kepada para Mahasiswa yakni pertama kemandirian yang menjadi pondasi kedewasaan seseorang, kedua kedisiplinan karena ini merupakan modal terbesar yang telah Allah swt. berikan kepada seluruh makhluk sudah berapa banyak yang berhasil karenanya dan juga sudah berapa banyak yang celaka karena–nya maka dari itu perlunya pendisiplinan waktu dan manajemen waktu yang baik, yang terakhir yaitu determinasi lebih sederhana ngotot dan gak mau nyerah untuk mendapatkan sesuatu disinilah prinsip kerja keras dan tanggung jawab serta tawakal berjalan.

Kegiatan Program Al-Qur’an Camp ini diisi dengan Penambahan hafalan Al-qur’an, Kegiatan muraja’ah Al-Qur’an, olah raga setiap pekan serta program Bahasa inggris setiap Jumat nya dan kegiatan tausiyah yang diisi oleh para Muhafidzah/Pembina dan juga teman-teman seangkatan yang tentunya sangat menginspirasi dan membuka pikiran. InsyaAllah kegiatan ini akan berlangsung sebelum memulai program perkuliahan dan diharapkan dengan kegiatan ini para mahasiswa bisa lebih memaknai kedekatan dengan Al-Qur’an dan kebersamaan dalam jamaah untuk mencapai tujuan yang sama sebagai salah satu bekal kelak bisa berkontribusi untuk umat dan dakwah ini.

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh” (QS. As-Saff Ayat 4)”.

“Sekarang, kalian sedang berjihad. Berjihad memperjuangkan 30 juz dan menjadi Hafidzpreneur dan Hfidznomics untuk kebangkitan ummat, Semangat Lillah”. Begitulah kata terakhir yang diucapkan oleh ustad Miftakhus Surur dalam kegiatan peresmian program Qur’an Camp.

InsyaAllah seperti itulah agenda yang akan dijalankan selama program Al-Qur’an Camp walau sejatinya para mahasiswa dan mahasiswi setiap harinya tidak terlepaskan dari Al- Al-Qur’an karena ada rasa tanggung jawab tersendiri yang muncul dalam diri terhadap apa yang sudah dipelajari dan sesuai dengan perkataan Abu Bakar Ash Shiddiq “Tanpa ilmu, amal tidak ada gunanya. Sedangkan ilmu tanpa amal adalah hal yang sia-sia.” Apalagi Al-Qur’an maka pastilah dijaga dengan segenap jiwa karena sakitnya tak terbantahkan jika sudah hilang dalam ingatan. InsyaAllah semoga dengan program ini bisa membentuk insan yang berakhlakul karimah serta kuat aqidahnya sesuai dengan 2 misi utama Rasulullah yakni penyempurnaan akhlak dan menguatkan aqidah yang berlandaskan qur’an dalam setiap langkah khususnya langkah untuk membersamai ummat langkah untuk membimbing dan memimpin umat tentunya tetap berkreativitas dengan berkahnya Al-qur’an. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni)

Kemudian setelah program Qur’an Camp selesai Kegiatan berjalan seperti normal, kuliah dan ngafal Al-Qur’an juga. Eiitss tapi muraajaahnya gak di tinggal begitu aja ya.. Yuk ada yang berani? dimana lagi kita disediakan lingkungan yang sangat kondusif untuk membentuk kembali generasi emas islam yang telah banyak punah? Jawabannya ya Kampus Tazkia di program Hafidzpreneur dan Hafidznomics.

#YukTazkia

#Yukperbaikidiri

 

Oleh: Mia Sari (Mahasiswi Hafidzpreneur IAI Tazkia Semester 2)

Editor: Aisyah As-Salafiyah (Muhafidzah Hafidzpreneur IAI Tazkia)

 

Rizqi ZakiyaAl-Qur’an Camp Institut Tazkia Resmi Dibuka!
read more

Institut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal

No comments

 

 

 

 

Pusat Studi Halal Tazkia atau lebih dikenal sebagai Halal Center Tazkia terus aktif dalam mendampingi UKM lokal utamanya di sekitar Jabodetabek sejak pertama kali berdiri. Didukung oleh BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia dan Bank Indonesia, Halal Center Tazkia berkomitmen untuk membantu para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal. Dan setelah melewati proses dan perjuangan yang cukup panjang, secara resmi BPJPH Kementerian Agama menerbitkan sertifikat halal bagi beberapa UKM binaan Tazkia. Hal itu adalah pencapaian yang cukup besar bagi IAI Tazkia sebagai perguruan tinggi yang berhasil mendampingi para UKM dalam sertifikat halal. Dan kegiatan tersebut terus berlanjut secara masif di tengah keterbatasan pandemi ini.

Sebagai rasa syukur atas keberhasilan para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal, IAI Tazkia mengadakan ceremony serah-terima SH kepada para UKM binaan yang dilaksanakan melalui platform zoom pada Sabtu, 10 Juli 2021. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu kehormatan. Mulai dari Dr. Diana Yumanita selaku Deputi Direktur Departmen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, kepala BPJPH Kementerian Agama RI, Dr. H. Mastuki, M.Ag. Direktur Komersial PT. Sucofindo, Bpk. Darwin Abas, Kepala Bagian Sertifikasi Halal PT. Suconfindo, Bpk. Adisam ZN, Kepala Bagian UKM Kota Bogor, Bpk. R Medi Sandora dan para UKM binaan Tazkia.

Halal Center Tazkia adalah perguruan tinggi pertama yang berhasil mendampingi UKM dalam sertifikasi halal. Keberhasilan ini bukan semata dari pihak IAI Tazkia saja, namun didorong oleh dukungan dan bantuan Bank Indonesia, BPJPH Kementerian Agama, dan PT. Sucofindo sebagai mitra LPH (Lembaga Pemeriksa Halal) sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor IAI Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Bahkan kepala BPJPH, Dr. H. Mastuki, M.Ag. merasa Halal Center Tazkia sudah sangat siap sebagai tim penyelia halal dan meminta agar memperluas cakupannya secara internasional terutama Australia.

“Bapak ibu sekalian para civitas akademika dari Institut Tazkia dan juga para penerima sertifikat halal, para pelaku usaha yang merupakan binaan dari Tazkia… Tazkia bisa bergandengan tangan juga dengan lembaga halal luar negeri atau halal sertifikasi terutama dari Australia yang banyak kawan-kawan kita Muslim”, Ucap Dr. H. Mastuki, M.Ag. dalam sambutannya.

Acara tersebut ditutup dengan simbolis serah terima sertifikat halal bagi delapan UKM binaan yang telah berhasil dan lolos pendaftaran sertifikasi halal. Dan hal serupa akan terus menyusul bagi UKM binaan Tazkia yang lain. Sertifikat halal yang diterimapun tampil berbeda, karena yang menerbitkan langsung adalah BPJPH Kemeterian Agama RI. Dengan logo garuda sebagai simbol resmi dokumen negara, kode seri guna mencegah duplikasi dokumen, nomor sertifikat yang diawali dengan kode ID sebagai tanda resmi diterbitkan langsung oleh negara, dan masa berlaku yang tercatat selama empat tahun. Bahkan pada serifikat tersebut terdapat QR khusus dari BPJPH untuk melacak keabsahan dari sertifikat halal tersebut. Tampilan model SH terbaru yang diterbitkan oleh BPJPH adalah seperti ini;

 

 

Dokumen-dokumen tersebut adalah sertifikat halal dari UKM binaan Tazkia yang lolos pendaftaran SH. Diantaranya adalah empat usaha di bidang minuman dan bahan minuman, yaitu Kunyit Asam Sri Katon 79 (No. ID00110000080450121), Tamkin Coffee – bubuk dan biji kopi khas Wangun Kabupaten Bogor (No. ID00110000080420121), Teh Tarik Jelly Tjap Tiga Daun (No. ID00110000080470121),  MB Sirup Markisa Bogor produksi Harisma Home Industri (No. ID00110000080460121). Kemudian dua usaha di bidang kue dan roti; Andien Cake milik mahasiswi aktif IAI Tazkia dibawah naungan inkubator bisnis IAI Tazkia (No. ID00110000080500121) dan Rini’s Cake (No. ID00110000080401220). Satu usaha di bidang rempah, bumbu dan kondimen khususnya sambal pecel merk SL SlamLil (No. ID00110000080490121) serta makanan kategori tumbuhan dan  produk tumbuhan olahan khas durian produksi Serba Duren Lezatoss (No. ID00120000080381220).

Pencapaian ini adalah awal dari perjuangan Halal Center Tazkia demi mencapai visinya menghalalkan UKM Indonesia. Seperti yang dikatakan Direktur Halal Center Tazkia, Dr. Indra, M.Si., “kami akan terus berkomitmen mendampingi UKM dalam mencapai sertifikasi halal”. IAI Tazkia pun tidak melepas para UKM setelah tersertifikasi halal. Direktur Halal Center Tazkia mengatakan bahwa produk-produk tersebut dapat dijual di Kantin Halal Tazkia yang berlokasi di dekat pintu keluar tol Sentul Selatan, tepatnya di Masjid Andalusia Islamic Center, Sentul City Bogor.  

melvinaInstitut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal
read more

Studi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta

No comments

Pada tanggal 7 Juli 2021 M pukul 09.30 WIB yang bertepatan dengan tanggal 27 Dzulqadah 1442 H Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tazkia melakukan Studi Banding secara daring melalui aplikasi zoom dengan Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Acara ini merupakan salah satu program kerja Tadris IPS IAI Tazkia yaitu Bench Marking dan Studi Banding ke program studi Pendidikan IPS dan Tadris IPS dari kampus di Indonesia yang program studinya terakreditasi A. Acara ini sejatinya dilakukan secara offline tetapi karena meningkatnya kasus Corona di Indonesia dan PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali maka studi banding ini dilakukan secara virtual tanpa mengurangi kehikmatan dan esensi dari diselenggarakannya studi banding ini. Program Studi (Prodi) Tadris IPS IAI Tazkia yang diwakili oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi, Sekertaris Prodi dan beberapa dosen tetap Prodi Tadris IPS diterima dengan hangat oleh Kepala Program Studi dan Dosen dari Prodi Pendidikan IPS UNY. Acara ini dibuka oleh sambutan Dekan dan KPS Tadris IPS IAI Tazkia yang menjelaskan maksud dan tujuan studi banding Tadris IPS ke Pendidikan IPS ke UNY terkait PPL, KKL, Tugas Akhir/ Skripsi Online, Ujian Komprehensif, Tracer Alumni, Pengembangan Kualitas Lulusan dan Implementasi dari Kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan oleh di Prodi Pendidikan IPS UNY.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung secara dinamis antar dosen di kedua prodi. Di akhir acara Prodi Pendidikan IPS UNY sebagai Prodi IPS Pertama yang berdiri di Indonesia siap berkolaborasi dengan Tadris IPS IAI Tazkia dalam pengembangan Tridharma Perguruan tinggi yang akan disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) maupun Memorandum Of Understanding (MOU) Bekelanjutan di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian maupun Pengabdian Kepada Masyarakat. Serta pengembangan Laboratorium IPS baik Indoor maupun Outdoor serta Virtual Laboratorium yang sedang dikembangan oleh Prodi Pendidikan IPS. Dengan adanya Studi Banding dan Kerjasama Berkelanjutan ini diharapkan Prodi Tadris IPS bisa menambah Kreatifitas baik dari Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa sesuai dengan Motto Prodi Tadris yang selalu Aktif dalam bekerja, Kreatif dalam memulai hal barudi segala bidang, serta Amanah dalam Setiap pekerjaan yang dilakukan.

melvinaStudi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta
read more

Silaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

No comments

Pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 22 Dzulqadah 1442 H Program Studi Tadris IPS Institut Tazkia melakukan Kunjungan Silaturahim ke Program Studi IPS Universitas Negeri Jakarta melalu aplikasi zoom pada pukul 09.00 WIB. Rombongan Program Studi (Prodi) Tadris IPS Institut Tazkia yang diwakili oleh Koordinator Program Studi dan Sekertaris Program Studi Tadris IPS diterima oleh Kepala Prodi, Kepala Laboratorium dan GPJM Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahun Sosial Universitas Negeri Jakarta.

Silaturahim kali ini dilakukan secara daring seiring diberlakukkanya PPKM darurat di pulau jawa tanpa mengurangi esensi dan tujuan dilakukannya silaturahim ini dalam sambutannya Prodi Tadris IPS ingin belajar banyak dari Prodi Pendidikan IPS UNJ terkait PPL, KKN, dan Skripsi yang dilakukan secara daring serta pengembangan dan pelacakan alumni Pendidikan IPS yang sudah dilakukan di UNJ. Dari studi banding ini diharapkan terjalinnya kerjasama berkesinambungan terkait tridharma perguruan tinggi baik dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Prodi Pendidikan IPS UNJ yang saat ini di Ketuai oleh Dr. Desy Safitri mengatakan bahwa kerjasama ini dapat menjadi salah satu cara Perguruan Tinggi Khususnya Prodi Pendidikan IPS dan Tadris IPS untuk mensukseskan salah satu Program Kampus Merdeka. Prodi Pendidikan IPS UNJ siap menjadi Partner Kampus Merdeka dari Tadris IPS IAI Tazkia di banyak kegiatan baik di pertukaran Dosen maupun pertukaran mahasiswa. Dengan diadakannya Silaturahim Studi Banding ini diharapkan dapat bertukar pikiran serta menambah wawasan bagi Prodi Tadris IPS IAI Tazkia agar senantiasa Amanah dalam menajalankan Tridharma Perguruan Tinggi sesuai dengan motto di Program Studi Tadris IPS yaitu Aktif Kreatif dan Amanah.

 

melvinaSilaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta
read more

Studi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

No comments

Program Studi Tadris IPS IAI Tazkia mengadakan Studi Banding ke Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang dilakukan secara online melalui aplikasi zoom pada hari kamis tanggal 1 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 21 Dzulqadah 1442 H. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan dari Fakultas Tarbiyah Tazkia dan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu sosial UPI. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Dalam kunjungannya Prodi Tadris IPS IAI Tazkia bersilaturahim terkait beberapa hal penting mengenai prodi diantaranya terkait Pembelajaran daring, PPL online, Bimbingan Skripsi dan Tracer Alumni mahasiswa Pendidikan IPS di UPI. Rombongan Prodi Tadris IPS IAI Tazkia yang terdiri dari Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi Tadris IPS, Direktur LPPM dan Sekertaris Prodi Tadris IPS disambut oleh Dekan,Kepala Program Studi dan dosen dosen dari Pendidikan IPS UPI.


Pendidikan IPS UPI yang di ketuai oleh Dr. Dadang Sundawa,M.Pd. merupakan salah satu Prodi Pendidikan IPS di Indonesia yang memiliki Peringkat Akreditasi A. Di masa pandemi ini Prodi PIPS UPI melakukan pembelajaran daring yang terintegrasi dengan dikti melalui SPADA. Serta mengintegrasikan pendidikan dalam PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa) dan beberapa media yang mudah diakses secara daring. Dalam penerapan PPL (Program Pengalaman Lapangan) dan KKN (kuliah Kerja Nyata) Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti Peraturan dari Kampus baik dilakukan secara offline maupun secara online di masa pandemi ini. PIPS UPI yang berdiri dari tahun 2009 sudah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di segala bidang baik di pendidik (guru dan dosen), ASN di berbagai lembaga pemerintahan, lembaga Swasta, Entrepreneur dan banyak di bidang lainnya. Di akhir kegiatan Kaprodi IPS mengharapkan adanya kerjasama berkelanjutan antara Tadris IPS Institut Tazkia dengan pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia untuk keberlanjutan program dan juga sebagai salah satu agenda untuk mengembangkan Tridharma perguruan Tinggi baik di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat khususnya di bidang Pendidikan Ilmu Sosial.

melvinaStudi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
read more

Koordinasi Dosen Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia

No comments

Pada Hari Selasa 29 Juni 2021 yang bertepatan dengan tanggal 19 Dzulqadah 1442 H Prodi Tadris mengadakan kegiatan Koordinasi Dosen Tetap Tadris IPS IAI Tazkia secara daring daring. acara ini dihadiri oleh seluruh dosen di Prodi Tadris IPS IAI TAZKIA. Acara ini dibuka oleh sambutan Dr. Andang Heryahya. M.Pd.M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa setiap agenda yang dilakukan Fakultas dapat menjadi momen ibadah. Dan juga dalam setiap kegiatan bekerja harus saling mengingatkan dan berdiskusi antar dosen di prodi serta tiap prodi harus bisa memetakan kebutuhan dosen agar optimal dalam memberikan pelayan kepada mahasiswa


Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipantik oleh Kaprodi Tadris IPS Asnan Purba,Lc.M.Pd.I. dalam paparannya acara koordinasi dosen ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester yang dihadiri oleh seluruh dosen di Prodi tadris IPS. Dalam agenda ini membahas beberapa bahasan terkait dinamika dan kegiatan di Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia diantaranya Evaluasi Konten E-Learning pada pembelajaran semester Genap 2020/2021, persiapan PPL bagi mahasiswa dan Dosen Pembimbing Latihan (DPL), Plotting Dosen untuk semester depan, Perkembangan Dosen Wali dan mahasiswa bimbingannya, serta diskusi beberapa program kerja yang berkaitan dengan LKPS yang merupakan acuan dalam Akreditasi program studi BANPT khususnya program kerja untuk semester ganjil 2021/2022. Dalam diskusi ini seluruh dosen prodi Tadris IPS IAI Tazkia berkomitmen untuk lebih menjadi dosen yang Aktif Kreatif Amanah dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang merupakan Tridharma perguruan Tinggi sesuai dengan motto Prodi Tadris IPS IAI Tazkia

melvinaKoordinasi Dosen Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia
read more

Progres Sharia Economics Event 2021 : Wadah Pemuda Muslim Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

No comments

 

Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Progres mengadakan kegiatan Progres Sharia Economics Event 2021 sebagai event nasional yang diselenggarakan pada hari Rabu, 16 Juni 2021 sebagai Webinar Grand Opening,  dan berakhir pada hari Rabu, 23 Juni 2021 sebagai Grand Closing, pengumuman pemenang, serta webinar bersakala nasional. Acara tersebut berlangsung secara daring dengan mengusung tema “Optimizing The Role of Muslim Youth In Developing Sharia Creative Economy for The Post Pandemic Economic Recovery”. Tak hanya itu, rangkaian acara juga dilengkapi dengan diselenggarakannya 2 kategori lomba, yakni lomba olimpiade ekonomi islam serta lomba kepenulisan esai.

Antusiasme dalam acara ini sangat terasa walaupun dilakukan secara daring, bahkan sejak awal Grand Opening hingga berakhirnya acara yakni Grand Closing. Agenda webinar Grand Opening menghadirkan 2 pembicara dari sisi akademisi dan praktisi, yakni Bapak Bazari Azhar Azizi, S.E.I, M.Sc selaku principal analyst di KNEKS dan alumni KSEI Progres, serta Bapak Fahmi Hendrawan, S.KPM, MBA selaku Founder dan CEO dari Fatih Indonesia.

Webinar grand opening PRESENT 2021 mengusung tema “Ekonomi Kreatif sebagai Wadah Karya Generasi Pemuda Muslim”. Selaku pemateri dari bidang akademisi, Bapak Bazari Azhar Azizi memaparkan bahasan mengenai kebijakan ekonomi dan keuangan Syariah serta industri kreatif di Indonesia. Perkembangan ekonomi Syariah serta industri halal global dengan cakupan sektor makanan halal, modest fashion, media & kreasi, moslem friendly travel, serta farmasi dan kosmetik memacu pemerintah untuk menentukan kebijakan ekonomi melalui penguatan kegiatan usaha Syariah. Hal ini juga didukung dengan hadirnya industri kreatif  yang ditopang oleh keuangan Syariah seperti perbankan Syariah, multifinance Syariah, dan pasar modal Syariah. Selain itu, selaku praktisi bisnis, Bapak Fahmi Hendrawan membagikan sedikit kisah perjalanan beliau dalam membangun Fatih Indonesia. Faith Indonesia merupakan sebuah bisnis yang bergerak di bidang fashion muslim dengan mengkreasikan motif batik sebagai motif utamanya. Bisnis ini juga memberikan pengaruh terhadap sosial seperti menggunakan batik lokal dari Garut, merekrut beberapa anak yatim piatu sebagai pegawai, serta membuka workshop production yang mempekerjakan lebih dari 6 orang di Garut. Beliau juga membagikan tips menjadi seorang entrepereneur, seperti atur tujuan bisnis, fokus terhadap apa yang ingin dikembangkan, serta pertimbangkan segala resiko. Oleh karena itu, perjalanan bisnis yang Bapak Fahmi Hendrawan sampaikan dapat mendorong para pemuda dalam mendukung ekonomi kreatif melalui peran sebagai entrepreneur.

Pelaksanaan lomba baik itu olimpiade maupun esai diadakan dari tanggal 7 Juni 2021 sebagai pendaftaran awal hingga tanggal 19 Juni sebagai penutupan pendaftaran. Sebanyak 18 tim dari seluruh SMA di Indonesia mendaftar sebagai peserta olimpiade yang kemudian melalui proses seleksi dan hanya 10 tim yang lolos ke semifinal. Sedangkan untuk lomba esai, sebanyak 14 peserta mengirimkan karyanya namun hanya 6 peserta yang masuk ke babak final. Setelah melalui tahap semifinal, hanya 5 tim olimpiade yang terpilih menuju babak final dan dari masing-masing kategori lomba akan dipilih 3 pemenang yang diumumkan pada acara Webinar sekaligus Grand Closing PRESENT 2021

 

 

Pada akhir kegiatan atau webinar Nasional sekaligus Grand Closing yang bertemakan “Kontribusi Pemuda dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Syariah dan Pariwisata Halal Indonesia” dihadiri oleh lebih dari 200 orang partisipan dengan dua narasumber. Narasumber pertama yaitu Bapak Dr. Indra, M. Si, seorang akademisi yang juga merupakan Direktur Pusat Studi Halal IAI Tazkia menyampaikan sejak satu dekade terakhir, Indonesia telah memasuki era bonus demografi, dimana kondisi ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga 1-2 dekade ke depan. Bonus demografi berperan penting dan strategis dalam percepatan pembangunan Nasional dengan catatan perlu diimbangi peningkatan kualitas SDM yang memadai. Oleh karena itu, menjadikan bonus demografi benar-benar memiliki peran nyata untuk pembangunan Nasioanal adalah tantangan untuk kita sebagai pemuda. Pemuda memiliki peluang besar dalam proses pembangunan ekonomi nasional, melalui ekonomi/industri kreatif. Dengan adanya kekuatan (strength) yang dimiliki oleh para pemuda menjadikan terbukanya peluang (opportunity) yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru. Dalam upaya mewujudkan seluruh potensi tersebut, pemuda tentunya harus mampu berpikir kreatif serta mampu merefleksikannya dan merealisasikan kreativitasnya dalam pengembangan usaha-usaha (bisnis) baru terutama disektor ekonomi kreatif. Sementara narasumber kedua, yakni Bapak Taufan Rahmadi, seorang praktisi dan konseptor strategi kreatif yang juga dikenal sebagai penulis buku Protokol Destinasi ini mengemukakan bahwa Halal tourism adalah berbicara tentang melayani, halal tourism adalah berbicara tentang lifestyle, Keislaman dalam pariwisata adalah bagaimana memberikan yang terbaik bagi tamunya, memuliakan yang datang, tanpa harus menggadaikan agama kita. Beliau adalah salah satu contoh pemuda yang luar biasa. Berkat tangan dingin dan tangan kreatifnya di dalam mengkonsepkan pariwisata di NTB, Lombok meraih penghargaan prestisius dunia, World Best Halal Tourism Destination yang sekaligus membawa pariwisata lombok mendunia melesat menjadi destinasi pariwisata andalan Indonesia.

Penyusun Press Release,

 

Nisrina Zalfa Salsabil

Siti Khofifah

Anggota KSEI Progres serta Panitia PRESENT 2021

melvinaProgres Sharia Economics Event 2021 : Wadah Pemuda Muslim Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
read more

International Webinar : Global Islamic Finnace After Covid 19 Pandemic

No comments

Pada hari Rabu, 23 Juni 2021/ 12 Dzulqo’dah 1442 H, Program Internasional, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) dan Program Studi Ekonomi Syariah (Prodi ES) IAI Tazkia menyelanggarakan Webinar Internasional dengan tema : Global Islamic Finance After Covid 19 Pandemic. Kegiatan ini menghadirkan dua orang narasumber yang kompeten yakni, Prof Humayon Dar sebagai Direktur di Institut Cambridge Keuangan Islam dan Assoc Prof. Dr Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP sebagai Rektor IAI Tazkia. Acara ini dimoderatori oleh mahasiswa IAI Tazkia, Iqomuddien Muhammad.

Prof Humayon Dar selaku pembicara pertama mengatakan bahwa Covid 19 melanda banyak sektor industri riil, tetapi belum banyak merugikan industri keuangan syariah global. Bahkan, menurut tren banyak lembaga keuangan syariah di seluruh dunia yang menunjukkan peningkatan keuntungan bahkan di masa pandemi.

Selain itu, Assoc Prof Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc., CFP menjelaskan mengenai data kondisi lembaga keuangan syariah Indonesia pasca pandemi. Bahwa ada sekitar lima ribu Baitul Maal wa Tamwil (BMT) di Indonesia dan sebagian besar dari mereka menderita untuk beroperasi selama pandemi karena kurangnya teknologi, kurangnya sinergi dan koordinasi antar lembaga keuangan syariah yang mengakibatkan runtuhnya lembaga keuangan syariah di Indonesia.

Acara ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom yang dihadiri oleh 120 peserta. Webinar ini dimulai pukul 15.30 hingga pukul 17.30 WIB dan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab oleh para pemateri dan para peserta.

Dearsya, IP

diasmInternational Webinar : Global Islamic Finnace After Covid 19 Pandemic
read more

Program Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia

No comments

Oleh : Ria Marsella, S.H

JAKARTA – Dalam rangka mencapai visi World Class University dengan menghadirkan mahasiswa yang berasal dari mancanegara, IAI Tazkia melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia di Jakarta pada Rabu, 9 Juni 2021/28 Syawal 1442H. Pihak IAI Tazkia diwakili oleh Rektor, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, Direktur Internasional Program, Anita Priantina, M.Ec, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, Dr. Achmad Firdaus, M.Si, Kepala Bagian Humas, Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy dan tim. Kunjungan ini disambut langsung oleh Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia H.E Faizullah Zaki dan segenap jajaran.

Pertemuan ini merupakan silaturahmi dan penjajakan kerjasama perguruan tinggi antara kedua belah pihak, khususnya dibidang pertukaran pelajar antara mahasiswa dari Tazkia dan mahasiswa dari Afghanistan. “Kami sangat mendukung IAI Tazkia menerima banyak mahasiswa dari Afghanistan untuk studi di kampus IAI Tazkia”, tukas Dubes Afghanistan. Senada dengan Dubes Afghanistan, Rektor IAI Tazkia mengatakan “Tazkia sudah siap untuk menerima mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di IAI Tazkia pada tahun ajaran 2021/2022, Agustus mendatang”

IAI Tazkia juga menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di kampus Tazkia. Inisiasi kerjasama lainnya yang usulkan, yakni penelitian industri halal di Afghanistan yang nantinya akan dilakukan oleh mahasiswa dan dosen IAI Tazkia. Hal ini disambut dengan baik oleh Pihak Kedutaan Afghanistan. Dubes Afghanistan menjelaskan bahwa industri halal di Afghanistan tumbuh dengan baik dalam 20 tahun terakhir dan siap menjadi bagian dari industri halal dunia.

Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan antara dua belah pihak. Pertemuan sebelumnya dilakukan oleh Kedubes Afghanistan yang hadir ke kampus IAI Tazkia pada tanggal 3 Juni 2021/22 Syawal 1442 H. Hasil dari pertemuan hari ini akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani antara para pihak. (Anwar)

Miftahul AnwarProgram Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia
read more

Mengunjungi Alumni Tazkia di PNM, Tazkia menguatkan sinergi Alumni

No comments

Oleh : Rizqi Zakiya, S.E.I., M.E.

Selasa, 8 Juni 2021/ 27 Syawal 1442 H. IAI Tazkia melaksanakan kunjungan alumni yang bertugas di Permodalan Nasional Madani (PNM) Jakarta. Bertempat di Gedung Artaloka Lantai 8, Kabag Kemahasiswaan & Alumni; Rizqi Zakiya, M.E., bersama Humas; Miftakhul Anwar, S.E.I., dan Divisi Hubungan Industri; Ahmad Abdullah Rahil, S.E. & Fakhry Barly, S.E. dari IAI Tazkia menjalin silaturahim serta berdiskusi terkait potensi pengembangan alumni dalam menguatkan sinergi antar alumni dan kontribusi Tazkia di masyarakat.

Bapak Suryadi, M.E. dan Bapak Mizan selaku Alumni dan Mahasiswa Pascasarjana IAI Tazkia banyak menyampaikan potensi pengembangan ekonomi masyarakat yang telah dikembangkan oleh PNM. Mulai dari potensi investasi di pasar modal yang disambungkan dengan pendampingan PNM hingga besarnya keuntungan bagi investy dan investor jika ikut serta dalam penanaman modal melalui PNM. Banyak produk telah dikembangkan oleh PNM termasuk instrumen investasi syariah yang dioptimalkan untuk menggulirkan dana investasi di masyarakat. Bapak Mizan juga menyampaikan pentingnya literasi reksadana syariah bagi semua kalangan masyarakat, sehingga masyarakat memiliki instrumen investasi yang lebih aman sebagai langkah awal mengembangkan investasi sebagai bekal di kemudian hari.

Pada akhir sesi, Bapak Suryadi, ME. dan Bapak Mizan juga memberikan kesan serta pesan bagi mahasiswa juga alumni IAI Tazkia untuk ikut berperan serta membangun ekonomi bangsa dengan mensinergikan potensi mahasiswa dan alumni Tazkia khususnya juga potensi Ekonomi Islam umumnya. Bahkan juga menyatakan kesediaan untuk ikut berperan aktif dalam mendampingi, membekali, serta mendukung implementasi literasi dan implementasi potensi mahasiswa dan alumni Tazkia selanjutnya. .

Kunjungan ini merupakan langkah nyata Kemahasiswaan & Alumni IAI Tazkia untuk mendengar masukan serta melihat potensi alumni IAI Tazkia yang telah banyak berkiprah memajukan Ekonomi masyarakat, termasuk diantara dengan bekal ilmu serta motivasi yang didapat selama studi di IAI Tazkia.

Miftahul AnwarMengunjungi Alumni Tazkia di PNM, Tazkia menguatkan sinergi Alumni
read more