Program Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia

No comments

Oleh : Ria Marsella, S.H

JAKARTA – Dalam rangka mencapai visi World Class University dengan menghadirkan mahasiswa yang berasal dari mancanegara, IAI Tazkia melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia di Jakarta pada Rabu, 9 Juni 2021/28 Syawal 1442H. Pihak IAI Tazkia diwakili oleh Rektor, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, Direktur Internasional Program, Anita Priantina, M.Ec, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, Dr. Achmad Firdaus, M.Si, Kepala Bagian Humas, Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy dan tim. Kunjungan ini disambut langsung oleh Duta Besar Republik Islam Afghanistan untuk Indonesia H.E Faizullah Zaki dan segenap jajaran.

Pertemuan ini merupakan silaturahmi dan penjajakan kerjasama perguruan tinggi antara kedua belah pihak, khususnya dibidang pertukaran pelajar antara mahasiswa dari Tazkia dan mahasiswa dari Afghanistan. “Kami sangat mendukung IAI Tazkia menerima banyak mahasiswa dari Afghanistan untuk studi di kampus IAI Tazkia”, tukas Dubes Afghanistan. Senada dengan Dubes Afghanistan, Rektor IAI Tazkia mengatakan “Tazkia sudah siap untuk menerima mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di IAI Tazkia pada tahun ajaran 2021/2022, Agustus mendatang”

IAI Tazkia juga menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa Afghanistan untuk melanjutkan studi di kampus Tazkia. Inisiasi kerjasama lainnya yang usulkan, yakni penelitian industri halal di Afghanistan yang nantinya akan dilakukan oleh mahasiswa dan dosen IAI Tazkia. Hal ini disambut dengan baik oleh Pihak Kedutaan Afghanistan. Dubes Afghanistan menjelaskan bahwa industri halal di Afghanistan tumbuh dengan baik dalam 20 tahun terakhir dan siap menjadi bagian dari industri halal dunia.

Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan antara dua belah pihak. Pertemuan sebelumnya dilakukan oleh Kedubes Afghanistan yang hadir ke kampus IAI Tazkia pada tanggal 3 Juni 2021/22 Syawal 1442 H. Hasil dari pertemuan hari ini akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani antara para pihak. (Anwar)

Miftahul AnwarProgram Internasional Institut Tazkia lakukan inisiasi kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Afghanistan untuk Indonesia
read more

(Video) Podcast Tazkia TV : “Hukum Syariah VS Hukum Positif”

No comments

Podcast Tazkia TV:

“Hukum Syariah VS Hukum Positif”

[Mengenal Lebih Dekat Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Tazkia]

—————————————–
Please Like, Comment & SUbscribe!!!

Miftahul Anwar(Video) Podcast Tazkia TV : “Hukum Syariah VS Hukum Positif”
read more

Riau dan Tazkia Lanjutkan Kerja Sama Sarjana Hafizpreneur

No comments

PEKANBARU — Institut Agama Islam Tazkia melakukan silaturrahim dengan Pemerintah Provinsi Riau sekaligus melakukan diskusi kelanjutan kerja sama. Salah satunya, terkait dengan kelanjutan kerja sama sarjana hafizpreneur.

Silaturrahim dan diskusi ini dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kepala Dinas Pendidikan Zul Ikram, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Syukur dan jajaran masing-masing. Sedangkan dari IAI Tazkia dihadiri oleh Rektor IAI Tazkia Murniati Mukhlisin, Wakil Rektor 3 Faried Kurnia Rahman dan Asisten Rektor Bagian Kerjasama Ahmad Abdullah Rahil.

Dalam diskusi tersebut Pemprov Riau dan IAI Tazkia membahas kelanjutan kerja sama yang selama ini sudah berjalan. Dan tahun ini, akan ada lagi putra/i terbaik daerah Riau yang akan diberikan beasiswa oleh Pemprov RIAU untuk Program Sarjana Hafidzpreneur di IAI Tazkia. Dalam proses seleksi tahap pertama ada kurang lebih 400 peserta yang telah mengikuti seleksi.

“Dengan ramainya peminat program beasiswa ini semoga banyak pula putra/i daerah Riau yang bisa berkuliah dan menghafalkan Alquran. Sehingga, bisa kembali ke Riau dan membangun Riau menjadi lebih baik,” kata Gubernur Riau Syamsuar.

Kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dengan Institut Agama Islam Tazkia sudah memasuki tahun kedua. Rektor IAI Tazkia Murniati  mengatakan, pihaknya terus berusaha meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan agar mahasiswa bisa maksimal dalam studinya.

“Alhamdulillah kondisi mahasiswa/i Riau di Kampus Tazkia sangat baik. Semoga tahun ini makin banyak putra/i Riau yang bisa berkuliah di IAI Tazkia, kami sangat senang bisa membantu merealisasikan program Pak Gubernur terutama dalam penigkatan kualitas SDM,” ujar Murniati.

Saat ini sedang dilakukan seleksi untuk Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun kedua di IAI Tazkia. Asisten Rektor bagian kerja sama Ahmad Abdullah Rahil yang juga menjadi ketua tim seleksi menyampaikan, sedang melakukan seleksi untuk tahun kedua.

“Saat ini sedang dilakukan seleksi online bagi yang tidak bisa mengikuti seleksi secara langsung yang sudah kita laksanakan beberapa waktu lalu. Sampai saat ini ada kurang lebih 400 orang yang sudah mengikuti seleksi, targetnya kami akan menyeleksi 600 orang,” ujarnya. (REPUBLIKA.CO.ID)

 

Miftahul AnwarRiau dan Tazkia Lanjutkan Kerja Sama Sarjana Hafizpreneur
read more

Tazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas

No comments

20 Januari 2020 / 6 Jumadil Akhir 1442 H

Telah ditandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Institut Agama Islam Tazkia di Hotel Mercure Pontianak.

Acara penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilakukan oleh Bupati Kabupaten Sambas Atbah Romin Suhaili dan Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang disaksikan oleh Asisten bagian kerjasama IAI Tazkia Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil.

Penandatangan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan oleh IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas di Kantor Bupati Sambas sehari sebelumnya.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyampaikan perlunya inovasi juga kaloborasi dalam membangun Sambas kedepan, karena itu “harapannya IAI Tazkia bisa memberikan masukan dan bantuan untuk mewujudkan Sambas yang berakhlakul karimah, unggul dan berprestasi” ucapnya.

Menanggapi hal itu Murniati Mukhlisin menyampaikan bahwa “Sambas adalah daerah perbatasan yang strategis sehingga selain perlu kuat di sektor pertahanan kawasan darat dan lautan, Sambas juga perlu kuat di sektor Keuangan dan Industri halalnya. Oleh karena itu kita insya Allah siap membantu Kabupaten Sambas.”

Setelah diskusi yang dilakukan, kedua belah pihak sepakat untuk menindak lanjutinya dalam hal pelatihan pengembangan industri halal termasuk keuangan syariah dan pengiriman beasiswa Hafizpreneur bagi putra-putri terbaik dari kabupaten tersebut ke Kampus Tazkia.

Miftahul AnwarTazkia Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi Dengan Pemkab Sambas
read more

TAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS

No comments

19 Januari 2020 / 5 Jumadil Akhir 1442 H

Telah dilakukan silaturrahmi antara Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia) dan PemKab. Sambas.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sambas Hairiah, Asisten 1 Sunaryo, dan Jajaran Lainnya dari pihak PemKab. Sambas. Dari Pihak IAI Tazkia dihadiri oleh Murniati Mukhlisin selaku Rektor, Fakhry Barly dan Ahmad Abdullah Rahil selaku Asisten Bagian Kerjasama.

Pada pertemuan ini PemKab. Sambas dan IAI Tazkia menyatakan akan melakukan kerjasama dalam pengembangan Industri Halal, Pengentasan Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat, pengembangan BPRS dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

“Kami menyampaikan terima kasih atas silaturrahim yang dilakukan IAI Tazkia, semoga kerjasama antara PemKab. Sambas dan Institut Tazkia bisa segera terealisasi” ucap Hairiah selaku Wakil Bupati Kabupaten Sambas.

Murniati Mukhlisin menyatakan kesiapan IAI Tazkia bekerjasama dan berkaloborasi dalam membantu Pemerintah Kabupaten Sambas, “Sambas mempunyai potensi yang luarbiasa dan kami InsyaAllah siap berkerja sama dan berkaloborasi untuk mewujudkan Kabupaten Sambas yang lebih baik dan berakhlakul Karimah. Semoga Allah jadikan Sambas Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur” ucapnya.

Setelah pemaparan yang disampaikan Rektor IAI Tazkia dan tanggapan yang diberikan oleh pihak-pihak yang berhadir, pertemuan ini diakhiri dengan bertukar cendramata antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Kabupaten Sambas sekaligus foto bersama.

Miftahul AnwarTAZKIA ADAKAN KUNJUNGAN & SILATURRAHMI KE PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS
read more

Tazkia Tandatangani Kerjasama Bidang Sosial Bersama Baitul Mal Aceh

No comments

30 Desember 2020/15 Jumadil Awwal 1442H

Telah ditandatangani Perjanjian Kerjasama dalam bidang sosial antara Institut Agama Islam Tazkia dan Baitul Mal Aceh bertempat di Banda Aceh.

Ruang lingkup kerjasama adalah antara lain pemberian beasiswa bagi putra daerah Aceh yang tergolong mustahik untuk program kelas internasional ekonomi dan keuangan syariah juga untuk program Hafizpreneur. “Beda kedua program ini adalah target hafalan semasa studi dimana untuk program internasional saat ini target hafalan Al-Qur’an adalah 2-5 juz dan wajib asrama setahun sedangkan program Hafizpreneur 30 juz wajib asrama 4 tahun” ujar Murniati.

Selain itu kedua pihak setuju untuk menjalankan keuangan mikro syariah dibalut dengan proteksi asuransi mikro syariah. Adapun pelatihan akan diadakan untuk petugas lapangan keuangan mikro yang bertujuan untuk pemberantasan rentenir dan kemiskinan di Aceh.

9 November 2020 yang lalu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik dan mengambil sumpah jabatan lima keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh periode 2020-2025.

Kelima anggota tersebut adalah Prof. Dr. Nazaruddin. A. Wahid, M.A sebagai ketua, Dr. Abdul Rani Usman, M.Si sebagai anggota, Khairina, S.T sebagai anggota, Mukhlis Sya’ya S.T sebagai anggota, dan Mohammad Haikal, S.T, M.I.F.P sebagai anggota.

Baitul Mal Aceh yang setara dengan Badan Amil Zakat Nasional ini didirikan pada tahun 1973. Setelah lahirnya Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2007 tanggal 17 Januari 2008 tentang Baitul Mal sebagai turunan dari UUPA dimana dimana di dalam pasal 3 ayat 1 menyebutkan bahwa Baitul Mal adalah lembaga Daerah Non Struktural yang dalam melaksanakan tugasnya bersifat independen sesuai dengan ketentuan syariat dan bertanggung jawab kepada Gubernur.

Dengan adanya ketentuan itu maka Baitul Mal Aceh menjalankan tugas-tugasnya seperti mengurus dan mengelola zakat, wakaf dan harta agama hingga membuat perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat berdasarkan prinsip saling menguntungkan. Poin inilah yang dijunjung oleh keduabelah pihak untuk memastikan ekonomi syariah yang berkeadilan dikenal dan dijalankan di kalangan para mustahik.

Perjanjian Kerjasama ditandatangani oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP selaku Rektor Institut Agama Islam Tazkia dan Dr. Abdul Rani Usman, M.Si selaku Anggota Komisioner mewakili Prof. Dr. Nazaruddin A. Wahid, M.A., Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, disaksikan pleh semua wakil komisioner dan Kepala Sekretariat, Rahmad, S. Sos.

Miftahul AnwarTazkia Tandatangani Kerjasama Bidang Sosial Bersama Baitul Mal Aceh
read more

Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021

No comments

BOGOR, 27 November 2020. Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021 diselenggarakan hari ini mulai pukul 10.00 s.d 11.30 WIB di Ruang Internasional lantai 3, Kampus Institut Tazkia, Sentul. Acara ini bersamaan dengan kegiatan Tracer Study Alumni Program 5000 Doktor Luar Negeri, dimana Rektor IAI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin M.Acc, CFP sebagai salah satu alumni. Penyelenggaraan sosialisasi ini dilaksanakan secara offline dan online (zoom) dan dihadiri oleh Ibu Yeni Ratna Yuningsih, S.Ag., MA., P.hD. (Koordinator Project Management Unit wilayah Timur Tengah dan Asia), Ibu Dr. Yuli Yasin, MA. (Manager Project Management Unit 5000 doktor), dan Bapak Sahuri (PMU 5000 Doktor/Penanggungjawab Pencairan Beasiswa). Kegiatan ini dihadiri dosen dan alumni Pascasarjana Tazkia.

Acara sosialisasi ini merupakan salah satu program pengembangan karir dosen yang secara periodik menjadi agenda Bagian SDM IAI Tazkia. Pembukaan acara dilakukan oleh Bapak Prima Ema Delta M.PSi selaku Kepala Bagian SDM, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Tazkia. Rektor Tazkia menyampaikan bahwa program ini sangat dinantikan oleh para dosen di seluruh Indonesia terutama dosen-dosen IAI Tazkia. Harapan Ibu Rektor atas sosialisasi ini yaitu agar dosen-dosen di Tazkia well informed langsung dari sumbernya dan lebih termotivasi untuk berlomba-lomba mengikuti program 5000 doktor.

Ibu Yeni memaparkan bahwa mayoritas dosen di kalangan PTKI memiliki gelar S2 (83%), maka perlu untuk terus meningkatkan kualitas PTKI untuk pengakuan global dan daya saing lingkup ASEAN melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan PTKI. Program doktor ini diresmikan pada tahun 2014 oleh Presiden RI Joko Widodo, dan mulai dibentuk PMU 5000 Doktor pada November 2016. Saat ini merupakan awal fase kedua untuk kegiatan beasiswa 5000 doktor.

Dalam presentasi panelnya, Ibu Yuli menyampaikan bahwa skema bantuan Studi S3 Program 5000 Doktor Luar Negeri yaitu skema reguler, kerjasama, dan skema IMD (Integrated Master-Doctor). Adapun persyaratan untuk mengikuti program 5000 doktor dapat diakses melalui website resmi Kemenag RI (scholarship.kemenag.go.id). Alur proses penerimaan beasiswa dimulai dari mengisi dokumen ke website (online), seleksi tahap 1 (administratif), seleksi tahap 2 (akademik), persiapan bahasa dan akademik, orientasi pra keberangkatan sampai pada masa studi. Selain itu, terdapat juga list partnership kerjasama luar negeri dapat diakses melalui morascholarship@kemenag.go.id.

 

By : Shofi A.M

Miftahul AnwarInstitut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021
read more

Institut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya

No comments

Bogor, Jum’at 02 September 2020, bertempat di Gedung Aula Kampus Utama, Institut Tazkia mengadakan acara pelepasan dan serah terima mahasiswa beasiswa utusan daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Setelah tahun sebelumnya mendapat kepercayaan untuk mendidik putra/i terbaik daerah Kaltim, tahun ini Tazkia kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima angkatan kedua yang kelak akan menjadi ahli Ekonomi Syariah yang mampu membantu perkembangan sektor-sektor industri halal di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara pelepasan dan serah terima ini langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas Iman Hidayat beserta jajaran staff nya.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Iman Hidayat kemudian Murniati Mukhlisin selaku rektor Institut Tazkia yang menekankan kepada seluruh mahasiswa/i penerima beasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa utusan daerah Kalimantan Timur agar bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim. Sehingga ketika nanti kalian lulus dan kembali ke daerah masing-masing, kalian mampu menjadi agen terdepan dalam dakwah Ekonomi Syariah dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya (Kalimantan Timur)” Tegas Murniati.

“Kampus Tazkia insya Allah akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa baik dalam pendidikan keilmuan maupun pendidikan karakter (keislaman) agar seluruh mahasiswa dapat menjadi pribadi yang santun, tangguh dan siap berkontribusi dalam perkembangan Ekonomi Indonesia (terutama Provinsi Kaltim).” Lanjut Murniati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. Beliau mengucap terima kasih banyak kepada Institut Tazkia yang sudah kembali berkenan menerima dan mendidik putra putri utusan daerah Kalimantan Timur. Hadi juga berjanji akan berusaha mengirimkan kembali 145 mahasiswa dari Kalimantan Timur ke Institut Tazkia pada tahun depan sebagai bentuk kepercayaan akan kualitas dan komitmen Tazkia dalam pendidikan dan penyiapan SDM dalam bidang ekonomi syariah.

“Saya berpesan kepada 55 putra/i terbaik daerah yang hadir disini, tentang 3 hal yang harus adik-adik pegang selama mengikuti perkuliahan di Tazkia, yaitu kerja keras, cinta, dan doa. Kerja keras yang dimaksud adalah kerja keras yang didasari rasa tulus, ikhlas, profesional dan memiliki cita-cita jauh kedepan. Kemudian, cinta yang mendeskripsikan bagaimana setiap mahasiswa/i dapat selalu mencintai apa yang dikerjakan. Terakhir, berdoa terutama doa dan restu dari orangtua (ibu) kita, karena doa itulah yang menjadikan Allah ridho atas segala kerja keras dan usaha yang kita lakukan berbuah manfaat dan kesuksesan.” Pesan Hadi kepada seluruh mahasiswa utusan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing-masing pihak sebagai tanda program ini mulai berjalan untuk pertama kali bagi kedua institusi ini dan juga motivasi dan doa yang secara spesial langsung disampaikan oleh Muhammad Syafii Antonio selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

“Beasiswa ini adalah sebuah hal yang harus sangat disyukuri oleh para mahasiswa dengan cara mengikuti proses pembalajaran di Tazkia dengan maksimal. Bapak doakan semua mahasiswa dapat mengemban amanah beasiswa ini dengan baik dan kedepannya para mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan menjadi insan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat (khususnya dalam bidang Ekonomi Islam).” Pesan dan doa Syafii sebagai penutup acara. (Miftahul Anwar)

 

By : Anwar G

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya
read more