Kisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”

No comments

Disinilah Azzam Memulai kegiatan berdagang pada awal masuk kuliah di Institut Tazkia tahun 2010. dengan beberapa teman di kampus menjual produk kuliner seperti keripik pisang dan kue kering. Dengan metode keliling kampus dan menyebarkan promosi ke teman-teman. Namun karena tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup, aktivitas tersebut tidak bertahan lama.

Seorang tersebut adalah Mohammad Azzam kelahiran Jakarta tanggal 23 Oktober 1991. Saat ini tinggal di Magelang, Jawa Tengah bersama istri dan tiga orang putra. Azzam merupakan mahasiswa konomi Syariah Islam di Institut Tazkia. Yang dimana sudah mendirikan CV Imako Mas pada tahun 2012 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 3 orang dan saat ini bertambah  menjadi 17 orang karyawan dengan Brand yang dimiliki oleh CV Imako Mas adalah karapao, yaitu produk makanan (bakpao) yang dibuat dalam berbagai bentuk unik. Dan CV Mustika Berkah Abadi didirikan pada tahun 2010 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 2 orang saat ini sudah menjadi 20 orang karyawan. Kedua perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk makanan mulai dari makanan siap saji hingga produk berbentuk bahan dan pelengkap makanan/masakan. Saat ini memiliki 5 brand kuliner seperti Nicchi Bumbu Kare Jepang, Sambal Goreng Garam Bu Ayem, Bumbu Ayam Ungkep Bu Ayem, Kering Kentang Bu Ayem, dan Donat Frozen Kak Rani.

Selain mengelola beberapa brand kuliner, CV Mustika Berkah Abadi juga mengelola beberapa brand di kategori perkebunan dan pertanian serta di kategori bisnis edukasi.

Perjalanan merintis usaha

Dalam usahanya sekarang tidak lepas dari lika likunya percobaan hidup masa lalu. Pada tahun 2011 Azzam belajar blogging dan bisnis online ke Makassar selama kurang lebih 1 minggu. Ia mempelajari bagaimana membuat website dan menghasilkan uang melalui aktivitas blogging. Namun karena suatu hal ia berhenti belajar blogging. Akan tetapi , disini Yang jalan justru brand S-Media yang bergerak di bidang jasa pembuatan website karena sesuai dengan passion dalam desain yang bisa dikombinasikan dengan blogging dan bisnis online yang didapat sewaktu belajar di Makassar.

Sambil agency berjalan, istri Azzam membuka restoran Jepang kecil-kecilan di Bogor pada tahun 2012. Usaha ini berjalan hingga tahun 2014 kemudian tutup dikarenakan kenaikan biaya usaha yang semakin tidak terkendali. Agency juga saya hentikan di tahun 2014 untuk tidak menerima klien baru karena aktivitas kampus yang  sudah semakin padat dan sudah mendekati waktu-waktu ujian skripsi.

Setelah skripsi selesai di tahun 2015, Azzam dan istri memulai usaha Karapao yang sudah dipersiapkan sejak tahun 2014 ketika restoran Jepang sudah ada tanda-tanda tidak bisa dilanjutkan. Dan pada tahun 2017 kami sekeluarga pindah ke Magelang untuk bergabung dan membantu membangun perusahaan yang sudah dirintis oleh orang tua dari istri sejak tahun 2010. Kami membantu melakukan beberapa perbaikan dan pembaruan pada sistem-sistem yang sudah tidak relevan dan ‘memaksa’ perusahaan untuk bergerak lebih efisien dan sedikit lebih cepat. Hingga di tahun 2018 kami juga diminta oleh orang tua a untuk secara aktif membantu perusahaan dan yayasannya yang berada di daerah Yogyakarta. Aktivitas ini berjalan hingga saat ini.

Hingga di tahun 2021 ini kami memiliki portofolio beberapa brand di kategori kuliner, pertanian dan perkebunan, edukasi, dan kesehatan serta kecantikan.

Motivasi menjadi pengusaha

Dalam menjalankan usaha tentunya ada dorongann yang begitu kuat untuk Azzm menjadi seperti yang sekarang ini. Ia memberikan Motivasi awal untuk menjadi pengusaha yang memiliki beberapa mentor baik dari kalangan dosen, teman, dan profesional yang banyak memberi pengertian bahwa kalau tujuan berbisnis ingin bisa bebas finansial dan waktu itu kurang tepat. Beberapa menyebutkan bahwa justru hal tersebut hanya merupakan salah satu efek samping dari bisnis yang bisa dikatakan sudah berhasil. Mereka juga menyampaikan bahkan banyak pebisnis hebat yang waktunya tetap ‘tergadai’ bahkan pada skala bisnis yang sudah sangat besar sekali pun, karena memang bukan itu tujuannya. Akhirnya setelah melalui penempaan mental dan mindset panjang, semakin ke sini Azzam semakin sadar bahwa motivasinya menjadi pengusaha hanya satu, yaitu untuk memberikan dampak pada kehidupan orang lain, atau bahkan berdampak pada hal yang lebih besar seperti negara misalnya.

Dan sepanjang sejarah, orang-orang yang mampu memberikan dampak besar adalah orang dengan mental dan mindset yang tangguh dan tidak biasa-biasa saja. Ini menjadikan Azzam terus terpacu dan terpicu untuk selalu mengembangkan kemampuan diri baik dari sisi hard skill maupun soft skill. Hard skill mencakup kemampuan yang terlihat seperti mampu menguasai berbagai tools marketinf dan soft skill mencakup kemampuan yang hanya bisa dirasakan seperti kemampuan berpikir panjang, analisis kritis, dan mental tidak mudah menyerah menghadapi segala resiko.

Sikap mental sebagai pengusaha

Disini Azzam berbagi berdasarkan pengalamannya mengenai sikap mental yang harus ditanam untuk pengusaha di era sekarang ini seperti :

  1. Mental yakin, optimis, dan bahagia.
  2. Belajar secara efektif.
  3. Hilangkan sifat menunda-nunda.
  4. Banyak action meminilmalisir terlalu lama menimbang-nimbang sesuatu.
  5. Fokus (Stop eksplorasi jika sudah yakin terhadap sebuah pilihan).
  6. Tahan kesenangan di awal dan bangun mental menggulung bola salju.
  7. Tawakal kepada Allah.

Mahasiswa berwirausaha

Untuk rekan-rekan mahasiswa yang ingin berwirausaha, setidaknya ada 7 pesan hal yang mungkin menurut Azzam akan berguna jika dipahami dengan baik dan diamalkan. Keempat hal tersebut adalah :

  1. Niat yang kuat dan serius jika tidak kuat maka gampang sekali kehilangan arah dan motivasi dalam menjalankan bisnis.
  2. Cari mentor.Saran dan masukan dari orang (mentor) yang sudah berpengalaman seringnya lebih berguna di lapangan daripada tumpukan teori yang ada di mana-mana.
  3. Start small. Mulai dari hal yang kecil, termasuk punya modal banyak sekali pun. Kamu bisa mulai menjual produk milik produsen yang sudah mapan atau menjual jasa dengan skill yang kamu punya. Beberapa ide bisnis yang bisa kamu jalankan :
    1. Reseller produk snack, fashion, dan produk lain yang mudah dijual, penyimpanan mudah, pengiriman mudah, daya tahan cukup lama.
    2. Dropshipping
    3. Bisnis afiliasi
    4. Buka booth minuman/makanan ringan siap saji
    5. Ternak akun media sosial (Instagram)
    6. Blogging (adsense)
    7. Translator bahasa
    8. Desain grafis
    9. Pengajar privat untuk anak SD/SMP/SMA
    10. Calo properti
    11. Influencer media sosial
  1. Temukan ritme. Setelah menemukan apa yang ingin dikerjakan. Lakukan dan temukan ritmemu sendiri. Ritme di dalamnya paling tidak mencakup :
    1. Momen di mana kamu sudah bisa membagi waktu untuk kuliah dan wirausaha.
    2. Momen di mana kamu sudah mendapatkan keuntungan, bukan sebaliknya alias ngabisin uang.
  2. kamu harus segera memikirkan bagaimana bisnis ini bisa terus berjalan. Misalnya saja kamu harus mulai memikirkan bagaimana terus-terusan mencari konsumen atau klien baru untuk bisnismu. Bagaimana membuat orang yang sudah beli bisa beli lagi. Intinya bagaimana agar bisnismu bisa selalu ngomset dan untung.
  3. Belajar delegasikan. Mungkin kamu harus mempertimbangkan untuk mencari orang yang bisa mengerjakan pekerjaan rutin yang mudah.
  4. Perbesar Kamu bisa mencoba untuk memperbesar skala bisnismu.
Miftahul AnwarKisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”
read more

Pemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba

No comments

Wakil Bupati Siak Husni Merza menginginkan badan usaha milik desa di Kabupaten Siak bisa di syariahkan.

“Kita akan buat bagaimana badan usaha milik desa yang ada di Kabupaten Siak ini sebanyak mungkin kita syariahkan dalam hal simpan pinjam dan jual beli yang jauh dari riba,” kata Husni saat membuka secara resmi rapat kerja regional FoSSEI (SUMBAGTENG) ke-16 tahun 2022 di Gedung Tengku Maharatu Kecamatan Siak, Sabtu (12/2/2022).

Acara itu sekaligus seminar nasional bertema Peran Generasi Millenial Dalam Menggunakan Digitalisasi Demi Pengoptimalan Ekonomi Syari’ah yang Inklusif.

“Saya sangat tertarik dengan tema seminar ini, maka mari kita dorong bagaimana bermitra dengan perbankan yang syariah jika tidak kita yang mulai siapa lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan, ini merupakan kajian tentang ekonomi syariah dan edukasi kepada masyarakat.

Turut hadir disana mendampingi Wabup Ketua STAI, Ketua Baznas , Kepala Bank Riau Kepri, Kepala Bank Syari’ah Indonesia, Ketua lembaga MUI.

Disisi lain Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Siak Iwan Agus Supriono menyampaikan bahwa pihaknya telah dua periode ini menamatkan wisudawan dan wisudawati yang berbasis ekonomi syariah, ini proses yang panjang selama 2 tahun.

Dia sangat mendukung kegiatan itu dan disini mahasiswi diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari sebuah FoSSEI.

Sementara itu Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang datang langsung dari Bogor menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.

Dia menjelaskan peranan mahasiswa milenial memang sangat diharapkan yaitu pertama mendukung dan mengembangkan program ekonomi syariah yang berbasis digital.

Kedua, mempelajari industri digital yang sudah berkembang saat ini. Literasi tentang digital syariah masih sangat minim bahkan karenanya banyak yang terjerumus ke pinjol ilegal.

Murniati yang juga Ketua Dewan Pengawas Asosiasi FinTech Syariah Indonesia ini juga mengharapkan para hadirin untuk ikut menjadi pelaku industri digital. Misalnya, berpartisipasi sebagai pedana aktif atau pelaku UMKM di FinTech Syariah.

Dia juga ikut menjelaskan tentang metaverse, NFT, robotrading, investasi kripto, dan bagaimana rambu-rambu syariah harus dipastikan di dalam semua transaksinya. (JaringNasional.net)

Miftahul AnwarPemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba
read more

PEMKOT BANDA ACEH TERIMA KUNJUNGAN INSTITUTE TAZKIA BOGOR

No comments

Pemerintah Kota Banda Aceh menerima kunjungan dari Institut Tazkia Bogor, kegiatan dalam rangka silaturahmi dan penandatanganan kerjasama dalam bidang pendidikan dan ekonomi syariah ini digelar di Aula DSI Kota. Selasa (8/2/2022)

Dalam sinergisitas yang berlangsung hangat tersebut, hadir langsung Rektor Institut Tazkia Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, IFP.

Sementara dari Pemko Banda Aceh hadir Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh, Teuku Syahluna Polem,S.Sos, Plt Kadis DSI Kota Ridwan,S.Ag.,M.Pd dan Kadisdik Dayah Kota Banda Aceh Muhammad, S.Sos beserta jajarannya.

Dr. Murniati Mukhlisin atau yang akrab disapa madam Ani dalam presentasinya mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan beasiswa jalur khusus bagi santri-santri Kota Banda Aceh yang memiliki prestasi dibidang hafalan qur’an.

Begitupun peningkatan implementasi dibidang sosial ekonomi dan peningkatan kualitas SDM Pegawai ASN Pemko Banda Aceh untuk memenuhi tujuan dari kedua lembaga tersebut.

Sementara itu, Plt. Kadis DSI Kota Ridwan mengatakan bahwa kerjasama ini sangat menarik, mengingat pengalaman Institut Tazkia yang telah melahirkan para hafiz-hafiz qur’an yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Wali Kota Banda Aceh selain mempunyai visi dan misi menciptakan kota gemilang dalam bingkai syariah, juga ingin menciptakan seribu tahfiz di Kota Banda Aceh. Kita juga memiliki lembaga sertifikasi tahfiz”Pungkas Ridwan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh dan Kadisdik Dayah Kota Banda Banda Aceh. jika kerjasama ini bisa terjalin maka banyak program yang akan dapat dikembangkan kedepannya. (syariatislam.bandaacehkota.go.id)

Miftahul AnwarPEMKOT BANDA ACEH TERIMA KUNJUNGAN INSTITUTE TAZKIA BOGOR
read more

Kepemimpinan dalam Konteks Islam

No comments

 

“Ketahuilah: kalian semua adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya tentang rakyat yang dipimmpinnya. Suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawabannya tentang keluarga yang dipimpinnya. Isteri adalah pemelihara rumah suami dan anak-anaknya. Budak adalah pemelihara harta tuannya dan ia bertanggung jawab mengenai hal itu. Maka ketahuilah bahwa kalian semua adalah pemimpin dan akan dituntut (diminta pertanggungjawaban) tentang hal yang dipimpinnya.” (H.R. Bukhari)

Bogor, 10 Januari 2022 / 7 Jumadil Akhir 1443 H. Apel Pagi IAI Tazkia menghadirkan Dr. Andang Heryahya, M.Pd. sebagai pemateri yang menyampaikan tentang pentingnya kepemimpinan dalam konteks Islam. Mengutip hadits Rasulullah yang diriwayatkan Ibnu Umar tentang Kepemimpinan, Dr. Andang menyampaikan bahwa setiap orang dapat memberi manfaat jika memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Konteks yang disampaikan dalam redaksi hadits Rasulullah tentang kepemimpinan sangat relevan sekali untuk memotivasi setiap individu agar memiliki dampak/ pengaruh dimanapun berada.

Konteks kepemimpinan menjadi perhatian penting di IAI Tazkia dikarenakan sejalan dengan visi IAI Tazkia untuk melahirkan calon pemimpin bisnis berkaratakter Tauhid, Amanah, Zero Defect & Quality, Knowledge & Competence, Innovative & Istiqomah serta Achievement Through Team Work sebagai Value TAZKIA. Karena itu pemateri menyampaikan agar setiap individu kita bertanya kepada diri kita apakah kita telah memberikan pengaruh yang baik di sekitar kita, mulai dari rumah, masyarakat, tempat kita bekerja/belajar, dan dimanapun kita berada. Atau justru kita menjadi beban bagi orang lain saat kita berada di tempat tersebut.

Pada akhir sesi, pemateri kembali menyampaikan bahwa setiap dari kita tidak kekurangan bekal untuk menjadi pemimpin. Pasti Allah Ta’ala yang telah mewajibkan kita untuk menjadi pemimpin dalam setiap peran dalam kehidupan kita, juga telah mempersiapkan bekal terbaik. Mulai dari lahir kita sudah dibekali pendengaran, penglihatan, hati akal pikiran. Sehingga dengan mengoptimalkan semua potensi tersebut, karakter pemimpin akan terbentuk dengan baik dalam kehidupan kita. Sebaliknya jika kita sia-siakan, maka kita harus siap untuk mempertanggung jawabkan semua beban yang kita hadirkan pada orang sekitar kita.

Rizqi ZakiyaKepemimpinan dalam Konteks Islam
read more

TAZKIA ADAKAN PELATIHAN DI MANDALIKA

No comments

22/12/2021 – Lombok Tengah, NTB

Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi yang memiliki Sumber Daya yang begitu luar biasa, diantaranya adalah peternakan, perikanan, garam, rumput laut dan lain sebagainya. Dalam program roadshow kegiatan pendampingan UMKM untuk mendapatkan Literasi keuangan syariah dan pelatihan UMKM yang dilaksanakan oleh Bank NTB Syariah, pada hari ini Tim Institut Tazkia bergeser ke Lombok Tengah pada hari Rabu, 22/12/2021 tepatnya di Hote Sima Kuta Lombok Tengah.

Pelatihan dihadiri oleh sekitar 100 an pelaku UMKM di Lombok tengah yang terdiri dari beberapa Organisasi pengusaha Wanita. Sebagai apresiasi dan dan juga memperingati Hari Ibu, mayoritas peserta yang hadir adalah Ibu-ibu hebat pelaku usaha. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat Bank NTB Syariah, Sekda Kabupaten Lombok Tengah, juga para kepala dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, dan Dinas Perindustrian.

”UMKM di Lombok tengah harus mengedepankan potensi dan target kedepannya. Selain itu kita harus mengedepankan apa yang diinginkan pasar di bidang pemasaran. Digitalisasi merupakan hal yang penting saat ini, para UMKM diharapkan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memaksimalkan digitalisasi. Ujar Sekda Lombok Tengah, Ibu Maya Firman Wijaya.

Sudah menjadi kegiatan rutin bagi Institut Tazkia memberikan Literasi keuangan Syariah dan pelatihan sertifikat halal kepada masyarakat karena ini merupakan Pemberdayaan Masyarakat yang dipersembahkan oleh para dosen-dosen Tazkia. pada kesempatan kali ini Tim Tazkia yang hadir adalah M. Dimas Anugrah, M. Yusuf Ibrahim, Syarifudin, dan Fakhry Barly Ramdhani.

Harapan besar bagi UMKM di Lombok tengah yang memiliki julukan UMKM Kuta Mandalika di NTB, sertifikasi halal merupakan hal yang harus diperhatikan oleh semua pelaku saha karena itu menjadi salah satu tolak ukur konsumen dalam membeli suatu produk.

Miftahul AnwarTAZKIA ADAKAN PELATIHAN DI MANDALIKA
read more

“Halal Itu Sehat, Halal Itu Baik”, Tazkia & Pemprov Kalimantan Timur Adakan Pelatihan Sertifikasi Halal UMKM

No comments

Produk halal memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Baik untuk produksi dalam negeri maupun ekspor.

“Ada potensi ekonomi yang tinggi dari sertifikasi halal dalam berbagai produk makanan maupun minuman,” kata Rektor Institut Agama Islam Tazkia Bogor Prof Murniati Mukhlisin saat pembukaan Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM Provinsi Kalimantan Timur di UPTD Pelatihan Koperasi dan UMKM di Jalan DI Pandjaitan Samarinda, Kamis (9/12/2021).

Dijelaskan, saat ini masyarakat negara-negara di dunia semakin sadar pentingnya makanan dan minuman halal. Makanan halal, bukan hanya baik bagi warga muslim, tapi juga nonmuslim.

Dia mengungkapkan, masyarakat dunia semakin menyadari bahwa makanan yang diolah melalui proses halal, ternyata lebih sehat dan baik untuk kesehatan. Dia memberi contoh makanan halal dari proses pengolahan makanan dari hewan yang disembelih. Mulai saat dipotong dengan pisau yang tajam, tidak boleh terlihat hewan lainnya untuk menghindari stres. Dia akan lebih sehat karena darahnya bersih keluar. Itu sangat berbeda dengan hewan yang mati karena ditembak.

“Lama kelamaan mereka menyadari. Halal itu sehat, halal itu baik,” tandas Murniati.

Sebab itu perlu terus dilakukan edukasi kepada pelaku UMKM untuk melengkapi usaha mereka dengan sertifikasi halal. Pemerintah harus terus melakukan sosialisasi, sekaligus menghapus stigma bahwa mengurus sertifikasi halal itu memakan waktu yang lama, susah dan mahal.

Sekarang semuanya sudah lebih mudah dengan keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang dibentuk pemerintah sekitar dua tahun lalu.

“Berikutnya kita harus bergerak bersama. Tidak mungkin MUI bergerak sendiri mengurusi ini, tidak mungkin juga BPJPH bekerja sendiri. Insan kampus juga harus turun memberikan sosialisasi sebagai bentuk pengabdian sosial untuk membantu UMKM kita,” sambung Murniati.

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, sudah semestinya Indonesia bisa menjadi “Dapur Halal Dunia”. Tidak kalah dari Thailand yang dengan hanya 5 persen komposisi penduduk muslimnya (sekitar 3 juta jiwa), sudah berani mengkampanyekan diri sebagai “Halal Kitchen of The World”.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor diwakili Kepala UPTD Pelatihan Koperasi dan UMKM Zainuddin Fanani mengatakan UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

Karena itu perlu dilakukan pembinaan secara terus menerus. Salah satunya dengan sertifikasi halal produk makanan dan minuman.

“Sertifikasi halal MUI untuk makanan, kosmetika, obat-obatan dan produk lainnya harus dilakukan demi menentramkan batin konsumen untuk mengonsumsinya. Sebab itu, pelaku UMKM harus menerapkan sistem jaminan halal,” ungkap Zai, sapaan akrabnya.

Pembukaan pelatihan juga dihadiri perwakilan MUI Kaltim dan PT Sucofindo. (sul/yans/adpimprovkaltim)

 

 

Miftahul Anwar“Halal Itu Sehat, Halal Itu Baik”, Tazkia & Pemprov Kalimantan Timur Adakan Pelatihan Sertifikasi Halal UMKM
read more

Sharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021

No comments

Sebagai seorang mahasiswa yang sedang dalam proses menempuh pendidikan dan pembelajaran tentu sangat menginginkan hasil yang memuaskan selama proses menempuh pendidikan tersebut. Lulus dengan predikat cumlaude merupakan bentuk tertulis keberhasilan mahasiswa dalam pembelajarannya di perguruan tinggi. Cumlaude ini juga menjadi suatu kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi para Mahasiswa.

Pada kategori ini Institut Tazkia telah menetapkan wisudawan terbaik tepatnya pada hari rabu 27 November 2021 / 22 Robiul Akhir 1443 di Grand Ballroom Puri Begawan, Bogor. Pada momentum bersejarah ini, Institut Tazkia menobatkan gelar wisudawan terbaik umum dengan kategori IPK 4.00 diberikan kepada Aisyah As Salafiyah sebagai Mahasiswa Terbaik Umum dalam program studi Hukum Ekonomi Syariah. Selain IPK sempurna ternyata Aisyah juga merupakan Hafidzah 30 juz, maka Institut Tazkia memberikan bentuk apresiasi kepada Aisyah berupa hadiah umrah dan beasiswa S2 di Institut Tazkia.

Bisa belajar dan berbagi pengalaman langsung dengan wisudawan terbaik merupakan suatu momen yang berharga untuk para mahasiswa. Nah, pada kesempatan kali ini Club Science of Hafidzpreneur Akhwat bisa langsung bertatap muka dan sharing bareng ka Aisyah As Salafiyah. Selain seorang mahasiswa ka Aisyah ini juga Muhafidzah dalam program Hafidzpreneur Institut Tazkia, mahasiswa biasa memanggilnya Zah Aisyah. Zah Aisyah ini juga merupakan pembina dalam Club Science of Hafidzpreneur Akhwat.

Pada kesempatan tersebut ka Aisyah menyampaikan beberapa pesan yang patut dijadikan teladan dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

  1.       Niat

Perbaiki niat, perbaiki hati hanya untuk mencari ridho ilahi. Hakikatnya hal yang kita cari di dunia ini adalah ridho Allah. Bukan harta yang berlimpah, prestasi yang banyak tapi ridho Allah lah sepatutnya kita kejar. Bukan dunia, tapi akhirat yang semestinya menjadi tujuan akhir kita. jaga hubungan sama Allah, maka Allah akan menjaga hubungan kita dengan apapun. Dahulukan Allah, karena semua yang terjadi ini berdasarkan kehendak Allah. Kalau mau hidupnya menjadi mudah Maka jagalah hubungan dengan Allah mulai dari hal hal yang kecil. Iya, Gimana Allah mau memberi amanah yang besar, kalau terhadap amanah yang kecil aja masih lalai ?

Ketika niat telah kokoh maka tekad pun akan menjadi benteng terhadap permasalahan yang akan dihadapi. Dan apabila niat kita benar, apa sih hal yang mustahil bagi Allah? Bukannya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. Maka tidak bisa kita pungkiri lagi, niat menjadi tolak ukur utama dalam mencapai suatu keberhasilan.

  1.       Fokus pada bidang/passion

“Setiap dari kita punya bidangnya masing masing. Ka aisyah suka menulis, kalian ada yang suka melukis, publik speaking, main voli dan yang lain sebagainya. Tentunya kita juga akan memiliki kesuksesannya sendiri, Jadi fokus pada bidang kita masing masing dan berusaha kembangkan terus bidang itu”- tuturnya dalam sharing moment tersebut.

Benar sekali terkadang kita selalu mengukur diri kita dengan keberhasilan orang lain, sehingga kebanyakan dari kita susah menemukan bidang/passion masing-masing yang sebenarnya juga bisa memberikan nilai plus untuk diri kita dan melalui passion itu juga kita bisa menebar kebaikan untuk sesama.

  1.       Buat Jadwal harian

Ka Aisyah menyatakan bahwa beliau itu suka banget menyusun jadwal kegiatan sehari hari. Mulai dari yang pertahun, perbulan sampai perharinya. Bahkan kalau setiap jam itu sudah ada jadwalnya masing masing. Tapi pasti ada sebagian dari kita yang tidak suka dengan jadwal yang terlalu detail dan kadang sering kurang konsisten dalam menjalankan jadwal tersebut, boleh juga ikuti saran ini “Usahakan setiap waktu yang kita pakai itu untuk kegiatan yang bermanfaat. Tidak ada waktu yang terbuang sia sia”.

Intinya bangun kesadaran diri terhadap tanggung jawab dan menghargai waktu yang kita miliki saat ini dengan memanfaatkan dengan sebaik mungkin, karena waktu kita yang telah kita habiskan pun juga akan dipertanggungjawabkan nantinya. Banyak sudah kisah orang sukses yang mereka sangat memanfaatkan setiap detik waktu yang mereka miliki.

  1.       Selalu Merasa Bersyukur

Bersyukur dalam kondisi apapun, ketika diberi nikmat ataupun ujian. Karena kalau kita ga punya uang susah, banyak uang juga pusing. Jadi belajarlah menjadi pribadi yang merasa cukup terhadap nikmat yang Allah beri. Bersyukur atas apa yang telah dimiliki bukan berarti pasrah terhadap takdir Allah swt. tapi rasa syukur itu merupakan bentuk wujud terimakasih atas nikmat yang telah Allah swt. curahkan dalam hidup setiap hambanya yang jarang sekali kita sadari. Bahkan Allah telah membenarkannya dan tertulis dalam Al-Qur’anul Karim “Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”.( QS. Al-Baqarah [2] : 243)  tapi disisi lain Allah juga telah menjelaskan kabar gembira bagi mereka yang mampu bersyukur sesuai dengan firmannya “Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7). Jadi, yuk perbanyak syukur J walaupun kita sadar bakal banyak ujian yang akan dialami. Zah Aisyah berpesan “Dunia Ini Memang Tempat Ujian. Semakin lama kita hidup di dunia, tentunya ujian yang kita dapati akan semakin beragam. Dari mulai ujian kecil sampai yang besar. Ya itu tadi karena memang hidup ini untuk di uji, kalau mau beristirahat nanti ketika di surga.”

 

  1.       Istiqomah

Mempertahankan hal hal baik, mempertahankan kebiasaan baik, Ini perlu belajar dan bisa dimulai dari sekarang. Keberhasilan adalah buah keistiqomahan seseorang dalam perjalanannya. Memulai itu tidak susah, tapi mempertahankan itulah yang banyak tantangannya.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh ka Aisyah As Salafiyah dalam sesi sharing inspiration and motivation pada kesempatan kali itu. Penulispun teringat akan nasihat yang diberikan Zah Aisyah, beliau berucap “Kita sama-sama belajar, kita semua ingin menjadi sosok yang lebih baik menjadi muslimah yang yang sebenar-benarnya yang diinginkan Allah salah satunya dengan kita belajar bagaimana memperindah akhlak , belajar bagaimana agar tidak ada satu katapun dari lisan kita yang menyakiti sesama saudara, tidak ada satu pandangan pun yang mengarah pada sesuatu yang tidak dihalalkan. Mari kita bersama-sama belajar untuk memperdalam ilmu agama di mana keilmuan yang sangat diprioritaskan oleh Islam adalah keilmuan yang bersangkutan dengan ilmu agama, belajar bagaimana meneguhkan iman kita agar keyakinan kita pada kebenaran agama yang kita yakini sama sekali tidak diragukan itulah yang membuat kita tidak enggan untuk mengabdikan diri di jalan kebaikan supaya nantinya kita punya mindset asalkan untuk kepentingan agama kita tidak ragu untuk tampil yang pertama. kita juga belajar bagaimana memperluas pergaulan bukan menjadi pribadi yang nyaman dengan kesendirian mungkin kita semua bisa jadi ada yang introvert tapi kita bukan individualis tapi kita belajar untuk menjadi orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru mudah beradaptasi dengan siapapun”.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan acara makan-makan dan foto bareng Wisudawan sekaligus guru terbaik yang bisa dijadikan contoh dalam bertindak dan berucap. Barakallahu Fiik Ustazah Aisyah As Salafiyah.

Pada sesi acara salah satu mahasiswa menuliskan kesan dalam mengikuti kegiatan ini yaitu “MasyaAllah nikmat Allah hari ini, Sangat bermanfaat bagi kami semua yang hadir pada acara itu. Cerita dzah Aisyah sangat menginspirasi dan memotivasi. Saya sangat bersyukur berada bersama orang hebat seperti dzah Aisyah dan berkumpul bersama teman teman keren yang ambis seperti mereka mereka yang tergabung di klub sains ini”.

Dalam closing statement ka Aisyah menyampaikan “Kalau kita jaga hubungan kita dengan Allah maka Allah akan jaga hubungan kita dengan apapun itu. Jadikan tujuan kita adalah Akhirat. Jadilah orang yang elegan, bertutur kata baik, berperilaku baik, dan selalu menjadi orang orang yang berusaha memperbaiki diri”

MasyaAllah sekali ya kegiatannya, semoga bisa menjadi ibroh dan membuka wawasan baru serta memperbaiki iman dan mindset pribadi kita untuk bisa menjadi mahasiswa berkarakter pribadi muslim yang sebenar-benarnya muslim.

Semoga bermanfaat, Syukron Jazakumullah Khairan Katsir.

Mia Sari
Mahasiswi Hafizpreneur IAI Tazkia Angkatan 20

Rizqi ZakiyaSharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021
read more

IAI TAZKIA JALIN KERJASAMA DENGAN BUPATI CIAMIS

No comments

Selasa, 16 November 2021 Rombongan Rektorat Institut Agama Islam Tazkia yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik (Andang Heryahya) didampingi oleh Stafsus Rektorat Bidang Kerjasama (Fakhry Barly) memenuhi undangan Bupati Kabupaten Ciamis untuk melakukan Audiensi Inisiasi kerjasama.

Pertemuan diawali dengan pemaparan presentasi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Tazkia (Andang Heryahya) mengenai program-program yang ditawarkan untuk dapat dilakukan kerjasama dengan Kabupaten Ciamis. Dalam presentasinya Andang Heryahya menampilkan portofolio kerjasama IAI Tazkia dengan berbagai Pemerintah Daerah skala Nasional maupun Internasional.

“Saya sebagai Putra Kabupaten Ciamis yang berkiprah di IAI Tazkia mendalami tentang Ekonomi Syariah, ingin sekali mengenalkan Ekonomi dan Keuangan Syariah di tanah kelahiran saya. Oleh karena itu pada memontum yang spesial ini saya berharap banyak Inisiasi kerjasama yang bisa kita lakukan demi menebar kebermanfaatan untuk masyarakat Kabupaten Ciamis”. Ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik, Andang Heryahya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis yang dipimpin oleh Kepala Bagian bidang Pemerintahan dan Kerjasama (Yayan MS) juga jajaran Kepala Dinas menyambut baik kehadiran IAI Tazkia di Kabupaten Ciamis.

“Kami sangat senang atas kepedulian IAI Tazkia terhadap masyarakat Ciamis untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Ciamis agar lebih dikenalkan dengan Ekonomi Syariah” ujar Yayan MS, Kabag Pemerintahan dan Kerjasama Kabupaten Ciamis.

“Ruang lingkup kerjasama yang ditawarkan oleh IAI Tazkia terhadap Pemerintahan Kabupaten Ciamis sejalan dengan Visi Bupati Ciamis yaitu mengembangkan sumber daya manusia dan memajukan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Ciamis” lengkapnya.

Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintahan Kabupaten Ciamis ada beberapa hal pembahasan diantaranya Kesepakatan Bersama Tridharma Perguruan Tinggi tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Rencananya, penandatangan Kesepakatan Bersama ini akan dilakukan secara ceremonial pada agenda Pelatihan Sertifikasi Halal yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan di Kabupaten Ciamis. Pada pelatihan ini akan dihadiri oleh Bupati Ciamis dan juga Rektor Institut Tazkia” ujar Fakhry Barly, Stafsus Rektorat Bidang Kerjasama Tazkia yang juga turut hadir pada pertemuan tersebut.

Miftahul AnwarIAI TAZKIA JALIN KERJASAMA DENGAN BUPATI CIAMIS
read more

Instiutut Tazkia Bangun Rusunawa

No comments

Institut Agama Islam Tazkia membangun rumah susun mahasiswa – Rusunawa (Tazkia University Apartment)  yang berlokasi di komplek kampus Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Peletakkan batu pertama (ground breaking) berlangsung Senin 15 November 2021. Dilakukan oleh Kepala Satker Penyediaan Perumahan Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahaan Rakyat (PUPR), disaksikan Ketua Dewan Pembina Institut Tazkia DR. H. Muhammad Safi’i Antonio M. Ec., Rektor Institut Tazkia Dr. Murniati  Mukhlisin, M.Acc dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya Muhammad Safi’i Antonio menjelaskan pembangunan rusunawa tersebut  melalui perjuangan yang panjang.

“Semula Tazkia hanya mendapat bantuan asrama untuk 2 lantai,” tutur Antonio.

Kemudian dia meminta tambahan  kepada Menteri PUPR  Ir. Mochamat Basoeki Hadimoeljono, yang kebetulan adalah jamaah umrohnya.

Antonio meminta tambahan karena kebutuhan asrama untuk mahasiswanya sangat banyak. Menteri  mengatakan kalau ingin ditambah harus menunggu beberapa tahun.  Karena anggarannya tidak bisa sekaligus tapi  multiyears.

“Saya katakan,  kami siap menunggu sampai kapan pun asal ditambah. Akhirnya berkat doa-doa dari seluruh warga kampus Tazkia dan usaha yang terus-menerus maka keinginan kami terwujud. Pembangunan asrama yang semula hanya 2 lantai,  alhamdulillah  menjadi 8 lantai dengan 40 kamar dan mampu menampung mahasiswa sebayak 400 orang,” tutur Antonio, yang disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan.

Pada kesempatan itu Safi’i Antonio menceritakan perjuangannya membangun Institut Tazkia di Sentul pada tahun 2005, yang penuh liku dan juga nekad.

Menurut Antonio , modalnya  hanya  25 juta rupiah. Padahal tanah yang akan dibeli luasnya  2,5 hektar.

“Ini jelas tidak masuk akal. Pengembang mana yang mau demikian?  Namun waktu itu  saya punya trik.  Saya tahu pengembang butuh masjid untuk meningkatkan penampilan dan nilai jual  kompleknya. Maka  saya katakan kepada pengembang,  saya akan bangun masjid  (masjid Andalusia-red) terlebih dahulu. Tetapi saya hanya bisa bayar  tahap awal (DP) Rp. 25 juta.. Alhamdulillah pengembang setuju,” kisah Antonio.

Sekarang masjid Andalusia merupakan masjid termegah di komplek Sentul, letaknya sangat strategis,  dan sangat dibutuhkan ummat. Dari jalan tol Jagorawi, masjid itu kelihatan sangat anggun dan menjadi ikon umat Islam.

Hafidz Quran

Sementara itu Rektor Institut Tazkia Murniati Mukhlisin menjelaskan, asrama mahasiswa itu nantinya akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengikuti program hafidz (hafal) Quran 30 juz.  Sementara mahasiswi di gedung lain.

Tiap tahun, lanjut Murniati, Institut Tazkia menerima sekitar 500 mahasiswa baru. Satu tahun pertama seluruh mahasiswa diwajibkan tinggal di asrama, tahun ke dua dan berikutnya boleh kos disekitar kampus.

“Tetapi untuk mahasiswa yang mengikuti program hafidz 30 juz harus tinggal di asrama sampai selesai, karena jadwalnya sangat ketat. Pagi-siang mereka kuliah seperti biasa, sore-malam  menghafal Quran.  Setahun mereka harus  hafal 10 juz. Jadi selama 3 tahun khatam. Sedangkan setahun  berikutnya untuk persiapan penyempurnaan sambil menyelesaikan kuliahnya,” terang Murniati, kepada wartawan.

Dijelaskan Murniati, ternyata mahasiwa yang cepat hafalan Qurannya, IPK juga tinggi. Ini menepis asumsi yang berkembang selama ini, yang mengatakan,  para penghafal itu  lemah di bidang akademik, terutama ilmu-ilmu eksak.

“Itu ternyata tidak benar. Kemampuan menghafal  linear dengan kemampuan akademiknya. Nilai matematika dan berhitungnya juga bagus.  Inilah salah satu keunggulan kampus Tazkia yang tidak ada di kampus lain,” tutur Murniati.

Pembangunan Rusunawa tersebut, lanjut Murniati, sangat menolong  kelancaran proses belajar-mengajar di kampusnya. Karena kebutuhan asrama bagi mahaiswanya terpenuhi. Sebelum ini mahasiswa yang mengikuti program hafidz 30 juz tersebut tidak bisa berkumpul di  satu asrama. Mereka tersebar di kampus Cilember dan kampus Daramaga.

“Mudah-mudahan pembangunan rusunawa ini selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” tutupnya. (Melvina / parahyangan-post.com)

Miftahul AnwarInstiutut Tazkia Bangun Rusunawa
read more

Kementerian PUPR Akan Bangun Rusunawa untuk Mahasiswa Tazkia Penghafal Al-Qur’an

No comments

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai membangun Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) di Universitas Islam Tazkia, Bogor, pada Senin (15/11/2021).

Mulainya pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) dan disaksikan pimpinan Universitas Islam Tazkia dan Kementerian PUPR.

Ketua Yayasan atau CEO Tazkia Group, Muhammad Syafii Antonio, menyampaikan rasa syukurnya dengan dimulainya pembangunan rusunawa tersebut.

“Ini adalah momentum yang patut disyukuri, selama ini kami berdoa untuk penambahan bangunan untuk menyebarkan kebaikan dengan menyiapkan SDM (sumber daya manusia) dengan tingkat pengetahuan syariah yang tinggi,” ujar Syafii dalam sambutannya.

Pakar ekonomi syariah itu mengatakan bahwa Universitas Islam Tazkia memiliki program unggulan yang memadukan ilmu ekonomi Islam dengan hafalan Al-Qur’an.

“Jadi satu-satunya program sarjana ekonomi sekaligus penghafal Al-Qur’an hanya di Tazkia,” kata Syafii.

Rektor Tazkia Dr Murniati Mukhlisin menambahkan, dengan adanya sinergi tersebut diharapkan dapat menambah kemampuan untuk melayani umat untuk mencapai Indonesia sejahtera.

“Sekaligus dalam rangka mensukseskan program Presiden agar Indonesia ke depan menjadi pusat ekonomi syariah,” jelasnya.

Menurutnya, di rusunawa yang akan dibangun delapan lantai tersebut nantinya akan diisi oleh 400 mahasiswa penghafal Al-Qur’an.

“Warga rusunawa juga akan menjadi jamaah Masjid Andalusia yang lokasinya berdekatan. Akan selalu ada jamaah yang berbondong-bondong memakmurkan masjid sehingga ini akan membawa keberkahan,” kata Murniati.

Sementara itu, Kementerian PUPR diwakili oleh Dito Freakhim selaku Kepala Satker Penyediaan Perumahan Jawa Barat.

Kepada timnya, Dito meminta agar pembangunan rusunawa tersebut bisa lancar dan terjaga kualitasnya. Selain itu, ia juga berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

Selain melakukan groundbreaking, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud rasa syukur. Tak lupa proses pembangunan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an untuk memohon kelancaran dan keberkahan. (Melvina / suaraisalam.id)

 

Miftahul AnwarKementerian PUPR Akan Bangun Rusunawa untuk Mahasiswa Tazkia Penghafal Al-Qur’an
read more