Artikel

Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021

No comments

BOGOR, 27 November 2020. Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021 diselenggarakan hari ini mulai pukul 10.00 s.d 11.30 WIB di Ruang Internasional lantai 3, Kampus Institut Tazkia, Sentul. Acara ini bersamaan dengan kegiatan Tracer Study Alumni Program 5000 Doktor Luar Negeri, dimana Rektor IAI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin M.Acc, CFP sebagai salah satu alumni. Penyelenggaraan sosialisasi ini dilaksanakan secara offline dan online (zoom) dan dihadiri oleh Ibu Yeni Ratna Yuningsih, S.Ag., MA., P.hD. (Koordinator Project Management Unit wilayah Timur Tengah dan Asia), Ibu Dr. Yuli Yasin, MA. (Manager Project Management Unit 5000 doktor), dan Bapak Sahuri (PMU 5000 Doktor/Penanggungjawab Pencairan Beasiswa). Kegiatan ini dihadiri dosen dan alumni Pascasarjana Tazkia.

Acara sosialisasi ini merupakan salah satu program pengembangan karir dosen yang secara periodik menjadi agenda Bagian SDM IAI Tazkia. Pembukaan acara dilakukan oleh Bapak Prima Ema Delta M.PSi selaku Kepala Bagian SDM, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Tazkia. Rektor Tazkia menyampaikan bahwa program ini sangat dinantikan oleh para dosen di seluruh Indonesia terutama dosen-dosen IAI Tazkia. Harapan Ibu Rektor atas sosialisasi ini yaitu agar dosen-dosen di Tazkia well informed langsung dari sumbernya dan lebih termotivasi untuk berlomba-lomba mengikuti program 5000 doktor.

Ibu Yeni memaparkan bahwa mayoritas dosen di kalangan PTKI memiliki gelar S2 (83%), maka perlu untuk terus meningkatkan kualitas PTKI untuk pengakuan global dan daya saing lingkup ASEAN melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan PTKI. Program doktor ini diresmikan pada tahun 2014 oleh Presiden RI Joko Widodo, dan mulai dibentuk PMU 5000 Doktor pada November 2016. Saat ini merupakan awal fase kedua untuk kegiatan beasiswa 5000 doktor.

Dalam presentasi panelnya, Ibu Yuli menyampaikan bahwa skema bantuan Studi S3 Program 5000 Doktor Luar Negeri yaitu skema reguler, kerjasama, dan skema IMD (Integrated Master-Doctor). Adapun persyaratan untuk mengikuti program 5000 doktor dapat diakses melalui website resmi Kemenag RI (scholarship.kemenag.go.id). Alur proses penerimaan beasiswa dimulai dari mengisi dokumen ke website (online), seleksi tahap 1 (administratif), seleksi tahap 2 (akademik), persiapan bahasa dan akademik, orientasi pra keberangkatan sampai pada masa studi. Selain itu, terdapat juga list partnership kerjasama luar negeri dapat diakses melalui morascholarship@kemenag.go.id.

 

By : Shofi A.M

Miftahul AnwarInstitut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021
read more

Tazkia Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” (Video)

No comments

LPPM Tazkia Mempersambahkan:

Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” Bersama : Ust. Thuba Jazil, M.Sc., (Fin) ~ (Lecturer of Tazkia Islamic University College – Head of Management Business Sharia Study Program of Tazkia Islamic University College

Selamat Menyaksikan…Semoga Video ini bermanfaat…Jangan lupa like, comment & share video ini ya…
——————–
Join Group Info Kajian, Klik Link :
https://chat.whatsapp.com/BjHGcq4YCbwLCZcY6ighYd
————
* Info: Telah dibuka pendaftaran Mahasiswa Baru Program S1 Insitut Tazkia…For More Info:
https://spmb.tazkia.ac.id/
________
SUBSCRIBE:
https://www.youtube.com/channel/UCgYgEX95uEHoljswnmiDvYA

FOLLOW US ON SOCIAL MEDIA & WEBSITE
Official Website:

Home


Instagram: https://www.instagram.com/tazkiaofficial/
Facebook : https://www.facebook.com/institut.tazkia

Miftahul AnwarTazkia Friday Literacy “Ihya Ulumuddin” (Video)
read more

Institut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya

No comments

Bogor, Jum’at 02 September 2020, bertempat di Gedung Aula Kampus Utama, Institut Tazkia mengadakan acara pelepasan dan serah terima mahasiswa beasiswa utusan daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Setelah tahun sebelumnya mendapat kepercayaan untuk mendidik putra/i terbaik daerah Kaltim, tahun ini Tazkia kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima angkatan kedua yang kelak akan menjadi ahli Ekonomi Syariah yang mampu membantu perkembangan sektor-sektor industri halal di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara pelepasan dan serah terima ini langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas Iman Hidayat beserta jajaran staff nya.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Iman Hidayat kemudian Murniati Mukhlisin selaku rektor Institut Tazkia yang menekankan kepada seluruh mahasiswa/i penerima beasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa utusan daerah Kalimantan Timur agar bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim. Sehingga ketika nanti kalian lulus dan kembali ke daerah masing-masing, kalian mampu menjadi agen terdepan dalam dakwah Ekonomi Syariah dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya (Kalimantan Timur)” Tegas Murniati.

“Kampus Tazkia insya Allah akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa baik dalam pendidikan keilmuan maupun pendidikan karakter (keislaman) agar seluruh mahasiswa dapat menjadi pribadi yang santun, tangguh dan siap berkontribusi dalam perkembangan Ekonomi Indonesia (terutama Provinsi Kaltim).” Lanjut Murniati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. Beliau mengucap terima kasih banyak kepada Institut Tazkia yang sudah kembali berkenan menerima dan mendidik putra putri utusan daerah Kalimantan Timur. Hadi juga berjanji akan berusaha mengirimkan kembali 145 mahasiswa dari Kalimantan Timur ke Institut Tazkia pada tahun depan sebagai bentuk kepercayaan akan kualitas dan komitmen Tazkia dalam pendidikan dan penyiapan SDM dalam bidang ekonomi syariah.

“Saya berpesan kepada 55 putra/i terbaik daerah yang hadir disini, tentang 3 hal yang harus adik-adik pegang selama mengikuti perkuliahan di Tazkia, yaitu kerja keras, cinta, dan doa. Kerja keras yang dimaksud adalah kerja keras yang didasari rasa tulus, ikhlas, profesional dan memiliki cita-cita jauh kedepan. Kemudian, cinta yang mendeskripsikan bagaimana setiap mahasiswa/i dapat selalu mencintai apa yang dikerjakan. Terakhir, berdoa terutama doa dan restu dari orangtua (ibu) kita, karena doa itulah yang menjadikan Allah ridho atas segala kerja keras dan usaha yang kita lakukan berbuah manfaat dan kesuksesan.” Pesan Hadi kepada seluruh mahasiswa utusan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing-masing pihak sebagai tanda program ini mulai berjalan untuk pertama kali bagi kedua institusi ini dan juga motivasi dan doa yang secara spesial langsung disampaikan oleh Muhammad Syafii Antonio selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

“Beasiswa ini adalah sebuah hal yang harus sangat disyukuri oleh para mahasiswa dengan cara mengikuti proses pembalajaran di Tazkia dengan maksimal. Bapak doakan semua mahasiswa dapat mengemban amanah beasiswa ini dengan baik dan kedepannya para mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan menjadi insan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat (khususnya dalam bidang Ekonomi Islam).” Pesan dan doa Syafii sebagai penutup acara. (Miftahul Anwar)

 

By : Anwar G

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya
read more

Terpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia

No comments

Alhamdulillah, Institut Agama Islam (IAI) Tazkia berhasil mendapatkan penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarTerpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia
read more

Institut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, PAKISTAN — Institut Agama Islam (IAI) Tazkia mendapat penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia
read more

Mengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman

No comments

Oleh: Rizqy Zakiya

Bismillah..Para pembaca yang saya cintai karena Allah. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya mengajak seluruh pembaca untuk mengambil hikmah dari kisah Nabi Sulaiman yang tercatat dalam ayat Al-Quran surat An-Nahl ayat 15, 16 dan 17. Tentang kisah bagaimana seorang Nabi Sulaiman yang Allah berikan seluruh kelebihan yang tidak dimiliki Nabi lainnya dan ummat manusia secara keseluruhan, namun tidak membuat Nabi Sulaiman lupa diri dan berpaling dari jalan Allah dan sebaliknya membuat Nabi Sulaiman menjadi salah satu hamba yang paling bersyukur, bertaqwa dan isitqomah dalam jalan dakwah.

Sebagai pengawal mari kita bahas segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada Nabi Sulaiman, yang 4 diantaranya tercatat dalam surat An-Nahl ayat 16 & 17:

Pertama, Nabi Sulaiman Alaihissalam memiliki Glorious Throne atau singgasana yang Mulia. Syaikh Ali Ash Shabuni menyebutkan dalam kitabnya yang berjudul mukhtashar ibnu katsir menyebutkan bahwa Nabi Sulaiman tidak hanya mewarisi kerajaan dari Ayahandanya Nadi Daud, tapi juga mewarisi keNabian.

Kedua, kemampuan yang tidak tertandingi atau Unparalleled Skill. Nabi Sulaiman memiliki beberapa kemampuan yang tidak Allah berikan kepada para Nabi yang lain diantaranya mampu berkomunikasi (memehami bahasa) dengan burung dan binatang lainnya.

Ketiga, Nabi Sulaiman dianugerahi Harta yang Berlimpah.

Keempat, Nabi Sulaiman Allah berikan kekuasaan untuk memimpin pasukan yang tidak tertandingi atau Unmatch Army. Dalam lanjutan surat An-Nahl ayat 17 dijelaskan bahwa Allah berikan kekuasaan terhadap Nabi Sulaiman untuk memimpin pasukan yang terdiri dari Manusia, Burung & Jin.

Para Pembaca yang saya cintai karena Allah, bisa dibayangkan jika kita memiliki segala kelebihan yang Allah titipkan kepada Nabi Sulaiman, bisa kita bayangkan seberapa sombong dan lupa dirinya kita dengan seluruh kelebihan tersebut. Jangankan harta kekuasaan dan kelebihan yang diberikan kepada Nabi Sulaiman, harta yang kita miliki saat ini pun yang tidak apa-apanya jika kita berkaca kepada Nabi Sulaiman, telah membuat kita lalai kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan tidak jarang hal tersebut justru menjerumuskan kita kepada kekufuran dan tidak mendatangkan manfaat sama sekali untuk kehidupan kita di dunia bahkan apalagi kehidupan kita nanti di akhirat.

Lalu bagaimana seorang manusia yang Allah berikan segalanya seperti Nabi Sulaiman bisa tetap tunduk dan bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Pada Quran surat An-Nahl ayat 15 Allah ta’ala menjelaskan bahwa kuncinya adalah ilmu. Ilmu inilah yang menjadi kunci utama yang membuat Nabi Sulaiman tetap istiqomah dalam ketundukannya terhadap Allah ta’ala, sehingga semakin banyakan kelebihan yang Allah berikan kepadanya dengan keutamaan ilmu itulah yang membuat Nabi Sulaiman semakin bersyukur dan tunduk terhadap kekuasaan Alla ta’ala bukan sebaliknya.

Inti pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Sulaiman ini adalah bahwa seluruh harta dan kelebihan yang Allah berikan kepada kita adalah sebagai ujian untuk melihat bagaimana respon kita dengan segala kelebihan atau harta tersebut, apakah akan membuat kita bersyukur dan semakin bertaqwa kepada Allah ta’ala atau malah membuat kita terlena, sombong dan semakin menjauh dari hidayah Allah ta’ala. Kuncinya mintalah kepada Allah untuk dikaruniakan ilmu dan pemahaman agar kita bisa menjadi orang yang semakin bersyukur dengan segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada kita dan bukan sebaliknya. (Anwar G)

Miftahul AnwarMengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman
read more

Ustadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”

No comments

Mari kita simak nasihat Guru kita kita tercinta “Ustadz Abdul Somad” tentang anjuran bahkan keutamaan mempelajari Ekonomi Islam, sebagai satu-satunya solusi kebangkitan Ekonomi Ummat (Nasional)…

Miftahul AnwarUstadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”
read more

Tazkia Adakan Dialog Ringan Dengan Bupati Bogor Terkait Dunia Perkuliahan Pada Masa New Normal

No comments

Kamis, 02 Juli 2020 Institut Tazkia yang diwakili oleh Rektor dan jajaran manajemen kampus melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Bogor untuk bertemu langsung bersama Ibu Ade Yasin (Bupati Bogor).

Kunjungan Tazkia kali ini ditujukan untuk konsultasi dan pengajuan permohonan ijin langsung kepada Bupati agar Tazkia dapat segera memulai kembali kegiatan perkuliahan secara normal mulai bulan September. Dengan catatan bahwa yang dimulai pada bulan september adalah kegiatan perkuliahan untuk program Hafidznomic dan juga program reguler khusus tahun pertama yang kebetulan mewajibkan seluruh mahasiswanya untuk tinggal di asrama (seluruh kegiatan perkuliahan dilaksanakan d dalam area asrama kampus).

Hal ini ditanggapi positif oleh Bupati Ade Yasin.

“kalau memang kegiatan perkuliahan kampus Tazkia bisa dipusatkan seluruhnya di dalam kawasan kampus (asrama) dan tetap menjaga prosedur kesehatan, insya Allah pihak Kabupaten Bogor akan senantiasa mendukung dan memberikan ijin kegiatan perkuliahan Tazkia segera dilaksanakan kembali. Hal ini kami sesuaikan dengan kebijakan terkait pemberian ijin pelaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk Pondok Pesantren dan lembaga sejenis”. Sambut Ade Yasin

Hal ini tentu menjadi kabar bahagia untuk seluruh elemen kampus Tazkia. Kedepannya hal ini akan dirapatkan kembali pada level manajemen Tazkia sampe akhirnya dikeluarkan keputusan resmi terkait dimulainya kembali jadwal perkuliahan Tazkia terutama program Hafiznomic dan Matrikulasi.

Miftahul AnwarTazkia Adakan Dialog Ringan Dengan Bupati Bogor Terkait Dunia Perkuliahan Pada Masa New Normal
read more

المحاضرة الدولية عبر الانترنت في التزكيا مع الدكتور وصفي عاشور

No comments

.قد أقيمت محاضرة بمناسبة تفشي فيروس كورونا التي أصابت العالم بأجمعها، فنحن كالمسلمين نزن دائما كل واقعة بميزان الشرع والتكييف الفقه لكي نقف أمام هذه الظاهرة موقا صحيحا

الجامعة الاسلامية التزكيا كأحد مرجع للدراسة الاسلامية في الجمهورية الاندونيسية بالفعل يصدر رأيا وأسهم في حل هذه المصائب، فأقيمت محاضران وندوات في مختلف المجلات كالاقتصاد والاجتماع والتاريخ ، تكلم فيها الاساتذة والدكاترة والخبراء الافاضل بقصد توضيح الاحكام الصحيحة والموقف الصحيح

ففي يوم الاربعاء 28 شعبان 1441 هـ الموافق 22 إبريل 2020 م تشرفت الجامعة بإقامة محاضرة عبر الانترنت بعنوان (منهجية الإفتاء في نازلة فيروس كورونا )  تكلم فيها ثلاثة اساتيذ افاضل هم الشيخ الدكتور وصفي عاشور أبو زيد المصري والشيخ الدكتور عارف رحمن والشيخ فهمي سالم حفظهم الله

من هذه المحاضرة نعرف عظمة وظيفة المفتي وخطورة الافتاء والضوابط والاخلاق التي لا بد ان يتحلاها المفتي في فتاواه. وكذلك نظرية اسلامية في أن المفتي لا بد ان يكون له كفاية علمية عالية ونظرة واسعة في مسالة ما، ولا بد ان يتعاون مع العلماء في مختلف العلوم كالطب والاجتماع والبيولوجيا

ونحن نوافق ما قررت الحكومة باصدار قرار التباعد الاجتماعي والحجر الصحي المحلي ونسال الله ان يحمي بلاد المسلمين والعالم جميعا وان يرد الامن كما كان

Miftahul Anwarالمحاضرة الدولية عبر الانترنت في التزكيا مع الدكتور وصفي عاشور
read more

Webinar Series “Pengalaman Mahasiswa Indonesia di Negeri China, Sebelum Corona Menyerangg”

No comments

WEBINAR Tazkia Alumni Talk

📌 Pengalaman Mahasiswa Indonesia di Negeri China, Sebelum Pandemi Corona 📌

🗓 Date :
Saturday, 4 April 2020 M/ 10 Sya’ban 1441 H
⏰Time: 10. 00- 12.00 AM
🔍Speaker : Sitti Khadijah, S.E.I
_Penerima beasiswa dari Chinese Government Scholarship, sedang menempuh S2 di Zhejiang University of Technology (Alumni Tazkia Angkatan 12 Ekonomi Syariah)

Silakan persiapkan diri dengan baik ya Kakak:
1. Aplikasi google meet pada handphone atau laptop
2. Klik Join Meeting, Meeting ID meet.google.com/qmw-peff-pvd
3. Aktifkan video dan audio dengan klik ikon di kiri bawah

Join google meet:
Meeting ID
meet.google.com/qmw-peff-pvd
PIN: ‪964 137 157#‬

Organized by:
Ikatan Alumni (IKA) Tazkia

Supported by:
Alumni Career Development Center, Tazkia

Tazkia Islamic University College
.
🔍 more information 🔍
+62 857-1943-4500 (Rizqi Zakiya)

See You on Air 💫
*#iloveikatazkia
*#careerdevelopmentcenter

Miftahul AnwarWebinar Series “Pengalaman Mahasiswa Indonesia di Negeri China, Sebelum Corona Menyerangg”
read more