Rektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)

No comments

Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (PRESNAS FoSSEI) menggelar silaturahim dan kunjungan strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI) di The Tower, Jakarta, 18 April 2022/16 Ramadhan 1443H.

Bersama Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin, PRESNAS yaitu Muhammad Rafiuddin, Ismadanaf Ramadan, Muhamad Rijalul Humam, Ambo Endeng, serta pengurus nasional Wulan Listiani dan Farah Amalia melakukan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI.

Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen BSI yang memfasilitasi PRESNAS bertemu dengan Taufik Machrus dari BSI Corporate University, Ganis dan Tessy dari Human Capital BSI.

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, menjadi fokus bahasan. Poin di yang di dapat pada pertemuan kali ini yaitu, FoSSEI gandeng BSI untuk mendukung Industri keuangan syariah dalam menyiapkan SDM yang berkompeten melalui literasi digital finance dan bussines mindset.

PRESNAS FoSSEI juga akan membuat program supaya kader – kader FoSSEI menyiapkan dirinya ketika memilih karir di perbankan syariah sehingga dapat lebih siap dalam psikotes.

Murniati berharap agar SOP rekrutmen mengutamakan kemampuan baca Al-Qur’an dan bisnis syariah pada seleksi awal bukan nilai IPK dan penampilan.

Sumber: Humas FoSSEI Nasional

Miftahul AnwarRektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)
read more

Presnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia

No comments

Para Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam(PRESNAS FOSSEI) menggelar silaturahim dan kumpul bareng di Kampus Tazkia di Sentul City kemarin, 16 April 2022/14 Ramadhan 1443H. Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) dan M Gufran Pribadi Direktur Eksekutif Asosiasi FinTech Syariah Indonesia (AFSI).

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, ternyata menjadi fokus bahasan juga bagi Fossei Nasional.

Agenda silaturrahim dengan Rektor Insititut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin yang difasilitasi oleh KSEI Progres Tazkia menjadi ajang diskusi mencetuskan strategi perumusan link and match. KSEI merupakan singkatan dari Kelompok Studi Ekonomi Islam yang merupakan komunitas kajian Ekonomi Islam.

“Di Indonesia, hampir setiap universitas yang memiliki program studi Ekonomi Islam memiliki KSEI yang berada di bawah naungan Fossei,” kata Murniati dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Ahad (17/4/2022)

Karenanya, besok Rektor IAI Tazkia bersama dengan Presnas Fossei akan mengadakan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI. BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia dan 10 terbesar di dunia. (Republika.co.id)

Miftahul AnwarPresnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia
read more

Kisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”

No comments

Disinilah Azzam Memulai kegiatan berdagang pada awal masuk kuliah di Institut Tazkia tahun 2010. dengan beberapa teman di kampus menjual produk kuliner seperti keripik pisang dan kue kering. Dengan metode keliling kampus dan menyebarkan promosi ke teman-teman. Namun karena tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup, aktivitas tersebut tidak bertahan lama.

Seorang tersebut adalah Mohammad Azzam kelahiran Jakarta tanggal 23 Oktober 1991. Saat ini tinggal di Magelang, Jawa Tengah bersama istri dan tiga orang putra. Azzam merupakan mahasiswa konomi Syariah Islam di Institut Tazkia. Yang dimana sudah mendirikan CV Imako Mas pada tahun 2012 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 3 orang dan saat ini bertambah  menjadi 17 orang karyawan dengan Brand yang dimiliki oleh CV Imako Mas adalah karapao, yaitu produk makanan (bakpao) yang dibuat dalam berbagai bentuk unik. Dan CV Mustika Berkah Abadi didirikan pada tahun 2010 dengan jumlah karyawan awal sebanyak 2 orang saat ini sudah menjadi 20 orang karyawan. Kedua perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk makanan mulai dari makanan siap saji hingga produk berbentuk bahan dan pelengkap makanan/masakan. Saat ini memiliki 5 brand kuliner seperti Nicchi Bumbu Kare Jepang, Sambal Goreng Garam Bu Ayem, Bumbu Ayam Ungkep Bu Ayem, Kering Kentang Bu Ayem, dan Donat Frozen Kak Rani.

Selain mengelola beberapa brand kuliner, CV Mustika Berkah Abadi juga mengelola beberapa brand di kategori perkebunan dan pertanian serta di kategori bisnis edukasi.

Perjalanan merintis usaha

Dalam usahanya sekarang tidak lepas dari lika likunya percobaan hidup masa lalu. Pada tahun 2011 Azzam belajar blogging dan bisnis online ke Makassar selama kurang lebih 1 minggu. Ia mempelajari bagaimana membuat website dan menghasilkan uang melalui aktivitas blogging. Namun karena suatu hal ia berhenti belajar blogging. Akan tetapi , disini Yang jalan justru brand S-Media yang bergerak di bidang jasa pembuatan website karena sesuai dengan passion dalam desain yang bisa dikombinasikan dengan blogging dan bisnis online yang didapat sewaktu belajar di Makassar.

Sambil agency berjalan, istri Azzam membuka restoran Jepang kecil-kecilan di Bogor pada tahun 2012. Usaha ini berjalan hingga tahun 2014 kemudian tutup dikarenakan kenaikan biaya usaha yang semakin tidak terkendali. Agency juga saya hentikan di tahun 2014 untuk tidak menerima klien baru karena aktivitas kampus yang  sudah semakin padat dan sudah mendekati waktu-waktu ujian skripsi.

Setelah skripsi selesai di tahun 2015, Azzam dan istri memulai usaha Karapao yang sudah dipersiapkan sejak tahun 2014 ketika restoran Jepang sudah ada tanda-tanda tidak bisa dilanjutkan. Dan pada tahun 2017 kami sekeluarga pindah ke Magelang untuk bergabung dan membantu membangun perusahaan yang sudah dirintis oleh orang tua dari istri sejak tahun 2010. Kami membantu melakukan beberapa perbaikan dan pembaruan pada sistem-sistem yang sudah tidak relevan dan ‘memaksa’ perusahaan untuk bergerak lebih efisien dan sedikit lebih cepat. Hingga di tahun 2018 kami juga diminta oleh orang tua a untuk secara aktif membantu perusahaan dan yayasannya yang berada di daerah Yogyakarta. Aktivitas ini berjalan hingga saat ini.

Hingga di tahun 2021 ini kami memiliki portofolio beberapa brand di kategori kuliner, pertanian dan perkebunan, edukasi, dan kesehatan serta kecantikan.

Motivasi menjadi pengusaha

Dalam menjalankan usaha tentunya ada dorongann yang begitu kuat untuk Azzm menjadi seperti yang sekarang ini. Ia memberikan Motivasi awal untuk menjadi pengusaha yang memiliki beberapa mentor baik dari kalangan dosen, teman, dan profesional yang banyak memberi pengertian bahwa kalau tujuan berbisnis ingin bisa bebas finansial dan waktu itu kurang tepat. Beberapa menyebutkan bahwa justru hal tersebut hanya merupakan salah satu efek samping dari bisnis yang bisa dikatakan sudah berhasil. Mereka juga menyampaikan bahkan banyak pebisnis hebat yang waktunya tetap ‘tergadai’ bahkan pada skala bisnis yang sudah sangat besar sekali pun, karena memang bukan itu tujuannya. Akhirnya setelah melalui penempaan mental dan mindset panjang, semakin ke sini Azzam semakin sadar bahwa motivasinya menjadi pengusaha hanya satu, yaitu untuk memberikan dampak pada kehidupan orang lain, atau bahkan berdampak pada hal yang lebih besar seperti negara misalnya.

Dan sepanjang sejarah, orang-orang yang mampu memberikan dampak besar adalah orang dengan mental dan mindset yang tangguh dan tidak biasa-biasa saja. Ini menjadikan Azzam terus terpacu dan terpicu untuk selalu mengembangkan kemampuan diri baik dari sisi hard skill maupun soft skill. Hard skill mencakup kemampuan yang terlihat seperti mampu menguasai berbagai tools marketinf dan soft skill mencakup kemampuan yang hanya bisa dirasakan seperti kemampuan berpikir panjang, analisis kritis, dan mental tidak mudah menyerah menghadapi segala resiko.

Sikap mental sebagai pengusaha

Disini Azzam berbagi berdasarkan pengalamannya mengenai sikap mental yang harus ditanam untuk pengusaha di era sekarang ini seperti :

  1. Mental yakin, optimis, dan bahagia.
  2. Belajar secara efektif.
  3. Hilangkan sifat menunda-nunda.
  4. Banyak action meminilmalisir terlalu lama menimbang-nimbang sesuatu.
  5. Fokus (Stop eksplorasi jika sudah yakin terhadap sebuah pilihan).
  6. Tahan kesenangan di awal dan bangun mental menggulung bola salju.
  7. Tawakal kepada Allah.

Mahasiswa berwirausaha

Untuk rekan-rekan mahasiswa yang ingin berwirausaha, setidaknya ada 7 pesan hal yang mungkin menurut Azzam akan berguna jika dipahami dengan baik dan diamalkan. Keempat hal tersebut adalah :

  1. Niat yang kuat dan serius jika tidak kuat maka gampang sekali kehilangan arah dan motivasi dalam menjalankan bisnis.
  2. Cari mentor.Saran dan masukan dari orang (mentor) yang sudah berpengalaman seringnya lebih berguna di lapangan daripada tumpukan teori yang ada di mana-mana.
  3. Start small. Mulai dari hal yang kecil, termasuk punya modal banyak sekali pun. Kamu bisa mulai menjual produk milik produsen yang sudah mapan atau menjual jasa dengan skill yang kamu punya. Beberapa ide bisnis yang bisa kamu jalankan :
    1. Reseller produk snack, fashion, dan produk lain yang mudah dijual, penyimpanan mudah, pengiriman mudah, daya tahan cukup lama.
    2. Dropshipping
    3. Bisnis afiliasi
    4. Buka booth minuman/makanan ringan siap saji
    5. Ternak akun media sosial (Instagram)
    6. Blogging (adsense)
    7. Translator bahasa
    8. Desain grafis
    9. Pengajar privat untuk anak SD/SMP/SMA
    10. Calo properti
    11. Influencer media sosial
  1. Temukan ritme. Setelah menemukan apa yang ingin dikerjakan. Lakukan dan temukan ritmemu sendiri. Ritme di dalamnya paling tidak mencakup :
    1. Momen di mana kamu sudah bisa membagi waktu untuk kuliah dan wirausaha.
    2. Momen di mana kamu sudah mendapatkan keuntungan, bukan sebaliknya alias ngabisin uang.
  2. kamu harus segera memikirkan bagaimana bisnis ini bisa terus berjalan. Misalnya saja kamu harus mulai memikirkan bagaimana terus-terusan mencari konsumen atau klien baru untuk bisnismu. Bagaimana membuat orang yang sudah beli bisa beli lagi. Intinya bagaimana agar bisnismu bisa selalu ngomset dan untung.
  3. Belajar delegasikan. Mungkin kamu harus mempertimbangkan untuk mencari orang yang bisa mengerjakan pekerjaan rutin yang mudah.
  4. Perbesar Kamu bisa mencoba untuk memperbesar skala bisnismu.
Miftahul AnwarKisah Inspiratif Alumni : “Usaha Kecil Dengan Keuntungan Meroket”
read more

Bekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda

No comments

Bogor, 30 September 2021 / 22 Shafar 1443. Sentul city, Bogor. Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Inkubator Bisnis Institut Agama Islam Tazkia kembali mengadakan agenda rutin tahunan penguatan jiwa wirausaha muda mahasiswa melalui Agenda Seminar Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda (KWP) 2021.

Agenda dihadiri oleh Narasumber yang mumpuni di bidangnya dengan MC; Kang Fakhry Barly (Alumni Tazkia yang juga Terpilih Sebagai Duta Nasional Taman Nasional Gunung Halimun Salak) . Sambutan dari Kemenpora sampaikan oleh Drs. Imam Gunawan MAP selaku Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI.

Beliau memberikan motivasi untuk mengatur pola mindset kita, untuk selalu memiliki growth mindset, pola pikir bertumbuh optimis dan produktif.

Selain Bapak Drs. Imam Gunawan, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, juga menyampaikan keseriusan IAITazkia untuk menjadi Center of Excellent bagi Entrepreneur Muda yang juga menguasai Al Qur’an, seusai dengan program Hafidzpreneur yang serius dijalankan oleh IAI Tazkia bekerjasama dengan berbagai Pemerintah Daerah dalam Program Beasiswa Utusan Daerah masing-masing daerah.

Pada kesempatan ini, Hadir juga menyampaikan sharing motivasi bisnis Islami bapak Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI. Beliau memberikan sharing betapa background seseorang tidak menjamin kegagalan atau kesuksesan nya di kemudian hari, tapi motivasi, kesungguhan untuk memberi solusi, juga pandai memanfaatkan kesempatan yang ada, akan membuat ia sukses di kemudian hari.

Selain berbagai narasumber yang dihadirkan dari Pihak Kemenpora, hadir pula Alumni Alumni terbaik Tazkia yang telah menggeluti dunia wirausaha; Bang Rikza Adhia Nada Rezki, S.E.I bersama Kk Ayu Noor Laela (Founder Salvina Hijab) dan Bang Tito Ikhsan Rozak, S.E. (CEO Monitor Plan). Keduanya menjadi narasumber dalam Talkshow “Bisnis Millenial di Era Digital” yang langsung dimoderatori oleh Direktur Inkubator Bisnis IAI Tazkia Dr. Nur Hendrasto, M.Si. CPC.

Dalam Talkshow ini kedua narasumber menyampaikan betapa jiwa wirausaha harus dibangun sejak dini, meskipun kadang dengan kondisi yang terdesak, sehingga muncul situasi “the power of kepepet” namun dapat juga dikembangkan dengan memiliki mentor yang tepat untuk menggali semua potensi kita juga belajar dari lingkungan kerja yang memiliki kemiripan dengan core bisnis yang akan kita kembangkan selanjutnya. Keduanya telah banyak membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk terbuka untuk alumni IAI Tazkia yang dapat bekerja sekaligus belajar membangun bisnis bersama mereka.

Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda ini tidak hanya diisi dengan seminar, namun juga kesempatan untuk mengikuti seleksi pendanaan bisnis yang akan disponsori oleh Kemenpora jika lolos di sesi-sesi pemaparan bisnis model selanjutnya. Di akhir sesi, acara ini menghadirkan Arya Nurfauzi yang membawakan model wakafpreneur sebagai bentuk pengembangan model bisnis yang terintegrasi dengan wakaf.

Dengan kerjasama yang terus dijalin oleh Kemenpora dengan Kampus Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik Global IAI Tazkia, jiwa semangat bisnis mahasiswa semakin terasah dan potensi pertumbuhan bisnis muda di kalangan mahasiswa diharapkan meningkat drastis untuk berkontribusi membuka banyak kesempatan kerja sebagaimana Alumni-alumni Tazkia lainnya yang telah berkiprah besar dalam dunia wirausaha memberdayakan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan tentunya memegang teguh Value/Nilai Tazkia yang penuh integritas dan dedikasi tinggi untuk Agama, Nusa dan bangsa. (Rizqi Z & M. Anwar)

Miftahul AnwarBekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda
read more

IAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat

No comments

Kamis, 16 September 2021

Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. kembali berjumpa dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kamis ini, 16 September 2021. Kali ini Pemerintah Provisi Nusa Tenggara Barat diwakili oleh Ibu Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. dan jajarannya. Diskusi hangat dan membangun antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Provinsi NTB membicarakan bagaimana membangun dan mengembangkan perekonomian NTB utamanya wisata halal, UKM dan sumber dayanya yang berlimpah.

Dalam diskusi tersebut ibu wakil gubernur menyebutkan bahwa perekonomian NTB dibangun secara perlahan tapi kuat. Baginya kekuatan ekonomi mandiri dari masyarakat NTB telah menyelamatkan perekonomian NTB dari kerusakan akibat cobaan yang terjadi bertubi-tubi.

“NTB diterpa cobaan yang bertubi-tubi sejak 2018. Belum selesai dengan dampak cobaan di tahun 2018, kita kembali diterpa cobaan dengan Covid-19. Tapi karena warga kita yang religius, bermental kuat serta mandiri alhamdulillah, setidaknya kita dapat menghadapi masalah ini”, ujar orang nomor dua di Nusa Tenggara Barat itu.

Diskusi dilanjutkan dengan penjelasan wakil gubernur yang menjelaskan bahwa NTB bercita-cita memperkuat ekonomi syariah dan menjadikan NTB sebagai destinasi halal dunia. Untuk itu sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memperkuat bukti dedikasi NTB dalam mensyariahkan daerahnya. Namun kendala yang dihadapi adalah sulitnya literasi halal bagi masyarakat NTB, terutama para pengusaha kecil-menengah.

Dengan sangat antusias, IAI Tazkia melalui Halal Center siap menjadi barisan terdepan untuk mengatasi hal tersebut. Dan antusiasme itu disambut baik oleh pihak pemerintah provisi. Sebagai realisasi dari diskusi tersebut, Halal Center Tazkia akan memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal kepada para UKM NTB, utamanya UKM di bawah binaan Bank NTB Syariah pada Jum’at, 17 September 2021 di hotel Lombok Plaza.

Selain itu, pihak IAI Tazkia menjelaskan bahwa kampus tersebut memiliki program unik yang mungkin tidak ada di kampus lain. Program tersebut sangat cocok untuk membangun masyarakat NTB untuk lebih maju. Program tersebut adalah HafidzPreneur. Dimana mahasiswa/i yang mengikuti program tersebut akan menerima perkuliahan dengan program boarding selama masa perkuliahan. Disana mereka akan menghafal Al-Qur’an 30 juz, memiliki keahlian bahasa Arab dan Inggris, dan memiliki pemahaman serta keahlian bisnis yang mumpuni.

Gebrakan yang sangat unik itu menarik perhatian pihak pemerintah NTB. Mereka merasa program ini cocok dengan budaya masyarakat NTB yang religius. Sehingga pihak pemerintah NTB dan IAI Tazkia akan menjadwalkan pertemuan kembali untuk membicarakan hal tersebut lebih detail. (Muhammad Yusuf Ibrahim & Miftahul Anwar)

Miftahul AnwarIAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat
read more

Mengunjungi Alumni Tazkia di PNM, Tazkia menguatkan sinergi Alumni

No comments

Oleh : Rizqi Zakiya, S.E.I., M.E.

Selasa, 8 Juni 2021/ 27 Syawal 1442 H. IAI Tazkia melaksanakan kunjungan alumni yang bertugas di Permodalan Nasional Madani (PNM) Jakarta. Bertempat di Gedung Artaloka Lantai 8, Kabag Kemahasiswaan & Alumni; Rizqi Zakiya, M.E., bersama Humas; Miftakhul Anwar, S.E.I., dan Divisi Hubungan Industri; Ahmad Abdullah Rahil, S.E. & Fakhry Barly, S.E. dari IAI Tazkia menjalin silaturahim serta berdiskusi terkait potensi pengembangan alumni dalam menguatkan sinergi antar alumni dan kontribusi Tazkia di masyarakat.

Bapak Suryadi, M.E. dan Bapak Mizan selaku Alumni dan Mahasiswa Pascasarjana IAI Tazkia banyak menyampaikan potensi pengembangan ekonomi masyarakat yang telah dikembangkan oleh PNM. Mulai dari potensi investasi di pasar modal yang disambungkan dengan pendampingan PNM hingga besarnya keuntungan bagi investy dan investor jika ikut serta dalam penanaman modal melalui PNM. Banyak produk telah dikembangkan oleh PNM termasuk instrumen investasi syariah yang dioptimalkan untuk menggulirkan dana investasi di masyarakat. Bapak Mizan juga menyampaikan pentingnya literasi reksadana syariah bagi semua kalangan masyarakat, sehingga masyarakat memiliki instrumen investasi yang lebih aman sebagai langkah awal mengembangkan investasi sebagai bekal di kemudian hari.

Pada akhir sesi, Bapak Suryadi, ME. dan Bapak Mizan juga memberikan kesan serta pesan bagi mahasiswa juga alumni IAI Tazkia untuk ikut berperan serta membangun ekonomi bangsa dengan mensinergikan potensi mahasiswa dan alumni Tazkia khususnya juga potensi Ekonomi Islam umumnya. Bahkan juga menyatakan kesediaan untuk ikut berperan aktif dalam mendampingi, membekali, serta mendukung implementasi literasi dan implementasi potensi mahasiswa dan alumni Tazkia selanjutnya. .

Kunjungan ini merupakan langkah nyata Kemahasiswaan & Alumni IAI Tazkia untuk mendengar masukan serta melihat potensi alumni IAI Tazkia yang telah banyak berkiprah memajukan Ekonomi masyarakat, termasuk diantara dengan bekal ilmu serta motivasi yang didapat selama studi di IAI Tazkia.

Miftahul AnwarMengunjungi Alumni Tazkia di PNM, Tazkia menguatkan sinergi Alumni
read more

Giat pada bidang Islamic Capital Market, Alumni Tazkia dipercaya oleh Perusahaan Multinasional

No comments


Oleh : Rizqi Zakiya, S.E.I., M.E.

Selasa, 8 Juni 2021/27 Syawal 1442 H. IAI Tazkia melaksanakan kunjungan ke salah satu alumni IAI Tazkia yang telah berkiprah cukup lama dalam bidang islamic capital market. adalah Pak Sutrisna Amijaya, S.E.I., M.E. sebagai salah satu alumni angkatan 7 IAI Tazkia yang begitu concern mendalami keahlian dalam Islamic Capital Market. Kabag Kemahasiswaan & Alumni; Rizqi Zakiya, M.E., bersama Humas; Miftakhul Anwar, S.E.I., dan Divisi Hubungan Industri; Ahmad Abdullah Rahil, S.E. & Fakhry Barly, S.E. dari IAI Tazkia disambut hangat di sela kesibukan Pak Sutrisna yang mendapat amanah sebagai Head of Sharia Business & Development di MNC Sekuritas.

Kiprah Pak Sutrisna dalam bidang Capital market bukan terbilang baru, tidak kurang dari 11 tahun beliau telah menggeluti bidang Capital market termasuk mengedukasi puluhan bahkan ratusan ribu masyarakat khususnya mahasiswa terkait potensi islamic capital market. Berbekal berbagai sertifikasi yang menaikan nilai pencapaian beliau mulai dari WPPE, WMI, hingga ASPM telah dikantongi oleh Pak Sutrisna sebagai bukti komptensi berkiprah di dunia pasar modal. Pak Sutrisna juga menyampaikan pentingnya kita semua, khususnya mahasiswa serta alumni penggiat ekonomi syariah untuk terjun dalam dunia pasar modal, karena potensi investasi yang besar dapat menjadi pundi keuangan untuk meningkatkan taraf ekonomi dengan tetap berpegang pada aturan DSN terkait interkasi keuangan di pasar modal syariah

Pada pertemuan ini, Pak Sutrisna menyampaikan pentingnya seluruh mahasiswa dibekali dengan pendampingan pengembangan potensi pasar modal syariah. Setelah adanya pojok bursa di Kampus, Kampus dapat mendorong mahasiswa untuk melakukan edukasi rutin terkait potensi pasar modal syariah, serta mengadakan berbagai pelatihan termasuk sertifikasi bekerjasama dengan bursa agar semakin naik komptensi dan kualifikasi mahasiswa. Pak Sutrisna juga berharap agar Tazkia dapat terus mengembangkan semua potensi praktik Ekonomi Syariah yang ada khususnya dalam bidang Islamic Capital Market.

Kunjungan ini merupakan upaya pihak Kemahasiswaan & Alumni untuk menyatukan potensi Alumni tazkia dalam sinergi lebih baik sebagai upaya pengembangan kurikulum dan softskill mahasiswa, serta membuka potensi internship (magang) sebagai satu program perkuliahan yang menjadi bekal mahasiswa sebelum terjun di Dunia Kerja.

Miftahul AnwarGiat pada bidang Islamic Capital Market, Alumni Tazkia dipercaya oleh Perusahaan Multinasional
read more

(Video) G.U.A – Gerebek Usaha Alumni : “Gerebek Usaha coffee shop hits di Bogor”

No comments

Tazkia TV Mempersembahkan Program Baru dengan Judul:

“G.U.A (Gerebek Usaha Alumni)”

Sebuah program yang ditujukan untuk mengapresiasi seluruh mahasiswa & alumni Tazkia yang telah sukses mendirikan atau menjalankan bisnisnya masing-masing.

Selain itu program ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada seluruh penonton terutama mahasiswa Tazkia untuk berani memulai bisnisnya sendiri (menumbuhkan jiwa entrepreneur)
——————————————–
Hope You Enjoy This Video…Salam Tazkia TV!!!
——————————————–
Kritik & Saran boleh langsung tulis dikolom komentar ya!!! atau kalo kalian ada masukan usaha atau bisnis apalagi yang harus digerebek Tazkia TV, tulis d kolom komentar juga ya!!!
___________________________
Please Follow & Subscribe:
YouTube : https://www.youtube.com/channel/UCgYgEX95uEHoljswnmiDvYA

Official Website: https://tazkia.ac.id/
Instagram: https://www.instagram.com/tazkiaofficial/
Facebook : https://www.facebook.com/institut.tazkia

Miftahul Anwar(Video) G.U.A – Gerebek Usaha Alumni : “Gerebek Usaha coffee shop hits di Bogor”
read more

Reuni Online Angkatan 4 Tazkia “Menggulirkan Program Tazkia Peduli Alumni”

No comments

Ahad, 21 Februari 2021/ 10 Rajab 1442 H. Keluarga besar Alumni Angkatan 4 Institut Tazkia mengadakan reuni online. Agenda ini dihadiri oleh Bapak Nurizal Ismail, M.A. sebagai
Ketua Alumni, Al Ustadz Abdul Mughni, LC, M.Hi sebagai ustadz senior tazkia, juga seluruh mahasiswa angkatan 4 yang sudah berkiprah di berbagai profesi.

Ketua angkatan 4; Bapak Heru Kurniawan Susilo mengusulkan Program sosial peduli alumni angkatan 4. Dengan memilih Koordinator angkatan untuk pengaduan mahasiswa yang terkendala dari segi ekonomi, alumni angkatan 4 dapat menyampaikan kendala kepada Koordinator tersebut, dengan validasi internal, donasi dapat digalang tanpa menyebut nama alumni yang memiliki kendala tersebut. Hal ini diharapkan dapat memotivasi jalannya peduli alumni dengan tanpa ada alumni yang memendam kendala ekonomi atau permasalahan lainnya. Dengan tertanamnya jiwa amanah dan semangat berbagi, alumni Tazkia berupaya untuk terus menjalin ikatan alumni angkatan yang lebih baik selanjutnya.

Selain program tersebut, alumni Tazkia angkatan 4 juga berencana mengadakan kajian tematik dan visit bersama pasca Pandemi Covid-19 mereda. Hal ini semakin mudah diwujudkan dengan adanya alumni yang memiliki basic riset akademis, praktisi, serta lembaga sosial pesantren yang sudah berkiprah luas di masyarakat.

Semoga dengan program ini, alumni tazkia dapat semakin solid bersinergi untuk pengembangan program alumni angkatan khusus nya, dan Masyarakat lain umumnya.

Miftahul AnwarReuni Online Angkatan 4 Tazkia “Menggulirkan Program Tazkia Peduli Alumni”
read more

Lepas Rindu, Alumni Angkatan 3 mengadakan Reuni Online

No comments

Ahad, 17 Januari 2021/ 5 Jumadil Akhir 1442. Keluarga besar alumni angkatan 3 mengadakan reuni online untuk pertama kalinya. Hadir dalam kesempatan ini berbagai alumni angkatan 3 yang telah melanglang buana berkiprah di berbagai lembaga dalam dan luar negeri. Agenda Sambutan ketua Ikatan Alumni Tazkia, Taushiah, Lepas kangen, dan doa untuk Dosen, serta sahabat angkatan 3 yang sedang sakit, mewarnai serunya reuni online alumni tazkia perdana ini.

Nurizal Ismail, MA. Selaku ketua Alumni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini sebagai upaya menjalin silaturahim untuk menghadirkan keberkahan usia, rezeki, dan optimisme di masa pandemi ini. Pada kesempatan taushiah, Al Ustadz Abdul Mughni menyapa beberapa alumni yang memiliki kesan saat dulu menjalani studi di Tazkia lebih dari 10 tahun lalu. Beliau juga mengajak untuk mendoakan Dosen Tazkia, terkhusus Dr. Mukhamad Yasid dan Dr. Achmad Djazuli yang telah wafat beberapa waktu lalu. Doa, motivasi, serta perhatian juga disampaikan langsung oleh hadirin kepada Kak Edo sebagai peserta yang tetap hadir meskipun dalam masa isolasi covid-19 selepas terpapar lebih kurang 7 hari lalu dan dalam masa pemulihan akhir.

Selepas taushiah, agenda dilanjutkan dengan Kuis mengangkat pertanyaan yang memancing kenangan lama saat kuliah di asrama dramaga baik tentang lokasi maupun dosen yang mengajar di sana.

Masuk acara inti, panitia mengadakan breakroom ikhwan dan akhwat untuk lebih akrab lagi komunikasi dan ngobrol lepas rindu menanyakan kondisi dan kesibukan masing-masing. Agenda ditututup dengan informasi dari IKA Tazkia dan Tazkia terkait update data alumni, program yang tazkia sedang jalankan, serta doa untuk mahasiswa tazkia agar dapat melanjutkan kiprah alumni lebih baik lagi.

Dengan berakhirnya agenda ini, alumni angkatan 3 mengucapkan rasa syukur yang mendalam bisa melepas rindu, dan ngobrol akrab satu sama lain serta berharap dapat dilaksanakan kembali di lain waktu. Hal ini sejalan dengan harapan Tazkia untuk terjalinnya ikatan yang kuat antar mahasiswa dan alumni agar Tazkia dapat memberikan manfaat yang luas untuk masyarakat luas dengan kuatnya sinergi yang terjalin antar alumni dan mahasiswa.

Rizqi ZakiyaLepas Rindu, Alumni Angkatan 3 mengadakan Reuni Online
read more