Akuntansi Syariah

Institut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya

No comments

Bogor, Jum’at 02 September 2020, bertempat di Gedung Aula Kampus Utama, Institut Tazkia mengadakan acara pelepasan dan serah terima mahasiswa beasiswa utusan daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Setelah tahun sebelumnya mendapat kepercayaan untuk mendidik putra/i terbaik daerah Kaltim, tahun ini Tazkia kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima angkatan kedua yang kelak akan menjadi ahli Ekonomi Syariah yang mampu membantu perkembangan sektor-sektor industri halal di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara pelepasan dan serah terima ini langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas Iman Hidayat beserta jajaran staff nya.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Iman Hidayat kemudian Murniati Mukhlisin selaku rektor Institut Tazkia yang menekankan kepada seluruh mahasiswa/i penerima beasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim.

“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa utusan daerah Kalimantan Timur agar bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim. Sehingga ketika nanti kalian lulus dan kembali ke daerah masing-masing, kalian mampu menjadi agen terdepan dalam dakwah Ekonomi Syariah dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya (Kalimantan Timur)” Tegas Murniati.

“Kampus Tazkia insya Allah akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa baik dalam pendidikan keilmuan maupun pendidikan karakter (keislaman) agar seluruh mahasiswa dapat menjadi pribadi yang santun, tangguh dan siap berkontribusi dalam perkembangan Ekonomi Indonesia (terutama Provinsi Kaltim).” Lanjut Murniati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. Beliau mengucap terima kasih banyak kepada Institut Tazkia yang sudah kembali berkenan menerima dan mendidik putra putri utusan daerah Kalimantan Timur. Hadi juga berjanji akan berusaha mengirimkan kembali 145 mahasiswa dari Kalimantan Timur ke Institut Tazkia pada tahun depan sebagai bentuk kepercayaan akan kualitas dan komitmen Tazkia dalam pendidikan dan penyiapan SDM dalam bidang ekonomi syariah.

“Saya berpesan kepada 55 putra/i terbaik daerah yang hadir disini, tentang 3 hal yang harus adik-adik pegang selama mengikuti perkuliahan di Tazkia, yaitu kerja keras, cinta, dan doa. Kerja keras yang dimaksud adalah kerja keras yang didasari rasa tulus, ikhlas, profesional dan memiliki cita-cita jauh kedepan. Kemudian, cinta yang mendeskripsikan bagaimana setiap mahasiswa/i dapat selalu mencintai apa yang dikerjakan. Terakhir, berdoa terutama doa dan restu dari orangtua (ibu) kita, karena doa itulah yang menjadikan Allah ridho atas segala kerja keras dan usaha yang kita lakukan berbuah manfaat dan kesuksesan.” Pesan Hadi kepada seluruh mahasiswa utusan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing-masing pihak sebagai tanda program ini mulai berjalan untuk pertama kali bagi kedua institusi ini dan juga motivasi dan doa yang secara spesial langsung disampaikan oleh Muhammad Syafii Antonio selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

“Beasiswa ini adalah sebuah hal yang harus sangat disyukuri oleh para mahasiswa dengan cara mengikuti proses pembalajaran di Tazkia dengan maksimal. Bapak doakan semua mahasiswa dapat mengemban amanah beasiswa ini dengan baik dan kedepannya para mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan menjadi insan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat (khususnya dalam bidang Ekonomi Islam).” Pesan dan doa Syafii sebagai penutup acara. (Miftahul Anwar)

 

By : Anwar G

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Kembali Dipercaya Pemprov Kalimantan Timur Untuk Mendidik Putra-Putri Terbaik Daerahnya
read more

Terpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia

No comments

Alhamdulillah, Institut Agama Islam (IAI) Tazkia berhasil mendapatkan penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarTerpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia
read more

Institut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, PAKISTAN — Institut Agama Islam (IAI) Tazkia mendapat penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia
read more

Webinar series – partisipasi perempuan dalam kesejahteraan keluarga

No comments

Situasi pademi yang melanda seluruh dunia saat ini ternyata tidak menghalangi semangat belajar dan berkolaborasi di mana-mana. Tidak mau ketinggalan, kolaborasi dilakukan oleh Fakultas Ekonomi Bisnis Syariah Institut Agama Islam Tazkia dengan FEBI UIN Sumatera Utara. Selama beberapa minggu terakhir kedua lembaga ini telah mengadakan Webinar Series dengan menghadirkan narasumber dari kedua kampus tersebut yang dapat dinikmati oleh siapa saja melalui platform Zoom meeting maupun youtube live streaming. Pada tanggal 20 Mei 2020, bertepatan dengan tanggal 27 Ramadhan 1441 H, kedua kampus mengadakan webinar yang bertemakan Partisipasi Perempuan dalam Kesejahteraan Keluarga. Narasumber dari webinar ini adalah Ibu Dr. Hj. Yenni Samri J. Nasution, MA yang merupakan Sekretaris Program Doktor Ekonomi Syariah FEBI UIN SU, dan dimoderatori oleh Ibu Putri Syifa Amalia, M.Sc. yang merupakan Dosen Program Studi Akuntansi Syariah IAI Tazkia.

Webinar yang dimulai pada pukul 09.45 WIB ini diikuti oleh puluhan peserta yang mayoritas merupakan perempuan. Pada kesempatan ini, Ibu Dr. Yenni memberikan paparan yang menarik terkait dengan posisi perempuan di dalam keluarga, pandangan Islam mengenai perempuan yang bekerja, alasan dan motivasi yang mendorong perempuan untuk bekerja, serta indicator kesejahteraan keuarga. Selain itu, Dr. Yenni juga memberikan pemaparan terkait hasil penelitian beliau bersama beberapa rekan dosen yang dilakukan di 4 Universitas di Sumatera Utara. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pola partisipasi perempuan dalam pemenuhan kesejahteraan keluarga dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu istri yang berkontribusi lebih dari 50%, sama dengan 50% dan kurang dari 50% dalam pemenuhan kesejahteraan keluarga. Dari 3 kelompok ini, mayoritas responden berada pada kelompok kedua, di mana partisipasi istri seimbang dengan suami dalam pemenuhan kesejahteraan keluarga.

Selain sesi pemaparan, sesi diskusi dan tanya jawab dengan peserta webinar juga berjalan dengan seru karena banyak dari peserta yang ikut memberikan pandangan terkait dengan tema yang dibahas dan beberapa pertanyaan yang terinspirasi dari kejadian nyata di dunia kerja.  Diantaranya adalah permasalahan yang kerap dihadapi oleh perempuan Ketika bekerja, yaitu kesulitan pengaturan waktu antara pekerjaan dengan keluarga, tuntutan pekerjaan, serta fasilitas di tempat kerja yang kurang memadai bagi ibu hamil dan menyusui.

Webinar ditutup pada pukul 11.15 dengan komitmen dari kedua institusi agar terus melaksanakan kolaborasi yang insya Allah akan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat pada umumnya dan umat Islam pada khususnya.

Berikut adalah link webinar melalui youtube: https://www.youtube.com/watch?v=RopMdaGodAU

dofirfauziWebinar series – partisipasi perempuan dalam kesejahteraan keluarga
read more

Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube, Instagram, Facebook & Google Meet…Sore Ini Pukul 16.00 WIB

No comments

Ikuti Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube, Instagram, Facebook & Google Meet Sore Ini Pukul 16.00 WIB

Bersama Dr. Sugiyarti Fatma Laela, M.Buss. Acc., CMA. (Dosen Prodi Akuntansi Syariah Institut Tazkia) dengan tema:

“Covid-19 Outbreak & Accounting Practices: Islamic Perspective Strategy and Control”

>> Yuk Ikuti Webinarnya dengan cara klik link google meet dibawah ini:

https://meet.google.com/rgb-tvio-voo

>> Atau Teman-teman juga bisa mengikuti sesi webinar ini pada live Youtube Tazkia TV:

>> Live Instagram nya bisa disimak di Instagram @tazkiaofficial atau langsung klik link ini:

http://www.instagram.com/tazkiaofficial

>> dan Juga Live Facebooknya di:

https://www.facebook.com/institut.tazkia

Miftahul AnwarWebinar Tazkia Spesial Live On Youtube, Instagram, Facebook & Google Meet…Sore Ini Pukul 16.00 WIB
read more

Ikuti Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube & Facebook Sore Ini Pukul 16.00 WIB

No comments

Tazkia Webinar Series edisi Dr. Luqyan Tamanni, M.Ec (Dosen Pascasarjana Tazkia, Founder Sakinah Finance, Kepala Divisi Pengembangan Infrastruktur Sistem Keuangan Syariah KNKS) dengan tema:

“Pandemic Forecasting : Antara ‘Nujum’ dan Sains”

Yuk Ikuti Webinarnya dengan cara klik link google meet dibawah ini:

https://meet.google.com/maq-pbdj-sfa

Atau Teman-teman juga bisa mengikuti sesi webinar ini pada live Youtube Tazkia TV:

dan Juga Live Facebooknya di:

https://www.facebook.com/institut.tazkia

 

Miftahul AnwarIkuti Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube & Facebook Sore Ini Pukul 16.00 WIB
read more

Webinar Series “Islamic Marketing – What to do while lockdown” ~ Dr. Mukhamad Najib STP, MM

No comments

Tazkia Webinar Series edisi Dr. Mukhamad Najib STP, MM (Dosen Pascasarjana Tazkia) dengan tema:

“Islamic Marketing – What to do while lockdown”

>>Selamat Menyaksikan…Semoga Video ini bermanfaat…Jangan lupa like, comment & share link videonya ya…

Miftahul AnwarWebinar Series “Islamic Marketing – What to do while lockdown” ~ Dr. Mukhamad Najib STP, MM
read more

Business Session Live on Instagram “Dunia Bisnis di Tengah Crisis Covid 19..Anajidan Helmet”

No comments

Yuk ikuti Sharing Business Session Live On Instagram @tazkiaofficial

Dengan tema:
“Dunia Bisnis di Tengah Crisis Covid 19..Anajidan Helmet”

Bersama : Gilang Hardian, S.E.I (Alumni Tazkia angkatan 10 / Owner Anajidan Hemlet)

>> Ikutin live instagramnya di:
http://www.instagram.com/tazkiaofficial

>> Hari / Tanggal : Jum’at 10 April 2020 / 17 Syaban 1441 H
Waktu : 20.00 – Selesai WIB

>> Dapatkan Tips & Trick bagaimana cara membangun Bisnis dari awal & membuat Bisnis mu bertahan di tengah kondisi darurat covid-19

>> Segera Follow IG Institut Tazkia (@tazkiaofficial).

>> Bantu Share ke Kawan2 yang lain ya.

Miftahul AnwarBusiness Session Live on Instagram “Dunia Bisnis di Tengah Crisis Covid 19..Anajidan Helmet”
read more

Webinar Series “Economic Struggle in Pandemic Covid-19” ~ H. Hendri Tanjung, Ph.D

No comments

Tazkia Webinar Series edisi H. Hendri Tanjung, Ph.D (Dosen Pascasarjana Tazkia, Komisioner Badan Wakaf Indonesia) dengan tema:

“Economic Struggle in Pandemic Covid-19”

Saksikan video lengkapnya dibawah ini ya!!!

Jangan lupa like, comment & subscribe channel YouTube Tazkia TV ya…terimakasih atas dukungannya😇

 

Miftahul AnwarWebinar Series “Economic Struggle in Pandemic Covid-19” ~ H. Hendri Tanjung, Ph.D
read more

Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”

No comments

Today Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar

International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy dengan Pemateri Wiku Suryomurti (PhD Student, Glasgow University)

⏰ 16.00 – 17.30

More info Klik Link :

Bit.ly/JoinWebinarTazkia

(Group Kedua, Karena Grup Pertama Sudah Full)

Google Meet Link :

http://meet.google.com/net-ommr-vxm

CP : wa.me/6282161877704

Held By :

Magister Ekonomi Syariah Institut Tazkia

Silahkan dishare ke Relasi Sekalian

———————

www.tazkia.ac.id

www.instagram.com/tazkiaofficial

Postgraduate Tazkia Enrollment : spmb.tazkia.ac.id

Miftahul AnwarTazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”
read more