Institut Tazkia Selenggarakan Kuliah Umum Semester Ganjil Tahun Akademik 2022/2023

No comments

Selasa, 20 September 2022 / 24 Safar 1444 H Institut Tazkia mengadakan Kuliah Umum Semester Ganjil 2022/2023 dilaksanakan di auditorium Al Hamra, tema yang dibahas adalah “Self Development from Sirah Experience” dengan narasumber Dr. Ahmad Faris BQ, Lc, M.Si CEO Imanpath.id. Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menjadi pengelola kegiatan pada semester ini dan  dipimpin langsung oleh Dr. Unang Fauzi dan tim serta para mahasiswa KPI angkatan 2021 yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Komunikasi & Penyiaran Islam (HAKALAM).

Acara dikemas dalam Student Dynamic Sessien (SDS) dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dilanjutkan dengan TAZKIA Value. Acara ini merupakan kegiatan penting untuk mengantarkan atmosfir dan budaya akademik, memberi semangat kepada para mahasiswa dan sosialisasi kebijakan untuk perkuliahan Tahun Akademik 2022/2023 begitu kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Andang Heryahya, M.Pd.I.,M.Pd.

Sementara Rektor Tazkia Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP menegaskan pentingnya akhlak untuk membangun peradaban. Kita tidak tau apa yang akan terjadi jika berbisnis tanpa akhlak, berumah tangga tanpa akhlak, mengelola organisasi meninggalkan akhlak. Maka, penting bagi mahasiswa Tazkia untuk terus belajar bagaimana Rasulullah SAW memberikan teladan dalam setiap dimensi kehidupan.  Implementasi pendidikan akhlak dilakukan dengan membaca Al Quran disetiap sesi perkuliahan dengan metode 5T, integrasi ilmu pengetahuan dalam perkuliahan dan menjadikan Al Quran, sunah serta pemikiran para ulama sebagai rujukan utama selain tentunya teori-teori modern begitu dalam sambutan yang disampaikan di depan para mahasiswa dan civitas akademika kampus.

Di akhir sesi, dibacakan mahasiswa berprestasi Tahun Akademik 2021/2022 oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Andang Heryahya, M.Pd.I.,M.Pd. Tiga indikator penilaian mahasiswa berprestasi yaitu pada nilai IPK, halapan Al Quran, karya ilmiah dan atau prestasi pada bidang kemahasiswaan, dan tidak pernah melanggar komite etik dan disiplin. Selamat kepada seluruh mahasiswa berpretasi di Program Studi Pendidikan Ekonomi Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, Hukum Ekonomi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah.

Jangan lupa terus ikuti kegiatan SDS di setiap selasa pukul 13.00-15.00 sebagaimana jadwal yang sudah diterbitkan bersama dosen wali masing-masing, begitu ajakan para Dekan dan Koordinator Program Studi (KPS) kepada para mahasiswa.

 

 

Melvina SyahnumInstitut Tazkia Selenggarakan Kuliah Umum Semester Ganjil Tahun Akademik 2022/2023
read more

Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni Mahasiswa (PIOSIMA) Tasikmalaya, 2-6 Juli 2022/ 2-6 Dzulhijjah 1443 H

No comments

 

Tasikmalaya, 2-6 Juli 2022. Institut Agama Islam Tazkia mengirimkan delegasi dalam perlombaan yang diadakan oleh PTKIS Jawa Barat. Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni Mahasiswa (PIOSIMA) diadakan per dua tahun sekali untuk menggali potensi mahasiswa/i yang berada di bawah Naungan PTKIS Wilayah Jawa Barat. Mengirimkan utusan untuk 9 cabang lomba, IAI Tazkia optimis mampu memperoleh prestasi yang membanggakan karena memiliki bibit unggul mahasiswa/i yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia dengan berbagai prestasi mereka di bidangnya. Hal ini dikarenakan saat penerimaan mahasiswa baru, IAI Tazkia tidak hanya melihat prestasi akademik, namun juga memberikan kesempatan studi bagi mereka yang memiliki prestasi non akademik, bahkan tersedia beasiswa prestasi sebagai upaya memperoleh bibit unggul yang dapat mengharumkan nama IAI Tazkia selanjutnya. Selain itu, berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga memiliki peran untuk mengasah potensi mahasiswa, sehingga semakin siap tampil dalam berbagai even nasional maupun internasional yang diadakan oleh berbagai lembaga dalam dan luar negeri.

PIOSIMA diadakan selama lima hari dari tanggal 2-6Juli 2022 / 2-6 Dzhulhijjah 1443 H bertempat di IAI Cipasung Tasikmalaya. Diikuti oleh puluhan kampus di bawah PTKIS Jawa Barat, PIOSIMA menjadi ajang bergengsi untuk menunjukkan berbagai prestasi mahasiswa mahasiswi antar kampus dalam bidang intelektual, Seni, dan olahraga.

Dengan mengikuti agenda Piosima ini, IAI Tazkia kembali menunjukkan eksistensinya untuk terus tampil dalam berbagai even bergengsi untuk menunjukkan potensi mahasiswa mahasiswi dalam berbagai bidang lomba. Dengan mengikuti PIOSIMA ini diharapkan pengalaman, softskill, serta relasi diharapkan semakin baik mewarnai dunia Kemahasiswaan yang dilalui oleh mahasiswa selain dunia perkuliahan yang ada. (RZ)

 

Melvina SyahnumPekan Ilmiah Olahraga dan Seni Mahasiswa (PIOSIMA) Tasikmalaya, 2-6 Juli 2022/ 2-6 Dzulhijjah 1443 H
read more

Apresiasi Prestasi, Rektor Undang Para Juara

No comments

Bogor, Selasa, 14 Juni 2022 / 14 Dzulqo’dah 1443 H. Institut Agama Islam Tazkia mengadakan Tasyakuran dan do’a bersama dalam rangka memberikan apresiasi kepada para Mahasiswa/i Tazkia yang telah berprestasi di bidang akademik dan non-akademik baik di ajang regional maupun nasional. Agenda ini mengundang 50 Mahasiswa/i terbaik yang telah memenangkan perlombaan, dimana para Mahasiswa/i tersebut mengikuti berbagai macam cabang perlombaan seperti Olimpiade, Business plan, LKTI, MTQ, MHQ, Desain, Video Kreatif, Pencak Silat dan masih banyak lainnya.

Dalam kesempatan ini Rektor IAI Tazkia Assoc. Prof Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP secara langsung menerima para juara. Beliau memberikan banyak motivasi dan semangat dengan para juara.

“Sebagai mahasiswa kampus ekonomi syariah kita harus memberikan kontribusi terbaik untuk dakwah ini. Salah satunya dengan mengikuti ajang kompetisi. Dengan begitu kita akan ikut andil mensyiarkan ekonomi syariah bukan hanya tingkat nasional tapi juga ke tingkat global.” Ujar Rektor

IAI Tazkia sebagai kampus ekonomi syariah yang telah berdiri selama 23 tahun, tentunya selalu mengajak para mahasiswanya untuk terus aktif mengambil peran. Termasuk dalam menyiapkan mahasiswa yang akan ikut kompetisi, Tazkia menyiapkan mentor-mentor terbaik yang membimbing mereka agar siap berkompetisi. Dimana mereka tergabung di Tazkia Juara. Dengan bimbingan dari Salah satu Alumni terbaik, Abdullah Haidar, SE. Telah terbentuk banyak mentor tazkia juara yang siap membina adik adik kelas selanjutnya untuk berprestasi dan menjadi juara di berbagai ajang even lomba.

Dalam sesi ini juga Rektor IAI Tazkia menerima secara simbolisasi Tropi Juara 1 Olimpiade Nasional, dan diakhir agenda ditutup dengan do’a dan jamuan makan siang bersama serta ramah tamah dengan para juara.

Turut hadir juga menemani Direktur Pusat Matrikulasi Miftakhussurur, M.Sc(fin) dan juga bagian Kemahasiswaan Rizqi Zakiya, M.E dan Arif Sumandar, S.E yang selalu menemani dan memberikan support para Mahasiswa yang mengikuti ajang kompetisi perlombaan. Dimana setiap Mahasiswa yang memenangkan kompetisi juga mendapatkan dana apresiasi dari Kampus IAI Tazkia. Dengan adanya agenda ini, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk ikut serta dalam berbagai perlombaan seiring menjalani masa perkuliahan di Kampus Tazkia.

Rizqi ZakiyaApresiasi Prestasi, Rektor Undang Para Juara
read more

Rektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)

No comments

Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (PRESNAS FoSSEI) menggelar silaturahim dan kunjungan strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI) di The Tower, Jakarta, 18 April 2022/16 Ramadhan 1443H.

Bersama Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin, PRESNAS yaitu Muhammad Rafiuddin, Ismadanaf Ramadan, Muhamad Rijalul Humam, Ambo Endeng, serta pengurus nasional Wulan Listiani dan Farah Amalia melakukan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI.

Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen BSI yang memfasilitasi PRESNAS bertemu dengan Taufik Machrus dari BSI Corporate University, Ganis dan Tessy dari Human Capital BSI.

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, menjadi fokus bahasan. Poin di yang di dapat pada pertemuan kali ini yaitu, FoSSEI gandeng BSI untuk mendukung Industri keuangan syariah dalam menyiapkan SDM yang berkompeten melalui literasi digital finance dan bussines mindset.

PRESNAS FoSSEI juga akan membuat program supaya kader – kader FoSSEI menyiapkan dirinya ketika memilih karir di perbankan syariah sehingga dapat lebih siap dalam psikotes.

Murniati berharap agar SOP rekrutmen mengutamakan kemampuan baca Al-Qur’an dan bisnis syariah pada seleksi awal bukan nilai IPK dan penampilan.

Sumber: Humas FoSSEI Nasional

Miftahul AnwarRektor Tazkia Bersama (PRESNAS FoSSEI) Gelar Silaturahim dan Kunjungan Strategis ke Bank Syariah Indonesia (BSI)
read more

Presnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia

No comments

Para Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam(PRESNAS FOSSEI) menggelar silaturahim dan kumpul bareng di Kampus Tazkia di Sentul City kemarin, 16 April 2022/14 Ramadhan 1443H. Hadir pula Arief Rosyid Hasan, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) dan M Gufran Pribadi Direktur Eksekutif Asosiasi FinTech Syariah Indonesia (AFSI).

Keprihatinan link and match atas lulusan kampus kampus ekonomi dan keuangan syariah yang tidak terserap baik di lembaga keuangan syariah, ternyata menjadi fokus bahasan juga bagi Fossei Nasional.

Agenda silaturrahim dengan Rektor Insititut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin yang difasilitasi oleh KSEI Progres Tazkia menjadi ajang diskusi mencetuskan strategi perumusan link and match. KSEI merupakan singkatan dari Kelompok Studi Ekonomi Islam yang merupakan komunitas kajian Ekonomi Islam.

“Di Indonesia, hampir setiap universitas yang memiliki program studi Ekonomi Islam memiliki KSEI yang berada di bawah naungan Fossei,” kata Murniati dalam keterangannya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Ahad (17/4/2022)

Karenanya, besok Rektor IAI Tazkia bersama dengan Presnas Fossei akan mengadakan advokasi ke BSI Corporate University dan Human Capital yang merupakan unit-unit khusus rekrutmen SDM dan learning di BSI. BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia dan 10 terbesar di dunia. (Republika.co.id)

Miftahul AnwarPresnas Fossei Gelar Silaturahim dengan Institut Tazkia
read more

Pemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba

No comments

Wakil Bupati Siak Husni Merza menginginkan badan usaha milik desa di Kabupaten Siak bisa di syariahkan.

“Kita akan buat bagaimana badan usaha milik desa yang ada di Kabupaten Siak ini sebanyak mungkin kita syariahkan dalam hal simpan pinjam dan jual beli yang jauh dari riba,” kata Husni saat membuka secara resmi rapat kerja regional FoSSEI (SUMBAGTENG) ke-16 tahun 2022 di Gedung Tengku Maharatu Kecamatan Siak, Sabtu (12/2/2022).

Acara itu sekaligus seminar nasional bertema Peran Generasi Millenial Dalam Menggunakan Digitalisasi Demi Pengoptimalan Ekonomi Syari’ah yang Inklusif.

“Saya sangat tertarik dengan tema seminar ini, maka mari kita dorong bagaimana bermitra dengan perbankan yang syariah jika tidak kita yang mulai siapa lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan, ini merupakan kajian tentang ekonomi syariah dan edukasi kepada masyarakat.

Turut hadir disana mendampingi Wabup Ketua STAI, Ketua Baznas , Kepala Bank Riau Kepri, Kepala Bank Syari’ah Indonesia, Ketua lembaga MUI.

Disisi lain Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Siak Iwan Agus Supriono menyampaikan bahwa pihaknya telah dua periode ini menamatkan wisudawan dan wisudawati yang berbasis ekonomi syariah, ini proses yang panjang selama 2 tahun.

Dia sangat mendukung kegiatan itu dan disini mahasiswi diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari sebuah FoSSEI.

Sementara itu Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin yang datang langsung dari Bogor menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.

Dia menjelaskan peranan mahasiswa milenial memang sangat diharapkan yaitu pertama mendukung dan mengembangkan program ekonomi syariah yang berbasis digital.

Kedua, mempelajari industri digital yang sudah berkembang saat ini. Literasi tentang digital syariah masih sangat minim bahkan karenanya banyak yang terjerumus ke pinjol ilegal.

Murniati yang juga Ketua Dewan Pengawas Asosiasi FinTech Syariah Indonesia ini juga mengharapkan para hadirin untuk ikut menjadi pelaku industri digital. Misalnya, berpartisipasi sebagai pedana aktif atau pelaku UMKM di FinTech Syariah.

Dia juga ikut menjelaskan tentang metaverse, NFT, robotrading, investasi kripto, dan bagaimana rambu-rambu syariah harus dipastikan di dalam semua transaksinya. (JaringNasional.net)

Miftahul AnwarPemerintah Siak Ingin Badan Usaha Milik Kampung Jauh Dari Riba
read more

AFSI Goes to Campus : “Landscape Fintech Syariah di Indonesia”…Daftar Sekarang Juga!!!

No comments

AFSI GOES TO CAMPUS

Mana nih Mahasiswa yang suka teknologi? Yuk pastikan ikut Webinar Fintech Syariah Indonesia.
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia mengadakan Webinar Keren Kawan, ikuti Agenda nya ya,,,🥳🥳🥳

dengan Tema Landscape Fintech Syariah di Indonesia

🧕Narasumber : Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP.
(Rektor Institut Agama Islam Tazkia)

Hari/Tanggal : Kamis, 9 Desember 2021 / 4 Jumadil Awal 1443 H
Pukul : 13.00 – 15.00
Zoom Link : https://bit.ly/WebinarAFSI-BFN2021

Link Pendaftaran : https://bit.ly/WebFintechAfsi

Organized by
AFSI in collaboration with Institut Agama Islam Tazkia

☎️ Hotline IAI Tazkia : 0821 84 800 600

Hormat Kami
Panitia Webinar AFSI

Miftahul AnwarAFSI Goes to Campus : “Landscape Fintech Syariah di Indonesia”…Daftar Sekarang Juga!!!
read more

Sharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021

No comments

Sebagai seorang mahasiswa yang sedang dalam proses menempuh pendidikan dan pembelajaran tentu sangat menginginkan hasil yang memuaskan selama proses menempuh pendidikan tersebut. Lulus dengan predikat cumlaude merupakan bentuk tertulis keberhasilan mahasiswa dalam pembelajarannya di perguruan tinggi. Cumlaude ini juga menjadi suatu kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi para Mahasiswa.

Pada kategori ini Institut Tazkia telah menetapkan wisudawan terbaik tepatnya pada hari rabu 27 November 2021 / 22 Robiul Akhir 1443 di Grand Ballroom Puri Begawan, Bogor. Pada momentum bersejarah ini, Institut Tazkia menobatkan gelar wisudawan terbaik umum dengan kategori IPK 4.00 diberikan kepada Aisyah As Salafiyah sebagai Mahasiswa Terbaik Umum dalam program studi Hukum Ekonomi Syariah. Selain IPK sempurna ternyata Aisyah juga merupakan Hafidzah 30 juz, maka Institut Tazkia memberikan bentuk apresiasi kepada Aisyah berupa hadiah umrah dan beasiswa S2 di Institut Tazkia.

Bisa belajar dan berbagi pengalaman langsung dengan wisudawan terbaik merupakan suatu momen yang berharga untuk para mahasiswa. Nah, pada kesempatan kali ini Club Science of Hafidzpreneur Akhwat bisa langsung bertatap muka dan sharing bareng ka Aisyah As Salafiyah. Selain seorang mahasiswa ka Aisyah ini juga Muhafidzah dalam program Hafidzpreneur Institut Tazkia, mahasiswa biasa memanggilnya Zah Aisyah. Zah Aisyah ini juga merupakan pembina dalam Club Science of Hafidzpreneur Akhwat.

Pada kesempatan tersebut ka Aisyah menyampaikan beberapa pesan yang patut dijadikan teladan dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

  1.       Niat

Perbaiki niat, perbaiki hati hanya untuk mencari ridho ilahi. Hakikatnya hal yang kita cari di dunia ini adalah ridho Allah. Bukan harta yang berlimpah, prestasi yang banyak tapi ridho Allah lah sepatutnya kita kejar. Bukan dunia, tapi akhirat yang semestinya menjadi tujuan akhir kita. jaga hubungan sama Allah, maka Allah akan menjaga hubungan kita dengan apapun. Dahulukan Allah, karena semua yang terjadi ini berdasarkan kehendak Allah. Kalau mau hidupnya menjadi mudah Maka jagalah hubungan dengan Allah mulai dari hal hal yang kecil. Iya, Gimana Allah mau memberi amanah yang besar, kalau terhadap amanah yang kecil aja masih lalai ?

Ketika niat telah kokoh maka tekad pun akan menjadi benteng terhadap permasalahan yang akan dihadapi. Dan apabila niat kita benar, apa sih hal yang mustahil bagi Allah? Bukannya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. Maka tidak bisa kita pungkiri lagi, niat menjadi tolak ukur utama dalam mencapai suatu keberhasilan.

  1.       Fokus pada bidang/passion

“Setiap dari kita punya bidangnya masing masing. Ka aisyah suka menulis, kalian ada yang suka melukis, publik speaking, main voli dan yang lain sebagainya. Tentunya kita juga akan memiliki kesuksesannya sendiri, Jadi fokus pada bidang kita masing masing dan berusaha kembangkan terus bidang itu”- tuturnya dalam sharing moment tersebut.

Benar sekali terkadang kita selalu mengukur diri kita dengan keberhasilan orang lain, sehingga kebanyakan dari kita susah menemukan bidang/passion masing-masing yang sebenarnya juga bisa memberikan nilai plus untuk diri kita dan melalui passion itu juga kita bisa menebar kebaikan untuk sesama.

  1.       Buat Jadwal harian

Ka Aisyah menyatakan bahwa beliau itu suka banget menyusun jadwal kegiatan sehari hari. Mulai dari yang pertahun, perbulan sampai perharinya. Bahkan kalau setiap jam itu sudah ada jadwalnya masing masing. Tapi pasti ada sebagian dari kita yang tidak suka dengan jadwal yang terlalu detail dan kadang sering kurang konsisten dalam menjalankan jadwal tersebut, boleh juga ikuti saran ini “Usahakan setiap waktu yang kita pakai itu untuk kegiatan yang bermanfaat. Tidak ada waktu yang terbuang sia sia”.

Intinya bangun kesadaran diri terhadap tanggung jawab dan menghargai waktu yang kita miliki saat ini dengan memanfaatkan dengan sebaik mungkin, karena waktu kita yang telah kita habiskan pun juga akan dipertanggungjawabkan nantinya. Banyak sudah kisah orang sukses yang mereka sangat memanfaatkan setiap detik waktu yang mereka miliki.

  1.       Selalu Merasa Bersyukur

Bersyukur dalam kondisi apapun, ketika diberi nikmat ataupun ujian. Karena kalau kita ga punya uang susah, banyak uang juga pusing. Jadi belajarlah menjadi pribadi yang merasa cukup terhadap nikmat yang Allah beri. Bersyukur atas apa yang telah dimiliki bukan berarti pasrah terhadap takdir Allah swt. tapi rasa syukur itu merupakan bentuk wujud terimakasih atas nikmat yang telah Allah swt. curahkan dalam hidup setiap hambanya yang jarang sekali kita sadari. Bahkan Allah telah membenarkannya dan tertulis dalam Al-Qur’anul Karim “Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”.( QS. Al-Baqarah [2] : 243)  tapi disisi lain Allah juga telah menjelaskan kabar gembira bagi mereka yang mampu bersyukur sesuai dengan firmannya “Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7). Jadi, yuk perbanyak syukur J walaupun kita sadar bakal banyak ujian yang akan dialami. Zah Aisyah berpesan “Dunia Ini Memang Tempat Ujian. Semakin lama kita hidup di dunia, tentunya ujian yang kita dapati akan semakin beragam. Dari mulai ujian kecil sampai yang besar. Ya itu tadi karena memang hidup ini untuk di uji, kalau mau beristirahat nanti ketika di surga.”

 

  1.       Istiqomah

Mempertahankan hal hal baik, mempertahankan kebiasaan baik, Ini perlu belajar dan bisa dimulai dari sekarang. Keberhasilan adalah buah keistiqomahan seseorang dalam perjalanannya. Memulai itu tidak susah, tapi mempertahankan itulah yang banyak tantangannya.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh ka Aisyah As Salafiyah dalam sesi sharing inspiration and motivation pada kesempatan kali itu. Penulispun teringat akan nasihat yang diberikan Zah Aisyah, beliau berucap “Kita sama-sama belajar, kita semua ingin menjadi sosok yang lebih baik menjadi muslimah yang yang sebenar-benarnya yang diinginkan Allah salah satunya dengan kita belajar bagaimana memperindah akhlak , belajar bagaimana agar tidak ada satu katapun dari lisan kita yang menyakiti sesama saudara, tidak ada satu pandangan pun yang mengarah pada sesuatu yang tidak dihalalkan. Mari kita bersama-sama belajar untuk memperdalam ilmu agama di mana keilmuan yang sangat diprioritaskan oleh Islam adalah keilmuan yang bersangkutan dengan ilmu agama, belajar bagaimana meneguhkan iman kita agar keyakinan kita pada kebenaran agama yang kita yakini sama sekali tidak diragukan itulah yang membuat kita tidak enggan untuk mengabdikan diri di jalan kebaikan supaya nantinya kita punya mindset asalkan untuk kepentingan agama kita tidak ragu untuk tampil yang pertama. kita juga belajar bagaimana memperluas pergaulan bukan menjadi pribadi yang nyaman dengan kesendirian mungkin kita semua bisa jadi ada yang introvert tapi kita bukan individualis tapi kita belajar untuk menjadi orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru mudah beradaptasi dengan siapapun”.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan acara makan-makan dan foto bareng Wisudawan sekaligus guru terbaik yang bisa dijadikan contoh dalam bertindak dan berucap. Barakallahu Fiik Ustazah Aisyah As Salafiyah.

Pada sesi acara salah satu mahasiswa menuliskan kesan dalam mengikuti kegiatan ini yaitu “MasyaAllah nikmat Allah hari ini, Sangat bermanfaat bagi kami semua yang hadir pada acara itu. Cerita dzah Aisyah sangat menginspirasi dan memotivasi. Saya sangat bersyukur berada bersama orang hebat seperti dzah Aisyah dan berkumpul bersama teman teman keren yang ambis seperti mereka mereka yang tergabung di klub sains ini”.

Dalam closing statement ka Aisyah menyampaikan “Kalau kita jaga hubungan kita dengan Allah maka Allah akan jaga hubungan kita dengan apapun itu. Jadikan tujuan kita adalah Akhirat. Jadilah orang yang elegan, bertutur kata baik, berperilaku baik, dan selalu menjadi orang orang yang berusaha memperbaiki diri”

MasyaAllah sekali ya kegiatannya, semoga bisa menjadi ibroh dan membuka wawasan baru serta memperbaiki iman dan mindset pribadi kita untuk bisa menjadi mahasiswa berkarakter pribadi muslim yang sebenar-benarnya muslim.

Semoga bermanfaat, Syukron Jazakumullah Khairan Katsir.

Mia Sari
Mahasiswi Hafizpreneur IAI Tazkia Angkatan 20

Rizqi ZakiyaSharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021
read more

Beri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX

No comments

Selasa, 19 Oktober 2021, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Mengundang Mahasiswa IAI Tazkia yang telah menorehkan prestasi kancah nasional dalam Temu Ilmiah Nasional XX 2021 yang diadakan secara daring oleh Universitas Diponegoro. IAI Tazkia Menjadi Juara di Berbagai Bidang yang dilombakan, mulai dri Olimpiade, Bisnis Plan, Essay, Poster dan berbagai cabang lomba lainnya.
Prestasi yang diraih Tazkia dalam even Nasional berkali-kali ditorehkan oleh mahasiswa. Hal ini menjadi kesyukuran bagi Pihak Tazkia namun lebih lanjut, Rektor IAI Tazkia yang lebih akrab disapa Madam Ani men-challange mahasiswa Tazkia untuk naik level ke tingkat yang lebih tinggi, tidak hanya puas dengan level Nasional tapi juga mentargetkan pencapaian global. Upaya sinergi dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan PPI Dunia yang menjadi wadah organisasi mahasiswa antar kampus dari berbagai Negara.
Pada kesempatan ini, hadir pula Kemahasiswaan IAI Tazkia, Arif Sumandar dan Rizqi Zakiya yang ikut menemani sekaligus memotivasi mahasiswa agar dapat mengejar pencapaian yang menjadi PR bagi mereka selanjutnya. Kemahasiswaan IAI Tazkia tahun ini mentargetkan 100 pencapaian Prestasi Mahasiswa dalam dan Luar Negeri. Dengan perahu Tazkia Juara sebagai wadah bagi pembekalan mahasiswa yang mengikuti lomba untuk menggapai juara dengan senior mereka sebagai mentor bagi mereka. Sinergi berbagai pihak menjadi strategi utama untuk mewujudkan target besar ini, tidak hanya dengan lingkaran organisasi mahasiswa, tapi juga himpunan mahasiswa jurusan, begitu juga alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi di masyarakat.

Rizqi ZakiyaBeri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX
read more

Bekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda

No comments

Bogor, 30 September 2021 / 22 Shafar 1443. Sentul city, Bogor. Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Inkubator Bisnis Institut Agama Islam Tazkia kembali mengadakan agenda rutin tahunan penguatan jiwa wirausaha muda mahasiswa melalui Agenda Seminar Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda (KWP) 2021.

Agenda dihadiri oleh Narasumber yang mumpuni di bidangnya dengan MC; Kang Fakhry Barly (Alumni Tazkia yang juga Terpilih Sebagai Duta Nasional Taman Nasional Gunung Halimun Salak) . Sambutan dari Kemenpora sampaikan oleh Drs. Imam Gunawan MAP selaku Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI.

Beliau memberikan motivasi untuk mengatur pola mindset kita, untuk selalu memiliki growth mindset, pola pikir bertumbuh optimis dan produktif.

Selain Bapak Drs. Imam Gunawan, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, juga menyampaikan keseriusan IAITazkia untuk menjadi Center of Excellent bagi Entrepreneur Muda yang juga menguasai Al Qur’an, seusai dengan program Hafidzpreneur yang serius dijalankan oleh IAI Tazkia bekerjasama dengan berbagai Pemerintah Daerah dalam Program Beasiswa Utusan Daerah masing-masing daerah.

Pada kesempatan ini, Hadir juga menyampaikan sharing motivasi bisnis Islami bapak Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI. Beliau memberikan sharing betapa background seseorang tidak menjamin kegagalan atau kesuksesan nya di kemudian hari, tapi motivasi, kesungguhan untuk memberi solusi, juga pandai memanfaatkan kesempatan yang ada, akan membuat ia sukses di kemudian hari.

Selain berbagai narasumber yang dihadirkan dari Pihak Kemenpora, hadir pula Alumni Alumni terbaik Tazkia yang telah menggeluti dunia wirausaha; Bang Rikza Adhia Nada Rezki, S.E.I bersama Kk Ayu Noor Laela (Founder Salvina Hijab) dan Bang Tito Ikhsan Rozak, S.E. (CEO Monitor Plan). Keduanya menjadi narasumber dalam Talkshow “Bisnis Millenial di Era Digital” yang langsung dimoderatori oleh Direktur Inkubator Bisnis IAI Tazkia Dr. Nur Hendrasto, M.Si. CPC.

Dalam Talkshow ini kedua narasumber menyampaikan betapa jiwa wirausaha harus dibangun sejak dini, meskipun kadang dengan kondisi yang terdesak, sehingga muncul situasi “the power of kepepet” namun dapat juga dikembangkan dengan memiliki mentor yang tepat untuk menggali semua potensi kita juga belajar dari lingkungan kerja yang memiliki kemiripan dengan core bisnis yang akan kita kembangkan selanjutnya. Keduanya telah banyak membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk terbuka untuk alumni IAI Tazkia yang dapat bekerja sekaligus belajar membangun bisnis bersama mereka.

Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda ini tidak hanya diisi dengan seminar, namun juga kesempatan untuk mengikuti seleksi pendanaan bisnis yang akan disponsori oleh Kemenpora jika lolos di sesi-sesi pemaparan bisnis model selanjutnya. Di akhir sesi, acara ini menghadirkan Arya Nurfauzi yang membawakan model wakafpreneur sebagai bentuk pengembangan model bisnis yang terintegrasi dengan wakaf.

Dengan kerjasama yang terus dijalin oleh Kemenpora dengan Kampus Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik Global IAI Tazkia, jiwa semangat bisnis mahasiswa semakin terasah dan potensi pertumbuhan bisnis muda di kalangan mahasiswa diharapkan meningkat drastis untuk berkontribusi membuka banyak kesempatan kerja sebagaimana Alumni-alumni Tazkia lainnya yang telah berkiprah besar dalam dunia wirausaha memberdayakan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan tentunya memegang teguh Value/Nilai Tazkia yang penuh integritas dan dedikasi tinggi untuk Agama, Nusa dan bangsa. (Rizqi Z & M. Anwar)

Miftahul AnwarBekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda
read more