Berita Terbaru

Dampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita

No comments

Oleh Dr. Murniati Mukhlisin (Pendiri Sakinah Finance

Tidak ada seorangpun menyangka akan cobaan yang Allah SWT berikan seperti pandemi Covid-19 yang sudah merambak ke seluruh antero dunia. Sebagai Muslim dan Mukmin kita harusnya waspada karena hampir setiap waktu sudah baca atau ingat QS Al-Baqarah (2): 155 yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Jadi tidak seharusnya kita mengeluh karena sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT telah berikan kepada kita selama ini. Lihat saja pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurunnya jumlah kemiskinan, maraknya pembangunan fisik dan meningkatnya gaya hidup di berbagai kota, termasuk jumlah jamaah umrah yang meningkat drastis dari tahun ke tahun bak pergi bertamasya. Menurut Kompas 27 Februari 2020, Pada 2014-2015, jumlah jamaah umrah Indonesia mencapai 649.000 orang. Sementara pada 2018-2019, jumlahnya mencapai 974.650 jamaah. Suatu angka yang cukup signifikan, lantas patutkah kita mengeluh?

Menghadapi pandemi ini, pertama yang harus kita lakukan adalah seperti yang telah dijelaskan di ayat 153 di surah yang sama yaitu: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Dilanjutkan dengan ayat 156 setelahnya yaitu: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” – makna lanjutan adalah: sesungguhnya kepada-Nyalah kita akan kembali, yakni ke akhirat, di sana kita akan diberi-Nya balasan. Maka dari itu, mari kita hadapi pandemi ini dengan selalu mengingat Allah SWT.

Kedua, ikhtiar yang harus kita lakukan adalah mendengarkan arahan pemerintah untuk banyak tinggal di rumah (Work From Home (WFH)/Study From Home (SFH)), jaga jarak (social distancing), tingkatkan hidup sehat namun tetap hemat. Untuk itu kita perlu kiat – kiat bagaimana menghadapi dampak dari pandemi ini yang tentu ada kaitannya dengan keuangan keluarga kita.

Menurut diskusi para alumni Sakinah Finance yang terdiri dari Febi, Sandra, Amoy, Renata, Dita, Cucu, Diana (yang semuanya memiliki pengalaman kerja dan kepedulian tentang syariah), berikut adalah dampak pandemi saat ini terhadap ekonomi dan keuangan keluarga kita, baik positif maupun negatif.

Dampak positif:
1. Meningkatkan dana darurat;
2. Memikirkan proteksi asuransi jiwa;
3. Memprioritaskan makanan sehat bergizi dan hidup bersih;
4. Hemat biaya transportasi karena aktifitas di rumah saja;
5. Berfikir lebih kreatif untuk mendapatkan pendapatan baru;
6. Rancang ulang prioritas keuangan;
7. Meningkatkan kepedulian berbagi dengan sesama;

Dampak negatif:
1. Kalap menimbun makanan;
2. Harga barang naik terutama masker, sanitizer, pengukur suhu hingga obat dan sereh;
3. Daya beli turun, hutang meroket;
4. Tingkat pengembalian investasi rendah;
5. Omset bisnis banyak menurun, pendapatan menurun;
6. Tidak bisa bayar cicilan ke bank tepat waktu;
7. Biaya sekolah dan kuliah bertambah untuk menunjang belajar dengan teknologi.

Masing – masing tujuh dampak di atas mungkin tidak bisa mewakili permasalahan kita semua, namun yang jelas mari kita hadapi semua dengan doa, karena Allah SWT berfirman di QS Ghafir (40): 60: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Juga jangan berhenti ikhtiar untuk mendapatkan solusi terbaik dari musibah ini. Mari bagi yang punya keahlian dan kelebihan harta segera turun tangan;

1. Niat jadi bagian “khoirunnas anfa’uhum linnas” – sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat untuk yang lain” (HR Ahmad dan Thabrani);

2. Tingkatkan ide, inovasi dan kreatifitas kita dengan banyak belajar dari orang sukses, situs-situs online dan buku;

3. Buka lapangan kerja apa yang bisa dibuat selama WFH dan SFH di rumah;

4. Gunakan keahlian kita untuk dapat disebar melaui online karena tingkat pengguna internet meningkat ratusan persen mulai bulan ini hingga tiga bulan mendatang;

5. Tingkatkan atau mulai dakwah dan bisnis online kita;

6. Tetap beri insentif kepada pegawai/bibik walau harus dirumahkan untuk menghindari tingginya tingkat kriminal;

7. Sedekah makanan tiap hari atau paling tidak tiap Jumat karena kemungkinan besar angka kemiskinan bertambah sejak bulan ini hingga tiga bulan ke depan.

Teruslah berbuat dan jangan kwatir kalau kita akan jatuh miskin karena sedekah. Jika sedekah dengan niat dan dikerjakan di jalan Allah SWT, insyaaAllah akan tergantikan 700 kali lipat (Al-Baqarah (2): 261) atau lebih. Akankah kita jatuh miskin? Tentu, pastikan niat dan adab sedekah dan ingat janji Allah SWT adalah benar. Mari teruslah berbuat. Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Miftahul AnwarDampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita
read more

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

No comments

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

Bersama : Revardi Syahputra, S.E. (Founder Digiclass, Alumni 2019 Institut Tazkia) IG : @revardysyahp

Dengan Moderator : Fakhry Barly, S.E. ( Jajaka Bogor 2017, Alumni 2019 Institut Tazkia ) IG : @fakhrybarly

Ikut Live di Instagram Institut Tazkia : www.instagram.com/tazkiaofficial
Hari / Tanggal : Jum’at 20 Maret 2020 / 26 Rajab 1441
Waktu : 20.00 – 21.00

Ikuti & dapatkan Tips Menjadi Pengusaha dengan Omset Milyaran di Usia Muda.

Segera Follow IG Institut Tazkia.

NB :
😎 Pemateri kita baru lulus Tazkia lho… Tpi Omsetnya dah milyaran Alhamdulillah.. 😊
💡 Bonus Paket Data / Pulsa Total 300K bagi yang beruntung

Share ya ke Kawan2.

#ProduktifDiRumah
#PJJSoftskill
#revardisyahputra
#fakhrybarly
#InstitutTazkia
#MilenialSholehMilyarder

Miftahul AnwarIkuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder
read more

Tazkia Terapkan Sistem Work From Home dengan Tugas Tambahan Hafalan Al Quran

No comments

Demi mencegah penyebaran wabah virus Corona di lingkungan kampus, Institut Tazkia Memberlakukan Work From Home (WFH) kepada seluruh karyawan dan dosen tetap hingga 28 Maret 2020. Ini diketahui dari surat edaran nomor 003-B/SE/Institut-Tazkia/3/2020 Tentang Penerapan Work From Home (WFH) Bagi Karyawan Selama Pandemi Virus Corona (COVID-19), pada Selasa (17/3).

“Seluruh Wakil Rektor dan para pimpinan sampai setingkat Kepala Bagian bertangunggjawab terhadap berjalannya proses WFH dengan mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan,” tulis Rektor Institut Tazkia, Murniati Mukhlisin dalam surat edaran tersebut, Rabu (18/3).

Kendati demikian Institut Tazkia memiliki ketentuan tersendiri terkait sistem WFH yang diterapkan. Di antaranya, adab dan tata cara, mulai dengan 4T sendiri-sendiri. Memakai baju kerja seperti biasa, dilengkapi dengan teknologi yang memadai (bisa pinjam dari kampus).

“Karyawan dan dosen tetap wajib mengajukan request attendance di sistem https://www.talenta.co/ yang wajib dilengkapi deskripsi kerjaan yang dilakukan pada hari tersebut. Bukti/hasil pekerjaan harian wajib dikirimkan ke email atasan masing-masing,” tambahnya.

Kemudian, karyawan yang mendapat perlakuan WFH tidak diperbolehkan meninggalkan kediaman/tempat tinggal kecuali untuk kondisi darurat atau meminta izin kepada atasannya. Prosedur WFH berlaku untuk semua bagian di tiga kampus, kecuali untuk bagian tertentu. Seperti di kampus utama Sentul, bagian keamanan dan umum tetap masuk untuk memastikan kondisi kebersihan dan keamanan kampus.

“Kampus Dramaga dan Cilember: Bagian Keamanan, Umum, Pembina, Dapur, Ibu Cuci tetap masuk untuk memastikan kondisi kebersihan, keamanan dan pasokan sandang pangan di kampus,” ujarnya.

Selain itu, Institut Tazkia juga memberikan tugas tambahan selama WFH diterapkan. Di antaranya, tambahan hafalan Alquran (pilih salah satu). Muraja’ah 30 Juz, Juz 30, Juz 1, Surah Ar-Rahman, Surah Al-Mulk, Surah Yasin. Setoran dilakukan hari Jumat di akhir WFH via voice note ke atasan masing-masing. Perbaikan Prosedur Kerja dan Instruksi ISO 9001:2015 oleh unit kerja.

“Mekanisme disampaikan oleh bagian lembaga penjaminan mutu Tazkia, dengan laporan status per unit kerja oleh atasan yang bersangkutan dan bukti screenshoot di akhir WFH,” katanya.

Selanjutnya bagi yang berstatus dosen tetap, membuat draft penelitian dan pemberdayaan yang diserahkan ke LPPM Tazkia di Monday Forum tanggal 23 atau 30 Maret 2020. Semua dosen membuat rekaman sendiri tentang subjek kuliah durasi 30-60 menit, dikirim ke it@tazkia.ac.id, untuk bahan e-learning. Untuk memastikan CTTB, koordinasi secara daring (online) sangat dianjurkan dengan menggunakan Zoom, GoogleMeet, FacebookLive dan lain-lainnya.

“Bagi karyawan yang secara darurat harus datang ke kampus selama prosedur WFH diwajibkan berkoordinasi dengan bagian SDM dengan pengawasan dari pihak keamanan,” tandasnya. (republika.co.id)

Miftahul AnwarTazkia Terapkan Sistem Work From Home dengan Tugas Tambahan Hafalan Al Quran
read more

Sebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus

No comments

Setelah sebelumnya telah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) untuk seluruh kegiatan mahasiswa dan civitasnya, Institut Tazkia kembali melakukan tindakan lanjutan pencegahan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan dan fogging di seluruh area kampus dan sekitarnya.

Dalam kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini, Institut Tazkia bekerjasama dengan Rumah Sakit Ummi dan para relawan dari Indonesia Humanity Care (IHC).

Diaharpkan dengan penyeprotan cairan desinfektan ini, Institu Tazkia dapat terhindar dari dampak penyebaran Virus Corona dan tidak ada satupun mahasiswa atau civitas yang terjangkit virus mematikan ini.

Ditemui Pada saat kegiatan, Dr. Sugiarti Fatma Laela selaku Wakil Rektor 2 Bagian SDM dan Keuangan Institut Tazkia mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini merupakan bentuk pencegahan penyebaran Virus Corona dan bukti kepedulian akan keselamatan jiwa seluruh keluarga besar Tazkia.

“Penyemprotan cairan desinfektan ini dilakukan sebagai bukti keseriusan Institut Tazkia dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan harapan tidak ada satupun keluarga besar Tazkia yang terjangkit Virus Corona. Penyemprotan ini juga dilakukan untuk mensterilakan seluruh areal kampus, agar saat kegiatan kampus berjalan normal kembali seuluruh mahasiswa dan civitas dapat melakukan seluruh kegiatan dengan aman dan nyaman.” Ujar Fatma Laela. (Anwar G)

Miftahul AnwarSebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus
read more

Darurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?

No comments

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Tazkia TV dimanapun berada, saat ini kita sedang dilanda musibah yang disebut dengan virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.

Dengan adanya musibah (virus Corona) yang sedang melanda kita ini, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita sebagai seorang muslim harus menyikapinya?.

Pada kesempatan ini, Ustadz Asnan Purba (Da’i & Dosen Tetap Tazkia) akan memberikan tips atau kiat-kiat kepada seluruh sahabat Tazkia TV agar dapat menghadapi musibah virus Corona ini sesuai dengan syariat Allah dan Rasulnya.

Kita harus memastikan dalam kondisi apapun, semuanya harus berorientasi kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Kita wujudkan dengan melakukan seluruh kegiatan apapun, kita awali dengan mengucapkan nama Allah (Bismillah); mengakhirinya dengan memuji nama Allah (mengucapkan Alhamdulillah); dan ketika ada hal yang tidak sesuai dengan harapan kita atau diluar ekspektasi kita, maka kita berserah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah (semuanya hanyak milik Allah. Betapa indahnya hidup kita jika kita awali segala hal dengan bismillah, kita akhiri dengan Alhamdulillah dan menerima hal yang tidak nyaman atau diluar ekpektasi kita dengan berserrah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah.

Lalu apa yang harus kita lakukan atau bagaimana cara kita sebagai seorang muslim dalam menyikapi musibah virus Corona yang sedang melanda kita saat ini?.

Ada 3 hal yang perlu kita sikapi sebagai seorang muslim dalam menghadapi musibah ini berdasarkan perintah Allah dan Rasulnya :

Yang Pertama, kita menyikapi musibah ini sebagai cobaan yang Allah berikan kepada kita agar kita lebih banyak bersabar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita meyakini bahwa semua sudah ada dalam ketentuan Allah. Tidak mungkin Allah memberikan beban kepada kita kecuali kita mampu untuk menanggungnya dan Allah sudah memberikan kepada kita cara untuk menghadapi ujian ini yaitu dengan Isti’anah bissobri wassolah”. Allah mengatakan Mintalah pertolongan dengan sabar dan beribadah kepada Allah dengan menegakkan ibadah solat.

Yang Kedua, kita menyikapinya sebagai teguran kepada kita. Disadari ataupun tidak, kadang-kadang mungkin kita lalai dalam menjalankan ibadah, maka kita harus memperbanyak istighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Rasul mengatakan “Tuuba liman wajada fishaifatihii istighfaron kastiiron”. yang maknanya beruntunglah orang yang selalu mau mengevaluasi dirinya, menerima kekurangannya dan memperbaiki kesalahannya sebagai teguran kepadanya agar Ia banyak beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Yang Ketiga, suka tidak suka kita harus meyakini bahwa bisa jadi ini merupakan azab dan Siksa yang Allah berkan kepada kita. Maka mari bersegera melakukan taubatan nasuha, bertaubat kepada Allah atas seluruh dosa yang kita lakukan.

Itulah tips dan kiat-kiat coba Tazkia TV bagikan mengenai bagaimana cara kita menyikapi musibah virus Corona ini sebagai seorang muslim.

Mudah-mudahan Allah segera mengangkat musibah yang menimpa kita ini, dan mudah-mudahan jadikan kita sebagai orang-orang yang berhasil naik kepada level orang-orang yang mendapat pahala atas kesabaran kita dengan Tanpa Batas dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Anwar G)

Informasi ini dapat dicek juga pada channel Youtube Tazkia TV, dengan cara klik link dbawah ini:

Mohon Bantuan Like & Subscribenya ya!!!

Miftahul AnwarDarurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?
read more

LDK (Lembaga Dakwah Kampus) Tazkia Gelar Acara Leadership Basic Training

No comments

Lingkung Gunung, Jumat 06 Maret 2020. LDK Al-Iqtishod untuk kesekian kalinya mengadakan Leadership Basic Training 2 yang ditujukan bagi seluruh kader baru LDK Al-Iqtishod. Acara ini berlangsung selama tiga hari dua malam, yaitu dimulai pada hari Jumat dan diakhiri pada hari minggu di Lingkung Gunung Adventure Camp Bogor.

Adapun tujuan dilaksanakannya LBT 2 ini untuk menumbuhkan rasa kepemimpinan serta kekompakan pada setiap diri kader karena jiwa kepemimpinan itu harus ada pada setiap muslim dan muslimah. Orang yang memiliki jiwa kepemimpinan adalah orang yang dapat menguasai dan mengondisikan baik dirinya sendiri maupun lingkungan di sekitarnya.

Upacara pembukaan dilaksanakan di lapangan futsal pukul 13.00 dengan pemberian pengarahan singkat oleh Aunul Muaffaq, selaku ketua LDK Al-Iqtishod. Setelahnya proses keberangkatan langsung dilaksanakan walaupun sempat diguyur hujan. Namun, tidak mempengaruhi semangat para kader untuk menjalani kegiatan LBT 2 ini.

Sesampainya di tempat tujuan, para kader yang sebelumnya sudah dibagi menjadi beberapa kelompok dengan satu mentor setiap kelompok langsung diarahkan untuk memasang tenda dan merapikan barang bawaan. Suara sirine berbunyi menandakan para kader diharapkan berkumpul di sumber suara. Bagian kedisiplinan memanggil seluruh anggota kelompok untuk berkumpul di lapangan dan membuat barisan sesuai kelompoknya masing-masing dalam rangka pengkondisian.

Shalat Magrib berjamaah para kader dan para panitia aula dilanjuti dengan membaca al matsurat bersama-sama dan mendengarkan kultum dari salah satu peserta lalu makan malam di aula utama. Setelahnya bagian kedisiplinan memanggil seluruh kelompok untuk berkumpul di aula dalam rangka evaluasi kader dilanjutkan dengan pengkondisian seluruh kader untuk tidur dan dibangunkan kembali pada pukul 01.00 WIB.

Jurit malam, kader dibangunkan tengah malam dan diarahkan untuk pergi ke pos yang telah disediakan. Seluruh peserta harus melewati beberapa pos-pos di mana ada pos yang sebenarnya dan pos bayangan. Dari setiap pos seluruh peserta diminta untuk menjawab pertanyaan dan perintah yang diberikan panitia. Jurit malam diselesaikan menjelang azan subuh. Seluruh peserta dan panitia melakukan shalat subuh berjamaah dan dilanjuti dengan membaca al matsurat bersama-sama. Selanjutnya adalah sarapan pagi dan senam pagi yang dipandu oleh panitia, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Pemberian materi kepada para kader dengan mendatangkan para pembicara hebat yang diundang oleh pengurus LDK Al-Iqtishod, yaitu Ikhsanul Ikhwan yang juga selaku ketua LDK Al-Iqtishod periode 2018-2019, Salman Zuhdi selaku ketua Haihata IAI Tazkia, dan yang terakhir Tangkas Afiq Afandi, salah satu pengurus LDK Al-Iqtishod untuk menambah wawasan bagi para kader.

Selain kegiatan utama, panitia juga memberikan games bagi seluruh peserta di hari terakhir dilanjutkan dengan bersih-bersih diri dan pengepakan barang bawaan. Upacara penutupan segera dilakukan sebagai pertanda bahwa telah berakhirnya kegiatan LBT 2 dengan lancar disertai dengan pembagian jaket LDK kepada para kader. Kemudian pengumuman peserta dan kelompok LBT terbaik. Diharapkan setelah berakhirnya LBT 2 ini dapat mendorong semangat para kader untuk berdakwah dan tidak mudah mengeluh dalam melewati rintangan-rintangan di dalamnya. (aliqtishod.com)

Miftahul AnwarLDK (Lembaga Dakwah Kampus) Tazkia Gelar Acara Leadership Basic Training
read more

Pemkot Padang Gandeng Tazkia Wujudkan Kota Padang Sebagai Kota Ekonomi Syariah

No comments

Kamis, 12 Maret 2020 Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Rektor Institut Agama Islam Tazkia Murniati Mukhlisin.

Dalam pertemuan ini Pemerintah Kota Padang sepakat untuk menjalin kerjasama dengan Institut Agama Islam Tazkia.

Ada beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan ini, Mulai dari pariwisata halal, industri halal, hingga rencana mewujudkan Pemerinta Kota Padang sebagai kota ekonomi syariah.

Dr. Murniati Mukhlisin Menyampaikan bahwa “Kota Padang memiliki potensi yang cukup besar setelah diumumkan Bank Nagari untuk konversi syariah. Gerakan ini akan diikuti oleh pendirian atau konversi bank dan koperasi syariah. Untuk mewujudkan itu, Kota Padang butuh persiapan SDM dengan kompetensi yang tepat dan Tazkia siap untuk itu”.

Sepakat dengan pendapat Rektor Institut Agama Islam Tazkia Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa “Pemerintah Kota Padang siap bekerja keras demi membuat Kota padang yang lebih baik”. Hal ini dipertegas dengan ditanda tangani nya MoU antara Pemerintah Kota Padang dengan Institut Agama Islam Tazkia. Isi dari MoU ini mencakup tiga hal yakni pendidikan, penelitian dan pengembangan masyarakat.

Ibu Rektor menyampaikan kesiapannya untuk membantu program kerja Pemerintah Kota Padang“Alhamdulillah, rakyat padang patut bersyukur dipimpin walikota yang punya ide dan keinginan yang sangat baik untuk Kota Padang seperti Buya Mahyeldi ini, insyaaAllah Institut Tazkia siap membantu kerja-kerja Buya Mahyeldi untuk Kota Padang yang lebih baik”. Ahmad Abdullah Rahil, Hubungan Kerjasama Institut Tazkia menyampaikan.

Terakhir Walikota Padang meminta tindaklanjut dari Institut Tazkia untuk membantu Pemerintah Kota Padang terutama dalam menyiapkan SDM, “kami tunggu tindaklanjut Tazkia dalam membantu program-program kami” imbuh beliau selesai proses penandatangan kerjasama. (Rahil)

Miftahul AnwarPemkot Padang Gandeng Tazkia Wujudkan Kota Padang Sebagai Kota Ekonomi Syariah
read more

The team of “English for Ulama” visited Tazkia Islamic University College

No comments


Once again, Tazkia Islamic University College has proven its quality as the centre of knowledge in Islamic Economics, Finance and Business by welcoming a very distinguished guest from overseas. On this occasion, the Director of Minhaj Welfare Foundation Syekh Dr. Adnan Sohail, Lc, who is also famously known as a Muslim youth representative in the UK visited Tazkia’s main campus in Sentul City, Bogor. Along with him, the Director of British Moslem Association (BMS) Paul S. Armstrong and it’s Vice Director Mohammed Abbasi, the team of “English for Ulama, Jabar Juara” and the British Council communications manager Afra Khumaira visited Tazkia Islamic University College.

Syekh Dr. Adnan Sohail, Lc visited Tazkia in accordance to following up on the recent MoU that Tazkia had with Minhaj University Lahore, a massive University in Lahore Pakistan that developed the “Akhuwat”, an Islamic microfinance institution for ladies in Pakistan. During his speech, Syekh Dr. Adnan said that Tazkia and Minhaj share a very common goal in developing Islamic Economics, Finance, and Business. Thereby, Tazkia and Minhaj must have a synergy in developing that specific area in the future through research and community empowerment collaboration.

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP as the rector of Tazkia Islamic University College replied that Tazkia is very welcome for that plan. She continues that Tazkia has also developed the Islamic Microfinance program for about 10 years where it aims to empower poor people who live around the campus. Further, the program has also been applied in West Nusa Tenggara where Tazkia becomes the reference for the West Nusa Tenggara government in operating the program there.

Last but not least, the vice-chairman of the Indonesian Muslim scholar Council (MUI) KH. Muhyiddin Junaidi who has also attended the session said that He was very pleased that Indonesian Moslem scholars have a chance to improve their English skills by going abroad to the UK. Hopefully, this such program can be sustained year by year so the Indonesian Muslim scholar has the same opportunity to spread Islamic values around the globe and therefore Islam can be more prosperous in the future. (MBP)

Miftahul AnwarThe team of “English for Ulama” visited Tazkia Islamic University College
read more

Tazkia Jalin Kerjasama Dengan Kabupaten Bangka Tengah Dalam Rangka Pengembangan Program Hafizpreneur

No comments

Jum’at, 7 Maret 2020 / 11 Rajab 1441 H. Institut Tazkia berjumpa dengan Bupati Bangka Tengah dalam rangka melanjutkan program kerjasama beasiswa pendidikan bagi putra/i Bangka Tengah. Hadir dalam pertemuan ini Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. CFP selaku Rektor Institut Tazkia, Faried Kurnia R, M.Sc. (Fin) selaku Wakil Rektor 3 dan R. Wieta Rosita selaku Manajer Perwakilan Institut Tazkia wilayah Bangka Belitung. Bertempat di Rumah Dinas Bupati Bangka Tengah, kedua pihak sepakat untuk bekerjasama dalam mempersiapkan SDM Ekonomi Syari’ah yang Hafidz 30 Juz. Program tersebut diharapkan mampu mewujudkan harapan bupati hadirnya 1 desa 1 hafiz Qur’an.

Kerjasama beasiswa dengan pemerintah daerah ini merupakan bentuk komitmen Institut Tazkia sebagai kampus terbaik Ekonomi Syariah untuk mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah dunia sebagian harapan dari pemerintah

Miftahul AnwarTazkia Jalin Kerjasama Dengan Kabupaten Bangka Tengah Dalam Rangka Pengembangan Program Hafizpreneur
read more

Institut Tazkia inisiasi Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi

No comments

Gubernur Jambi Dr.H.Fachrori Umar, M.Hum Rabu, 6 Maret 2020/11 Rajab 1441H sore, menerima kunjungan segenap Managemen Institut Tazkia – Bogor, yang sebelumnya bernama STEI – Tazkia, di ruang pertemuan Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Jambi di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Fachrori menyambut baik niat Institut Tazkia yang telah berinisiatif untuk membuka komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, melalui surat no 008-B/SAU/Institut-Tazkia/II/2020, tanggal 10 Februari 2020 , baik sebagai silaturrahim, maupun dengan niat baik untuk kerjasama lebih lanjut dalam pengembangan kualitas SDM dan pengembangan ekonomi berbasis syariah.

“Selaku Gubernur Provinsi Jambi, kami menyambut baik adanya silaturrahim ini, menyangkut kerjasama yang ditawarkan oleh Institut Tazkia, tentunya akan kami pelajari lebih lanjut, dan insya Allah masih akan kita tindak lanjuti dengan pertemuan berikutnya di Jambi”, ujar Fachrori

Fachrori juga menyampaikan, bahwa saat inipun di Provinsi Jambi sudah cukup banyak Perguruan Tinggi agama Islam, dan unit-unit bisnis/usaha berbasis syariah.

Gubernur Jambi saat menerima managemen Institut Tazkia – Bogor
Sementara itu, Rektor Institut Tazkia Dr.Murniati Mukhlisin,M.Acc menyampaikan pandangan serta harapannya, dimana Intitut Tazkia yang sekarang telah memiliki mahasiswa sebanyak 2.403 orang dan telah meluluskan alumni sebanyak 3.069 orang dengan 15 angkatan.

“Kami berharap, kedepan Pemerintah Provinsi Jambi dapat mengirim putra-putrinya yang ingin melanjutkan jenjang study ke perguruan tinggi ke Institut Tazkia, dan besar harapan kami Bapak Gubernur berkenan memberikan beasiswa kepada mereka”, ujar Murniati

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan DR.Muhammad Syafi Antonio, Wakil Rektor III Faried Kurnia Rahman,M.Sc , Kabid Hubungan Industri Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy, beserta staf, Kepala Badan Penghubung Tim Pengelola Informasi Badan Penghubung Pemprov Jambi di Jakarta.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia inisiasi Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi
read more