Berita Terbaru

Monitoring Evaluasi Kerjasama BUD antara Institut Tazkia dengan Pemkab. Belitung

No comments
Senin 26 Agustus 2019, Bertempat di  Ruang Pertemuan Kantor Bupati Belitung, Tazkia bekerjasama dengan PemKab. Belitung mengadakan acara Monitoring Evaluasi Kerjasama Beasiswa Utusan Daerah PemKab. Belitung.
Acara yang langsung dihadiri oleh Sekda kabupaten Belitung, Dinas pendidikan dan orang tua wali mahasiswa dan mahasiswi diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Rektor Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin mengenai laporan hasil akademik dan non akademik kegiatan belajar mahasiswa dan mahasiswi penerima beasiswa utusan daerah pemerintah kabupaten belitung dengan Institut Tazkia Tahun ajaran 2018/2019.
“Belitung dengan segala keayaan alam dan keindahan pariwisata yang begitu luar biasa tentu harus di kelola oleh putra puteri daerah terbaik dari belitung, dan dikelola denga cara yang benar yang sesuai prinsip syariah. Tazkia berusaha sekuat tenaga mendidik putra putri daerah Belitung untuk menjadi SDM-SDM yang handal di bidang Ekonomi Syariah sehingga mampu memaksimalkan seluruh potensi yang ada di daerah Belitung dan memimpin daeha Belitung menuju masa kejayaan.” Papar Murniati Mukhlisin.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Dr. Murniati, MZ Hendra Caya, SE, M.Si selaku Sekda Kabupaten Belitung berpesan kepada seluruh mahasiswa penerima Beasiswa Utusan Daerah Belitung untuk memanfaatkan beasiswa yang diterima dengan baik, menggali ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya di Institut Tazkia agar ketika kembali ke Belitung mereka bisa berkontribusi besar dalam perkembangan daerah Belitung khususnya bidang Ekonomi.
“Pariwisata tentu menjadi salah satu tulang punggung pemasukan daerah belitung yang memang kaya akan keindahan wisatanya. Manfaatkanlah beasiswa yang sudah diberikan pemda belitung untuk kalian semua, dan tentunya kami berharap kalianlah yang akan mengelola kekayaan alam di Belitung nantinya. Kami juga berterimaksih kepada Tazkia yang sudah satu tahun ini membina anak anak BUD sehingga telah banyak mengalami perubahan yang positif. Kami mendukung penuh kerjasama antara Tazkia dengan Pemkab. Belitung”. Pesan MZ Hendra. (M. Anwar)
Miftahul AnwarMonitoring Evaluasi Kerjasama BUD antara Institut Tazkia dengan Pemkab. Belitung
read more

Institut Tazkia is awarded by IAEI as The Pioneer in Islamic Economic Education in the country

No comments

Tazkia Campus is awarded by IAEI (The Indonesian Association of Islamic Economists) as The Pioneer in Islamic Economic Education in the country. May Allah bless Tazkia founders, students, alumni, management, lecturers and staff, and guide them to contribute more to the ummah.

The award was given away by IAEI Chairman, Prof Bambang Brodjonegoro, who also serves as Minister of National Development Planning of Indonesia. Thank you to DIKTIS-Ministry of Religious Affairs RI, Kopertais I DKI Jakarta, BAN-PT Ministry of Research, Technology and Higher Education Republic Indonesia and the rest of the stakeholders for their constant supervision.

Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia memberikan penghargaan kepada Institut Tazkia, Bogor sebagai lembaga pendidikan yang pertama dan teraktif dalam memberikan edukasi ekonomi syariah di tanah air. Semoga Allah memberkahi segenap pendiri Kampus Tazkia, mahasiswa, alumni, manajemen, dosen dan staf, serta membimbing kami semua untuk berbuat lebih banyak lagi untuk ummat.

Penghargaan disampaikan langsung oleh Ketua Umum IAEI, Prof Bambang Brodjonegoro yang saat ini menjabat sebagai Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. Terima kasih kepada DIKTIS Kementerian Agama RI, Kopertais I DKI Jakarta, BAN-PT Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan semua pihak atas bimbingannya.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia is awarded by IAEI as The Pioneer in Islamic Economic Education in the country
read more

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TPA BEST BATCH III

No comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan tahiyyah islamiyyah semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Berikut kami sampaikan hasil seleksi Test Potensi Akademik Beasiswa ekonomi syariah Batch III dengan catatan sebagai berikut :

Peserta yang lulus seleksi dapat mengikuti seleksi tahap selanjutnya (Test Interview), yang akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal   : 20 Agustus 2019
Waktu             : 16.00 – 17.00 WIB
Tempat           : Kampus Utama Institut Tazkia Sentul City

NO NAMA LENGKAP HASIL SELEKSI TPA
1 Muhammad Rizky Abdurrafi TIDAK LULUS
2 Kamaludin TIDAK LULUS
3 Rossy Destrian LULUS
4 Salsabiilla Faradikha Fakhrunnisa LULUS
5 Andika Cahyono TIDAK LULUS
6 Asma zakiyyah TIDAK LULUS
7 Dinda Rusmayani Utami TIDAK LULUS
8 Athiatul Aufa TIDAK LULUS
9 muhammad nur azzami LULUS
10 Alfiransa LULUS
11 Mufidatul Husna LULUS
12 Rijal Tasdiq LULUS
13 Hilyatussa’adah TIDAK LULUS
14 Ulfa khoiriah TIDAK LULUS
15 SITI HADJAR LULUS
16 Salwa LULUS
17 Siti Khofifah TIDAK LULUS
18 Andi Aulia Azhari TIDAK LULUS
19 Aria Nur Jamal LULUS
20 Hafizh Abdullah Wiranatakusuma LULUS
21 MUHAMMAD RAFIF DIFA LULUS
22 TARNO LULUS
23 Muhamad Irfan Solahuddin LULUS
24 Neng Lia Apriyanti TIDAK LULUS
25 intan dwi rahmah yusup TIDAK LULUS
26 Nira Zakiya Nurrahman LULUS
27 Rajaa Wildan Mubarok Rahman LULUS
28 ANIS NURRAHMAYANI TIDAK LULUS
29 Nurol Majid LULUS
30 Evie Rosydayanti LULUS
31 Maharani Ayu M.D LULUS
32 Dila Kartika TIDAK LULUS
33 Ananda Yusfa Rahman TIDAK LULUS
34 Amirah Arifah Khasanah TIDAK LULUS
35 Nur Irsyad Musthafa LULUS
36 WAFA NIDA ADAWIYAH TIDAK LULUS
37 Muhammad Hafid Fadli TIDAK LULUS
38 Farah Nurfadila Anzani TIDAK LULUS
39 Reni Rahmawati TIDAK LULUS
40 Muhammad Razan Mu’afa TIDAK LULUS
41 Aslama Nurul Amini Nurwakid TIDAK LULUS
42 Silmi Daulatunnisa TIDAK LULUS
43 Rifqy Firdaus Suud TIDAK LULUS
44 ABDUL RAHIM TIDAK LULUS
45 Ahmad Harits Syach Tanjung TIDAK LULUS
46 Afifa Thahira TIDAK LULUS
47 Silma Nawir Ramdhani TIDAK LULUS
48 Miftah zakiah TIDAK LULUS
49 muthi’ah rahmah syahidah TIDAK LULUS
50 Eka Restiana TIDAK LULUS
51 Alfiola Qatrunnada Disya LULUS
52 Suci Sabila TIDAK LULUS
53 Sayyid Almuhtadi Abdussalam LULUS
54 Aufa LULUS
55 Lailani Haq TIDAK LULUS
56 Zaky Tiffany Lazuardian Arief TIDAK LULUS
57 Muhammad Yusuf Musyaffa TIDAK LULUS
58 Neng Kiane Reisa Salsabila Fardiana TIDAK LULUS
59 DWI RISKI NURARIFAH TIDAK LULUS
60 Muhammad Raihan LULUS
61 AHMAD FAUZAN RAMDHANI LULUS
62 MUHAMMAD HAFIZH FARRAS TIDAK LULUS
63 Hajar Hamidah TIDAK LULUS
64 NAJWA NURUL HUWAIDAH LULUS
65 Raihan Raharja TIDAK LULUS
66 Zaharanisaa Azka Khofiyya TIDAK LULUS
67 Rosalina TIDAK LULUS
68 Bernika Ifada Putri LULUS
69 Khofifah Indah Ramadhaniah LULUS
70 AYU TRI ANGGRAINI LULUS
71 Khansa Suci Karimah LULUS
72 Yafi Prastya Kusuma LULUS
73 Nisrina Afga Rahmania LULUS
74 TARISA LULUS
75 Silma Muthya Kibary TIDAK LULUS
76 Nizar Nurkholik TIDAK LULUS

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Bogor, 20 Agustus 2019

 

 

Tim seleksi Beasiswa tazkia

Rizqi ZakiyaPENGUMUMAN HASIL SELEKSI TPA BEST BATCH III
read more

Rektor Institut Tazkia Masuk Database Cendekiawan Kelas Dunia

No comments
Senin (19/8/2019) dibuka secara resmi Simposium Cendekiawan Kelas Dunia (SCKD) oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jl. Veteran, Jakarta.
Pihak Humas Institut Tazkia mengatakan bahwa Rektor Institut, Murniati Mukhlisin mengikuti acara ini dikarenakan pernah masuk database sebagai Cendekiawan Kelas Dunia semasa berkiprah di Inggris.
Murniati pernah menjadi dosen dan peneliti di University of Essex, Colchester, UK tahun 2015-2017. Saat itu dia mengembangkan modul akuntansi dan keuangan syariah yang banyak diminati oleh mahasiswa dari berbagai negara. Dia juga menjadi pembimbing dan penguji mahasiswa baik S2 maupun S3 dalam bidang akuntansi dan keuangan syariah di Inggris dan Australia.
Murniati memutuskan untuk pulang ke tanah air pada tahun 2017 untuk kembali mengembangkan Kampus Tazkia yang memang sudah diasuhnya sejak awak pendirian kampus tersebut. Dia  bersama pakar keuangan dan bisnis syariah lainnya yaitu Muhammad Syafii Antonio, Ade Ruhyana, Agus Haryadi, Mukhamad Yasid dan Mirna Rafki membesarkan kampus yang tadinya berawal dengan 25 mahasiswa sekarang telah meluluskan 2259 orang dan memiliki 2003 mahasiswa aktif di bidang ekonomi, bisnis, hukum dan pendidikan syariah.
Murniati menyampaikan bahwa dia banyak belajar dari kampus University of Glasgow dimana dia menyelesaikan S3 di bidang Akuntansi Syariah bagaimana tentang proses pembelajaran yang sangat sistematis.
Dan juga di University of Essex dimana dia sempat menjadi dosen dan peneliti tentang pengembangan kurikulum, kedisiplinan dalam mengajar, menjalankan riset dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di level internasional.
Pengalaman itulah kemudian dia bagi di Kampus Tazkia dan di berbagai kesempatan di kampus lain. Saat memutuskan untuk kembali ke Indonesia, banyak guru besar yang kenal dengan Murniati menyayangkan hal tersebut dikarenakan kesempatan karir, remunerasi dan tunjangan yang tidak seberapa dibandingkan dia dapatkan di Inggris. “Saya mengalahkan banyak pelamar dari berbagai negara waktu itu dan gaji saya sekitar 70 juta perbulan belum termasuk tunjangan dan fasilitas riset dan konferensi. Namun, berkiprah di Indonesia khususnya di Kampus Tazkia memberikan kepuasan intelektual dan pesan da’wah yang luar biasa. Tidak semua harus diukur dengan uang” imbuh Rektor yang dulu menjadi muallaf saat berusia 19 tahun.
Murniati mengikuti program 5000 Doktor yang dikelola oleh Pendidikan Tinggi Agama Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia dan berhasil lulus S3 kurang dari tiga tahun. Dia berharap makin banyak dosen – dosen muda disekolahkan ke luar negeri dan menimba pengalaman riset di sana yang kemudian dibawa ke tanah air untuk membantu memperbaiki sistem pendidikan di sini.
Miftahul AnwarRektor Institut Tazkia Masuk Database Cendekiawan Kelas Dunia
read more

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI BERKAS BEASISWA EKONOMI SYARIAH BATCH III

No comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan tahiyyah islamiyyah semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Berikut kami sampaikan hasil seleksi berkas administrasi Beasiswa ekonomi syariah Batch III dengan catatan sebagai berikut :

Peserta yang lulus seleksi berkas dapat mengikuti seleksi tahap selanjutnya (Test Potensi Akademik), yang akan dilaksanakan pada :

1. Test Online
Hari/Tanggal   : 19 Agustus 2019
Waktu             : 10.00 – 11.00 WIB
Alamat Test    : http://pmbtest.tazkia.ac.id

2. Test On TheSpot
Hari/Tanggal   : 20 Agustus 2019
Waktu             : 09.00 – 11.00 WIB
Tempat           : Kampus Utama Institut Tazkia Sentul City

———————————————————
Catatan :
1. Peserta yang ingin mengikuti test OnTheSpot agar melakukan konfirmasi sebelum tgl 16 Agustus 2019 di group wa
2. Peserta yang Lulus pada tahap seleksi ini dapat mengikuti test tahap selanjutnya (Test Interview)
3. Informasi terkait test potensi akademik akan kami sampaikan via group dan email

2) Bagi Peserta yang tidak lulus seleksi berkas dapat mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur reguler di https://spmb.tazkia.ac.id

NO NAMA LENGKAP HASIL SELEKSI BERKAS
1 Mastiah TIDAK LULUS
2 Priyoji Bagus Pangestu TIDAK LULUS
3 Ainul Yakin TIDAK LULUS
4 Muhammad Rizky Abdurrafi LULUS
5 Kamaludin LULUS
6 kholida muthi’atul maula TIDAK LULUS
7 Rossy Destrian LULUS
8 Salsabiilla Faradikha Fakhrunnisa LULUS
9 Andika Cahyono LULUS
10 Asma zakiyyah LULUS
11 Dinda Rusmayani Utami LULUS
12 Lutfiah nadzifah TIDAK LULUS
13 Oktavia nur janah TIDAK LULUS
14 Khofifah Hayati TIDAK LULUS
15 Herlina Azahra TIDAK LULUS
16 Athiatul Aufa LULUS
17 muhammad nur azzami LULUS
18 Muhammed Heikal Fikri Thalib TIDAK LULUS
19 Mufidatul Husna LULUS
20 Rijal Tasdiq LULUS
21 Andri Suparlan TIDAK LULUS
22 Hilyatussa’adah LULUS
23 Ulfa khoiriah LULUS
24 Dinda Tsabita Ramadani TIDAK LULUS
25 Firman Win Konadi TIDAK LULUS
26 SITI HADJAR LULUS
27 Salwa LULUS
28 Raysya Azhar Hulwa TIDAK LULUS
29 Riski Reza Saputra TIDAK LULUS
30 Izza azkia kurniasari TIDAK LULUS
31 Salma Jihan Moorcy TIDAK LULUS
32 Qory Noor Hidayat TIDAK LULUS
33 Al Nafis Gunawan TIDAK LULUS
34 Ridhwan Shalahuddin Saputra TIDAK LULUS
35 Siti Khofifah LULUS
36 Andi Aulia Azhari LULUS
37 Aria Nur Jamal LULUS
38 Hafizh Abdullah Wiranatakusuma LULUS
39 MUHAMMAD RAFIF DIFA LULUS
40 TARNO LULUS
41 Dhifa Anisa S TIDAK LULUS
42 Iis Nurhasanah TIDAK LULUS
43 Muhamad Irfan Solahuddin LULUS
44 Ranika sri rezeki TIDAK LULUS
45 Achmad siddiq rahmatullah TIDAK LULUS
46 Neng Lia Apriyanti LULUS
47 intan dwi rahmah yusup LULUS
48 Nira Zakiya Nurrahman LULUS
49 Nadya Fauziyyah TIDAK LULUS
50 Rehan Fajriansyah TIDAK LULUS
51 Rajaa Wildan Mubarok Rahman LULUS
52 Mutmainnah TIDAK LULUS
53 Putri Oktavia Rusadi TIDAK LULUS
54 fatimah dzakiroh TIDAK LULUS
55 Yulia anggraeni TIDAK LULUS
56 ANIS NURRAHMAYANI LULUS
57 Raodatul Adewia TIDAK LULUS
58 Andini amelia futri TIDAK LULUS
59 salma muthiah TIDAK LULUS
60 Disda silva dasiga TIDAK LULUS
61 Nurol Majid LULUS
62 Evie Rosydayanti LULUS
63 Sri Hesti TIDAK LULUS
64 Maharani Ayu M.D LULUS
65 Dila Kartika LULUS
66 Siti Patimah TIDAK LULUS
67 Lusi Dwi Aulia TIDAK LULUS
68 Ananda Yusfa Rahman LULUS
69 Muhammad Irfan Nurfalah TIDAK LULUS
70 Amirah Arifah Khasanah LULUS
71 Muhammad rizky Maulana alon TIDAK LULUS
72 Nur Irsyad Musthafa LULUS
73 WAFA NIDA ADAWIYAH LULUS
74 Muamalah TIDAK LULUS
75 Titin Astuti TIDAK LULUS
76 Wulandari arfit TIDAK LULUS
77 Muhammad Hafid Fadli LULUS
78 muhammad syafry firman TIDAK LULUS
79 Farah Nurfadila Anzani LULUS
80 Reni Rahmawati LULUS
81 Sinta Rahmawati TIDAK LULUS
82 Muhammad Razan Mu’afa LULUS
83 Khoirotun Nisak TIDAK LULUS
84 Aslama Nurul Amini Nurwakid LULUS
85 Fatima Zahara TIDAK LULUS
86 MUHAMAD SIDIK TIDAK LULUS
87 Silmi Daulatunnisa LULUS
88 Rifqy Firdaus Suud LULUS
89 Indah Dwi Ayu Rahmawati TIDAK LULUS
90 Alifya belinda putri TIDAK LULUS
91 ABDUL RAHIM LULUS
92 Muhamad Manarul Zen TIDAK LULUS
93 Nur indah sari TIDAK LULUS
94 Fatimah Az Zahra TIDAK LULUS
95 Ahmad Harits Syach Tanjung LULUS
96 Afifa Thahira LULUS
97 Trenaedi Nafi Alfaris TIDAK LULUS
98 Silma Nawir Ramdhani LULUS
99 Miftah zakiah LULUS
100 Kania A’isy Nurfadillah TIDAK LULUS
101 muthi’ah rahmah syahidah LULUS
102 Eka Restiana LULUS
103 Alfiola Qatrunnada Disya LULUS
104 Suci Sabila LULUS
105 Sayyid Almuhtadi Abdussalam LULUS
106 Aufa LULUS
107 Lailani Haq LULUS
108 Zaky Tiffany Lazuardian Arief LULUS
109 Muhammad Yusuf Musyaffa LULUS
110 Neng Kiane Reisa Salsabila Fardiana LULUS
111 DWI RISKI NURARIFAH LULUS
112 Muhammad Dzikril Hakim TIDAK LULUS
113 Wigar Bayu Aji Laksana TIDAK LULUS
114 Mahda Fathiah TIDAK LULUS
115 Muhammad Raihan LULUS
116 AHMAD FAUZAN RAMDHANI LULUS
117 MUHAMMAD HAFIZH FARRAS LULUS
118 Hajar Hamidah LULUS
119 NAJWA NURUL HUWAIDAH LULUS
120 Raihan Raharja LULUS
121 Zaharanisaa Azka Khofiyya LULUS
122 Rosalina LULUS
123 Deri Ruswandi TIDAK LULUS
124 Bernika Ifada Putri LULUS
125 Khofifah Indonesia Ramadhaniah LULUS
126 AYU TRI ANGGRAINI LULUS
127 Khansa Suci Karimah LULUS
128 Yusuf ilham TIDAK LULUS
129 Yafi Prastya Kusuma LULUS
130 Nur Hanifah Zuhdiyah TIDAK LULUS
131 Nisrina Afga Rahmania LULUS
132 TARISA LULUS
133 Silma Muthya Kibary LULUS
134 Nizar Nurkholik LULUS

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Bogor, 07 Agustus 2019

 

 

Tim seleksi Beasiswa tazkia

Rizqi ZakiyaPENGUMUMAN HASIL SELEKSI BERKAS BEASISWA EKONOMI SYARIAH BATCH III
read more

RESMI MENJADI INSTITUT Pada USIA ke-18, KAMPUS TAZKIA Siap GO GLOBAL

1 comment

Sentul City – Kampus TAZKIA beralih status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut pada usia 18 tahun ini. Dengan semangat mengisi kebutuhan SDM Ekonomi Syariah, delapan belas tahun lalu Kampus Tazkia memulai programnya dari hanya 24 orang mahasiswa, kini sudah mengasuh lebih dari 2000 mahasiswa yang berasal dari 32 provinsi di wilayah nusantara Indonesia dan 6 negara yakni Malaysia, Thailand, Filipina, Maroko, Yaman dan Palestina.

TAZKIA secara institusi sangat fokus pada pengembangan ekonomi syariah mulai dari teori sekaligus praktek nyata di masyarakat. Oleh karenanya, kontribusi untuk pembangunan Indonesia terus ditingkatkan khususnya dalam pengembangan Industri Ekonomi Syariah. Sampai dengan saat ini kampus Tazkia telah meluluskan sebanyak 2.087 alumni dari jenjang master, sarjana dan diploma yang berkiprah menjadi entrepreneur pada industri halal, akademisi ekonomi dan bisnis syariah, para pendamping masyarakat dan profesional diberbagai Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan non LKS baik di dalam dan luar negeri.

Prestasi kampus Tazkia juga perlu diacungi jempol karena para civitas akademika telah menorehkan berbagai macam penghargaan. Bahkan Tazkia pernah di anugerahkan award sebagai Centre of Excellent Kampus Ekonomi Syariah dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Di bidang penelitian, dosen dan mahasiswa sangat aktif di pentas akademik baik di dalam maupun luar negeri serta pengabdian masyarakat telah ditekuni bersama dengan arah perkembangan umat, bangsa dan negara. Program pemberdayaan masyarakat dhuafa di sekitar Kampus Tazkia yang beralokasi di Bogor, Jawa Barat dan beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat juga telah memberikan peningkatan yang cukup signifikan, dengan hanya puluhan anggota 10 tahun yang lalu hingga kini mencapai hampir 10,000 anggota.

Pendiri sekaligus Ketua Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec pada hari ini tanggal 30 Juli 2019 telah melantik Rektor, Wakil Rektor dan Direktur Program Pascasarjana Institut Tazkia. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc yang sebelumnya adalah Ketua STEI Tazkia terpilih sebagai Rektor. Perempuan lulusan S1 Akuntansi Syariah dari International Islamic University Malaysia, Magister Akuntansi Syariah Universitas Indonesia dan jebolan Doktor Akuntansi Syariah dari University of Glasgow UK ini  memiliki pengalamanya pendidikan tinggi yang cukup panjang, bahkan memiliki jaringan luar negeri yang luas. Turut hadir Kasubdit Bidang Kelembagaan, Drs. Agus Soleh, M.Ed dan Wakil Koordinator Kopertais 1 DKI Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Thib Raya.

Sementara Wakil Rektor I Bidang  Akademik diamanahkan kepada Dr. (Kand) Andang Heryahya, M.Pd.I.,M.Pd. sedangkan Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Pengembangan SDI adalah Dr. Sugiyarti Fatma Laela, M.Bus Acc, CMA, CIBA dan Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Miftahus Surur, M.Sc. (Fin), sementara Direktur Program Pascasarjana adalah Dr. Mukhamad Yasid, M.Si.

Instutut Tazkia memiliki tiga Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Hukum/Syariah dan Fakultas Pendidikan/Tarbiyah, dan satu sekolah pascasarjana dengan bidang Pascasarjana Ekonomi Syariah. Adapun program studi S1 yang ada yaitu Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, Hukum Syariah, Pendidikan Ekonomi Syariah, Diploma Mikro Keuangan Syariah. Sedangkan program studi di level  S2 adalah  Magister Ekonomi Syariah dan tidak lama lagi  akan segera dibuka Magister Akuntansi Syariah dan dalam tiga tahun ke depan program Doktor bidang Ekonomi Syariah.

Adapun konsentrasi berbasis syariah yang ditawarkan adalah sangat beragam dari program hafal quran dan wirausaha, akuntansi sektor publik, audit, kewirausahaan, perbankan, industri halal, ekonomi pembangunan, teknologi finansial, hingga agribisnis. Kampus Tazkia menyediakan fasilitas beasiswa dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah, lembaga zakat, perseorangan dan instansi keuangan syariah.

“Setelah alih status menjadi Institut ini, Kampus Tazkia diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar, luas dan berkesinambungan terhadap ummat, bangsa dan negara, dapat tampil unggul baik di level nasional maupun internasional” demikian ujar Murniati, dalam sambutannya sebagai Rektor terpilih.

Di bidang kurikulum dan pengembangan program studi, Kampus Tazkia telah merujuk kepada sistem KKNI dan memastikan semua program studi terakreditasi dengan nilai Sangat Baik dan Unggul serta menganut sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.  “Program internasional juga sudah dikembangkan dalam dua tahun terakhir yang diharapkan kualitas pendidikan dan pengajaran dapat sejajar dengan kampus – kampus internasional” tutup Murniati.

Miftahul AnwarRESMI MENJADI INSTITUT Pada USIA ke-18, KAMPUS TAZKIA Siap GO GLOBAL
read more

Dukung Konversi Koperasi ke Syariah, LPPM TAZKIA adakan Pendidikan dan Pelatihan Koperasi Berbasis Syariah Bersama PKP-RI Kabupaten Pandeglang

No comments
Lembaga Penelitian & Pemberdayaan Masyarakat STEI TAZKIA bekerjasama dengan Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Pandeglang telah menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Koperasi Berbasis Syariah pada 19-21 Juli 2019 M kemarin di Wisma PKP-RI Kabupaten Pandeglang.
Acara ini dihadiri oleh 55 peserta yang berasal dari pengurus koperasi pegawai di seluruh Kabupaten Pandeglang.  “Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu para pelaku koperasi dalam mengkonversi produk, jasa dan kelembagaan melalui prinsip syariah” ujar Mukhamad Yasid selaku Direktur Pusat Studi Koperasi Syariah LPPM TAZKIA.
Selama kegiatan peserta dibekali materi mulai dari prinsip-prinsip syariah, mekanisme pengelolaan koperasi berbasis syariah, langkah-langkah menuju konversi sampai kepada pembekalan bagaimana koperasi dapat bertahan mengahadapi peluang dan tantangan industri 4.0 yang berbasis digital.
Diakhir kegiatan pendidikan dan pelatihan, seluruh peserta diwakili pengurus PKP-RI mendeklarasikan diri serta berkomitmen untuk dapat melakukan konversi dari sistem konvensional yang selama ini berjalan menjadi sistem koperasi syariah yang menjunjung tinggi azas keadilan. (Rizal)
Miftahul AnwarDukung Konversi Koperasi ke Syariah, LPPM TAZKIA adakan Pendidikan dan Pelatihan Koperasi Berbasis Syariah Bersama PKP-RI Kabupaten Pandeglang
read more

Tingkatkan Ekonomi Keluarga Berbasis Syariah, Pemprov Kaltara Gandeng Kerja Sama dengan STEI Tazkia Bogor

No comments

BOGOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi. Kali ini dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Bogor. Kerja sama ditandai lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Ketua STEI Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc.

Hadir dan turut menyaksikan langsung penandatanganan MoU, Ketua Yayasan atau CEO Tazkia Group, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Sementara dari Kaltara, mendampingi gubernur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sigit Muryono dan Kepala Bappeda – Litbang, Datu Iqra Ramadhan.

Berbeda dengan kerja sama dengan perguruan tinggi yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya, MoU kali ini bukan hanya dalam hal pendidikan formal. Namun juga terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) secara umum, serta peningkatan ekonomi, utamanya ekonomi berbasis syariah. Melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sebelum ini, kita sudah melakukan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi. Baik di dalam, maupun luar negeri. Kerja sama ini penting, sebagai bagian dari upaya kita melakukan networking. Utamanya dalam hal meningkatkan kualitas SDM di Kaltara,” kata Irianto.

Di bidang peningkatan SDM, khususnya bagi aparatur pemerintahan, kerja sama ini nanti kita tindak lanjuti dengan mengirimkan ASN kita untuk belajar di perguruan tinggi yang telah menjalin sekali. “Tadi saya secara langsung juga mengundang Bapak Muhammad Syafi’i Antonio untuk bisa ke Kaltara, untuk memberikan pencerahan kepada para ASN di Kaltara,” kata Irianto lagi.

Kemudian kerja sama lain, adalah mengenai peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pelatihan-pelatihan langsung kepada masyarakat. Termasuk program pemberdayaan masyarakat, yang dibimbing langsung oleh orang yang telah terdidik dan berpengalaman di dalamnya. Kerjasama program ini, oleh Tazkia sudah dilakukan dengan Pemprov Nusa Tenggara Barat dan telah berhasil. “Kita juga sekarang dalam progres kerja sama serupa dengan Bangka Belitung,” sambung Muhammad Syafii Antonio.

Lebih jauh Gubernur menekankan, dari kerjasama ini tidak hanya sekedar seremoni dan retorika belaka. Namun yang terpenting bagaimana implementasi setelah MoU dilakukan.

“Untuk itu, saya minta kepada Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkaitnya untuk segera menindaklanjuti, dengan intensif komunikasi bersama pihak Tazkia. Saya juga harap, mudah-mudahan dalam waktu 4 bulan ke depan, sudah ada progres tindak lanjut dari kerjasama ini,” imbuhnya. (http://korankaltara.com)

Miftahul AnwarTingkatkan Ekonomi Keluarga Berbasis Syariah, Pemprov Kaltara Gandeng Kerja Sama dengan STEI Tazkia Bogor
read more

Tazkia Gelar Workshop on Integration of Knowledge

No comments

[#news #update] .
.
‘Workshop on Integration of Knowledge’ Season 1 with :
.
.
Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec (Founder of Tazkia University)

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc (Rector of Tazkia University)

Dr. Habib Chirzin [International Institute of Islamic Thought (IIIT) Representative for Indonesia]

Prof. Dato’. Dr. Ahamed Kameel Mydin Meera (Managing Director of the Z Consulting Group, Malaysia)

Prof. Dr. Maliah Sulaiman (International Islamic University of Malaysia)
————————-
@msyafiiantonio
@murniati_mukhlisin
@chirzinhabib @akameel63

Miftahul AnwarTazkia Gelar Workshop on Integration of Knowledge
read more

LPPM Tazkia Dukung Pengabdian Dosen

No comments
Sabtu & Minggu, 13-14 Juli 2019 Berlokasi di Aula Kampus Tazkia, Bogor, LPPM Tazkia menggelar program pengabdian dosen dengan konsep Sakinah Finance Business Clinic For Kids yakni sebuah acara sosial yang ditujukan untuk mengajarkan dan mengenalkan sedini mungkin mengenai Ekonomi Islam, Pengelolaan Keuangan dan menanamkan Jiwa Bisnis kepada anak-anak. Sebagai catatan, acara ini juga menghadirkan 110 peserta anak-anak kurang mampu yang tinggal disekitar area Kampus Tazkia, Bogor.
Pada hari pertama, acara diawali dengan pengenalan materi mengenai Ekonomi Islam dasar kepada anak-anak yang disampaikan dengan metode Fun Learning oleh Dr. Murniati Mukhlisin dan Putri Syifa Amalia, M.Sc.
Murniati mengajak anak-anak untuk mengenal sifat-sifat Rasullah SAW dalam berbisnis dan konsep halal dan haram. Anak-anak juga diajak untuk memahami pentingnya zakat, infak, sedekah, wakaf sebagai media berbagi dengan sesama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengenalan materi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Murniati dibantu Tim Sakinah Finance mengajak anak-anak untuk mencatatkan setiap jenis pemasukan dan pengeluaran mereka sehari-hari. Kemudian anak-anak diajak untuk mencatatkan rencana dan impian mereka dalam jangka pendek dan jangka panjang dan bagaimana cara mereka mengatur keuangan mereka untuk meraih hal tersebut.
Anak-anak diajarkan bahwa untuk meraih rencana jangka pendek dan panjang mereka, ada dua hal yang bisa mereka lakukan, yang pertama menabung (menyisihkan uang jajan mereka), dan yang kedua menambah pendapatan mereka dengan cara menjalankan bisnis mereka masing-masing. Syifa juga mengenalkan lembaga keuangan syariah dan non keuangan syariah dari bank, asuransi, lembaga zakat dan wakaf.
Acara kemudian dilanjutkan dengan simulasi perencanaan bisnis yang dipandu oleh Hayyan (putra kedua Murniati). Pada sesi ini, Hayyan membagikan pengalamannya berjualan bakso buatannya sendiri selama tinggal di UK dan dilanjutkan membuka kedainya sendiri di Bogor (Tamanni Shop) sebagai inspirasi bagi anak-anak untuk mulai berani merencanakan bisnisnya sendiri. Setelah itu Anak-anak diajak untuk merencanakan bisnis mereka masing-masing, dimulai dengan estimasi biaya (modal awal), biaya produksi, sampai ke harga penjualan untuk memperoleh keuntungan.
Beranjak ke rangkaian acara selanjutnya, anak-anak diajak untuk menciptakan produk atau kreasi mereka sendiri dari barang-barang bekas seperti kardus, koran bekas, sedotan dan gelas plastik setelah sebelumnya mendapatkan materi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan pemanfaatan barang-barang bekas yang dipandu oleh Layyina (putri pertama Murniati). Layyina juga menceritakan peranan Kawasan Perumahan Sentul City dalam hal penanggulangan sampah dan menjadikan kawasan itu zero waste.
Motivasinya luar biasa, diluar dugaan tanpa banyak dibimbing anak-anak bisa menciptakan kreasi-kreasi (produk) yang sangat kreatif. Mayoritas kelompok anak laki-laki menciptakan mobil-mobilan, perahu, pesawat terbang bahkan mobil tank yang semuanya berbahan kardus dan atau gelas plastik. Sedangkan anak-anak perempuan lebih memilih untuk menciptakan karya-karya yang cantik yang biasa dipergunakan sehari-hari seperti pot bunga lengkap dengan bunganya, bingkai foto, pernak-pernik, dan yang paling mengejutkan ada kelompok yang berhasil menciptakan lemari pakaian dari bahan kardus. Acara hari pertama kemudian diakhiri dengan memajang seluruh karya anak-anak pada tempat yang telah disediakan.
Pada hari kedua acara diisi dengan lebih banyak permainan dan materi ringan yang mengajak anak-anak untuk lebih banyak aktif bergerak, mengajarkan arti kepemimpinan dan kekompakan tim yang dipandu langsung oleh Tim Sakinah Finance.
Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing kelompok mengenai produk-produk yang mereka hasilkan pada hari sebelumnya. Masing-masing kelompok bergantian maju kedepan untuk menjelaskan apa nama produk atau kreasi mereka, bagaimana cara membuatnya, bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan, biaya yang diperlukan untuk membuat produk tersebut, hingga berapa harga yang mereka tetapkan untuk produk yang mereka hasilkan. Masing-masing kelompok mempresentasikan produk mereka dengan cara yang unik, polos dan jenaka khas anak-anak seusia mereka yang  membuat seluruh dewan juri dan peserta yang lain tidak mampu menahan tawa.
Kemudian acara dilanjutkan dengan simulasi jual beli produk-produk yang mereka hasilkan. Masing-masing kelompok mengirimkan perwakilan mereka untuk mengisi stand jual beli yang bertugas untuk menawarkan (menjual) produk mereka agar mau dibeli oleh kelompok yang lainnya. Masing-masing kelompok mempunyai cara mereka masing-masing agar produk mereka terjual, bahkan ada yang memberikan promo-promo khusus pada produk mereka layaknya penjual profesional.
Akhirnya acara ditutup dengan pengumuman juara untuk produk-produk terbaik dan paling kreatif yang berhasil diciptakan anak-anak.
Ditemui selesai acara, Murniati menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengajarkan dan mengenalkan sedini mungkin mengenai ekonomi Islam, pengelolaan keuuangan dan menanamkan jiwa bisnis kepada anak-anak. “Acara ini ditujukan untuk mengajarkan dan mengenalkan sedini mungkin mengenai ekonomi islam, pengelolaan keuangan dan menanamkan jiwa bisnis terhadap anak-anak, dengan harapan mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki pengetahuan ekonomi Islam yang kuat, mahir dalam pengelolaan keuangan dan memiliki jiwa bisnis yang mantap dan mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan yang mampu memberdayakan masyarakat”, ujar Murniati.
“Kedepannya acara-acara seperti ini akan kami adakan di daerah-daerah lain agar mampu menginspirasi anak-anak lain diluar sana”. tutupnya.
Miftahul AnwarLPPM Tazkia Dukung Pengabdian Dosen
read more