Pelepasan Praktek Pengalaman Lapangan Program Studi Pendidikan Ekonomi Syariah

No comments

Pada hari Senin tanggal 26 Juli 2021 M yang betepatan dengan tanggal 16 Dzulhijjah bertempat di lobi kampus, Koordinator Program Studi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tazkia selaku Ketua Penyelenggara PPL Fakultas Tarbiyah 2021 melepas anak didiknya untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Angkatan perdana Program Studi Tadris IPS – Pendidikan Ekonomi Syariah.
Dalam Sambutanya ketua Penyelenggara (Asnan Purba) menyampaikan bahwasanya hanya Mahasiswa/wi yang bisa melaksanakan PPL adalah mahasiswa yang sudah masuk semester 6 atau 7 dan sudah mencapai lebih dari 100 sks dengan minimal IPK 2,7 dan lulus Mata kuliah Micro Teaching. Program PPL ini adalah program utama yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiwa dengan bobot 4 SKS dan program ini sebeagi bentuk aplikasi dan realisasi kompetensi Lulusan Prodi untuk menjadi Guru yang Professional dengan Praktek Pengalaman lapangan selama 2 bulan ditempat sekolah Praktek.

 

Dan yang terakhir kami tetap mengikuti protap ketat 5 M dan hasil swab antigen yang wajib negative sehingga bisa melaksanakan PPL, dan semoga menjadi program PPL Pertama dan terbaik untuk PPL* berikutnya. Disambung penyampaian pesan pesan oleh Dekan Fakultas Pendidikan yaitu Dr. Andang heryahya, M.Pd., M.PD.I beliau berpesan untuk seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PPL agar selalu berdoa kepada Allah SWT agar selalu didiberikan kekuatan dan Kesehatan selanjutnya mempersiapkan sebaik baiknya konten-konten materi yang akan disampaikan, merancang mendesain menyiapkan pola komunikasi sopan santun yang mencerminkan seorang muslim.
Semoga harapan dan cita -cita kita semua dimudahkan oleh Allah SWT dan bisa memberikan hal terbaik untuk diri kita, keluarga dan Pendidikan ekonomi Syariah di Indonesia

melvinaPelepasan Praktek Pengalaman Lapangan Program Studi Pendidikan Ekonomi Syariah
read more

IFTHOR ONLINE MERAIH ASA DIBULAN BERKAH: MENJADI MANUSIA SOSIAL BERKUALITAS Senin 19 Juli 2021 M / 9 Dzulhijjah 1442 H

No comments

Fakultas Tarbiyah melalui Prodi Tadris IPS Pendidikan Ekonomi Syariah bekerjasama dengan Humas Tazkia melaksanakan Ifthor Online dan Doa bersama menjelang waktu berbuka Puasa Sunnah Arafah. Acara ini digelar dengan tema Meraih Asa di Bulan Berkah: Menjadi Manusia Sosial Berkualitas.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Tarbiyah tentang pentingnya untuk banyak berdoa dan berikhtiyar dimasa pandemi ini agar seluruh program dan harapan tazkia bisa tercapai sesuai targetnya. Lalu dilanjutkan sambutan Bapak Mukhlis mewakili pihak yayasan yang sangat mengapresiasi kegiatan ini sekaligus memuji gerak cepat bu rektor dengan Gear 5nya.

Begitu juga Apresiasi dari Bunda Mirna selaku Pembina Yayasan dan Direktur Tazkia Global Islamic School dengan kegiatan ini juga berpesan tentang pentingnya konsep ISFI dimasa pandemi ini yaitu Ikhlas, Sabar, Fokus dan Istiqomah. Sementara Madam Ani selaku Rektor Tazkia dalam sambutannya mengajak seluruh civitas tazkia untuk berjihad dan berikhtiyar bersama mewujudkan cita-cita mulia tazkia tahun 2025.

Acara inti dilanjutkan dengan Tausiyah oleh ustad Asnan Purba dengan mengangkat tema pentingnya menjadi manusia sosial berkualitas dengan 9 karakter merujuk kepada surat Al Furqon 63-76. Lalu kegiatan ditutup dengan Doa Bersama dan Berbuka Secara Online dengan share menu bukaannya di group civitas tazkia.

 

melvinaIFTHOR ONLINE MERAIH ASA DIBULAN BERKAH: MENJADI MANUSIA SOSIAL BERKUALITAS Senin 19 Juli 2021 M / 9 Dzulhijjah 1442 H
read more

Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT. Bank Riau Kepri dan Institut Tazkia

No comments

Telah ditandatangani Nota Kesepahaman antara PT. Bank Riau Kepri dengan Institut Tazkia di Kantor Cabang Bank Riau Kepri Jakarta.

Acara penandatangan ini dilakukan oleh MA Soeharto selaku Direktur Dana dan Jasa Bank Riau Kepri dan Murniati Mukhlisin selaku Rektor IAI Tazkia serta juga disaksikan oleh Andi Buchari selaku Direktur Bank Riau Kepri.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan diskusi-diskusi yang dilakukan sebelumnya oleh Bank Riau Kepri dan Institut Tazkia.

 

 

Kemudian acara dilanjutkan dengan Talkshow online dengan tema “Menuju Konversi Penuh Syariah, Bank Riau Kepri melijit diawal 2021”, Narasumber dama Talksho ini adalah Rektor IAI Tazkia Murniati Mukhlisin dan Andi Buchari Direktur Utama Bank Riau Kepri.

Dalam Talkshow ini Murniati menanyakan, dalam krisis pandemi saat ini Bank Riau Kepri justru malah melijit,Menanggapi hal ini Andi menjawab “bahwa tentu kita prihatin atas kondisi pandemi saat ini. Namun, dengan izin Allah SWT Bank Riau Kepri mampu mengahasilkan kinerja dengan baik, ini berkat kerja keras dan juga kesolidan tim yang kita miliki.”

 

Andi juga mememohon doa untuk kelancaran konversi Bank Riau Kepri menuju syariah ” kita memohon doanya untuk kelancaran menuju syariah ini, harapannya semoga nanti syariah ini bisa menjadi kultur agar tidak hanya ‘ganti baju’ bahkan lebih jauh kita juga berharap ini menjadi way of life”.

 

 

Diakhir Murniati menyampaikan bahwa kita akan mendoakan dan mendukung Bank Riau Kepri menuju Syariah sepenuhnya “juga kita berharap setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini ada langkah-langkah sinergis yang bisa kita lakukan bersama agar harapan-harapan yang disampaikan Pak Andi bisa terealisasikan.”

diasmPenandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT. Bank Riau Kepri dan Institut Tazkia
read more

Aku dan Hafalanku

No comments

Disudut ruangan yang kosong itu, aku duduk menyendiri dengan Al-Quran yang ku genggam erat di tanganku. Aku lihat Al-Quran itu dengan seksama sambil menahan bendungan air mata. Pikiranku berkecamuk dengan hebat. Banyak pertanyaan yang terlintas di otakku, membuatku menjadi takut untuk memutuskan menjadi seorang hafidzah. Seketika dadaku mendadak menjadi sangat sesak dan tanpa disadari bendungan air mata yang tadinya kuat tertahan kini telah tumpah. Al-Quran yang ku genggam dengan erat kini telah basah akibat cucuran air mata. Aku menangis tersedu-sedu, lirih bibirku mengeluarkan pertanyaan yang membuat aku tidak yakin dengan diriku sendiri.

Ini adalah pengalaman pertama yang membuatku tak bisa menyimpan apa yang ku rasakan sendirian. Tempat mengaduku kala itu adalah Ibu. Aku ceritakan semua yang ku rasakan padanya dengan cucuran air mata yang begitu deras membasahi pipiku tanpa henti. Tetapi Ibu memberikanku motivasi luar biasa yang membuatku menjadi yakin bahwa aku mampu melewati semuanya. Ibu juga mengatakan padaku bahwa aku tidak sendiri dan Allah selalu bersamaku.

Tanpa aku sadari, air mata ibu juga mulai membasahi pipinya. Walaupun air mata itu bercucuran, tetapi Ibu tetap bisa memberikan senyum manis yang membuat hatiku tenang dan jiwaku yang berkecamuk menjadi damai. Ibu juga berhasil meyakinkanku untuk mencoba menghafal kitabullah tersebut. Memang sulit untuk  melewati setiap ujian yang datang terus menerus. Rasa ingin menyerah pun pernah datang tanpa kuundang. Tetapi setiap aku ingin menyerah, kata-kata indah ibu selalu tiba-tiba muncul di pikiranku dan membuatku kembali semangat.

Dan akhirnya yang awalnya aku hanya mencoba membaca  Al-Quran, kini aku belajar dengan intensif di kampus program Hafidznomics Institut Tazkia, menghafal Al-Quran malah menjadi candu untukku setiap saat. Yang dulunya aku rasa berat dan aku tak mampu, ternyata aku bisa. Kini rasa syukur selalu kuucapkan setiap sujud dikala aku shalat. Setiap kali tangan menengadah, lisanku selalu mengucapkan terimakasih pada Allah yang telah memberikan kesempatan kepadaku untuk menghafal ayat-ayat Nya di tempat yang sangat baik ini.

Meskipun saat ini hafalanku belum sebanyak teman-temanku yang lain, tetapi tidak ada rasa minder ataupun malu yang terbesit di benakku lagi. Aku selalu ingat dengan kata-kata “jangan pernah bandingkan dirimu dengan orang lain tetapi bandingkanlah dirimu yang sekarang dengan yang dahulu”. Tetapi bukan berarti juga aku lalai dengan hafalanku. Aku tetap terus berjuang dan berusaha semampuku karena aku yakin tidak ada usaha yang menghianati hasil. Aku pecaya bahwa setiap proses yang kita hadapi kelak hasilnya akan membuat kita rindu pada proses itu kembali.

Hal terberat yang aku rasakan selama aku menghafal Al-Quran sejauh ini adalah bagian muroja’ah. Masya Allah, ternyata mempertahankan itu lebih sulit daripada mendapatkan. Sehari saja hafalan yang sudah kita dapat tidak di murojaah, hafalan itu bakalan macet seperti kendaraan yang mudik. Nah, bayangkan kalau kita tidak murojaahnya berhari-hari. Hmmm Allahu A’lam hafalannya akan seperti apa. Jadi aku mengambil hikmah bahwa, selain menghafal, kita juga harus bisa meluangkan waktu kita untuk murojaah. Kalau kita bisa tekun melakukan hal itu, Insya Allah hafalan yang kita dapat bisa makin Mutqin (kuat).

Tanpa aku sadari, sudah hampir setahun aku kecanduan dengan menghafal kitabullah, aku sudah berada di semester kedua jenjang perkuliahan di Institut Tazkia, dan selama itu pula, aku selalu dekat dengan Al-Qur’an, sehingga hati rasanya menjadi damai dan tenang. Setiap masalah yang datang Insya Allah lebih mudah terselesaikan. Sebegitu indahnya rasa kecanduan menghafal Al-Quran. Apalagi jika kita menggap Al-Quran sebagai sahabat sejati kita.

Kalau kita sudah bisa menjadikan Al-Quran sebagai sahabat kita, pastinya tidak akan ada rasa bosan ataupun jenuh pada saat dekat dengannya. Tanpa kita duga, Allah akan selalu memberi solusi untuk setiap masalah yang sedang kita alami. Allah tidak akan pernah memberikan sesuatu yang sia-sia untuk hamba Nya, sungguh ini adalah hal yang sangat luar biasa harus aku syukuri.

Dulu, karena berfikir sulit maka aku menganggap hal itu tidak akan bisa aku lakukan. Ternyata aku salah. Aku harus mencoba hal itu dahulu baru aku bisa menyimpulkan bahwa aku bisa atau tidak. Kalau dalam melakukan sesuatu ada perasaan  sulit hingga membuat capek dan ingin berhenti, jangan pernah berhenti dahulu. Jangan buat dirimu nantinya menyesal. Karena sejatinya Allah ingin melihat kesungguhan dan proses yang sedang kamu lalui. Allah tidak akan pernah menguji hamba Nya diluar kemampuan hamba itu sendiri.

Untuk para penghafal Al-Quran, jangan menyerah ya. Yuk semangat terus. Aku, kamu dan kita semua pasti bisa melewati setiap ujian yang datang dari Allah. Tetaplah menghafal apapun keadaannya. Karena sekali lagi, proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Menangis boleh saja, tapi jangan sering-sering ya. Ada waktu untuk hapus air mata dan mulai kembali menghafal Al-Quran kita. Hafidzah 30 juz sedang menunggu kita, insya Allah.

Dan untuk teman-teman yang tertarik untuk menjalani kuliah sambil menghafal Al-Quran sepertiku, sekarang bisa ikut juga dengan mendaftar program Hafidznomic Institut Agama Islam Tazkia, Bogor. Nah, kabar gembiranya lagi, di kampus ini kita juga akan belajar Ekonomi Syariah. Masya Allah dapat ilmu dunia akhiratnya. Untuk jurusannya juga banyak pilihan dan cocok untuk milenial seperti. Jadi yuk teman-teman yang mau menghafal Al-Quran sambil kuliah, mari bergabung dengan kampus Institut Agama Islam Tazkia, Bogor.

Aku tunggu ya.

Oleh: Ardhita Fitri (Mahasiswi Hafidzpreneur IAI Tazkia Semester 2)

Editor: Aisyah As-Salafiyah (Muhafidzah Hafidzpreneur IAI Tazkia)

Rizqi ZakiyaAku dan Hafalanku
read more

Al-Qur’an Camp Institut Tazkia Resmi Dibuka!

No comments

Berbahagialah orang yang menjadikan al-Qur’an sebagai sebaik-baik sahabat. Setiap hari ia akrab dengan Kalam Rabb-nya. Membacanya, mengamalkannya, menghafalnya, mempelajarinya, bahkan mendakwahkannya. Ia menjadi sebaik-baik manusia sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik dari kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

Sering sudah kita mendengar keutamaan dan kemuliaan orang-orang yang senantiasa membersamai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupannya. Ada yang Allah mudahkan segala urusannya, ada yang Allah berkahi kehidupannya, ada yang Allah berikan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidupnya dan masih banyak cerita menakjubkan lain yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala tunjukkan kepada orang-orang yang senantiasa bersahabat dengan kalam Nya. Sehingga salah satu bentuk-nya begitu banyak orang-orang ingin menjadi penghafal Al-Qur’an karena keutamaannya baik itu untuk dunia maupun untuk akhirat, tapi sejatinya sungguh rugi jika hanya mengharapkan keuntungan dunia semata. Keberhasilan kita bersahabat dengan Al-Qur’an bukan dilihat dari seberapa banyak ayat yang telah kita hafal kan namun bagaimana dengan Al-Qur’an yang telah kita jaga bisa pula menjaga hati dan lisan kita sehingga bisa menegakkan Amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang yang beruntung.” (QS Al Imran ayat 104).

Salah satu upaya kampus Matrikulasi Tazkia ini yang diisi oleh mahasiswa dan mahasiswi program Hafidzpreneur adalah dengan program Qur’an Camp. Kegiatan ini berlangsung selama 2 bulan yang dimulai ketika awal juli dan baru diresmikan pada 21 juli 2021 oleh pimpinan program Hafidzpreneur sekaligus Direktur kampus Matrikulasi Tazkia yakni Ustadz Miftakhus Surur, M.Sc (FIN) dan berakhir pada bulan September 2021. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan hafalan dan pencapaian program hafalan bagi para Mahasiswa dan Mahasiswi Hafidzpreneur dan Hafidznomics Tazkia dan juga untuk mengisi kekosongan waktu sebelum masuk perkuliahan semester baru dengan memfokuskan diri untuk dekat dengan Al-Qur’an.

Dalam pembukaan program Ustadz Miftahkhus Surur menyampaikan nasihat yang sangat berkesan khususnya pagi para mahasiswa Hafidzpreneur dan Hafidznomics. Salah satunya bagi para Mahasiswa mereka harus punya skala prioritas dan satu kalimat yang sangat berkesan “tua itu pasti, dewasa itu pilihan”. Sudah berapa banyak orang yang tua tapi tidak dewasa? Baik dalam hal mengambil keputusan atau dalam hal yang sederhana yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Karena penelitian menunjukkan generasi millenial Indonesia mengalami percepatan Baligh dan perlambatan ‘Akil, hal yang sungguh sangat memprihatinkan. Tidak lain itu semua disebabkan oleh faktor media dan tontonan yang kurang edukatif serta pengaruh lingkungan serta teman yang kurang baik. Namun lain halnya di kampus Matrikulasi Tazkia yang diisi oleh para mahasiswa dan mahasiswi hafidzpreneur dan hafidznomics yang insyaAllah menjadi salah satu wasilah membentuk karakter dan lingkungan yang sangat mendukung dalam menghindari hal-hal yang kurang baik khususnya untuk para generasi muda.

Program ini diawali pada awal Juli 2021, usai liburan semester dan halaqoh yang cukup lama kurang lebih 1 bulan, ketika para mahasiswa kembali ke asrama mereka dikarantina untuk beberapa hari terlebih dahulu. Bukan hanya program karantina saja tapi selama proses karantina Mahasiswa dituntut untuk Tilawah Al-Qur’an 5 juz per hari sebagai upaya untuk memfasih kan kembali bacaan dan menambah kedekatan dengan Kitabul Karim selam 1 pekan Setelah karantina selesai, maka program selanjutnya yaitu pekan muraja’ah selama 2 pekan terhadap hafalan yang telah ada, masing-masing ada yang memiliki hafalan 3-5 juz 6-10 juz 11-15 juz bahkan 16-30 juz. Muraja’ah adalah kegiatan yang mengulang kembali tentang apa yang telah terjadi, namun yang paling identik adalah Muraja’ah Al-Qur’an. Kenapa tidak? Karena tidak ada hafalan tanpa Muraja’ah. Itulah sekarang yang tengah dilakukan oleh para hafidz dan hafidzah institut Tazkia tepatnya di kampus Matrikulasi.

MasyaAllah Tabarakallah, tapi seyogyanya bukan lah kita mengukur hanya dengan kuantitas semata namun kepada kualitas yang lebih utama. “Tidak peduli banyak atau sedikit yang telah kau hafal, yang penting harus disyukuri dan nikmati prosesnya tentunya dengan penuh semangat dan tanpa lelah berjuang, karena kelak kau akan beristirahat di surga Nya” begitulah yang saya dengar dari salah satu teman Halaqoh Al-Qur’an.

Terlihat sekali antusias teman-teman dalam memuraja’ah hafalan yang telah dimilikinya hingga larut malam bahkan di awal pagi.

Kegiatan ini terbagi menjadi 2 yakni halaqoh fardi dan halaqoh jamaah. Halaqoh fardi adalah proses para mahasiswa mempersiapkan muraja’ahnya untuk disetorkan kepada mara muhafidzah masing-masing atau dengan kata lain dikenal dengan kata Halaqah Mandiri waktunya dari jam 08:11 pagi dan dilanjutkan dengan maghrib sampai ba’da isya. Kemudian pada subuhnya sampai jam 7:30 pagi itu kegiatan Halaqoh jamaah subuh dan menyetorkan hafalannya untuk dikoreksi oleh Muhafidzah begitu juga pada waktu Ashar sampai jam 17:30.

Begitulah seterusnya setiap hari kegiatan ini berlangsung selama 2 pekan. Para mahasiswa dituntut untuk bisa membuat planning terhadap target untuk menyelesaikan muraja’ah hafalannya dalam 2 pekan. Setelah seluruh mahasiswa menyelesaikan Muraja’ah Hafalan Al-Qur’annya, baru mereka diizinkan untuk Menambah hafalan baru atau Ziyadah Al-Qur’an.

Dalam proses peresmian kegiatan Qur’an Camp ada 3 prinsip utama yang disampaikan oleh Ustad Miftakhus Surur kepada para Mahasiswa yakni pertama kemandirian yang menjadi pondasi kedewasaan seseorang, kedua kedisiplinan karena ini merupakan modal terbesar yang telah Allah swt. berikan kepada seluruh makhluk sudah berapa banyak yang berhasil karenanya dan juga sudah berapa banyak yang celaka karena–nya maka dari itu perlunya pendisiplinan waktu dan manajemen waktu yang baik, yang terakhir yaitu determinasi lebih sederhana ngotot dan gak mau nyerah untuk mendapatkan sesuatu disinilah prinsip kerja keras dan tanggung jawab serta tawakal berjalan.

Kegiatan Program Al-Qur’an Camp ini diisi dengan Penambahan hafalan Al-qur’an, Kegiatan muraja’ah Al-Qur’an, olah raga setiap pekan serta program Bahasa inggris setiap Jumat nya dan kegiatan tausiyah yang diisi oleh para Muhafidzah/Pembina dan juga teman-teman seangkatan yang tentunya sangat menginspirasi dan membuka pikiran. InsyaAllah kegiatan ini akan berlangsung sebelum memulai program perkuliahan dan diharapkan dengan kegiatan ini para mahasiswa bisa lebih memaknai kedekatan dengan Al-Qur’an dan kebersamaan dalam jamaah untuk mencapai tujuan yang sama sebagai salah satu bekal kelak bisa berkontribusi untuk umat dan dakwah ini.

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh” (QS. As-Saff Ayat 4)”.

“Sekarang, kalian sedang berjihad. Berjihad memperjuangkan 30 juz dan menjadi Hafidzpreneur dan Hfidznomics untuk kebangkitan ummat, Semangat Lillah”. Begitulah kata terakhir yang diucapkan oleh ustad Miftakhus Surur dalam kegiatan peresmian program Qur’an Camp.

InsyaAllah seperti itulah agenda yang akan dijalankan selama program Al-Qur’an Camp walau sejatinya para mahasiswa dan mahasiswi setiap harinya tidak terlepaskan dari Al- Al-Qur’an karena ada rasa tanggung jawab tersendiri yang muncul dalam diri terhadap apa yang sudah dipelajari dan sesuai dengan perkataan Abu Bakar Ash Shiddiq “Tanpa ilmu, amal tidak ada gunanya. Sedangkan ilmu tanpa amal adalah hal yang sia-sia.” Apalagi Al-Qur’an maka pastilah dijaga dengan segenap jiwa karena sakitnya tak terbantahkan jika sudah hilang dalam ingatan. InsyaAllah semoga dengan program ini bisa membentuk insan yang berakhlakul karimah serta kuat aqidahnya sesuai dengan 2 misi utama Rasulullah yakni penyempurnaan akhlak dan menguatkan aqidah yang berlandaskan qur’an dalam setiap langkah khususnya langkah untuk membersamai ummat langkah untuk membimbing dan memimpin umat tentunya tetap berkreativitas dengan berkahnya Al-qur’an. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni)

Kemudian setelah program Qur’an Camp selesai Kegiatan berjalan seperti normal, kuliah dan ngafal Al-Qur’an juga. Eiitss tapi muraajaahnya gak di tinggal begitu aja ya.. Yuk ada yang berani? dimana lagi kita disediakan lingkungan yang sangat kondusif untuk membentuk kembali generasi emas islam yang telah banyak punah? Jawabannya ya Kampus Tazkia di program Hafidzpreneur dan Hafidznomics.

#YukTazkia

#Yukperbaikidiri

 

Oleh: Mia Sari (Mahasiswi Hafidzpreneur IAI Tazkia Semester 2)

Editor: Aisyah As-Salafiyah (Muhafidzah Hafidzpreneur IAI Tazkia)

 

Rizqi ZakiyaAl-Qur’an Camp Institut Tazkia Resmi Dibuka!
read more

Institut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal

No comments

 

 

 

 

Pusat Studi Halal Tazkia atau lebih dikenal sebagai Halal Center Tazkia terus aktif dalam mendampingi UKM lokal utamanya di sekitar Jabodetabek sejak pertama kali berdiri. Didukung oleh BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia dan Bank Indonesia, Halal Center Tazkia berkomitmen untuk membantu para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal. Dan setelah melewati proses dan perjuangan yang cukup panjang, secara resmi BPJPH Kementerian Agama menerbitkan sertifikat halal bagi beberapa UKM binaan Tazkia. Hal itu adalah pencapaian yang cukup besar bagi IAI Tazkia sebagai perguruan tinggi yang berhasil mendampingi para UKM dalam sertifikat halal. Dan kegiatan tersebut terus berlanjut secara masif di tengah keterbatasan pandemi ini.

Sebagai rasa syukur atas keberhasilan para UKM dalam mendapatkan sertifikat halal, IAI Tazkia mengadakan ceremony serah-terima SH kepada para UKM binaan yang dilaksanakan melalui platform zoom pada Sabtu, 10 Juli 2021. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu kehormatan. Mulai dari Dr. Diana Yumanita selaku Deputi Direktur Departmen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, kepala BPJPH Kementerian Agama RI, Dr. H. Mastuki, M.Ag. Direktur Komersial PT. Sucofindo, Bpk. Darwin Abas, Kepala Bagian Sertifikasi Halal PT. Suconfindo, Bpk. Adisam ZN, Kepala Bagian UKM Kota Bogor, Bpk. R Medi Sandora dan para UKM binaan Tazkia.

Halal Center Tazkia adalah perguruan tinggi pertama yang berhasil mendampingi UKM dalam sertifikasi halal. Keberhasilan ini bukan semata dari pihak IAI Tazkia saja, namun didorong oleh dukungan dan bantuan Bank Indonesia, BPJPH Kementerian Agama, dan PT. Sucofindo sebagai mitra LPH (Lembaga Pemeriksa Halal) sebagaimana yang disampaikan oleh Rektor IAI Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Bahkan kepala BPJPH, Dr. H. Mastuki, M.Ag. merasa Halal Center Tazkia sudah sangat siap sebagai tim penyelia halal dan meminta agar memperluas cakupannya secara internasional terutama Australia.

“Bapak ibu sekalian para civitas akademika dari Institut Tazkia dan juga para penerima sertifikat halal, para pelaku usaha yang merupakan binaan dari Tazkia… Tazkia bisa bergandengan tangan juga dengan lembaga halal luar negeri atau halal sertifikasi terutama dari Australia yang banyak kawan-kawan kita Muslim”, Ucap Dr. H. Mastuki, M.Ag. dalam sambutannya.

Acara tersebut ditutup dengan simbolis serah terima sertifikat halal bagi delapan UKM binaan yang telah berhasil dan lolos pendaftaran sertifikasi halal. Dan hal serupa akan terus menyusul bagi UKM binaan Tazkia yang lain. Sertifikat halal yang diterimapun tampil berbeda, karena yang menerbitkan langsung adalah BPJPH Kemeterian Agama RI. Dengan logo garuda sebagai simbol resmi dokumen negara, kode seri guna mencegah duplikasi dokumen, nomor sertifikat yang diawali dengan kode ID sebagai tanda resmi diterbitkan langsung oleh negara, dan masa berlaku yang tercatat selama empat tahun. Bahkan pada serifikat tersebut terdapat QR khusus dari BPJPH untuk melacak keabsahan dari sertifikat halal tersebut. Tampilan model SH terbaru yang diterbitkan oleh BPJPH adalah seperti ini;

 

 

Dokumen-dokumen tersebut adalah sertifikat halal dari UKM binaan Tazkia yang lolos pendaftaran SH. Diantaranya adalah empat usaha di bidang minuman dan bahan minuman, yaitu Kunyit Asam Sri Katon 79 (No. ID00110000080450121), Tamkin Coffee – bubuk dan biji kopi khas Wangun Kabupaten Bogor (No. ID00110000080420121), Teh Tarik Jelly Tjap Tiga Daun (No. ID00110000080470121),  MB Sirup Markisa Bogor produksi Harisma Home Industri (No. ID00110000080460121). Kemudian dua usaha di bidang kue dan roti; Andien Cake milik mahasiswi aktif IAI Tazkia dibawah naungan inkubator bisnis IAI Tazkia (No. ID00110000080500121) dan Rini’s Cake (No. ID00110000080401220). Satu usaha di bidang rempah, bumbu dan kondimen khususnya sambal pecel merk SL SlamLil (No. ID00110000080490121) serta makanan kategori tumbuhan dan  produk tumbuhan olahan khas durian produksi Serba Duren Lezatoss (No. ID00120000080381220).

Pencapaian ini adalah awal dari perjuangan Halal Center Tazkia demi mencapai visinya menghalalkan UKM Indonesia. Seperti yang dikatakan Direktur Halal Center Tazkia, Dr. Indra, M.Si., “kami akan terus berkomitmen mendampingi UKM dalam mencapai sertifikasi halal”. IAI Tazkia pun tidak melepas para UKM setelah tersertifikasi halal. Direktur Halal Center Tazkia mengatakan bahwa produk-produk tersebut dapat dijual di Kantin Halal Tazkia yang berlokasi di dekat pintu keluar tol Sentul Selatan, tepatnya di Masjid Andalusia Islamic Center, Sentul City Bogor.  

melvinaInstitut Tazkia Sukses Dampingi Para UKM Hingga Terbit Sertifikat Halal
read more

Studi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta

No comments

Pada tanggal 7 Juli 2021 M pukul 09.30 WIB yang bertepatan dengan tanggal 27 Dzulqadah 1442 H Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Tazkia melakukan Studi Banding secara daring melalui aplikasi zoom dengan Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Acara ini merupakan salah satu program kerja Tadris IPS IAI Tazkia yaitu Bench Marking dan Studi Banding ke program studi Pendidikan IPS dan Tadris IPS dari kampus di Indonesia yang program studinya terakreditasi A. Acara ini sejatinya dilakukan secara offline tetapi karena meningkatnya kasus Corona di Indonesia dan PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali maka studi banding ini dilakukan secara virtual tanpa mengurangi kehikmatan dan esensi dari diselenggarakannya studi banding ini. Program Studi (Prodi) Tadris IPS IAI Tazkia yang diwakili oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi, Sekertaris Prodi dan beberapa dosen tetap Prodi Tadris IPS diterima dengan hangat oleh Kepala Program Studi dan Dosen dari Prodi Pendidikan IPS UNY. Acara ini dibuka oleh sambutan Dekan dan KPS Tadris IPS IAI Tazkia yang menjelaskan maksud dan tujuan studi banding Tadris IPS ke Pendidikan IPS ke UNY terkait PPL, KKL, Tugas Akhir/ Skripsi Online, Ujian Komprehensif, Tracer Alumni, Pengembangan Kualitas Lulusan dan Implementasi dari Kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan oleh di Prodi Pendidikan IPS UNY.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung secara dinamis antar dosen di kedua prodi. Di akhir acara Prodi Pendidikan IPS UNY sebagai Prodi IPS Pertama yang berdiri di Indonesia siap berkolaborasi dengan Tadris IPS IAI Tazkia dalam pengembangan Tridharma Perguruan tinggi yang akan disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) maupun Memorandum Of Understanding (MOU) Bekelanjutan di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian maupun Pengabdian Kepada Masyarakat. Serta pengembangan Laboratorium IPS baik Indoor maupun Outdoor serta Virtual Laboratorium yang sedang dikembangan oleh Prodi Pendidikan IPS. Dengan adanya Studi Banding dan Kerjasama Berkelanjutan ini diharapkan Prodi Tadris IPS bisa menambah Kreatifitas baik dari Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa sesuai dengan Motto Prodi Tadris yang selalu Aktif dalam bekerja, Kreatif dalam memulai hal barudi segala bidang, serta Amanah dalam Setiap pekerjaan yang dilakukan.

melvinaStudi Banding Tadris IPS Institut Agama Islam Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta
read more

Silaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

No comments

Pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 22 Dzulqadah 1442 H Program Studi Tadris IPS Institut Tazkia melakukan Kunjungan Silaturahim ke Program Studi IPS Universitas Negeri Jakarta melalu aplikasi zoom pada pukul 09.00 WIB. Rombongan Program Studi (Prodi) Tadris IPS Institut Tazkia yang diwakili oleh Koordinator Program Studi dan Sekertaris Program Studi Tadris IPS diterima oleh Kepala Prodi, Kepala Laboratorium dan GPJM Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahun Sosial Universitas Negeri Jakarta.

Silaturahim kali ini dilakukan secara daring seiring diberlakukkanya PPKM darurat di pulau jawa tanpa mengurangi esensi dan tujuan dilakukannya silaturahim ini dalam sambutannya Prodi Tadris IPS ingin belajar banyak dari Prodi Pendidikan IPS UNJ terkait PPL, KKN, dan Skripsi yang dilakukan secara daring serta pengembangan dan pelacakan alumni Pendidikan IPS yang sudah dilakukan di UNJ. Dari studi banding ini diharapkan terjalinnya kerjasama berkesinambungan terkait tridharma perguruan tinggi baik dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Prodi Pendidikan IPS UNJ yang saat ini di Ketuai oleh Dr. Desy Safitri mengatakan bahwa kerjasama ini dapat menjadi salah satu cara Perguruan Tinggi Khususnya Prodi Pendidikan IPS dan Tadris IPS untuk mensukseskan salah satu Program Kampus Merdeka. Prodi Pendidikan IPS UNJ siap menjadi Partner Kampus Merdeka dari Tadris IPS IAI Tazkia di banyak kegiatan baik di pertukaran Dosen maupun pertukaran mahasiswa. Dengan diadakannya Silaturahim Studi Banding ini diharapkan dapat bertukar pikiran serta menambah wawasan bagi Prodi Tadris IPS IAI Tazkia agar senantiasa Amanah dalam menajalankan Tridharma Perguruan Tinggi sesuai dengan motto di Program Studi Tadris IPS yaitu Aktif Kreatif dan Amanah.

 

melvinaSilaturahim Prodi Tadris IPS IAI Tazkia ke Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta
read more

Studi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

No comments

Program Studi Tadris IPS IAI Tazkia mengadakan Studi Banding ke Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang dilakukan secara online melalui aplikasi zoom pada hari kamis tanggal 1 Juli 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 21 Dzulqadah 1442 H. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan dari Fakultas Tarbiyah Tazkia dan Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu sosial UPI. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Dalam kunjungannya Prodi Tadris IPS IAI Tazkia bersilaturahim terkait beberapa hal penting mengenai prodi diantaranya terkait Pembelajaran daring, PPL online, Bimbingan Skripsi dan Tracer Alumni mahasiswa Pendidikan IPS di UPI. Rombongan Prodi Tadris IPS IAI Tazkia yang terdiri dari Dekan Fakultas Tarbiyah, Koordinator Program Studi Tadris IPS, Direktur LPPM dan Sekertaris Prodi Tadris IPS disambut oleh Dekan,Kepala Program Studi dan dosen dosen dari Pendidikan IPS UPI.


Pendidikan IPS UPI yang di ketuai oleh Dr. Dadang Sundawa,M.Pd. merupakan salah satu Prodi Pendidikan IPS di Indonesia yang memiliki Peringkat Akreditasi A. Di masa pandemi ini Prodi PIPS UPI melakukan pembelajaran daring yang terintegrasi dengan dikti melalui SPADA. Serta mengintegrasikan pendidikan dalam PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa) dan beberapa media yang mudah diakses secara daring. Dalam penerapan PPL (Program Pengalaman Lapangan) dan KKN (kuliah Kerja Nyata) Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti Peraturan dari Kampus baik dilakukan secara offline maupun secara online di masa pandemi ini. PIPS UPI yang berdiri dari tahun 2009 sudah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di segala bidang baik di pendidik (guru dan dosen), ASN di berbagai lembaga pemerintahan, lembaga Swasta, Entrepreneur dan banyak di bidang lainnya. Di akhir kegiatan Kaprodi IPS mengharapkan adanya kerjasama berkelanjutan antara Tadris IPS Institut Tazkia dengan pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia untuk keberlanjutan program dan juga sebagai salah satu agenda untuk mengembangkan Tridharma perguruan Tinggi baik di bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat khususnya di bidang Pendidikan Ilmu Sosial.

melvinaStudi Banding Online Tadris IPS IAI TAZKIA KE Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
read more

Koordinasi Dosen Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia

No comments

Pada Hari Selasa 29 Juni 2021 yang bertepatan dengan tanggal 19 Dzulqadah 1442 H Prodi Tadris mengadakan kegiatan Koordinasi Dosen Tetap Tadris IPS IAI Tazkia secara daring daring. acara ini dihadiri oleh seluruh dosen di Prodi Tadris IPS IAI TAZKIA. Acara ini dibuka oleh sambutan Dr. Andang Heryahya. M.Pd.M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa setiap agenda yang dilakukan Fakultas dapat menjadi momen ibadah. Dan juga dalam setiap kegiatan bekerja harus saling mengingatkan dan berdiskusi antar dosen di prodi serta tiap prodi harus bisa memetakan kebutuhan dosen agar optimal dalam memberikan pelayan kepada mahasiswa


Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipantik oleh Kaprodi Tadris IPS Asnan Purba,Lc.M.Pd.I. dalam paparannya acara koordinasi dosen ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester yang dihadiri oleh seluruh dosen di Prodi tadris IPS. Dalam agenda ini membahas beberapa bahasan terkait dinamika dan kegiatan di Prodi Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia diantaranya Evaluasi Konten E-Learning pada pembelajaran semester Genap 2020/2021, persiapan PPL bagi mahasiswa dan Dosen Pembimbing Latihan (DPL), Plotting Dosen untuk semester depan, Perkembangan Dosen Wali dan mahasiswa bimbingannya, serta diskusi beberapa program kerja yang berkaitan dengan LKPS yang merupakan acuan dalam Akreditasi program studi BANPT khususnya program kerja untuk semester ganjil 2021/2022. Dalam diskusi ini seluruh dosen prodi Tadris IPS IAI Tazkia berkomitmen untuk lebih menjadi dosen yang Aktif Kreatif Amanah dalam Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang merupakan Tridharma perguruan Tinggi sesuai dengan motto Prodi Tadris IPS IAI Tazkia

melvinaKoordinasi Dosen Tadris IPS Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia
read more