PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL UMKM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

No comments

Kerjasama Institut Agama Islam Tazkia dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi & UKM Provinsi Kalimantan Timur

🗓️ Kamis, 9 Desember 2021 M / 4 Jumadil Awal 1443 H
📍 UPTD Pelatihan Koperasi & UMKM Kalimantan Timur

Keynote Speaker :
Bapak H. Hadi Mulyadi, S.Ssi, M.Si
Wakil Gubernur Kalimantan Timur

Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc, CFP
Rektor Institut Agama Islam Tazkia

Narasumber :
🗣️ Nurizal Ismail, MA
“Dasar Dasar Halal & Perkembangan dan Regulasi Halal di Indonesia”

🗣️ Faried Kurnia Rahman, M.Sc (Fin)
Kriteria Sistem Jaminan Produk Halal bagi UMKM

Penyelenggara :
LPPM Institut Tazkia
Disperindakop Kalimantan Timur

☎️ 0821-1528-6212 (Fakhry Barly)

Follow Instagram:
@tazkiofficial
@pemprov.kaltim

Miftahul AnwarPELATIHAN DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL UMKM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
read more

AFSI Goes to Campus : “Landscape Fintech Syariah di Indonesia”…Daftar Sekarang Juga!!!

No comments

AFSI GOES TO CAMPUS

Mana nih Mahasiswa yang suka teknologi? Yuk pastikan ikut Webinar Fintech Syariah Indonesia.
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia mengadakan Webinar Keren Kawan, ikuti Agenda nya ya,,,🥳🥳🥳

dengan Tema Landscape Fintech Syariah di Indonesia

🧕Narasumber : Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP.
(Rektor Institut Agama Islam Tazkia)

Hari/Tanggal : Kamis, 9 Desember 2021 / 4 Jumadil Awal 1443 H
Pukul : 13.00 – 15.00
Zoom Link : https://bit.ly/WebinarAFSI-BFN2021

Link Pendaftaran : https://bit.ly/WebFintechAfsi

Organized by
AFSI in collaboration with Institut Agama Islam Tazkia

☎️ Hotline IAI Tazkia : 0821 84 800 600

Hormat Kami
Panitia Webinar AFSI

Miftahul AnwarAFSI Goes to Campus : “Landscape Fintech Syariah di Indonesia”…Daftar Sekarang Juga!!!
read more

Sharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021

No comments

Sebagai seorang mahasiswa yang sedang dalam proses menempuh pendidikan dan pembelajaran tentu sangat menginginkan hasil yang memuaskan selama proses menempuh pendidikan tersebut. Lulus dengan predikat cumlaude merupakan bentuk tertulis keberhasilan mahasiswa dalam pembelajarannya di perguruan tinggi. Cumlaude ini juga menjadi suatu kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi para Mahasiswa.

Pada kategori ini Institut Tazkia telah menetapkan wisudawan terbaik tepatnya pada hari rabu 27 November 2021 / 22 Robiul Akhir 1443 di Grand Ballroom Puri Begawan, Bogor. Pada momentum bersejarah ini, Institut Tazkia menobatkan gelar wisudawan terbaik umum dengan kategori IPK 4.00 diberikan kepada Aisyah As Salafiyah sebagai Mahasiswa Terbaik Umum dalam program studi Hukum Ekonomi Syariah. Selain IPK sempurna ternyata Aisyah juga merupakan Hafidzah 30 juz, maka Institut Tazkia memberikan bentuk apresiasi kepada Aisyah berupa hadiah umrah dan beasiswa S2 di Institut Tazkia.

Bisa belajar dan berbagi pengalaman langsung dengan wisudawan terbaik merupakan suatu momen yang berharga untuk para mahasiswa. Nah, pada kesempatan kali ini Club Science of Hafidzpreneur Akhwat bisa langsung bertatap muka dan sharing bareng ka Aisyah As Salafiyah. Selain seorang mahasiswa ka Aisyah ini juga Muhafidzah dalam program Hafidzpreneur Institut Tazkia, mahasiswa biasa memanggilnya Zah Aisyah. Zah Aisyah ini juga merupakan pembina dalam Club Science of Hafidzpreneur Akhwat.

Pada kesempatan tersebut ka Aisyah menyampaikan beberapa pesan yang patut dijadikan teladan dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

  1.       Niat

Perbaiki niat, perbaiki hati hanya untuk mencari ridho ilahi. Hakikatnya hal yang kita cari di dunia ini adalah ridho Allah. Bukan harta yang berlimpah, prestasi yang banyak tapi ridho Allah lah sepatutnya kita kejar. Bukan dunia, tapi akhirat yang semestinya menjadi tujuan akhir kita. jaga hubungan sama Allah, maka Allah akan menjaga hubungan kita dengan apapun. Dahulukan Allah, karena semua yang terjadi ini berdasarkan kehendak Allah. Kalau mau hidupnya menjadi mudah Maka jagalah hubungan dengan Allah mulai dari hal hal yang kecil. Iya, Gimana Allah mau memberi amanah yang besar, kalau terhadap amanah yang kecil aja masih lalai ?

Ketika niat telah kokoh maka tekad pun akan menjadi benteng terhadap permasalahan yang akan dihadapi. Dan apabila niat kita benar, apa sih hal yang mustahil bagi Allah? Bukannya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. Maka tidak bisa kita pungkiri lagi, niat menjadi tolak ukur utama dalam mencapai suatu keberhasilan.

  1.       Fokus pada bidang/passion

“Setiap dari kita punya bidangnya masing masing. Ka aisyah suka menulis, kalian ada yang suka melukis, publik speaking, main voli dan yang lain sebagainya. Tentunya kita juga akan memiliki kesuksesannya sendiri, Jadi fokus pada bidang kita masing masing dan berusaha kembangkan terus bidang itu”- tuturnya dalam sharing moment tersebut.

Benar sekali terkadang kita selalu mengukur diri kita dengan keberhasilan orang lain, sehingga kebanyakan dari kita susah menemukan bidang/passion masing-masing yang sebenarnya juga bisa memberikan nilai plus untuk diri kita dan melalui passion itu juga kita bisa menebar kebaikan untuk sesama.

  1.       Buat Jadwal harian

Ka Aisyah menyatakan bahwa beliau itu suka banget menyusun jadwal kegiatan sehari hari. Mulai dari yang pertahun, perbulan sampai perharinya. Bahkan kalau setiap jam itu sudah ada jadwalnya masing masing. Tapi pasti ada sebagian dari kita yang tidak suka dengan jadwal yang terlalu detail dan kadang sering kurang konsisten dalam menjalankan jadwal tersebut, boleh juga ikuti saran ini “Usahakan setiap waktu yang kita pakai itu untuk kegiatan yang bermanfaat. Tidak ada waktu yang terbuang sia sia”.

Intinya bangun kesadaran diri terhadap tanggung jawab dan menghargai waktu yang kita miliki saat ini dengan memanfaatkan dengan sebaik mungkin, karena waktu kita yang telah kita habiskan pun juga akan dipertanggungjawabkan nantinya. Banyak sudah kisah orang sukses yang mereka sangat memanfaatkan setiap detik waktu yang mereka miliki.

  1.       Selalu Merasa Bersyukur

Bersyukur dalam kondisi apapun, ketika diberi nikmat ataupun ujian. Karena kalau kita ga punya uang susah, banyak uang juga pusing. Jadi belajarlah menjadi pribadi yang merasa cukup terhadap nikmat yang Allah beri. Bersyukur atas apa yang telah dimiliki bukan berarti pasrah terhadap takdir Allah swt. tapi rasa syukur itu merupakan bentuk wujud terimakasih atas nikmat yang telah Allah swt. curahkan dalam hidup setiap hambanya yang jarang sekali kita sadari. Bahkan Allah telah membenarkannya dan tertulis dalam Al-Qur’anul Karim “Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”.( QS. Al-Baqarah [2] : 243)  tapi disisi lain Allah juga telah menjelaskan kabar gembira bagi mereka yang mampu bersyukur sesuai dengan firmannya “Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7). Jadi, yuk perbanyak syukur J walaupun kita sadar bakal banyak ujian yang akan dialami. Zah Aisyah berpesan “Dunia Ini Memang Tempat Ujian. Semakin lama kita hidup di dunia, tentunya ujian yang kita dapati akan semakin beragam. Dari mulai ujian kecil sampai yang besar. Ya itu tadi karena memang hidup ini untuk di uji, kalau mau beristirahat nanti ketika di surga.”

 

  1.       Istiqomah

Mempertahankan hal hal baik, mempertahankan kebiasaan baik, Ini perlu belajar dan bisa dimulai dari sekarang. Keberhasilan adalah buah keistiqomahan seseorang dalam perjalanannya. Memulai itu tidak susah, tapi mempertahankan itulah yang banyak tantangannya.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh ka Aisyah As Salafiyah dalam sesi sharing inspiration and motivation pada kesempatan kali itu. Penulispun teringat akan nasihat yang diberikan Zah Aisyah, beliau berucap “Kita sama-sama belajar, kita semua ingin menjadi sosok yang lebih baik menjadi muslimah yang yang sebenar-benarnya yang diinginkan Allah salah satunya dengan kita belajar bagaimana memperindah akhlak , belajar bagaimana agar tidak ada satu katapun dari lisan kita yang menyakiti sesama saudara, tidak ada satu pandangan pun yang mengarah pada sesuatu yang tidak dihalalkan. Mari kita bersama-sama belajar untuk memperdalam ilmu agama di mana keilmuan yang sangat diprioritaskan oleh Islam adalah keilmuan yang bersangkutan dengan ilmu agama, belajar bagaimana meneguhkan iman kita agar keyakinan kita pada kebenaran agama yang kita yakini sama sekali tidak diragukan itulah yang membuat kita tidak enggan untuk mengabdikan diri di jalan kebaikan supaya nantinya kita punya mindset asalkan untuk kepentingan agama kita tidak ragu untuk tampil yang pertama. kita juga belajar bagaimana memperluas pergaulan bukan menjadi pribadi yang nyaman dengan kesendirian mungkin kita semua bisa jadi ada yang introvert tapi kita bukan individualis tapi kita belajar untuk menjadi orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru mudah beradaptasi dengan siapapun”.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan acara makan-makan dan foto bareng Wisudawan sekaligus guru terbaik yang bisa dijadikan contoh dalam bertindak dan berucap. Barakallahu Fiik Ustazah Aisyah As Salafiyah.

Pada sesi acara salah satu mahasiswa menuliskan kesan dalam mengikuti kegiatan ini yaitu “MasyaAllah nikmat Allah hari ini, Sangat bermanfaat bagi kami semua yang hadir pada acara itu. Cerita dzah Aisyah sangat menginspirasi dan memotivasi. Saya sangat bersyukur berada bersama orang hebat seperti dzah Aisyah dan berkumpul bersama teman teman keren yang ambis seperti mereka mereka yang tergabung di klub sains ini”.

Dalam closing statement ka Aisyah menyampaikan “Kalau kita jaga hubungan kita dengan Allah maka Allah akan jaga hubungan kita dengan apapun itu. Jadikan tujuan kita adalah Akhirat. Jadilah orang yang elegan, bertutur kata baik, berperilaku baik, dan selalu menjadi orang orang yang berusaha memperbaiki diri”

MasyaAllah sekali ya kegiatannya, semoga bisa menjadi ibroh dan membuka wawasan baru serta memperbaiki iman dan mindset pribadi kita untuk bisa menjadi mahasiswa berkarakter pribadi muslim yang sebenar-benarnya muslim.

Semoga bermanfaat, Syukron Jazakumullah Khairan Katsir.

Mia Sari
Mahasiswi Hafizpreneur IAI Tazkia Angkatan 20

Rizqi ZakiyaSharing bersama Mahasiswi Wisudawati Terbaik 2021
read more

IAI TAZKIA JALIN KERJASAMA DENGAN BUPATI CIAMIS

No comments

Selasa, 16 November 2021 Rombongan Rektorat Institut Agama Islam Tazkia yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik (Andang Heryahya) didampingi oleh Stafsus Rektorat Bidang Kerjasama (Fakhry Barly) memenuhi undangan Bupati Kabupaten Ciamis untuk melakukan Audiensi Inisiasi kerjasama.

Pertemuan diawali dengan pemaparan presentasi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Tazkia (Andang Heryahya) mengenai program-program yang ditawarkan untuk dapat dilakukan kerjasama dengan Kabupaten Ciamis. Dalam presentasinya Andang Heryahya menampilkan portofolio kerjasama IAI Tazkia dengan berbagai Pemerintah Daerah skala Nasional maupun Internasional.

“Saya sebagai Putra Kabupaten Ciamis yang berkiprah di IAI Tazkia mendalami tentang Ekonomi Syariah, ingin sekali mengenalkan Ekonomi dan Keuangan Syariah di tanah kelahiran saya. Oleh karena itu pada memontum yang spesial ini saya berharap banyak Inisiasi kerjasama yang bisa kita lakukan demi menebar kebermanfaatan untuk masyarakat Kabupaten Ciamis”. Ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik, Andang Heryahya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis yang dipimpin oleh Kepala Bagian bidang Pemerintahan dan Kerjasama (Yayan MS) juga jajaran Kepala Dinas menyambut baik kehadiran IAI Tazkia di Kabupaten Ciamis.

“Kami sangat senang atas kepedulian IAI Tazkia terhadap masyarakat Ciamis untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Ciamis agar lebih dikenalkan dengan Ekonomi Syariah” ujar Yayan MS, Kabag Pemerintahan dan Kerjasama Kabupaten Ciamis.

“Ruang lingkup kerjasama yang ditawarkan oleh IAI Tazkia terhadap Pemerintahan Kabupaten Ciamis sejalan dengan Visi Bupati Ciamis yaitu mengembangkan sumber daya manusia dan memajukan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Ciamis” lengkapnya.

Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintahan Kabupaten Ciamis ada beberapa hal pembahasan diantaranya Kesepakatan Bersama Tridharma Perguruan Tinggi tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Rencananya, penandatangan Kesepakatan Bersama ini akan dilakukan secara ceremonial pada agenda Pelatihan Sertifikasi Halal yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan di Kabupaten Ciamis. Pada pelatihan ini akan dihadiri oleh Bupati Ciamis dan juga Rektor Institut Tazkia” ujar Fakhry Barly, Stafsus Rektorat Bidang Kerjasama Tazkia yang juga turut hadir pada pertemuan tersebut.

Miftahul AnwarIAI TAZKIA JALIN KERJASAMA DENGAN BUPATI CIAMIS
read more

Instiutut Tazkia Bangun Rusunawa

No comments

Institut Agama Islam Tazkia membangun rumah susun mahasiswa – Rusunawa (Tazkia University Apartment)  yang berlokasi di komplek kampus Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Peletakkan batu pertama (ground breaking) berlangsung Senin 15 November 2021. Dilakukan oleh Kepala Satker Penyediaan Perumahan Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahaan Rakyat (PUPR), disaksikan Ketua Dewan Pembina Institut Tazkia DR. H. Muhammad Safi’i Antonio M. Ec., Rektor Institut Tazkia Dr. Murniati  Mukhlisin, M.Acc dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya Muhammad Safi’i Antonio menjelaskan pembangunan rusunawa tersebut  melalui perjuangan yang panjang.

“Semula Tazkia hanya mendapat bantuan asrama untuk 2 lantai,” tutur Antonio.

Kemudian dia meminta tambahan  kepada Menteri PUPR  Ir. Mochamat Basoeki Hadimoeljono, yang kebetulan adalah jamaah umrohnya.

Antonio meminta tambahan karena kebutuhan asrama untuk mahasiswanya sangat banyak. Menteri  mengatakan kalau ingin ditambah harus menunggu beberapa tahun.  Karena anggarannya tidak bisa sekaligus tapi  multiyears.

“Saya katakan,  kami siap menunggu sampai kapan pun asal ditambah. Akhirnya berkat doa-doa dari seluruh warga kampus Tazkia dan usaha yang terus-menerus maka keinginan kami terwujud. Pembangunan asrama yang semula hanya 2 lantai,  alhamdulillah  menjadi 8 lantai dengan 40 kamar dan mampu menampung mahasiswa sebayak 400 orang,” tutur Antonio, yang disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan.

Pada kesempatan itu Safi’i Antonio menceritakan perjuangannya membangun Institut Tazkia di Sentul pada tahun 2005, yang penuh liku dan juga nekad.

Menurut Antonio , modalnya  hanya  25 juta rupiah. Padahal tanah yang akan dibeli luasnya  2,5 hektar.

“Ini jelas tidak masuk akal. Pengembang mana yang mau demikian?  Namun waktu itu  saya punya trik.  Saya tahu pengembang butuh masjid untuk meningkatkan penampilan dan nilai jual  kompleknya. Maka  saya katakan kepada pengembang,  saya akan bangun masjid  (masjid Andalusia-red) terlebih dahulu. Tetapi saya hanya bisa bayar  tahap awal (DP) Rp. 25 juta.. Alhamdulillah pengembang setuju,” kisah Antonio.

Sekarang masjid Andalusia merupakan masjid termegah di komplek Sentul, letaknya sangat strategis,  dan sangat dibutuhkan ummat. Dari jalan tol Jagorawi, masjid itu kelihatan sangat anggun dan menjadi ikon umat Islam.

Hafidz Quran

Sementara itu Rektor Institut Tazkia Murniati Mukhlisin menjelaskan, asrama mahasiswa itu nantinya akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengikuti program hafidz (hafal) Quran 30 juz.  Sementara mahasiswi di gedung lain.

Tiap tahun, lanjut Murniati, Institut Tazkia menerima sekitar 500 mahasiswa baru. Satu tahun pertama seluruh mahasiswa diwajibkan tinggal di asrama, tahun ke dua dan berikutnya boleh kos disekitar kampus.

“Tetapi untuk mahasiswa yang mengikuti program hafidz 30 juz harus tinggal di asrama sampai selesai, karena jadwalnya sangat ketat. Pagi-siang mereka kuliah seperti biasa, sore-malam  menghafal Quran.  Setahun mereka harus  hafal 10 juz. Jadi selama 3 tahun khatam. Sedangkan setahun  berikutnya untuk persiapan penyempurnaan sambil menyelesaikan kuliahnya,” terang Murniati, kepada wartawan.

Dijelaskan Murniati, ternyata mahasiwa yang cepat hafalan Qurannya, IPK juga tinggi. Ini menepis asumsi yang berkembang selama ini, yang mengatakan,  para penghafal itu  lemah di bidang akademik, terutama ilmu-ilmu eksak.

“Itu ternyata tidak benar. Kemampuan menghafal  linear dengan kemampuan akademiknya. Nilai matematika dan berhitungnya juga bagus.  Inilah salah satu keunggulan kampus Tazkia yang tidak ada di kampus lain,” tutur Murniati.

Pembangunan Rusunawa tersebut, lanjut Murniati, sangat menolong  kelancaran proses belajar-mengajar di kampusnya. Karena kebutuhan asrama bagi mahaiswanya terpenuhi. Sebelum ini mahasiswa yang mengikuti program hafidz 30 juz tersebut tidak bisa berkumpul di  satu asrama. Mereka tersebar di kampus Cilember dan kampus Daramaga.

“Mudah-mudahan pembangunan rusunawa ini selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan dengan baik,” tutupnya. (Melvina / parahyangan-post.com)

Miftahul AnwarInstiutut Tazkia Bangun Rusunawa
read more

Kementerian PUPR Akan Bangun Rusunawa untuk Mahasiswa Tazkia Penghafal Al-Qur’an

No comments

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai membangun Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) di Universitas Islam Tazkia, Bogor, pada Senin (15/11/2021).

Mulainya pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) dan disaksikan pimpinan Universitas Islam Tazkia dan Kementerian PUPR.

Ketua Yayasan atau CEO Tazkia Group, Muhammad Syafii Antonio, menyampaikan rasa syukurnya dengan dimulainya pembangunan rusunawa tersebut.

“Ini adalah momentum yang patut disyukuri, selama ini kami berdoa untuk penambahan bangunan untuk menyebarkan kebaikan dengan menyiapkan SDM (sumber daya manusia) dengan tingkat pengetahuan syariah yang tinggi,” ujar Syafii dalam sambutannya.

Pakar ekonomi syariah itu mengatakan bahwa Universitas Islam Tazkia memiliki program unggulan yang memadukan ilmu ekonomi Islam dengan hafalan Al-Qur’an.

“Jadi satu-satunya program sarjana ekonomi sekaligus penghafal Al-Qur’an hanya di Tazkia,” kata Syafii.

Rektor Tazkia Dr Murniati Mukhlisin menambahkan, dengan adanya sinergi tersebut diharapkan dapat menambah kemampuan untuk melayani umat untuk mencapai Indonesia sejahtera.

“Sekaligus dalam rangka mensukseskan program Presiden agar Indonesia ke depan menjadi pusat ekonomi syariah,” jelasnya.

Menurutnya, di rusunawa yang akan dibangun delapan lantai tersebut nantinya akan diisi oleh 400 mahasiswa penghafal Al-Qur’an.

“Warga rusunawa juga akan menjadi jamaah Masjid Andalusia yang lokasinya berdekatan. Akan selalu ada jamaah yang berbondong-bondong memakmurkan masjid sehingga ini akan membawa keberkahan,” kata Murniati.

Sementara itu, Kementerian PUPR diwakili oleh Dito Freakhim selaku Kepala Satker Penyediaan Perumahan Jawa Barat.

Kepada timnya, Dito meminta agar pembangunan rusunawa tersebut bisa lancar dan terjaga kualitasnya. Selain itu, ia juga berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

Selain melakukan groundbreaking, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud rasa syukur. Tak lupa proses pembangunan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan ayat suci Al-Qur’an untuk memohon kelancaran dan keberkahan. (Melvina / suaraisalam.id)

 

Miftahul AnwarKementerian PUPR Akan Bangun Rusunawa untuk Mahasiswa Tazkia Penghafal Al-Qur’an
read more

Rektor Tazkia : Awas Terlilit Hutang Seperti Serial Squid Game

No comments

https://rri.co.id/bogor/warta-bogor-kiwari/1249518/rektor-tazkia-awas-terlilit-hutang-seperti-serial-squid-game?nbframe=true

KBRN, Bogor :  Sejak diliris serentak di seluruh dunia pada tanggal 17 September 2021, serial drama survival Squid Game telah menarik jutaan penonton dan menjadi salah satu serial Netflix terlaris.

Diceritakan terdapat sekelompok orang yang ingin memperbaiki hidupnya dengan mendapatkan hadiah sebesar ₩45.6 miliar (US$38,7 juta) meskipun dengan mempertaruhkan diri mereka sendiri.Sejak viralnya serial ini, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian masyarakat.

Dimana pada serial ini mencerminkan bagaimana sejumlah orang bisa terlilit utang yang merebutkan harta instan dengan taruhan nyawa. Diceritakan pemicu utang muncul karena desakan berjudi, ditipu, gaji yang tidak dibayar, biaya anak sekolah, dan gengsi konsumsi.

Rektor Tazkia Murniati Mukhlisin mengatakan No free lunch man! Tidak ada makan siang gratis, jadi saat mudahnya berutang maka harus menanggung akibat dari utang tersebut yaitu membayarnya dengan cara apapun. Terutama utang konsumtif dengan riba maka bukan hanya utang pokok yang harus dibayar, tapi juga riba bunga berbunga yang semakin berlipat.

“Hingga lama-kelamaan “ghalabatid dayn” ini melilit dan menyesakkan pengutang.Saat ini dengan berkembangnya teknologi, berutang bisa menjadi lebih mudah,” ujarnya, Sabtu (6/11/2021).

Fasilitas-fasilitas market place untuk membayar nanti dibelakang atau iklan pinjol dengan syarat mudah menjadikan berutang bisa menjadi daya tarik luar biasa.

Bagaimana jika seorang mukmin sudah terlanjur terjerat utang? Apakah harus menyerah, kabur lari dari kewajiban membayar utang? Tidak! Utang dalam bentuk apapun tetap wajib dibayar bahkan dalam suatu hadits amalan seorang manusia akan ditangguhkan sampai dia membayar utang-utangnya. “Ruh seorang mukmin (yang sudah meninggal) terkatung-katung karena utangnya sampai utangnya dilunasi.” (HR. At Tirmidzi no. 1079, ia berkata, “(Hadits) hasan”, disahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Berikut adalah tips bagaimana merapikan administrasi utang dan cara menyelesaikannya:Berniat untuk menyelesaikannya dengan segera dengan cara melafazkan atau ikrar bersama dengan anggota keluarga, pasangan dan anak – anak.

Menurunkan gaya hidup dari yang berlebihan menjadi sederhana dan berhemat.

Memindahkan utang riba kepada transaksi akad syariah, bisa dilakukan dengan individu, koperasi atau bank syariah (takeover).

Meminta penghapusan bagian riba dari utang yang ada sebelumnya. Mengusulkan waktu yang lebih panjang (restrukturisasi) untuk pelunasan utang supaya tidak terlalu menjadi beban terlalu berat. Menjual aset yang ada dan mencari pekerjaan atau bisnis halal yang hasilnya dapat menutupi utang yang ada.Banyak sedekah dan berdoa.

Salah satu doa yang sangat baik dilantunkan setiap pagi dan petang yaitu: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia..” (HR. Abu Dawud)Selain menyuguhkan realita kehidupan berutang, serial ini juga memperlihatkan bagaimana Sebagian manusia yang mempunyai kelebihan harta bingung dengan bagaimana cara menghabiskan hartanya. Seperti yang dilakukan oleh pencipta permainan Squid Game ini, dan ia baru menyadari kekeliruan hidupnya sampai mendekati ajalnya.

Padahal banyak sekali hal kebaikan yang bisa dilakukan dengan harta seseorang jangan sampai kita disebut seperti yang difirmankan oleh Allah SWT dalam QS At-Takatsur (102): 1-2 yang artinya: “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur..” dan QS An-Nisa (4): 29 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, Jangan kamu memakan harta-harta saudaramu dengan cara yang batil, kecuali harta itu diperoleh dengan jalan dagang yang ada saling kerelaan dari antara kamu. Dan jangan kamu membunuh diri-diri kamu, karena sesungguhnya Allah Maha Pengasih kepadamu”.Berutang boleh? Berlebihan harta boleh? Apapun keadaan kita pada hari ini, akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak dengan harus menjawab empat pertanyaan, dan pada bagian harta ada dua sub pertanyaan: dari mana asal harta kita dan bagaimana kita habiskan: Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya.” (HR. Tirmidzi).

Oleh karena itu perlunya pengetahuan dalam bagaimana mengelola harta baik harta orang lain maupun kita sendiri baik pengelolaan harta saat terjadi defisit maupun surplus. Pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan secara Islami ini bisa didapatkan salah satunya dengan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Sakinah Finance. Rekamannya bisa didapatkan di berbagai media cetak atau tayangan. Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Miftahul AnwarRektor Tazkia : Awas Terlilit Hutang Seperti Serial Squid Game
read more

Monitoring Evaluasi Khusus dan Usulan Program 2021 Kopertais Wilayah II Jawa Barat di Institut Agama Islam Tazkia

No comments

Pada hari Kamis 4 November 2021/ 28 Rabiul Awal 1443 H, Institut Agama Islam Tazkia dikunjungi oleh Kopertais II Bandung untuk monitoring dan evaluasi perguruan tinggi. Monitoring dan Evaluasi ini di pimpin oleh Bapak Haji Suryana dan tim secara offline di kampus Institut Tazkia. Rapat dimulai dengan pembacaan doa dan kata sambutan dari Ibu Rektor Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin dan Pimpinan Yayasan Bapak Ir. Agus Siswanto.

Bapak Haji Suryana meng – evaluasi Institut Tazkia dengan meminta data Dosen dan sistem yang ada di Tazkia. Bapak Haji Suryana menilai sistem yang ada di kampus Institut Tazkia keren dan canggih yang dapat memfasilitasi pembelajaran di perguruan tinggi dengan baik. Ditambah lagi, Bapak Haji Suryana berkata akan mempromosikan sistem di Tazkia ke perguruan tinggi lain karena kagum nya beliau dengan sistem keuangan, sistem absen, dan sistem KPI atau penilaian karyawan yang ada di karyawan, beliau juga mengungkapkan Institut Tazkia adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Bogor yang sangat dibanggakan dan sangat direkomendasikan.

Bapak Haji Suryana berharap Institut Tazkia dapat terus meningkatkan sistem yang ada di perguruan tinggi dan meningkatkan kemampuan serta sertifikasi dosen. Beliau berharap dosen S2 yang ada di Tazkia untuk meningkatkan jenjang pendidikannya, dibanding Tazkia untuk merekruit dosen baru yang memiliki Pendidikan S3. Karena dosen S2 yang sudah ada di Tazkia dapat sama-sama membangun Institusi dengan para pimpinan Institusi yang ada.

Melvina SyahnumMonitoring Evaluasi Khusus dan Usulan Program 2021 Kopertais Wilayah II Jawa Barat di Institut Agama Islam Tazkia
read more

Beri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX

No comments

Selasa, 19 Oktober 2021, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. Mengundang Mahasiswa IAI Tazkia yang telah menorehkan prestasi kancah nasional dalam Temu Ilmiah Nasional XX 2021 yang diadakan secara daring oleh Universitas Diponegoro. IAI Tazkia Menjadi Juara di Berbagai Bidang yang dilombakan, mulai dri Olimpiade, Bisnis Plan, Essay, Poster dan berbagai cabang lomba lainnya.
Prestasi yang diraih Tazkia dalam even Nasional berkali-kali ditorehkan oleh mahasiswa. Hal ini menjadi kesyukuran bagi Pihak Tazkia namun lebih lanjut, Rektor IAI Tazkia yang lebih akrab disapa Madam Ani men-challange mahasiswa Tazkia untuk naik level ke tingkat yang lebih tinggi, tidak hanya puas dengan level Nasional tapi juga mentargetkan pencapaian global. Upaya sinergi dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan PPI Dunia yang menjadi wadah organisasi mahasiswa antar kampus dari berbagai Negara.
Pada kesempatan ini, hadir pula Kemahasiswaan IAI Tazkia, Arif Sumandar dan Rizqi Zakiya yang ikut menemani sekaligus memotivasi mahasiswa agar dapat mengejar pencapaian yang menjadi PR bagi mereka selanjutnya. Kemahasiswaan IAI Tazkia tahun ini mentargetkan 100 pencapaian Prestasi Mahasiswa dalam dan Luar Negeri. Dengan perahu Tazkia Juara sebagai wadah bagi pembekalan mahasiswa yang mengikuti lomba untuk menggapai juara dengan senior mereka sebagai mentor bagi mereka. Sinergi berbagai pihak menjadi strategi utama untuk mewujudkan target besar ini, tidak hanya dengan lingkaran organisasi mahasiswa, tapi juga himpunan mahasiswa jurusan, begitu juga alumni yang telah berkiprah di berbagai profesi di masyarakat.

Rizqi ZakiyaBeri Apresiasi, Rektor Undang Mahasiswa Juara Temilnas Fossei XX
read more

Bekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda

No comments

Bogor, 30 September 2021 / 22 Shafar 1443. Sentul city, Bogor. Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Inkubator Bisnis Institut Agama Islam Tazkia kembali mengadakan agenda rutin tahunan penguatan jiwa wirausaha muda mahasiswa melalui Agenda Seminar Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda (KWP) 2021.

Agenda dihadiri oleh Narasumber yang mumpuni di bidangnya dengan MC; Kang Fakhry Barly (Alumni Tazkia yang juga Terpilih Sebagai Duta Nasional Taman Nasional Gunung Halimun Salak) . Sambutan dari Kemenpora sampaikan oleh Drs. Imam Gunawan MAP selaku Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI.

Beliau memberikan motivasi untuk mengatur pola mindset kita, untuk selalu memiliki growth mindset, pola pikir bertumbuh optimis dan produktif.

Selain Bapak Drs. Imam Gunawan, Rektor IAI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP, juga menyampaikan keseriusan IAITazkia untuk menjadi Center of Excellent bagi Entrepreneur Muda yang juga menguasai Al Qur’an, seusai dengan program Hafidzpreneur yang serius dijalankan oleh IAI Tazkia bekerjasama dengan berbagai Pemerintah Daerah dalam Program Beasiswa Utusan Daerah masing-masing daerah.

Pada kesempatan ini, Hadir juga menyampaikan sharing motivasi bisnis Islami bapak Dr. H.M Asrorun Ni’am Sholeh, MA selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI. Beliau memberikan sharing betapa background seseorang tidak menjamin kegagalan atau kesuksesan nya di kemudian hari, tapi motivasi, kesungguhan untuk memberi solusi, juga pandai memanfaatkan kesempatan yang ada, akan membuat ia sukses di kemudian hari.

Selain berbagai narasumber yang dihadirkan dari Pihak Kemenpora, hadir pula Alumni Alumni terbaik Tazkia yang telah menggeluti dunia wirausaha; Bang Rikza Adhia Nada Rezki, S.E.I bersama Kk Ayu Noor Laela (Founder Salvina Hijab) dan Bang Tito Ikhsan Rozak, S.E. (CEO Monitor Plan). Keduanya menjadi narasumber dalam Talkshow “Bisnis Millenial di Era Digital” yang langsung dimoderatori oleh Direktur Inkubator Bisnis IAI Tazkia Dr. Nur Hendrasto, M.Si. CPC.

Dalam Talkshow ini kedua narasumber menyampaikan betapa jiwa wirausaha harus dibangun sejak dini, meskipun kadang dengan kondisi yang terdesak, sehingga muncul situasi “the power of kepepet” namun dapat juga dikembangkan dengan memiliki mentor yang tepat untuk menggali semua potensi kita juga belajar dari lingkungan kerja yang memiliki kemiripan dengan core bisnis yang akan kita kembangkan selanjutnya. Keduanya telah banyak membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk terbuka untuk alumni IAI Tazkia yang dapat bekerja sekaligus belajar membangun bisnis bersama mereka.

Kuliah ke-Wirausahaan Pemuda ini tidak hanya diisi dengan seminar, namun juga kesempatan untuk mengikuti seleksi pendanaan bisnis yang akan disponsori oleh Kemenpora jika lolos di sesi-sesi pemaparan bisnis model selanjutnya. Di akhir sesi, acara ini menghadirkan Arya Nurfauzi yang membawakan model wakafpreneur sebagai bentuk pengembangan model bisnis yang terintegrasi dengan wakaf.

Dengan kerjasama yang terus dijalin oleh Kemenpora dengan Kampus Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik Global IAI Tazkia, jiwa semangat bisnis mahasiswa semakin terasah dan potensi pertumbuhan bisnis muda di kalangan mahasiswa diharapkan meningkat drastis untuk berkontribusi membuka banyak kesempatan kerja sebagaimana Alumni-alumni Tazkia lainnya yang telah berkiprah besar dalam dunia wirausaha memberdayakan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan tentunya memegang teguh Value/Nilai Tazkia yang penuh integritas dan dedikasi tinggi untuk Agama, Nusa dan bangsa. (Rizqi Z & M. Anwar)

Miftahul AnwarBekerjasama dengan Kemenpora, Tazkia Adakan Seminar Kelas ke-Wirausahaan Pemuda
read more