Berita Terbaru

Perkuat Softskill Bisnis, Mahasiswa Hafizpreneur Mengikuti Pelatihan Pengembangan Produk

No comments

Kamis, 17 Desember 2020 / 2 Jumadil Awwal 1442 H. Dramaga, Bogor. Mahasiswa Program D3 Hafizpreneur mendapatkan materi praktik pengembangan produk untuk meningkatkan softskill Bisnis Mahasiswa. Dalam sesi ini, Mahasiswa dibimbing untuk menambahkan added value atau nilai tambah serta inovasi dari setiap produk yang dibuat sebelum dijual ke pasar.

Pelatihan ini diampu oleh Bu Farida selaku Dosen serta praktisi bisnis kuliner yang berpengalaman. Mahasiswa mengikuti pelatihan dengan antusias sebagai modal pengetahuan yang akan diimplementasikan seiring program Hafizpreneur yang mereka jalankan.

Dengan adanya pelatihan ini, Mahasiswa semakin siap menjadi pribadi hafiz yang memiliki kompetensi bisnis sesuai target Institut Tazkia, sehingga Mahasiswa yang memilih program ini akan menjawab tantangan masa depan untuk membawa nilai Al Qur’an dalam kehidupan dengan tetap mandiri dalam ekonomi membangun peradaban Islam rahmatan lil’alamiin.

Rizqi ZakiyaPerkuat Softskill Bisnis, Mahasiswa Hafizpreneur Mengikuti Pelatihan Pengembangan Produk
read more

BRI Finance Gandeng LPPM Tazkia Gelar Training Shariah Overview

No comments

BOGOR, 11 Desember 2020. BRI Finance bekerjasama dengan LPPM Tazkia sukses selenggarakan Shariah Overview Training. Sebanyak 8 sesi agenda terlaksana selama 2 hari rangkaian training (9/12/20 dan 11/12/20) dengan sistem daring pada hari pertama dan luring pada hari kedua.

Hari pertama training (9/12/2020/ 23 Rabiul Akhir 1442 H) didampingi oleh Aminah Nuriyah, M.E. dan dimulai sejak pukul 13:50. Sesi 1 disampaikan oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP dengan materi ‘Peta Industri Keuangan Syariah di Indonesia’, dilanjutkan sesi 2 oleh Dr. Luqyan Tamanni, M.Ec dengan materi ‘Pengantar Fiqh Muamalah dan Akad Pembiayaan Syariah’.

Sesi 3 dilaksanakan setelah Ashar, masih bersama Dr. Luqyan Tamanni, M.Ec dengan materi ‘Pengantar Fiqh Muamalah dan Akad Pembiayaan Syariah’, selanjutnya sesi 4 sebagai sesi terakhir di hari pertama dengan pembicara Dina Diana, M.Si, CFP dengan materi ‘Manajemen Risiko Syariah’.

Berbeda dengan hari pertama, hari kedua training (11/12/2020/ 25 Rabiul Akhir 1442 H) dilaksanakan secara luring di kantor BRI Finance dengan pendamping Nurizal Ismail, M.A. Rangkaian kegiatan dimulai oleh pembicara Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP yang mengisi materi sesi 5 dengan tema ‘Tata Kelola Syariah’ sekaligus sesi 6 dengan tema ‘Akuntansi Syariah’. Adapun sesi 7 dan 8 disampaikan berturut-turut oleh Dr. Mukhamad Yasid, M.Si dengan tema ‘Produk dan jasa pembiayaan syariah’.

Training dengan narasumber berbagai ahli di bidang ekonomi dan keuangan syariah ini mendapat perhatian serius dari para peserta yang terdiri dari berbagai unit kerja BRI Finance, dari mulai direktur, group head hingga junior staff. Dengan dilaksanakan training ini, para peserta dapat menimba ilmu keterampilan dibidang ekonomi dan keuangan syariah lebih dalam, Insya Allah.

Rizqi ZakiyaBRI Finance Gandeng LPPM Tazkia Gelar Training Shariah Overview
read more

Workshop Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) Go for SCOPUS

No comments

BOGOR, 11 Desember 2020. Direktur IRCE Tazkia, Dr. Mukhamad Yasid, M.Si membuka acara Workshop: Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) Go for SCOPUS yang berlangsung di Papyrus Tropical Hotel, Bogor, Kamis (10/12/2020/ 25 Rabiul Akhir 1442 H), dilanjutkan dengan opening speech oleh rektor Institut Agama Islam Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini terdiri 6 sesi dengan tema berbeda dan pembicara dari berbagai perguruan tinggi. Sesi 1 misalnya, penyampaian materi dengan tema ‘How to Publish your Research Paper in indexed Journal’ oleh editor in chief jurnal IIUM, Dr. Razali Haron. Kemudian sesi 2 agenda sharing session bertemakan ‘Journal Management’ bersama Aat Hidayat, M.Pd.I sebagai managing editor jurnal ADDIN IAIN Kudus, dengan dimoderatori oleh Nashr Akbar, M.Ec sebagai managing editor jurnal TIFBR.

Faried Kurnia Rahman, M.Sc (Fin) (Member of Editorial Board TIFBR) dan tim editor TIFBR tampil pada sesi ketiga yang membahas tentang ‘Milestone TIFBR to Scopus’. Beliau menjelaskan tentang rencana pemantapan pengelolaan jurnal TIFBR, peningkatan kualitas konten jurnal hingga kemudahan akses dan kontinuitas jurnal.

Pada hari kedua, sesi 4 dimulai dengan sharing session bersama editorial board of Qudus International Islamic Studies (QJIS) IAIN Kudus, Dr. Wahibur Rokhman dengan tema ‘Milestone for SCOPUS INDEXED’. Adapun sesi 5 diisi dengan agenda bedah artikel jurnal TIFBR oleh seluruh editorial board dan reviewer jurnal TIFBR dengan dipimpin oleh Ries Wulandari, MSi selaku managing editor jurnal TIFBR.

Sesi terakhir yakni sesi 6 merupakan finalisasi Milestone TIFBR Go For Scopus sebagai agenda puncak workshop ini yang ditetapkan oleh Dr. Luqyan Tamanni, M.Ec, sebagai bentuk ikhtiar mewujudkan jurnal TIFBR menuju jurnal internasional terindeks  Scopus dan Thomson Reuters.

Acara dimulai pada hari pertama pukul 08.00 WIB dengan registrasi dan ramah tamah, lalu dibuka oleh MC, Fakhry Barly Ramadhani, SE, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian agenda utama selama dua hari dan ditutup pada hari kedua (11/12/2020/ 26 Rabiul Akhir 1442 H) pada pukul 16.00.

Rizqi ZakiyaWorkshop Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) Go for SCOPUS
read more

Webinar IKA Tazkia: Alumni IAI Tazkia Berbicara Tentang Keuangan Mikro Syariah

No comments

BOGOR, 12 Desember 2020. Ikatan Alumni (AKA) Tazkia didukung oleh Alumni Career Development Center, Tazkia menggelar webinar Keuangan Mikro Syariah via aplikasi Zoom, Sabtu, (12/12/2020/ 26 Rabiul Akhir 1442 H).

Mewabahnya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 berdampak pada lembaga keuangan mikro syariah. Oleh karenanya, keuangan mikro harus mampu belajar beradaptasi dengan situasi yang terjadi. Webinar menghadirkan pembicara para akadamisi dan praktisi di bidang keuangan mikro syariah dengan dipandu oleh Nurizal Ismail, M.A selaku moderator.

Pemateri pertama yaitu Abdussalam ME, Manager Keuangan KSPPS BMT UGT Sidogiri. Beliau mengatakan bahwa koperasi dan lembaga keuangan mikro syariah harus terus mengimbangi kemajuan teknologi keuangan, agar tidak terancam dengan berbagai inovasi teknologi finansial konvensional. Hal ini sejalan dengan penyampaian pemateri kedua, Abdul Haris ME sebagai manager Tazkia Islamic Microfinance, Baytu Tamkin Tazkia Madani (BTTM). Menurutnya, lembaga keuangan mikro syariah berperan penting dalam memberikan pembiayaan usaha yang sangat kecil, bahkan dimulai dari nol, sehingga lebih banyak diwarnai kegiatan sosial dibandingkan komersil.

Materi ketiga disampaikan oleh Fiqih Afriadi, S.E.I,. M.E.Sy, dosen Tetap Universitas Pamulang yang menjelaskan tentang perkembangan penelitian mikro, dimana banyak penelitian keuangan mikro yang berasal dari Indonesia. Meski sitasinya masih sedikit, namun dari sisi lembaga keuangan Islam, tema ini masih menarik dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Dengan dilaksanakannya webinar ini, diharapkan mampu mendorong seluruh akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang keuangan mikro syariah di Indonesia agar mampu mengembangkan berbagai inovasi dan mengoptimalisasi perannya agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

(Aisyah As-Salafiyah)

Rizqi ZakiyaWebinar IKA Tazkia: Alumni IAI Tazkia Berbicara Tentang Keuangan Mikro Syariah
read more

IAIN Surakarta Jalin Kerjasama dengan IAI Tazkia

No comments

Jumat, 11 Desember 2020/25 Rabi’ul Akhir 1442 H, IAI Tazkia menerima kunjungan dari Rektor IAIN Surakarta, Prof. Dr. Mudofir, M.Pd yang didampingi oleh Wakil Rektor 1, Dr. Imam Makruf, M.Pd dan Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, Pudji Rahardjo Rudi Hartono, AKS. Pimpinan IAIN Surakarta disambut langsung oleh Rektor IAI Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc., CFP. Dalam pertemuan tersebut, Rektor IAI Tazkia didampingi oleh Wakil Rektor 1, Dr. Andang Heryahya, M.Pd., Dekan FEBI, Dr. Afif Zaerofi, MM, Kaprodi Akuntansi Syariah, Grandis Imamahendra, M.Sc (Acc) dan Kabag Humas, Melvina Syahnum Lubis, M.E.Sy.

Dr. Murniati, dalam sambutannya, bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan dari Rektor IAIN Surakarta, yang dianggapnya seperti kakak yang mengunjungi adiknya. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Murniati menggambarkan Visi dan Misi IAI Tazkia dan bagaimana strategi IAI Tazkia untuk mencapai Visi dan Misi tersebut. Prof. Mudofir, dalam sambutannya, mengapresiasi strategi yang dilakukan Tazkia dan mendorong untuk dikembangkan gerakan philantropy Islam. “Jika gerakan philantropy Islam dapat dilakukan secara massif, saya yakin akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Dan saya yakin, Tazkia mampu melakukannya”, imbuhnya.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi antar pimpinan. Diskusi berlangsung secara hangat membahas pelaksanaan kampus merdeka, sistem pengajaran di masa pandemi dan program pembinaan kemahasiswaan. Di akhir sesi, kedua pimpinan bersepakat untuk melakukan kerjasama dibidang pengajaran, penelitian dan pengabdian. (AZ)

Miftahul AnwarIAIN Surakarta Jalin Kerjasama dengan IAI Tazkia
read more

Open House Magister Akuntansi Syariah IAI Tazkia Hadirkan Dr. Oni Sahroni Bahas Fiqh Philanthropy

No comments

BOGOR, 5 Desember 2020/ 20 Rabiul Akhir 1442 H – Magister Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Tazkia mengadakan open house secara daring (5/12/2020). Kegiatan ini merupakan pembukaan program magister akuntansi syariah dengan mengadakan webinar yang mengangkat tema ‘Fiqh Philanthropy’.

“Akuntansi syariah perlu dibentuk pedoman maqashid syariahnya, sehingga diperlukan adanya para ahli akuntansi di level pascasarjana untuk mengkaji lebih dalam pendekatan syariah,” ujar Rektor Institut Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, dalam sambutannya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Sugiyarti Fatma Laela, M.Buss. Acc., CMA. CIBA., selaku ketua program studi magister akuntansi syariah IAI Tazkia, “Kita berusaha mempelajari konsep akuntansi syariah sedetail mungkin, karena konsep etika haruslah dilandasi dengan halal, dan sudah pasti harus tahu ilmu fikihnya. Bagaimana agar profitnya halal, pencatatannya betul, dan mengetahui konsep fiqh filantropi agar berkah, Insya Allah.”

Beliau juga mengatakan bahwa program magister akuntansi syariah IAI Tazkia telah mendapat izin operasional sejak bulan Mei 2020 sebagai program magister akuntansi syariah pertama di bawah Kementrian Agama RI, kemudian resmi dibuka angkatan pertama pada september 2020.

Fikih Filantropi

Materi utama disampaikan oleh Dr. Oni Sahroni, M.A. Beliau menyampaikan bahwa diantara syarat kepatuhan syariah adalah: (1) Bebas dari transaksi terlarang, (2) Sesuai akad syariah, (3) Sesuai dengan etika/adab Islam.

Akad, dalam transaksi syariah ini ada 2 kelompok, yaitu kelompok filantropi dan kelompok bisnis. ZIS (Zakat, Infak dan Shadaqah) sendiri masuk dalam kategori filantropi yang beratti tidak ada kompensasi materil dan hanya berharap pahala dari Allah.

ZIS ini, menurut beliau, memiliki kesamaan yaitu sama-sama merupakan donasi sosial. Pembedanya adalah dalam hukumnya dan peruntukannya, dimana zakat hukumnya wajib berskala rukun, adapun infak dan shadaqah memiliki hukum Sunnah. Peruntukan ZIS adalah seluruh donasi yang terkumpul, namun ada filantropi yang peruntukannya hanya manfaatnya saja, yaitu wakaf.

Banyak hikmah dari ZISWAF, selain berupa dana sosial bersifat charity, dapat juga dilakukan pemberdayaan ekonomi dalam rangka mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat.

Filantropi secara online diperbolehkan untuk dilakukan, terkait degan ijab qobul, dalam donasi sosial tidak wajib qobul, adapun tentang serah terima, meski dilakukan secara non fisik namun yang penting adalah perpindahan kepemilikannya.

Urgensi Akuntansi Syariah

Dr. Oni Sahroni, M.A. juga mengapresiasi para akademisi di IAI Tazkia yang konsen dalam mendalami akuntansi syariah, “Akuntansi syariah telah sesuai dengan 3 syarat kepatuhan syariah, dari mulai bebas transaksi terlarang, sesuai akad syariah, hingga sesuai dengan etika, Insya Allah.”

Beliau juga menyatakan bahwa sebagian ulama juga telah menyatakan bahwa pencatatan utang piutang hukumnya wajib, sehingga perlu adanya para ahli di bidang akuntansi syariah.

“Akuntansi syariah bukan hanya berbicara tentang angka, tapi tidak terlepas dari value untuk menciptakan kemaslahatan,” tambah Dr. Sugiyarti Fatma Laela, M.Buss. Acc., CMA. CIBA., sebagaimana disampaikan dalam video profil program magister akuntansi syariah IAI Tazkia.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00-11.00 WIB secara daring melalui platform Zoom tersebut dimoderatori oleh Ahmad Levi Fachrul Avivy sebagai salah satu dosen magister akuntansi syariah IAI Tazkia dan dihadiri oleh para ahli akuntansi syariah, civitas akademika IAI Tazkia dan masyarakat umum dengan lebih dari 90 partisipan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan dorprize dan kuis dari panitia. (Ais/Humas)

Miftahul AnwarOpen House Magister Akuntansi Syariah IAI Tazkia Hadirkan Dr. Oni Sahroni Bahas Fiqh Philanthropy
read more

Inkubator Bisnis Tazkia Kembangkan Jiwa Wirausaha Alumni 

No comments

Kewirausahaan merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Tazkia agar bisa belajar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. IAI Tazkia bersama dengan Unit Inkubator Bisnis,Ikatan Alumni Tazkia serta Alumni & Career Development Center ( CDC) Tazkia secara komprehensif mengembangkan kegiatan dan komunitas yang bergerak di bidang kewirausahaan sehingga Alumni & mahasiswa IAI Tazkia  kelak dapat menjadi wirausahawan handal dimasa depan.Kalian anak muda yang aktif, enerjik dan tertarik untuk mandiri secara finansial? Jika iya, Institut Tazkia Inkubator Bisnis memiliki berbagai kegiatan untuk mendukung passion dan minat kalian di bidang kewirausahaan. Tak usah takut ketinggalan, disini kalian akan belajar bersama mahasiswa lain yang juga ingin memulai dan mengembangkan usahanya melalui berbagai media dan tentunya didampingi oleh senior-senior berpengalaman dan orang-orang yang berkompeten. Di IAI Tazkia sendiri terdapat Unit Inkubator Bisnis yang bisa kalian ikuti.

Mengambil tema Sinergi Bersama Membawa Kebaikan Untuk Semua,Inkubator Bisnis Tazkia yang diketuai Bapak Nur Hendrasto dan Kepala Kemahasiswaan, Rizki Zakiya mengadakan Gathering Komunitas Bisnis Mahasiswa & Alumni Tazkia di Rumah Kedua Coffe Shop,Cimanggu,Bogor pada Selasa Siang 1 Des 2020. Kegiatan yang dihadiri puluhan Alumni & Mahasiswa yang memiliki usaha kluster kuliner diantaranya Ismail Akbar owner Ulbid,Hanif M owner Rumah Kedua Coffe Shop,M.Haniful Amin manajer produksi Pancong Kujang.

Harapan Direktur Inkubator Bisnis Tazkia dengan diadakannya acara gathering alumni,komunitas ini akan menjadi pendamping bisnis mahasiswa dan alumni untuk berkembang lebih baik bersinergi dengan Inkubator Bisnis Tazkia. Bahkan dari Bagian Kemahasiswaan & Alumni Institut Tazkia mendukung penuh program bisnis Mahasiswa agar menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. (Uus/Humas)

Miftahul AnwarInkubator Bisnis Tazkia Kembangkan Jiwa Wirausaha Alumni 
read more

Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021

No comments

BOGOR, 27 November 2020. Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021 diselenggarakan hari ini mulai pukul 10.00 s.d 11.30 WIB di Ruang Internasional lantai 3, Kampus Institut Tazkia, Sentul. Acara ini bersamaan dengan kegiatan Tracer Study Alumni Program 5000 Doktor Luar Negeri, dimana Rektor IAI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin M.Acc, CFP sebagai salah satu alumni. Penyelenggaraan sosialisasi ini dilaksanakan secara offline dan online (zoom) dan dihadiri oleh Ibu Yeni Ratna Yuningsih, S.Ag., MA., P.hD. (Koordinator Project Management Unit wilayah Timur Tengah dan Asia), Ibu Dr. Yuli Yasin, MA. (Manager Project Management Unit 5000 doktor), dan Bapak Sahuri (PMU 5000 Doktor/Penanggungjawab Pencairan Beasiswa). Kegiatan ini dihadiri dosen dan alumni Pascasarjana Tazkia.

Acara sosialisasi ini merupakan salah satu program pengembangan karir dosen yang secara periodik menjadi agenda Bagian SDM IAI Tazkia. Pembukaan acara dilakukan oleh Bapak Prima Ema Delta M.PSi selaku Kepala Bagian SDM, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Tazkia. Rektor Tazkia menyampaikan bahwa program ini sangat dinantikan oleh para dosen di seluruh Indonesia terutama dosen-dosen IAI Tazkia. Harapan Ibu Rektor atas sosialisasi ini yaitu agar dosen-dosen di Tazkia well informed langsung dari sumbernya dan lebih termotivasi untuk berlomba-lomba mengikuti program 5000 doktor.

Ibu Yeni memaparkan bahwa mayoritas dosen di kalangan PTKI memiliki gelar S2 (83%), maka perlu untuk terus meningkatkan kualitas PTKI untuk pengakuan global dan daya saing lingkup ASEAN melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan PTKI. Program doktor ini diresmikan pada tahun 2014 oleh Presiden RI Joko Widodo, dan mulai dibentuk PMU 5000 Doktor pada November 2016. Saat ini merupakan awal fase kedua untuk kegiatan beasiswa 5000 doktor.

Dalam presentasi panelnya, Ibu Yuli menyampaikan bahwa skema bantuan Studi S3 Program 5000 Doktor Luar Negeri yaitu skema reguler, kerjasama, dan skema IMD (Integrated Master-Doctor). Adapun persyaratan untuk mengikuti program 5000 doktor dapat diakses melalui website resmi Kemenag RI (scholarship.kemenag.go.id). Alur proses penerimaan beasiswa dimulai dari mengisi dokumen ke website (online), seleksi tahap 1 (administratif), seleksi tahap 2 (akademik), persiapan bahasa dan akademik, orientasi pra keberangkatan sampai pada masa studi. Selain itu, terdapat juga list partnership kerjasama luar negeri dapat diakses melalui morascholarship@kemenag.go.id.

 

By : Shofi A.M

Miftahul AnwarInstitut Agama Islam (IAI) Tazkia Selenggarakan Sosialisasi Program 5000 Doktor Mora Scholarship Kementerian Agama RI Periode 2021
read more

Institut Tazkia Sukses Selenggarakan 8th ASEAN International Conference on Islamic Finance (AICIF) 2020

No comments

BOGOR, 27 November 2020. 8th ASEAN International Conference on Islamic Finance (AICIF) telah sukses terselenggara pada tanggal 24 hingga 26 November 2020. Penyelenggaraan 8th AICIF merupakan wadah bertukar pikiran, ide serta gagasan dari berbagai perguruan tinggi negara-negara ASEAN yang bergerak di bidang keuangan syariah. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi lahirnya inovasi untuk pemulihan keuangan syariah global dan membangkitkan optimisme bagi pelaku keuangan syariah terutama di wilayah ASEAN.

Di tahun ini, 8th AICIF 2020 mengusung tema “Islamic Finance’s Contribution to Sustainable Human Development in ASEAN”. 8th AICIF 2020 merupakan kegiatan keuangan syariah internasional yang dihadiri oleh para ahli dan pakar keuangan syariah dari berbagai perguruan tinggi di ASEAN.

Penyelenggaraan 8th AICIF 2020 dilakukan dengan serangkaian kegiatan yang dimulai dengan pembukaan pada 24 November 2020 oleh Assoc. Prof. Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec (Ketua Yayasan Tazkia Cendekia yang menaungi Institut Tazkia), Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc (Rektor Institut Tazkia) dan Prof. Al Makin, MA, Ph.D (Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Assoc. Prof. Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec. mengatakan bahwa kegiatan 8th AICIF 2020 ini adalah wujud peran negara-negara ASEAN dalam upaya untuk menciptakan pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan dengan strategi triangle of success (segitiga kesuksesan).

Saat puncak acara, 8th AICIF 2020 menghadirkan berbagai kegiatan, seperti webinar panel bersama para pakar keuangan syariah, kolokium dan konferensi virtual, rector’s talk, hingga kompetisi video ekonomi syariah.

Tahun ini, gelaran 8th AICIF 2020 dihadiri oleh lebih dari dari 300 partisipan dan 100 presenter konferensi. Selain, sejumlah pihak yang terlibat diantaranya perwakilan dari International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE), International Islamic University Malaysia, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam, Mindanao State University Filipina dan Universitas Darussalam Gontor.

Acara penutupan 8th AICIF 2020 dilaksanakan pada 26 November 2020 oleh Nurizal Ismail selaku ketua panitia, kemudian pengumuman pemenang kompetisi video yang dimenangkan oleh Institut Tazkia dan Universitas Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam sebagai runner up.

Selain itu diumumkan pula paper terbaik 8th AICIF 2020; (1) Ken Sudarti, Olivia Fachrunnisa (UNISSULA), (2) Nur Amirah Mohd Razin, Romzie Rosman (IIUM), (3) Bandar Mohammed Saif, Ashurov Sharofuddin, Razali Haron (IIUM), (4) M. Alfan Rumasukun, Ahmad Lukman Nugraha (UNIDA), (5) Assoc. Prof. Dr. Salina Kasim, Prof. Dr. Engku Rabiah Adawiah Engku Ali, Dr. Syed Marwan Mujahid Syed Azman, Dr. Roziha Che Haron, Norizan Satar (IIUM), (6) Abdul Qoyum, Hadri Kusuma, Ibnu Qizam (UIN SUKA), (7) Erlina Dewi, Endah Amaliyah, Sri Hartono (UNISSULA)

Dengan diberikannya penghargaan tersebut, diharapkan dapat menjadi apresiasi bagi para partisipan yang mendapatkannya dan motivasi agar lebih semangat berkontribusi untuk keuangan syariah yang lebih baik. 8th AICIF 2020 diakhiri dengan doa serta sesi foto bersama.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Sukses Selenggarakan 8th ASEAN International Conference on Islamic Finance (AICIF) 2020
read more