Berita Terbaru

Institut Tazkia Adakan Workshop Pengayaan SIstem Informasi Perpustakaan Dengan RFID

No comments


Rabu 18 September 2019, Bagian Perpustakaan Institut Tazkia mengadakan Workshop  Pengayaan Sistem Informasi Perpustakaan dengan RFID.

Workshop yang dihadiri oleh perwakilan sekolah dan kampus se-jabodetabek ini ditujukan untuk mendorong perpustakaan universitas, sekolah dan balai penelitian menggunakan teknologi RFID yang diterapkan dalam sistem informasi perpustkaan SLiMS.

Erus Effendi selaku pembicara menyampaikan bahwa sistem RFID ini memiliki manfaat dan keunggulan yang jauh lebih baik dibanding penggunaan barcode.

“Sistem RFID ini meiliki manfaat dan keunggulan yang jauh lebih baik dibandingkan barcode. keunggulan utama RFID adalah adanya peningkatan kualitas pelayanan serta penghematan biaya operasional tenaga perpustakaan, karena teknologi RFID memungkinkan untuk pengguna perpustakaan melakukan pelayanan mandiri (self-service) baik peminjaman maupun pengembalian bahan pustaka dengan menggunakan kartu anggota yang sudah ditanami chip RFID (smartcard).” Jelas Erus.

kedepannya Workshop yang merupakan salah satu program Perpus Seru ini akan terus diadakan dengan harapan dapat membantu memperbaiki sistem perpustakaan yang diterapkan di Universitas-universitas dan sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. (Anwar)

 

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Adakan Workshop Pengayaan SIstem Informasi Perpustakaan Dengan RFID
read more

Bedah Buku Tafsir Ekonomi Kontemporer, Buku Karya Dosen Tazkia Peraih Penghargaan Islamic Book Fair 2019

No comments

Rabu 18 September 2019 bertempat di ruang International Program, Institut Tazkia menggelar acara “Bedah Buku Tafsir Ekonomi Kontemporer” yang diisi oleh Nashr Akbar, S.E.I., M.Ec. (Penulis Buku Tafsir Ekonomi Kontemporer & Kaprodi Ekonomi Syariah Tazkia) dan Nurizal Ismail, M.A (Direktur Pusat Studi Kitab Klasik & Kabag Pengabdian Masyarakat LPPM Tazkia).

Acara yang dihadiri oleh civitas akademik dari berbagai kampus di wilayah Jabodetabek, mengupas habis tentang buku yang menjadi karya pertama dari Nashr Akbar yang ditulis bersama rekannya Abdul Wahid Al-Faizin (Alumni Tazkia Angkatan 5). Meskipun merupakan hasil karya pertama, Buku Tafsir Ekonomi Kontemporer Karya mereka berhasil mendapatkan penghargaan dari Islamic Book Fair 2019 dengan kategori Non Fiksi Dewasa Terbaik yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada para penulis buku Islam terbaik di Indonesia.

Nashr Akbar menjelaskan bahwa bukunya yang diterbitkan oleh Gema Insani ini disusun menggunakan 2 metode Tafsir, yakni Tafsir Bi al-Ra’yi (logika) dan Tafsir Bi al-Riwayah (Qur’an & Hadits).

“Buku ini kami susun menggunakan 2 metode Tafsir, yakni Tafsir Bi al-Ra’yi (logika) dan Tafsir Bi al-Riwayah (Qur’an & Hadits). Keistimewaan lain dari buku ini adalah kami menggunakan metode tafsir mudui, dimana penjelasan isi bukunya disusun dalam satu tema tentang Ekonomi Islam.” Jelas Nashr Akbar

Pada sesi lain, Nurizal Ismail selaku Direktur Pusat Studi Kitab Klasik Institut TAZKIA menjelaskan bahwa ilmu tafsir adalah ilmu yang paling luas karena di dalamnya membahas berbagai macam disiplin ilmu yang berperan sebagai sumber ilmu syariah dan juga alat ukur untuk memahami ayat-ayat Al-Quran, khususnya terkait dengan ide-ide ekonomi.

Beliau berharap buku karangan Nashr Akbar bersama temannya ini dapat menjadi khazanah ilmu bagi pengemban amanah ekonomi Islam dan dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan Inggris agar dapat dibaca juga oleh seluruh penggerak ekonomi Islam di berbagai mancanegara. (Naufal & Anwar Tazkia TV)
Miftahul AnwarBedah Buku Tafsir Ekonomi Kontemporer, Buku Karya Dosen Tazkia Peraih Penghargaan Islamic Book Fair 2019
read more

Institut Tazkia Jalin Kerjasama Dengan Universitat Jaume I Spanyol

No comments



Rabu 18 September 2019, Institut Tazkia mengadakan kerjasama dengan Universitat Jaume I yang berlokasi di Castellon, derah timur Spanyol, tutur Humas Institut Tazkia.

Provinsi Castellon merupakan provinsi di bawah regional Valencia yang berdekatan dengan Provinsi Alicante. Kampus Jaume I didirikan pada tahun 1991, memiliki kampus seluas 18 hektar dan 15.000 mahasiswa. Jarak kampus ini ke Granada dimana terletak istana AlHambra di masa kejayaan Andalusia adalah lima jam dengan mobil menyisiri pantai.

Rektor Jaume I, Eva Alcon Soler mengatakan bahwa kampusnya memang sedang melebarkan sayap ke dunia internasional. Dia sangat mendukung kalau dosen dan mahasiswa di kampusnya mengadakan riset yang berkenaan dengan keuangan atau industri beretika (keuangan syariah dan industri halal).

Emili Tortosa-Ausina yang merupakan guru besar di kampus tersebut mengungkapkan bahwa walaupun dia bukan Muslim tapi dia sudah lama menekuni penelitian tentang keuangan korporasi syariah sejak tahun 2012 yang lalu. Baginya, penelitian di bidang syariah sangat bermanfaat dan dibutuhkan.

Dalam pesan elektroniknya dari Spanyol, Murniati Mukhlisin mengharapkan kerjasama ini dapat memberikan peluang bagi dosen dan mahasiswa supaya dapat berinteraksi dalam Tridharma pendidikan di level internasional. Kerjasama yang digagas meliputi joint student’s supervision, joint-research, joint-conference, dan double degree serta Erasmus scholarship.

Murniati menghimbau agar para peneliti keuangan syariah meluaskan konteksnya di luar Indonesia, baiknya disandingkan dengan studi kasus negara lain supaya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia.

Untuk anggaran tahun ajaran baru di Kampus Tazkia, Murniati mengatakan bahwa ada peningkatan yang cukup signifikan terutama dalam bidang penelitian guna memperbaiki kualitas menuju SDM Unggul.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Jalin Kerjasama Dengan Universitat Jaume I Spanyol
read more

Institut Tazkia Membentangkan Sayap Riset di Valencia, Spanyol

No comments

Dua hari ini, 16-17 September 2019 berlangsung The 4th Islamic Finance, Banking & Business Ethics 2019 Conference di Facultat d’ Economia, Universistat De Valencia, Espana, Spanyol. Acara ini diselenggarakan oleh empat kampus yaitu INCEIF Malaysia, LUMS Pakistan, Universitat de Valencia Spanyol dan Universitat Jaume I Spanyol.

Muhammad Syafii Antonio dan Murniati Mukhlisin dipilih untuk mewakili Institut Tazkia untuk membentangkan hasil penelitian mereka.

Syafii Antonio bukan hanya aktif sebagai pengawas syariah di berbagai lembaga keuangan syariah tapi juga sebagai dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Tazkia tepatnya di program Pascasarjana.

Bagi Murniati walaupun sibuk menjalankan tugasnya sebagai Rektor Institut Tazkia tetapi tetap membagi waktunya untuk memenuhi kewajiban Tridharma sebagai dosen di Program Studi Akuntansi Syariah, Institut Tazkia.

Konferensi kali ini mengangkat tema “Building a better world through inclusion, sustainability and ethics”. Riset Syafii Antonio adalah tentang Islamic Spiritual Quotient di bidang audit internal sedangkan Murniati mengangkat isyu tentang survei etnografi disiplin keuangan dalam program pemberdayaan ekonomi dhuafa di Indonesia dan Pakistan.

Kampus tuan rumah kali ini adalah kampus yang cukup tua di Spanyol yang didirikan pada tahun 1499 namun fakultas ekonomi baru didirikan 50 puluh tahun yang lalu. Mengikuti perkembangan pesat ekonomi dan keuangan syariah saat ini, para peneliti dalam bidang tersebut sudah mulai muncul di Spanyol. Hal ini nampak dari penelitian dan presentasi dari para dosen, mahasiswa dan praktisi asal Spanyol, demikian disampaikan oleh Murniati.

Rizqi ZakiyaInstitut Tazkia Membentangkan Sayap Riset di Valencia, Spanyol
read more

Tazkia Mengedepankan Adab sebelum Ilmu

No comments


Oleh : Nurizal Ismail (Dosen Tetap Tazkia & Kabag Pemberdayaan Masyarakat LPPM)

14 September 2019/ 15 Muharram H, Rektor Institut Agama Islam Tazkia dalam sesi tanya jawab di acara silaturrahim manajemen Tazkia dengan para wali Mahasiswa baru mengatakan bahwa Tazkia dalam proses pendidikannya mengedepankan adab sebelum ilmu. Apa yang ia katakan menurut penulis telah sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh para sahabat Rasulullah SAW dan ulama-ulama Muslim dahulu telah lakukan.

Muhammad bin Muflih al-Muqaddasi dalam kitabnya ‘Al-Adab al-Syar’iyyah’ mengatakan bahwa Ali bin Abu Thalib Radiyallahu ‘anhu berkata, dalam firman Allah Ta’ala Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (al-Tahrim: 6). Dengan apa? Kemudian ia melanjutkan dan berkata:” ajarkan adab dan ilmu kepada mereka!” Dalam kitab ‘Tartibul Madarik wa Taqribul Masalik, Imam Malik bin Anas mengatakan bawah ibunya memerintahkan kepadanya untuk belajar adab sebelum ilmunya. Selanjutnya, Al-Jazari seorang ulama Damaskus ahli qiraat al-Qur’an diAbad ke-14 dalam kitabnya ’Ghayat al-Nihaya fi Thabaqat al-Qurra’ mengatakan bahwa Imam Abdullah bin Mubarak Radiyallah ’anhu mengatakan tentang pentingnya adab sebelum ilmu yaitu para ulama mempelajari adab 30 tahun dan ilmu 20 tahun, dan mereka mencari adab sebelum ilmu.

Apa yang diakukan Tazkia perlu diapresiasi ditengah krisis adab yang tengah menghampiri umat saat ini. Prof Dr. S.M. Al-Attas dalam bukunya mengatakan bahwa tujuan dari pendidikan Islam adalah mencetak manusia yang baik (beradab). Maka sudah seyogyanya perguruan tinggi Islam itu harus mengedepankan adab sebelum ilmu. Para orang tua mahasiswa yang hadir pun sepakat dengan itu, sehingga mereka berharap bagaimana akhlak para mahasiswa dapat dijaga diantaranya dengan program tahfidz, sistem asrama 24 jam dan mentoringnya oleh para pembina. Sesungguhnya bangsa yang beradab akan menghasilkan peradaban yang tingggi, dan Islam telah mencontohkan itu 1400 tahun lalu. Karena peradaban itu sendiri berasal dari kata adab. Selamat datang para mahasiswa baru calon pemimpin bisnis dan intelektual Muslim di Institut Agama Islam Tazkia.

Miftahul AnwarTazkia Mengedepankan Adab sebelum Ilmu
read more

Muhammad Ikram dari Institut Tazkia Jadi Duta Besar Indonesia di MTQ Internasional

No comments

MuhammadIkram Abdul Aziz, mahasiswa tahun terakhir jurusan Akuntansi Islam, Intitut Tazkia, Bogor, saat ini terpilih sebagai Duta Besar Indonesia di MTQ Internasional di Masjidil Haram Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, 7-13 September 2019 / 7-13 Muharram 1441H.

Dengan prestasi tersebut, Ikram menjadi salah satu kebanggan yang dimiliki Institut Tazkia, kampus yang sejak awal memprioritaskan pendidikan Islami pada jurusan akuntansi, bisnis, kewirausahaan atau bidang serupa lainnya.

Melihat realita saat ini, jumlah generasi muda yang mengabaikan nilai, norma dan perilaku moral telah meningkat selama bertahun-tahun. Karena itulah, harus diyakini bahwa Al-Qur’an sebagai Asy-Syifa, Al-Furqan adalah salah satu pendorong utama untuk solusi ini.

Tazkia sebagai universitas telah berkomitmen untuk terus menawarkan program gelar ke huffaz / potensi huffaz, untuk menjaga mereka tetap dekat dengan Al-Qur’an pada saat yang sama menanamkannya dalam kegiatan ekonomi.

Program Hafidzpreneur (Diploma 3-30 Juz) dan Hafidznomist (Sarjana-30 Juz) telah dikembangkan oleh Tazkia secara serius dari waktu ke waktu. Minggu ini misalnya, akan ada agenda pemindahan 97 siswa di bawah dua program ini ke kampus ketiga kami di Cilember, Bogor. 400 siswa baru lainnya akan tinggal di kampus asrama kami sementara 2403 siswa yang ada akan memiliki program mereka di kampus utama Tazkia.

Upaya ini tentu saja membutuhkan dukungan dan doa kita semua sehingga Tazkia dapat berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat dan umat. (suaraislam.id)

Miftahul AnwarMuhammad Ikram dari Institut Tazkia Jadi Duta Besar Indonesia di MTQ Internasional
read more

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI BEASISWA BATCH III

No comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan tahiyyah islamiyyah semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Berikut kami sampaikan hasil akhir seleksi beasiswa ekonomi syariah Batch III dengan catatan sebagai berikut :
1. Peserta yang dinyatakan LULUS, harus melakukan daftar ulang paling lambat 09 September 2019
jika tidak maka beasiswa yang sudah didapatkan hangus.
2. Peserta yang tidak LULUS dapat masuk melalui jalur reguler dengan diskon uang pangkal khusus.
silahkan hubungi admin spmb untuk info lebih lanjut :

NO NAMA LENGKAP HASIL TEST KATAGORI BEASISWA KETERANGAN
1 Rossy Destrian LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
2 Salsabiilla Faradikha Fakhrunnisa TIDAK LULUS
3 muhammad nur azzami LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
4 Alfiransa LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
5 Mufidatul Husna TIDAK LULUS
6 Rijal Tasdiq TIDAK LULUS
7 SITI HADJAR LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%
8 Salwa LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%
9 Aria Nur Jamal LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
10 Hafizh Abdullah Wiranatakusuma LULUS SILVER BEASISWA UKT 50%
11 MUHAMMAD RAFIF DIFA LULUS SILVER BEASISWA UKT 50%
12 TARNO LULUS SILVER BEASISWA UKT 50%
13 Muhamad Irfan Solahuddin LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%
14 Nira Zakiya Nurrahman LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%
15 Rajaa Wildan Mubarok Rahman TIDAK LULUS
16 Nurol Majid TIDAK LULUS
17 Evie Rosydayanti LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%
18 Maharani Ayu M.D LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
19 Nur Irsyad Musthafa TIDAK LULUS
20 Alfiola Qatrunnada Disya TIDAK LULUS
21 Sayyid Almuhtadi Abdussalam LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
22 Aufa LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
23 Muhammad Raihan TIDAK LULUS
24 AHMAD FAUZAN RAMDHANI TIDAK LULUS
25 NAJWA NURUL HUWAIDAH TIDAK LULUS
26 Bernika Ifada Putri TIDAK LULUS
27 Khofifah Indah Ramadhaniah LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
28 AYU TRI ANGGRAINI TIDAK LULUS
29 Khansa Suci Karimah LULUS PLATINUM BEASISWA UKT 100%
30 Yafi Prastya Kusuma TIDAK LULUS
31 Nisrina Afga Rahmania LULUS SILVER BEASISWA UKT 50%
32 TARISA LULUS PLATINUM PLUS BEASISWA UP + UKT 100%

 

Keterangan :
Item Biaya perkuliahan di Institut Tazkia Terdiri dari 3 Item :
1. Uang Pangkal
2. UKT (Uang Kuliah Tunggal)
3. Matrikulasi (Asrama)

Biaya yang dicover beasiswa bisa dilihat berdasarkan katagori sebagai berikut :
1. PLATINUM PLUS = Biaya yang dicover Beasiswa adalah Uang Pangkal dan Uang Kuliah Tunggal 100%
2. PLATINUM = Biaya yang dicover Beasiswa adalah Uang Kuliah Tunggal 100%
3. GOLD = Biaya yang dicover Beasiswa adalah Uang Kuliah Tunggal 75%
4. SILVER = Biaya yang dicover Beasiswa adalah Uang kuliah Tunggal 50%

Item Biaya yang tidak disebutkan dalam katagori diatas maka biaya ditanggung oleh mahasiswa yang bersangkutan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Bogor, 02 September 2019

 

 

Tim seleksi Beasiswa tazkia

Rizqi ZakiyaPENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI BEASISWA BATCH III
read more

Institut Tazkia Bentuk Asosiasi Guru Ekonomi Syariah (AGESI)

No comments


Menindak lanjuti rekomendasi dari peserta Seminar dan Workshop Pendidikan Ekonomi Syariah, Program Studi Tadris IPS atau Pendidikan Ekonomi Syariah membentuk tim Ad Hoc yang akan bermusyawarah pada tanggal 14 September 2019 M/14 Muharrma 1441 H dengan tugas merancang AD ART AGESI, membentuk susunan pengurus selama tiga tahun kepengurusan 2019-2023.

Adapun peserta yang diutus adalah perwakilan dari peserta dari berbagai daerah sebanyak 13 orang dengan komposisi sebanyak 9 orang dari peserta AGESI dan 4 orang dari institut Tazkia. Musyawarah Khusus yang dilakukan bertempat di ruang rapat Fakultas Tarbiyah prodi Tadris IPS dimulai dari pukul 09.00 – 15.00 WIB menghasilkan AD ART AGESI serta susunan kepengurusan 2019-2023 sebagai berikut:

PEMBINA

Dekan Fakultas Tarbiyah

Koordinator Prodi Tadris IPS

Sektetris Prodi Tadris IPS

PENGAWAS

Dosen Prodi Tadris IPS

SUSUNAN DEWAN PENGURUS PUSAT

ASOSIASI GURU EKONOMI SYARIAH INDONESIA (AGESI) PERIODE 2019-2022

Presiden:

Yuli Rahayu, S.Pd

Sekretaris Jendral:

Marzuki, SE.Sy,. AAIJ,.CPD.

Bendahara Umum :

Yundri Astiani M.E

Divisi Humas dan Kelembagaan:

Afief Ardhila S.Ag (Direktur)

Divisi SDM dan Kurikulum:

Indah Nuhyatia, M.Pd (Direktur)

Nur Nugrahani,. S.E,M.E,Ak.CA (Anggota)

Divisi Media dan Tekhnologi Pembelajaran:

Aqiful Khair,. S.Phil (Direktur)

Divisi Sosial dan Kemasyarakatan:

Endang Nugraha Putra S.E.I (Direktur)

Koordinator Wilayah:

Ratih Ramdhiana,. S.E.Sy (Jabodetabek)

Yeyen Parlina,M.E (Pulau Jawa)

Nasron Hasibuan (Luar Pulau Jawa)

Semoga dengan susunan kepengurusan ini bisa lebih baik lagi dalam mengabdi, berdakwah dan berkontirbusi nyata untuk pengembangan kualitas pendidikan ekonomi syariah,amin..

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Bentuk Asosiasi Guru Ekonomi Syariah (AGESI)
read more

Tazkia Gelar SEMINAR DAN WORKSHOP PENDIDIKAN EKONOMI SYARIAH

No comments


Program Studi Tadris IPS atau Pendidikan Ekonomi Syariah adalah Jurusan Baru yang ada dilingkungan STEI Tazkia. Setelah STEI Tazkia berubah menjadi Institut Agama Islam Tazkia Prodi Tadris IPS atau Pendidikan Ekonomi Syariah berada dibawah naungan Fakultas Tarbiyah mengadakan gebrakan program yang menunjukkan eksistensi prodi ini sebagai pencetak guru-guru ekonomi berbasis syariah dengan mengadakan Seminar dan Workshop Pendidikan ekonomi Syariah dengan tema umum telaah atas kurikulum ekonomi syariah di sekolah dan madrasah serta SMK.

Melihat pentingnya pendidikan ekonomi syariah sejak dini, dipandang perlu untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan kontribusi konkrit terhadap pendidikan ekonomi syariah di sekolah dan madrasah. Untuk itu acara seminar dan workshop ini dilakukan dengan mengundang khusus para guru ekonomi, ekonomi syariah,PAI dan IPS untuk mendapatkan masukan dan saran guna bisa merumuskan pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas dan terstruktur.

Acara ini diaksanakan selama 2 hari dari tanggal 28-29 Agusutus 2019 M/27-28 Zulhijjah 1440 H bertempat di ruang kelas internasional institut Tazkia Sentul mendapatkan respon yang luar biasa dari para guru dan pemerhati pendidian ekonomi syariah dengan jumlah peserta yang melebihi kuota yang seharusnya untuk 60 orang dari pendaftar sebanyak 90 orang yang datang dari berbagai daerah baik dari jabodetabek, pulau jawa dan luar pulau jawa dari sumatera (jambi).

Selain pematerinya dari dosen internal institut Tazkia, juga didatangkan pemateri utama direktur bidang pendidikan dan riset keuangan syariah KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah), anggota DSN MUI Institute serta praktisi pendidikan dari SMK yang melengkapi kemeriahan kegiatan ini.

Pada akhir acara peserta sepakat untuk membentuk asosiasi guru ekonomi syariah dengan nama AGESI (Asosisasi Guru Ekonomi Syariah Indonesia) sebagai wadah yang menghimpun para guru ekonomi syariah, ekonomi, PAI dan IPS agar dapat berkiprah dan berkontribusi nyata dalam pengembagnan pendidian ekonomi syariah di indonesia.

Institut Tazkia melalui prodi tadris IPS sebagai inisiator terbentuknya lembaga asosiasi ini diberi mandat dari peserta untuk membentuk tim ad hoc penyusunan pengurus dan AD ART asosiasi untuk melakukan musyawarah khusus pada tanggal 14 September 2019 M/14 Muharram 1441 H serta membentuk kepengurusan AGESI selama 3 tahun 2019-2023.

Semoga susunan kepengurusan yang dibentuk dapat mewakili aspirasi dan kebutuhan para guru ekonomi syariah dalam mendakwahkan tujuan yang mulia ini, amin

 

Miftahul AnwarTazkia Gelar SEMINAR DAN WORKSHOP PENDIDIKAN EKONOMI SYARIAH
read more

Institut Tazkia Terima Kunjungan Dari Fakultas Ekonomi & Bisnis UGM

No comments


Selasa, 27 Agustus 2019 M. 26 Dzulhijjah 1440 H. Jajaran Manajemen Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM), Jogyakarta, mengunjungi Institut Tazkia untuk mengadakan Studi Banding pengembangan kurikulum Magister Akuntansi Syariah

Rombongan UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Abdul Halim MBA, Ak, CA selaku ketua Program Studi Magister Akuntansi FEB UGM. Ketua Departemen Akuntansi FEB UGM, yaitu Bapak Sony Warsono, MAFIS, Ak, CA, Ph.D, dan Dr. Aprilia Beta Sunadi, SE., M.Ec. Dosen Departemen Akuntasi FEB UGM serta Bapak M. Luthfi Ansori, SE selaku Koordinator Bidang IT dan Akademik Magister Akuntasi FEB UGM.

Dari Institut Tazkia hadir menyambut rombongan; Dr. Sugiarti Fatma Laela, M.Buss. Acc. CMA. CIBA. Selaku Wakil Rektor 2, Dr. Muhammad Yasid, M.Si. selaku Direktur Pascasarjana, Muhammad Maulana Hamzah, M.M. selaku Sekretaris Pascasarjana, dan Afif Zaerofi, M.M. selaku Direktur SPMI Institut Tazkia.

Pertemuan berlangsung kurang lebih 2 jam, membahas terkait integrasi keilmuan dan Profil Lulusan. Tindak lanjut dari  pertemuan ini diantaranya adalah pengiriman dosen fiqih muamalat dan maqoshid syariah Tazkia ke Magister Akuntansi FEB UGM   juga sepakat untuk selalu bersinergi dalam pengembangan ekonomi syariah khususnya di bidang Akuntansi Syariah. (Rizqi Z)

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Terima Kunjungan Dari Fakultas Ekonomi & Bisnis UGM
read more