Berita Terbaru

Dosen Tazkia Raih Penghargaan Buku Terbaik Pada Islamic Book Award 2019

No comments

Islamic Book Award merupakan salah satu rangkaian acara dalam Islamic Book Fair 2019 yang memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para insan terbaik yang bergelut di dunia literasi. Selain sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan, Islamic Book Award juga diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan kepada para penulis untuk lebih bersemangat lagi dalam menghasilkan karya-karya terbaik dan juga mampu merangsang minat generasi muda untuk mulai menulis dan terjun dalam dunia literasi

Pada tahun ini, ada 8 nominasi yang diperebutkan, yaitu Fiksi Anak Terbaik, Fiksi Dewasa Terbaik, Non Fiksi Anak Terbaik, Non Fiksi Dewasa Terbaik, Terjemahan, Ilustrasi, Desain Sampul, Penyuntingan, dan Tata Letak Terbaik.

Sejumlah penulis dengan karyanya berhasil meraih penghargaan itu. salah satunya adalah Abdul Wahid Al Faizin dan Nashr Akbar yang meraih penghargaan untuk kategori Non Fiksi Dewasa Terbaik dengan bukunya yamg berjudul “Tafsir Ekonomi Kontemporer; Menggali Teori Ekonomi dan Ayat-Ayat Al-Quran” terbitan Gema Insani.

Ditemui setelah menerima penghargaan, Nashr Akbar yang merupakan dosen dari kampus Tazkia Bogor mengaku terkejut, bangga sekaligus terharu atas penghargaan yang ia terima. Sebab buku yang membuatnya meraih capaian itu, merupakan buku pertama yang beliau hasilkan.

Ia menganggap penghargaan yang ia terima sebagai sebuah motivasi dan juga dorongan semangat untuk terus menghasilkan karya yang jauh lebih baik lagi.

“ketika diumumkan bahwa saya dan Wahid berhasil meraih penghargaan dalam Islamic Book Award tahun ini, saya sangat terkejut, bangga sekaligus terharu. Karena ini merupakan buku pertama yang saya hasilkan. Meskipun saya memang punya mimpi untuk mendapatkan penghargaan dalam ajang Islamic Book Award ini, tapi mimpi itu untuk tahun 2030 nanti. tapi Alhamdulillah Allah SWT mengabulkan doa saya begitu cepat sehingga pada tahun ini saya dapat mewujudkan mimpi saya dan terasa begitu spesial karena ini juga merupakan karya pertama saya” ujar Nashr. (Anwar Guswanda)

Miftahul AnwarDosen Tazkia Raih Penghargaan Buku Terbaik Pada Islamic Book Award 2019
read more

HASIL SELEKSI BERKAS ADMINISTRASI BEST BATCH 1

No comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan tahiyyah islamiyyah semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Berikut kami sampaikan hasil seleksi berkas administrasi Beasiswa ekonomi syariah Batch I

NO NAMA LENGKAP HASIL SELEKSI BERKAS HASIL SELEKSI BERKAS
1 Nur Azizah MAN 1 BOGOR LULUS
2 Apri Derig Maiyon Rustananda SMK Negeri 2 Dumai TIDAK LULUS
3 Isti’anah Rizqullah MA Assunnah Cirebon LULUS
4 Dinda Farhani SMA Negeri 1 Tarutung LULUS
5 Lia Rizkia MA AL-FATAH MUHAJIRUN LULUS
6 Mohamad Rifqi Rozikin SMAN 1 Kandat LULUS
7 Nur Ahmad Fauzi S SMA Saladin Islamic Boarding LULUS
8 Asma SMAIT YAPIDH LULUS
9 Siti Zahrah SMA PGRI Lembang LULUS
10 Siti Mawaddah SMA PGRI Lembang LULUS
11 Muhammad Husnul Fikrah SMK IDN, Bogor LULUS
12 LISTARI SMK Muhammadiyah 1 Sragen TIDAK LULUS
13 MUHAMMAD MA’MUN MUMU SMA SALADIN LULUS
14 imam fakhruddin hafidz Pesantren Baitul Quran TIDAK LULUS
15 Masykur ikhsan Pkbm tanda genap TIDAK LULUS
16 Naura Nasiha Santoso sma n 05 palembang LULUS
17 Evie Rosydayanti MAN 2 Mataram LULUS
18 zainatul istianah MA Darul Ulum banyuanyar TIDAK LULUS
19 USAMAH ABU ZAIF ALJUNDI SMA IT AL QUDWAH LULUS
20 Zainussolihin Smait alqudwah TIDAK LULUS
21 Shofiyyatun Nabila SMA IT AL-QUDWAH TIDAK LULUS
22 shafrila nuratmi pratiwi smait al-qudwah TIDAK LULUS
23 Munif Alfainur Rahman MAN Pajarakan/MAN 2 Probolinggo LULUS
24 FAHRA TRI ARITA MA Pesantren Al Urwatul Wutsqo Indramayu LULUS
25 Nursyfa fauziah azahra SMA Islam HASMI TIDAK LULUS
26 Linda Rosdiana Sma Muhammadiyah TIDAK LULUS
27 Siti Nuraeni Sma Muhammadiyah TIDAK LULUS
28 Defy nurbaity MAN 2 LULUS
29 Ahmat iksan dawami Madrasah Aliyah AL-Ikhlas LULUS
30 FAHMI MA. ASY-SYAFI’IYAH LULUS
31 Dwi April Nugroho Islamic Center Wadi Mubarak TIDAK LULUS
32 Nur farah Safira SMA Negeri 3 palu LULUS
33 Luthfi Izzatun Nisa MA Al Fatah LULUS
34 Assegaf Abdel Maula SMA BAITUL QURAN DEPOK TIDAK LULUS
35 Ilham Sopiyan Pesantren Persatuan Islam LULUS
36 Qdriyah Izdihar Amani Husna MA persis Tarogong TIDAK LULUS
37 Meriya Datul Jannah MAN 1 LOMBOK TIMUR LULUS
38 khoerul muhlisin SMK GLOBIN LULUS
39 Nur Aulia Bazighah Juhaini MAN 1 Lombok Timur TIDAK LULUS
40 MUHAMMAD YUSUF IZZULHAQ SMA DARUL ILMI CIPEUNDEUY LULUS
41 DEVITA ANGGI PRAMESTYI SMA DARUL ILMI CIPEUNDEUY LULUS
42 Haidar Zhilal Ulhaq SMAIT DARUL QURAN MULIA LULUS
43 Riyadatussoliha Man 1 Lombok Timur LULUS
44 Sevilla Aulia Azzahra SMA PGII I Bandung LULUS
45 Puspa Kirana MA Plus Al-Ittihaad TIDAK LULUS
46 Audrya Syah zahra PKBM citra bangsa TIDAK LULUS
47 Laela Shabrina Pondok Pesantren Nurul Bayan TIDAK LULUS
48 Alvin ulandari Pondok pesantren Nurul Bayan TIDAK LULUS
49 Adinda Indah Kurniasih SMA Adzkia Islamic School Pesantren Daarut Tauhiid Serua LULUS
50 Muhammad Fajar MA HIDAYATULLAH DEPOK TIDAK LULUS
51 Thufail Mahdi Hibatullah Fitrah Islamic World Academy LULUS
52 Deva Abdillah SMAS Adzkia Islamic school TIDAK LULUS
53 Fadhila Ulfa SMA Adzkia Islamic School TIDAK LULUS
54 Muhammad Rizal Bakri MA Al Hidayah LULUS
55 ROHMATUL FADHILAH MA 1 ANNUQAYAH PUTRI TIDAK LULUS
56 Umar Kholid Asadani MAS Darul Huffaz LULUS
57 Ahmad Maula Sa’dan MAS Ruhul Islam LULUS
58 Afifah nur rohmah SMAIT IHSANUL FIKRI LULUS
59 Hisyam Mas Al iman LULUS
60 Azelia Dwi Rahmawati SMAN 54 JAKARTA TIDAK LULUS
61 Raihan abdurrahim Yayasan tahfizh Sulaimaniyah / UICCI TIDAK LULUS
62 Nurhalyza Nabila Putri MAN 1 Lampung Tengah TIDAK LULUS
63 Fahmi Hamzah Januar SMAS Cipta Mandiri LULUS
64 Tasmawati MAN Baraka TIDAK LULUS
65 Venty Aprianingsih Man 1 lampung tengah TIDAK LULUS
66 Ryad Ramadhan SMAIT Miftahul Jannah TIDAK LULUS
67 RATRI ZHOHRATUN AINI Pondok pesantren Nurul Bayan TIDAK LULUS
68 Fathan Muhammad Hikam MA Al Irsyad LULUS
69 Sri natalia br purba Sman 1 tanjung morawa TIDAK LULUS
70 Fahri Hamzah Januar SMAN cipta mandiri LULUS
71 Rasyid Hafid Solihin Pondok Modern Darussalam Gontor TIDAK LULUS
72 Ahmad alwan Sman 3 bandar lampung TIDAK LULUS
73 zahratul walihah SMA NW SURAAGA LULUS
74 laila hidayati sma nw suralaga LULUS
75 Muhammad Taufiqurrohman Madrasah Aliyah Tahfidzul Qurán Sambas LULUS
76 Putri Idhaini MAN 1 Lampung tengah LULUS
77 Ade Cahyani Fitri MAN 1 Lombok Timur LULUS
78 Muhammad Raditya Rajendra SMAN 01 Mataram TIDAK LULUS
79 Sarah Fauziah Eka Wahyuni SMAN 1 Sukaresmi LULUS
80 Fakhri Wahdan Mubarok MA Al-Huda Cikalongwetan TIDAK LULUS
81 AZIZATUL HUSNA SMA NW SURALAGA LULUS
82 Muhammad sultan fahmi Pondok pesantren rafah LULUS
83 Siti Nurul Aeni MA Plus Al-Islam LULUS
84 Wina Indriarti MA Plus Al-Islam PPI 98 LULUS
85 Euis Zakiah MA Plus Al-Islam LULUS
86 Siti Masitoh MA Plus Al-Islam LULUS
87 Dea Karina SMA Muhammadiyah Cipanas LULUS
88 Laila Meilona Al-aminah SMA Muhammadiyah Cipanas LULUS
89 Aldi Muhamad A SMA Muhammadiyah Cipanas TIDAK LULUS
90 Hayati Nurjanah SMA Muhammadiyah LULUS
91 Silva Dewi Mulyani SMA Muhammadiyah Cipanas LULUS
92 Muhammad Nabhan Nasrulloh .S SMA Muhammadiyah Cipanas LULUS
93 Anisa Bella SMAS Muhammadiyah Cipanas LULUS
94 Endah Septiani Nurwidya Yusuf SMA Muhammdiyah Cipanas TIDAK LULUS
95 M. Ridho Riady Sulfa MA Persis 04 Cianjur LULUS
96 Azizah Faujiah Agustiani MA Persis 04 Cianjur LULUS
97 Puspa Kirana MA Plus Al-Ittihaad LULUS
98 Neng Kiane Reisa Salsabila Fardiana MA Plus Al-Ittihaad TIDAK LULUS
99 Dea Akmallia Lutfiyani MA Plus Al-Ittihaad PPI 104 Cikajang LULUS
100 Hanum Salsabila MA Plus Al-Ittihaad LULUS
101 Laily Rizqi Amalia MA Plus Al-Ittihaad LULUS
102 Rahma Nuraisah MA Plus Al-Ittihaad LULUS
103 Mita Tarmiati MA Plus Al-Ittihaad LULUS

 

No25te :

Proses selanjutnya seleksi CBT dan Interview yang insya Allah akan dilaksanakan Pada :
Hari       : Senin
Tanggal : 04 Maret 2019
Pukul     : 08.00 WIB
Tempat  : Kampus Utama Sekolah Tinggi Ekonomi islam Tazkia

  1. Bagi yang dinyatakan tidak lulus seleksi berkas, bisa mendaftar jalur reguler dan berhak mendapatkan diskon uang pangkal sebesar 75% (berlaku Hingga 30 april 2019)
  2. untuk info pendaftaran jalur reguler bisa hubungi  Sadam +62852-1146-4969 WA

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Bogor, 26 Februari 2019

 

Tim seleksi Beasiswa tazkia

Rizqi ZakiyaHASIL SELEKSI BERKAS ADMINISTRASI BEST BATCH 1
read more

International Class Gathering, Start Your Future With Us

No comments

Dalam mewujudkan visi misi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI)Tazkia sebagai perguruan tinggi pilihan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T.A.Z.K.I.A. pada tahun 2025, STEI Tazkia membuka International Program untuk tiga departemen, yaitu Akuntansi Islam, Ekonomi Islam dan Manajemen Bisnis Syariah. Dan pada hari selasa, 19 februari 2019/ 14 jumadil akhir 1440 H International Program mengadakan acara yang bertajuk Islamic Class Gathering Fun Game And Sharing Session With Head Of  Department dengan tema “the future depends on what you do today”.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh saudara Yusuf dari angkatan 16 EI (Ekonomi Islam), acara yang dikemas dengan fun game ini dihadiri oleh mahasiswa yang tergabung dalam program international class angkatan 16 dan 17. Dilanjut dengan game ranking satu yang dimenangkan oleh saudari Zahra dari angkatan 17 EI. Lalu saudari Dewi Rabbani membagikan pengalamannya selama berada di international class yang merupakan angkatan pertama yang dijadikan Pilot Project untuk program ini, namun Alhamdulillah dengan kegigihan dan komitmen yang kuat untuk mampu menjadi manusia yang lebih baik, masa-masa sulit awal perkuliahan di mana segala proses perkuliahan menggunakan bahasa inggris terlewati sudah.

Tujuan diselenggarakannya acara ini yakni untuk meningkatkan antusiasme, motivasi dan orientasi ulang kepada mahasiswa kelas internasional dengan agenda utamanya adalah sharing session dengan para kaprodi (kepala departemen) di STEI Tazkia. Mereka adalah Grandis Imama H, M. Sc (Acc) Kepala Departemen Akuntansi Islam, Nashr Akbar, M. Ec Kepala Departemen Ekonomi Islam dan ThubaJazil, M. Sc (Fin) Kepala Departemen Manajemen Bisnis Syariah. Dipandu oleh Miss Anita selaku head of international class, ketiga kaprodi yang merupakan jebolan IIUM ini berbagi pengalaman ketika menimba ilmu di negeri jiran Malaysia, yang mana bahasa sangat diperlukan dalam berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, Mr. Grandis mengatakan bahwa kita harus mempunyai komitmen dalam belajar bahasa. bagitu pun Mr. Nashr memberikan wejangan “learning language is the key for success in the future, so we must up-grading our language especially english language, don’t be shy to practice english and afraid with the grammar, but just talk what you have in your mind. Dan pamungkas Mr. Thuba menutup dengan motivasi yang sangat dalam “ketika kita merasa putus asa dan benar-benar sedang jatuh ingatlah wajah ibumu, so don’t giving up! find your mentor!

 

Miftahul AnwarInternational Class Gathering, Start Your Future With Us
read more

Kisah Inspiratif Mogayer Gamil Yahya Dalam Perjalanannya Mencari Kebenaran Islam (Spirit Dakwah Untuk Penggiat Ekonomi)

No comments

Sang Penatap Matahari (The Sun Gazer), Begitulah karya novel yang dirilis pada bulan September 2018 oleh seorang ahli ekonomi syariah Indonesia, Novel ini bercerita mengenai kisah Mogayer Gamil Yahya yang menampilkan kepada para pembaca mengenai pengalaman tragis, dramatis, sekaligus romantis dalam sebuah narasi cerita unik yang bisa dibaca oleh kaum baby boomber hingga generasi Z.

Dalam pemaparannya di Monday Forum yang diselenggarakan oleh LPPM STEI Tazkia, Mohammad Gunawan Yasni memaparkan bahwa ia merupakan generasi dari tuanku nan biru di talago seorang panglima perang padri, Sumatera Barat, pasukan imam bonjol. Nenek moyangnya tersebut menginspirasi beliau agar menjadi seseorang yang eksklusif meskipun tak terkenal tetapi memiliki pengaruh besar dalam penyebaran Islam.

Pada acara yang dibuka oleh Ibu Ries Wulandari, selaku kepala LPPM STEI Tazkia tersebut. Penulis menceritakan kisah-kisah seorang Mogayer Gamil Yahya yang seharusnya diikuti oleh setiap insan muslim. Menurut penuturan dari Pakar Pasar Modal dan Asuransi Syariah tersebut Mogayer adalah sesosok orang yang berperilaku baik bahkan ayah hingga kakek neneknya merupakan orang yang baik, hal ini tertuang dalam QS. Al Baqarah: 195. Kemudian di QS. Ali Imran: 76, bahwa Allah cinta orang yang bertakwa hal ini juga tertuang dalam kisah di novel tersebut.

 

Selanjutnya dalam QS. Ali Imran: 146 dan 59, bahwa Allah mencintai orang-orang yang sabar dan bertawakkal. “Bahwa dalam mendakwahkan ekonomi Syariah juga harus diikuti dengan kesabaran, seperti di awal 2018 pertumbuhan market share perbankan syariah hampir menyentuh angka 6%, akan tetapi di november 2018 market share perbankan syariah masih berada di level 5,7%, padahal di awal 2018 ada bank Aceh yang melakukan konversi ke syariah akan tetapi masih stagnan dan di akhir 2018 ada bank NTB yang melakukan konversi menjadi syariah, akan tetapi perbankan syariah di Indonesia masih belum bisa unjuk gigi. Pun juga pengalamannya di Kementerian Keuangan, ia menuturkan saat awal mula munculnya Surat Berharga Syariah negara (SBSN), bahwa sukuk itu harus dinikmati oleh masyarakat Indonesia sendiri, jangan melulu mengambil investor asing, maka setelah itu muncullah sukuk ritel dan sukuk tabungan saat ini.” tutur alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut.

Mogayer juga bersifat adil sesuai QS. Al Maidah: 32, karena beliau dari kecil mengalami perjuangan yang cukup berat, mulai dari perjuangan di keluarga hingga harus merelakan seorang istri dari kehidupannya untuk menggapai cinta dari langit. Beliau menuturkan pejuang ekonomi syariah harus sufistik (tapi tidak harus miskin), dan harus mengedepankan aspek ukhrowi daripada sekedar duniawi. Selain itu Allah juga mencintai orang yang bertaubat dan membersihkan diri sesuai dalam QS. Al Baqarah: 22. Penulis pun demikian, ia harus banyak beristighfar dalam perjalanannya membuat SBSN, karena jangan sampai ada paradigma konvensional yang masih ada dalam aplikasi instrumen syariah tersebut. Beliau juga mengatakan kita harus meneladani nabi-nabi dalam beristighfar, seperti nabi Adam saat mendakwahkan islam, Nabi Nuh saat kaumnya tidak ada yang mengikuti dakwahnya, atau Nabi Yunus yang ketika berusaha mengeluarkan diri dari dalam perut ikan paus.

Pelajaran bagi aktor di bidang Ekonomi Syariah salah satunya yakni tidak terlepas dari doa-doa generasi terdahulu, dari orang tua, dan orang-orang di sekitar. Beliau terkesima saat Syafii Antonio awal mula di Jordania, kemudian bertanya bagaimana cara mendakwahkan islam dalam kegiatan bermasyarakat kepada Zainul yasni, seorang duta besar Jordania, kemudian dijawab oleh Ayah Iwan tersebut bahwa “Kita Harus mendakwahkan Islam di sendi-sendi masyarakat melalui iqtishod, kegiatan ekonomi syariah dan bermuamalah di masyarakat”. Pak Iwan sapaan akrab Gunawan Yasni pun menuturkan ia susah keluar dari lingkungan syariah juga berkat doa-doa orang terdahulunya.

Dalam jati diri mogayer ada 4 karakter orang yang tak tersentuh api neraka seperti yang tertuang seperti di H.R Tirmidzi dan Ibnu Hiban yakni Hayyin, orang-orang yang memiliki ketenangan dan keteduhan lahir maupun batin, tidak mudah memaki, melaknat, serta tenang jiwa. Dalam Novel tersebut Mogayer bersifat lembut, dan memiliki ketenangan dan keteduhan batin. Berawal dari rasa minder, lalu ia berlatih bela diri dan akhirnya ia merasa yakin bahwa ia bisa mempertahankan diri dan mengendalikan emosinya. Kemudian Layyin, yakni orang yang lembut dan santun, baik dalam bertutur kata atau bersikap. Tidak kasar, dan tidak ikut hawa nafsu sendiri, lemah lembut dan selalu menginginkan kebaikan untuk sesama manusia. Lalu, Qaribin, yakni akrab, ramah diajak bicara, menyenangkan bagi orang yang diajak bicara, murah senyum jika bertemu. Serta terakhir adalah Sahlin yakni orang yang tidak mempersulit sesuatu dan selalu ada cara untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi.

Dalam novel The Sun Gazer yang akan diterbitkan segera dalam bahasa inggris ini, kisahnya dimulai saat Mogayer di Kairo di waktu Syuruq dan merasakan seolah melihat halusinasi atau bayangan matahari. Kemudian ia berdoa “Allahumma Nawwir Qulubana Bi Nuri Hidayatika kama Nawwartal Ardha Bi Nuri Syamsika abadan abada, Bi Rahmatika Ya Arhamarrahimin”. Serta saat mogayer menemukan saray sesosok orang yang dibimbing oleh Allah untuk menemaninya. (Red. Rizal Nazarudin Firli)

Miftahul AnwarKisah Inspiratif Mogayer Gamil Yahya Dalam Perjalanannya Mencari Kebenaran Islam (Spirit Dakwah Untuk Penggiat Ekonomi)
read more

Google

Google LLC

Is an American multinational technology company that specializes in Internet-related services and products, which include online advertising technologies, search engine, cloud computing, software, and hardware. Google was founded in 1998 by Larry Page and Sergey Brin while they were Ph.D. students at Stanford University in California. Together they own about 14 percent of its shares and control 56 percent of the stockholder voting power through supervoting stock. They incorporated Google as a privately held company on September 4, 1998. An initial public offering (IPO) took place on August 19, 2004, and Google moved to its headquarters in Mountain View, California, nicknamed the Googleplex. In August 2015, Google announced plans to reorganize its various interests as a conglomerate called Alphabet Inc. Google is Alphabet’s leading subsidiary and will continue to be the umbrella company for Alphabet’s Internet interests. Sundar Pichai was appointed CEO of Google, replacing Larry Page who became the CEO of Alphabet.

syifa amaliaGoogle
read more

Tazkia Fasilitasi Anak Yatim dari Siak, Riau

No comments

Jajaran Tazkia bersama Jajaran PT. Bumi Siak Pusako menandatangani program kerjasama beasiswa

“Bersama dunia usaha, perguruan tinggi dapat ikut mencetak ahli dan praktisi ekonomi Islam melalui program beasiswa STEI Tazkia”

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia dan PT Bumi Siak Pusako menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dalam rangka pengiriman 14 orang mahasiswa berstatus anak yatim dari Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Penandatangan dilakukan pada Rabu, 13 Februari 2019 di Kampus STEI Tazkia.

Dari STEI Tazkia diwaikili oleh Rektor Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc dan dari PT Bumi Siak Pusako diwakili oleh Direktur Utama, Iskandar. Menemani Iskandar, adalah jajaran manajemen, yaitu Corporate Secretary, Riky Hariansyah, Manager Umum dan CSR, Danil Firdaus, dan Kabag Legal, Lina.

Melalui kesepakatan ini, PT Bumi Siak Pusako akan mengirim mahasiswa secara bertahap. Tahap pertama akan diberangkatkan enam orang pada 14 Februari 2019. Dari enam orang tersebut, dua orang akan dibiayai oleh PT Bumi Siak Pusako dan sisanya akan dibantu pembiayaannya oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kerjasama ini juga bagian dari program Hafidzprenuer D3 STEI Tazkia, PT Bumi Siak Pusako dan kampus Tazkia juga akan bekerja sama dalam pengiriman guru mengaji dalam program Imam Saqu yang diprakarsai oleh pondok pesantren Wadi Mubarak, Bogor.

*Sekilas tentang STEI Tazkia*
STEI Tazkia didirikan dibawah pengelolaan Yayasan Tazkia Cendekia yang didirikan berdasarkan Akta No.5 Notaris Syarif Tanudjaja tanggal 11 Maret 1999.

STEI Tazkia meyakini bahwa hanya sistem ekonomi yang dipandu oleh hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan Allah SWT-lah yang mampu mensejahterakan masyarakat secara adil. Sesuai dengan namanya yaitu Tazkia (Tazkiyyah), STEI Tazkia berusaha mendorong perekonomian umat untuk tumbuh (growth) secara bersih (purification).

Upaya ini dilakukan melalui inovasi-inovasi yang produktif, efektif, dan efisien diiringi dengan upaya menyuburkan zakat dan sedekah sehingga membuahkan hasil yang berlipat ganda untuk kesejahteraan masyarakat.

Miftahul AnwarTazkia Fasilitasi Anak Yatim dari Siak, Riau
read more

Meneladani Kedermawan Utsman bin ‘Affan

No comments

Oleh: Nurizal Ismail (Direktur Pusat Studi Kitab Islami STEI Tazkia & Peneliti ISEFID)

Dalam sebuah kuliah umum di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia bertajuk Muslim Youth Contribution in Islamic Economic History: Past and Present, Ustadz Bachtiar Natsir (UBN), yang didaulat sebagai salah satu pembicara, menjelaskan bagaimana sosok kedermawanan salah satu Khulafāu al-Rāshīdin, Utsman bin ‘Affan Raḍiyallāhu ‘Anhu yang sering membantu serta memperjuangkan Islam dan Muslimin di zaman Rasulullah SAW.

Sontak, kami pun bertanya dalam hati, apa yang dilakukan oleh Utsman bin ‘Affan sehingga kita tidak mengetahui kenapa beliau dikategorikan sebagai seorang dermawan? Peran besar apa yang pernah dirinya lakukan terhadap Islam? Seberapa kaya Utsman bin Affan sehingga ia bisa sebegitu dermawannya terhadap Islam?

Belum selesai kami bergumam, UBN menjelaskan bahwa figur kedermawanan Ustman bin Affan adalah ketika ia memberikan pinjaman terbaik kepada Allah SWT. UBN lantas merujuk ucapannya tentang ‘Utsman bin ‘Affan tersebut dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 245 yang memiliki terjemahan sebagai berikut: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Qs Al-Baqarah: 245).

Ahmad Muṣṭafā bin Muhammad bin Abdul Mun’im Al-Maraghi dalam karya monumentalnya, Tafsir Al-Marāghī, menjelaskan bahwa pinjaman terbaik yang dimaksud adalah berinfaq di jalan Allah SWT sesuai dengan kebutuhan dan niat yang baik untuk dapat dimanfaatkan bagi seluruh Muslim dan dilakukan dengan cara-cara yang disyariatkan Islam. Sedangkan Imam Al-Qurṭūbī dalam karyanya, Jāmi’ li Aḥkāmi al-qur’ān, menjelaskan jika ayat tersebut merupakan perintah Allah SWT kepada umatnya untuk senantiasan berinfaq di jalan Allah SWT.

Fakta sejarah pun berkata demikian. Utsman bin ‘Affan disebut-sebut sebagai sosok di belakang pembangunan Sumur Rumata, mendanai pasukan ‘Usrah serta sosok di balik perluasan Masjid Nabawi. Kesemuanya, ‘Utsman bin ‘Affan lakukan bukan atas perintah Rasulullah secara langsung melainkan keyakinannya kepada apa yang difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an. Karena keyakinannya dalam memberikan pinjaman yang terbaik kepada Allah SWT beliau ‘dinobatkan’ oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu sahabat yang dijanjikan oleh Allah SWT masuk ke dalam Surga.

Dalam riwayat yang berhasil kami himpun dikisahkan bahwa Rasulullah telah bersabda: “Siapa saja yang menggali Sumur Rumata maka untuknya surga.” Maka sumur tersebut digali oleh Utsman.

Rasulullah SAW kembali bersabda: “Barangsiapa yang mendanai pasukan ‘Usrah maka untuknya surga.” Maka menurut penuturan Abdurrahman bin ‘Auf, Utsman bin ‘Affan mendatangi Rasulullah SAW dengan membawa 700 gantang emas yang diperuntukkan bagi pasukan ‘Usrah.

Pun ketika kapasitas Masjid Nabawi tidak mampu menampung lagi jamaah Muslim yang semakin bertambah, Rasulullah SWT bersabda: ““Barangsiapa membeli lokasi milik keluarga fulan lalu menambahkan untuk perluasan masjid dengan kebaikan maka ia kelak di surga.” Lagi-lagi, Utsman membeli lokasi tersebut dengan uang pribadi dan lantas diwakafkan kepada pihak masjid.

Teladan yang diberikan ‘Utsman bin ‘Affan seharusnya menjadi pelecut semangat setiap umat Muslim di seluruh dunia. Karena apa yang diperagakan oleh ‘Utsman bin Affan hadir dengan semangat kedermawanan hati untuk terus berinfaq di jalan Allah SWT. Dengan kedermawanan, anasir pemahaman kapitalis seperti sikap materialistis, hedonis, boros, berlebih-lebihan akan terkikis dan hilang dengan sendirinya.

Selain itu, untuk menjadi seorang dermawan, Anda tidak perlu menunggu untuk kaya terlebih dahulu. Al-Mawardī dalam kitabnya Adabu al-dunyā wa al-dīn menjelaskan bahwa kedermawanan dapat lahir dari pemberian sesuatu kebutuhan yang diperlukan oleh mereka yang berhak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Artinya, jika Anda mampu melaksanakan instrumen-instrumen seperti zakat, infaq, sedekah dan wakaf, maka Anda sudah dapat dikategorikan sebagai seorang yang dermawan.

Andai sikap kedermawanan ‘Utsman bin ‘Affan sudah terlaksana, saya yakin ekonomi keumatan berbasis kedermawanan ‘Utsman akan terbentuk. Dalam skala makro, andai sebuah negara bersikap dermawan, maka Allah SWT berjanji akan menjadikan negara tersebut sebagai negara yang baldatun ṭayyibatun wa rabbun ghafūr. Wallāhu a’lam bi al-ṣawāb.

https://gontornews.com/2019/02/13/meneladani-kedermawan-utsman-bin-affan/

Miftahul AnwarMeneladani Kedermawan Utsman bin ‘Affan
read more

STEI TAZKIA KEMBALI TANDATANGANI MOU YANG KETIGA KALINYA DENGAN IIUM

No comments

Jumat 08 Februari 2019 M / 02 Jumadil Akhir 1440 H, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia melakukan MoU yang ketiga kalinya dengan Internasional Islamic University (IIUM). Penandatangan MoU ini dilakukan di ruang sidang utama gedung Rektorat IIUM.

Prof Tan Sri Dato Dzulkifli Abdul Razak selaku Rektor IIUM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kerjasama ini InsyaAllah akan membawa konstribusi terbaik bagi pengembangan nilai-niai kemanusiaan yang merupakan substansi dari pendidikan.

Sementara Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc selaku Rektor STEI Tazkia menyampaikan rasa bahagia atas sambutan Rektor dan segenap pimpinan IIUM. Alhamdulillah Tazkia akan selalu sejalan dengan cita cita mulia dalam pengembangan dakwah, riset dan pengabdian masyarakat baik pada tingkat nasional maupun internasional ungkap Murniati yang juga alumni IIUM.

Hadir dalam pendantangan MoU ini adalah Dr (C) Andang Heryahya, M.Pd selaku Pembantu Ketua I Bidang Akademik, Dr. Mukhamad Yasid, MSi, Direktur Pascasarjana dan Nurizal Ismail, MA, Direktur Pusat Studi Kitab Klasik STEI Tazkia.

Pendantangan MoU ini juga disaksikan oleh Mokhamad Farid Maruf, PhD sebagai Atase Pendidikan, KBRI Kuala Lumpur.

Demikian dilaporkan oleh Tim Humas STEI Tazkia.

Rizqi ZakiyaSTEI TAZKIA KEMBALI TANDATANGANI MOU YANG KETIGA KALINYA DENGAN IIUM
read more

Fintech dari Perspektif Syariah, Bagaimanakah?

No comments

Ini bukti keuangan syariah melek perkembangan zaman. Financial Technology (FinTech) pun telah ada yang syariah.

Di perkembangan teknologi keuangan di Indonesia, beberapa jenis FinTech telah dapat disyariahkan. Fatwa-fatwa tentang FinTech yang dikeluarkan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) telah mengakomodasi berbagai jenis FinTech. Namun memang belum semua jenis.

Menurut Abdul Mughni, Lc., MHI, pengajar Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia,  beberapa jenis FinTech yang telah diatur kesyariahannya adalah jenis Peer to Peer Lending (pinjaman berbasis teknologi), uang elektronik (e-Money), dan gerbang pembayaran (payment gateway). “Sedangkan beberapa jenis FinTech seperti crowdfunding, market aggregator, risk and investment management belum memiliki fatwa syariahnya. Lain halnya seperti criptocurrency, maka ia hanya akan dikeluarkan fatwa DSN-MUI jika otoritas (Otoritas Jasa Keuangan – red) tidak melarang”, kata Mughni saat Monday Forum, dengan topik “Fintech Phenomenon and Its Problems from the Sharia Perspective”, Senin (28/1).

Dalam kegiatan yang rutin digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) STEI Tazkia ini, Mughni mengatakan, baru dua perusahaan yang menyabet gelar sebagai FinTech syariah. “Ada dua perusahaan yang sudah masuk kategori financial technology yang sesuai Syariah. 10 perusahaan fintech lainnya masih dalam proses pendaftaran, karena salah satu syarat menjadi syariah adalah perusahaan tersebut harus memiliki dewan pengawas syariah sesuai syarat DSN-MUI”, kata Mughni. Dua perusahaan tersebut adalah Amanna dan Investree.

Lebih lanjut, Mughni menjelaskan perkembangan fatwa terkait FinTech. Sampai saat ini, DSN-MUI telah menerbitkan fatwa-fatwa yang berhubungan dengan FinTech. Di antaranya fatwa yang telah dikeluarkan oleh MUI yakni fatwa nomor 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah dan 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah.

Selain fatwa, DSN MUI juga melakukan pengawasan terhadap FinTech syariah. Model pengawasannya yang dilakukan oleh DSN-MUI sampai saat ini mencakup dua bentuk. Pertama, Lembaga Keuangan/Bisnis Syariah yang sudah memiliki otoritas yang mengatur dan mengawasi dalam hal ini seperti bank, Industri Keuangan non Bank (IKNB), entitas pasar modal, uang elektronik, koperasi/BMT, bursa komoditas, maka diperlukan pengajuan izin usaha dan pengaturan sesuai otoritas berwenang.

Kedua, pada lembaga bisnis syariah yang tidak memiliki otoritas yang mengatur dan mengawasi seperti MLM, online trading, perusahaan rental, hotel, rumah sakit, perusahaan jasa IT, travel umrah/haji, sistem online trading syariah, maka perusahaan tersebut langsung melakukan pengajuan rekomendasi DPS dan dari Sertifikasi Lembaga Bisnis Syariah.

Anda juga bisa menyaksikan rekaman video Monday Forum Fintech Phenomenon and Its Problems from the Sharia Perspective”, Senin (28/1) lengkap di sini.

Monday Forum, adalah wahana olah pikiran rutin yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LLPM), STEI Tazkia. Monday Forum terbuka untuk umum, baik bagi pemateri ataupun audiensnya. Di Monday Forum pemateri, yang umumnya adalah para dosen Tazkia, diberi kesempatan memaparkan hasil penelitiannya atau proposal penelitiannya kepada audiens. Layaknya sebuah diskusi, Audiens pun memiliki kesempatan menanggapi paparan dari pemateri.

Diadakan tiap pekan, pada Senin pagi pukul 9.30-11.30 WIB, Monday Forum telah menjadi ajang para akademisi Kampus Tazkia untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya. Ajang ini juga bisa digunakan untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti konferensi internasional.

Download Materi Monday Forum 28 Januari 2019
Silakan unduh materi presentasi: FENOMENA FINTECH DARI PERSPEKTIF SYARIAH DAN PERMASALAHANNYA dari DSN MUI dengan mengisi sedikit data di bawah ini. Berkas berformat PDF akan segera terunduh di browser Anda setelah Anda mengeklik, “Download”. Berkas berukuran sekira 3,6 MB.

Miftahul AnwarFintech dari Perspektif Syariah, Bagaimanakah?
read more

Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa (Tahap Akhir)

No comments

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan tahiyyah islamiyyah semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Setelah melalui serangkaian proses Seleksi Interview, Test Potensi Akademik dengan Sistem Computer Based Test dan Pemberkasan dengan ini kami sampaikan Penerima Beasiswa Ekonomi Syariah Tazkia sebagai berikut :

NO NAMA LENGKAP JENIS BEASISWA KATEGORI BEASISWA
1 Alfiana Afiah PRESTASI PLATINUM ( UKT 100% )
2 Siti Annisa Satifa PRESTASI PLATINUM ( UKT 100% )
3 Muhammad Ma’ruf Sidik Ambiya TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
4 Muhammad Sholahuddin Asyari Putra TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
5 Nida Karima Salsabila TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
6 Nuha As Salma TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
7 Khusnul Zakwan M TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
8 Hasan Abbdullah TAHFIDZ PLATINUM ( UKT 100% )
9 Fatimah Azahra TIDAK MAMPU PLATINUM ( UKT 100% )
10 Athiyatul Zahra Nabillah Hasan PRESTASI JAUHAR ( UP 100% )
11 Indriani PRESTASI JAUHAR ( UP 100% )
12 Lala Indah Lestari PRESTASI JAUHAR ( UP 100% )
13 Mohamad Dicky Syahputra PRESTASI JAUHAR ( UP 100% )
14 Tasya Kharisma N PRESTASI JAUHAR ( UP 100% )
15 Afifah Islami Mujahidah TAHFIDZ JAUHAR ( UP 100% )
16 Zahran Tsauban Taqy TAHFIDZ JAUHAR ( UP 100% )
17 Deni Iskandar TAHFIDZ JAUHAR ( UP 100% )
18 Salman Abdul Haqqi TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )
19 Rifza Fauzi TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )
20 Nadila Putri Utami TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )
21 Bayu Syaputra TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )
22 Ai Cucu Minasari TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )
23 Jumsah Nawati TIDAK MAMPU JAUHAR ( UP 100% )

 

Note :

Proses selanjutnya silahkan melakukan daftar online di spmb.tazkia.ac.id dan daftar ulang dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Bagi yang mendapatkan Beasiswa PLATINUM (UKT 100%) batas akhir daftar ulang 28 Februari 2019.
  2. Bagi yang mendapatkan Beasiswa JAUHAR (UP 100%) batas akhir daftar ulang 31 Maret 2019.
  3. Biaya Daftar Ulang akan dikembalikan 100% dengan baiaya administrasi Rp.500.000,- dengan ketentuan diterima di Perguruan Tinggi Negeri lewat jalur SBMPTN atau SNMPTN.

Info lebih lanjut Hub. Sadam +62852-1146-4969 WA atau +62853-2026-1775 Dofir.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Bogor, 28 Januari 2019
Dibuat oleh,                                                                                                     Diketahui oleh,

TTD                                                                                                                   TTD

Rizqi Zakiya, S.E.I.                                                                                         Andang Heryahya, M.Pd.I., M.Pd
Kepala Bagian Humas                                                                                  Wakil Ketua I Bidang Akademik

Rizqi ZakiyaPengumuman Hasil Seleksi Beasiswa (Tahap Akhir)
read more