Berita Terbaru

GRAND OPENING: TAZKIAN GAMES 2019

No comments
Alhamdulillah telah terlaksana Grand Opening Tazkian Games 2019 pada tanggal 13 November 2019, dengan Tema Romansa Pemuda. Dalam program ini, Kemendagri menyediakan wadah untuk mahasiswa/i juga manajemen kampus dalam mengasah kemampuannya di bidang olahraga dan seni. Juga bertujuan untuk mempererat tali silatirahim antar civitas Tazkia.
Tazkian games ini sudah menjadi program tahunan. Pada tahun ini berlangsung 13 November – 11 Desember 2019 dan akan diadakan Grand Closing pada tanggal 12 Desember 2019
Semoga dengan adanya acara Tazkian Games ini dapat menyebar kebermanfaatan untuk seluruh civitas kampus
———————
Kementrian Dalam Negeri
BEM REMA Institut Tazkia
Kabinet Winakarya
2019/2020
===========================
Tetap terhubung dengan media sosial kami:
Twitter: @BEM_Tazkia
Youtube: BEM REMA Institut Tazkia
Miftahul AnwarGRAND OPENING: TAZKIAN GAMES 2019
read more

Institut Tazkia Gelar Special Student Dynamic Session X Indonesia Islamic Economics Forum 2019

No comments

 

Sentul City, Tazkia TV – Alhamdulillah, Institut Tazkia telah menyelenggarakan Indonesian Islamic Economics Forum 2019 yang disinergikan dengan Special Student Dynamic Session (SDS) yang rutin diadakan setiap ba’da Dzuhur hari Selasa.

 

Acara ini diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Asril, Mahasiswa Institut Tazkia jurusan Hukum Ekonomi Syariah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama seluruh peserta yang terdiri dari Civitas dan Mahasiswa Institut Tazkia, pembacaan corporate value Institut Tazkia, Pembacaan Hymne dan Mars Institut Tazkia oleh Paduan Suara Tazkia.

 

Rektor Institut Tazkia, Madam Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc memberikan sambutan dengan memberikan motivasi kepada mahasiswa Institut Tazkia bahwa dalam beberapa tahun kedepan, Badan Pusat Statistik memprediksikan bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2020-2030 dimana jumlah penduduk usia produktif mendominasi masyarakat.

 

Kita saat ini berada di Era Revolusi Industri 4.0 dan mengalami ketidakpastian global. Dalam rangka menjadikan Ekonomi Syariah sebagai solusi permasalahan ekonomi yang ada saat ini, diperlukan adanya penggerak yang terdiri dari sumber daya manusia yang memahami ilmu ekonomi dan ilmu agama secara komprehensif.
Para mahasiswa Tazkia sudah seharusnya menjadi salah satu pelopor ekonomi syariah di Indonesia, menjadi mahasiswa yang luar biasa, memiliki Karakter unggul dan siap berkontribusi di kancah global. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pembicara Pertama yaitu Gubernur Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, SE., M.M. Beliau menyampaikan bahwa potensi pasar terbesar adalah umat Islam, 83% dari penduduk Indonesia adalah Muslim. Sistem ekonomi syariah sudah terbukti sebagai sistem ekonomi yang terbaik. Nabi kita, Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, selain mengajarkan agama, beliau juga seorang pedagang. Berapa banyak orang Islam yang memahami Ayat dan Hadits yang berkaitan dengan ekonomi.

 

Mari kita buktikan integritas kita sebagai seorang Muslim, pahami dan amalkan juga, perhatikan bagaimana kehalalan produk yang kita konsumsi sehari-hari, bayangkan potensi Ziswaf dikembangkan untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Apa ayatnya, apa haditsnya, bagaimana implementasinya.

 

Beliau sempat memberikan tantangan kepada mahasiswa untuk mengemukakan inovasi mereka dalam mengembangkan ekonomi syariah. Beliau menyimpulkan bahwa menjadi mahasiswa harus berani mengambil resiko, menghadapi kesulitan dan lain sebagainya agar terbentuk Karakter yang tangguh dan unggul. Beliau mengakhiri penyampaiannya dengan bercerita tentang kisah hidupnya dan disimpulkan dengan kutipan Ayat Al-Quran, bahwa apa yang menurut kita baik boleh jadi sebenarnya buruk, boleh jadi apa yang menurut kita buruk sebenarnya baik, hanya Allah yang Maha Mengetahui.

 

Pembicara kedua, Ketua Umum OK OC Indonesia, Iim Rusyamsi, S. T, MM menyatakan bahwa anak millenial di Indonesia ada 83 juta, sekitar 43%. Dan kita harus mempersiapkan menghadapi bonus demografi, pasar halal dan potensi penduduk Muslim yang berkisar antara 170 juta orang kelas menengah dengan pengeluaran rata-rata 2 juta per bulan, dengan jumlah 300 jutaan uang yang beredar di antara kaum muslimin yang bisa membangun ekonomi umat kita.

 

OK OCE adalah gerakan pembukaan lapangan kerja basisnya entrepeneurship. Orang-orang diajak berwirausaha untuk menurunkan angka pengangguran di Indonesia melalui 4 tahapan.

 

Acara diakhiri dengan menampilkan video profil Institut Tazkia yang disambut dengan antusias oleh seluruh mahasiswa dan Civitas Institut Tazkia.

 

==========
Supported By:
Tazkia TV
Instagram: @tazkiatv
#steitazkia #tazkiatv
Miftahul AnwarInstitut Tazkia Gelar Special Student Dynamic Session X Indonesia Islamic Economics Forum 2019
read more

Indonesia Islamic Economics Forum 2019

No comments

 

Sentul City, TAZKIA TV – Pada hari Selasa, 12 November 2019 mengadakan acara seminar Indonesia Islamic Economics Forum 2019 sekaligus Grand Launching nama Institut TAZKIA yang digelar di Aula Auditorium Al-Hambra, Masjid Andalusia, Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

 

Acara ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama akan dimulai pukul 10.00-11.45 WIB dengan dihadiri oleh Pembina  Institut TAZKIA, Bpk. Drs. Muhammad Syafii Antonio, Rektor Institut TAZKIA, Ibu Drs. Murniati Mukhlisin, M. Acc, QWP, Gubernur Riau yang diwakilkan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau, Bpk. Drs. H. Masrul Kasmy, M. Si. Kemudian Gubernur Kalimantan Timur yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Bpk. Anwar Sanusi, M. Pd. Kelima, Bupati Kabupaten Siak yang diwakilkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak, Bpk. H. Hendrisan, S. Sos, M. Si. Keenam, Bupati Kabupaten Bangka Tengah yang akan diwakilkan oleh Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bangka Tengah, Bpk. Ahmad Syarifullah Nizam, S. E, M. Ap. Terakhir, Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakilkan oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah, Bpk. H. Kukuh Rahardjo

 

Kemudian, dilanjutkan ke acara sesi kedua pada pukul 13.00-14.30 WIB yang dihadiri kembali oleh Pembina Institut TAZKIA, Bpk. Drs. Muhammad Syafii Antonio, Rektor Institut TAZKIA dan Ibu Drs. Murniati Mukhlisin, M. Acc, QWP. Kemudian Gubernur Bangka Belitung, Bpk. Dr. H. Erzaldi Rosman, SE, MM serta Ketua Umum Oke Oce Indonesia, Bpk. Lim Rusyamsi, S. T, MM

 

==========
Supported By:
Tazkia TV
Instagram: @tazkiatv
#steitazkia #tazkiatv
Miftahul AnwarIndonesia Islamic Economics Forum 2019
read more

Pemberian Award The best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance

No comments

 

Sentul City, TAZKIA TV – Salah Satu agenda dari Indonesia Islamic Economics Forum 2019 adalah Pemberian Award dari Institut Tazkia kepada Pemberi Beasiswa Mahasiswa/i Institut Tazkia dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Ada beberapa Kategori Penghargaan yang di berikan pada sesi pertama, diantaranya :

 

1.The Best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance Kategori Dinar. Kategori ini diberikan kepada Gubernur Prov. Kalimantan Timur yang di wakilkan oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi kalimantan timur Bapak Anwar sanusi, M.pd.

 

 

2. The Best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance kategori Jauhar. Kategori ini di berikan kepada Gubernur prov. Riau yang di wakilkan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau yaitu Bapak Drs.H.Mashrul Kasmy,Msi.

 

3. The Best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance Kategori Jauhar. Kategori ini diberikan kepada Bupati kab. Siak yang di wakilkan oleh Asisten Perekonomian dan pembangunan Setda Kab.Siak bapak H.Hendrisan, S.Sos,M.Si

 

4. The Best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance Kategori Jauhar. kategori ini juga di berikan kepada Gubernur Bangka Belitung yang hadir langsung dalam acara Indonesia Islamic Economics Forum 2019 Bapak Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M.

 

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dr. M. Syafii Antonio dan Dr. Murniati Mukhlisin selaku Ketua Pembina Yayasan dan Rektor Institut Tazkia.

 

Dengan Adanya Penghargaan ini, semoga menjadi motivasi untuk Tetap mempertahankan dan lebih memajukan ekonomi syariah dan menjadi motivasi juga untuk daerah lain untuk mengembangkan Ekonomi Syariah.
==========
Supported By:
Tazkia TV
Instagram: @tazkiatv
#steitazkia #tazkiatv
Miftahul AnwarPemberian Award The best Regional Government in Providing Future Experts in Islamic Economics and Finance
read more

Sambutan Ketua Pembina Yayasan Tazkia Cendekia

No comments

Sentul City, TAZKIA TV – Acara sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, Dr. Muhammad Syafii Antonio. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan, baik dari pemerintah daerah yang telah bekerjasama dengan Institut TAZKIA maupun keluarga besar Institut TAZKIA yang telah bersama-sama membangun Tazkia hingga hari ini.

Beliau mengatakan bahwa Tazkia hadir berdasarkan keinginan untuk memperbaiki perekonomian bangsa terutama kemiskinan maupun kondisi pasar yang cenderung tidak baik.

“Maka dari itu, Tazkia ini diharapkan dapat melahirkan SDM ekonomi yang berkualitas untuk membangun ekonomi bangsa Indonesia, baik dari sektor perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, dan sektor-sektor ekonomi kecil lainnya.” Ujar Ketua Pembina Yayasan Tazkia Cendekia

Beliau menekankan juga bahwa tantangan Indonesia sangatlah banyak seiring dengan perkembangan era industri 4.0. Oleh karena itu, Tazkia tidak ingin terpisah dari bagian perjuangan menghadapi tantangan ini karena beliau menyakini dengan pembangunan secara kolektif tersebut dapat menyongsong perekonomian Indonesia menjadi lebih baik dan berdaya saing melalui pembangunan SDM ekonomi syariah.

Di akhir sambutan, beliau mengharapkan kembali dengan adanya transformasi nama Tazkia ini yang bermula dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam menjadi Institut TAZKIA dapat berubah kembali menjadi lebih baik, yaitu dengan nama Universitas TAZKIA yang mendunia.

Miftahul AnwarSambutan Ketua Pembina Yayasan Tazkia Cendekia
read more

Menjelang Pembukaan Acara Seminar Indonesia Islamic Economics Forum 2019

No comments

Sentul City, TAZKIA TV – Pada hari Selasa, 12 November 2019 mengadakan acara seminar Indonesia Islamic Economics Forum 2019 sekaligus Grand Launching nama Institut TAZKIA yang digelar di Aula Auditorium Al-Hambra, Masjid Andalusia, Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Acara ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama akan dimulai pukul 10.00-11.45 WIB dengan dihadiri oleh Pembina  Institut TAZKIA, Bpk. Drs. Muhammad Syafii Antonio, Rektor Institut TAZKIA, Ibu Drs. Murniati Mukhlisin, M. Acc, QWP, Gubernur Riau yang diwakilkan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau, Bpk. Drs. H. Masrul Kasmy, M. Si. Kemudian Gubernur Kalimantan Timur yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Bpk. Anwar Sanusi, M. Pd. Kelima, Bupati Kabupaten Siak yang diwakilkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak, Bpk. H. Hendrisan, S. Sos, M. Si. Keenam, Bupati Kabupaten Bangka Tengah yang akan diwakilkan oleh Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bangka Tengah, Bpk. Ahmad Syarifullah Nizam, S. E, M. Ap. Terakhir, Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakilkan oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah, Bpk. H. Kukuh Rahardjo

Kemudian, dilanjutkan ke acara sesi kedua pada pukul 13.00-14.30 WIB yang dihadiri kembali oleh Pembina Institut TAZKIA, Bpk. Drs. Muhammad Syafii Antonio, Rektor Institut TAZKIA dan Ibu Drs. Murniati Mukhlisin, M. Acc, QWP. Kemudian Gubernur Bangka Belitung, Bpk. Dr. H. Erzaldi Rosman, SE, MM serta Ketua Umum Oke Oce Indonesia, Bpk. Lim Rusyamsi, S. T, MM

Miftahul AnwarMenjelang Pembukaan Acara Seminar Indonesia Islamic Economics Forum 2019
read more

Apakah Ekonomi Kreatif bisa berkolaborasi dengan wisata halal?

No comments

Penulis: Naufal Rizqullah Al Banjari

Sentul City, TAZKIA TV – Indonesia sedang bersiap diri untuk menghadapi tantangan perekonomian kedepan dimana selain melawan ketidakstabilan perekonomian global, juga sedang mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk merespon peluang dalam menjaga stabilitas perekonomian dalam negeri. Dalam hal ini, Institut TAZKIA kembali menggelar agenda Monday Forum edisi 11 November 2019 dengan bertemakan “Islam, Ekonomi Kreatif, & Wisata Halal” yang dihadiri dan diisi langsung oleh seorang akademisi sekaligus Kepala Jurusan Magister Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Tantan Hermansah, M. Si dengan dimoderatori oleh Dr. Indra, M. Si selaku Direktur Pusat Studi Halal Institut TAZKIA.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa, dosen, dan beberapa akademisi yang telah mengikuti secara khidmat sejak pukul 09.30-11.40 WIB di International Class lantai 3. Sejumlah pembahasan yang disampaikan oleh Dr. Tantan hari ini adalah bagaimana ekonomi kreatif di Indonesia dapat hidup dan berkembang secara terus seiring dengan sumber daya manusianya juga dibangun dan dibina dalam mencapai tujuan strategis Indonesia, yaitu Pariwisata Halal.

Dikatakan oleh akademisi yang berasal dari Garut ini bahwa dua variabel tersebut memiliki peluang yang amat menguntungkan untuk mendongkrak pendapatan negara, mulai dari devisa negara, produk domestik bruto (PDB), dan sebagainya.

“Tetapi semua itu (wisata halal & ekonomi kreatif) baru dapat tercapai ketika SDM nya sudah dibangun dan dibina tentang pengelolaan kawasan pariwisata yang dimaksud” Ujar Kajur Magister Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain itu, ekonomi kreatif dapat selalu ada dan berkembang secara terus menerus tentunya berasal dari ide yang dikeluarkan dari para pelaku ekonomi kreatif. Nantinya ide-ide tersebut dapat dikolaborasikan dengan wisata halal setelah dikeluarkannya _roadmap_ tentang Pariwisata Halal oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Maka dari itu, perlu dibuat kembali forum-forum diskusi seperti ini agar kita selaku akademisi dapat menyiasati peluang ini dengan baik dan juga dapat mendorong pemerintah untuk segera menetapkan dan mengeluarkan _roadmap_
Pariwisata Halal dengan memberikan hasil-hasil diskusi yang membahas tentang perihal ini” kata Dr. Tantan.

Dalam sesi diskusi kali ini, beliau memaparkan sejumlah cara untuk menilai pencapaian pengembangan ekonomi kreatif, diantaranya:

1) Penciptaan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,
2) Peningkatan jumlah dan daya saing ekonomi kreatif,
3) Peningkatan devisa dan kontribusi terhadap neraca perdagangan,
4) Peningkatan konsumsi Republik Indonesia terhadap produk kreatif.

Acara ini kemudian ditutup dengan sesi penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.

Miftahul AnwarApakah Ekonomi Kreatif bisa berkolaborasi dengan wisata halal?
read more

Institut Tazkia Adakan Dialog Akademik dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

No comments

Banjarmasin, 1 November 2019/3 Rabiul Awwal 1441H

Telah diadakannya dialog akademik antara Rektor Institut Tazkia, Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc dan Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Prof. Dr. H. Ahmad Khairuddin, M.Ag beserta jajaran. Diakhir dialog kedua rektor berkenan menandatangani kerjasama Tridharma.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia Adakan Dialog Akademik dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
read more

Politeknik Negeri Banjarmasin Undang Tazkia Untuk Review Kurikulum

No comments

31 Oktober 2019/2 Rabiul Awwal 1441H, Insitut Tazkia memenuhi undangan Politeknik Negeri Banjarmasin untuk review kurikulum.

Untuk kesekian kalinya Tazkia melakukan review kurikulum berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kali ini Tazkia hadir di Politeknik Negeri Banjarmasin.

Dr. Murniati Mukhlisin sebagai Rektor Tazkia hadir Sebagai rangkaian agenda memenuhi undangan kampus lain di Banjarmasin. Hal ini menunjukkan Tazkia sebagai kampus rujukan yang terus dipercaya berbagai lembaga nasional untuk pengembangan kurikulum Ekonomi Syariah.

 

 

Rizqi ZakiyaPoliteknik Negeri Banjarmasin Undang Tazkia Untuk Review Kurikulum
read more

Perkuat Ukhuwah Antar Sesama LDK se-Priangan Barat, LDK Al-Iqtishod Mengadakan Kegiatan Mabit Spesial FSLDKD

No comments

 

Sentul City, TAZKIA TV – Bicara pergerakan dakwah memang tak pernah luput dari mahasiswa Institut TAZKIA. Kali ini datang dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Iqtishod Institut TAZKIA yang pada akhir pekan lalu menggelar acara LDK Regional Priangan Barat dengan konsep kegiatan berupa Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT).

 

Kegiatan tersebut dilakukan selama 2 hari, yakni Sabtu-Ahad, 19-20 Oktober 2019 di Masjid Andalusia, Sentul City.

 

Dihadiri sekitar 160 delegasi atau 15 LDK dari berbagai kampus di wilayah Priangan Barat, acara ini diadakan untuk membangun ukhuwah antar Civitas TAZKIA dengan para tamu yang dikirim dari masing-masing LDK.

 

Pada momentum spesial ini, panitia mengusung tema “Membangun Karakter Islami Untuk Menjadi Negarawan yang Sejati”. Turut mengundang Ustadz Abu Fakhri Nabhah Rabbani sebagai pembicara yang selama ini dikenal ahlinya dalam memberikan materi yang berkaitan dengan tema tersebut.

 

 

Beliau menyampaikan tentang akhlak apa saja yang harus dimiliki oleh seorang muslim saat ini. Diantaranya yang disebutkan olehnya, ialah tidak boleh cepat marah, tidak boleh cepat tersinggung, tidak mudah kecewa, tidak mudah merendahkan orang lain, dan tidak mudah putus asa dalam melakukan sesuatu.

 

Tidak ketinggalan, beliau juga menyebutkan kelemahan muslim milenial saat ini yang cenderung mengarah ke wilayah yang terlalu negatif. Seperti mental lemah, perasaan lemah, larut dalam perasaan, sering menyalahkan keadaan, dan membalas keburukan dengan keburukan.

 

Dalam mengakhiri sesi penyampaian materi olehnya, beliau berpesan agar setiap muslim dapat memiliki sifat qurani atau berakhlak sesuai dengan Al-Quran demi terwujudnya karakter islami secara _kaffah_ sebagai negarawan yang sejati.

 

Acara ini kemudian ditutup dengan agenda sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan pemilihan ketua LDK Regional Priangan Barat yang dilakukan pada hari Ahad pagi. (Anisa Syahidah Mujahidah & Naufal Rizqullah Al Banjari)
Miftahul AnwarPerkuat Ukhuwah Antar Sesama LDK se-Priangan Barat, LDK Al-Iqtishod Mengadakan Kegiatan Mabit Spesial FSLDKD
read more