Syiar Ekonomi Islam

Terpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia

No comments

Alhamdulillah, Institut Agama Islam (IAI) Tazkia berhasil mendapatkan penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarTerpilih Sebagai Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia, Bukti Nyata Kontribusi Tazkia
read more

Institut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia

No comments

REPUBLIKA.CO.ID, PAKISTAN — Institut Agama Islam (IAI) Tazkia mendapat penghargaan Istimewa karena terpilih sebagai kampus penyedia pendidikan keuangan syariah terbaik di dunia. Prestasi IAI Tazkia ini mengungguli berbagai lembaga pendidikan yang tersebar lebih dari 60 Negara. Penghargaan ini diberikan oleh Global Islamic Finance Award (GIFA) yang berpusat di UK.

Rektor Institut Tazkia Dr Murniati Mukhlisin MAcc CFP, langsung yang menerima penghargaan tersebut. Menyesuaikan situasi pandemi Covid-19, penyelenggara mengadakan even daring bagi peserta di mancanegara.

“Komitmen kami adalah untuk mencapai visi 2025 yaitu menjadi rujukan bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual kelas dunia berkarakter T-A-Z-K-I-A (Tauhid-Amanah-Zero Defect-Knowledge Competence-Innovative Istiqamah-Achievement Through Team Work (red). Penghargaan GIFA 2020 ini tentunya memberikan motivasi bahwa kami harus terus bergerak lebih cepat,” kata Murniati dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (14/9)

Dikatakan Murniati, penghargaan ini adalah buah dari kontribusi tulus Kampus Tazkia. Tidak kurang dari 20 Tahun, Tazkia telah ikut menghadirkan nuansa ekonomi syariah di tanah air. “Tazkia menjadi pelopor dengan memperjuangkan hadirnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam yang kini telah alih status menjadi Institut Agama Islam Tazkia,” ujarnya.

Berbarengan dengan itu, melalui payung Tazkia Consulting, dosen dan peneliti Kampus Tazkia membantu proses konversi banyak bank konvensional menjadi syariah. Di antaranya adalah Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia itu juga memberikan kontribusi untuk bank milik pemerintah daerah menjadi Unit Usaha Syariah dan Bank Umum Syariah seperti Bank NTB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan akan menyusul bank-bank daerah  dengan program kerja sama yang terus dikembangkan oleh Kampus Tazkia. Begitu juga sektor lainnya seperti asuransi, entitas bisnis, koperasi dan UMKM syariah.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui Baitul Tamkin Tazkia Madani (sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu) yang telah sukses diadopsi oleh Pemprov NTB dan juga dikembangkan di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Dosen dan peneliti Kampus Tazkia juga terus menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk berkontribusi dalam pencapaian Indonesia sebagai Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah di level mancanegara.

Dikatakan Murniati, Kampus Tazkia telah menghadirkan kelas internasional yang bekerja sama dengan kampus-kampus di lebih dari 10 negara yang ikut mendorong kurikulum ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya adalah kampus di Yordania, Maroko, Jepang, Inggris, Spanyol, Turki, Rusia.

Manajemen Institut Tazkia juga menyediakan program hafizpreneur dan hafiznomist, program hafalan 30 juz kombinasi program sarjana ekonomi/bisnis. Diharapkan Alquran bisa hadir di setiap kegiatan termasuk ketika mengimplementasikan ekonomi dan bisnis para mahasiswa dan alumni.

“Upaya peningkatan kualitas dosen selalu rutin dilakukan bukan hanya di level nasional tapi juga di level internasional,” ujarnya. Termasuk di antaranya pengiriman dosen ke KBRI/KJRI luar negeri untuk memberikan pencerahan tentang peranan syariah di tataran keluarga dan industri.

Semua upaya yang Institut Tazkia lakukan, tidak hanya berbuah kontribusi real di masyarakat, tapi juga penghargaan yang dicapai oleh Institut Tazkia kali ini sebagai Lembaga Penyedia Pendidikan Keuangan Syariah Terbaik di Dunia (The Best Islamic Finance Education Provider). Dengan pencapaian ini, Institut Tazkia semakin yakin menyongsong masa depan menggapai visi global dan menghadirkan solusi Ekonomi syariah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Miftahul AnwarInstitut Tazkia, Kampus Keuangan Syariah Terbaik di Dunia
read more

Mengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman

No comments

Oleh: Rizqy Zakiya

Bismillah..Para pembaca yang saya cintai karena Allah. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya mengajak seluruh pembaca untuk mengambil hikmah dari kisah Nabi Sulaiman yang tercatat dalam ayat Al-Quran surat An-Nahl ayat 15, 16 dan 17. Tentang kisah bagaimana seorang Nabi Sulaiman yang Allah berikan seluruh kelebihan yang tidak dimiliki Nabi lainnya dan ummat manusia secara keseluruhan, namun tidak membuat Nabi Sulaiman lupa diri dan berpaling dari jalan Allah dan sebaliknya membuat Nabi Sulaiman menjadi salah satu hamba yang paling bersyukur, bertaqwa dan isitqomah dalam jalan dakwah.

Sebagai pengawal mari kita bahas segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada Nabi Sulaiman, yang 4 diantaranya tercatat dalam surat An-Nahl ayat 16 & 17:

Pertama, Nabi Sulaiman Alaihissalam memiliki Glorious Throne atau singgasana yang Mulia. Syaikh Ali Ash Shabuni menyebutkan dalam kitabnya yang berjudul mukhtashar ibnu katsir menyebutkan bahwa Nabi Sulaiman tidak hanya mewarisi kerajaan dari Ayahandanya Nadi Daud, tapi juga mewarisi keNabian.

Kedua, kemampuan yang tidak tertandingi atau Unparalleled Skill. Nabi Sulaiman memiliki beberapa kemampuan yang tidak Allah berikan kepada para Nabi yang lain diantaranya mampu berkomunikasi (memehami bahasa) dengan burung dan binatang lainnya.

Ketiga, Nabi Sulaiman dianugerahi Harta yang Berlimpah.

Keempat, Nabi Sulaiman Allah berikan kekuasaan untuk memimpin pasukan yang tidak tertandingi atau Unmatch Army. Dalam lanjutan surat An-Nahl ayat 17 dijelaskan bahwa Allah berikan kekuasaan terhadap Nabi Sulaiman untuk memimpin pasukan yang terdiri dari Manusia, Burung & Jin.

Para Pembaca yang saya cintai karena Allah, bisa dibayangkan jika kita memiliki segala kelebihan yang Allah titipkan kepada Nabi Sulaiman, bisa kita bayangkan seberapa sombong dan lupa dirinya kita dengan seluruh kelebihan tersebut. Jangankan harta kekuasaan dan kelebihan yang diberikan kepada Nabi Sulaiman, harta yang kita miliki saat ini pun yang tidak apa-apanya jika kita berkaca kepada Nabi Sulaiman, telah membuat kita lalai kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan tidak jarang hal tersebut justru menjerumuskan kita kepada kekufuran dan tidak mendatangkan manfaat sama sekali untuk kehidupan kita di dunia bahkan apalagi kehidupan kita nanti di akhirat.

Lalu bagaimana seorang manusia yang Allah berikan segalanya seperti Nabi Sulaiman bisa tetap tunduk dan bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Pada Quran surat An-Nahl ayat 15 Allah ta’ala menjelaskan bahwa kuncinya adalah ilmu. Ilmu inilah yang menjadi kunci utama yang membuat Nabi Sulaiman tetap istiqomah dalam ketundukannya terhadap Allah ta’ala, sehingga semakin banyakan kelebihan yang Allah berikan kepadanya dengan keutamaan ilmu itulah yang membuat Nabi Sulaiman semakin bersyukur dan tunduk terhadap kekuasaan Alla ta’ala bukan sebaliknya.

Inti pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Sulaiman ini adalah bahwa seluruh harta dan kelebihan yang Allah berikan kepada kita adalah sebagai ujian untuk melihat bagaimana respon kita dengan segala kelebihan atau harta tersebut, apakah akan membuat kita bersyukur dan semakin bertaqwa kepada Allah ta’ala atau malah membuat kita terlena, sombong dan semakin menjauh dari hidayah Allah ta’ala. Kuncinya mintalah kepada Allah untuk dikaruniakan ilmu dan pemahaman agar kita bisa menjadi orang yang semakin bersyukur dengan segala kelebihan yang Allah ta’ala berikan kepada kita dan bukan sebaliknya. (Anwar G)

Miftahul AnwarMengambil Hikmah Dibalik Kisah Kekayaan dan Keta’atan Nabi Sulaiman
read more

Ustadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”

No comments

Mari kita simak nasihat Guru kita kita tercinta “Ustadz Abdul Somad” tentang anjuran bahkan keutamaan mempelajari Ekonomi Islam, sebagai satu-satunya solusi kebangkitan Ekonomi Ummat (Nasional)…

Miftahul AnwarUstadz Abdul Somad : “Solusi Kebankitan Ekonomi, Pelajari & Terapkan Ekonomi Syariah”
read more

Webinar Nasional “Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”

No comments

Senin, 10 Agustus 2020 Institut Agama Islam Tazkia telah mengadakan Webinar Nasional Seri Bincang Bincang Pimpinan dengan tema:

“Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”

Yang menghadirkan langsung pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya, yaitu:

~ Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec (Pakar Ekonomi Syariah Global );

~ H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si (Wakil Gubernur Kalimantan Timur);

~ Ir. Rudy Soeprihadi Prawiradinata, MCRP, Ph.D (Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).

______________________________

Simak video Webinar lengkapnya pada link YouTube Tazkia TV dibawah ini:

Miftahul AnwarWebinar Nasional “Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Ibu Kota Baru Penajam”
read more

المحاضرة الدولية عبر الانترنت في التزكيا مع الدكتور وصفي عاشور

No comments

.قد أقيمت محاضرة بمناسبة تفشي فيروس كورونا التي أصابت العالم بأجمعها، فنحن كالمسلمين نزن دائما كل واقعة بميزان الشرع والتكييف الفقه لكي نقف أمام هذه الظاهرة موقا صحيحا

الجامعة الاسلامية التزكيا كأحد مرجع للدراسة الاسلامية في الجمهورية الاندونيسية بالفعل يصدر رأيا وأسهم في حل هذه المصائب، فأقيمت محاضران وندوات في مختلف المجلات كالاقتصاد والاجتماع والتاريخ ، تكلم فيها الاساتذة والدكاترة والخبراء الافاضل بقصد توضيح الاحكام الصحيحة والموقف الصحيح

ففي يوم الاربعاء 28 شعبان 1441 هـ الموافق 22 إبريل 2020 م تشرفت الجامعة بإقامة محاضرة عبر الانترنت بعنوان (منهجية الإفتاء في نازلة فيروس كورونا )  تكلم فيها ثلاثة اساتيذ افاضل هم الشيخ الدكتور وصفي عاشور أبو زيد المصري والشيخ الدكتور عارف رحمن والشيخ فهمي سالم حفظهم الله

من هذه المحاضرة نعرف عظمة وظيفة المفتي وخطورة الافتاء والضوابط والاخلاق التي لا بد ان يتحلاها المفتي في فتاواه. وكذلك نظرية اسلامية في أن المفتي لا بد ان يكون له كفاية علمية عالية ونظرة واسعة في مسالة ما، ولا بد ان يتعاون مع العلماء في مختلف العلوم كالطب والاجتماع والبيولوجيا

ونحن نوافق ما قررت الحكومة باصدار قرار التباعد الاجتماعي والحجر الصحي المحلي ونسال الله ان يحمي بلاد المسلمين والعالم جميعا وان يرد الامن كما كان

Miftahul Anwarالمحاضرة الدولية عبر الانترنت في التزكيا مع الدكتور وصفي عاشور
read more

International Webinar Spesial Series Hadirkan Ulama Mesir dan Indonesia

1 comment

Oleh : Aisyah As-Salafiyah (Mahasiswa Tazkia Angkatan 17)

Alhamdulillah atas izin Allah Ta’ala, pada hari Rabu, 22 April 2020, Institut Tazkia kembali menyelenggarakan Webinar Series, namun sore ini edisi Spesial, karena merupakan Webinar Internasional berbahasa Arab dengan para pakar dari Mesir dan MUI. Webinar dengan tema “Metodologi Fatwa dalam Menyikapi Virus Corona” atau “منهجية الإفتاء في نازلة فيروس كورونا” dilaksanakan via Google Meet dan beberapa media sosial Institut Tazkia.

Acara dimulai pada pukul 16.30 WIB oleh moderator, Ust. Arip Rahman, Lc, MA selaku dekan fakultas Syariah Institut Tazkia. Beliau menyatakan bahwa pada masa sekarang ini, virus Corona telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga dampaknya banyak fatwa hukum syariah yang dikeluarkan terkait ibadah.

Agenda utama yaitu penyampaian materi oleh Dr. Washfi Ashur Abu Zaid, seorang Ulama Mesir, komite Tazkia dan pakar Ushul Fiqh dan Maqashid Syariah. Beliau menyampaikan tentang urgensi pembentukan fatwa, fatwa yang dikeluarkan mestilah melalui metodologi yang benar, karena seorang mufti ibarat seorang dokter, ia harus tahu bagaimana cara pengobatan yang terbaik sesuai dengan keadaan penyakit.

Diantara metode yang harus dipenuhi oleh dalam penentuan fatwa adalah:
🔹 Mufti haruslah seseorang yang ahli.
🔹 Mufti harus memahami betul pokok permasalahannya.
🔹 Mufti harus memiliki pengetahuan tentang hukum Syar’i yang berkaitan dengan permasalahan yang terjadi.
🔹 Menjaga maqashid syariah.
🔹 Mempertimbangkan akibat yang maslahat.

Materi dilanjutkan oleh KH. Fahmi Salim, Lc.MA yang merupakan salah satu anggota MUI pusat dan sekertaris dewan pakar JATTI. Beliau menyampaikan tentang urgensi seorang mufti memahami ilmu agama dan ilmu dunia (termasuk ilmu kedokteran).

Selain itu, beliau sebagai anggota MUI juga menyampaikan beberapa fatwa yang telah dikeluarkan terkait prosedur tata cara beribadah selama masa pandemi Corona ini, setelah tentunya melalui berbagai metodologi fatwa yang Insya Allah terpercaya. Diantaranya adalah fatwa hukum shalat dan wudhu bagi tenaga medis rumah sakit, tentang prosedur penguburan jenazah hingga tentang tata cara ibadah.

Pada Webinar kali ini, Ketua Yayasan Tazkia, Dr. Syafii Antonio dan Rektor Institut Tazkia, Madam Murniati Mukhlisin, M.Acc turut bergabung menghadiri dan menyimak ilmu yang disampaikan oleh kedua narasumber.

Dengan dilaksanakannya Webinar ini, diharapkan dapat menjadi bekal bagi mufti, hakim dan ahli ilmu agar dapat mengetahui bagaimana urgensi metodologi pengambilan fatwa yang baik, langsung dari kedua pakar ulama Mesir dan Indonesia. Semoga kedepannya kita akan dapat banyak menghasilkan fatwa yang benar dan maslahat bagi ummat, Insya Allah.

> Untuk kajian lengkapnya bisa diakses di channel youtube Tazkia TV:

Sampai jumpa di Webinar Series selanjutnya!

==========
Held By :

International Program & Prodi Hukum Ekonomi Syariah Tazkia

Supported By:

Tazkia TV

#webinar #ulama #mesir #MUI #dirumahaja #workfromhome #socialdistancing #stayathome #tazkia #tazkiatv #nstituttazkia #ekonomi #ekonomiislam #ekonomisyariah

Miftahul AnwarInternational Webinar Spesial Series Hadirkan Ulama Mesir dan Indonesia
read more

Webinar Series “Kebijakan Makroprudential Syariah”

No comments

Ikuti Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube, Instagram, Facebook & Google Meet Besok Sore (17 April 2020) Pukul 16.00 WIB

Bersama Dr. Yono Haryono (Dosen Pascasarjana IAI Tazkia, Ekonom Senior Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia Anggota Badan Pengurus Harian DSN-MUI) dengan tema:

“Kebijakan Makroprudential Syariah”
_____

>>Yuk Ikuti Webinarnya dengan cara klik link google meet dibawah ini:

https://meet.google.com/rgb-tvio-voo

>>Atau Teman-teman juga bisa mengikuti sesi webinar ini pada live Youtube Tazkia TV:

>>Live Instagram nya bisa disimak di Instagram @tazkiaofficial atau langsung klik link ini:

http://www.instagram.com/tazkiaofficial

>>dan Juga Live Facebooknya di:

https://www.facebook.com/institut.tazkia
_____

Info: Acara ini diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Institut Tazkia, dan seluruh pemateri adalah Dosen Institut Tazkia yang mendedikasikan Ilmu untuk kemasalahatan ummat & perkambangan Ekonomi Islam Indonesia. Untuk Kelas Lanjutan & Pendalaman Materi Ekonomi Islam dapat Mendaftar Pascasarjana Institut Tazkia ( spmb.tazkia.ac.id )
_______
#webinar #dirumahaja #socialdistancing #workfromhome #lockdown #corona #covi̇d19 #pascasarjanatazkia #instituttazkia #tazkiatv #webinar #bogor #indonesia #ekonomi #ekonomiislam

Miftahul AnwarWebinar Series “Kebijakan Makroprudential Syariah”
read more

Webinar Series “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”

No comments

Ikuti Webinar Tazkia Spesial Live On Youtube, Instagram, Facebook & Google Meet Besok Sore (16 April 2020) Pukul 16.00 WIB

Bersama Dr. Sutan Emir Hidayat, SP, MBA (Dosen Pascasarjana Tazkia, Direktur Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah) dengan tema:

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”
_____

>>Yuk Ikuti Webinarnya dengan cara klik link google meet dibawah ini:

https://meet.google.com/rgb-tvio-voo

>>Atau Teman-teman juga bisa mengikuti sesi webinar ini pada live Youtube Tazkia TV:

>>Live Instagram nya bisa disimak di Instagram @tazkiaofficial atau langsung klik link ini:

http://www.instagram.com/tazkiaofficial

>>dan Juga Live Facebooknya di:

https://www.facebook.com/institut.tazkia
_____

Info: Acara ini diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Institut Tazkia, dan seluruh pemateri adalah Dosen Institut Tazkia yang mendedikasikan Ilmu untuk kemasalahatan ummat & perkambangan Ekonomi Islam Indonesia. Untuk Kelas Lanjutan & Pendalaman Materi Ekonomi Islam dapat Mendaftar Pascasarjana Institut Tazkia ( spmb.tazkia.ac.id )
_______
#webinar #dirumahaja #socialdistancing #workfromhome #lockdown #corona #covi̇d19 #pascasarjanatazkia #instituttazkia #tazkiatv #webinar #bogor #indonesia #ekonomi #ekonomiislam

Miftahul AnwarWebinar Series “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”
read more

Sharing Session Live on Instagram “Suka Duka Kuliah di Negeri Cina, Saat Corona Mulai Menyerang”

No comments

Yuk ikuti Sharing Session Live On Instagram @tazkiaofficial
———
Dengan tema:
“SUKA DUKA KULIAH DI NEGERI CINA, SAAT CORONA MULAI MENYERANG”
———
Bersama : Siti Khadijah / @sittikhdjh (Alumni Tazkia angkatan 12 / Mahasiswa S2 Zhejiang University of Technology, China) @zhejianguniversity

Dipandu oleh : Miftahul Anwar @miftahul76 (Alumni Tazkia angkatan 11).
———
Catet waktu nya:
Hari / Tanggal : Selasa 14 April 2020 / 20 Syaban 1441 H
Waktu : 20.00 – Selesai (WIB) .
———
Dapatkan Tips & Trick bagaimana cara bisa diterima kuliah di China dengan program Beasiswa

Dapatkan juga informasi terkait kondisi awal penyebaran Pandemi Corona di Cina
———
Segera Follow IG Institut Tazkia @tazkiaofficial.
>>>Bantu Share ke Kawan2 yang lain ya.
________
#dirumahaja #socialdistancing #workfromhome #physicaldistancing #lockdown #corona #virus #covid_19 #tazkiatv #indonesia #cina #china #wuhan

Miftahul AnwarSharing Session Live on Instagram “Suka Duka Kuliah di Negeri Cina, Saat Corona Mulai Menyerang”
read more