Syiar Ekonomi Islam

Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”

No comments

Today Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar

International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy dengan Pemateri Wiku Suryomurti (PhD Student, Glasgow University)

⏰ 16.00 – 17.30

More info Klik Link :

Bit.ly/JoinWebinarTazkia

(Group Kedua, Karena Grup Pertama Sudah Full)

Google Meet Link :

http://meet.google.com/net-ommr-vxm

CP : wa.me/6282161877704

Held By :

Magister Ekonomi Syariah Institut Tazkia

Silahkan dishare ke Relasi Sekalian

———————

www.tazkia.ac.id

www.instagram.com/tazkiaofficial

Postgraduate Tazkia Enrollment : spmb.tazkia.ac.id

Miftahul AnwarTazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”
read more

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

No comments

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

Bersama : Revardi Syahputra, S.E. (Founder Digiclass, Alumni 2019 Institut Tazkia) IG : @revardysyahp

Dengan Moderator : Fakhry Barly, S.E. ( Jajaka Bogor 2017, Alumni 2019 Institut Tazkia ) IG : @fakhrybarly

Ikut Live di Instagram Institut Tazkia : www.instagram.com/tazkiaofficial
Hari / Tanggal : Jum’at 20 Maret 2020 / 26 Rajab 1441
Waktu : 20.00 – 21.00

Ikuti & dapatkan Tips Menjadi Pengusaha dengan Omset Milyaran di Usia Muda.

Segera Follow IG Institut Tazkia.

NB :
😎 Pemateri kita baru lulus Tazkia lho… Tpi Omsetnya dah milyaran Alhamdulillah.. 😊
💡 Bonus Paket Data / Pulsa Total 300K bagi yang beruntung

Share ya ke Kawan2.

#ProduktifDiRumah
#PJJSoftskill
#revardisyahputra
#fakhrybarly
#InstitutTazkia
#MilenialSholehMilyarder

Miftahul AnwarIkuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder
read more

Tazkia Terapkan Sistem Work From Home dengan Tugas Tambahan Hafalan Al Quran

No comments

Demi mencegah penyebaran wabah virus Corona di lingkungan kampus, Institut Tazkia Memberlakukan Work From Home (WFH) kepada seluruh karyawan dan dosen tetap hingga 28 Maret 2020. Ini diketahui dari surat edaran nomor 003-B/SE/Institut-Tazkia/3/2020 Tentang Penerapan Work From Home (WFH) Bagi Karyawan Selama Pandemi Virus Corona (COVID-19), pada Selasa (17/3).

“Seluruh Wakil Rektor dan para pimpinan sampai setingkat Kepala Bagian bertangunggjawab terhadap berjalannya proses WFH dengan mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan,” tulis Rektor Institut Tazkia, Murniati Mukhlisin dalam surat edaran tersebut, Rabu (18/3).

Kendati demikian Institut Tazkia memiliki ketentuan tersendiri terkait sistem WFH yang diterapkan. Di antaranya, adab dan tata cara, mulai dengan 4T sendiri-sendiri. Memakai baju kerja seperti biasa, dilengkapi dengan teknologi yang memadai (bisa pinjam dari kampus).

“Karyawan dan dosen tetap wajib mengajukan request attendance di sistem https://www.talenta.co/ yang wajib dilengkapi deskripsi kerjaan yang dilakukan pada hari tersebut. Bukti/hasil pekerjaan harian wajib dikirimkan ke email atasan masing-masing,” tambahnya.

Kemudian, karyawan yang mendapat perlakuan WFH tidak diperbolehkan meninggalkan kediaman/tempat tinggal kecuali untuk kondisi darurat atau meminta izin kepada atasannya. Prosedur WFH berlaku untuk semua bagian di tiga kampus, kecuali untuk bagian tertentu. Seperti di kampus utama Sentul, bagian keamanan dan umum tetap masuk untuk memastikan kondisi kebersihan dan keamanan kampus.

“Kampus Dramaga dan Cilember: Bagian Keamanan, Umum, Pembina, Dapur, Ibu Cuci tetap masuk untuk memastikan kondisi kebersihan, keamanan dan pasokan sandang pangan di kampus,” ujarnya.

Selain itu, Institut Tazkia juga memberikan tugas tambahan selama WFH diterapkan. Di antaranya, tambahan hafalan Alquran (pilih salah satu). Muraja’ah 30 Juz, Juz 30, Juz 1, Surah Ar-Rahman, Surah Al-Mulk, Surah Yasin. Setoran dilakukan hari Jumat di akhir WFH via voice note ke atasan masing-masing. Perbaikan Prosedur Kerja dan Instruksi ISO 9001:2015 oleh unit kerja.

“Mekanisme disampaikan oleh bagian lembaga penjaminan mutu Tazkia, dengan laporan status per unit kerja oleh atasan yang bersangkutan dan bukti screenshoot di akhir WFH,” katanya.

Selanjutnya bagi yang berstatus dosen tetap, membuat draft penelitian dan pemberdayaan yang diserahkan ke LPPM Tazkia di Monday Forum tanggal 23 atau 30 Maret 2020. Semua dosen membuat rekaman sendiri tentang subjek kuliah durasi 30-60 menit, dikirim ke it@tazkia.ac.id, untuk bahan e-learning. Untuk memastikan CTTB, koordinasi secara daring (online) sangat dianjurkan dengan menggunakan Zoom, GoogleMeet, FacebookLive dan lain-lainnya.

“Bagi karyawan yang secara darurat harus datang ke kampus selama prosedur WFH diwajibkan berkoordinasi dengan bagian SDM dengan pengawasan dari pihak keamanan,” tandasnya. (republika.co.id)

Miftahul AnwarTazkia Terapkan Sistem Work From Home dengan Tugas Tambahan Hafalan Al Quran
read more

Sebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus

No comments

Setelah sebelumnya telah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) untuk seluruh kegiatan mahasiswa dan civitasnya, Institut Tazkia kembali melakukan tindakan lanjutan pencegahan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan dan fogging di seluruh area kampus dan sekitarnya.

Dalam kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini, Institut Tazkia bekerjasama dengan Rumah Sakit Ummi dan para relawan dari Indonesia Humanity Care (IHC).

Diaharpkan dengan penyeprotan cairan desinfektan ini, Institu Tazkia dapat terhindar dari dampak penyebaran Virus Corona dan tidak ada satupun mahasiswa atau civitas yang terjangkit virus mematikan ini.

Ditemui Pada saat kegiatan, Dr. Sugiarti Fatma Laela selaku Wakil Rektor 2 Bagian SDM dan Keuangan Institut Tazkia mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini merupakan bentuk pencegahan penyebaran Virus Corona dan bukti kepedulian akan keselamatan jiwa seluruh keluarga besar Tazkia.

“Penyemprotan cairan desinfektan ini dilakukan sebagai bukti keseriusan Institut Tazkia dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan harapan tidak ada satupun keluarga besar Tazkia yang terjangkit Virus Corona. Penyemprotan ini juga dilakukan untuk mensterilakan seluruh areal kampus, agar saat kegiatan kampus berjalan normal kembali seuluruh mahasiswa dan civitas dapat melakukan seluruh kegiatan dengan aman dan nyaman.” Ujar Fatma Laela. (Anwar G)

Miftahul AnwarSebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus
read more

Darurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?

No comments

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Tazkia TV dimanapun berada, saat ini kita sedang dilanda musibah yang disebut dengan virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.

Dengan adanya musibah (virus Corona) yang sedang melanda kita ini, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita sebagai seorang muslim harus menyikapinya?.

Pada kesempatan ini, Ustadz Asnan Purba (Da’i & Dosen Tetap Tazkia) akan memberikan tips atau kiat-kiat kepada seluruh sahabat Tazkia TV agar dapat menghadapi musibah virus Corona ini sesuai dengan syariat Allah dan Rasulnya.

Kita harus memastikan dalam kondisi apapun, semuanya harus berorientasi kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Kita wujudkan dengan melakukan seluruh kegiatan apapun, kita awali dengan mengucapkan nama Allah (Bismillah); mengakhirinya dengan memuji nama Allah (mengucapkan Alhamdulillah); dan ketika ada hal yang tidak sesuai dengan harapan kita atau diluar ekspektasi kita, maka kita berserah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah (semuanya hanyak milik Allah. Betapa indahnya hidup kita jika kita awali segala hal dengan bismillah, kita akhiri dengan Alhamdulillah dan menerima hal yang tidak nyaman atau diluar ekpektasi kita dengan berserrah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah.

Lalu apa yang harus kita lakukan atau bagaimana cara kita sebagai seorang muslim dalam menyikapi musibah virus Corona yang sedang melanda kita saat ini?.

Ada 3 hal yang perlu kita sikapi sebagai seorang muslim dalam menghadapi musibah ini berdasarkan perintah Allah dan Rasulnya :

Yang Pertama, kita menyikapi musibah ini sebagai cobaan yang Allah berikan kepada kita agar kita lebih banyak bersabar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita meyakini bahwa semua sudah ada dalam ketentuan Allah. Tidak mungkin Allah memberikan beban kepada kita kecuali kita mampu untuk menanggungnya dan Allah sudah memberikan kepada kita cara untuk menghadapi ujian ini yaitu dengan Isti’anah bissobri wassolah”. Allah mengatakan Mintalah pertolongan dengan sabar dan beribadah kepada Allah dengan menegakkan ibadah solat.

Yang Kedua, kita menyikapinya sebagai teguran kepada kita. Disadari ataupun tidak, kadang-kadang mungkin kita lalai dalam menjalankan ibadah, maka kita harus memperbanyak istighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Rasul mengatakan “Tuuba liman wajada fishaifatihii istighfaron kastiiron”. yang maknanya beruntunglah orang yang selalu mau mengevaluasi dirinya, menerima kekurangannya dan memperbaiki kesalahannya sebagai teguran kepadanya agar Ia banyak beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Yang Ketiga, suka tidak suka kita harus meyakini bahwa bisa jadi ini merupakan azab dan Siksa yang Allah berkan kepada kita. Maka mari bersegera melakukan taubatan nasuha, bertaubat kepada Allah atas seluruh dosa yang kita lakukan.

Itulah tips dan kiat-kiat coba Tazkia TV bagikan mengenai bagaimana cara kita menyikapi musibah virus Corona ini sebagai seorang muslim.

Mudah-mudahan Allah segera mengangkat musibah yang menimpa kita ini, dan mudah-mudahan jadikan kita sebagai orang-orang yang berhasil naik kepada level orang-orang yang mendapat pahala atas kesabaran kita dengan Tanpa Batas dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Anwar G)

Informasi ini dapat dicek juga pada channel Youtube Tazkia TV, dengan cara klik link dbawah ini:

Mohon Bantuan Like & Subscribenya ya!!!

Miftahul AnwarDarurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?
read more