Corona

Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”

No comments

Today Tazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar

International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy dengan Pemateri Wiku Suryomurti (PhD Student, Glasgow University)

⏰ 16.00 – 17.30

More info Klik Link :

Bit.ly/JoinWebinarTazkia

(Group Kedua, Karena Grup Pertama Sudah Full)

Google Meet Link :

http://meet.google.com/net-ommr-vxm

CP : wa.me/6282161877704

Held By :

Magister Ekonomi Syariah Institut Tazkia

Silahkan dishare ke Relasi Sekalian

———————

www.tazkia.ac.id

www.instagram.com/tazkiaofficial

Postgraduate Tazkia Enrollment : spmb.tazkia.ac.id

Miftahul AnwarTazkia Postgraduate Program Islamic Economics Webinar “International Benchmarking on Covid-19; Economic Policy”
read more

AYO Bersama Hadapi Corona!!

No comments

WHO telah mengumumkan bahwa wabah Virus Corona adalah Pandemik sejak tanggal 12 Maret 2020, dan tanggal 14 Maret 2020 Indonesia telah menetapkan sebagai wabah nasional.

Hari demi hari pasien positif Covid-19 bertambah dan memakan korban jiwa. Tenaga Medis yang menjadi garda terdepan melawan perang dengan Virus COVID-19 ini pun, tak luput dari penularan nya yang begitu cepat.

Saat ini sebanyak 25 tenaga medis positif Covid-19, dan enam orang meninggal dunia.

Hal ini di karenakan masih sedikitnya APD (Alat Pelindung Diri) yang digunakan untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

Berdasarkan penuturan tenaga medis yang menangani pasien positif Covid-19, saat ini kebutuhan mendesak ialah satu set APD yang meliputi :

1. Masker N-95 tipe 1860
2. Coverall gown
3. Face shield
4. Surgical Mask
5. Sarung tangan dalam
6. Sarung tangan luar
7. Goggle
8. Boots

Selain itu kebutuhan mendesak saat ini untuk mengurangi penyebaran virus corona Covid-19 di masyarakat masih dibutuhkannya Hand Sanitizer, Masker dan Disinfektan.

Mari bersama Hadapi Corona, dengan berdonasi secara mudah melalui:

https://program.baitulmaltazkia.com/program/hadangcorona

Atau melalui :
🏦Bank Syariah Mandiri 7092-233345 A/n Yayasan Tazkia

*Hotline Kami*:
☎021-87962177.
📱0813-3888-8455

Miftahul AnwarAYO Bersama Hadapi Corona!!
read more

Dampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita

No comments

Oleh Dr. Murniati Mukhlisin (Pendiri Sakinah Finance

Tidak ada seorangpun menyangka akan cobaan yang Allah SWT berikan seperti pandemi Covid-19 yang sudah merambak ke seluruh antero dunia. Sebagai Muslim dan Mukmin kita harusnya waspada karena hampir setiap waktu sudah baca atau ingat QS Al-Baqarah (2): 155 yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Jadi tidak seharusnya kita mengeluh karena sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT telah berikan kepada kita selama ini. Lihat saja pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurunnya jumlah kemiskinan, maraknya pembangunan fisik dan meningkatnya gaya hidup di berbagai kota, termasuk jumlah jamaah umrah yang meningkat drastis dari tahun ke tahun bak pergi bertamasya. Menurut Kompas 27 Februari 2020, Pada 2014-2015, jumlah jamaah umrah Indonesia mencapai 649.000 orang. Sementara pada 2018-2019, jumlahnya mencapai 974.650 jamaah. Suatu angka yang cukup signifikan, lantas patutkah kita mengeluh?

Menghadapi pandemi ini, pertama yang harus kita lakukan adalah seperti yang telah dijelaskan di ayat 153 di surah yang sama yaitu: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Dilanjutkan dengan ayat 156 setelahnya yaitu: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” – makna lanjutan adalah: sesungguhnya kepada-Nyalah kita akan kembali, yakni ke akhirat, di sana kita akan diberi-Nya balasan. Maka dari itu, mari kita hadapi pandemi ini dengan selalu mengingat Allah SWT.

Kedua, ikhtiar yang harus kita lakukan adalah mendengarkan arahan pemerintah untuk banyak tinggal di rumah (Work From Home (WFH)/Study From Home (SFH)), jaga jarak (social distancing), tingkatkan hidup sehat namun tetap hemat. Untuk itu kita perlu kiat – kiat bagaimana menghadapi dampak dari pandemi ini yang tentu ada kaitannya dengan keuangan keluarga kita.

Menurut diskusi para alumni Sakinah Finance yang terdiri dari Febi, Sandra, Amoy, Renata, Dita, Cucu, Diana (yang semuanya memiliki pengalaman kerja dan kepedulian tentang syariah), berikut adalah dampak pandemi saat ini terhadap ekonomi dan keuangan keluarga kita, baik positif maupun negatif.

Dampak positif:
1. Meningkatkan dana darurat;
2. Memikirkan proteksi asuransi jiwa;
3. Memprioritaskan makanan sehat bergizi dan hidup bersih;
4. Hemat biaya transportasi karena aktifitas di rumah saja;
5. Berfikir lebih kreatif untuk mendapatkan pendapatan baru;
6. Rancang ulang prioritas keuangan;
7. Meningkatkan kepedulian berbagi dengan sesama;

Dampak negatif:
1. Kalap menimbun makanan;
2. Harga barang naik terutama masker, sanitizer, pengukur suhu hingga obat dan sereh;
3. Daya beli turun, hutang meroket;
4. Tingkat pengembalian investasi rendah;
5. Omset bisnis banyak menurun, pendapatan menurun;
6. Tidak bisa bayar cicilan ke bank tepat waktu;
7. Biaya sekolah dan kuliah bertambah untuk menunjang belajar dengan teknologi.

Masing – masing tujuh dampak di atas mungkin tidak bisa mewakili permasalahan kita semua, namun yang jelas mari kita hadapi semua dengan doa, karena Allah SWT berfirman di QS Ghafir (40): 60: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Juga jangan berhenti ikhtiar untuk mendapatkan solusi terbaik dari musibah ini. Mari bagi yang punya keahlian dan kelebihan harta segera turun tangan;

1. Niat jadi bagian “khoirunnas anfa’uhum linnas” – sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat untuk yang lain” (HR Ahmad dan Thabrani);

2. Tingkatkan ide, inovasi dan kreatifitas kita dengan banyak belajar dari orang sukses, situs-situs online dan buku;

3. Buka lapangan kerja apa yang bisa dibuat selama WFH dan SFH di rumah;

4. Gunakan keahlian kita untuk dapat disebar melaui online karena tingkat pengguna internet meningkat ratusan persen mulai bulan ini hingga tiga bulan mendatang;

5. Tingkatkan atau mulai dakwah dan bisnis online kita;

6. Tetap beri insentif kepada pegawai/bibik walau harus dirumahkan untuk menghindari tingginya tingkat kriminal;

7. Sedekah makanan tiap hari atau paling tidak tiap Jumat karena kemungkinan besar angka kemiskinan bertambah sejak bulan ini hingga tiga bulan ke depan.

Teruslah berbuat dan jangan kwatir kalau kita akan jatuh miskin karena sedekah. Jika sedekah dengan niat dan dikerjakan di jalan Allah SWT, insyaaAllah akan tergantikan 700 kali lipat (Al-Baqarah (2): 261) atau lebih. Akankah kita jatuh miskin? Tentu, pastikan niat dan adab sedekah dan ingat janji Allah SWT adalah benar. Mari teruslah berbuat. Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Miftahul AnwarDampak Covid-19 Pada Ekonomi dan Keuangan Keluarga Kita
read more

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

No comments

Ikuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder

Bersama : Revardi Syahputra, S.E. (Founder Digiclass, Alumni 2019 Institut Tazkia) IG : @revardysyahp

Dengan Moderator : Fakhry Barly, S.E. ( Jajaka Bogor 2017, Alumni 2019 Institut Tazkia ) IG : @fakhrybarly

Ikut Live di Instagram Institut Tazkia : www.instagram.com/tazkiaofficial
Hari / Tanggal : Jum’at 20 Maret 2020 / 26 Rajab 1441
Waktu : 20.00 – 21.00

Ikuti & dapatkan Tips Menjadi Pengusaha dengan Omset Milyaran di Usia Muda.

Segera Follow IG Institut Tazkia.

NB :
😎 Pemateri kita baru lulus Tazkia lho… Tpi Omsetnya dah milyaran Alhamdulillah.. 😊
💡 Bonus Paket Data / Pulsa Total 300K bagi yang beruntung

Share ya ke Kawan2.

#ProduktifDiRumah
#PJJSoftskill
#revardisyahputra
#fakhrybarly
#InstitutTazkia
#MilenialSholehMilyarder

Miftahul AnwarIkuti Seminar Bisnis Online Live Instagram Institut Tazkia, Menjadi Milenial Sholeh Milyarder
read more

Sebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus

No comments

Setelah sebelumnya telah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) untuk seluruh kegiatan mahasiswa dan civitasnya, Institut Tazkia kembali melakukan tindakan lanjutan pencegahan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan dan fogging di seluruh area kampus dan sekitarnya.

Dalam kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini, Institut Tazkia bekerjasama dengan Rumah Sakit Ummi dan para relawan dari Indonesia Humanity Care (IHC).

Diaharpkan dengan penyeprotan cairan desinfektan ini, Institu Tazkia dapat terhindar dari dampak penyebaran Virus Corona dan tidak ada satupun mahasiswa atau civitas yang terjangkit virus mematikan ini.

Ditemui Pada saat kegiatan, Dr. Sugiarti Fatma Laela selaku Wakil Rektor 2 Bagian SDM dan Keuangan Institut Tazkia mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan desinfektan ini merupakan bentuk pencegahan penyebaran Virus Corona dan bukti kepedulian akan keselamatan jiwa seluruh keluarga besar Tazkia.

“Penyemprotan cairan desinfektan ini dilakukan sebagai bukti keseriusan Institut Tazkia dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan harapan tidak ada satupun keluarga besar Tazkia yang terjangkit Virus Corona. Penyemprotan ini juga dilakukan untuk mensterilakan seluruh areal kampus, agar saat kegiatan kampus berjalan normal kembali seuluruh mahasiswa dan civitas dapat melakukan seluruh kegiatan dengan aman dan nyaman.” Ujar Fatma Laela. (Anwar G)

Miftahul AnwarSebagai Upaya Pencegahan Virus Corona, Tazkia Lakukan Penyemprotan Cairan Desinfektan Di Seluruh Area Kampus
read more

Darurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?

No comments

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat Tazkia TV dimanapun berada, saat ini kita sedang dilanda musibah yang disebut dengan virus Corona atau Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia termasuk Indonesia.

Dengan adanya musibah (virus Corona) yang sedang melanda kita ini, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita sebagai seorang muslim harus menyikapinya?.

Pada kesempatan ini, Ustadz Asnan Purba (Da’i & Dosen Tetap Tazkia) akan memberikan tips atau kiat-kiat kepada seluruh sahabat Tazkia TV agar dapat menghadapi musibah virus Corona ini sesuai dengan syariat Allah dan Rasulnya.

Kita harus memastikan dalam kondisi apapun, semuanya harus berorientasi kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Kita wujudkan dengan melakukan seluruh kegiatan apapun, kita awali dengan mengucapkan nama Allah (Bismillah); mengakhirinya dengan memuji nama Allah (mengucapkan Alhamdulillah); dan ketika ada hal yang tidak sesuai dengan harapan kita atau diluar ekspektasi kita, maka kita berserah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah (semuanya hanyak milik Allah. Betapa indahnya hidup kita jika kita awali segala hal dengan bismillah, kita akhiri dengan Alhamdulillah dan menerima hal yang tidak nyaman atau diluar ekpektasi kita dengan berserrah diri kepada Allah dengan mengucapkan Innalillah.

Lalu apa yang harus kita lakukan atau bagaimana cara kita sebagai seorang muslim dalam menyikapi musibah virus Corona yang sedang melanda kita saat ini?.

Ada 3 hal yang perlu kita sikapi sebagai seorang muslim dalam menghadapi musibah ini berdasarkan perintah Allah dan Rasulnya :

Yang Pertama, kita menyikapi musibah ini sebagai cobaan yang Allah berikan kepada kita agar kita lebih banyak bersabar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita meyakini bahwa semua sudah ada dalam ketentuan Allah. Tidak mungkin Allah memberikan beban kepada kita kecuali kita mampu untuk menanggungnya dan Allah sudah memberikan kepada kita cara untuk menghadapi ujian ini yaitu dengan Isti’anah bissobri wassolah”. Allah mengatakan Mintalah pertolongan dengan sabar dan beribadah kepada Allah dengan menegakkan ibadah solat.

Yang Kedua, kita menyikapinya sebagai teguran kepada kita. Disadari ataupun tidak, kadang-kadang mungkin kita lalai dalam menjalankan ibadah, maka kita harus memperbanyak istighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Rasul mengatakan “Tuuba liman wajada fishaifatihii istighfaron kastiiron”. yang maknanya beruntunglah orang yang selalu mau mengevaluasi dirinya, menerima kekurangannya dan memperbaiki kesalahannya sebagai teguran kepadanya agar Ia banyak beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Yang Ketiga, suka tidak suka kita harus meyakini bahwa bisa jadi ini merupakan azab dan Siksa yang Allah berkan kepada kita. Maka mari bersegera melakukan taubatan nasuha, bertaubat kepada Allah atas seluruh dosa yang kita lakukan.

Itulah tips dan kiat-kiat coba Tazkia TV bagikan mengenai bagaimana cara kita menyikapi musibah virus Corona ini sebagai seorang muslim.

Mudah-mudahan Allah segera mengangkat musibah yang menimpa kita ini, dan mudah-mudahan jadikan kita sebagai orang-orang yang berhasil naik kepada level orang-orang yang mendapat pahala atas kesabaran kita dengan Tanpa Batas dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Anwar G)

Informasi ini dapat dicek juga pada channel Youtube Tazkia TV, dengan cara klik link dbawah ini:

Mohon Bantuan Like & Subscribenya ya!!!

Miftahul AnwarDarurat Corona! Bagaimana Cara Kita Menyikapinya Sebagai Seorang Muslim?
read more