IAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat

No comments

Kamis, 16 September 2021

Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Assoc. Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP. kembali berjumpa dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kamis ini, 16 September 2021. Kali ini Pemerintah Provisi Nusa Tenggara Barat diwakili oleh Ibu Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. dan jajarannya. Diskusi hangat dan membangun antara pihak IAI Tazkia dan Pemerintah Provinsi NTB membicarakan bagaimana membangun dan mengembangkan perekonomian NTB utamanya wisata halal, UKM dan sumber dayanya yang berlimpah.

Dalam diskusi tersebut ibu wakil gubernur menyebutkan bahwa perekonomian NTB dibangun secara perlahan tapi kuat. Baginya kekuatan ekonomi mandiri dari masyarakat NTB telah menyelamatkan perekonomian NTB dari kerusakan akibat cobaan yang terjadi bertubi-tubi.

“NTB diterpa cobaan yang bertubi-tubi sejak 2018. Belum selesai dengan dampak cobaan di tahun 2018, kita kembali diterpa cobaan dengan Covid-19. Tapi karena warga kita yang religius, bermental kuat serta mandiri alhamdulillah, setidaknya kita dapat menghadapi masalah ini”, ujar orang nomor dua di Nusa Tenggara Barat itu.

Diskusi dilanjutkan dengan penjelasan wakil gubernur yang menjelaskan bahwa NTB bercita-cita memperkuat ekonomi syariah dan menjadikan NTB sebagai destinasi halal dunia. Untuk itu sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memperkuat bukti dedikasi NTB dalam mensyariahkan daerahnya. Namun kendala yang dihadapi adalah sulitnya literasi halal bagi masyarakat NTB, terutama para pengusaha kecil-menengah.

Dengan sangat antusias, IAI Tazkia melalui Halal Center siap menjadi barisan terdepan untuk mengatasi hal tersebut. Dan antusiasme itu disambut baik oleh pihak pemerintah provisi. Sebagai realisasi dari diskusi tersebut, Halal Center Tazkia akan memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal kepada para UKM NTB, utamanya UKM di bawah binaan Bank NTB Syariah pada Jum’at, 17 September 2021 di hotel Lombok Plaza.

Selain itu, pihak IAI Tazkia menjelaskan bahwa kampus tersebut memiliki program unik yang mungkin tidak ada di kampus lain. Program tersebut sangat cocok untuk membangun masyarakat NTB untuk lebih maju. Program tersebut adalah HafidzPreneur. Dimana mahasiswa/i yang mengikuti program tersebut akan menerima perkuliahan dengan program boarding selama masa perkuliahan. Disana mereka akan menghafal Al-Qur’an 30 juz, memiliki keahlian bahasa Arab dan Inggris, dan memiliki pemahaman serta keahlian bisnis yang mumpuni.

Gebrakan yang sangat unik itu menarik perhatian pihak pemerintah NTB. Mereka merasa program ini cocok dengan budaya masyarakat NTB yang religius. Sehingga pihak pemerintah NTB dan IAI Tazkia akan menjadwalkan pertemuan kembali untuk membicarakan hal tersebut lebih detail. (Muhammad Yusuf Ibrahim & Miftahul Anwar)

Miftahul AnwarIAI Tazkia Siap Mengabdi untuk Perkembangan Ekonomi Nusa Tenggara Barat
read more

Tazkia Kembali Dinobatkan Sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia

No comments

Alhamdulillah puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala, pada tahun 2021 ini Institut Tazkia kembali terpilih sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia – Tazkia Islamic University College GIFA Championship Award (Education in Islamic Banking & Finance) 2021.

Semoga ini menjadi pemicu perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia yang jauh lebih baik lagi ke depannya & Tazkia selalu menjadi garda terdepan dalam pengembangan SDM-SDM terbaik Ekonomi Syariah.


#tazkia #GIFA2021 #ekonomi #ekonomisyariah #global #dunia #indonesia #kampus #pendidikan

Miftahul AnwarTazkia Kembali Dinobatkan Sebagai Kampus Ekonomi Syariah Terbaik di Dunia
read more

Pelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun 2021

No comments

Pekanbaru 09 September 202, Pemeritah Provinsi Riau dan Institut Tazkia melakukan acara pelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Riau tahun 2021. Pelepasan ini dihadiri oleh Syamsuar sekalu Gubernur Riau juga para jajaran pemerintahan lainnya dan dari Pihak Institut Tazkia dihadiri oleh Murniati Mukhlisin selaku Rektor Institut Tazkia dan rombongan. Acara ini merupakan seremonial pelepasan 75 Mahasiswa yang mendapakan Beasiswa dari Provinsi Riau untuk dikuliahkan di Institut Agama Islam Tazkia.

Zulkifli Syukur selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat yang menjadi penanggung jawab acara ini melaporkan bahwa “proses seleksi ini sudah kita lakukan sejak bulan Februari hingga Mei 2021, dari total 500 orang yang diseleksi dari 12 Kabupaten/Kota di Riau ada 75 peserta yang dinyakatan lulus seluruh tahapan seleksi dan akan diberangkatkan hari Jumat 10 September 2021”.

Dalam acara ini Rektor Institut Tazkia Murniati Mukhlisin menyatakan, bahwa Institut Tazkia merasa terhormat dan juga berterima kasih atas kepercayaan Pemprov. Riau menitipkan mahasiswanya di Kampus Institut Tazkia “tahun lalu sudah diberangkat 115 dan tahun ini insya Allah berangkat 75 orang lagi. Ada satu hal yang menjadi fokus utama kami dalam program ini, selain mahasiswa diprogram untuk bisa menyelesaikan pendidikan Akademik dan hafalan Quran mahasiswa juga diarah kan untuk lebih mendahului adab sebelum ilmu.” Yang disampaikan dalam sambutannya.

Gubernur Riau Syamsuar yang ikut dalam acara pelepasan ini meyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen jajaran Pemerintah Provinsi Riau dalam mencetak Sumber Daya insani yang unggul dan berdaya saing untuk bisa membangun Provinsi Riau yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Acara ini ditutup dengan acara foto bersama dan pemberian cenderamata.

Miftahul AnwarPelepasan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah Riau tahun 2021
read more

Workshop dan koordinasi dosen pengampu mata kuliah di Prodi Tadris IPS

No comments

Pada Hari Selasa 7 September 2021 M yang bertepatan dengan tanggal 29 muharram 1443 H Pukul : 10.00 WIB Program STudi Tadris IPS melaksanakan Workshop dan koordinasi dosen pengampu mata kuliah di Prodi Tadris IPS (Pendidikan Ekonomi syariah)  Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia bertemakan Implementasi Pendidikan Ekonomi Syariah Bagi Mahasiswa dan Masyarakat.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah bapak Dr.Andang Heryahya,M.Pd.,M.Pd.I yang mengatakan bahwa fakultas tarbiyah mendorong dan memfasilitasi dosen dalam mengajar agar lebih baik. Kemudian acara dilanjutkan workshop dan koordinasi dosen yang langsung di pimpin Koordinator Program Studi Tadris IPS bapak Asnan Purba ,Lc.,M.Pd.I, QWP yang memaparkan evaluasi pembelajaran semester lalu dan kebijakan Tahun Ajaran 2021/2022. Dalam pemaparannya beliau mengatakan bahwa prodi mengharapkan keterisian content di E-Learning meningkat sampai 95 % untuk mendukung pembelajaran di prodi Tadris IPS

Dalam acara ini hadir seluruh pengampu mata kuliah di Program Studi Tadris IPS Bapak Syamsul Hadi, M.Si, Bapak Afrad Arifin, S.IP., M.E.Sy., CIPA (AAOIFI), Bapak Fadhli Suko Wiryanto, M.Si, Ibu Yosi Trisa, S.Pd., M.Pd, Bapak Undang Bin Achjadilaga, Ph.D, Bapak Bagja Waluya, S.Pd., M.Pd Bapak Eldi Mulyana, S.Pd.,M.Pd, Bapak Asep Munajat, M.Pd, Bapak Muhammad Eko Sucipto, MIRKH. Dalam acara ini para dosen berdiskusi dan mereview RPS yang ingin diajarkan pada semester ganjil TA 2021/2022 di akhir acara KPS Tadris IPS mengatakan bahwa sebagai pendidik kita harus mencontohkan dalam pembelajaran agar calon guru yang di didik di Prodi Tadris IPS bisa menjadi pendidik yang Aktif Kreatif dan Amanah sesuai dengan Motto yang dimiliki Tadris IPS

diasmWorkshop dan koordinasi dosen pengampu mata kuliah di Prodi Tadris IPS
read more

Workshop & Rapat Koordinasi Dosen Kewarganegaraan

No comments

Senin, 6 September 2021 M / 29 Muharram 1443 H dalam rangka persiapan perkuliahan Tahun Akademik  2021/2022 Prodi Tadris IPS sebagai koordinator Rumpun Mata Kuliah Kewarganegaraan  mengadakan Workshop dan koordinasi dosen dengan tema “Pendidikan Kewarganegaraan, sebagai modal moderasi dalam beragama, berbangsa, dan bernegara”.

Acara yang dilaksanakan pada Pukul 13.00 WIB secara daring melalui aplikasi google meet ini dibuka oleh koordinator Tadris IPS yang merupakan koordinator rumpun mata kuliah MKDU Bapak Asnan Purba ,Lc.,M.Pd.I. dengan dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah kewarganegaraan yaitu: Bapak Dr. Lilik Mulyono, M.A.P., Bapak  Fakhrudin, S.E., M.M., Bapak Ir. Achmad Syamsul Huda, M.M. dan Bapak Asep Munajat, M.Pd.

Dalam acara ini koordinator rumpun MKDU memberikan informasi terkait perkuliahan dari di Institut Agama Islam Tazkia dan mempimpin untuk review Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar lebih terbarukan mengikuti kondisi dan perkembangan terkini terkait  kewarganegaraan.

Di akhir acara beliau menghimbau kepada seluruh dosen pengampu untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dosen dalam tridharma perguruan tinggi agar senantiasa selalu aktif, kreatif dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

melvinaWorkshop & Rapat Koordinasi Dosen Kewarganegaraan
read more

Workshop & Koordinasi Dosen Pengampu Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Tazkia

No comments

Memasuki tahun ajaran baru 2021/2022 Prodi Tadris IPS (Pendidikan Ekonomi Syariah) Fakultas Tarbiyah IAI Tazkia mengadakan workshop dan koordinasi dosen pengampu Bahasa Indonesia di Institut Agama Islam Tazkia pada hari jumat tanggal 3 September 2021 M yang bertepatan dengan 25 Muharram 1443 H pukul 09.00 WIB secara daring melalui aplikasi GoogleMeet.

Acara yang dihadiri oleh Koordinator Program Studi dan Sekertaris Program Studi Tadris IPS yang menaungi Rumpun Bahasa Indonesia serta seluruh Pengampu Mata kuliah Bahasa Indonesia bertemakan Peningkatan Kualitas Bahasa Indonesia dalam penulisan Karya Ilmiah berlangsung khidmat.

Dalam acara ini Koordinator Prodi Tadris IPS memberikan informasi terkait jadwal mengajar, kewajiban dosen dalam Tridharma perguruan tinggi dan juga mereview Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Bahasa Indonesia yang merupakan mata kuliah dasar umum (MKDU) di Institut Tazkia.

Di akhir acara KPS Tadris IPS berharap agar setiap dosen senantiasa mengembangkan Tridharma perguruan tinggi dan terus berkreasi selama pandemi khususnya terkait penulisan dan penelitian berbasis Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah dasar umum dan menjadi landasan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah dibawah bimbingan dosen yang memiliki keahlian dan kompetensi dalam mata kuliah Bahasa Indonesia.

 

melvinaWorkshop & Koordinasi Dosen Pengampu Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Tazkia
read more

Kunjungan ke Pendahulu Tazkia, Kenang Perjuangan & Tumbuhkan Semangat Perjuangan

No comments

Bogor, 1 September 2021 / 23 Muharram 1443. Tim Humas & Kemahasiswaan IAI Tazkia di bawah Wakil Rektor III melakukan kunjungan ke makam pendahulu Tazkia yang telah wafat. Kunjungan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat perjuangan serta mengambil pesan tersirat atas segala dedikasi yang telah ditorehkan oleh para pendahulu Tazkia.

 

Tahun 2020-2021 lalu menjadi tahun yang berat bagi keluarga Tazkia, tidak hanya kondisi Pandemi, tapi juga menjadi masa wafatnya beberapa keluarga Tazkia, dampak Pandemi di bawah takdir Allah Ta’ala. Bapak Dr. Mukhamad Yasid, Bu Neng Sri Hartati, Dr. Achmad Djazuli, Kang Jaisul, Bapak Noor, Bapak Kemal, adalah beberapa keluarga Tazkia yang telah wafat pada tahun ini.

Selama hidup, para Pendahulu telah melakukan yang terbaik saat menjalankan amanah di Tazkia. Mengukir berbagai pencapaian serta kontribusi yang dapat dirasakan oleh seluruh stakeholder Tazkia.

Semua perjuangan yang telah diukirkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Tazkia untuk ikut berkontribusi lebih dalam menjalankan tugas di Tazkia.

Dengan langkah awal ini, tim Warek III Tazkia, mewakili segenap Keluarga Tazkia berupaya menumbuhkan semangat baru menghadapi tugas amanah masa akademik 2021-2022 untuk mewujudkan visi Tazkia menjadi rujukan global bagi calon pemimpin bisnis dan intelektual sesuai perkembangan digital berkarakter T-A-Z-K-I-A.

diasmKunjungan ke Pendahulu Tazkia, Kenang Perjuangan & Tumbuhkan Semangat Perjuangan
read more

Wapres Tekankan Kolaborasi Dengan Tazkia dan Berbagai Pihak Kembangkan UMKM-Halal

No comments

KBRN, Jakarta : Perkembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan daya tahan di tengah kondisi Pandemi COVID-19.

Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2020 Bank Indonesia menyebutkan, ekonomi syariah Indonesia pada 2020 mengalami peningkatan lebih baik dibandingkan PDB nasional.

Sebagai kunci dalam mengakselerasi ekonomi syariah sekaligus mencapai visi Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia, pemerintah pun mempercepat pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) industri halal.

“Untuk itu diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk mengakselerasi pengembangan UMKM industri halal. Juga, tidak kalah penting adanya kemitraan dari usaha besar yang saling menguntungkan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Maruf Amin pada “Kick Off Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal” melalui konferensi video, Rabu, (25/08/2021).

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Wapres menekankan, adanya perhatian besar dari banyak pihak kepada UMKM merupakan modal yang harus dioptimalkan.

“Sejumlah inisiatif juga telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu UMKM naik kelas. Sebagai contoh, apabila UMKM industri halal membutuhkan pembiayaan untuk mengembangkan bisnis, maka tersedia dukungan dari bank syariah, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) syariah, Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah, saham syariah, serta pembiayaan dari financial technology (fintech) syariah,” paparnya.

Sementara, untuk meningkatkan penjualan, lanjut Wapres, UMKM tersebut dapat bekerja sama dengan penyedia layanan pemasaran digital.

“Demikian pula guna meningkatkan kualitas operasional perusahaan maka terdapat banyak provider digital yang siap membantu UMKM,” ungkapnya lagi.

Wapres berharap Pilot Project Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal yang hari ini dicanangkan, dapat menjadi gerakan awal yang akan mensinergikan berbagai inisiatif penguatan UMKM dan bisnis industri halal di Indonesia dalam suatu ekosistem yang saling memberikan kemanfaatan.

“Pada tahap awal terdapat 13 lembaga dan perusahaan yang telah bersinergi sebagai Sahabat UMKM Industri Halal.  Saya sangat berharap inisiatif ini akan terus dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan agar mempercepat terbentuknya ekosistem digital ekonomi syariah di Indonesia yang akan mendukung ekonomi nasional Indonesia,” ucap Wapres.

Di samping itu, Wapres menyampaikan bahwa KNEKS dengan lima inkubator perguruan tinggi yaitu UI, IPB, ITB, Unpad, Tazkia dan Bank Syariah Indonesia University, telah menyusun delapan Modul Dasar UMKM Industri Halal yang membantu memahami pola pikir pengusaha sesuai syariah dan ilmu mengelola usaha secara syariah.

“Saya berharap modul ini dapat digunakan oleh berbagai pihak yang membina UMKM Industri Halal, di antaranya BUMN, perusahaan swasta dan perguruan tinggi. Sinergi ini juga hendaknya dapat dipercepat dengan dukungan IAEI melalui berbagai perguruan tinggi yang difasilitasi oleh Manajemen Eksekutif KNEKS,” imbaunya.

Khusus terkait sertifikasi halal pelaku UMKM, Wapres meyakini, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dapat mengoptimalkan sinergi dengan 12 pemangku kepentingan yang ada untuk mempercepat implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) bagi pelaku UMKM.

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga mengimbau pelaku UMKM Industri Halal bersinergi dengan Kawasan Industri Halal (KIH) yang sudah memiliki izin di Indonesia.

“UMKM bisa mendapatkan pembinaan, dan menggunakan fasilitas-fasilitas di dalam KIH tersebut. Dengan demikian, kapasitas UMKM Industri Halal bisa meningkat dan efisiensi produksi diharapkan dapat tercapai,” jelas Wapres.

Wapres turut memberikan apresiasi kepada KNEKS serta kementerian/lembaga/pelaku usaha yang telah berperan dalam merancang dan melaksanakan Pilot Project ini.

“Saya berharap dengan adanya Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal, cita-cita kita untuk menjadi pusat halal dunia bisa terwujud dan UMKM Indonesia bisa naik kelas. Kedepan, sinergi yang dilaksanakan diharapkan tidak hanya berhenti dan terbatas sampai di sini saja, tetapi bisa dikembangkan lebih luas dengan pihak – pihak lain yang memiliki potensi, baik di dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (Foto : Setwapres RI)

 

Source : Wapres Tekankan Kolaborasi Berbagai Pihak Kembangkan UMKM-Halal – Ekonomi | (rri.co.id)

Rizqi ZakiyaWapres Tekankan Kolaborasi Dengan Tazkia dan Berbagai Pihak Kembangkan UMKM-Halal
read more