Berita Terbaru

SHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA

No comments

Dimulai tepat pukul 10:00 WIB, seminar yang bertajuk Sharing Experience Session In Corporate Strategydengan tema “Corporate Experience and Learning Culture” pada hari Sabtu, 20 Otober 2018 M / 11 Shafar 1440 H menghadirkan pembicara yang disebut sebagai “Aset Umat” oleh rektor STEI Tazkia Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc dalam  speech openingnya. Dipandu oleh Bapak Muchlis sebagai salah satu pengurus Yayasan Tazkia Cendekia, acara yang diselenggarakan oleh program Pasca Sarjana STEI Tazkia ini berlangsung seru dan menarik, pasalnya baik dari  pembicara  maupun para audiens turut serta aktif dan responsif bertanya dan berbagi pengalaman, alhasil Meeting Room Lt. 2 kampus utama STEI Tazkia yang berpusat di Sentul City ini pun terasa hangat dan dipenuhi semangat optimisme menuju perubahan yang lebih baik.

Acara ini menghadirkan pembicara yang sangat expert di bidangnya, yaitu Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA. selaku HR Director Danone Aqua yang mamiliki lebih dari 12.000 karyawan di Indonesia ini menumbuhkan antusiasme yang tinggi dari audiens ditambah pembawaanya yang terlihat sersan alias serius namun santai benar-benar menyuguhkan sajian yang epik dari mantan pimpinan HRD di Nokia Beijing, Executive Vice President (HRD) Telkomsel Indonesia, Senior Consultant di Mazars, consulting Asia Singapura, dan beberapa posisi penting lainnya.

Dalam pemaparannya beliau menuturkan 3 hal utama yang harus dipahami para audience, yakni leadership consistent, corporate performance, dan learning agilty.

Pertama. leadership consistent, “Anda bisa menyebut diri anda sebagai leader kalo ada follower, dan itu membutuhkan konsistensi. Problem yang terjadi hari ini adalah gak konsisten, hari ini bilang putih, esok lusa bisa hitam atau merah”, terangnya. Dirumuskanlah 3 poin penting dalam leadership; lead your business, lead your team, dan lead your self. Tiga hal yang menurut pria penggemar travelling  ini selaras dengan semboyan Ki Hajar Dewantara. Ing ngarsa sung tuladha ( di depan memberi contoh), ing madya mbangun karsa ( di tengah mengembangkan anggota team), tut wuri handayani ( di belakang melihat usaha berkembang).

Kedua. corporate performance, dunia bisnis saat ini sulit  diprediksi, setiap waktu mengalami perubahan. “Dunia berubah, ekonomi berubah, bisnis berubah, politik berubah, kompetisi berubah, perilaku konsumen berubah. Dan kalo anda tidak berubah, bersiaplah bahwa anda akan hilang ditelan jaman.”, tutur ayah 3 orang anak ini. Perusahaan-perusahaan besar yang berjaya di masanya seperti Kodak, Nokia, dan lain-lain tidak mampu mengikuti perubahan sehingga sekarang hanya bertitel “almarhum”.  Lantas ketidakpastian apa yang kita hadapi? Beliau menuturkan 4 kata yang disingkat dengan VUCA:

  1. Volatile (Rapuh)
  2. Uncertainty (Ketidakpastian)
  3. Complexity (Rumit)
  4. Ambiguity (rancu)

Mengutip perkataan Charles Darwin ”Makhluk yang akan terus bertahan bukan makhluk yang paling kuat, makhluk yang paling sukses adalah makhluk yang mampu bertahan dalam perubahan.” berkaitan pula dengan poin ketiga yaitu learning agilty.

             Ketiga. learning agilty, Kemampuan anda mempelajari hal baru, the ability to learn new things. Sepintar apapun anda, kemampuan anda di masa depan mungkin sudah tidak relevan kalo tidak mampu berinovasi dan mengembangkan diri.

Tepat pukul 11:50 WIB, acara selesai dan diakhiri dengan pembagian 3 buku kepada penanya terbaik khusus dari pembicara dan juga pemberian cinderamata dari rektor STEI Tazkia serta foto bareng. (Isna)

 

 

Miftahul AnwarSHARING EXPERIENCE SESSION IN CORPORATE STRATEGY With Pambudi Sunarsihanto, Msc, MBA
read more

Tazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019

No comments

Selasa, 16 Oktober 2018.  Tazkia melaksanakan Pelantikan Kader LDK masa amanah 2018-2019 yang berlokasi di Hall lantai 3 Gedung Kampus STEI Tazkia. Acara ini merupakan puncak rangkaian kegiatan Open Recruitment LDK Al-Iqtishod bagi para pengurus baru angkatan 17.

Disaksikan oleh perwakilan KSEI Progres, BEM REMA STEI Tazkia, dan 4 HMJ, pengurus angkatan 16 sukses membuat acara pelantikan ini berlangsung dengan lancar. Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 dengan pembukaan dan tilawah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Tazkia serta sambutan.

Sesi pelantikan berlangsung kondusif, para kader angkatan 2017 yang berjumlah 57 orang berbaris rapi dengan menggunakan seragam yang telah ditentukan, kemudian masing-masing dipanggil namanya dan disebutkan divisi yang akan ditempati, divisi yang ada di LDK Al-Iqtishod terdiri dari BPH, Kaderisasi, Kajian Islam (Kalam), Usaha Mandiri (Usman), Annisa (Keakhwatan), Syiar (Media) dan DS (Dakwah Sekolah).

Setelah pembacaan ikrar pengurus baru berakhir, kader angkatan 17 resmi menjadi anggota pengurus LDK Al-Iqtishod dan siap meneruskan estafet dakwah di kampus STEI Tazkia, Insya Allah. Acara berlangsung hingga pukul 17.30 dan ditutup dengan doa bersama. (Aisyah)

 

Miftahul AnwarTazkia Lantik Pengurus LDK Al-Iqtishod Periode 2018-2019
read more

Daurah Al-Qur’an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!

No comments

Sabtu, 13 oktober 2018 kemarin telah dilaksanakan kegiatan Daurah Al-Qur’an dengan tema “Move On dengan Al-Qur’an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengaji” yang bertempat di masjid Andalusia Islamic Center. Acara ini diadakan dalam rangka magang bagi para calon pengurus LDK Al-Iqtishad angkatan 2017 dan merupakan salah satu rangkaian open reqruitmentnya.

Sekitar pukul 15:45 acara dimulai dengandiawali pembacaan ayat suci Al-Qur’anoleh Muhammad Ismailkemudian sambutan dari ketua pelaksana Ibnu Hibban Hartono dan ketua LDK Al- Iqtishad Ikhsanul Ikhwan yang dilanjutkan dengan motivasi dari pembicara yaitu Ustadz Zaid Muzayyan yang merupakan founder Club Motor Mengaji.

Mengangkat tema yang sangat unik bagi kaum millenial “Move On dengan Al-Qur’an bersama Ustadz Zaid Muzayyan-founder Club Motor Mengaji”, panitia sukses membuat acara ini berlangsung khidmat dan syahdu oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari pembicara yang mengajak peserta untuk kembali bermuhasabah diri terhadap kecintaannya kepada Allah dan Rasulullah melalui Al-Qur’an.

Dengan jargon”Mushaf Bersamaku, Al-qur’an di Hidupku, Ya Kali Gak Kuy” mampu menarik peserta khususnya kaum millenial untuk merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an yang menjadi pembahasan, diantaranya Q.S. At-Tahrim:8 dan Q.S. Al-Ankabut:69. Inilah janji Allah yang menjadi pegangan pembicara dalam hijrahnya dari dunia gelap menuju dunia terang benderang bersama Al-Qur’an hingga mampu membawa lingkungannya yang notabene jauh dari ruhani islami menjadi club motor mengaji.

Diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh pembicara mampu menghayutkan suasana menjadi hening dalam munajat kepada-Nya. Pesan terakhir yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui move on dengan Al-Qur’an ini yaitu:

  1. Niat
  2. Shalat taubat
  3. Perbanyak dzikir pagi & sore
  4. Istiqamah
  5. Sungguh-sungguh

Ditutup pada pukul 17:30 dengan quotes pamungkas “orang yang shalih pasti baca Al-Qur’an, tapi belum tentu orang yang membaca Al-Qur’an adalah orang shalih”. (Isna)

Miftahul AnwarDaurah Al-Qur’an STEI Tazkia, Move On Bersama Al-Qur’an!!!
read more

Talk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!

No comments

Sentul, 6 Oktober 2018, 26 Muharram 1440 H, Pada 5 September 2018 lalu, rupiah melesu hingga mendekati angka 15 ribu rupiah dan terus menurun hingga sekarang di nilai Rp15.152,-. Peristiwa ini tentu tidak belalu begitu saja. Perbincangan demi perbincangan terjadi di dalam masyarakat karena panasnya peristiwa memprihatinkan ini tidak hanya memberikan pengaruh buruk terhadap negara, tapi juga masyarakat yang menempatinya.


Melihat keadaan ini, para calon pengurus baru angkatan 17 KSEI Progres STEI Tazkia dalam salah satu rangkaian kegiatan Open Recruitment-nya menghadirkan kegiatan talkshow nasional bertemakan “Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!” dengan harapan untuk memberikan solusi dari permasalahan yang ada ini.
KSEI Progres menghadirkan dua narasumber yang masing-masing adalah seorang yang ahli di bidangnya, untuk mengupas permasalahan melesunya rupiah ini baik dari kacamata praktisi maupun pakar keilmuan. Kedua nasasumber ini tak lain ialah Bapak Agung Prasetyo Utomo, owner dari “Ayam Geprek Juara” yang sukses menjalankan bisnisnya dengan berlandaskan syariah, serta Bapak Hendri Tanjung MM.,M.Ag.,M.Phil.,Ph.D. yang saat ini berkarir sebagai seorang penulis sekaligus dosen pasca sarjana di UIKA.


Dalam perbincangan yang santai dengan moderator talkshow ini, Hendri Tanjung menjelaskan bahwa ada 5 hal yang membuat rupiah menjadi melesu, yaitu:
Selera masyarakat akan produk dalam negeri yang rendah. Banyak dari masyarat Indonesia sendiri yang lebih memilih untuk membeli barang-barang bermerk yang berasal dari luar negeri, sehingga terjadilah peningkatan impor. Suku bunga.
Pemicunya adalah karena seringnya pembelian dollar, terutama dalam transaksi impor. Ketika inflasi naik, nilai mata uang rupiah pun secara otomatis akan menjadi tidak seimbang, Utang luar nergi, Spekulasi.
Sebagai anggota masyarakat, kita bisa turut membantu dalam pemulihan rupiah dengan mengurangi pembeli barang luar negri. Tidak hanya mengaku mencintai produk sendiri, tapi juga harus membeli dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun Agung Prasetyo dalam kesempatannya berbicara, mengutarakan bahwa dalam hidup setiap orang harus memiliki prinsip agar mencapai kesuksesan. Prinsip yang ia pegang dengan kuat adalah “Harta Dibawa Mati”, karena baginya dengan harta lah kita bisa beribadah. Harta membawa kita untuk bersedekah, berinfak, dan sebagainya.
Untuk menjadi orang sukses bukanlah hal yang mudah. Agung Prasetyo menceritakan bahwa perjalanannya sejak ia mengundurkan diri dari PT. Toyota Astra Motor hingga ia bisa mengembangkan bisnis ke tingkat sekarang ini penuh dengan lika-liku. Kebangkrutan adalah salah satu rintangan yang pernah menghampiri usaha bisnisnya.
Pemilik dari rumah makan Ayam Geprek Juara ini menyatakan bahwa rumah makannya tidak menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang ingin menambah penghasilan. Lapangan pekerjaan ini disediakan untuk yang orang-orang lebih membutuhkan, seperti para pemuda tamatan SD atau SMP yang kesulitan mencari pekerjaan di tempat-tempat lain.
Setiap orang bisa memberdayakan masyarakat dengan cara membantu mereka yang kekurangan dan memperbaiki perekonomiannya. Layaknya Hendri Tanjung, Agung Prasetyo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menggunakan produk-produknya sendiri.
Bisnis rumah makan Ayam Geprek Juara memiliki tiga pilar usaha yang menyokong tegaknya bisnis ini, yaitu: berjamaah (Partial Ownership), bagi hasil (Profit Sharing), dan pemberdayaan masyarakat (Community Empowerment). Dengan pilar-pilar itulah diharapkan makna dari kata JUARA (Jaringan Usaha, Amanah, Ridho, Allah) dapat terwujud.
Prinsip-prinsip dasar kerjasama yang diterapkan dalam usaha ini disesuaikan pula dengan ketiga pilar usaha tersebut. Sehingga bisnis Ayam Geprek Juara berjalan dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat islam.
Agung Prasetyo mengatakan bahwa sebagai seorang muslim-preneur, kita tidak boleh menyalahkan siapun jika muncul suatu permasalahan. Tapi mula-mula lakukanlah sesuatu dengan mengatur mindset kita. Jika ingin menyikapi permasalahan melemahnya rupiah, maka yang harus dilakukan adalah:
Mengadakan program cinta rupiah. Misalnya memberikan tawaran ambil makan sepuasnya dengan harga yang murah dan terjangkau.


Mencetak pengusaha tanpa modal dan mengajak masyarakat yang tidak berpendidikan untuk mulai menjadi pengusaha.
Berhenti membayar royalty.
Dengan penjelasan dan solusi-solusi yang diberikan oleh kedua narasumber, diharapkan seluruh warga Indonesia khususnya para muslim-preneur untuk turut berkontribusi dalam terwujudnya Indonesia yang lebih baik, yang salah satu caranya adalah dengan menaikkan nilai rupiah kembali.

Rizqi ZakiyaTalk Show Nasional: Rupiah Melesu? Muslim-preneur Jadi Penentu!
read more

Grand Launching Matriculation Language Programs

No comments

Kamis, 11 Oktober Kampus Matrikulasi STEI Tazia mengadakan “Grand Launching Matriculation Language Programs”. Program bahasa ini merupakan sebuah program yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Arab (aktif) seluruh mahasiswa Tazkia. Program ini juga ditujukan untuk menyiapkan dan mencetak Ekonom yang mampu bersaing dalam kancah Internasional.

Dengan berlakunya Program ini setiap mahasiswa diwajibkan untuk:

1. Berbahasa Inggris atau Arab selama program matrikulasi, dan di area Matrikulasi;

2. Mereka bersedia saling mengingatkan untuk menegakkan bilingualisme;

3. Mereka bersedia membangun lingkungan bahasa yang kondusif;

4. Yang terakhir mereka mau menerima konsekuensinya jika melanggar peraturan.

“Program ini ditujukan agar mahasiswa terbiasa untuk menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam aktifitas sehari-sehari mereka. Selain itu program ini juga ditujukan sebagai bekal bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri mereka dalam persaingan dunia profesional dalam”. Papar Ustadz Hasan (Ketua program matrikulkasi) sekaligus meresmikan program.

Miftahul AnwarGrand Launching Matriculation Language Programs
read more

NLM’s Mobile Applications

No comments

Master development in Swift and build interactive mobile iOS applications. Developers are absolve to check the mobile Operating-system at runtime and render different designs, though we find this practice to be uncommon. You will keep your customers prepared about the latest improvements and information about your business through our ‘Force Notifications’ service. Apple is well known for providing developers with increased chance to benefit from their apps, especially with software monetization models.

Developers write just one single codebase for your 2 software – covering both Android and iOS systems. Officially, Apple iOS software are manufactured in the Xcode IDE (Integrated Development Environment) in the Objective-C object-oriented program writing language, which is dependant on the much more aged C language and so iOS helps the latter. From Xcode, mount the Xcode Demand Brand Tools , which must hint your applications, and that means you can run them with an iOS device.

became a mature level iOS creator and was even tasked with leading our whole mobile department. From the point of view of your App Owner, the key advantages are thus: Flutter boosts the mobile iphone app development process, reduces the expense of app creation, and helps your team to create a beautiful software UI with soft animations. This program has tasks and video recording lectures that may help you build your first mobile programs for either Android or the iPhone or iPad.

A cross-platform builder is a person who wants to generate software for both iOS and Android. LinkedIn, Lyft, Hipmunk, and many more are suffering from or improved their iOS programs in Swift. Our method of iOS iphone app design commences with Apple’s Individuals Interface Suggestions (HIG), which established some ideals and guidelines to aid the best iOS software developers to set-up beautiful, effective apps.

On this post I’ve written my activities on moving from Android development to iOS. IndiaNIC delivered a site and iOS and Android programs that the travel agency’s clients liked. And we’ll be exploring many of these options in this program, but we will start with software that don’t need navigation, that can do everything they have to do about the same display screen, because we may use this to get clear on key iOS principles and ideas before we start tossing in navigation and having multiple different areas with an app.

This California-based software company has strong know-how in web and mobile iphone app development. It’s been a decade given that iOS arrived to the lifetime and the world of mobile apps. Finding a dedicated application programmer is one of the significant decision that entitles one app development companies to enter close methodology with the team or a specialist iOS or Android software developer.

Konstant Infosolutions created several mobile CRM and ERP software to be utilized across a multi-channel network of 4,700 vendors, partners, and suppliers. They generally have user activities more in melody with the given system because the applications are designed using adjustments from the programs distributors themselves (Apple or Yahoo) and frequently follow design rules lay out by these sellers.

Once that’s installed, you will have to use Android Studio room to make a test online device, if you are not thinking about testing applications by using an attached device. The only path to communicate between your native software and the net pot is through the $agent API. While you may use any editor with the Flutter toolchain, there are IDE plugins for IntelliJ IDEA , Android Studio room and Visual Studio room Code that can lessen the development pattern.

Our mobile software developers are for sale to hire during Holiday getaways as well. However, if you are on macOS, you can form and spread Flutter programs for both iOS and Android. A stylish and significant UI is usually a facelift for the mobile request. The Odoo mobile request is established by Odoo developers offers extremely basic functionalities. That is why Xamarin.Forms is the greatest fit for programs where code posting is more important than custom UI. You can create an individual interface and show iPhone App Design | UX, UI, iOS it across systems without designing for every single platform individually.

Because cross-platform applications aren’t totally aligned with the device’s hardware, their performance is worse than that of indigenous apps. A grocery store wished to build a mobile customer rewards system, and recognized creators, but didn’t know any that excelled in mobile software development. Alternatively, each software are device with the new rules which never let to meet any harmful software during the jogging the apps.

Using React Local will not provide you with the feel of web views instead indigenous applications will provide you with the appearance and feel very much like other mobile applications. Our company is adept at the countless technologies had a need to effectively create your custom software such as Objective C, HTML5, the latest version of the iOS system and Xcode.

We’ve been expanding quality iPhone programs since Apple first launched the iPhone Programmer SDK and App Store. We imply that users have the ability to discover UI elements and anticipate their relationships across multiple programs (web or mobile). Human Interface Guide for iOS and Materials Design for Android have a huge share of variances, so if the job requirements dictate these specific Operating-system requirements should be adopted for every indigenous platform, React Local developer should write platform-specific code, which defeats the goal of the sole codebase.

KemahasiswaanNLM’s Mobile Applications
read more

Learning IOS For Android Developers

No comments

With the future release of iOS 11 in Sept 2017 and a brand new revise for Apple’s progressive program writing language Swift, it is an excellent time to start out learning how to build up programs for the iPhone and iPad. This process may take a while even as are expanding an iphone app for a particular mass that has experienced a few of the most amazing application due to Apple’s quality benchmarks. TechArk Alternatives has many years of proven success in growing feature-rich, chic, and intuitive iOS applications. Flutter uses Atom as its IDE with the dartlang plugin which presently contains efficiency related find out more to creating the iphone app from the template, syntax showcase, code complete, refactor, kick off apps, show type hierarchies, bounce to meaning and jogging Flutter projects.

We likewise have produced encryption technology which allows large chunks of data, like high quality images, to be encrypted and decrypted in backdrop threads on iOS to ensure uninhibited customer connection with the app. Your RAD Studio room iOS programs will have fast local CPU performance and better security than web-based or scripting vocabulary based apps.

Mobile Roadie can be an application creator which allows one to create and deal with their own iOS or Android app. Operating code in the backdrop has platform-specific APIs anticipated to fundamental distinctions in the support for background execution on each one of the for Android and iOS programs. Our iOS iphone app development services convert the vision of iOS request into reality using its highly interactive, simple to operate and intuitive program.

Expanding an App with a respected company means that the application shall provide great consumer experience and will be valued by the users. Our team is here now to answer any questions you might have about iPhone or iPad development on the iOS program. Now let’s take a look at what software Millennials, this group that is identified by folks of age 18-34, choose.

Apart from coding languages, developers also use other tools that help them build iOS app. Popular samples are mobile public networking apps, led by Facebook with over 1.1 billion Swift has various swiftness advantages over Objective-C during development, which results in keeping on costs. We of developers placed on their considering hats to provide tailor made programs that provides complete customer joy.

It is a robust iOS software development tool that is essential for any designer creating programs for the Apple Watch. The program gets students and current software programmers up-to-date with mobile software design, which lends valuable qualifications and a competitive border for getting chosen or evolving in a job in App Development. Given that you have a sophisticated idea and know the right path about the development platform, it is time to join Apple’s programmer program You need to do this to be able to post your programs to the Apple App Store.

Andrew is also a devoted mobile creator and enjoys expanding educational software and games to be able to allow small children to learn and also have fun at exactly the same time. Enterprise-to-consumer mobile software are fueling demand for cross-platform iphone app development to quickly develop, deploy and keep maintaining the mobile software on several mobile systems.

Local UI. Unlike various other cross-platform development frameworks, the React Local framework implements an array of indigenous UI components. Experience increased performance on software that are reliable, scalable and affordable. With these benefits and drawbacks, the express of the various tools, the lite paperwork and doubt of libraries as it is in today’s, we believe that by using React Local it is possible to save time in comparison to traditional indigenous development.

The iOS software development team at Radiansys is the owner of many years of experience in producing programs for the iPhone and iPad. The concentration training concentrate specifically on mobile iphone app development and effective consumer experience. Fortunately that the code you’ve written in Dart will (normally) focus on iOS without the changes, which means you can just develop on House windows (and test thoroughly your software on Android), then ask a pal who has a Mac when you can borrow it for each app development specialists day to compile it for iOS.

Pressing a release branch to the central repository will cause the general public release pipeline on NeverCode, that will result in a new version of the iphone app be produced available immediately to all or any authorized beta users for Android and iOS respectively. HokuApps helped the US-based company move seamlessly from paper-based to cloud-based procedures.

A Mac Little is more than sufficient for creating iPhone and iPad apps. Our Android and iOS Development course includes basic to higher level. Though it has been around use for some time to generate high-quality, critical software for Android, iOS and the net, Dart has gained acceptance with the intro of the Flutter platform. Within Android development, one significant change was the advantages of the Android Studio room IDE in 2013, which quickly became one of the very most asked about tags related to the program.

Flutter too lays says due to faster program development but is yet to be explored by creators. The software can be debugged direct from the desktop or on devices and emulators. On this free intro course, you’ll learn iOS development fundamentals in Apple’s interesting new language and begin your voyage toward a coding profession. We offer strong and extensive iOS mobile applications offering to diverse business verticals.

Flutter: Although Flutter is new, there are many tutorials and tutorials available online which can help you to get started on and develop your first mobile app. Furthermore, we will discuss which alternatives you have, unless you have a Macintosh personal computer, but want do for some iOS and Swift development anyways. Stainless Dev Editor (Designer Preview) – Editor for building Web Apps and Chromium Apps, in JavaScript or Dart.

Apple won’t pull existing programs from deal, but any future revise must be sure it gets the privacy policy Web address set. The amount of iPhone users is increasing therefore is the demand for iPhone request development. We offer IOS software development with inbuilt connectors and integration capacities. PhoneGap Build requires the pain out of compiling PhoneGap apps.

When we began considering iOS development, Flutter was a solid contender for all of us. We built a prototype in 2016 and today our application has been around development via Flutter both on iOS and Android for each year. Flutter permits a clean and easy cross-platform mobile iphone app development You don’t have to develop an iOS and Android iphone app separately.

KemahasiswaanLearning IOS For Android Developers
read more

MONDAY FORUM, Paradox Perekonomian Global Ekonomi Islam & Perspektif Perekonomian Nasional

No comments

Senin, 08 Oktober 2018 M/  28 Muharram 1440 H

Monday Forum kali ini diisi dengan talk dari Guru Besar Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Politik FEM IPB, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri, S.E, M.S, DEA. Acara dibuka pukul 10.00 WIB oleh Rizki Zakiya, S.E.I. dari Humas STEI Tazkia selaku pembawa acara. Tilawah Qur’an dibacakan oleh Muhammad Alwi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah STEI Tazkia. Sebelum memulai pada acara inti, Bu Ries Wulandari, M.Si selaku kepala LPPM memberikan sambutan dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. selaku ketua STEI Tazkia dan Dr. M. Syafii Antonio selaku Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

Seminar Talk Series dimoderatori oleh Dr. Mukhamad Yasid, M.Si. Prof. Didin adalah salah satu orang yang memberi masukan tentang perlunya pendidikan ekonomi Islam sejak 19 tahun yang lalu. Prof. Didin beserta Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec dan Dr. Yasid telah bersama-sama membangun Tazkia dan Prof. Didin pun sempat mengajar di Tazkia hingga tahun 2012.

Prof. Didin membuka dengan pernyataan bahwa ekonomi Islam tidak hanya di ruang kosong, tetapi harus berada pada ruang yang dinamis, yang bisa merespon perkembangan yang terjadi. Prof. Didin memaparkan permasalahan saat ini, bahwa dunia modern dibangun oleh sekularisme. Sikap sekuler ini berasal dari keadaan Eropa yang miskin karena otoritas gereja yang bekerja sama dengan tuan tanah, sehingga mereka menganggap bahwa penyebab kemiskinan dan yang menghalangi perkembangan Eropa pada masa itu adalah agama. Kaum sekuler menganggap bahwa sebaiknya agama tidak ikut campur dalam kehidupan sosial. Hal ini berujung pada revolusi ilmu pengeahuan, revolusi industri dan revolusi politik. Pihak yang mengendalikan dunia bukanlah Amerika atau Eropa, melainkan para pebisnis. Karena sekuler tidak ada pengendalian dari agama, maka yang bergerak adalah nafsu duniawi.

Inilah yang disebut paradoks, adanya Rainasance melahirkan sekularisme, dan dari sekularisme melahirkan revolusi pertanian, revolusi industri, revolusi keuangan dan revolusi ekonomi digital. Model ekonomi saat ini berdasarkan keinginan yang berakhir pada eksploitasi sumber daya alam dan manusia. Kaum modal berkuasa atas kaum buruh. Model ini akan sangat sulit berubah jika masyarakat masih sekuler dan tidak menerapkan norma agama.

Prof Didin memaparkan bahwa dasar Maqoshid yang beliau gagas ada tiga: Tauhid, Adalah (keadilan) dan Kholifatu fil Ardh (kepemimpinan). Beliau juga memberikan solusi berupa ‘Asian Ways’ yaitu agama menjadi landasan proses pembangunan, full employment oriented dan extended family based social security system. Bahwasannya segala perkembangan ilmu pengetahuan perlu dilandasi dan dimasukkan nilai-nilai agama dan setiap masyarakat saling peduli satu sama lain.

Bapak Yasid selaku moderator menutup pemaparan Prof Didin dengan mengatakan bahwa masalah ekonomi adalah keserakahan yang kemudian memiliki tempat dan akhirnya mengeksploitasi. Jika kita bisa bahagia tanpa menjadi Amerika, untuk apa menjadi Amerika? Seminar talk series diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. (Istiqomah Sya’bani)

Miftahul AnwarMONDAY FORUM, Paradox Perekonomian Global Ekonomi Islam & Perspektif Perekonomian Nasional
read more

IAI DAN STEI TAZKIA MENYELENGGARAKAN USAS

No comments

Sabtu, 26 Muharram 1440 H bertepatan 06 Oktober 2018 M, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bekerjasama dengan STEI Tazkia menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah (USAS).  Sekarang, sertifikasi keahlian banyak dibutuhkan oleh industri, karena lebih langsung fokus pada keahlian tertentu. Terutama di perbankan syariah, sertifikasi akuntansi syariah merupakan suatu keahlian yang sangat dibutuhkan untuk mendukung operasional perbankan syariah. USAS terdiri dari tiga level ujian, yaitu elementary, intermediate dan advanced level. Jika peserta ujian dinyatakan lulus ketiga level tersebut, mereka mendapatkan gelar profesi sertifikasi Akuntan Syariah (SAS) di belakang namanya.

Sebelum mengikuti wisuda, mahasiswa STEI Tazkia, khususnya mahasiswa program studi akuntansi syariah diwajibkan mengikuti ujian sertifikasi ini. Sebanyak 17 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa program S1 dan S2 mengikuti USAS yang diselenggarakan pertama kali di STEI Tazkia. Beberapa dosen STEI Tazkia juga turut berpartisipasi dalam ujian sertifikasi tersebut. Harapannya adalah mahasiswa tersebut mendapatkan pengakuan dari institusi eksternal atas keahliannya dalam bidang akuntansi syariah. Sehingga, ketika lulus dari STEI Tazkia langsung dapat diterima di dunia kerja secara mudah dan dapat bersaing dengan yang lain.

Miftahul AnwarIAI DAN STEI TAZKIA MENYELENGGARAKAN USAS
read more

Penandatanganan Kerjasama STEI Tazkia dan Universitas Pamulang serta Seminar Nasional Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0

No comments

Kamis, 4 Oktober 2018 / 25 Muharram 1440 H. bertempat di Auditorium Lantai 8 Universitas Pamulang, STEI Tazkia dan Universitas Pamulang menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) kerjasama di bidang Peningkatan Aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas SDM. Kerjasama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat diantara kedua kampus. Adapun penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Pamulang Bapak Dr.H. Dayat Hidayat, MM dan Ketua STEI Tazkia Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc.

Penandatanganan MOU ini dilakukan bersamaan dengan diselenggakannya Seminar Nasional bertema “Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0”, Dr. Murniati Mukhlisin menjadi narasumber dalam kegiatan ini bersama Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, M.Ec, Ph.D., CPA.,CA yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Adapun peserta yang hadir pada kegiatan tersebut terdiri dari mahasiswa, dosen, dan civitas akademika program studi Akuntansi Universitas Pamulang serta tamu dari pihak mitra seperti Bursa Efek Indonesia, PT Zahir Internasional, STIE Banten, dan Desa Binaan Universitas Pamulang.

Pemaparan disampaikan oleh Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc diawali dengan perkembangan Ekonomi Syariah dibeberapa negara termasuk negara non-muslim baik di Eropa maupun Asia, pemaparan dilanjutkan dengan pengenalan Fintech termasuk keunggulan dan kelemahan serta tantangan Fintech di Indonesia. Dr. Murniati Mukhlisin menjabarkan bahwa Fintech sangat diperlukan dikarenakan penyebaran kredit Syariah saat ini hanya berpusat di Pulau Jawa dengan persentase 60%, diharapkan adanya Fintech dapat membantu perkembangan kredit Syariah hingga ke pelosok-pelosok nusantara. Pengembangan Fintech, tambah Murniati, dapat dilakukan dalam sektor ekonomi kreatif seperti halal fashion, game, dan lain sebagainya dengan tetap memperhatikan unsur Syariat Islam.

Sesi pemaparan disajikan lebih menarik oleh Murniati atau yang lebih akrab di sapa dengan Madam Ani dengan adanya hadiah bagi peserta yang dapat menjawab kuis yang diajukan beliau. Selain itu, antusiasme peserta terhadap isu hangat Fintech ini dibuktikan banyaknya pertanyaan yang masuk dari kalangan mahasiswa. Seminar ini ditutup dengan pemberian hadiah diberikan oleh Madam Ani kepada 6 orang penanya terbaik serta penjawab kuis dengan jawaban terbaik sekaligus foto bersama.

 

Rizqi ZakiyaPenandatanganan Kerjasama STEI Tazkia dan Universitas Pamulang serta Seminar Nasional Sharia Accounting Crucial To Meet Challenge of Industry 4.0
read more