Berita Terbaru

Tumbuhkan Minat Riset Pada Generasi Muda, Tazkia Adakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Bagi Siswa-Siswi SMAIT Al Kahfi Bogor

No comments

Siswa SMAIT Al Kahfi menyambangi Tazkia untuk mempelajari sistematika penulisan karya tulis ilmiah

Sentul City – Humas STEI Tazkia bekerjasma dengan LPPM STEI Tazkia yang dipimpin langsung oleh Ries Wulandari, M.Si. memberikan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah kepada siswa-siswi kelas X SMAIT Al Kahfi,Bogor. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian oleh civitas akademika STEI Tazkia untuk masyarakat. Pelatihan ini bertujuan membantu siswa dalam merancang dan menuliskan rencana penelitian atau karya ilmiah yang mendukung lomba karya ilmiah tingkat sekolah menengah atas, maupun kemampuan menulis mereka secara umum. DIharapkan dengan adanya pelatihan ini juga tumbuh minat para siswa yang mewakili generasi muda untuk terjun dang menggeluti dunia riset / penulisan karya ilmiah.

Pemberian Materi dan Motivasi tentang penyusunan Karya Tulis Ilmiah dari Tim LPPM STEI Tazkia

Salah satu materi yang diberikan adalah struktur atau sistematika penulisan karya tulis ilmiah. Sistematika dari karya tulis ilmiah sesuai paparan adalah Judul, Abstrak, Pendahuluan, Tujuan, Metode, Hasil dan Pembahasan, dan diakhiri dengan kesimpulan.
“Hal yang perlu dilakukan pertama kali saat menyusun karya ilmiah adalah menentukan tema atau topik yang akan diangkat,” sambut Ries.
Setelah itu, menurut Ries hal yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi masalah-masalah terkait dengan topik karya tulis ilmiah yang akan dibuat.
“Dari identifikasi perlu dilakukan perumusan masalah yang akan dibahas. Agar penulisan karya tulis ilmiah dapat dibuat lebih jelas maka perlu dicantumkan metode penelitian yang merupakan langkah-langkah atau cara yang digunakan dalam penelitian.” Lanjut Ries.

Tim Coaching yang terdiri dari mahasiswa berprestasi Tazkia memberikan arahan langsung mengenai langkah-langkah penulisan Karya Tulis Ilmiah.

Dosen Tetap Tazkia ini juga mencontohkan bahwa diantara metode yang dijabarkan selama pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah Teknik pengambilan data.
“Ada beberapa cara yakni eksperimental (percobaan), observasi (pengamatan), wawancara, kuisioner/angket/survei serta studi pustaka. Dalam penulisan karya tulis ilmiah siswa perlu menjelaskan dengan jelas mengenai hasil yang didapatkan selama penelitian sehingga pembaca akan mudah memahami hasil dari karya tulis yang dibuat.” Tutup Ries.

Selain mendapatkan materi penulisan Karya Tulis Ilmiah, para siswa juga diajak memasuki ruagan Lab Mini Bank Tazkia untuk mengetahui seperti apa sebetulnya sistem perbankan itu berjalan.

Sebelumnya, Nashir Akbar, dosen tetap sekaligus penerima penghargaan Buku Terbaik kategori Non Fiksi Dewasa pada acara Islamic Book Fair (IBF) Award 2019 Jakarta memaparkan bagaimana teknis menulis buku yang baik.
Pada akhir sesi pelatihan, tim yang terdiri dari Mahasiswa-mahasiswi berprestasi STEI Tazkia memberikan Choacing kepada para siswa dengan membentuk kelompok kecil untuk berdiskusi secara langsung tentang detail penyusunan karya tulis sampai tahap perumusan masalah. Dengan tujuan siswa dapat langsung mengaplikasikan pelatihan ini.

Selain mendapatkan materi penulisan Karya Tulis Ilmiah, para siswa juga diajak memasuki ruagan Lab Pasar Modal Syariah Tazkia untuk mengetahui seperti apa sebetulnya sistem pasar modal syariah berjalan.

Di akhir acara Tim Humas memberikan cenderamata kepada perwakilan guru SMAIT Al Kahfi Bogor. Diharapkan dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini, siswa dapat menulis karya ilmiah dengan baik, sistematis sesuai dengan kaidah penulisan laporan. (Joko T. & M. Anwar Guswanda)
Miftahul AnwarTumbuhkan Minat Riset Pada Generasi Muda, Tazkia Adakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Bagi Siswa-Siswi SMAIT Al Kahfi Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *